Penyebab Lampu Sein Tidak Berkedip dan Cara Mengatasinya

Mengetahui penyebab lampu sein tidak berkedip bisa menjadi tantangan tersendiri, terutama pada mobil modern yang memiliki banyak koneksi listrik. Perlu waktu dan pemahaman untuk menentukan sumber masalahnya. 

Masalah bisa muncul di berbagai bagian lampu sein seperti bohlam, unit flasher, kabel, konektor, atau sekering. Namun, tidak selalu perlu langsung membawa mobil ke bengkel karena beberapa masalah lampu sein dapat diperbaiki sendiri.

Baca Juga: Mengenal 41 Komponen Mesin Mobil, Lengkap dengan Fungsinya!

Penyebab Lampu Sein Tidak Berkedip

Berikut ini sejumlah kondisi alasan kenapa lampu sein tidak berkedip.

1. Bohlam Lampu Putus

Salah satu penyebab utama lampu sein tidak berkedip adalah bohlam yang putus. Hal ini bisa disebabkan oleh penggunaan bohlam yang tidak sesuai atau karena tegangan listrik yang terlalu besar atau kecil. 

Tegangan yang terlalu besar membuat bohlam tidak mampu menahan arus listrik sedangkan tegangan yang terlalu kecil menyebabkan lampu tidak bisa berkedip.

2. Soket Bermasalah

Soket lampu yang kotor atau berdebu juga dapat menjadi penyebab lampu sein tidak kedip. Selain itu, pemasangan soket yang tidak kencang atau tidak sesuai juga dapat menyebabkan lampu tidak berfungsi dengan baik.

3. Flasher Rusak

Flasher berfungsi untuk menyalurkan arus listrik ke lampu sein agar dapat menyala dan berkedip. Jika flasher rusak, lampu sein tidak akan berkedip dan bahkan bisa mati sama sekali.

4. Masalah pada Sistem Kelistrikan

Kerusakan pada sistem kelistrikan mobil juga bisa menjadi penyebab lampu sein tidak berkedip. Masalah pada kelistrikan tidak hanya memengaruhi lampu sein, tetapi juga komponen listrik lain yang terhubung.

5. Aki Lemah atau Soak

Penyebab lain lampu sein tidak berkedip adalah aki yang sudah tidak layak pakai. Aki merupakan sumber daya utama bagi komponen listrik di mobil, termasuk lampu. 

Jika aki sudah lemah atau soak, lampu sein tidak akan menyala dengan baik atau tidak berkedip sama sekali.

Masalah Lain pada Lampu Sein

Selain penyebab tadi, terdapat sejumlah masalah lain yang menyebabkan lampu sein terus menyala tidak berkedip.

1. Salah Satu Lampu Sein Tidak Berfungsi

Jika hanya satu lampu sein yang tidak berfungsi, kemungkinan besar masalahnya adalah bohlam yang sudah mati. Ini adalah masalah yang paling umum terjadi. 

Solusinya cukup sederhana, periksa bohlamnya. Jika filamennya putus atau kaca bohlam sudah gelap, ganti bohlam tersebut. Pastikan soketnya juga dalam kondisi baik, dan jika ada korosi, ganti soketnya.

2. Lampu Darurat Tidak Berfungsi, Tetapi Lampu Sein Berfungsi

Lampu darurat dan lampu sein biasanya berada dalam rangkaian yang sama. Masalah bisa terjadi karena flasher lampu darurat rusak, sekering putus, koneksi di sakelar lampu sein buruk, atau ada hubungan pendek di kabel eksternal. 

Jika flasher atau sekering yang rusak, cukup ganti. Namun, jika koneksinya yang longgar, Anda perlu memperbaiki koneksi tersebut.

3. Kedua Lampu Sein Tidak Berfungsi

Jika kedua lampu sein mati, biasanya penyebabnya adalah sekering yang putus atau flasher yang rusak. 

Masalah ini juga bisa disebabkan oleh soket yang berkarat atau bohlam yang rusak sehingga memerlukan perbaikan lebih kompleks. Untuk memperbaikinya, Anda bisa mengikuti panduan dari pabrikan mobil.

Baca Juga: 6 Tips Agar Berani Mengemudi di Jalan Raya

4. Lampu Sein Tidak Mati Setelah Digunakan

Penyebab lampu sein mobil tidak berkedip ini biasanya adalah mekanisme pembatalan di sakelar yang rusak atau cam pembatalan yang patah. Untuk memperbaikinya, ganti saklar atau cam, tergantung pada model mobil Anda.

5. Lampu Sein Berkedip Terlalu Cepat Atau Lambat

Perubahan kecepatan kedipan lampu sein sering kali terjadi jika Anda mengganti flasher atau bohlam dengan tipe yang salah. 

Selain itu, penyebab lainnya bisa berupa sambungan saklar yang longgar, masalah koneksi daya, atau grounding yang buruk pada lampu. 

Jika berkedip lebih cepat dari biasanya, periksa apakah alternator terlalu mengisi daya baterai. Jika lebih lambat, bisa jadi alternator kurang mengisi daya atau baterai lemah.

6. Indikator Dasbor Tidak Berkedip

Jika lampu indikator di dasbor menyala tetapi tidak berkedip, periksa bohlam sein dan flasher. Jika salah satu lampu tidak menyala, periksa bohlam dan soket untuk melihat apakah ada kerusakan atau korosi.

Baca Juga: 9 Tips Mengemudi di Jalan Tol agar Aman Selama Perjalanan

Cara Mengatasi Masalah Lampu Sein

Sejumlah penyebab sein mobil tidak berkedip dapat diperbaiki dengan cara sebagai berikut.

  • Periksa Kabel, cek rangkaian kabel yang terhubung dengan lampu sein untuk memastikan apakah ada kabel yang putus, terkelupas, atau masalah lainnya. Pastikan tidak ada kerusakan pada kabel, dan ganti jika diperlukan.
  • Periksa Flasher, pastikan flasher dalam keadaan baik dan terpasang dengan benar. Jika flasher rusak atau bermasalah, segera ganti dengan yang baru. Flasher yang rusak bisa menyebabkan lampu sein terus menyala tanpa bisa berkedip atau sulit dimatikan.
  • Periksa Bohlam, jika bohlam sudah redup, rusak, atau sudah digunakan terlalu lama, sebaiknya ganti dengan yang baru. Pastikan bohlam sesuai dengan flasher agar lampu dapat menyala normal dan mencegah kerusakan pada bohlam.
  • Periksa Sistem Kelistrikan, periksa daya aki mobil untuk memastikan tidak terlalu lemah atau terlalu besar. Pasokan daya yang tidak stabil dapat mempengaruhi kinerja lampu sein.
  • Periksa Tuas atau Tombol Lampu Sein, cek apakah tuas atau tombol lampu sein berfungsi dengan baik. Kadang-kadang, tuas atau tombol bisa tetap dalam posisi “on” meskipun sudah dimatikan.

Demikian pembahasan mengenai penyebab lampu sein tidak berkedip. Pada dasarnya, setiap komponen mobil penting untuk menjaga keamanan dan keselamatan selama berkendara.

Itulah mengapa jika terjadi kerusakan, termasuk pada lampu sein, Anda harus segera memperbaikinya. Datanglah ke bengkel terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat.



6 Rekomendasi Mobil Paling Nyaman untuk Perjalanan Jauh

Bagi Anda yang gemar travelling atau sering mudik, maka memiliki mobil paling nyaman untuk perjalanan jauh bisa menjadi kebutuhan penting. 

Biasanya, perjalanan jarak jauh memakan waktu lebih lama. Sehingga idealnya perlu kendaraan dengan performa prima dan tangguh supaya pengalaman berkendara lebih menyenangkan.

Selain itu, Anda sebaiknya juga memperhatikan kapasitas dan konsumsi bahan bakar mobil. Mari simak rekomendasi mobil yang sesuai untuk berkendara jauh.

Mobil Paling Nyaman untuk Perjalanan Jauh

Perjalanan mobil yang berlangsung lama sering kali menyebabkan pegal dan tidak nyaman. Terlebih lagi, jika mobil mengalami masalah yang membuat perjalanan tidak lancar.

Anda bisa mempertimbangkan beberapa mobil berikut untuk mendapatkan pengalaman berkendara jarak jauh yang nyaman:

1. Toyota Fortuner

Toyota Fortuner merupakan mobil tipe SUV pabrikan Jepang. Mobil ini diklaim memiliki kaki-kaki dan rangka yang kuat, sehingga handal melibas medan offroad yang penuh tantangan.

Mesin dari Fortuner juga terkenal mampu menghasilkan tenaga dan torsi yang besar. Toyota menyematkan mesin berkapasitas mulai dari 2.4 L 4 silinder segaris. Mesin ini mampu menghasilkan daya hingga 149,6 ps dan torsi puncak sebesar 40,8 kgm.

Mesin yang responsif dipadukan dengan desain eksterior yang gagah menjadikan  SUV ini layak menjadi rekomendasi mobil nyaman untuk jarak jauh.

Terlebih lagi, Toyota Fortuner juga memiliki kabin luas serta sistem keamanan yang lengkap. 

Tersedia juga berbagai fitur menarik untuk menunjang kenyamanan berkendara pengemudi dan penumpang, seperti wireless charger, AC digital, dan kamera 360.

2. Mitsubishi New Pajero Sport

Mitsubishi New Pajero Sport masuk segmen SUV 2.500 cc. Berbekal tenaga dan torsi mesin yang besar, mobil ini sangat cocok untuk perjalanan jauh. Mesin Pajero Sport mampu menghasilkan tenaga hingga 181 ps pada putaran 3.500 rpm.

Mobil dengan kapasitas 7 orang ini juga memiliki penampilan yang gagah. Mulai dari body besar yang terkesan sporty, hingga kaki-kaki yang kuat. 

Pajero Sport juga memiliki ground clearance yang tinggi sehingga mampu melalui medan tidak rata seperti jalan berlubang atau berbatu tanpa mengorbankan kenyamanan.

Bahkan, tersedia fitur Off Road Mode yang dapat mengoptimalkan performa kendaraan menyesuaikan kondisi jalan.

Bukan itu saja, Mitsubishi menyematkan fitur keselamatan yang lengkap pada SUV premium ini. Di antaranya yaitu, Blind Spot Warning, Hill Start Assist, Anti Lock Braking System, dan Child Safety Lock.

Selain memiliki kabin dan bagasi lega, Pajero Sport juga dilengkapi berbagai fitur canggih yang menjadikannya mobil yang nyaman untuk perjalanan jauh.

Baca Juga: 5 Keunggulan Mitsubishi All New Triton, Wajib Beli?

3. Honda CR-V

Segmen SUV memang kerap menjadi pilihan mobil paling nyaman untuk perjalanan jauh.

Kali ini ada SUV tangguh produksi Honda, yaitu CR-V. Mobil dengan kapasitas hingga 7 orang penumpang ini hadir dengan tampilan yang gagah dan menawarkan kenyamanan optimal.

Honda CR-V mampu menghasilkan tenaga hingga 190 PS dan torsi puncak 240 Nm.

Bagian kabin terkesan sporty dengan warna dominan gelap. Tidak hanya bagian kabin yang luas, bagasi mobil ini juga lega. Sehingga mencukupi untuk menyimpan berbagai barang bawaan.

Honda juga membeli mobil ini dengan beragam fitur canggih, seperti collision mitigation brake system, lane keeping assist system, dan adaptive cruise control.

Selain sebagai fitur keselamatan, fitur berteknologi canggih juga ditambahkan untuk meningkatkan kenyamanan berkendara. Salah satunya yaitu adaptive driving beam yang berfungsi mengatur intensitas dan distribusi cahaya secara otomatis.

Kemudian, ada juga head unit touch screen 9 inci, audio steering switch, dan A/V system untuk menunjang kenyamanan selama perjalanan.

4. All New Nissan Livina

Nissan juga punya andalan mobil nyaman untuk perjalanan jauh, yakni All New Nissan Livina. 

Mobil ini sekilas tampak serupa dengan Mitsubishi Xpander. Namun, eksterior All New Nissan Livina memiliki desain yang lebih elegan dengan lekuk garis halus dan grille berbentuk V-motion.

Mobil produksi Nissan ini punya ground clearance yang tinggi dan performa tangguh. Nissan Livina menggunakan mesin 1.499 cc yang dapat menghasilkan tenaga 104 dk dan torsi puncak 141 Nm.

Nissan juga menyematkan berbagai fitur yang memungkinkan pengguna dapat bermanuver secara leluasa, seperti Traction Control System, Hill Start Assist, dan Vehicle Dynamic Control.

Kabin Nissan Livina terkesan lega dan sangat nyaman bagi penumpang. 

Selain itu, terdapat beragam fitur menarik yang dapat membuat perjalanan makin menyenangkan. Beberapa di antaranya yaitu smartphone connectivity, head unit touchscreen, dan multimedia control switches.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Mobil Keluarga Honda Ternyaman dan Kabin Luas

5. Mercedes Benz V Class

Bagi penyuka mobil pabrikan Eropa, Mercedes Benz V Class bisa jadi pilihan mobil nyaman jarak jauh yang ideal. 

Mobil dengan kapasitas hingga 7 orang ini cocok dijadikan sebagai kendaraan keluarga karena memiliki kabin yang lega. Van buatan Jerman ini juga menampilkan performa gahar. 

Mesin 1.991 cc 4 silinder milik Mercedes Benz V Class mampu menghasilkan daya maksimum 221 hp dan torsi 350 Nm.

Mercedes juga menyematkan berbagai fitur dan teknologi canggih untuk van mewah ini. Mulai dari pengaturan kursi secara elektrik, pijat pada jok, hingga fungsi pemanas dan pendingin.

Fitur audio pada Mercedes Benz V Class juga first class. Penumpang bahkan bisa menyulap kabin menjadi ruang konser dengan Burmester Surround Sound System.

Menawarkan perjalanan nyaman dan kental nuansa mewah, wajar jika harga mobil ini terbilang fantastis. Bahkan untuk bekas harganya sekitar Rp1,7 miliar.

6. Mazda CX-5

Mazda CX-5 yang dikenal sebagai pesaing Honda CR-V juga patut masuk rekomendasi mobil paling nyaman untuk perjalanan jauh.

SUV premium ini memberikan kesan pertama sebagai kendaraan mewah dan modern. Mobil ini juga terbilang powerful dengan mesin berkapasitas 2.488 cc. Mazda CX-5 mampu menghasilkan daya 188 hp dan torsi maksimal 252 Nm.

Bagian interior mobil menggunakan desain yang elegan dengan warna yang dominan gelap. Menariknya, ada banyak fitur canggih yang memanjakan pengguna. Seperti electric seat with memory function yang memudahkan pengaturan jok.

Fitur andalan Mazda selanjutnya yaitu Mazda Radar Cruise Control yang membuat mobil mampu mengukur kecepatan dan jarak relatif dengan kendaraan lain yang ada di depan. Fitur ini juga dapat mengontrol kecepatan mobil secara otomatis.

Baca Juga: Harga Mobil Rush Bekas Dibawah 100 Juta, Pilihan Ekonomis!

Tempat Beli Mobil Murah dan Berkualitas

Cari pilihan kendaraan yang lebih hemat? Maka, Anda bisa mengecek pilihan unit ready dari platform jual beli mobil bekas terpercaya.

CarsGallery punya banyak pilihan mobil bekas berkualitas. Selain menawarkan harga yang lebih miring, mobil bekas dari CarsGallery juga sudah memiliki garansi dan sertifikasi. Langsung saja buka CarsGallery untuk menemukan mobil bekas terbaik.

FAQ

Apakah mobil tua masih bagus untuk perjalanan jauh?

Performa mobil tua sangat tergantung pada perawatannya. Mobil tua yang terawat dengan baik bisa Anda gunakan untuk perjalanan jauh dengan lancar.

Apa saja kriteria mobil yang bagus untuk berkendara jarak jauh?

Mobil untuk berkendara jauh bagusnya irit bahan bakar, memiliki kabin dan bagasi lega serta kapasitas penumpang yang mencukupi.

Tipe mobil apa saja yang cocok untuk berkendara jarak jauh?

Mobil paling nyaman untuk perjalanan jauh biasanya dari tipe SUV, van, dan adventure. 



Segini Biaya Ganti Kampas Rem Mobil, Ternyata Nggak Mahal!

Perawatan mobil kesayangan bukan sekedar mencuci dan ganti oli, beberapa komponen juga butuh penggantian seperti kampas rem. Biaya ganti kampas rem mobil berbeda-beda tergantung dengan jenis mobil dan pemakaian. 

Waktu penggantian kampas rem juga harus tepat karena berpengaruh pada keselamatan Anda saat berkendara. Jadi, pastikan Anda tahu estimasi biaya, waktu, dan ciri untuk menggantinya ini. 

Estimasi Biaya Ganti Kampas Rem Mobil 

Kampas rem merupakan salah satu komponen yang mudah aus karena penggunaan. Oleh karena itu, demi performanya tetap baik Anda harus rutin menggantinya. 

Estimasi biaya yang harus Anda keluarkan biasanya tergantung dengan merek mobil. Beberapa bengkel mobil bisa memasang tarif komponennya saja mulai dari Rp200.000 sampai dengan Rp400.000. 

Biaya ini belum termasuk dengan biaya jasa pemasangan sekitar Rp100.000 sampai dengan Rp150.000. Berikut ini estimasi harga ganti kampas kopling mobil berbagai merek mobil:

1. Avanza, Xenia, Terios

Mobil jenis MPV seperti Avanza, Xenia dan Terios membutuhkan biaya kampas rem mobil sekitar Rp1.000.000 untuk produk ori. Jika ingin lebih murah Anda bisa memilih kampas rem aftermarket yang biasanya Rp150.000 – Rp250.000. 

2. Xpander, Ertiga, Innova 

Kampas rem untuk mobil MPV lain seperti Xpander, Ertiga, Innova keluaran terbaru untuk versi ori adalah Rp450.000. Anda bisa mendapat harga yang lebih miring untuk produk aftermarket di angka sama yaitu Rp150.000-250.000. 

Baca juga: Berapa Biaya Turun Mesin Akibat Overheat? Ini Estimasinya!

3. CR-V, X-Trail, Pajero

Biaya ganti kampas rem mobil berbeda lagi untuk mobil kelas premium SUV seperti CR-V, X-Trail, dan Pajero. 

Mobil seperti ini biasanya memiliki harga kampas rem sekitar Rp1.700.000 untuk versi ori. 

Harga produk aftermarket kampas rem tentu jauh lebih murah yaitu mulai dari Rp600.000. 

4. Alphard, Serena, Gran Max

Biaya ganti kampas rem belakang mobil minivan juga berbeda. Anda perlu mempersiapkan budget sekitar Rp1.400.000 untuk menggantinya. Khusus produk aftermarketnya Anda bisa mendapatkan harga kisaran Rp780.000. 

Kapan Waktu Terbaik Mengganti Kampas Rem Mobil 

Semakin mahal mobil Anda maka biaya penggantian kampas rem juga akan mengikuti. Namun, tidak mempengaruhi waktu untuk menggantinya. 

Banyak orang yang bertanya soal ganti kampas rem mobil berapa km. Kebanyakan produsen mobil akan memberikan saran penggantian di angka 40.000-80.000 km. Jika penggunaan kendaraan normal penggantiannya memakan waktu 2-3 tahun. 

Hanya saja, Anda tetap harus memastikan kondisi kampas rem dengan tepat. Apalagi jika Anda menggunakan kendaraan terlalu sering karena untuk urusan pekerjaan dan lainnya. 

Ada baiknya jika Anda mengetahui ciri-ciri kampas rem yang sudah aus. 

Baca juga: Butuh Service Speedometer Mobil? Kenali Biaya & Gejalanya

Ciri Kampas Rem Mobil Perlu Diganti 

Cara paling mudah menentukan kapan waktu untuk mengganti kampas rem adalah melalui ciri-cirinya. Anda pasti akan mudah mengetahuinya dari suara sampai kondisi pengereman yang tidak normal. 

Berikut ini beberapa ciri penting yang perlu diperhatikan:

1. Muncul Suara Berdecit saat Mengerem 

Saat kampas rem sudah tipis atau aus maka akan muncul suara berdecit pada saat Anda mengerem. Hal ini disebabkan permukaan kampas rem yang sudah tidak merata dan tidak mampu mencengkeram piringan cakram ban dengan sempurna. 

Suara ini tentunya akan sangat mengganggu ketika Anda mengerem. Lebih berbahaya lagi ketika hujan karena dapat mengakibatkan mobil tergelincir karena pengereman yang gagal. 

Baca juga: Aki Mobil Tekor? Ini Cara Atasinya

2. Muncul Getaran pada Pedal Rem saat Diinjak 

Ciri selanjutnya adalah munculnya getaran ketika Anda menginjak rem di posisi normal. Getaran akan terasa lebih kencang dibandingkan saat sistem ABS bekerja. 

Penyebab munculnya getaran adalah karena permukaan kampas rem yang tidak rata lagi. Anda hanya bisa ganti kampas rem mobil terdekat untuk mengembalikannya menjadi normal. 

3. Pijakan Pedal Rem Menjadi Terlalu Dalam 

Meskipun sudah diatur agar nyaman tetapi injakan pedal rem akan tetap terasa dalam ketika kampas rem sudah aus. Hal ini akan membuat piston brake yang menekan ke kampas rem bekerja keras menciptakan tekanan. 

Pijakan rem yang terlalu dalam tentunya juga akan membuat aktivitas berkendara Anda tidak nyaman. Seringkali terlambat menciptakan gerakan berhenti bisa mengakibatkan kecelakaan. 

4. Volume Minyak Rem Cepat Berkurang 

Anda mungkin baru saja mengganti minyak rem dengan yang baru tetapi cepat habis. Permasalahannya bukan karena kebocoran melainkan kampas rem yang sudah terlalu tipis. 

Ketika pengereman berlangsung, minyak rem yang seharusnya berada di tabung justru turun ke dalam selang karena tipisnya kampas rem. Jika hal ini terus berlanjut maka minyak rem akan semakin boros. 

Mengingat penggantian kampas rem hanya 2-3 tahun sekali maka biaya ganti kampas rem mobil tidak terlalu mahal. Kenaikan biaya jasa penggantian pun tidak terlalu tinggi sehingga Anda bisa mempersiapkan biayanya jauh-jauh hari. 

Sebagai tips perawatan kampas rem mobil, sebaiknya Anda rutin memeriksanya saat servis. Selain itu, pakai rem dengan bijak dengan tidak berlebihan sering mengerem jarak pendek.



13 Mobil yang Cocok untuk Daerah Pegunungan, Lebih Aman!

Tidak sulit sebenarnya untuk memilih mobil yang cocok untuk daerah pegunungan. Bagi Anda yang tinggal di dataran tinggi atau sengaja ingin berkunjung ke daerah pegunungan, tentu sangat bisa membawa mobil pribadi.

Mobil zaman sekarang sudah sangat canggih dan memiliki banyak fitur pendukung yang memungkinkan mobil dikendarai di dataran tinggi. Berbeda dengan mobil zaman dahulu yang sulit naik di tanjakan.

Biasanya mobil yang cocok untuk dipakai di daerah pegunungan memiliki kemampuan handling yang baik. Selain itu, bagian suspensinya berkualitas karena harus melewati jalan yang tidak rata.

Mobil yang Cocok untuk Daerah Pegunungan

Selain itu, mobil yang bisa digunakan di pegunungan adalah mobil dengan ground clearance tinggi, sistem penggerak 4×4 handal, dan memiliki mesin bertenaga. Berikut ini beberapa rekomendasinya untuk Anda.

1. Toyota Avanza

Semua varian Toyota Avanza dapat Anda gunakan di pegunungan. Alasannya karena mobil ini memiliki fitur pengereman dengan sistem ABS atau Anti Lock Braking System.

Adanya teknologi ABS ini membuat mobil bisa melakukan pengereman dengan sangat baik sehingga dapat meminimalisir kecelakaan. Selain itu, pada mobil ini juga terdapat sistem drum pada bagian rem belakang.

Salah satu varian mobil Toyota Avanza yang paling direkomendasikan adalah Toyota Avanza Veloz. Mobil ini memiliki teknologi macpherson struth with coil spring pada bagian suspensinya.

Beberapa varian mobil Toyota Avanza mungkin kurang pas jika harus melewati jalan yang bergelombang. Sebelum membeli, alangkah lebih baik jika Anda berkonsultasi dengan sales terlebih dahulu.

2. Suzuki Jimny

Daftar mobil yang cocok untuk daerah pegunungan selanjutnya adalah Suzuki Jimny. Mobil yang satu ini mempunyai kemampuan off road yang sangat baik berbekal adanya sistem penggerak 4×4.

Pada mobil Suzuki Jimny terdapat fitur Scratch-Resistant Bumper With Wheel Arch Extention yang melindungi bodi mobil dari serpihan batu. Sebagaimana yang kita ketahui, di daerah pegunungan terdapat cukup banyak bebatuan.

Tidak sekedar itu saja, pada mobil juga terdapat fitur Three Angles. Mengendarai mobil di bukit atau gunung tidak lagi menjadi masalah karena tidak akan merusak bumper.

Baca juga: 10 Daftar Mobil Bekas 30 Jutaan yang Bagus

3. Mitsubishi Pajero Sport

Jika Anda mencermati dengan teliti, di wisata pegunungan banyak sekali orang yang membawa mobil Pajero. Ternyata hal ini bukan tanpa alasan, sebab, mobil ini merupakan salah satu mobil yang kuat di pegunungan.

Mobil Mitsubishi Pajero Sport telah mendukung fitur keamanan seperti Hill Start Assist, Hill Descent Control, dan Trailer Stability Assist. Anda bisa berkendara dengan aman di mana saja, termasuk itu di pegunungan.

Selain itu, mobil Pajero juga dilengkapi dengan fitur penerangan yang cukup lengkap. Fitur penerangan ini sangat berguna digunakan berkendara malam hari di pegunungan.

4. Toyota Land Cruiser

Selain Toyota Avanza, mobil Toyota yang cocok di pegunungan lainnya adalah Toyota Land Cruiser. Mobil satu ini memiliki bodi yang sangat kuat dan suspensinya memang dirancang khusus untuk melewati medan yang tidak rata.

Bahkan mobil ini terkenal sebagai salah satu mobil offroad terbaik di dunia. Tentu saja tidak akan kesulitan bila harus melewati jalan-jalan di pegunungan atau dataran tinggi.

Tidak hanya itu saja, mobil Toyota Land Cruiser juga memiliki mesin bertenaga dengan dukungan V6 Diesel. Kapasitas mesinnya mencapai 3,3 liter.

5. Isuzu MU-X

Rekomendasi mobil yang cocok untuk daerah pegunungan lainnya adalah Isuzu MU-X. Mobil yang satu ini memiliki ground clearance mencapai 23 cm.

Baik supir maupun penumpang pasti tetap merasa nyaman meskipun mobil harus melewati jalan tidak rata. Berkendara Isuzu MU-X bisa membuat Anda berkendara dengan aman dan nyaman.

Kendaraan ini juga dilengkapi dengan sistem penggerak dengan rasio rasio 2H, 4H, dan 4L. Sistem penggerak ini membuat mobil bisa melewati tanjakan.

Baca juga: 8 Pilihan Tepat Mobil Pick Up Bekas Harga 30 Jutaan 

6. Nissan X-Trail

Mobil Nissan X-Trail ini juga bisa menjadi pilihan tepat bagi Anda yang ingin berkendara di daerah pegunungan. Ground clearancenya mencapai 21 cm sehingga tidak akan merusak mobil walau Anda kendarai di jalan berbatu.

Selain itu, jok belakangnya juga memiliki teknologi Spinal Support untuk menopang tulang belakang. Anda pun dapat berkendara dengan sangat nyaman dalam waktu yang lama.

Sebagaimana yang kita ketahui, perjalanan ke pegunungan pasti membutuhkan waktu yang lama.

7. Honda CR-V 2.4

Honda CR-V 2.4 merupakan salah satu mobil yang cocok untuk daerah pegunungan. Mobil ini mampu melewati berbagai medan dengan lancar termasuk di jalan berlubang dan jalan yang tidak rata.

Selain itu, mobil Honda CR-V 2.4 sangat bisa Anda gunakan di tanjakan tanpa hambatan. Sebab, pada mobil ini terdapat fitur kontrol kestabilan dan hill start assist yang dapat mencegah mobil bergerak mundur saat terjebak di tanjakan.

Tidak sekedar itu saja, mobil ini juga sangat bertenaga. Mobil ini mampu menghasilkan tenaga hingga 190 Ps.

8. Ford Ranger Raptor

Ford Ranger Raptor memang dirancang khusus sebagai mobil untuk pemakaian jalan tidak rata seperti di pegunungan. Bahkan mobil ini dapat Anda gunakan di medan yang sangat ekstrim.

Ground clearance mobil ini cukup tinggi sehingga memungkinkan melewati berbagai kontur jalan dengan sangat mudah. Tidak cukup itu saja, mobil ini juga memiliki berbagai fitur keamanan dan keselamatan.

Mesinnya juga sangat powerfull. Mobil Ford Ranger Raptor menggunakan mesin Diesel (I4) dengan Bi-Turbo berkapasitas 1.996 cc. Tentu saja dengan mesin seperti ini mobil sangat kuat Anda pakai berjam-jam jalan di pegunungan.

Baca juga: Mobil Drift Jepang Paling Legendaris Sepanjang Masa

9. Toyota Fortuner Tipe G Diesel VNT TRD

Rekomendasi mobil yang cocok untuk daerah pegunungan selanjutnya adalah Toyota Fortuner Tipe G Diesel VNT TRD. Sebaiknya pilih yang mesin diesel karena lebih bertenaga sehingga cocok Anda gunakan di pegunungan.

Mobil Toyota yang satu ini tidak hanya memiliki performa yang tangguh, tetapi tampilannya juga stylish. Siapapun bisa membawa mobil ini ke gunung, bisa perempuan tidak harus laki-laki.

Selain itu, mobil ini hadir dengan mesin 1GD-FTV 2.755 cc VNT turbo intercooler yang menghasilkan tenaga dan torsi dan powerfull. 

Banyak pengguna yang merekomendasikan mobil Toyota Fortuner Tipe G Diesel VNT TRD untuk berpetualang.

10. Daihatsu Rocky

Daihatsu Rocky juga merupakan salah satu mobil yang cocok untuk daerah pegunungan. Mobil Daihatsu Rocky memiliki banyak sekali fitur keamanan dan keselamatan sehingga Anda bisa nyaman berkendara di pegunungan.

Adapun fitur-fitur tersebut yaitu ABS, EBD, SRS Airbag, VSC, Advance Smart Assist, dan HSA. Adanya bantuan fitur-fitur tersebut juga dapat meminimalisir resiko kecelakaan.

Selain itu, mobil Daihatsu ini secara performa cukup bertenaga. Daihatsu Rocky 2 mesin yang masing-masing berkapasitas 1.000 cc dan 1.200 cc. Selain itu, mobil ini menggunakan transmisi otomatis DCVT.

Transmisi ini membuat Anda bisa berkendara dengan nyaman tanpa harus menghabiskan bahan bakar. Kalau Anda pergi ke gunung pasti sangat membutuhkan mobil yang hemat bahan bakar.

11. Daihatsu Luxio

Bagi Anda yang sering berwisata di daerah pegunungan bisa menggunakan mobil Daihatsu Luxio. Terutama yang sudah memiliki jalan bagus, maka mobil ini aman-aman saja untuk digunakan.

Namun, jika jalannya masih kurang bagus maka mobil ini sebaiknya tidak Anda pakai. Sebab, Daihatsu Luxio bukan termasuk mobil offroad seperti mobil-mobil sebelumnya.

Meski begitu, di sisi lain Daihatsu Luxio memiliki banyak sekali keunggulan. Ada banyak sekali fitur keamanan yang bisa Anda manfaatkan seperti sensor parkir, lampu LED High Mount Stop Lamp (HMSL), dan sabuk pengaman tiga titik.

12. Daihatsu Terios

Mobil Daihatsu Terios bisa Anda gunakan di berbagai kondisi, situasi, dan jalan termasuk di daerah pegunungan. Anda pasti sering melihat mobil ini ada yang membawanya ke tempat-tempat wisata.

Daihatsu Terios memiliki kemampuan bermanuver di ruang terbatas dan mampu melewati berbagai medan. Kondisi kabinnya yang cukup luas mampu memberikan kenyamanan selama berkendara.

Selain itu, mobil ini juga memiliki mesin bertenaga dan bahan bakar yang ekonomis. Mobil bisa dengan sangat mudah melewati tanjakan tanpa mengurangi kenyamanan berkendara.

13. Jeep Wrangler

Jeep Wrangler memang terkenal sebagai mobil offroad yang mampu menerjang berbagai macam medan dengan tingkat jelajah yang sangat luar biasa. Mobil satu ini memiliki desain yang kokoh cocok untuk Anda gunakan di pegunungan.

Mobil Jeep Wrangler memiliki suspensi yang memang dirancang khusus untuk memberikan kestabilan ketika melalui tanjakan curam dan jalan berbatu. Tidak sekedar itu saja, mobil ini juga memiliki sistem penggerak empat roda.

Fitur tersebut dapat Anda aktifkan secara manual manual. Selain itu, masih banyak fitur-fitur lainnya seperti mode khusus berkendara dan pelindung bawah mesin.

Itulah dia rekomendasi mobil yang cocok untuk daerah pegunungan. Selain kesebelas mobil tersebut tentu saja masih banyak pilihan lainnya dan untuk mendapatkannya Anda bisa membeli di CarsGallery.

CarsGallery, Marketplace Mobil Bekas Berkualitas

CarsGallery menyediakan berbagai pilihan mobil bekas yang tentunya hadir dengan harga terjangkau. Jangan salah, meskipun harganya sangat murah tidak berarti kualitasnya murahan.

Semua mobil yang ada di CarsGallery kualitasnya sangat bagus dan sudah terjamin. Sebab, sebelumnya sudah melewati proses inspeksi terlebih dahulu untuk memastikan kualitasnya.

Tidak sekedar itu saja, setiap mobil juga ada garansinya. Bahkan Anda bisa mendapatkan service gratis selama 1 tahun sejak tanggal pembelian. Alhasil, mobil pun menjadi tidak mudah rusak.

Selain mobil untuk di pegunungan, mobil-mobil lainnya juga tersedia di CarsGallery. Lebih jelasnya, langsung saja hubungi tim CarsGallery baik melalui chat atau telepon.

FAQ

Apakah mobil kecil cocok digunakan di daerah pegunungan?

Alangkah lebih baik menggunakan mobil dengan body besar karena lebih kuat naik di tanjakan.

Apakah mobil 1000 cc masih kuat naik di tanjakan?

Ya, mobil 1000 cc sebenarnya masih kuat naik di tanjakan seperti gunung. Hanya saja membutuhkan sedikit keahlian untuk mengendarainya.

Apakah mobil LCGC kuat di tanjakan?

Walaupun harganya tergolong murah, mobil LCGC keluaran zaman sekarang nyatanya masih kuat untuk Anda gunakan di jalan menanjak seperti di pegunungan.



Inilah Daftar Generasi CRV di Indonesia dari Tahun ke Tahun 

Generasi CRV selalu berhasil menarik perhatian khususnya para pecinta otomotif. Hal ini tidak terlepas dari reputasi Honda yang selama ini tergolong sangat baik dalam memproduksi mobil SUV.

SUV atau Sport Utility Vehicle adalah jenis mobil yang menggabungkan antara sedan, pick up, dan jip. Dengan gabungan tersebut, jenis mobil ini tidak hanya cocok Anda gunakan untuk berkendara di jalur perkotaan saja. 

Akan tetapi, mobil SUV juga bisa menempuh jalur atau medan yang terbilang berat seperti jalan bebatuan atau off-road. Lantas, apa saja generasi CRV yang laris di pasar Indonesia itu? 

Generasi CRV di Indonesia dari Tahun ke Tahun 

Honda secara resmi memperkenalkan seri mobil CRV sejak tahun 1996 silam. Dibuat di Jepang, sejak perilisannya mobil ini menawarkan banyak kelebihan dan fitur yang membuatnya sangat menarik untuk Anda miliki. 

Berikut adalah daftar generasi CRV dari tahun ke tahun:

1. Generasi Pertama (2000) 

Honda menciptakan CRV generasi pertama mulai dari tahun 1996 sampai dengan 2001. Generasi mobil ini kemudian secara resmi masuk ke Indonesia pada tahun 2000 dan bisa Anda kenal juga dengan generasi RD1. 

Mobil CRV ini melalui proses perakitan secara lokal di Jakarta Utara, tepatnya pabrik Honda Prospect Motor. Meski hanya bertahan dalam waktu yang sebentar, tapi mobil ini berkesan karena sudah menawarkan spesifikasi yang menarik. 

Pertama, model eksterior mobil ini sewarna dengan bodynya. Desainnya masih kotak, tetapi tidak ada kesan kaku dan justru terlihat lembut berkat desain sudutnya yang tidak lancip. 

Kedua, ciri khas dari mobil ini adalah adanya ban serep yang bisa Anda temukan di bagian belakang mobil. Selain itu, ada juga lampu tambahan pada bagian bumper. Generasi pertama CRV memiliki konfigurasi 7 kursi penumpang. 

Ketiga, dari segi interior mobil ini tetap mengusung desain retro. Anda bisa menemukan tuas otomatis yang lokasinya di belakang kemudi. Untuk mesinnya, mobil ini sudah memiliki mesin 2.0 L DOHC i-VTEC. 

Terdapat 2 (dua) jenis pilihan transmisi yang bisa Anda dapatkan, yaitu transmisi manual dengan 5 percepatan dan transmisi otomatis dengan 4 percepatan. Meski generasi paling awal, tapi sistem keamanan mobil ini pun sudah baik. 

Hal ini terbukti dengan adanya SRS Airbags ganda dan sistem pengereman ABS. 

2. Generasi Kedua (2002) 

Generasi CRV selanjutnya adalah kedua yang merupakan penerus dari RD1. Dengan kode RD4, Honda meluncurkan generasi penerus CRV pada Mei 2002. 

Sama dengan generasi sebelumnya, proses perakitan mobil ini mengambil tempat di Honda Prospect Motor, Jakarta Utara. Hanya saja kemudian di tahun 2003, generasi kedua CRV pindah tempat produksi, menjadi di Honda Prospect Motor, Karawang.

Generasi kedua CRV bisa dibilang berada di pasar Indonesia cukup lama karena masih ada sampai tahun 2007. Dari segi eksterior, mobil ini cukup sama dengan generasi pertama, hanya saja sentuhan desainnya lebih soft. 

Selain itu, tetap terdapat ban serep di bagian belakang, over fonder, side body moulding, roof rail, serta desain lampu yang modelnya vertikal. Hanya saja, terdapat pembaruan yaitu adanya grill, lampu, dan bumper. 

Generasi RD4 hadir dengan 2 (dua) pilihan kapasitas mesin 2.000 cc (K20A) dan 2.400 cc (K25A1). Kapasitas penyimpanan mobil ini mencapai 527 liter dan merupakan yang terbesar untuk mobil sekelasnya. 

3. Generasi Ketiga (2007) 

CRV gen 3 hadir dengan berbagai perubahan berarti yang membuat SUV ini semakin modern dan berkelas. Perubahan yang mencolok adalah dari segi desain eksterior yang sudah tidak lagi memiliki kesan kotak. 

Bentuk mobil ini mirip seperti kura-kura sehingga memiliki sebutan CRV kura-kura. Selain itu, Anda juga tidak akan menemukan lagi ban serep yang ada di bagian belakang mobil seperti generasi sebelumnya. 

Seri mobil ini pun memiliki kapasitas bagasi yang jauh lebih besar, mencapai 1648 liter. Dari segi interior, Honda menghadirkan head unit yang berupa monitor dengan ukuran yang besar. 

Kendali temperatur pada kabin pun digital sehingga menghadirkan kesan yang lebih  modern dan mewah. Honda menghadirkan dua pilihan mesin pada generasi 3 CRV, yaitu 2.0 L dan 2.4 L. 

Pada varian mesin 2.0 L, Anda bisa memilih transmisi otomatis 5 percepatan atau transmisi manual 6 percepatan. Sementara itu, untuk mesin 2.4 L, hanya tersedia pilihan transmisi otomatis. 

Dengan perubahan yang mereka usung, tidak heran jika gen 3 adalah salah satu generasi CRV terbaik hingga saat ini. Angka penjualan mereka juga menjadi salah satu yang paling laris. 

Baca Juga: Perbedaan Honda HRV dengan BRV, Lebih Bagus Mana?

4. Generasi Keempat (2015) 

CRV gen 4 terlebih dahulu hadir di pasar Amerika di tahun 2011. Kemudian Honda secara resmi merilis mobil ini di Indonesia pada tahun 2012. Sebagai penerus gen 3, mobil seri ini hadir dengan penyempurnaan fitur yang lebih modern. 

Beberapa fitur yang kini hadir adalah Shift Hold Control, Drive by wire, Grade logic control, Cruise control, hingga Paddle shift. Honda pun menyematkan beberapa fitur keamanan yang jauh lebih modern di mobil ini. 

Fitur keamanan tersebut adalah Eco assist, One push ignition, Smart key, hingga ECON mode. Bahkan berkat fitur keamanan ini, Honda CRV generasi 4 berhasil mendapatkan 5 bintang tertinggi dari Euro NCAP.

Bintang ini menjadi bukti lulusnya Honda CRV gen 4 pada uji tingkat keamanan dan keselamatan mobil. Sementara itu, dari segi mesin, generasi ini memiliki dua pilihan 2.0 L (R20A) dan 2.4 L (K24Z). 

5. Generasi Kelima (2017) 

Kehadiran CRV gen 5 membawa perubahan dari segi mesin dan desain eksterior. Desain mobil ini kembali pada khas CRV dengan garis yang semakin lurus dan terlihat bersudut. Hanya saja, gayanya terlihat lebih modern dan mewah. 

Selain itu, pada bagian depan terdapat hiasan grill depan berbentuk batang krom dengan aksen cantik dan integrasi dengan lampu LED. Unsur krom pun nantinya bisa Anda temukan di bagian body lain yang membuat mobil tampak lebih mewah. 

Sementara itu, jika Anda lihat pada bagian interiornya, Honda menyematkan desain yang jauh lebih futuristik dan mengutamakan kenyamanan. Anda bisa menemukan sistem infotainment dengan ukuran 9 inch yang terletak di atas panel AC. 

Kemudian untuk selector transmisi berada di tengah-tengah dan terintegrasi langsung dengan dashboard. Bagian kemudi setir hadir dengan sentuhan kulit yang menciptakan kesan mewah. 

Poin menarik lainnya pada generasi kelima CRV adalah kehadiran Sunroof moonroof. Terdapat 3 (tiga) varian mesin yang bisa Anda pilih, yaitu 1.5 Liter Turbo, 2.0 Liter, dan 1.5 Liter Turbo Prestige. 

Mesin Turbo memang memiliki mesin yang lebih kecil, tapi justru mampu menghasilkan tenaga yang lebih besar, mencapai 190 PS @ 5.600 rpm. Sistem keamanan di mobil ini pun lengkap dengan adanya ABS, EBD, BA, dan 6 titik airbag.

6. Generasi Keenam (2022) 

Generasi CRV terakhir adalah generasi keenam yang terlebih dahulu rilis di Amerika Serikat Juli 2022. Kemudian secara resmi masuk ke Indonesia pada Agustus 2023. 

Generasi keenam CRV untuk pasar Indonesia melalui proses impor utuh yang berasal dari Thailand. Mobil ini hadir dalam dua pilihan mesin yaitu 1.5 L Turbo dan 2.0 L RS e-HEV Hibrida. 

Dimensi kedua mobil ini lebih besar daripada generasi 5, yaitu lebih lebar 0.4 inch dan lebih panjang 2.7 inch. Selain itu, CRV generasi keenam memiliki Panoramic sunroof, Wireless charger, lampu sein LED Sequential, dan head unit 9 inch.

Pembaruan lain yang semakin membuat pengalaman berkendara di mobil CRV gen 6 lebih mudah dan nyaman adalah hadirnya Honda Connect dan Honda Sensing. Honda Connect menghubungkan aplikasi smartphone dengan mobil lebih mudah. 

Sementara itu, Honda sensing mendukung keselamatan dan keamanan berkendara lewat berbagai fitur canggih yang ada di dalamnya. CRV 1.5 Turbo menggunakan mesin 1.498 cc DOHC VTEC Turbo 4 silinder. 

Kemudian untuk Honda CRV Hybrid menggunakan mesin 1.993 cc i-VTEC 4 silinder. Konfigurasi kursi CRV 1.5 Turbo adalah untuk 7 penumpang. Sementara itu, untuk CRV 2.0 Hybrid menggunakan konfigurasi 5 kursi penumpang. 

Baca Juga: 5 Rekomendasi Mobil Keluarga Honda Ternyaman dan Kabin Luas

Kelebihan Honda CRV 

Setiap generasi CRV menawarkan daya tarik yang membuatnya memiliki banyak peminat di Indonesia. Tipe mobil ini pun menawarkan beberapa kelebihan yang membuatnya unggul dari para pesaingnya, seperti:

1. Konsumsi Bahan Bakar yang Hemat 

Seluruh generasi CRV menawarkan kendaraan dengan konsumsi bahan bakar yang efisien dan hemat. Bahkan untuk CRV Hybrid konsumsi bahan bakarnya adalah sekitar 25,6 km/liter. 

2. Mesin Berperforma Tangguh 

Sebagai sebuah SUV, CRV memiliki mesin dengan tenaga yang mumpuni. Seperti contohnya Honda CRV 1.5 Prestige Turbo dengan mesin 4 silinder DOHC dan VTEC Turbo. 

Mesin ini bisa menghasilkan tenaga 187 HP di putaran 5.600 rpm. Performa ini berkat teknologi yang Honda sematkan yaitu Turbocharger. Dengan mesin tersebut, CRV tidak hanya tangguh di jalan normal, tapi juga off-road. 

3. Eksterior yang Modern dan Berkelas 

Kelebihan dari CRV lainnya adalah eksterior yang berkelas dan juga modern. Hal ini berkat adanya grill yang terhubung dengan lampu utama mobil. Mobil ini juga sudah memiliki Panoramic sunroof sehingga membuatnya lebih fungsional. 

4. Fitur yang Lengkap 

Honda selalu membekali seri mobilnya dengan berbagai fitur yang lengkap baik itu untuk hiburan maupun keselamatan. Beberapa fitur keselamatan yang ada di CRV adalah ABS, EBD, ECON mode, Hill Start Assist, dan Vehicle Stability Assist (VSA). 

5. Interior yang Mewah dan Futuristik 

Terakhir, CRV memiliki desain yang mewah dan futuristik, mulai dari kemudi setir, kursi, hingga dashboard. Panel wood yang ada di konsol tengah pun membuat mobil ini tampak elegan dan berkelas. Fitur hiburan yang tersedia juga lengkap. 

Baca Juga: Honda Nissan dan Mitsubishi Resmi Beraliansi, Ini Kabarnya!

Dapatkan Honda CRV Bekas di CarsGallery 

Dengan berbagai kelebihannya, Honda CRV tidak hanya diminati dalam kondisi baru, tapi juga bekas. Harga Honda CRV bekas sendiri bisa Anda dapatkan di harga mulai dari Rp180.000.000. 

Harga tersebut nantinya bisa berbeda-beda tergantung dari kondisi mobil, tahun rilis, dan tempat Anda membelinya. Akan tetapi, pastikan Anda memilih platform terpercaya seperti CarsGallery untuk membeli Honda CRV bekas. 

Dengan sertifikat dan garansi hingga 1 tahun, membeli mobil bekas jadi lebih aman dan tenang. Proses inspeksi mobil pun kami lakukan secara menyeluruh untuk memastikan kualitasnya. Jadi, yuk kunjungi CarsGallery sekarang juga!

FAQ 

CRV gen 5 tahun berapa?

CRV gen 5 masuk ke Indonesia pada tahun 2017. 

Honda CRV gen 3 sampai tahun berapa?

Generasi CRV ketiga diproduksi mulai dari tahun 2007 sampai dengan 2015. 

CRV gen 4 transmisi apa? 

CRV gen 4 menggunakan transmisi otomatis 5 percepatan dan transmisi manual 6 percepatan.



Urutan Generasi Innova dari Mesin 2KD hingga Innova Zenix!

Kijang Innova, hadir menjadi kendaraan MPV yang banyak peminat di Indonesia. Kapasitas yang besar dan kenyamanan sering menjadikan alasan generasi Innova begitu diminati. 

Tak hanya Innova barong dan Innova Reborn saja yang terkenal. Tapi, sejak kemunculannya tahun 2004 lalu sampai Zenix yang terbaru, animo masyarakat akan Innova seolah tak pernah padam. 

Innova sendiri, merupakan produk dari PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia atau TMMIN dan pendistribusiannya ter-handle oleh PT Toyota Astra Motor (TAM). 

Sejak awal kemunculan Innova dan semakin berkembangnya zaman, Innova juga ikut berkembang. Kini, tampilannya lebih premium, fitur beragam, dan kecanggihan teknologi adalah hal yang tersemat dalam generasi dan tipe terbarunya. 

Tapi, seperti apa kisah generasi Innova dari awal rilis hingga kini? Berikut ceritanya. 

Baca Juga: 10+ Mobil Keluarga Murah Pilihan Masyarakat Indonesia!

Sejarah Generasi Innova dari Awal Kemunculan hingga Saat Ini

Menyimak urutan tipe Innova jadi hal menarik karena Anda bisa tahu seperti apa model dan tipe awal Innova yang hadir di Indonesia dan berkembang hingga saat ini. Ini sejarahnya: 

1. Kijang Innova (Tahun 2004 – 2008)

Sering juga dapat sebutan sebagai generasi pertama, Innova menjadi pengganti dari Kijang yang mungkin sudah ketinggalan zaman. 

Desain dari yang awalnya Kijang Kapsul memang berubah total. Bodynya jadi lebih membulat serta tambahan lampu yang jauh lebih modern. 

Awalnya, Kijang hanya menggunakan lampu berbentuk kotak, tapi pada Kijang Innova generasi pertama ini, bentuknya sudah lebih modern. 

Dari segi performa, Kijang Innova yang jadi generasi pertama memakai mesin 1TR-FE dan berbahan bakar bensin. 

Kemudian, dari segi kapasitas 2.000 cc yang bisa mengeluarkan tenaga sekitar 134 hp. 

Selain mesin berkapasitas 2.000 cc, masih ada juga varian turbo dengan kapasita 2.500 cc yang punya kode mesin 2KD-FTV 4 silinder DOHC. 

Pada 2004 ini, awalnya hanya tersedia tiga tipe yakni E,G, dan V. Ada transmisi manual di semua tipe dan juga ada tipe otomatis terutama tipe G. 

Pada tipe E dan G, Innova masih menggunakan setir dari Kijang Kapsul facelift yang kedua dan Vios generasi pertama. 

Tapi, untuk tipe V menggunakan setir Alphard generasi pertama. 

Tahun 2005, Varian Teratas Rilis

Tepat di Januari 2005, TAM merilis varian tertinggi dari generasi pertama, yakni bermesin 2.7 V. Banyak orang Indonesia mengenalnya sebagai Kijang Arab. 

Dari mesin, menggunakan kapasitas 2.700 cc bensin yang juga sudah ada transmisi otomatis. 

Menariknya, pada sejarah Innova Reborn versi ini sudah terdapat perlindungan maksimal dan fitur keselamatan seperti ABS, Dual SRS Airbags, dan juga captain seats untuk baris keduanya. 

Tahun 2007, Kijang Innova Arab Pensiun

Hanya berlangsung selama dua tahun, generasi Innova yang pertama ini harus pensiun karena rendahnya minat masyarakat. Utamanya faktor harga yang cukup tinggi. 

Namun, akhirnya pada 2007 Kijang Innova dapat update mesin memakai catalytic converter serta sistem injeksi dengan putaran tertutup. 

Akhirnya, Kijang Innova bisa memenuhi standar emisi yang ketika itu diterapkan, yakni Euro 2. 

Dari segi modelnya juga menarik karena ada grill depan bermodel mesh, mendapatkan AC di baris kedua dan ketiga pada tipe E, dan tambahan ABS untuk tipe V. 

Tahun 2008, Innova Mengalami Facelift

Tepat 26 Agustus 2008, Innova mengalami facelift yang memberi perubahan di bagian grille juga bumper depan-belakang. Selain itu, desain dari peleknya juga berubah. 

Begitu juga dengan warna dari interiornya yang menggunakan skema beige dan grey. 

Kemudian, Toyota juga menyematkan fitur Audio Steering Switch serta AC Otomatis. Tambahan lain pada 2008 adalah side-door impact beams. 

Tahun 2009, Rilis Varian Luxury

Toyota, di tahun 2009 untuk Innova ini juga merilis varian Luxury dari Innova tipe G dan V. Setelah itu, Toyota langsung merilis tipe 2.0 J yang menjadi varian paling bawah untuk tipe mesin bensin. 

Lanjut tahun 2010, Toyota merilis Innova tipe E dan transmisinya otomatis. Tambahan menarik lain ada dari segi velg alloy pada tipe G. 

Tahun 2011, Kelahiran Grand New Kijang Innova

Sepertinya, tahun 2011 menjadi salah satu tonggak yang cukup perlu Anda ketahui dari mobil Innova. 

Pasalnya, di tahun tersebut Toyota merilis Grand New Kijang Innova yang merupakan facelift dari versi sebelumnya. 

Perubahannya cukup banyak karena mengubah desain kap mesin, lampu utama dan belakang, fender depan, dan juga grill depan. 

Selain itu, generasi Innova facelift kedua kalinya ini, membuat tipe J terlengkapi dengan head unit double DIN dan 4 speaker, AC-nya sudah double blower, velg kaleng 14 inch, dan wiper belakang serta intermittent. 

Tahun 2013, Innova ‘Barong’ Hadir ke Pasaran

Pada generasi pertama ini, Innova memang melakukan beberapa kali facelift dan yang terakhir adalah munculnya Innova Barong. 

Di Innova Barong ini, Toyota mengubah desain grill depan yang besar, redesain bagian bumper depan, dan garnish pintu bagian belakang yang baru. 

Dalam perubahan ini pula, seluruh varian Kijang Innova tersemat Seatbelt dan Dual SRS Airbags. 

Terakhir sekali, yakni 2014 yang membuat tampilan Innova lagi-lagi berubah dengan redesain velg alloy motif dual-tone. Utamanya pada tipe G, V, dan juga Luxury. 

Baca Juga: 15 Daftar Mobil 3 Baris 50 Jutaan, Cocok untuk Keluarga!

2. Innova Generasi Kedua (Reborn)

Kali ini, Innova dapat sambutan baik dari masyarakat Indonesia. Pasalnya, kali ini menjadi generasi Innova diesel Gen I yang menandakan penggunaan mesin diesel pertama. 

Dalam generasi kedua, Innova berubah sebanyak dua kali dengan Diesel Gen I dan Gen II-nya. 

Dari segi dapur pacu, sudah 2.500 cc dan pakai common rail yang sudah modern. Tenaganya bisa membuat Innova melaju dengan 103,4 PS. Ada matic dan ada juga manual. 

Mesin Kijang Innova Diesel Gen II

Selanjutnya, generasi Innova lanjut ke Gen II yakni tepat pada 2015 untuk perubahan mesin yang lebih baik. Ketangguhan dari diesel plus teknologinya, membuat MPV satu ini sering jadi pilihan terbaik untuk masyarakat Indonesia. 

MPV ini punya sasis ladder frame yang memiliki mesin dengan teknologi variable nozzle turbocharger. Sering juga dapat singkatan VNT. 

Menariknya, kode mesinnya juga berubah karena pada Innova generasi kedua ini sudah menggunakan kode 2GD-FTV–sebelumnya kode 2KD untuk generasi pertama–yang membuatnya mengalami peningkatan tenaga signifikan sampai 149 PS. 

3. Innova Reborn

Sebenarnya, sudah muncul tahun 2016 yang merupakan generasi Innova kedua. Tapi, saking menariknya kami akan membahasnya di part yang berbeda. 

Setelah paling tidak 9 tahun, Innova memperoleh perubahan total baik interior dan eksteriornya. 

Pada bagian eksterior, lampunya memakai desain yang mengotak dan lekukan tajam. Selain itu, juga menggunakan LED Projector pada tipe Q. 

Varian lainnya ada tipe G dan V, tapi masih memakai lampu halogen multireflektor yang biasa. 

Menarik memang pada tipe Q karena memperoleh lis krom sebagai pemanis untuk gril dan bagian gagang pintu, side body moulding, cover spion, dan garnish belakang yang berwarna krom. Ada juga penambahan rear diffuser pada tipe Q. 

Memang, yang menjadi perubahan utama dan besar-besaran adalah eksteriornya. Perubahan kali ini memang yang menjadikan Innova begitu modern. 

Velg-nya pakai warna silver 16 Inch pada tipe G dan V, sedangkan tipe Q velgnya lebih besar karena ukuran 17 inch yang modelnya palang 5 baru. 

Dari segi bagian mesin, Anda bisa memilih 1TR-FE 4 Silinder DOHC Dual VVTi 2.000 cc atau bisa juga tetap diesel 2GD-FTV 4 silinder DOHC turbocharger VNT. 

4. Innova Venturer (Tahun 2017) 

Kemudian, setelah munculnya generasi Innova Reborn, Toyota kembali menghadirkan model baru dengan nama Kijang Innova Venturer. 

Pada versi ini, ada tambahan aksesori yakni side skirt, body kit bumper belakang-depan, velg tipe Q warna hitam. 

Memang, jika melihat perbedaannya tak begitu kentara karena perubahannya hanya dari segi aksesori.

Selain itu, generasi Innova satu ini juga tampak lebih mewah karena tambahan aksesori tersebut daripada versi standarnya. 

Dari segi mesin, Anda bisa memperoleh dua varian yakni 2.400 cc untuk diesel turbo dan 2.000 cc untuk versi mesin. 

Keduanya, masih menggunakan mesin yang sama dengan dapur pacu Innova Reborn. 

Baca Juga: 10 Daftar Mobil Bekas 30 Jutaan yang Bagus

5. Toyota Innova Zenix (2022)

Generasi Innova terakhir dan yang paling baru adalah Innova Zenix. Memang cukup signifikan perubahannya karena membawa banyak pembaruan besar terutama teknologi dan mesin. 

Anda bisa memilih varian bensin dan juga hybrid. Melihatnya dari segi eksterior, maka Anda bisa  tahu perbedaannya karena Zenix mengadopsi body crossover. 

Adanya side body moulding, velg besar, dan rocker body mouldingnya membuat Innova Zenix jadi tampil lebih gagah. 

Pada interior, membuatnya tampil mewah karena lapisan kulit sintetisnya. Mobil ini pun disertai MID 7 Inch untuk Hybrid dan 4×2 inch untuk yang bermesin bensin. 

Dari segi setir, tentu sudah ada penyematan teknologi baru Innova yakni Toyota Safety Sense (TSS) yang membuatnya jauh lebih aman untuk Anda kendarai. 

Ingin yang lebih lengkap? Anda bisa memilih Innova Zenix Hybrid untuk dapat display dan juga cruise control. Terutama pada tipe Q. 

Memang, tipe tertingginya adalah Innova Zenix 2.0 Q HV CVT TSS. Tipe satu ini mengkombinasikan antara kinerja yang tangguh serta kecanggihan dari teknologi hybrid. 

Bersama mesin 1.987 cc-nya, Zenix bisa membuat penggunaan bahan bakar menjadi lebih efisien. 

Selain itu, Anda pun bisa menikmati performa yang begitu responsif, sudah transmisi otomatis Continuously Variable Transmission (CVT) yang membuat perpindahan gigi lebih halus, mulus, juga responsif. 

Mengapa Innova Selalu Jadi Pilihan Mobil Keluarga di Indonesia? 

Dari berbagai generasi Innova yang ada, hampir semuanya dapat respon yang baik dari masyarakat. Tapi, apa alasannya? 

  • Irit bahan bakar karena bisa menempuh 11,6 km per liternya. 
  • Berbagai varian mesin yang tangguh mulai dari 2KD, 2GD, dan 1TR yang cocok untuk kontur jalanan Indonesia. 
  • Suspensi nyaman. 
  • Muat banyak orang karena kabin luas. 
  • Harga bekas yang stabil.

Mau Dapat Innova Bekas dengan Harga Terjangkau? Ini Solusinya!

Innova memang terkenal atas kenyamanannya. Jika Anda tertarik untuk beli, kami sarankan beli mobil bekas Innova yang masih berkualitas. 

Sebaiknya, kunjungi CarsGallery untuk mendapatkan Innova yang kondisinya masih prima dan bebas masalah besar. Cek CarsGallery untuk tahu unitnya!

FAQ

Innova gen 2 tahun berapa? 

Mobil Innova generasi kedua merentang sepanjang tahun 2008 sampai tahun 2013. 

Innova 2KD terakhir tahun berapa? 

Awalnya tahun 2004 dan terakhir Innova menggunakan mesin 2KD adalah tahun 2015 sebelum generasi kedua muncul. 

Tipe Kijang Innova apa saja? 

Melihatnya dari segi tipe, selama ini ada tiga tipe yang terkenal yakni G, V, dan Q.



Urutan Generasi Avanza Sejak Pertama Rilis hingga Terbaru

Siapa yang belum kenal dengan Avanza? Mobil yang khas dengan sebutan kendaraan ‘sejuta umat’ ini, memang begitu populer di Indonesia. Hadir pertama kali tahun 2003, keberlanjutan generasi Avanza masih bisa kita lihat hingga saat ini. 

Mobil dari segmen MPV satu ini, ketika baru rilis jadi pesaing dari Kijang yang ketika itu merupakan mobil 7-seat tapi harganya mahal. 

Hadirnya Avanza pertama kali, sekaligus menjadi angin segar untuk kebutuhan keluarga-keluarga di Indonesia untuk mobil dengan kapasitas penumpang cukup besar. 

Ingin tahu urutan generasi Avanza yang terbilang laris-manis di pasar otomotif Indonesia? Mari, simak di sini. 

Baca Juga: 6 Kelebihan dan Kekurangan Avanza Bekas, Wajib Tahu!

Urutan Generasi Avanza, dari Pertama Rilis Hingga yang Terbaru

Perjalanan generasi Avanza di Indonesia memang terbilang panjang. Bermula dari model yang menjadi saingan Kijang yang ketika itu jadi dominator, hingga menjadi mobil pilihan utama masyarakat Indonesia. Begini urutan generasinya. 

1. Generasi Pertama (2003 – 2010)

Perjalanan Avanza pertama kali bermula pada tahun 2003. Awalnya, mobil ini diperkenalkan lewat Gaikindo Auto Show yang jadi pameran otomotif terbesar di Indonesia. 

Pada seri awal ini, Avanza cuma punya dua tipe yakni 1.3 E dan 1.3 G. Masih manual dengan 5-percepatan. 

Walaupun Avanza generasi pertama masih begitu terbatas dari segi fitur, tapi ketika itu sudah cukup menarik animo masyarakat. 

Pasalnya, mobil satu ini mampu menjawab kebutuhan keluarga Indonesia karena kapasitasnya yang sampai 7 penumpang. 

Waktu itu memang sudah ada mobil Kijang, tapi harganya cenderung mahal. Namun, Avanza hadir dengan jumlah seat yang sama dengan harga yang lebih terjangkau. 

Meski sederhana, pada generasi Avanza satu ini sudah ada AC, head unit yang single DIN, juga spion manual. 

Dari segi warna interior, memang dominasinya masih warna abu-abu dan hitam. Meski sangat simple dibandingkan dengan Avanza keluaran terbaru, tapi di generasi pertama ini sudah ada power window. 

Selain itu, pengaturan untuk kaca spionnya sudah elektrik di tipe 1.3 G. Sedangkan tipe 1.3 E, fiturnya lebih sederhana lagi karena spionnya masih manual dan masih pakai velg kaleng 13 inch. 

Generasi 2004

Kemudian, pada tahun 2004, Avanza kembali merilis tipe 1.3 S yang sudah menggunakan transmisi otomatis dengan 4-percepatan. 

Mobilnya punya mesin K3-VE 1.300 cc dengan teknologi VVT-i. Adanya teknologi tersebut, membuat generasi kali ini lebih irit dan efisien dalam penggunaan bahan bakar. 

Ada juga tambahan fitur untuk keselamatan pengendara yakni pengereman ABS. 

Generasi 2006

Sebelum generasi ini, Avanza masih menggunakan mesin K3-DE dalam 1.3 G dan E. Namun, akhirnya pada 2006 seluruh mobil Avanza terganti mesinnya dengan K3-VE sama seperti yang ada pada 1.3 S. 

Pada tahun ini pula, Toyota mengenalkan tipe 1.5 S yang sudah tentu punya tenaga lebih besar daripada generasi Avanza lain yang telah rilis. 

Mesinnya sudah berkapasitas 1.500 CC dengan mesin yang berbeda, yakni 3SZ-VE dan sudah VVT-i. Selain itu, mesinnya juga sudah berstandar Euro 2 yang terbilang sudah sangat layak untuk mobil-mobil di era tersebut. 

Era 2008 – 2009

Khas kaizen-nya Jepang, Toyota selalu memperbarui produknya untuk lebih baik dari segi apa pun. 

Pada tahun-tahun tersebut, Toyota memberikan perubahan desain pada mobil segmen LMPV ini. 

Misalnya, generasi Avanza 2008 – 2009 merubah bagian atap menjadi sedikit bergelombang karena berguna untuk mengoptimalkan aliran udara. 

Kemudian juga Toyota mengenalkan skema warna dari interiornya yang dulu hanya hitam dan abu-abu saja. 

Menjadi semakin menarik lagi karena ada pula tambahan aksen krom di bagian jendela belakang serta grille bumper bagian depan. 

Penutup generasi pertama

Akhirnya, pada 2009 – 2010 menutup generasi pertama ini dengan mengeluarkan mobil bertipe otomatis buat tipe 1.3 E dan 1.3 G. 

Pada tahun-tahun tersebut, Toyota melakukan penyesuaian dengan pasar dan kebutuhan akan kendaraan bertransmisi otomatis di Indonesia. 

Baca Juga: 5 Tips Membeli Mobil Avanza Bekas Murah Kualitas Terjamin

2. Toyota Avanza Generasi Kedua (Tahun 2011 – 2020)

Terbilang lebih panjang digunakan daripada generasi pertama, mobil Avanza generasi kedua merentang sepanjang tahun 2011 – 2020. 

Memang tak mengherankan karena Avanza berhasil lagi mengukir sejarah karena generasi kedua ini. 

Toyota mengeluarkan tipe dengan nama ‘All New Avanza’ pada 2011 yang membuat tampilannya jauh lebih modern. 

Memang, generasi Avanza ini sangat mencolok di bagian eksterior. Misalnya, grillenya kiri dan kanan jadi satu, lampu remnya lebih lancip, dan juga bumper bagian depan maupun belakang lebih modern. 

Belum cukup di situ, tapi pada generasi kedua Avanza ini juga membuat masyarakat lebih fleksibel dalam memilih. Pasalnya, ada banyak pilihan tipe dari 1.3 E, G, dan 1.5 Veloz yang jadi tipe paling tinggi dari yang lainnya. 

Tipe yang berbeda hanya Veloz. Tapi untuk 1.3 E dan 1.3 G masih mirip karena sama-sama memakai mesin 1.300 CC dengan kode 1NR-FE. 

Bedanya dengan 1.5 Veloz, mesinnya 1.500 cc dan kodenya 2NR-FE. Tentu, Avanza Veloz akan memberi performa lebih baik ketika Anda mengendarainya. 

Selain itu, Veloz juga punya bekal desain body yang sporty sekaligus berbekal fitur lebih mewah daripada dua tipe lain yang sama-sama rilis pada generasi kedua ini. 

Banyak yang bilang jika ini merupakan generasi Avanza terbaik karena sudah tampil modern dan juga terkenal dengan bandelnya mesin yang digunakan. 

Dari fitur keselamatan memang sudah cukup lengkap seperti pengereman ABS dan juga dual SRS Airbag. Dengan ini, setiap pemilik mobil bisa memperoleh keamanan ekstra. 

Tahun 2014, Rilis Versi Luxury Avanza G dan Veloz

Pada tahun 2014, Avanza kembali hadir dengan tipe atau varian Luxury dari Avanza G dan Veloz. Apa bedanya? 

Generasi Avanza ini lebih menekankan perbedaannya pada bagian eksterior dan interior yang lebih mewah. 

Contohnya, di bagian eksterior ada tambahan body kit untuk bumper depan-belakang, dan juga side skirt. 

Sedangkan buat bagian interiornya, tipe Luxury ini memakai panel kayu agar kesannya lebih mewah. 

Tahun 2015, Kemunculan Versi ‘Grand New’ 

Nah, pada tahun ini, Toyota menghadirkan versi Grand New Avanza dan juga Grand New Veloz. 

Menurut kabar, versi ini punya desain ‘Keen Look’ yang membuatnya lebih dinamis juga modern. 

Tentu, paling mencolok di bagian eksteriornya karena pakai grille yang tebal, adanya multi-reflektor, sampai dengan bumper yang sudah terdesain ulang. 

Begitu juga dengan tampilan dari Grand New Veloz, tampilannya sporty dan interiornya mewah karena dominasi warna hitam yang cukup elegan. 

Panelnya pakai garnish warna silver yang menguatkan kesan elegan di bagian interiornya. 

Selain itu, Grand New Avanza Veloz ini juga hadir dengan fitur yang lebih lengkap seperti head unit yang sudah touch screen dan juga hadirnya layar tambahan bagi penumpang yang ada di belakang. 

Tahun 2019, Penyegaran untuk Avanza

Lalu, pada 2019 yang lalu, Avanza kembali memperoleh penyegaran karena hadir varian Facelift. 

Anda bisa menyimak perubahannya yang nampak di eksterior dan membuat Avanza tampak seperti Voxy. 

Punya lampu utama LED, desain bumpernya modern, dan pakai foglamp. 

Pada varian Facelift ini, Toyota sudah menambahkan berbagai macam teknologi baru seperti smart entry, head unit dengan steering switch, outer mirror retractable auto-folding, dan banyak lagi. 

Tak lupa juga, generasi Avanza ini juga menambah perlindungan bagi pengemudi dengan menghadirkan ABS, dual SRS Airbag, dan juga ISOFIX. 

Baca Juga: 6 Ciri Mesin Mobil Avanza Masih Bagus, Wajib Cek!

3. Toyota Avanza Generasi Ketiga (Tahun 2021 – Sekarang)

Setelah hadir dengan varian Facelift, muncullah yang paling baru yakni Avanza generasi ketiga. Tepatnya mulai 2021 yang lalu. 

Daripada versi-versi sebelumnya, Avanza hadir dengan perubahan signifikan. Pasalnya, mobil keluaran Toyota ini melakukan perubahan sistem penggerak. 

Awalnya, Avanza dari generasi pertama dan kedua masih menggunakan penggerak Rear Wheel Drive (RWD). 

Akhirnya, kini Avanza sudah berubah menjadi pakai penggerak Front-Wheel Drive (FWD). Hadirnya versi baru ini ditujukan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan dalam berkendara. 

Menariknya, pada generasi Avanza ketiga ini adalah perpaduan dari unsur MPV dan khas SUV. 

Akhirnya, mobil yang awalnya dianggap cuma mobil keluarga sudah jadi lebih menarik dan juga modern. 

Toyota pun akhirnya menemukan teknologi dan fitur canggih untuk keselamatan yani Toyota Safety Sense (TSS). 

Fitur ini, bisa Anda temukan pada berbagai mobil Toyota terbaru.  Ini merupakan fitur atau teknologi yang memanfaatkan sensor laser dan kamera untuk peningkatan keselamatan selama berkendara. 

Jika dari segi mesin, memang tak jauh berbeda. Masih di segmen 1.300 cc – 1.500 cc bertransmisi manual dan otomatis. 

Dari generasi Avanza yang awal yakni 2003 – 2024 ini, Toyota melakukan cukup banyak pembaruan dan perkembangan. 

Toyota memberikan kita pemahaman atas upayanya untuk terus memperbaharui dan meningkatkan berbagai hal dalam produknya untuk lebih baik lagi. 

Hadirnya generasi, fitur, teknologi, transmisi, hingga performa yang terus meningkat ini, sekaligus menunjukkan jika Toyota memang berkomitmen untuk selalu jadi perusahaan pilihan bagi keluarga di Indonesia. 

Tipe Avanza Apa yang Paling Bagus? 

Avanza berapa generasi? Sampai saat ini, Avanza memiliki tiga generasi yang pada generasi terakhirnya membawa cukup banyak perubahan. 

Tapi, saat Anda dihadapkan dengan pertanyaan tipe mana yang paling bagus, mungkin harus cukup berpikir keras untuk memilihnya. 

Sebenarnya, generasi Avanza dengan tipe terbagus itu harus menyesuaikan dengan kebutuhan. 

Jika kebutuhan Anda dari segi harga, maka tipe E sepertinya jadi pilihan terbaik. Sedangkan untuk yang ingin tampilan sporty dan juga fitur yang sudah lumayan, maka pertimbangkan tipe G. 

Nah, untuk yang terbaik, sudah tentu ada Avanza Veloz dari generasi mana pun yang merupakan tipe tertinggi dari LMPV satu ini. 

Desainnya sporty, modern, elegan, fitur lengkap, performa mesin lebih oke, dan lebih unggul dari yang lain meski harganya pasti jadi yang termahal. 

Toyota Avanza Bekas dari Berbagai Generasi, Lengkap di Sini!

Butuh Avanza bekas dari berbagai era dan generasi? Mau Avanza bekas dengan kondisi terbaik dari berbagai tipe? Cek CarsGallery. 

Anda bahkan bisa mendapatkan Avanza bekas dengan harga Rp70 jutaan di sini. Mau yang lebih baik? Ada tipe Avanza dengan harga Rp100 jutaan untuk pengalaman dan juga fitur yang lebih canggih. 

Seluruh kebutuhan Anda akan mobil bekas, tersedia di CarsGallery.

FAQ

Tipe Avanza apa yang paling bagus? 

Jika ingin yang paling bagus dan modern serta canggih, maka tipe Avanza Veloz adalah yang terbaik. 

Avanza apa yang paling murah? 

Mungkin Anda bisa memilih generasi Avanza pertama dan kedua untuk harga yang lebih terjangkau. 

Avanza generasi berapa yang paling bandel? 

Generasi kedua dan pertama cukup populer sebagai Avanza dengan mesin paling bandel meski minim perawatan.



5 Tipe Pajero Terendah Sampai Tertinggi, Tertarik yang Mana?

Saat akan beli mobil seperti Pajero, ada satu hal penting yakni tahu dulu soal tipe Pajero terendah sampai tertinggi. Mengetahuinya, akan membuat Anda bisa tepat memilih tipe Pajero sesuai kebutuhan. 

Selain itu, pemilihan tipe tipe Pajero ini juga berguna untuk menentukan yang harganya on-budget alias pas di kantong. 

Kemudian, memahami berbagai tipe Pajero yang ada ini juga akan membantu Anda untuk mengetahui bagaimana performa, kenyamanan, interior, eksterior, mesin, dan semua hal mengenai mobil ini. 

Baca Juga: 6 Ciri Mesin Mobil Avanza Masih Bagus, Wajib Cek!

Kenali Tipe Pajero Terendah Sampai Tertinggi di Sini!

Berencana membeli Pajero? Sabar dulu. Sebaiknya, kenali urutan tipe Pajero dari yang paling rendah sampai dengan tipe tertingginya. Cek: 

1. Exceed MT 4×2

Pertama, ada Pajero Sport Exceed MT 4×2. Tentu, ini adalah tipe Pajero dengan transmisi manual. Tipe satu ini merupakan SUV 7 kursi yang kini, tersedia dalam lima pilihan warna. 

Mobil satu ini, punya ground clearance yang cukup tinggi khas dari Pajero yakni 218 mm. Dengan ini, maka melewati jalanan atau medan berbatu sama sekali bukan masalah. 

Dari segi dimensinya: 

  • L: 4840 mm
  • W: 1815 mm
  • H: 1835 mm

Dengan bodi yang cukup bongsor, Pajero tipe terendah sudah nampak begitu gagah ketika melibas jalanan di medan seperti apa pun. 

Dari segi mesin, memang cukup besar yakni 2.477 cc dan mampu menghasilkan tenaga hingga 134 HP. 

Anda yang ingin membelinya pun bisa menyesuaikan dengan selera. Pasalnya, tipe satu ini punya lima pilihan warna. Di antaranya yakni: 

  • Graphite Grey Metallic
  • Deep Bronze Metallic
  • Jet Black Mica
  • Sterling Silver Metallic
  • Quartz White Metallic

Dengan 5-speed manual plus tenaga 134 HP dan torsi 323 Nm, maka mobil satu ini punya beberapa kompetitor yang cocok untuk menyainginya.

Misalnya saja, ada Toyota Fortuner 2.4 G MT yang spesifikasinya kurang lebih sama, Suzuki Jimny Two Tone AT, Mazda CX-30 GT, dan Nissan X Trail VL. 

Jika ingin memperoleh salah satu tipe terendah Pajero Sport satu ini, harganya di kisaran Rp567 jutaan OTR Jakarta. 

2. Exceed AT 4×2

Jika harus mengurutkan tipe Pajero terendah sampai tertinggi, maka urutan selanjutnya adalah tetap Pajero Sport Exceed 4×2, tapi kali ini yang bertransmisi AT atau matic. 

Tidak jauh berbeda memang dengan tipe Pajero yang terendah tadi. Bedanya hanya dari segi transmisi saja. 

Namun, tipe satu ini bisa jadi pilihan tepat jika Anda adalah orang yang lebih mengutamakan kenyamanan saat dalam perjalanan. 

Dengan menggunakan Pajero bertipe matic, maka Anda tak perlu repot ganti-ganti gigi transmisi saat dalam perjalanan. 

Tetap tersedia dalam lima pilihan warna, sama dengan Exceed MT 4×2 yang bisa Anda pilih sesuai selera pribadi. 

Dari segi performa, tipe Pajero 2024 satu ini juga sama yakni memberikan tenaga 134 hp dan juga torsi di 324 Nm. Kemudian, mesinnya juga sama persis yakni 2.477 cc. Begitu juga dengan ban maupun kompetitornya. 

Poin lain yang membedakan selain transmisinya adalah harga. Sangat wajar karena di mobil apa pun, tipe mobil otomatis memang pasti lebih mahal daripada mobil bertipe manual. 

Dari segi harga, perbedaannya ada di kisaran Rp20 jutaan. Jika Pajero Exceed MT 4×2 Rp567 jutaan, harga Pajero Exceed AT 4×2 ini di Rp582 jutaan OTR Jakarta. 

Baca Juga: 6 Kelebihan dan Kekurangan Avanza Bekas, Wajib Tahu!

3. GLX MT 4×4

Urutan tipe Pajero terendah sampai tertinggi ketiga adalah Pajero GLX 4×4 MT. Benar, Anda mungkin sudah sadar pada perbedaannya yakni dari segi penggerak atau rodanya. 

Pada tipe GLX MT 4×4 ini, Anda akan memperoleh mobil yang memiliki penggerak empat roda. 

Kemudian, dari segi tampilan Pajero GLX ini berbekal lampu yang jenisnya halogen. Baik itu untuk lampu utamanya dan juga lampu kabut. 

Selanjutnya, velg. Tipe GLX MT 4×4 ini masih memakai velg yang berukuran 16 inci. Di tipe lain, padahal sudah memakai velg 18 inci. 

Maka artinya, Pajero bertipe GLX ini memiliki lingkar velg dan ban yang lebih kecil daripada tipe yang lain. 

Lalu, dari segi mesin, GLX MT 4×4 ini memakai mesin empat silinder dengan kemampuan 2.5 L common rail turbo. Kodenya 4D56. 

Dengan mesin ini, tenaganya bisa 136 HP di 4.000 RPM, hampir sama dengan tipe-tipe sebelumnya. 

Torsi maksimumnya ada di 324 Nm pada 2.000 rpm. Dengan roda 4×4 ini, Anda bisa punya dua mode. Bisa ganti 2WD ke 4WD sesuai dengan kebutuhan dan medan tempat Anda mengemudikan mobil ini. 

Jadi, buat di jalanan biasa cukup powerfull dan untuk jalanan off-road ringan hingga tingkat menengah masih bisa melibasnya. Dari segi harga, sekitar Rp593 jutaan OTR Jakarta. 

4. Dakar AT 4×2

Kemudian, kita lanjut pada tipe Pajero Dakar. Di jajaran Pajero, ini termasuk salah satu yang tertinggi. 

Varian satu ini, cukup terkenal dengan eksterior Dynamic Shield yang cukup agresif. Lampunya juga sudah LED yang memakai Daytime Running Lights (DRL). 

Selain itu, ada juga headlamp washer yang mampu membantu Anda dalam membersihkan lampu pada Dakar Ultimate satu ini. 

Pada bagian kabinnya Anda akan memperoleh kesan yang cukup mewah. Pasalnya, Pajero Sport Dakar AT 4×2 ini memberikan nuansa kemewahan karena ada jok kulit. 

Sistem hiburan yang selebar 8 inci dan layar sentuh, tentu saja memudahkan Anda untuk menavigasi hiburan dalam mobil. 

Salah satu dari urutan tipe Pajero terendah sampai tertinggi ini, juga berbekal fitur keamanan dan keselamatan. 

Misalnya saja, ada dual airbag di bagian depan. Kemudian, ada ABS, Hill Start Assist, sampai dengan fitur auto hold dari rem parkir elektriknya. 

Soal performa, tentu lebih tinggi daripada tiga tipe Pajero sebelumnya. Varian ini, bisa menghasilkan tenaga sampai 181 HP dengan torsi maksimal 430 Nm. 

Dibandingkan dengan varian sebelumnya, maka perbedaan utamanya terletak di sisi fitur yang lebih canggih. Terutama rem parkir elektrik yang ada auto hold-nya. Harganya sekitar Rp650 jutaan OTR Jakarta. 

5. Dakar Ultimate AT 4×2

Kini, kita masuk pada tipe Pajero tertinggi yakni Dakar Ultimate AT 4×2. Daripada seluruh jenis dan tipe yang ada, memang ada berbagai keunggulan utama dari mobil satu ini. 

Pertama, dari segi fitur keselamatan. Pada Dakar Ultimate AT 4×2 ini ada teknologi seperti Forward Collision Mitigation (FCM). 

Selain itu, ada juga Blind Spot Warning (BSW), Ultrasonic Misacceleration Mitigation (UMS), dan juga Lane Change Assist (LCA) yang tentu tidak ada dalam tipe Pajero lainnya.

Lalu, perbedaannya juga dari segi teknologi. Dakar Ultimate ini hadir dengan monitor kamera 360 derajat yang begitu membantu Anda terutama saat ingin parkir ketika area sempit. 

Selanjutnya, pemilik tahta teratas dari urutan tipe Pajero terendah sampai tertinggi satu ini juga punya Adaptive Cruise Control. 

Dengan teknologi tersebut, maka Anda bisa melakukan perjalanan jauh dengan cukup aman. Pasalnya, fitur ini mampu menjaga kecepatan mobil dan juga jarak dengan kendaraan di depan Anda secara otomatis. 

Mewahnya bagian interior dan kenyamanan menjadikannya begitu layak sebagai tipe tertinggi dari Pajero. 

Dakar Ultimate sudah pakai jok kulit, power tailgate, dan juga sunroof. Selain itu, ada juga konfigurasi suhu dual-zone yang tidak akan Anda temukan pada GLX maupun Exceed. 

Desain eksteriornya jelas menarik terutama karena velg 18 inch yang artinya lebih besar dari beberapa varian lain. Adanya fitur kick sensor pun memungkinkan Anda buka bagasi tanpa perlu sentuh pintu lebih dulu. 

Soal harga, pastinya yang paling mahal karena Dakar Ultimate AT 4×2 ini, range harganya di kisaran Rp700 jutaan OTR Jakarta. 

Baca Juga: Harga Mobil Rush Bekas Dibawah 100 Juta, Pilihan Ekonomis!

Pertimbangkan Ini untuk Beli Tipe Pajero yang Sesuai

Saat akan memilih tipe Pajero terendah sampai tertinggi, Anda mungkin bingung harus pilih yang mana. Setelah kami menjelaskan apa keunggulan dari masing-masing tipe, silakan pertimbangkan ini juga: 

1. Budget

Pertama, budget menjadi indikator pertimbangan yang akan memudahkan Anda. Apakah budget Anda di kisaran Rp500 jutaan? Atau mungkin, sudah lebih dari Rp700 jutaan? 

Jika sudah Anda tentukan di awal, maka pembelian mobil Pajero akan lebih mudah karena menyesuaikan dengan kemampuan Anda. 

Meski Anda baru bisa beli varian tipe terendah, tapi sudah lebih dari cukup untuk aktivitas harian baik di perkotaan maupun di jalanan yang cukup sulit. 

2. Transmisi

Sudah jelas, pertimbangan lain yang perlu Anda lakukan adalah dari segi transmisi. Pajero itu punya dua tipe transmisi yakni otomatis dan manual. 

Keduanya, tentu punya fungsi masing-masing. Jika Anda ingin manual, maka Anda bisa memilih tipe Exceed 4×2 dan GLX 4×4. 

Selain itu, hanya ada tipe Pajero dengan transmisi matic. Pertimbangkan juga medan yang ingin Anda lewati. 

Jika hanya melewati jalanan kota, maka tipe otomatis akan memberi Anda kenyamanan yang ekstra. 

Hanya saja, Anda mungkin harus membayar lebih karena Pajero matic punya harga lebih mahal daripada yang manual. Namun, itu adalah harga yang pas buat kenyamanan Anda berkendara. 

3. Popularitas

Dari seluruh varian yang ada, Anda bisa mempertimbangkan varian yang terlaris karena itu indikasi bahwa ada banyak manfaat yang diperoleh dari tipe tersebut. 

Jika ingin yang paling laris, maka Dakar 4×2 AT adalah pilihan terbaik. Harga memang menengah, tapi untuk kelengkapan fitur sudah lebih dari cukup. 

Fitur yang ada memang mendukung dari segi kenyamanan dan keselamatan saat Anda tengah berkendara. 

Pertimbangkan Beli Mobil Pajero Bekas untuk Harga Lebih Terjangkau

Merasa harga tipe Pajero terendah sampai tertinggi masih terlalu mahal bagi Anda? Coba pertimbangkan pembelian mobil bekas. 

Hanya saja, pastikan untuk membeli Pajero bekas dari platform jual beli mobil bekas terpercaya seperti CarsGallery. 

Kami menjamin setiap Pajero bekas yang ada di sini tidak pernah kecelakaan dan tidak pernah kena banjir. 

Sudah lolos inspeksi, harga terjangkau, plus ada garansi selama 1 tahun pula. Hubungi CarsGallery untuk unitnya!

FAQ

Pajero Sport punya tipe apa saja? 

Ada tiga tipe yakni Exceed, GLX, dan juga Pajero Sport Dakar. Varian tertingginya adalah Dakar. 

Berapa pajak mobil Pajero? 

Menurut data terakhir, pajak dari Pajero Sport di kisaran Rp7,9 jutaan – Rp11,5 jutaan. 

Lebih mahal Pajero atau Fortuner? 

Jika membandingkan dari harga versi terendah dari Pajero dan Fortuner, masih lebih mahal Fortuner. Pajero Rp567 jutaan dan Fortuner di harga Rp573 jutaan OTR Jakarta.



5 Perbedaan Pajero Dakar dan Exceed, Simak Sebelum Beli!

Sejak 2021, Mitsubishi Pajero Sport konsisten mencuri perhatian dalam segmen sport SUV dengan varian Dakar dan Exceed. Tentunya, terdapat perbedaan Pajero Dakar dan Exceed yang sangat menonjol.

Benar, Dakar dan Exceed merupakan varian yang cukup populer, bahkan beberapa tidak menyadari seperti apa perbedaannya. Memang, kedua varian tersebut memiliki spesifikasi yang mumpuni dalam segmen sport SUV mewah.

Alhasil, kedua produk mobil ini sering sekali disamakan. Bisa saja itu karena fitur atau apalagi spesifikasi yang kurang lebih mirip. Akan tetapi, jika Anda perhatikan dengan seksama, sekali lagi terdapat beberapa perbedaan signifikan dari setiap aspek.

Oleh karena itu, artikel ini akan membantu Anda untuk mencari tahu apa perbedaan Pajero Sport Dakar dan Exceed. Hal ini penting ketika Anda berencana untuk membeli Mitsubishi Pajero Sport.

Baca Juga: Daftar Mobil Toyota Bekas Dibawah 50 Juta, Ada Tipe Sedan!

Dakar dan Exceed, Tipe Mitsubishi Pajero Sport Favorit Konsumen Tanah Air

Varian Dakar dan Exceed pertama kali diperkenalkan pada Februari 2021 oleh Mitsubishi Indonesia. Tidak hanya kedua model tersebut, GLX juga ikut tampil sebagai salah satu varian baru.

Ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan Mitsubishi Pajero Sport di pasar SUV (Sport Utility Vehicle). Tidak hanya itu, langkah ini juga meneruskan reputasi legendaris brand otomotif asal Jepang itu di Indonesia.

Pada Januari-Maret 2024, Pajero Sport berhasil terdistribusi sebanyak total 3.798 unit berdasarkan data dari Gaikindo. Angka ini membuatnya unggul daripada pesaing beratnya, Toyota Fortuner yang terdistribusi sebanyak total 3.654 unit.

Dakar dan Exceed merupakan dua varian terfavorit bagi konsumen Tanah Air. Alasannya, kedua varian tersebut memiliki spesifikasi yang lebih berperforma di kelasnya.

Perbedaan Pajero Dakar dan Exceed

Beberapa calon konsumen mungkin kesulitan untuk mencari tahu apa perbedaan antara Pajero Dakar dan Exceed. Nyatanya, terdapat beberapa perbedaan yang signifikan. Berikut adalah perbedaan antara Dakar dan Exceed dari segala aspek.

1. Eksterior

Eksterior merupakan aspek pertama yang menjadi perhatian dalam membedakan dua varian mobil. Dari kelihatannya, baik Dakar dan Exceed berhasil mencuri perhatian berkat tema sporty, maskulin, dan gagah pada bagian bodi.

Padahal, jika kita lihat dengan saksama, terdapat beberapa beda Exceed dan Dakar pada aspek eksterior secara mendalam. Perbedaan yang mencuri perhatian adalah penggunaan lampu depan.

Pajero Exceed masih memakai lampu halogen atau xenon untuk lampu utama dan depan. Sementara itu, Dakar sudah memakai lampu LED lengkap dengan LED Active Cornering Lamp.

Patut Anda ketahui bahwa lampu LED memiliki beberapa kelebihan daripada lampu halogen. Pasalnya, lampu LED terkenal memiliki efisiensi energi lebih tinggi, daya tahan lebih lama, dan bahkan lebih terang.

Beralih dari penggunaan lampu, Exceed memiliki pelek single tone berukuran 18 inci. Sementara tiu, Dakar menggunakan pelek berukuran sama, tetapi dengan bahan jenis two tone, membuatnya lebih gagah.

Menariknya lagi, Dakar juga menggunakan Power Tailgate with Kick Sensor. Sensor ini berfungsi untuk membuka pintu belakang hanya dengan cara menjulurkan kaki pada bagian bawah mobil.

2. Interior

Selanjutnya, interior kabin Mitsubishi Pajero Sport telah terkenal dengan kemewahannya. Hal ini juga berlaku pada kedua varian ini, sampai-sampai calon konsumen kesulitan menemukan apa perbedaan Pajero Exceed dan Dakar dari interior.

Meski terlihat cukup serupa, varian Dakar dan Exceed memiliki berbagai perbedaan signifikan pada interior. Pertama dari penggunaan bahan jok, Exceed memakai bahan fabric, sedangkan Dakar memakai jok berlapis kulit berlapis soft touch.

Tidak cuma itu, perbedaan Pajero Dakar dan Exceed ikut memainkan paduan warna dalam interior masing-masing. Jika Exceed hanya memakai satu warna, Dakar justru sudah memakai dua paduan warna agar menonjolkan kesan modern dan tangguh.

Selanjutnya pada dashboard, Dakar memiliki layar display meter 8 inci. Layar tersebut bisa pengendara kustomisasi sesuai dengan preferensi dan kebutuhan. Sebaliknya, Exceed tetap memakai panel meter klasik.

Beralih pada sistem infotainment (termasuk audio) yang sudah mendukung touchscreen. Perbedaannya terletak pada ukuran, yakni Exceed dengan layar 7 inci dan Dakar dengan layar 8 inci.

Lebih spesialnya lagi, Dakar memiliki beberapa hal yang sangat membedakan dengan Exceed. Beberapa di antaranya fitur kamera mundur, power outlet 150 W/220 V, dan sunroof.

Dari sini, Anda sudah memahami apa beda Pajero Dakar dan Exceed dari aspek interior. Kesimpulannya, varian Dakar memaksimalkan kenyamanan dan aspek elegan pada interior.

Baca Juga: 6 Tips Membeli Ayla Bekas Medan, Jaminan Anti Boncos!

3. Fitur Keselamatan

Setiap varian Mitsubishi Pajero Sport menghadirkan fitur keselamatan yang mumpuni. Hal ini penting demi keamanan pengendara dan setiap penumpang.

Maka dari itu, Pajero Dakar dan Exceed sama-sama memiliki fitur dasar. Fitur tersebut berupa ISOFIX Child Seat, Anti-Lock Braking System (ABS), Electronic Brake Force Distribution (EBD), dan Immobilizer.

Walau begitu, terdapat perbedaan Pajero Dakar dan Exceed dari penggunaan airbag. Exceed hanya memiliki dua buah airbag, sedangkan Dakar justru lebih lengkap dengan tujuh buah airbag.

Terlebih, varian Dakar juga memiliki berbagai fitur keselamatan lebih banyak dan canggih. Fitur-fitur tersebut termasuk Hill Start Assist (HAS), Rake Assist, Ultrasonic Misacceleration Mitigation System (UMS), dan Adaptive Cruise Control.

4. Spesifikasi dan Performa

Membicarakan apa beda Pajero Sport Dakar dan Exceed mungkin tidak lengkap tanpa membahas spesifikasi dan performanya. Benar, kedua varian ini memiliki beberapa perbedaan cukup menonjol.

Dari penggunaan mesin, Exceed mengandalkan mesin 2.5L 4D56 Commonrail Turbocharged. Mesin tersebut membuatnya mampu menghasilkan tenaga maksimal 134 hp dan torsi maksimal 324 Nm.

Beda dengan Dakar, varian tersebut mengandalkan mesin 2.4L 4N15 MIVEC Turbocharged, membuatnya bisa mencapai tenaga 178 hp dan torsi 430 Nm.

Untuk transmisi, Exceed tersedia dalam opsi matic 5-speed dan manual 5-speed. Dakar tercatat memiliki transmisi matic 8-speed.

Ini membuktikan Dakar lebih gahar secara spesifikasi dan performa. Walau begitu, Anda mungkin tidak akan merasakan perbedaan dua varian ini dalam performa saat mobilitas di perkotaan.

5. Harga

Pastinya, beda Pajero Dakar dan Exceed ikut terletak pada harga. Berdasarkan pada empat perbedaan tadi, sudah tentu Pajero Dakar memiliki harga lebih tinggi daripada Exceed. 

Misalnya, Pajero Sport Dakar AT 4×2, model terendah dari varian Dakar, memiliki harga mulai dari Rp634,4 juta. Model tertingginya, Pajero Sport Dakar Ultimate AT 4×4, memiliki harga Rp745,1 juta.

Sebaliknya, varian Exceed memiliki harga lebih rendah. Untuk model transmisi manual (Pajero Sport Exceed MT 4×2), harganya mulai dari Rp560,1 juta. Sedangkan model transmisi matic (Pajero Sport Exceed AT 4×2) memiliki harga sekitar Rp575,3 juta.

Seperti biasa, harga seluruh varian Pajero Sport keluaran tahun lama, terutama versi bekas, akan memiliki harga lebih rendah. Beberapa dealer dan showroom mobil bekas mematoknya dengan harga Rp100 juta sampai Rp200 juta.

Baca Juga: 7 Pilihan Daihatsu Ayla Bekas Cicilan 1 Juta, DP Miring!

Mana yang Lebih Baik? Pajero Dakar atau Exceed?

Dari kelima aspek tadi, kita bisa menyimpulkan bahwa Pajero Dakar merupakan opsi yang lebih baik. Pasalnya, varian Dakar memiliki fitur dan spesifikasi lebih lengkap serta gahar.

Pajero Dakar sendiri memiliki beberapa fitur yang terkesan eksklusif daripada varian Pajero lain. Misalnya penggunaan lampu LED, pelek two tone, dan kehadiran Ultrasonic Misacceleration Mitigation System (UMS) serta Adaptive Cruise Control.

Inilah mengapa varian Dakar memiliki harga lebih tinggi daripada varian Exceed. Pasalnya, Exceed tidak memiliki fitur selengkap varian tersebut. Setidaknya, Pajero Exceed merupakan opsi yang lebih terjangkau.

Meski sudah mengetahui perbedaan Pajero Dakar dan Exceed, keputusan untuk memilih tetap di tangan Anda. Apakah Anda ingin memilih Pajero Sport Exceed opsi lebih ekonomis atau Pajero Sport Dakar yang lebih mewah?

Jangan takut saat ingin membeli mobil bekas! Anda tetap bisa mendapat mobil berkualitas dengan harga kompetitif. CarsGallery merupakan platform yang mempermudah Anda untuk menemukan mobil bekas berkualitas.

Ingin mobil bekas berkualitas, bersertifikasi, dan bergaransi? Segera kunjungi CarsGallery sekarang juga untuk mulai menemukan mobil impian Anda!

FAQ

Perbedaan Pajero Dakar dan Exceed terletak pada aspek apa saja?

Perbedaan kedua varian tersebut terletak pada eksterior, interior, fitur keselamatan, spesifikasi mesin dan performa, serta harga.

Pajero manakah yang memiliki fitur keselamatan lebih lengkap?

Dari perbedaan tersebut, kesimpulannya adalah Pajero Sport Dakar memiliki fitur keselamatan lebih lengkap.

Mana yang lebih baik? Pajero Dakar atau Exceed?

Pajero Sport Dakar merupakan opsi lebih baik karena memiliki spesifikasi, fitur, dan desain lebih gahar.



9 Model Mobil Perkotaan dari Suzuki, Gesit dan Irit BBM!

Mencari mobil dengan bodi mungil, gesit, dan irit BBM? Jawabannya adalah city car. Anda bisa memilih model mobil perkotaan dari Suzuki yang terkenal compact dan banyak variannya yang kini termasuk Low Cost Green Car (LCGC). 

Suzuki telah masuk di Indonesia dan membuka pabrik motor pertamanya pada tahun 1970. Mobil pertamanya yang rilis kala itu adalah Suzuki ST20 Carry dan merupakan kendaraan legendaris terkenal dengan istilah Carry Truntung. 

Setelah ST20 Carry, Suzuki juga berhasil menghadirkan mobil perkotaan tidak kalah legendaris yaitu Suzuki Karimun. Apalagi pilihan mobil perkotaan Suzuki yang menarik untuk Anda pilih? Simak deretannya. 

9 Model Mobil Perkotaan dari Suzuki Terbaik

Ciri khas Suzuki yang kerap memproduksi mobil compact adalah bentuknya yang cenderung kotak tetapi memiliki kabin efisien. Selain itu, Suzuki juga terus mengutamakan fungsi dan performa sehingga membuat mobilnya gesit. 

Desain seperti inilah yang membuatnya cocok sebagai mobil perkotaan. Anda yang tertarik dengan tipe mobil ini bisa cek rekomendasi modelnya berikut:

1. Suzuki Karimun 

Mobil perkotaan yang sangat legendaris dari Suzuki adalah Karimun. Pada generasi pertama, Karimun memiliki bentuk yang super kotak dengan mesin 1.000 cc yang tangguh dan transmisi 5-percepatan. 

Karimun generasi kedua adalah Karimun Estilo yang memiliki bentuk lebih melengkung di bagian sisinya. Generasi ketiga dan terbaru adalah Karimun Wagon R yang meluncur 2013 dengan skema LCGC. 

Karimun Wagon R masih mengusung bodi yang mungil dengan kabin cukup lega baik di bagian legroom dan juga headroom. Mobil berkapasitas 5 orang penumpang ini masih mengadopsi kapasitas mesin 1.000 cc. 

Meskipun model mobil perkotaan Suzuki ini sudah berhenti produksinya tahun 2021, Anda masih bisa membelinya bekas. Harganya pun sangat murah, bisa dibawah 100 juta rupiah. 

Baca juga: 10 Rekomendasi Mobil City Car Murah, Harga Mulai 50 Jutaan

2. Suzuki Baleno 

Model mobil perkotaan dari Suzuki ada juga yang berupa sedan yaitu Baleno. Generasi pertamanya lahir 1995-2004 dengan mesin 1.600 cc transmisi 5-percepatan. 

Generasi kedua rilis tahun 2003-2007 dan generasi ketiga tahun 2008-2010. Sejak generasi ketiga hingga generasi keempat yaitu 2017 hingga sekarang, Suzuki Baleno memiliki bodi yang semakin kecil. 

Anda bisa membeli Suzuki Baleno terbaru yang menggunakan mesin 1.400 cc yang juga digunakan pada Ertiga. Ada banyak fitur terbaru yang menarik seperti keyless entry, AC climate control hingga MID. 

Kapasitas penumpangnya adalah 5 orang yang tersedia dalam versi transmisi manual dan otomatis. Harga OTR Jakarta terbarunya sendiri mulai dari 250 jutaan rupiah. 

3. Suzuki Swift 

Apabila Anda suka mobil model perkotaan dari Suzuki yang bergaya sporty maka Swift adalah pilihannya. Pertama kali rilis tahun 2005 di Indonesia dalam bentuk CBU dengan kapasitas 1.500 cc. 

Beberapa varian yang bisa Anda dapatkan saat ini seperti Suzuki Swift GT2, GT3 dan GTS. Suzuki Swift resmi berhenti produksinya tahun 2016 tetapi kabarnya pada tahun 2023 kemarin, Suzuki kembali uji coba Swift terbarunya. 

Meskipun Anda harus membeli Suzuki Swift bekas tetapi mesinnya terkenal awet. Baik itu Swift dengan kapasitas 1.300 cc hingga 1.500 cc tetap kuat digunakan pada tahun ini. Ditambah lagi efisiensi bahan bakarnya yang membuat Anda untung. 

Soal bodi jangan khawatir, desainnya tidak lekang oleh waktu. Kesan dinamis pada bodi mobil menjadi karakter utama yang tidak ada di mobil lainnya. Anda akan terlihat keren menggunakan Suzuki Swift di jalanan. 

Baca juga: 8 City Car Paling Irit Bahan Bakar, Layak Dipertimbangkan!

4. Suzuki Celerio 

Sekilas Anda akan melihat Honda Brio dengan ukuran yang lebih tinggi pada model mobil perkotaan dari Suzuki yang satu ini. Suzuki Celerio hadir cukup singkat di Indonesia. 

Pertama kali rilis pada ajang IIMS 2014 dan pada tahun yang sama pemasarannya di Indonesia pun berhenti. Pemasarannya saat ini fokus di India dan juga Thailand tetapi Anda masih bisa mendapatkan versi bekasnya. 

Suzuki Celerio sudah menggunakan mesin irit bbm berkapasitas 1.000 cc yang mesinnya sama seperti pada Karimun Wagon R. Soal interior, Anda tetap akan mendapat kabin yang lega dengan jumlah 5 orang penumpang. 

Perpindahan gigi juga terasa sangat halus karena telah menggunakan transmisi CVT. Soal fitur, Celerio sudah memiliki head unit 2din yang lengkap dengan fitur hiburan. 

5. Suzuki Ignis 

Pilihan model mobil perkotaan merek Suzuki lainnya adalah Suzuki Ignis yang termasuk mobil ‘Urban SUV’. Di pasar Indonesia, Ignis rilis tahun 2017 yang merupakan generasi kedua dengan varian GL dan GX. 

Sayangnya sama seperti Celerio, pada tahun 2024 ini, Suzuki menghentikan pemasarannya di Indonesia. Namun, Anda masih bisa membeli Suzuki Ignis bekas yang memiliki kapasitas mesin 1.200 cc ini. 

Meskipun tidak termasuk mobil LCGC tetapi Suzuki Ignis tetap hemat bahan bakar. Penggunaannya bisa mencapai 17 hingga 18 km per liter yang sangat efisien.

Baca juga: Intip 4 Kelebihan dan Kekurangan City Car Sebelum Beli

6. Suzuki Ertiga 

Ertiga pertama kali rilis tahun 2010 di ajang IIMS yang hadir dengan harga terjangkau untuk model mobil perkotaan tipe MPV. Generasi pertama hadir dengan mesin 1.400 cc yang meningkat pada generasi kedua pada 2018 menjadi 1.500 cc. 

Banyak kelebihan yang bisa Anda peroleh seperti interior yang super nyaman dengan 7 kapasitas penumpang. Fitur keselamatan pun lengkap seperti ABS dengan EBD, dual airbags dan yang pasti hemat bbm. 

Head unit Suzuki Ertiga terbaru kini juga sudah layar sentuh yang memudahkan akses hiburan di dalam kabin. Sistem audionya berkualitas tinggi yang akan menemani Anda selama perjalanan. 

Mesinnya kini mengandalkan teknologi mild hybrid yang pertama di Indonesia. Teknologi ini memadukan mesin bensin konvensional dengan baterai lithium ion berkapasitas 12V. 

7. Suzuki XL7 Hybrid 

Suzuki XL7 pertama kali hadir tahun 2020 tetapi di tahun 2023, Suzuki merilis versi hybrid yang jauh lebih hemat bbm. Mobil Suzuki 7 seater ini tidak memiliki bodi yang terlalu bongsor dan mesinnya sudah 1.500 cc dengan baterai lithium ion.

Kapasitas baterainya lebih besar dari Ertiga yaitu 10Ah yang juga mengandalkan teknologi Integrated Starter Generator (ISG). Teknologi ini bertujuan menghasilkan tenaga listrik yang disimpan di dalam baterai untuk dipakai saat akselerasi. 

Soal keselamatan Anda juga akan merasa puas, beberapa fitur seperti ABS, EBD, dual SRS airbag sudah lengkap. Ada juga hill hold control yang memudahkan Anda saat berkendara di tanjakan. 

8. Suzuki S-Presso 

Model mobil perkotaan dari Suzuki terbaru yang digadang-gadang menggantikan Karimun Wagon R. Suzuki S-Presso pertama rilis pada GIIAS 2022 dan mengalami penyegaran saat IIMS 2023. 

Versi terbaru Suzuki S-Presso mengadopsi teknologi ESP yang membuat mobil lebih stabil saat meluncur di lintasan licin. Fitur seperti hill hold control seperti di XL7 juga tersedia. 

Sebagai mobil perkotaan, Suzuki menggunakan mesin 1.000 cc yang sama seperti Karimun Wagon R. Pada fitur hiburan, terdapat head unit layar sentuh berukuran 7 inci yang bisa dikontrol dari audio steering switch. 

9. Suzuki Jimny 

Bukan hanya SUV, MPV, dan city car dari Suzuki yang cocok sebagai mobil perkotaan. Ada juga Suzuki 4×4 yaitu Suzuki Jimny yang memiliki bodi mungil minimalis. 

Suzuki Jimny memiliki efisiensi bahan bakar yang baik dan juga memiliki banyak fitur canggih. Contohnya, fitur DSBS sebagai pengingat objek yang terlalu dekat dengan mobil. 

Mobil dengan kapasitas mesin 1.400 cc ini memiliki desain interior yang keren membuat Anda semakin percaya diri saat berkendara. 

Wujudkan Impian Memiliki Mobil Perkotaan Terbaik di CarsGallery

Sudah puas mengecek deretan mobil perkotaan Suzuki, kini saatnya Anda untuk mempertimbangkan membelinya. Anda bisa mengecek pilihan mobil bekas langsung di CarsGallery

Kami menyediakan semua model mobil perkotaan dari Suzuki dan juga merek lainnya yang sudah dicek lengkap dan bergaransi. Anda bisa memasukkan informasi merek mobil, tahun keluaran hingga jarak tempuhnya. 

Temukan mobil impian Anda dengan mencarinya langsung di CarsGallery. Semua model mobil ada!

FAQ

Apa mobil perkotaan Suzuki yang sudah tidak rilis lagi? 

Suzuki Celerio, Suzuki Karimun Wagon R, Suzuki Swift dan Suzuki Ignis. 

Apa mobil perkotaan pertama dari Suzuki?

Mobil perkotaan pertamanya adalah Suzuki Karimun. 

Apa mobil perkotaan terbaru dari Suzuki 1.000 cc?

Mobil terbarunya adalah Suzuki S-Presso yang rilis 2023.



Exit mobile version