10 Rekomendasi Mobil City Car Murah, Harga Mulai 50 Jutaan

Mobil city car murah kerap menjadi incaran bagi konsumen di pasar mobil bekas. Memang, jenis mobil ini menjadi pilihan kendaraan tepat saat di perkotaan, apalagi jika menghadapi kemacetan dan kepadatan jalanan perkotaan.

City car sendiri merupakan jenis mobil yang memiliki ciri khas bodi mungil dan dapat bergerak lincah. Selain itu, terdapat berbagai variasi tampilan dari sporty, elegan dan mewah, trendy, hingga modern.

Harganya yang relatif lebih ramah kantong pun turut mencuri perhatian. Belum lagi perawatannya cukup mudah dan dapat hemat biaya. Apalagi, performa city car bisa dibilang cukup baik untuk aktivitas di perkotaan.

Dengan demikian, city car merupakan alternatif jenis mobil bagi pecinta otomotif yang memiliki budget pas-pasan. Tentunya, ini menjadi pilihan yang pas bagi pengincar mobil bekas berharga murah.

Rekomendasi Mobil City Car Murah

Lalu, apa saja rekomendasi mobil city car yang berharga murah, baik baru dan bekas? Terdapat 10 rekomendasi model city car yang patut Anda pertimbangkan karena harga relatif murah mulai dari Rp50 jutaan.

1. Toyota Agya

Rekomendasi pertama adalah Toyota Agya yang debut pada tahun 2013 di pasar Low Cost Green Car (LCGC). City car buatan Toyota ini kerap menjadi idaman anak muda berkat tampilan eksterior yang cukup agresif dengan pilihan warna beragam.

Produk dari Toyota ini terakhir kali mendapat refresh pada tahun 2023 dengan berbagai fitur baru penunjang kenyamanan dan keamanan. Bisa dikatakan fiturnya cukup lengkap termasuk fitur keselamatan berupa Dual Airbag dan pengereman ABS.

Selain itu, terdapat pilihan kapasitas mesin 1.000 cc dan 1.200 cc. Masing-masing memiliki keuntungan efisiensi bahan bakar.

Sebagai mobil city car murah bekas, Toyota Agya tersedia seharga mulai dari Rp90 juta hingga Rp100 jutaan. Sementara model terbarunya tersedia mulai dari Rp167 jutaan menurut website resmi Toyota.

2. Daihatsu Ayla

Setelah Toyota Agya, tidak lengkap jika Daihatsu Ayla tidak masuk dalam daftar rekomendasi mobil city car murah. Pasalnya, keduanya secara harfiah merupakan kembaran dengan berbagai perbedaan khas.

Untuk desainnya, Daihatsu Ayla tampak lebih stylish dan sporty berkat mengandalkan desain lebih kalem. Setidaknya, bagian interiornya memiliki desain yang relatif sama dengan perbedaan terletak pada jok.

Sama seperti Toyota Agya, Daihatsu Ayla bekas tersedia mulai dari Rp90 juta sampai Rp100 jutaan. Sedangkan untuk model terbarunya, model ini tersedia seharga mulai dari Rp137 jutaan menurut laman resmi Daihatsu.

3. Nissan March

Selanjutnya, Nissan March kerap mendapat pujian sebagai salah satu city car terbaik. Keunggulannya terdapat pada kabin yang terlihat lebih lega daripada city car lain. Tidak hanya bisa memuat sampai lima orang, bagasinya memiliki ruang cukup luas.

Kelebihannya juga terlihat dari dapur pacu, terutama suspensinya terbilang empuk. Selain itu, terdapat berbagai fitur keamanan menarik lain yang jarang terlihat di city car lain, misalnya dual SRS AirBag, ISOFIX Tether, dan sensor Vehicle Dynamic Control.

Jika jual mobil city car bekas murah, Nissan March tersedia mulai dari Rp65 jutaan. Untuk model barunya, mobil ini tersedia mulai dari Rp200 jutaan.

4. Honda Brio

Rekomendasi selanjutnya ada Honda Brio yang telah menjadi salah satu city car terlaris di Indonesia. Mobil yang debut pada tahun 2012 di Tanah Air ini memiliki desain sporty yang menarik bagi anak muda.

Selain itu, terdapat beragam fitur canggih, misalnya Multi Information LCD Display, Audio Steering Switch, dan One Push Ignition System. Terlebih lagi, kapasitas mesinnya sebesar 1.200 cc yang relatif cukup besar bagi city car.

Sebagai salah satu mobil city car bekas murah terbaik, Honda Brio tersedia seharga Rp90 jutaan. Sementara untuk model terbarunya tersedia seharga mulai dari Rp160 jutaan.

5. Suzuki Swift

Kerap mendapat julukan city car paling irit, Suzuki Swift telah menjadi salah satu model populer di segmennya di Tanah Air. Bentuknya yang mengingatkan pada Mini Cooper sudah menarik hati bagi konsumen.

Kapasitas mesinnya bukan main bagi city car, yakni 1.500 cc. Bahkan, mesin ini memiliki kekuatan yang responsif untuk aktivitas sehari-hari di perkotaan. Berbicara tentang efisiensi, mobil ini dapat menempuh hingga 24,8 km menggunakan 1 liter BBM.

Untuk model terbarunya, Suzuki Swift tersedia dengan harga mulai dari Rp125 juta. Sementara itu, harga mobil bekas murah city car ini mulai dari Rp115 juta.

6. Chevrolet Spark

Meski Chevrolet sudah tidak lagi beroperasi di Indonesia pada April 2020, masih ada beberapa pecinta otomotif yang menggemari merek ini. Salah satu produk mobil terkenal di Indonesia adalah Chevrolet Spark yang bermain di segmen city car.

Rekomendasi mobil city car murah ini menawarkan kabin yang memiliki headroom lumayan. Bahkan, teknologi dari mobil ini sudah terbilang lebih maju pada zamannya. Contohnya, model 2005 memiliki sistem injeksi, membuat konsumsi BBM efisien.

Bahkan, mobil ini menjadi salah satu city car murah di bawah 50 juta rupiah, yaitu mulai dari Rp47 jutaan untuk model 2005. Jika mengincar city car cukup ramah kantong, Chevrolet Spark patut menjadi pertimbangan.

7. Kia Picanto

Ingin mobil city car murah dengan bentuk mungil dan unik? Kia Picanto adalah jawabannya! Jangan tertipu dengan tampilan mungil dan compact mobil ini, pasalnya kabin mobil ini terlihat cukup luas.

Sampai saat ini, Kia Picanto telah menginjak generasi ketiga sejak tahun 2017. Model generasi ini tampil lebih sporty dan garang. Bahkan, interiornya terkesan premium dan dominan dengan kulit sintetis.

Untuk model terbarunya, Kia Picanto tersedia seharga mulai dari Rp188 jutaan. Sedangkan untuk mobil bekas keluaran tahun 2011-2013 tersedia seharga mulai dari Rp70 jutaan.

8. Datsun Go

Datsun memang sudah berhenti beroperasi pada tahun 2020 di Indonesia, tetapi peminat beberapa model terakhirnya masih cukup banyak. Contohnya adalah Datsun Go Panca yang bermain di kelas LCGC.

Dibekali dengan mesin 1.200 cc, mobil ini terbilang berperforma cukup kuat dalam segmen city car. Menariknya lagi, model produksi 2017 masih memakai transmisi matic X-Tronic CVT yang sangat berguna untuk menghadapi kepadatan lalu lintas.

Harga mobil city car bekas ini relatif masih bersahabat, yakni mulai dari Rp50 jutaan. Sisi positifnya, banyak model mobil bekas ini masih dalam kondisi relatif sehat.

9. Hyundai i20

Selanjutnya, ada Hyundai i20 yang debut pada 2008 di Indonesia. Menariknya lagi, model city car lagi tersedia dalam dua jenis, yakni bermesin bensin dan bermesin diesel.

Untuk model 2008, kelebihan terdapat pada kabin yang terbilang canggih pada masanya. Terdapat head unit touchscreen yang memiliki fitur GPS, Bluetooth, dan audio control di setir.

Sebagai mobil bekas, Hyundai i20 tersedia seharga mulai dari Rp70 jutaan. Sementara, model terbarunya baru meluncur di India pada 2023 seharga Rp100 juta.

10. Mitsubishi Mirage

Rekomendasi terakhir adalah Mitsubishi Mirage. Banyak yang menggolongkan mobil ini sebagai city car, namun ada pula yang menggolongkannya sebagai hatchback. Sebagai hatchback, mobil ini sempat merajai chart penjualan di Tanah Air.

Kelebihan city car ini terdapat pada suspensi empuk, dimensi eksterior compact, konsumsi bahan bakar irit, lingkar kemudi ringan, dan tersedianya climate control. Lebih baik lagi, sistem pengeremannya dinobatkan sebagai yang terbaik di kelasnya.

Sayangnya, Mitsubishi sudah menghentikan produksi model ini di Indonesia pada tahun 2018. Kabar baiknya, jika mengincar versi bekas, Mitsubishi Mirage masih tersedia di pasaran seharga mulai dari Rp70 jutaan.

Demikianlah 10 mobil city car murah mulai dari Rp50 jutaan. Manakah yang menarik perhatian Anda, baik mobil baru atau bekas?

CarsGallery Bisa Memenuhi Kebutuhan Mobil Bekas Berkualitas Anda!

Jika mengincar mobil bekas, Anda patut memperhatikan apakah mobil incaran masih berkualitas dan bersertifikasi. Karenanya, masih banyak yang mempromosikan mobil bekas super murah tetapi kualitasnya tidak sepadan dengan harganya.

Untuk menjawab kebutuhan mobil bekas yang masih berkualitas, CarsGallery hadir sebagai platform terpercaya. Dengan lebih dari 500 mobil bekas tersedia, kami pastikan setiap produk sudah melalui inspeksi dan bergaransi.

Kunjungi CarsGallery untuk menemukan mobil bekas berkualitas tinggi idaman Anda!

FAQ

Apakah ada city car murah irit?

Beberapa city car yang irit konsumsi bahan bakar tersedia dengan harga murah. Contohnya Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Suzuki Swift, dan Chevrolet Spark.

Apakah city car cocok untuk perjalan jauh?

Secara desain, city car lebih cocok untuk pemakaian di dalam perkotaan.

Apakah seluruh rekomendasi ini tersedia di CarsGallery?

Kunjungi CarsGallery.co.id untuk melihat ketersediaan setiap model yang tercantum pada daftar rekomendasi ini.



List Mobil Untuk Keluarga Di Bawah 50 Juta

Hallo sobat memang tidak bisa dipungkiri kalau mobil udah jadi kebutuhan yang benar-benar penting. Terutama mereka yang sudah berkeluarga atau juga kamu yang ingin menikah, akan lebih baik memiliki mobil untuk menunjang mobilitas keluarga.

Termasuk aktivitas bekerja sehari-hari, liburan atau ke tempat yang jauh hanya sekedar jalan-jalan dengan anak dan istri akan lebih praktis dan nyaman jika punya mobil. Tapi kadang harga mobil baru yang udah terlalu tinggi bikin orang malas membelinya.

Makanya orang juga lebih memilih beli mobil bekas, dengan banyak kelebihan termasuk harganya yang lebih terjangkau. Tapi jangan salah kaprah ya sobat, mentang-mentang judulnya mobil bekas, tapi kamu mengartikannya tidak layak pakai loh.

Mobil bekas jika kita pilihnya benar dan tepat akan mendapatkan mobil yang sangat sehat dan layak dipakai. Justru dengan memilih mobil bekas, kita bisa dapet mobil yang terjangkau tetapi dengan kondisi yang prima.

Nah untuk sobat semua nih, bakal kami infokan beberapa mobil bekas yang dijual dengan cukup murah. Ini bisa jadi alternatif untuk kamu yang ingin beli mobil dengan harga yang minim, setidaknya kami berikan beberapa list mobil yang boleh dibilang cukup murah. 

Berikut ini adalah list mobil untuk keluarga dengan harga dibawah 50 juta.

  1. Xenia.

Mobil keluaran Daihatsu ini udah terkenal bandel dari dulu, siapa yang setuju? Bahkan mobil Daihatsu Xenia untuk keluaran awal di 2004 sampai 2007 udah bisa dibeli dengan harga 50 jutaan aja loh. Seperti contohnya Daihatsu Xenia 1.0 Mi yang bermesin 1.000 cc, yang bisa menyemburkan tenaga sampai 62 dk.

Daihatsu Xenia ini cocok banget untuk keluarga muda yang pengen beli mobil dengan budget mini. Ditambah lagi untuk kapasita dan ukuran dimensi untuk mobil keluarga terbilang sangat-sangat mendukung.

Perlu kami ingatkan bahwa ini mobil keluaran lama, kamu perlu detail membelinya. Seperti mengecek dengan teliti mulai dari eksterior, interior samapi pada mesin. Ya saran kami, kamu siapkan biaya mulai 10 juta sampai 15 juta, supaya kamu bisa melakukan perbaikan jika diperlukan.

Mengingat mobil ini sudah berumur, jadi wajar saja ada sedikit perbaikan dibeberapa titik seperti kaki-kaki mungkin ataupun sedikit dibagian mesin mobilnya. 

  1. APV.

Siapa yang gak tau mobil yang satu ini, Suzuki APV udah jadi pilihan para keluarga. Untuk mobil keluaran awal di 2005 sampai 2007 sudah sangat terjangkau sobat. Bodinya yang bongsor sangat cocok untuk keluarga kamu. 

Bisa menampung sampai 8 orang dalam kabinnya, dibandingkan Xenia seperti yang kita bahas pada point 1, Suzuki APV dibekali mesin yang mantap 1.5 L dengan semburan tenaga sampai 92 dk. 

Kita bisa membeli mobil Suzuki APV second ini pada perorangan ataupun situs jual beli mobil bekas online. Kembali kami ingatkan, cek dengan detail dan siapkan biaya yang khusus untuk perbaikannya.

  1. Datsun Go Panca.

Mobil yang melekat dengan brand Nissan ini salah satu yang cukup tahan banting kalau kata pecinta otomotif. Gimana enggak, Datsun yang terkenal kencang diarena balap juga punya mobil keluarga. 

Spesifik di Indonesia sudah ada Datsun Go Panca yang cocok untuk mobil keluarga. Mobil untuk keluaran 2014 seri STD tipe manual udah bisa dibeli mulai 50 juta rupiah. Go Panca ini termasuk ke dalam keluarga LCGC.

Dengan mesin 1200 cc serta boleh dibilang cukup irit bahan bakar sangat cocok untuk keluarga yang tinggal di daerah perkotaan atau jika ingin bepergian jauh juga cocok.

Rekomendasi bengkel mobil Balikpapan no 1 Halobengkel

10 City Car Terbaik: Irit BBM, Bandel, dan Harga Terjangkau!

Mampu bergerak lincah karena ukurannya yang kompak, city car terbaik yang ada di sini selalu jadi pilihan masyarakat perkotaan demi mendukung mobilitas harian.

Tak hanya karena kelincahan dan dimensi yang mungil, city car sering jadi pilihan karena harga yang tak terlalu tinggi sekaligus lebih hemat bahan bakar. 

Pun soal perawatan tidak terlalu rumit seperti jenis mobil lainnya. Menariknya, cukup banyak yang berminat juga karena desain yang stylish dan cocok untuk hampir semua kalangan. 

Maka dari itu, tak mengherankan jika peminat city car begitu tinggi khususnya masyarakat yang berada di area perkotaan. 

Butuh City Car Terbaik? Ini Rekomendasinya!

Demi memenuhi kebutuhan mobilitas harian di wilayah perkotaan, maka Anda butuh city car yang bandel, irit, sekaligus memberikan kenyamanan. Apa saja city car paling irit dan bandel terbaik buat Anda? Rekomendasinya di sini: 

1. Honda Brio Satya

Pertama, ada Honda Brio Satya yang bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari di area perkotaan. 

Punya body yang mungil, membuat Brio menjadi mobil lincah di jalanan yang macet. Tenaganya juga lumayan karena mesinnya 1.200 cc dengan tenaga 90 PS pada 6.000 rpm. 

Apalagi, mobil LCGC populer satu ini memang sangat irit bahan bakar. Pasalnya, Anda bisa menempuh jarak sampai 30,1 km dengan 1 liter bahan bakar. 

Maka dari itu, tak heran cukup banyak masyarakat Indonesia yang meminang city car terbaik satu ini. 

Selain irit, dari segi desain pun begitu cocok utamanya bagi anak muda. Apalagi soal kenyamanan. Honda Brio Satya punya fitur yang cukup ampuh untuk meredam getaran. 

Mengenai harganya, untuk keluaran terbaru di kisaran Rp160 jutaan. Sedangkan untuk harga mobil bekasnya sekitar Rp120 – Rp130 jutaan. Terjangkau, bukan? 

2. Toyota Agya

Anda mungkin sudah begitu familiar dengan mobil city car murah ini. Di jalanan perkotaan sudah pasti ada banyak yang mengemudikannya. 

Masuk ke dalam segmen LCGC, tentu Toyota Agya punya dimensi kompak plus fitur yang cukup mumpuni untuk mobil keseharian. 

Tampilannya memang tak lebih baik daripada Brio, tapi ragam warna yang tersedia menjadikannya mampu membuat banyak konsumen menjadi peminat LCGC satu ini. 

Kalau mesin, tersedia dengan kapasitas 1.0L dan 1.2L. Sudah ada fitur keselamatan yang mumpuni, Toyota Agya bisa jadi pilihan untuk mobil yang bisa Anda bawa di keseharian. 

Mobil ini pun termasuk murah karena mobil bekasnya, sudah bisa Anda bawa pulang dengan budget Rp90 jutaan – Rp100 jutaan saja. 

3. Suzuki Ignis

Salah satu city car terbaik di Indonesia yang patut jadi pertimbangan adalah Suzuki Ignis. Mobil yang kabarnya sudah tersuntik mati ini punya desain yang simpel, tapi tetap begitu menarik. 

Modelnya yang kecil tak membuat mobil satu ini terlihat seperti city car pada umumnya. Sudah ada mesin 1197 cc, maka untuk kebutuhan perkotaan sudah begitu cukup. 

Apalagi, Suzuki Ignis termasuk mobil yang irit. Hanya dengan penggunaan 1 liter bahan bakar, Anda sudah bisa menempuh jarak sampai 22,3 kilometer. 

Mengenai stok barunya, mungkin sudah tak tersedia. Tapi, Anda masih bisa memperoleh unit mobil bekasnya dengan rentang harga Rp140 jutaan. Bisa jadi opsi city car terbaik untuk Anda pertimbangkan!

4. Sirion

Kami juga merekomendasikan Anda untuk mempertimbangkan Sirion. Mobil satu ini, telah memperoleh kategori city car terbaik buat kalangan Gen Z pada ajang Marketeers Youth Choice Brands tahun 2020. 

Pemilihan tersebut berdasarkan pada total responden berusia 18 – 25 tahun yang banyak memilih Sirion sebagai opsi mobil terbaiknya. 

Mengemudi bisa jadi lebih nyaman karena di bagian kemudi, desainnya punya injeksi auto speed sensing. 

Jadi, meski kondisi cuaca apapun, semua fungsi wiper dan lampu masih mudah untuk Anda atur. 

Soal irit, masih mobil city car terbaik satu ini masih jadi salah satu jagoan dari sekian banyak city car. Pasalnya, Anda bisa menempuh jarak 20km dengan 1 liter bahan bakar saja di kecepatan rata-rata 90km per jam. 

5. Daihatsu Ayla

Mobil satu ini pertama kali muncul tahun 2013 dan tergolong sebagai city car segmen LCGC. Ada dua tipe mesin yang bisa Anda pilih. 

Jika ingin lebih irit, maka pilihan mesin 1.000 cc adalah yang terbaik. Tapi, mesin 1.200 cc sangat tepat buat Anda yang mau mobil powerfull dan cukup komplit. 

Teknologi D-CVT Transmission yang ada di dalamnya membuat Daihatsu Ayla jadi lebih halus dan responsif ketika Anda mengganti transmisi. 

Selain itu, dalam keluaran terbaru sudah ada Daihatsu New Global Architecture (DNGA) yang membuatnya lebih stabil, nyaman, dan performanya lebih baik dari versi Daihatsu Ayla keluaran tahun-tahun sebelumnya. 

Soal harga, masih tak terlampau mahal untuk kategori city car terbaik. Anda bisa bawa pulang Daihatsu Ayla baru dengan budget Rp137 jutaan – Rp193 jutaan OTR Jakarta. 

6. Toyota Yaris

Salah satu city car terbaik Indonesia yang sejak awal kemunculannya jadi andalan Toyota adalah Yaris. Mobil ini memang begitu populer di kalangan anak muda terutama karena desainnya yang sporty dan dinamis. 

Apalagi, sekarang sudah tersedia tipe Gazoo Racing (GR) yang membuat tampilannya tambah gahar daripada versi biasa. 

Kapasitas mesinnya pun cukup powerfull yakni 1.500 cc. Jadi, tak hanya cocok buat area perkotaan. Tapi juga cukup baik untuk berkendara jarak jauh. 

Soal penggunaan bahan bakar, penggunaan 1 liternya bisa 13,6 km. Jadi, masih tergolong irit dan tepat menjadi mobil harian. 

Secara umum ada dua tipe: G dan TRD. Tak banyak bedanya, tapi hanya di bagian fog lamp. Paling menarik adalah soal harga. 

Jika dulu masih tergolong mahal, sekarang mobil bekas Toyota Yaris sudah bisa Anda dapatkan di kisaran Rp100 jutaan. Buat pekerja di perkotaan, sudah tentu bukan range harga yang terlampau tinggi. 

7. Suzuki Baleno

Mungkin banyak yang melupakan city car terbaik dan murah dari Suzuki satu ini. Baleno, sejak 2019 lalu bukan lagi mobil sedan seperti yang selama kini kita kenal. 

Tapi, sekarang sudah menjadi Completed Hatchback. Meskipun berjenis hatchback, tapi banyak juga yang masih menjadikannya sebagai mobil commuting area perkotaan. 

Bisa lima penumpang, tangki cukup besar, plus penggunaan yang irit, menjadikan kami merekomendasikan mobil keluaran Suzuki satu ini. 

Per liter bahan bakar, Anda bisa menempuh jarak sampai 22,17 km. Itupun sudah di jalanan kota dan bukan di jalanan tol dengan kecepatan stabil. 

Soal harga pun tak jauh berbeda dengan city car yang lain, yakni di kisaran Rp150 jutaan. 

8. Mazda 2

Kalau masih anak muda, susah menolak desain apik dari Mazda 2. Tampilannya oke, desainnya elegan, dan soal performance memang beneran bikin nyaman. 

Kapasitas mesinnya sudah 1.500 cc, jadi masih cocok buat yang mau mobil bandel dan bertenaga. 

Handlingnya pun kuat plus interior design yang akan membuat Anda begitu nyaman untuk mengemudikannya. 

Soal harga, memang lebih mahal daripada sejumlah city car terbaik yang kami rekomendasikan di sini. Harga bekasnya saja sudah di kisaran Rp170 jutaan. 

9. Honda Jazz

Baiknya tidak melupakan keluaran Honda city car satu ini. Peminatnya banyak meski kini sudah tak lagi produksi. 

Meski sudah stop produksinya, Anda masih tetap bisa mendapatkan unit mobil bekasnya yang sudah pasti banyak tersedia di pasaran. Banyak yang cari, stoknya pun lumayan tinggi. 

Memang, Jazz menawarkan tampilan yang begitu menawan. Simple, kompak, tapi masih elegan. 

Mobil satu ini memang terkenal dari segi responsivitasnya yang lebih baik daripada city car yang umum tersedia. 

Soal konsumsi bahan bakar, sudah pasti irit karena ada sistem injeksi EFI. Soal harga, kini tak lagi begitu mahal. Buat keluaran tahun 2016 – 2019, harganya di kisaran Rp110 jutaan – Rp160 jutaan. Tak begitu mahal, kan? 

10. Suzuki Karimun 2005

Jika Anda punya budget Rp50 jutaan, ada Suzuki Karimun 2005 buat pilihan. Mobil ini termasuk city car murah dibawah 50 juta dan sampai sekarang masih cukup populer. 

Tentu saja populer karena kelebihan yang ia miliki. Misalnya saja, kabinnya lapang, masih stabil meskipun kecepatan tinggi, cukup irit, dan paling penting perawatannya mudah karena sparepartnya bisa substitusi dari mobil lain. 

Memang, kalau sudah mobil tahun 2005 desainnya sudah ketinggalan zaman. Tapi, kalau untuk pemanfaatan sehari-hari mobil ini sudah lebih dari cukup. 

Mengapa Harus City Car yang Kami Rekomendasikan? 

City car sudah menjadi semacam sweet spot atau pilihan ternyaman untuk mobil harian. Hal ini tentu karena cukup banyak kelebihan city car yang bisa Anda peroleh. Misalnya: 

1. Handling Enteng

Pertama, dengan city car terbaik yang sudah kami rekomendasikan sudah pasti punya handling yang enteng alias tak berat waktu di jalanan. 

Kadang kalau mobil bertipe SUV dan MPV masih tergolong berat untuk urusan kemudinya. Beda dengan city car yang memang mengutamakan kemudahan dalam mengemudi. 

2. Mudah Melibas Macetnya Perkotaan

Sudah jadi rahasia umum jika di area perkotaan itu jalanannya begitu padat dan bahkan sering macet. 

City car tak peduli dengan itu semua. Lantaran desainnya yang begitu kompak, sudah pasti jenis mobil ini sangat tepat buat area perkotaan. 

Jadi, Anda tak perlu lagi pusing jika menghadapi padatnya jalan. Kalaupun harus lewat jalan kecil seperti gang sempit, juga tak jadi masalah besar karena desainnya yang tak terlalu bongsor. 

3. Irit Bahan Bakar

Alasan terkuat mengapa harus city car yang sudah kami rekomendasikan adalah dari segi penggunaan bahan bakar. 

Soalnya city car ini punya mesin yang tak terlalu besar, akhirnya membuat penggunaan bahan bakar menjadi lebih efisien. 

Umumnya ada di sekitar 1.000 cc – 1.500 cc yang tentu lebih kecil dari mobil bertipe SUV dan MPV. Jelas, jauh lebih irit dari jenis mobil mesin berkapasitas tinggi lainnya. 

4. Harga Masuk Akal

Mau Anda beli city car yang baru sekalipun, Anda tak akan terlalu merasa keberatan karena harganya memang sangat masuk akal. 

Umumnya, city car tak akan lewat dari harga Rp200 jutaan. Banyak yang tersedia di bawah rentang harga tersebut. 

Tak hanya cocok buat harian, tapi dengan harga tersebut, city car masih sangat tepat untuk penggunaan keluarga kecil daripada MPV. 

Apalagi jika Anda beli mobil bekasnya, sudah tentu harganya jauh lebih murah dan Anda bisa menghemat cukup banyak pengeluaran. 

Dapatkan Unit Mobil Bekas Terbaik dari Platform Terpercaya

Kini, sudah banyak platform jual beli mobil bekas yang bahkan melayani pembelian secara online. 

Sebaiknya pilih CarsGallery yang telah menjadi platform terpercaya untuk urusan jual-beli mobil bekas. 

Mobilnya dipastikan dalam keadaan prima, sudah lolos inspeksi, plus masih dapat garansi. Mau beli mobil bekas? CarsGallery solusinya!

FAQ

Kenapa harus city car? 

Irit, bandel, dan harganya terjangkau. 

Apakah SUV dan MPV tidak bisa jadi city car? 

Bisa, tapi susah untuk berkendara di jalanan macet dan boros bahan bakar. 

Berapa harga city car? 

Kalau beli bekas maupun baru, semuanya ada di bawah Rp200 jutaan.



6 Penyebab Utama RPM Mobil Naik Turun di Tachometer!

RPM mobil naik turun mengindikasikan ada kesalahan pada kendaraan Anda. Kondisi ini sering dapat sebutan sebagai engine hunting atau sederhananya, RPM tidak dalam kondisi stabil. 

RPM atau (Revolution Per Minute) menjadi ukuran perputaran bagian mesin dalam mobil. Harusnya stabil. Saat naik-turun, artinya ada yang tidak beres pada perputaran mesin atau kinerjanya. 

Faktor yang memicu ketidakstabilan ini cukup bervariasi. Baiknya segera Anda perbaiki agar tak menghasilkan masalah tambahan pada mobil.

Penyebab RPM Mobil Naik Turun

Saat RPM mobil tidak stabil, umumnya pengemudi merasa kesulitan dalam mengendalikan laju mobil, pindah transmisi jadi kurang nyaman, dan beragam dampak lain. 

Tapi, apa yang menyebabkan penyebab RPM naik turun pada mesin diesel maupun jenis mesin mobil injeksi? 

1. Idle Speed Control (ISC) Rusak

Pertama, RPM pada mobil bisa naik turun karena ISC rusak dan macet. 

Dalam cara kerjanya, ISC berperan mengatur RPM idle bisa stabil dan tetap sesuai dengan perintah ECU ke komputer mesin. 

Jadi, meski terjadi perubahan pada mesin mobil ISC harus membuatnya tetap stabil. Baik itu ketika akselerasi, deselerasi, atau saat Anda menyalakan AC mobil. 

Tak peduli kondisinya, ISC harus membuat RPM idle tetap stabil. 

Maka dari itu, saat ISC dari RPM idle mengalami kerusakan, akibatnya RPM naik turun saat mesin dingin.

2. Kotornya Sensor Mass Air Flow

Ketika membaca tachometer mobil naik turun dan tak stabil, bisa jadi permasalahannya pada sensor mass air flow. 

Seperti namanya, sensor ini berfungsi sebagai alat deteksi jumlah massa udara yang masuk ke bagian mesin. 

Ketika sensornya kotor, maka pengukurannya tidak bisa berjalan sempurna. Hal ini mengakibatkan massa udara yang berhasil masuk tidak terkontrol. 

Bisa sangat sedikit atau sebaliknya. Data yang berasal dari sensor ini dan menuju ke ECU mengakibatkan komposisi bahan bakar yang tercampur tak lagi sesuai. 

Ini bisa jadi penyebab RPM naik turun pada mobil karburator karena udara yang masuk tak sesuai dengan kebutuhan. Hasilnya RPM mobil akan naik turun. 

3. Throttle Body Kotor

Bagian throttle body fungsinya juga sebagai pengatur udara, bedanya dengan mass air flow adalah jenis udaranya. 

Kalau tadi mengatur massa dari udara, throttle body mengatur jumlah udara bersihnya. 

Dalam proses pembakaran, udara bersih punya peran penting sebagai bahan yang dicampur dengan bahan bakar. 

Proses inilah yang kemudian menghasilkan tenaga agar mobil bisa menyala. 

Nah, saat throttle body performanya masih optimal maka fungsi tachometer sebagai penunjuk RPM stabil seperti biasa. 

Namun, saat kotor justru yang terjadi RPM pada tachometer menjadi tidak stabil atau naik turun. 

Hal ini terjadi akibat tak sesuainya jumlah udara bersih yang masuk untuk proses pembakaran. 

4. Sirkulasi Freon Tak Lancar

Pernah mengalami RPM mobil naik turun saat AC nyala? Bisa jadi penyebabnya di bagian sirkulasi freon. 

Dengan kata lain, saat RPM naik-turun artinya sirkulasi freon AC mobil tidak lancar. 

Penyebab utamanya di bagian kondensor AC yang tersumbat. Selain itu, bisa jadi kompresor AC Anda memang sudah waktunya diservice atau ganti baru. 

RPM yang tak stabil bisa Anda rasakan ketika baru menyalakan AC. Kinerja mesin ketika menyalakan AC itu lebih terbebani jika sirkulasi dari freonnya tak lancar. 

Maka dari itu, RPM bisa terganggu dan tidak stabil. 

5. Celah Platina Terlalu Lebar

Platina umumnya ada dalam sejumlah mobil konvensional, atau katakanlah mobil lawas. 

Fungsinya sendiri yakni memutus-menghubungkan arus listrik ke kumparan primer pada bagian koil pengapian. 

Yap, aliran listrik penting untuk membuat percikan api dari busi yang dibutuhkan untuk pembakaran. 

Sistem pengapian mobil yang masih pakai platina, sangat penting untuk dapat cek rutin atau penyetelan berkala. 

Jika tidak, maka RPM pada jenis tachometer di mobil akan terganggu. 

Saat celah dari platina terlalu lebar, maka yang terpengaruh adalah sudut dwellnya akan mengecil. 

Jika sudut dwell kecil, maka aliran arus listrik primer jadi lebih pendek. Jadi, percikan api yang busi butuhkan begitu lemah karena tegangan pada bagian koil tak sempurna. 

Hal inilah yang kemudian membuat pembakaran di mesin mobil tak optimal karena kekurangan tenaga. 

Maka dari itu, tenaga mesinnya tak optimal dan RPM pada tachometer menjadi naik-turun atau tak stabil. 

6. Vacuum Advancer Mengalami Keretakan

Faktor terakhir yang dapat memicu RPM mobil naik turun adalah keretakan di bagian vacuum advancer. 

Bagian ini menjadi sistem tambahan untuk mobil yang masih memakai pengapian platina. 

Fungsinya yakni memaju-mundurkan momen pemercikan api busi yang menyesuaikan dengan beban mesin. 

Cara kerjanya yakni dengan memanfaatkan momen vakum pada intake manifold. 

Ketika mesin terbebani, maka kevakuman di bagian intake manifoldnya rendah. Vacuum advancer inilah yang berguna untuk mengubah posisi platina. 

Posisi platina yang sudah berubah akhirnya mampu mengubah juga waktu pengapian keseluruhan. 

Tanpa kinerja yang optimal dari vacuum advancer, maka tak ada yang bisa memanipulasi posisi dari platina. 

Akhirnya, pengapian maju-mundur bisa terjadi walaupun mesin tak sedang terbebani. Ini juga menjadi penyebab dari RPM tidak stabil, bisa sangat tinggi dan rendah. 

Selain tahu penyebabnya, penting memahami RPM pada mobil bekas yang ingin Anda beli. 

Sebaiknya juga pilih platform atau tempat jual beli mobil bekas terpercaya seperti di CarsGallery. 

Ada jaminan garansi mobilnya sudah melalui tahapan inspeksi, harga reasonable, dan banyak pilihan jenis, tipe, hingga tahun keluaran mobil. Cek sekarang!



Cara Baca Tachometer Mobil yang Benar, Jangan Salah!

Banyak pengendara mobil yang belum tahu bagaimana cara baca tachometer mobil. Tachometer menjadi salah satu komponen penting yang ada di mobil.

Tachometer adalah alat yang berfungsi untuk mengukur perputaran mesin dalam satuan rpm (rotation per minute). Selain ada di mesin mobil, biasanya alat ini juga ada di mesin pesawat dan peralatan medis.

Dengan adanya tachometer ini, tingkat rotasi mesin pada mobil bisa dikendalikan supaya tidak melebihi rpm dari pabrikan mobil. Fungsi tachometer lainnya adalah membantu perubahan gigi saat transmisi manual.

Cara Baca Tachometer Mobil

Cara membaca tachometer mobil sebenarnya tidaklah terlalu sulit. Anda hanya harus berfokus pada angka 0 sampai 6 di lengkungan alat tersebut. Angka 1-6 itulah yang menjadi penunjuk rpm mobil.

Angka tersebut silakan Anda kalikan dengan 1.000. Hasil perkalian inilah yang menunjukkan nilai rpm mobil Anda. Sebagai contoh, jika menunjukkan angka 3, maka rpmnya adalah 3×1.000 = 3.000 rpm.

Anda harus rutin mengecek nilai rpm dan membandingkannya saat baru pertama kali menggunakan mobil. Apabila hasilnya rpm mobil naik turun, maka bisa jadi ada yang salah dengan mesin mobil Anda.

Nilai RPM Mobil yang Ideal

Seperti yang sudah dijelaskan, bahwasanya nilai RPM yang terlalu tinggi atau terlalu rendah akan menimbulkan masalah pada mobil. Idealnya nilai RPM berbeda pada saat mobil berjalan normal dan berjalan pelan.

Saat berjalan normal, jarum RPM menunjukkan putaran sekitar 800-900. Namun, ketika mobil sedang berjalan secara perlahan, jarum menunjukkan putaran sekitar 600-700.

Hal ini berarti nilai RPM mobil yang ideal untuk mobil yang berjalan normal sekitar 800-5400. Sedangkan saat berjalan pelan sekitar 600-4200.

Apa Dampak RPM Tinggi?

Jika nilai RPM sampai terlalu tinggi, maka akan berdampak terhadap dua hal pada mobil Anda yaitu:

1. Kerusakan Mesin

Apabila RPM tinggi pada jenis tachometer apapun, mesin mobil akan mengalami kerusakan karena mengalami ketegangan yang berlebihan. Bagian-bagian seperti piston, katup, poros engkol, dan sistem pembakaran lainnya menjadi bermasalah.

2. Boros Bahan Bakar

Tidak hanya kerusakan mesin saja, rpm yang terlalu tinggi juga membuat mobil menjadi boros bahan bakar. Hal ini dikarenakan mesin yang bekerja terlalu keras. 

Kalau sudah begini, uang yang Anda keluarkan pasti semakin besar karena harus bolak balik isi bensin.

Itulah dia cara baca tachometer mobil yang harus Anda ketahui. Kondisi tachometer yang normal menjadi salah satu ciri dari mobil yang bagus.

Jika Anda sedang mencari mobil bekas yang kualitasnya masih oke, kami memiliki rekomendasinya untuk Anda. CarsGallery menyediakan berbagai mobil bekas bersertifikasi dan bergaransi resmi.

Harganya sangat terjangkau dan Anda boleh test drive terlebih dahulu sebelum membelinya. Informasi selengkapnya, jangan ragu untuk menghubungi kami.



Siapkan Ini Di Mobil Saat Musim Hujan

Hallo sobat, gimana kabarnya? Semoga selalu sehat ya. Nggak terasa udah mulai memasuki musim hujan. Sedikit lagi bulan berakhiran “ber”, mulai dari September, lalu Oktober, ada juga November diakhiri Desember.

Hal ini sudah menjadi tanda sebagai bulan-bulannya musim hujan tanah air. Bagi kita pengendara roda empat,  yang sering bepergian untuk kerja dan lainnya. Harus tetap fokus, berhati-hati dan harus menyalakan lampu pada saat hujan yang lebat agar tidak membahayakan diri sendiri serta pengguna jalan yang lainnya.

Kita juga perlu mengantisipasi nih semua kegiatan agar tetap berjalan dengan sempurna. Ada beberapa hal yang perlu disiapkan ketika musim hujan mulai datang. Ada rekomendasi wajib seperti aksesoris yang perlu Anda siapkan pada mobil. 

Aksesoris ini bukan hanya sekedar aksesoris aja, tapi disarankan benar-benar harus ada dimobil agar kegiatan kita tetap berjalan lancar ketika berkegiatan atau bepergian dengan mobil pribadi.

Saran Aksesoris Mobil Wajib Saat Musim Hujan:

  • Payung.

Wets sobat, jangan dianggap sepele ya, coba, bisa ditanyakan ke teman-teman yang ada  sekeliling kita, masih ada nggak diantara mereka yang di mobilnya nggak ada payung. 

Bayangkan jika lokasi parkiran mobil kita ke kantor atau gedung itu cukup jauh, ditambah jika parkiran mobilnya outdoor atau juga tidak ada penutup seperti kanopi.

Sudah dipastikan kita pasti kehujanan, baju dan celana kena basah sebelum kita masuk kantor, dengan adanya payung yang sedia di mobil, kita tidak perlu was-was jika suatu saat si hujan itu datang. Tentu kita bisa dengan santai keluar mobil serta menuju lokasi kerja atau lokasi tujuan kita.

  • Karpet Lantai Mobil Yang Terbuat Dari Karet.

Karpet ini menjadi salah satu aksesoris di mobil yang juga tidak bisa lepas dari posisi mobil. Karena karpet yang berbahan dasar karet atau plastik ini bisa mencegah karpet dasar mobil kita menjadi kotor, atau malah rusak akibat air hujan serta kotoran yang bisa aja menempel pada sepatu serta sandal kita.

Jika kita keluar dari kantor atau hangout, sepatu kita akan tetap basah dan juga kena kotoran serta debu. 

Kalau tidak ada karpet lantai yang berbahan dasar karet, alhasil bakalan langsung mengenai karpet dasar mobil. Kalau ini dibiarkan, kamu bisa bayangkan tidak, akan menimbulkan aroma gak enak di kemudian hari, serta malah bisa membuat mobil jadi tidak sehat.

  • Talang Air.

Selain payung tadi, lalu karpet lantai dari karet, talang air atau juga door visor juga perlu dipasang ya sobat. Talang air ini merupakan aksesoris kecil yang dipasang di bagian pintu mobil yang tentu bakalan berfungsi untuk mencegah air hujan masuk lewat jendela.

Juga bisa mencegah komponen power windor terkena air, dan bisa juga berfungsi mengurangi pengembunan. Fungsi yang cukup penting dari aksesoris talang air ini adalah mencegah munculnya embun pada sisi depan kaca mobil.

  • Fog Lamp.

Mobil kamu belum ada lampu kabut atau fog lamp? Coba disarankan memasangnya ya. Karena cukup penting nih terutama saat musim hujan tiba.

Lampu kabut ini tidak terlalu mahal kok sobat, mulai dari Rp 750.000 aja, sampai maksimal hanya jutaan rupiah. Jadi jangan terlalu khawatir dengan harganya yang “katanya” mahal, tapi ingat fungsinya yang bener-bener mantap.

Kenapa fog lamp ini perlu dipasang? Untuk mendapat jarak pandang yang lebih baik dari kabut atau percikan air pada bagian depan mobil. 

Pemasangan fog lamp bakalan terasa manfaatnya ketika sudah masuk musim hujan. Fog lamp akan meningkatkan visibilitas kita yang menyetir. Serta bisa menjadi tanda yang lebih baik bagi pengendara mobil dari arah yang berlawanan sehingga sama-sama aman sebagai pengguna jalan raya.

Rekomendasi bengkel mobil Balikpapan no 1 Halobengkel

3 Jenis Tachometer pada Mobil dan Fungsi Utamanya

Selain speedometer dan odometer, ada satu lagi alat ukur yang terdapat pada mobil yakni tachometer. Bahkan sampai tersedia beberapa jenis tachometer yang cara kerja, komponen, dan fungsi utamanya berbeda. 

Sesuai dengan istilahnya, setiap komponen dengan ‘meter’ di belakangnya sudah pasti suatu alat ukur. Begitu juga dengan tachometer. 

Tapi, sebenarnya apa itu tachometer? Apa fungsinya pada suatu mobil? Dan, apa saja jenis yang ada dalam mobil? Berikut penjelasannya. 

Mengenal Tachometer, Alat Ukur Rotasi Mesin

Pertama, kami bahas dulu dari definisi. Jadi, tachometer adalah suatu alat yang digunakan untuk mengukur rotasi dari suatu mesin. 

Tak hanya pada mobil, tapi masih terdapat sejumlah mesin lain yang juga memiliki tachometer di dalamnya. 

Contohnya saja pada mesin pesawat hingga alat-alat medis. Hampir semua jenis mesin yang berotasi, biasanya dilengkapi dengan tachometer ini. 

Nantinya, satuan ukur dari tachometer adalah rotation per minute atau yang sering kita kenal dengan singkatan RPM. 

Dengan hadirnya alat ukur satu ini, Anda akan begitu terbantu dalam mengetahui tingkat perputaran kendaraan sekaligus menjadi alat ukur untuk mengendalikan mesin. 

Fungsi Tachometer 

Sama dengan yang sudah kami jelaskan, fungsi tachometer tak terbatas pada mesin mobil belaka. Namun, Anda juga bisa menemukannya dalam sejumlah alat yang memiliki mesin berotasi. Tapi, secara umum ini fungsinya: 

1. Alat Pengukuran Kecepatan Putaran Mesin

Fungsi dari alat ini memang menjadi alat untuk tahu tingkat perputaran dari mesin. Jadi, Anda akan lebih mudah untuk mengendalikan maupun mengoperasikannya. 

Nah, untuk mobil, biasanya tachometer punya fungsi yakni instrumen yang efektif untuk membantu RPM mobil. Dengan adanya ini, Anda memiliki batasan agar ketika mengemudikan mobil tidak melebihi RPM yang telah menjadi ketentuan pabrik.

2. Perubahan Gigi/Transmisi

Pada mobil, tachometer juga berguna untuk tahu perubahan transmisi atau untuk membantu saat yang pas guna mengganti gigi. 

Dengan menyimak tachometer, maka Anda bisa memperkirakan ukuran kecepatan rotasi mesin yang pas agar ganti gigi lebih halus dan efisien. 

3. Bantu Pengoperasian Transmisi Otomatis

Walaupun otomatis, sebenarnya transmisi ini terbantu dengan adanya tachometer. Utamanya ketika di situasi tertentu. 

Contohnya, jika dalam akselerasi tertentu, maka tachometer akan memastikan tingkat kecepatan rotasi terbaik demi tenaga yang optimal. 

4. Bisa Menjadi Indikator Kerusakan

Selain itu, jika Anda memahami rpm mobil naik turun secara tiba-tiba dan tak normal, maka itu menjadi indikasi kalau terjadi kerusakan. 

Misalnya kerusakan atau masalah di bagian pengapian, sistem pembakaran, sampai menjadi tanda jika komponen mesin mengalami aus. 

Dengan adanya alat ini, Anda akan begitu terbantu untuk mengidentifikasi masalah yang terjadi. 

Jenis-Jenis Tachometer

Tachometer yang kini terpasang dalam mobil biasanya berbeda. Nah, untuk tahu apa saja jenis tachometer, Anda bisa cek di sini: 

1. Tachometer Optik

Pertama adalah tachometer optik. Nama lainnya adalah non-contact. Kalau melihatnya dari segi tampilan, alat ini berupa display yang punya jarum serta skala ukur yang menampilkan data berupa jalur dan garis. 

Adapun cara kerja tachometer satu ini dengan memanfaatkan photo sensor. Ketika jarum di bagian display berputar, maka bagian photo sensor otomatis melakukan penghitungan atas garis yang terlewati. 

Dalam pengukuran ini, lalu hasilnya pulse. Kemudian, tachometer melakukan penghitungan rangkaian counter. Setelah itu, hasil pengukuran bisa tampil pada layar. 

2. Tachometer Gerigi

Jenis kedua adalah tachometer rotor gerigi. Jika melihat komponennya, maka ada tiga komponen pendukung yakni gerigi pemutar, roda, dan magnet khusus. 

Selain komponen tersebut juga ada dua sensor yang tersemat yakni Hall Effect Sensor (HRS) dan Variable Reluctance Sensor (VRS). 

Jenis tachometer ini punya cara kerja berbeda. Proses kerjanya terbantu dengan adanya perputaran pada rotor. 

Urusan penghitungan biasanya dengan menghitung gerigi rotor yang akan melewati komponen magnet. 

Nantinya, gerakan tersebut akan memunculkan energi dan menjadi gelombang kotak. Nah, gelombang inilah yang menjadi acuan untuk tahu rotasi mesin per menit atau RPM dari mesinnya. 

3. Tachometer DC

Jenis terakhir yang umum ada pada mobil di pasaran adalah Tachometer DC. Penamaan DC ini punya alasan yakni karena jenis tegangan yang merupakan hasil dari tachometer satu ini. 

Benar, tachometer pada jenis satu ini menimbulkan tegangan listrik berjenis DC. Tenaga ini adalah hasil dari kecepatan gerak dari batang pengukur. 

Dari segi komponen, tachometer DC ini ada magnet tetap dan material yang memutar dari bahan koil. 

Cara kerjanya terbilang mudah karena hanya proses konversi langsung di antara tegangan dan kecepatan. 

Cara Membaca Tachometer Mobil 

Hadirnya berbagai jenis tachometer ini bukan tanpa alasan dan sebagai hiasan belaka. Tapi, untuk Anda baca. 

Masalahnya, mungkin masih ada pengguna baru yang belum memahami cara baca tachometer mobil

Mudah saja guna memahaminya. Di tachometer, ada angka 0 – 6. Nantinya semakin besar angka RPM mobil, maka angka yang akan ditunjukkan oleh jarum juga ikut besar pula. 

Tapi, itu bukanlah angka sebenarnya karena yang ada di tachometer itu harus Anda kali 1.000. Misalnya saat jarum menunjuk pada angka 4. Maka artinya adalah perputaran mesin 4.000 rpm. Mudah, bukan? 

Cek Kondisi Mesin Bisa Lewat Tachometer

Tachometer juga jadi indikator kondisi mesin kendaraan. Selain berguna untuk memahami rotasi, akan sangat berguna terutama buat Anda yang mau beli mobil bekas. 

Sebelum deal, cek dulu kondisi mesin dari tachometer mobilnya. Jika tak ada masalah, maka kondisi mesin masih sangat baik. 

Sama seperti unit mobil yang tersedia di platform jual beli mobil bekas CarsGallery. Bebas masalah karena sudah lolos inspeksi!

5 Fungsi Tachometer Mobil, Pengemudi Wajib Tahu

Kebanyakan orang sudah tidak asing dengan speedometer dan fungsinya. Namun, fungsi tachometer masih jadi tanda tanya. Bahkan hanya segelintir dari kita yang mengenal alat ini. 

Padahal tachometer memiliki fungsi yang sama seperti speedometer, yaitu sebagai pengukur kecepatan. Biasanya, tachometer juga terdapat pada panel instrumen mobil bersanding dengan speedometer.

Mari kenali lebih baik mengenai tachometer dan fungsinya.

Sekilas tentang Tachometer

Tachometer merupakan alat pengukur putaran mesin. Fungsi tachometer adalah untuk mengukur tingkat kecepatan putaran mesin dalam satuan rpm (rotasi per menit).

Menilik dari sejarahnya, tachometer pertama kali dibuat oleh insinyur Jerman, Diedrich Uhlhorn pada tahun 1817. Alat ini bekerja mengukur kecepatan putaran crankshaft.

Kemudian sejak tahun 1849, tachometer mulai digunakan sebagai indikator kecepatan pada lokomotif. 

Tachometer biasanya memiliki jarum atau layar digital yang berfungsi sebagai penunjuk angka rpm ketika mesin beroperasi.

Alat ini umum terdapat pada panel instrumen mobil. Selain itu, Anda bisa menemukan tachometer pada berbagai kendaraan lain seperti pesawat. Bahkan beberapa peralatan medis menggunakan tachometer.

Fungsi Tachometer

Kehadiran tachometer sangat bermanfaat bagi pengemudi karena berperan dalam menuntun pengoperasian kendaraan. Supaya lebih paham, berikut uraian tentang fungsi tachometer mobil:

1. Indikator Kecepatan Mesin

Tachometer memberikan informasi mengenai kecepatan putaran mesin mobil. Anda bisa melihat tingkat kecepatan putaran mesin dari seberapa besar rpm mobil.

Informasi tersebut bisa membantu Anda mengamati performa mesin serta memastikan mesin beroperasi dalam kisaran putaran optimal. 

Selain itu, informasi dari tachometer juga bisa membantu Anda memastikan mesin tidak beroperasi dengan putaran yang melebihi batas standar. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan demi menjaga keamanan dan mencegah terjadinya kerusakan mesin.

Mengendarai mobil dengan angka rpm terlalu tinggi berpotensi menyebabkan usia pemakaian mesin menjadi sangat pendek.

2. Memantau Perpindahan Gigi

Pada mobil dengan transmisi manual, tachometer juga berperan membantu pengemudi untuk menentukan waktu yang tepat untuk ganti gigi. 

Caranya yaitu dengan memantau kecepatan putaran mesin yang ditunjukkan oleh tachometer. Dengan memantau tachometer, Anda bisa mengetahui waktu yang tepat untuk menaikkan atau menurunkan gigi supaya kinerja mesin tetap optimal.

Hal ini berperan penting dalam menjaga kenyamanan berkendara, menghindari kerusakan mesin, dan menjaga penggunaan bahan bakar dengan efisien.

3. Membantu Mengendalikan Kecepatan

Berbekal pengetahuan cara baca tachometer mobil, Anda juga bisa mengendalikan kecepatan kendaraan dengan lebih aman dan efisien.

Sebagai contoh, ketika berkendara melalui kemacetan, maka Anda perlu menjaga kecepatan mobil tetap rendah. Nah, Anda bisa memakai tachometer untuk mengatur tingkat kecepatan putaran mesin.

Dengan demikian, mobil bisa melaju dengan nyaman menggunakan kecepatan putaran mesin yang stabil dan menghindari akselerasi yang tidak Anda inginkan.

4. Mendeteksi Masalah Mesin

Fungsi tachometer selanjutnya yaitu sebagai indikator awal yang mendeteksi adanya masalah pada mesin.

Perubahan atau fluktuasi yang tiba-tiba pada tachometer bisa menjadi petunjuk terjadinya masalah pada komponen tertentu yang terkait dengan performa mesin. Seperti sistem pengapian, sistem bahan bakar, atau keausan komponen mesin.

Dengan memperhatikan perubahan yang tidak wajar pada tachometer, maka Anda bisa segera melakukan perbaikan yang diperlukan sebelum masalah menjadi semakin serius.

5. Membantu Mengoperasikan Transmisi Otomatis

Tidak hanya bermanfaat dalam mengemudikan mobil manual, kehadiran tachometer pada mobil matic juga berguna dalam situasi tertentu. 

Sebagai contoh, saat Anda ingin melakukan akselerasi cepat, maka bisa melihat tachometer terlebih dahulu. Tujuannya yaitu untuk memastikan mesin berada pada kecepatan putaran yang tepat, sehingga mampu menghasilkan tenaga maksimal.

Bagian-bagian Tachometer

Supaya bisa menggunakan fungsi alat tachometer, maka Anda perlu mengetahui bagian-bagian dari alat ini. Berikut beberapa bagian utama dari tachometer mobil:

1. Tampilan

Tampilan merupakan bagian yang menampilkan kecepatan mesin dalam satuan rpm. Perlu diketahui, bahwa jenis tachometer yang berbeda memiliki tampilan yang berbeda pula.

Tachometer analog menunjukkan besar kecepatan putaran mesin dalam tampilan jarum yang bergerak pada skala. Sedangkan tachometer digital menampilkan secara langsung angka rpm.

2. Jarum

Jarum pada tampilan analog berfungsi sebagai penunjuk besar rpm. Bagian ini akan bergerak pada skala dan menunjukkan angka yang sesuai dengan kecepatan putaran mesin.

3. Sensor

Fungsi komponen tachometer ini adalah untuk mendeteksi sinyal listrik atau pulsasi yang muncul saat terjadi perubahan putaran mesin. Kemudian, sensor akan mengubah sinyal tersebut menjadi informasi yang bisa dibaca oleh tachometer.

Bagian ini terhubung pada sistem pengapian atau sistem lain pada mobil.

4. Kabel

Kabel pada tachometer menghubungkan sensor pada mesin dengan alat. Fungsi dari kabel adalah untuk mengirimkan sinyal listrik dari sensor ke tachometer. Sehingga tachometer dapat menampilkan informasi mengenai kecepatan putaran mesin.

Pada mobil keluaran terbaru, tachometer tidak lagi menggunakan kabel karena sudah tergantikan teknologi nirkabel.

5. Tombol Mode dan Fungsi Tambahan

Sejumlah tachometer memiliki tombol mode yang memungkinkan Anda untuk mengakses fungsi tambahan. Sebagai contoh, Anda bisa mengubah unit satuan yang digunakan seperti rpm atau x1000 rpm.

Ada juga yang menyediakan akses fungsi pemantauan suhu mesin atau pengaturan khusus lainnya.

Itulah beberapa fungsi tachometer yang wajib Anda ketahui. Mengingat pentingnya peran dari tachometer, maka Anda sebaiknya memastikan alat ini berfungsi dengan normal ketika memilih mobil bekas.

CarsGallery merupakan tempat yang tepat untuk mendapatkan mobil bekas berkualitas. Soalnya, mobil dari CarsGallery sudah lolos inspeksi, sehingga kondisinya terjamin prima.

Mau cari mobil bekas yang masih mulus dan siap pakai? Yuk, langsung saja ke CarsGallery.

6 Showroom Mobil Bekas Cikarang Bisa Kredit Proses Cepat!

Hai, warga Cikarang! Lagi butuh mobil bekas? Rekomendasi showroom mobil bekas Cikarang ini dapat menjadi opsi terbaik untuk Anda datangi!

Melalui sejumlah showroom ini, Anda bisa memperoleh layanan hingga menemukan mobil bekas terbaik sesuai kebutuhan. 

Pilihan unit yang bervariasi, kondisi mobil terjaga, sampai keramahan pelayanan adalah sejumlah keunggulan yang bisa Anda dapatkan. 

Jenis transmisi mobil mulai dari manual hingga matic pun tersedia. Selengkapnya soal showroom mobil bekasnya, cek sini. 

Baca Juga: Cari Showroom Mobil Bekas Bandung? Ini 10 Terbaik dan Terpercaya

Rekomendasi Showroom Mobil Bekas Cikarang

Kebutuhan atas mobil bekas di area Cikarang menjadi lebih mudah karena cukup banyak showroom mobil bekas yang tersedia. Tapi, untuk yang terbaik dan bisa kredit, cek sini: 

1. Star Auto

  • Alamat: Jl. Industri Buni Asih No.8, Cikarang Kota, Kec. Cikarang Utara
  • Jam buka: Senin – Sabtu 08.00 – 18.00 WIB
  • Nomor telepon: (021) 89108000

Kebutuhan Anda untuk mobil bekas di area Cikarang bisa terpenuhi dengan datang ke Star Auto. Di sini, Anda bisa beli cash atau kredit mobil bekas Cikarang dengan cicilan yang tidak akan memberatkan. 

Star Auto bisa jadi pilihan tepat apalagi jika Anda butuh unit MPV dan SUV. Kami melihat, jarang terdapat mobil LCGC atau city car yang biasanya berukuran kecil. Kalau bukan mobil keluarga sejuta umat, ada ragam SUV yang terparkir di sini. 

Misalnya saja ada Pajero, Fortuner, Grand Livina, Xenia, Avanza, Innova, dan sejenisnya. Meskipun jarang ada city car dan LCGC, tak menutup kemungkinan mereka sesekali punya unitnya. 

2. Dago Mandiri Motor

  • Alamat: Jl. Industri Buni Asih No.105, Cikarang Kota, Kec. Cikarang Utara
  • Jam buka: Senin – Sabtu 08.00 – 17.00 WIB
  • Nomor telepon: 0838-7788-8006

Selanjutnya, showroom mobil bekas Cikarang andalan lainnya adalah Dago Mandiri Motor. Tempatnya relatif luas dan parkir bisa lebih mudah pas datang ke sini. Anda pun bisa cek unit tanpa perlu berdesakan dengan adanya mobil lain. 

Apalagi, datang ke sini makin mudah karena Dago Mandiri Motor lokasinya di pinggir jalan raya. Sudah bekerja sama dengan Adira Finance, maka Anda bisa dapat unit mobil bekas dengan cara kredit berbunga rendah. 

Baca Juga: 7 Showroom Mobil Bekas Cirebon, Kondisi Masih Bagus!

3. Dago Indah Motor

  • Alamat: Jl. Raya Cikarang – Cibarusah No.8, Sukaresmi, Cikarang Sel.
  • Jam buka: Senin – Sabtu jam 08.00 – 19.00 WIB
  • Nomor telepon: 0878-7713-5832

Sepertinya untuk showroom mobil bekas di Cikarang yang paling populer adalah Dago Indah Motor. Ini berbeda dengan Dago Mutiara Motor. Lokasinya berada di Jl. Raya Cikarang yang memudahkan Anda menemukan dealer satu ini. 

Mengenai mobil yang tersedia, data terakhirnya ada Fortuner, Grand New Xenia, Ayla, Sigra, Pajero Dakar 4×2, New Ertiga, HRV E CVT, BRV E, dan ada Mobilio. Mau Innova? Di sini sering ada Innova Reborn yang dijual. 

Jadi, memang pilihan mobil di sini begitu banyak dari berbagai merk, jenis, dan tahun. Menariknya, banyak pembeli yang sering dapat mobil dengan kilometer yang masih rendah di sini. Top!

4. Madina Mora Motor

  • Alamat: Jl. Raya Cikarang – Cibarusah No.9, Sukaresmi, Cikarang Sel.
  • Jam buka: Setiap hari 08.00 – 20.00 WIB
  • Nomor telepon: (021) 89118187

Tak jauh dari Dago Indah Motor, ada lagi Madina Mora Motor yang begitu terkenal di area Cikarang. Waktu masuk ke showroomnya, jangan kaget kalau mereka benar-benar memperhatikan tempat usahanya. 

Pasalnya, tempatnya begitu bersih. Baik itu dari unit mobil sampai lantainya. Warga Cikarang pun sudah pasti mengenal showroom satu ini. Salah satu keunggulannya yakni pada pengurusan dokumen kendaraan. 

Showroom mobil bekas Cikarang Madina Mora Motor sepertinya tak mau pembelinya menunggu lama. Pasalnya, mereka relatif cepat untuk layanan pengurusan dokumen. Plus Anda bisa juga beli secara kredit. 

Baca Juga: Rekomendasi Showroom Mobil Bekas Karawang Terpercaya

5. Rock Car Victory

  • Alamat: Lemahabang Raya No 21, Simpangan, Kec. Cikarang Utara
  • Jam buka: Senin – Sabtu 08.00 – 18.00 WIB
  • Nomor telepon: 0811-865-533

Banyak warga Cikarang yang suka ketika mendapatkan pelayanan dari Rock Car Victory. Benar, ini juga salah satu showroom mobil bekas Cikarang andalan warga sekitar. 

Poin kelebihan utama dari sini adalah harganya. Setiap unit yang tersedia bisa Anda peroleh dengan harga yang masih bersaing dengan showroom lain di Cikarang. 

Showroom satu ini pun terkenal karena reputasinya. Banyak orang yang mengenalnya karena direkomendasikan oleh teman atau keluarga jika ingin memperoleh mobil bekas berkualitas di sini. 

6. SPK Motor Pilar

  • Alamat: Jl. Gatot Subroto, RT.2/RW.8, Karang Asih, Kec. Cikarang Utara
  • Jam buka: Setiap hari jam 09.00 – 16.20 WIB
  • Nomor telepon: 0822-1541-3087

Butuh mobil bekas matic Cikarang? Anda bisa menemukannya di SPK Motor Pilar. Apalagi untuk mobil LCGC dan city car. Di sini ada seabrek pilihan yang mungkin bikin Anda bingung. 

Tapi, tenang. Pasalnya, pegawai dan ownernya akan turun langsung untuk menjadi tempat Anda berkonsultasi demi memperoleh pilihan mobil terbaik sesuai kebutuhan. 

Pilihannya juga menurut sejumlah orang begitu bagus dan Anda bisa menjadikannya pilihan untuk showroom di Cikarang Utara. 

Itulah sejumlah rekomendasi showroom mobil bekas Cikarang terbaik, lengkap, dan bisa kredit untuk Anda pilih. 

Sebelum pilih, baiknya tanyakan dulu apakah mobil bekasnya sudah tercover garansi atau belum. 

Kalau beli di CarsGallery, sudah pasti dapat garansi yang menjadi bukti bahwa setiap mobil di CarsGallery sudah melalui tahap inspeksi. Cek unitnya sekarang!

Bedanya Mobil Matic Konvensional dengan Mobil CVT

Sebelum sobat membeli mobil matic alangkah baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu jenis-jenisnya. Saat ini mobil matic memiliki dua jenis teknologi yang mengusung. Teknologi tersebut meliputi Automatic Transmission atau matic konvensional dan Continuous Variable Transmission atau CVT. Baik AT maupun CVT keduanya merupakan jenis mobil matic namun keduanya memiliki perbedaan yang mendasar antara ya sobat.

Sebelum kita membahas tentang perbedaan antara mobil matic konvensional dengan mobil matic CVT, mari kita kenali terlebih dahulu apasih penjelasannya.

Automatic Transmission atau disebut dengan transmisi otomatis konvensional merupakan sebuah teknologi transmisi yang sudah dipakai sejak lama.

Teknologi ini memanfaatkan perpindahan gigi untuk mempercepat kendaraan dalam prosesnya didukung oleh torque converter dalam sedangkan pada transmisi otomatis variabel kontinue yang biasa sobat kenal dengan istilah CVT menekankan pada sabuk baja dan penggunaan pulley sehingga kinerja mesin lebih efisien.

Berikut adalah perbedaan antara mobil transmisi matic konvensional (AT) dengan mobil matic variabel continue (CVT).

  1. Bahan Bakar

  • Perlu sobat ketahui, mobil dengan transmisi CVT lebih hemat bahan bakar karena transmisi ini menggunakan sabuk baja dan puleey oleh karena itu kinerja mesin lebih efisien dan kecepatan mesin terjaga dengan optimal sehingga bahan bakar yang sobat gunakan jadi jauh lebih hemat lho.
  • Sedangkan, mobil dengan transmisi AT memerlukan lebih banyak bahan bakar karena transmisi ini menggunakan perpindahan gigi, perpindahan gigi ini yang membutuhkan lebih banyak energi agar dapat mempercepat laju kendaraan sobat semuanya.
  1. Cara Kerja

  • Pada transmisi AT terasa hentakan ketika melakukan perpindahan gigi karena transmisi ini memanfaatkan torque converter dalam menggerakkan transmisi otomatis. Jadi sobat jangan khawatir yak arena hentakan tersebut normal.
  • Sedangkan teknologi pada transmisi CVT memilih untuk memanfaatkan komponen sabuk baja dan puleey. Alhasil tenaga yang tersalurkan jauh lebih sempurna dan tidak terasa hentakan, sehingga kinerja mesin lebih ringan dan lebih halus nih sobat.
  1. Perawatan Mobil

  • Untuk perawatan mobil yang menggunakan sistem AT sobat perlu mengeluarkann biaya yang cukup terjangkau atau lebih murah lho karena teknologi AT tidak perlu sering melakukan perawatan pada sistem transmisinya. Selain itu, sistem pada transmisi ini tidak sekompleks pada transmisi CVT sehingga ketika terjadi sebuah kerusakan pada komponen tertentu sobat tidak perlu mengganti semua komponen yang ada cukup mengganti komponen yang rusak tersebut aja kok.
  • Sedangkan mobil yang menggunakan sistem transmisi variabel kontinu atau CVT memerlukan perawatan yang rutin. Selain itu, biaya yang perlu dikeluarkan juga cukup mahal karena teknologi yang ada pada sistem transmisi CVT ketika terjadi sebuah kerusakan pada satu komponen maka sobat perlu mengganti seluruh komponen yang ada. Hal ini karena komponen pada transmisi CVT saling terhubung dan satu kesatuan. Selain itu, sobat juga perlu mengganti oli dan melakukan servis secara berkala. Tapi tenang aja, jika sobat rajin melakukan perawatan, dijamin akan meminimalisir kerusakan parah kok.
  1. Penggunaan

  • Sobat sudah tau belum kalau jenis transmisi konvensional atau AT cocok digunakan untuk berbagai kondisi dan berbagai medan yang akan ditempuh lho keren kan. Transmisi AT memang sengaja dirancang khusus untuk tekanan dan beban. Oleh karena sobat jangan heran jika transmisi jenis ini memiliki daya tahan yang tinggi.
  • Sedangkan untuk transmisi CVT lebih cocok digunakan untuk di daerah perkotaan atau di jalan yang rata aja nih sobat. Mesin transmisi CVT cenderung lebih cepat panas jadi sobat jangan paksa kendaraan melalui medan ekstrem seperti jalan terjal dan jalan yang menanjak ya. Selain itu, perlu sobat ingat kalau transmisi CVT dianjurkan untuk tidak membawa beban yang melebihi kapasitas ya agar terhindar dari kerusakan komponen mesin yang fatal.

Rekomendasi bengkel mobil Balikpapan no 1 Halobengkel

Exit mobile version