Konsumsi BBM Grand Livina, Terbukti Iritnya!

Termasuk salah satu mobil keluarga favorit orang Indonesia, ternyata konsumsi BBM Grand Livina terbilang irit. MPV keluaran Nissan ini juga mampu mengangkut banyak penumpang dengan nyaman.

Bukan itu saja, mobil dengan konfigurasi 7 seater ini juga menawarkan berbagai fitur modern yang dapat meningkatkan kenyamanan perjalanan.

Mari simak info lengkap tentang seberapa irit penggunaan bahan bakar Grand Livina.

Konsumsi BBM Grand Livina

Nissan Grand Livina pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 2007. Interior yang nyaman dan kabin lega menjadikan Grand Livina primadona sebagai kendaraan keluarga.

Mobil yang termasuk segmen MPV ini dibekali mesin 1500 cc yang mampu menghasilkan output sebesar 102 HP dan torsi 141 Nm. 

Meskipun bertenaga cukup besar, konsumsi BBM Grand Livina tergolong irit. Hal tersebut terbukti dari pengujian efisiensi BBM yang diadakan oleh Nissan.

Mengutip dari situs resmi Nissan, pengujian melalui praktek eco-driving mencatatkan rekor konsumsi BBM paling efisien sebesar 30,3 km per liter.

Namun untuk mencapai tingkat efisiensi tersebut, pengemudi perlu menerapkan perlakuan tertentu. Peserta pengujian menggunakan Grand Livina 1.498 cc XTRONIC CVT dan bensin 92 oktan.

Pengujian tersebut melalui rute jalan tol Cipularang-Cikampek-Exit Halim tanpa menyalakan AC selama berkendara. 

Dalam pengujian lain oleh pengguna, tercatat angka yang bervariasi tergantung kecepatan dan situasi jalan.

Saat melaju dengan kecepatan rata-rata 21 km/jam, Grand Livina konsumsi BBM nya menunjukkan angka 11,5 km/liter sampai 12,3 km/liter. Pengujian ini mengambil rute kombinasi dari jalanan macet dan jalan tol.

Kemudian pada pengujian dengan rute di luar jalan kota atau jalan bebas hambatan, Grand Livina mencatatkan angka konsumsi bahan bakar hingga 16 km/liter.

Nissan juga membekali MPV ini dengan mode Eco Driving yang mana mencatat tingkat efisiensi bahan bakar 20 – 21 liter per km dengan kecepatan lebih dari 80 km/jam.

Baca Juga: 9 Model Mobil Perkotaan dari Suzuki, Gesit dan Irit BBM!

Mesin Garang dan Lebih Irit

Setelah melihat berapa konsumsi BBM Grand Livina berdasarkan pengujian, Anda mungkin bertanya-tanya alasan di balik efisiensinya.

Hal tersebut berkaitan erat dengan penggunaan mesin berteknologi canggih pada dapur pacu mobil ini. Grand Livina menggunakan mesin HR15DE 1.500 cc dengan Dual Injector dan Twin VTC.

Mesin ini mampu menghasilkan kombinasi optimal antara performa yang garang dan efisiensi bahan bakar yang baik.

Lebih lanjut lagi, dapur pacu Grand Livina mendapatkan dukungan dari transmisi otomatis berteknologi XTRONIC CVT generasi terbaru. 

Teknologi inovatif dari Nissan tersebut membuat mobil menghasilkan akselerasi yang lebih halus dan nyaman. Jadi, tidak ada hentakan mengganggu yang terasa selama pindah gigi.

Menariknya lagi, teknologi transmisi otomatis pintar tersebut dapat mendukung akselerasi tinggi tanpa membuat bahan bakar cepat terkuras.

MPV ini mampu melesat dengan kecepatan 0 sampai 60 km/jam hanya dalam 5,2 detik saja. 

Kemampuan percepatan Grand Livina patut menjadi sorotan tersendiri. Apalagi kebanyakan mobil dengan akselerasi tinggi menggunakan bahan bakar dengan boros.

Baca Juga: Trik Mengemudi Mobil Perkotaan Lebih Nyaman dan Irit BBM

Tips Menghemat BBM Grand Livina

Memilih mobil keluarga yang irit bensin seperti Grand Livina tidak hanya menguntungkan bagi isi kantong. Namun, juga bermanfaat baik dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Untuk menghemat penggunaan bensin Grand Livina, Anda bisa menerapkan beberapa tips berikut:

1. Gunakan Bahan Bakar yang Sesuai

Pemilihan jenis bahan bakas berpengaruh signifikan terhadap tingkat efisiensi. Anda sebaiknya menggunakan bahan bakar yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Pastikan juga untuk menghindari penggunaan bahan bakar berkualitas buruk.

2. Lakukan Perawatan Rutin

konsumsi bbm grand livina

Melakukan perawatan rutin secara tepat juga berperan penting dalam menjaga efisiensi bahan bakar. Perawatan ini meliputi penggantian oli dan filter secara berkala. 

Perhatikan juga kualitas oli yang Anda gunakan untuk memelihara performa dan kemampuan efisiensi mesin.

3. Rutin Mengecek Tekanan Ban 

Supaya efisiensi bahan bakar terpelihara, sangat penting untuk rajin mengecek tekanan ban. Pasalnya, tekanan ban yang tidak optimal baik itu terlalu tinggi maupun kurang bisa mengakibatkan konsumsi BBM jadi lebih boros.

4. Kebiasaan Berkendara yang Baik

Gaya mengemudi juga mempengaruhi tingkat konsumsi mobil. Mengemudi dengan cara agresif seperti sering menambah percepatan dan mengerem secara tiba-tiba bisa berdampak merugikan bagi efisiensi kendaraan.

Jadi, sebaiknya membiasakan untuk mengemudi dengan kecepatan sedang dan menjaga putaran mesin dalam rentang wajar.

5. Gunakan AC Secara Bijak

Penggunaan AC yang berlebihan bisa mengakibatkan beban kerja mesin meningkat sehingga mengorbankan efisiensi bahan bakar.

Maka, untuk menjaga konsumsi bahan bakar tetap irit, sebaiknya gunakan AC dengan pengaturan sedang. Anda juga sebaiknya menghindari hal-hal yang bisa menambah beban kerja AC, seperti membuka jendela terlalu lama saat AC menyala.

6. Hindari Membawa Muatan Berlebihan

Besar muatan berpengaruh pada tingkat konsumsi bahan bakar. Jadi, supaya tetap irit BBM, penting untuk memperhatikan muatan yang Anda bawa tidak melebihi batas kemampuan mobil.

Baca Juga: 8 Cara Merawat Mesin Mobil Bekas agar Awet Bebas Mogok!

Fitur Menarik Grand Livina

Kenyamanan Nissan Grand Livina juga tidak terlepas dari berbagai fitur pendukung yang tersemat. 

Mobil ini hadir dengan kabin yang lapang sehingga mampu mengakomodasi barang bawaan keluarga. MPV ini juga memiliki berbagai fitur modern, seperti Dual SRS Airbag dan kamera belakang. 

Tersedia juga beragam fasilitas hiburan yang bisa membuat perjalanan makin menyenangkan seperti 1DIN Wide DVD, DVD Player, Video Output, dan Roof Mounted Monitor 10 inci.

Meskipun konsumsi BBM Grand Livina lama sudah tidak seirit mobil baru, kelengkapan fitur dan kenyamanan yang ditawarkan membuat mobil ini masih banyak diminati.

Sekian pembahasan mengenai konsumsi BBM Grand Livina. MPV favorit keluarga ini patut Anda pertimbangkan sebagai mobil keluarga yang ideal.

CarsGallery punya banyak stok mobil bekas berkualitas yang dapat menjadi pilihan tepat bagi keluarga Anda. Segera cek pilihan mobil keluarga murah dari CarsGallery.

7 Penyakit Mobil Grand Livina dan Penanganannya

Apa saja yang menjadi penyakit mobil Grand Livina? Jika Anda memiliki mobil satu ini tentu saja harus mengetahuinya sebagai bentuk antisipasi supaya bisa mencari solusi atas problem tersebut.

Grand Livina adalah mobil dari band Nissan berjenis MPV yang memiliki dimensi berukuran 4.510 mm x 1.750 mm x 1.695 mm. Mobil ini memiliki performa baik dan ruang kabin yang cukup luas.

Mobil Grand Livina memang bagus, tetapi bukan berarti tidak ada kekurangannya sama sekali. Grand Livina memiliki penyakit tertentu yang kerap dikeluhkan pengemudi.

Penyakit Mobil Grand Livina

Berikut ini berbagai penyakit yang ada pada mobil Nissan Grand Livina.

1. Setir Terlalu Ringan

Mungkin bagi sebagian pengemudi setir yang ringan ini dapat memperingan beban saat sedang menyetir mobil. Akan tetapi, sebenarnya hal tersebut kurang tepat.

Jika Anda menggunakan setir ringan, maka akan sangat beresiko terutama ketika mengemudikan mobil dalam kecepatan tinggi. Feelnya menjadi berkurang sehingga mengakibatkan Anda tidak bisa melakukan perputaran secara tepat.

Sebagian pengemudi merasakan sendiri masalah setir ini. Akan tetapi, Anda tidak perlu khawatir dengan penyakit ini. Setir Grand Livina bisa Anda atur dengan cara membongkar kaki-kaki roda depan.

2. Pedal Kopling Ambles

Salah satu kelemahan Livina yang sering pengemudi keluhkan adalah pedal kopling yang ambles. Problem terjadi pada mobil Grand Livina dengan transmisi manual.

Kopling ambles ini kerap terjadi pada varian 1.5 dan 1.8. Gejalanya yaitu pedal kopling kadang tidak kembali setelah diinjak. Tentu saja hal ini sangat membahayakan apabila terjadi saat Anda berkendara di jalan raya.

Problem ini penyebabnya adalah dari master kopling yang bocor. Kebocoran ini terjadi pada jalurnya yang membuat oli berkurang dan tidak dapat memberikan tekanan balik pada pedal.

Baca Juga: Yuk, Kenali 7 Masalah Mobil Daihatsu Ayla Sebelum Membeli

3. Suara Kabin yang Sedikit Bising

Penyakit mobil Grand Livina lainnya adalah suara kabin yang bising. Pastinya suara bising ini sangat mengganggu pengemudi maupun penumpang yang ada di dalam mobil tersebut.

Selain itu, suara bising juga berasal dari pintu sebelah kiri. Pintu cenderung bergetar saat melewati jalan yang tidak rata. Penyebabnya yaitu pintu yang sedikit kurang rapat.

Supaya tidak mengganggu perjalanan Anda dengan mobil ini, apabila mengalami masalah yang sama Anda bisa menambah lapisan peredam pada bagian tersebut. Peredam itu bertujuan untuk mengurangi suara bising.

4. AC Panas

Salah satu penyakit pada mobil Grand Livina yang pernah orang-orang rasakan adalah AC-nya yang sangat panas. Tentu saja hal ini sangat mengganggu dan membuat siapapun yang ada di dalam mobil merasa tidak nyaman.

Masalah AC panas ini disebabkan karena komponen-komponen yang rusak seperti evaporator bocor dan selang bocor. Selain itu, masalah AC ini juga terjadi karena pemilik mobil sendiri.

Evaporator yang jarang dibersihkan membuatnya kotor sehingga mengakibatkan kebocoran. Tidak hanya itu saja, Jika Anda jarang melakukan service AC mobil pasti membuat AC jadi bermasalah.

Baca Juga: 6 Masalah Mobil Avanza Bekas yang Sering Muncul

5. Masalah Kelistrikan

Sebagian orang masih beranggapan bahwa Grand Livina produk gagal karena seringnya mengalami masalah kelistrikan. Terutama pada mobil Grand Livina generasi awal.

Sistem kelistrikannya sangat rumit sehingga sangat sulit untuk memasang aksesoris tambahan seperti foglamp atau klakson dengan sparepart aftermarket. Walaupun pemasangannya sudah benar, tetapi masih ada saja masalah atau gangguan.

Ada beberapa orang yang mengeluhkan extra fan justru menyala terus setelah pemasangan fog lamp dan klakson. Padahal, urutan pemasangannya sudah benar mulai dari aki kemudian melalui relay.

Beruntung bengkel resmi bisa menemukan solusi atas permasalahan ini. Nissan berhasil mengembalikan jalur kelistrikan menjadi normal kembali.

6. Mesin Mobil Ngelitik

Masalah yang sering terjadi pada mobil Grand Livina bekas 50 juta adalah mesinnya yang ngelitik. Faktor terbesar yang membuat hal ini bisa terjadi karena proses pembakaran yang tidak sempurna.

Adapun penyebab mesin mobil ngelitik pada Grand Livina antara lain filter udara kotor, kesalahan pemakaian BBM, koil rusak, atau busi yang kotor.

Tetapi Anda tidak perlu khawatir karena mesin mobil ngelitik ada solusinya. Anda cukup melakukan pemberian carbon clean pada kepala piston dan valve.

Selain itu, Anda juga perlu melakukan tune up secara menyeluruh. Tidak sekedar itu saja, pastikan juga Anda menggunakan BBM sesuai rekomendasi.

Baca Juga: Masalah-Masalah yang Muncul pada Mobil dengan Sunroof dan Cara Mengatasinya

7. Tidak Kuat Menanjak

Kelemahan Grand Livina di tanjakan juga banyak yang mengeluhkannya. Biasanya hal ini terjadi pada Grand Livina generasi lawas yang memang tidak begitu sempurna.

Ada banyak hal yang menyebabkan Grand Livina tidak kuat di tanjakan antara lain yaitu membawa beban yang terlalu berat, ban tapak tidak tercengkram dengan baik, saluran pembakaran bocor, atau masalah pada mesin dan kelistrikan.

Bahkan problem yang sama juga bisa terjadi pada mobil Grand Livina apabila Anda jarang melakukan perawatan mobil. Selain itu, Anda juga harus melakukan tune up untuk mengembalikan performanya secara menyeluruh.

Perawatan Grand Livina dapat Anda lakukan dengan beberapa cara yaitu service berkala, menggunakan BBM sesuai rekomendasi, melindungi mobil dengan penutup, dan rutin mencuci mobil.

Tidak hanya itu saja, Anda harus memastikan mobil terisi bahan bakarnya jangan sampai kosong sama sekali.

Jadi, itulah dia berbagai penyakit mobil Grand Livina yang harus Anda waspadai. Bagi Anda yang ingin membeli mobil Grand Livina bekas tanpa ada masalah, jawabannya adalah CarsGallery.

CarsGallery adalah platform jual beli mobil bekas berkualitas. Semua mobil yang ada di CarsGallery sudah teruji dan pasti aman karena melewati proses inspeksi yang sangat ketat.

Termasuk itu mobil Grand Livina yang sudah tidak mengalami penyakit seperti penjelasan di atas. Info selengkapnya, Anda bisa langsung menghubungi customer service CarsGallery.



Cara Merawat Ban Serep Mobil Secara Rutin agar Tetap Prima

Meskipun ban serep sangat penting untuk keselamatan dan kenyamanan berkendara, mereka sering diabaikan. Ban serep harus selalu dalam kondisi baik jika ban utama rusak, seperti bocor atau kempes selama perjalanan. 

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas cara merawat ban serep mobil secara teratur untuk memastikan bahwa mereka tetap berfungsi dengan baik saat diperlukan.

1. Periksa Tekanan Angin Secara Berkala.

Ini adalah salah satu perawatan paling dasar yang harus dilakukan pada ban serep. Banyak orang lupa memeriksa tekanan ban serep karena tidak digunakan setiap hari. Padahal, kurangnya tekanan angin dapat membuat ban serep tidak berfungsi dengan baik saat dibutuhkan.

Alasan Penting: Ban yang kempes atau tidak memiliki cukup angin dapat merusak kinerja ban saat digunakan. Anda mungkin tidak dapat menggunakan ban serep dengan aman dalam situasi darurat jika tidak memiliki tekanan yang tepat.

Cara Merawat: Periksa tekanan angin ban serep setiap kali Anda mengecekan ban utama; idealnya, lakukan pengecekan ini setiap sebulan. Untuk mengetahui tekanan angin ban, gunakan pengukur tekanan ban, yang biasanya tertera di bagian dalam pintu mobil atau dalam buku manual kendaraan.

2. Jaga Ban Serep Bersih.

Ban serep di bagian bawah atau di belakang mobil sering terkena debu, kotoran, air, atau bahkan lumpur. Kondisi kotor ini dapat mempercepat kerusakan ban serep, seperti karat pada pelek atau ban yang menjadi getas. Kotoran yang menumpuk pada ban serep dapat mempercepat aus atau membuat permukaan ban rapuh, dan kotoran yang dibiarkan terlalu lama dapat menyebabkan karat pada pelek.

Cara Menjaga: Bersihkan ban serep secara teratur, terutama jika ban dipasang di luar mobil, seperti di kolong mobil atau di bagian belakang SUV. Untuk menghilangkan kotoran yang menempel, Anda dapat mencuci ban serep dengan air sabun dan sikat lembut. Pastikan ban benar-benar kering sebelum menyimpannya kembali untuk menghindari kelembapan yang dapat menyebabkan karat.

3. Rotasi Ban Serep dengan Ban Utama.

Jika ban serep tidak pernah digunakan atau dirawat, permukaannya dapat mengeras atau retak karena terlalu lama tidak digunakan. Oleh karena itu, sangat disarankan agar ban serep dirotasi dengan ban utama untuk memastikan bahwa semua ban mengalami tingkat keausan yang sama.

Alasan Penting: Rotasi ban serep dapat membantu memperpanjang usia ban. Ini juga memungkinkan Anda untuk memastikan bahwa ban serep tetap dalam kondisi baik saat dibutuhkan.

Cara Merawat: Jadwal rotasi ban serep biasanya dilakukan setiap 10.000–12.000 kilometer. Konsultasikan dengan mekanik Anda tentang pola rotasi yang paling cocok untuk ban dan jenis mobil Anda. Saat melakukan rotasi, periksa tekanan angin dan kondisi ban serep.

4. Periksa Kondisi Fisik.

Ban Serep Selain memeriksa tekanan angin, sangat penting untuk memeriksa kualitas fisik ban serep juga. Ban serep yang sudah lama tidak digunakan bisa rusak atau retak, terutama dinding samping ban. Keretakan kecil pada dinding ban dapat fatal jika ban digunakan dalam kecepatan tinggi.

Alasan Penting: Ban yang sudah aus, retak, atau mengeras berisiko pecah saat digunakan, terutama di jalan yang tidak baik atau saat mengemudi dengan kecepatan tinggi.

Cara Merawat: Periksa ban serep untuk retakan, benjolan, atau tanda-tanda aus. Meskipun ban belum pernah digunakan, Anda harus segera mengganti ban serep dengan yang baru jika Anda menemukan kerusakan tersebut. Bahkan jika ban tidak digunakan, usia ban dapat menua dan kehilangan elastisitasnya. Usia ban yang aman rata-rata adalah lima hingga enam tahun, tergantung pada bagaimana disimpan dan dirawat.

5. Lindungi Ban Serep dari Paparan Sinar Matahari Langsung.

Jika ban serep disimpan di luar mobil, seperti di bagian belakang SUV atau di atas mobil off-road, ban akan lebih sering terpapar sinar matahari langsung. Sinar matahari ultraviolet dapat merusak karet ban, membuatnya lebih cepat mengeras dan retak. Ini penting karena paparan sinar matahari langsung dapat mengurangi umur ban. Ban getas tidak aman untuk digunakan sebagai pengganti ban utama karena lebih mudah pecah saat digunakan.

Cara Merawat: Untuk melindungi ban serep dari cahaya matahari, Anda dapat menggunakan cover atau pelindung ban serep yang terbuat dari bahan tahan cuaca. Pastikan pelindung ban tersebut dipasang dengan baik untuk melindungi ban dari cuaca tambahan seperti hujan dan debu.

6. Pastikan Ban Serep Terpasang dengan Baik.

Jika ban serep dipasang di belakang kendaraan atau di bagian bawah mobil, pastikan posisi dan pengikatannya benar-benar aman. Ban yang longgar dapat menyebabkan getaran atau suara berisik saat berkendara, dan dalam situasi terburuk, ban dapat terlepas saat mobil melaju.

Alasan Penting: Ban serep yang tidak terpasang dengan benar dapat lepas saat mobil berjalan, terutama di jalan bergelombang. Hal ini dapat menyebabkan kecelakaan yang membahayakan Anda dan pengendara lain.

Cara Merawat: Periksa ban serep secara berkala untuk memastikan bahwa ia terpasang dengan benar dan aman. Jika ban serep dipasang di bagasi, pastikan area tersebut bebas dari benda lain yang dapat merusak ban. Pastikan baut dan pengunci ban tidak longgar dan tidak ada bagian yang rusak atau korosi.

7. Cek Komponen Pendukung.

Ban Serep Selain memeriksa kondisi ban, jangan lupa untuk memeriksa komponen yang mendukung ban serep, seperti dongkrak, kunci roda, dan peralatan lainnya yang diperlukan untuk mengganti ban. Peralatan ini harus dalam kondisi baik dan tersedia untuk digunakan.

Alasan Penting: Ban serep yang bagus tidak akan berguna kecuali Anda memiliki alat yang lengkap dan dapat digunakan untuk menggantinya. Dalam situasi darurat, biasanya tidak ada cukup waktu untuk mencari peralatan tambahan.

Cara Merawat: Pastikan bahwa semua alat yang diperlukan untuk mengganti ban serep tersedia dan dalam kondisi baik. Simpan peralatan di tempat yang mudah dijangkau dan cek secara berkala untuk memastikan tidak ada yang hilang atau rusak.

Ban serep, terutama jenis space-saver (ban serep kecil), dibuat untuk digunakan dalam jarak dan kecepatan terbatas. Tidak disarankan untuk digunakan dalam perjalanan jauh atau kecepatan tinggi.

Fakta Penting: Menggunakan ban serep di luar batas kapasitasnya dapat menimbulkan risiko, terutama pada stabilitas dan keamanan mobil saat berkendara.

Cara Merawat: Pastikan Anda mengetahui batas penggunaan ban serep sesuai dengan rekomendasi pabrik. Setelah Anda tiba di bengkel atau lokasi aman, ganti ban utama mobil Anda dengan ban utama yang sesuai secepat mungkin.

Livina vs Xpander, Ini 5 Perbandingannya!

Livina vs Xpander telah menjadi topik perdebatan untuk menunjukkan manakah mobil tipe MPV terbaik? Tentunya, kedua mobil itu telah populer bagi masyarakat Indonesia karena cocok sebagai mobil keluarga.

Memang tidak salah Livina dan Xpander kerap dibandingkan dan disamakan. Faktanya, masing-masing produsen mobil tersebut, Nissan dan Mitsubishi sudah beraliansi. Bahkan, Nissan memiliki 34 persen saham Mitsubishi Motors sejak 2016.

Berkat kedua fakta tersebut, keduanya memakai platform dan teknologi yang sama untuk membuat mobil, termasuk Livina serta Xpander. Sekilas, kedua MPV itu memiliki persamaan, tetapi setidaknya masih memiliki keunikan masing-masing.

Sekali lagi, kedua produk mobil ini menyasar target pasar yang sama. Tapi yang mana lebih baik? Artikel ini akan membantu Anda membandingkan kedua produk ini.

Perbedaan Livina vs Xpander

Terdapat berbagai aspek yang menjadi faktor pembeda antara Livina dan Xpander. Berikut adalah pembahasan perbedaannya:

1. Eksterior

Aspek Nissan Livina vs Xpander pertama yang terlihat berbeda terlihat dari eksterior. Tentunya, Xpander menggunakan bahasa desain dinamis khas Mitsubishi. Ciri khas tersebut berupa corak seperti huruf X bernama Dynamic Shield.

Formula desain huruf X itu juga tampil pada pintu bagasi, begitu juga dengan bagian depan. Kap mesinnya pun menggunakan tampilan polos dan terdapat lekukan pada setiap tepi.

Untuk lampu belakang, Xpander memakai lampu LED yang terlihat membentuk seperti sebuah huruf. Diffuser-nya ikut terpasang seakan menyatu bersama bodi. Sementara lampu depan Xpander terlihat lebih besar pada bagian atas dan bawah.

Lain halnya dengan Nissan Livina, terutama pada model terbaru. Seperti mobil modern Nissan lain, Livina menggunakan bahasa desain V-Motion sebagai dasarnya.

Bahasa desain tersebut sangat tercermin pada pintu bagasi, yakni tampilan yang menyerupai huruf V. Pada bagian bumper belakang, Livina berfokus pada tampilan lebih polos, sementara pada kap mesin terlihat banyak garis vertikal.

Desain lampu belakang livina memiliki diffuser terpisah dan memiliki LED lebih tebal. Tidak hanya itu, terdapat bentuk garis khas Nissan dalam desain tersebut. Beralih ke lampu depan, Livina memiliki lampu bentuk memanjang pada atas dan oval di bawah.

Untuk total dimensinya, Xpander memiliki dimensi 4.475 mm. Livina sedikit unggul dengan dimensi 4.510 mm.

Baca Juga: 4 Mobil Kapasitas Besar untuk Keluarga, Muat Banyak!

2. Interior

Perbandingan Livina dan Xpander selanjutnya terlihat pada interior. Secara desain, keduanya terlihat cukup mirip. Baik Xpander dan Livina memiliki power outlet 12V pada setiap baris bangku. Bahkan, masing-masing mobil bisa menampung 7 orang.

Setidaknya, ada berbagai perbedaan yang mencolok. Pertama, Livina memiliki infotainment touchscreen 7 inci yang mendukung Android Auto dan Apple Carplay pada varian tertentu.

Mitsubishi Xpander memiliki head unit 7 inci khusus varian Ultimate. Selain itu, ada juga tombol pemutar pada model terbaru.

Beralih ke kursi atau jok. Xpander masih menggunakan fabric sebagai bahan utama jok, termasuk varian Ultimate. Untuk varian tertinggi Livina, terdapat balutan kulit premium pada jok. Selain itu, jok kedua mobil tersebut dapat terlipat sesuai kebutuhan.

Perbandingan interior Livina vs Xpander tak berhenti sampai di situ, keduanya mengambil warna berbeda. Livina dominan dengan warna gelap dengan area plafon berfokus pada warna terang. Xpander justru dominan dengan warna terang.

3. Mesin

Perbandingan Mitsubishi Xpander vs Livina selanjutnya terdapat pada aspek mesin. Pertama, keduanya memakai mesin DOHC dengan kapasitas 1.499 cc. Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimal 104 dk dan torsi 141 NM.

Terlihat bahwa mesin tersebut membuat Livina dan Xpander memiliki performa bertenaga dalam kelas MPV. Dari sini, keduanya cocok untuk perjalan sehari-hari bersama keluarga berkat kemampuan akselerasi baik.

Terlebih, kedua MPV ini tersedia dalam varian transmisi manual 5-speed dan matic 4-speed.  Meski begitu, Livina varian terbaru bertransmisi otomatis mungkin berbeda daripada varian sebelumnya jika mempertimbangkan aspek pengalaman mengemudi.

Baca Juga: 5 Tips Memilih Mobil Keluarga untuk Kenyamanan Ekstra

4. Fitur Keselamatan

Fitur keselamatan ikut menjadi faktor pembeda. Pertama, Livina memiliki HAS, Traction Control System, Vehicle Dynamic Control, Auto Hazard Light on Emergency Braking, dan kamera belakang.

Livina juga memiliki sensor parkir khusus varian VE dan VL. Kamera parkir pun ikut hadir di varian tertingginya.

Xpander tidak memiliki sensor parkir untuk setiap variannya, sedangkan Auto Hazard on Emergency Braking hanya terpasang di varian Ultimate. Namun, Xpander Ultimate memiliki Cruise Control, sesuatu yang tidak dimiliki Livina.

Fitur keselamatan lain di Xpander di antaranya Dual SRS Airbag, ABS, ESS, HAS, ASC, dan Pedestrian Protection.

Baca Juga: Kenapa Harga Mobil di Indonesia Mahal? Ini 5 Alasannya!

5. Harga

Perbandingan Xpander vs Livina tidak lengkap jika tidak membahas harganya. Kami akan menggunakan model terbaru sebagai penjelasan harga kedua mobil ini.

Berdasarkan laman resmi Mitsubishi, Xpander tersedia dengan harga mulai dari Rp263 juta untuk model GLS MT. Varian tertingginya, Ultimate CVT, tersedia mulai dari Rp324,5 juta.

Sementara Nissan Livina tersedia mulai dari Rp292,5 juta. Harga tertingginya pun bisa mencapai Rp327 juta.

Itulah informasi tentang perbandingan Livina vs Xpander. Apakah Anda akan memilih Nissan Livina atau Mitsubishi Xpander? Pilihan tetap di tangan Anda.

Ingin membeli versi bekasnya yang lebih ekonomis? Tunggu dulu! Pastikan Anda membeli mobil bekas yang berkualitas dan bergaransi demi kenyamanan. Inilah mengapa CarsGallery dapat memudahkan Anda untuk melakukannya.

Segera beli mobil bekas berkualitas dan bergaransi dengan cara lebih mudah di CarsGallery sekarang juga!



Kelebihan dan Kekurangan Grand Livina yang Perlu Diketahui

Mengenali berbagai kelebihan dan kekurangan Grand Livina termasuk langkah wajib bagi Anda yang mempertimbangkan membelinya. Mobil jenis MPV ini sempat menjadi primadona sebagai kendaraan keluarga.

Selain punya kapasitas penumpang yang besar, Nissan Grand Livina juga terkenal memberikan kenyamanan ala sedan. Nissan juga menawarkan beragam varian yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan.

Namun, sebagaimana mobil lain, MPV yang banyak digandrungi ini juga memiliki sejumlah kekurangan. Simak lebih lanjut informasi selengkapnya.

Kelebihan dan Kekurangan Grand Livina

Nissan pertama kali meluncurkan MPV bertajuk Grand Livina pada tahun 2006. Mobil yang lebih kerap menjadi pilihan kendaraan keluarga ini punya beberapa kelebihan dan kekurangan, sebagai berikut:

Kelebihan Grand Livina

Grand Livina sudah mendapatkan tempat tersendiri di hati masyarakat sebagai pilihan keluarga. Hal ini berkat berbagai kelebihan yang ditawarkan, meliputi:

1. Kabin yang Nyaman

Bukan hanya bagian eksterior yang tampil modern, Grand Livina punya interior dengan desain elegan. Ruang kabinnya cukup lega dan nyaman.

Mulai dari kursi pengemudi yang memungkinkan posisi lebih rileks dengan desain memanjang dan lebih rendah. Apabila menilik pesaing MPV sekelasnya, maka belum ada yang dapat menyaingi kenyamanan posisi mengemudi Grand Livina.

Para penumpang juga bisa mendapatkan kenyamanan berkendara yang baik dari mobil ini. Jok pada baris kedua kabin dilengkapi dengan sandaran tangan yang bisa dilipat. 

MPV ini juga memiliki beberapa mode pelipatan bangku. Penumpang bisa meratakan baris kedua dengan ketiga, sehingga berupa permukaan datar yang nyaman untuk tidur atau penyimpanan barang.

Adanya kompartemen penyimpanan under floor pada bagian bagasi meningkatkan kepraktisan mobil. Tersedia juga laci penyimpanan dan cup holder pada setiap baris jok.

2. Fitur Lengkap

Pembahasan kelebihan dan kekurangan Grand Livina belum lengkap tanpa menilik fitur.

Nissan melengkapi MPV ini dengan berbagai fitur modern untuk meningkatkan pengalaman berkendara pengguna. Beberapa fitur unggulannya meliputi Display Wide 6 inch touch screen, konektivitas USB/iPhone/iPod, bluetooth, dan DVD.

Pada Grand Livina keluaran 2015, pengguna dimanjakan dengan fitur hiburan mewah berupa Roof Monitor 10 inch.

Pengguna juga bisa menikmati kenyaman lebih dengan deretan fitur canggih seperti sensor parkir dan kamera belakang. Ada juga beragam fitur keamanan seperti SRS airbag dan safety belt reminder.

3. Irit Bahan Bakar

Menyoal kelebihan dan kelemahan Grand Livina, tingkat konsumsi bahan bakar wajib mendapat perhatian.

Nissan merancang MPV ini sebagai kendaraan dengan konsumsi bahan bakar yang irit. Mobil ini mampu menempuh jarak sekitar 9 – 12 km dengan menggunakan 1 liter bensin untuk perjalanan dalam kota.

Tingkat konsumsi tersebut terbilang irit apabila dibandingkan dengan MPV lain sekelasnya.

Baca Juga: Trik Mengemudi Mobil Perkotaan Lebih Nyaman dan Irit BBM

4. Suspensi Empuk

Meskipun tidak terlihat, suspensi berpengaruh signifikan terhadap kenyamanan perjalanan. 

Nissan membekali MPV ini dengan suspensi yang sangat baik dan empuk. Alhasil, Grand Livina memiliki handling yang lebih nyaman dan memudahkan pengemudi. 

Suspensi yang berkualitas jempolan juga memungkinkan mobil melibas jalanan dengan kontur tidak rata tanpa banyak masalah.

5. Eksterior Elegan dan Banyak Varian

Tampilan eksterior Grand Livina menjadi daya tarik tersendiri. Mobil ini memiliki desain yang stylish dan elegan sehingga sangat cocok untuk masyarakat urban. Kesan tersebut makin menonjol dengan desain lampu V motion grill yang menawan.

Sempat masuk jajaran MPV primadona, Grand Livina hadir dengan banyak varian. Sebut saja SV, VX, HWS, dan HWS Autech. Nissan juga menawarkan dua jenis transmisi, yaitu manual dan CVT. 

Kekurangan Grand Livina

Di samping berbagai kelebihannya, Grand Livina memiliki sejumlah kekurangan yang perlu Anda perhatikan, sebagai berikut:

1. AC Bukan Double Blower

Kelemahan Grand Livina yang pertama yaitu belum adanya AC double blower sebagaimana mobil sekelasnya.

Padahal kebanyakan kompetitor memiliki sistem pendinginan kabin dengan double blower yang menjamin penumpang bisa menikmati hawa sejuk hingga baris paling belakang.

Sebagai ganti double blower, Nissan menambahkan kisi-kisi AC pada sela antara jok pengemudi dan penumpang baris pertama. Meskipun begitu, udara sejuk perlu waktu lebih lama untuk mencapai jok belakang.

2. Kabin yang Kurang Senyap

Menilik review Nissan Grand Livina, banyak yang memuji kenyamanan kabin yang lega. Namun, ada pula pengguna yang merasa kurang nyaman karena sistem peredam yang tidak maksimal.

Hal tersebut mengakibatkan suara-suara dari sekitar terdengar dari dalam kabin, sehingga bisa mengganggu kenyamanan penumpang.

Baca Juga: 5 Tips Memilih Mobil Keluarga untuk Kenyamanan Ekstra

3. Ground Clearance yang Rendah

Termasuk juga pertimbangan penting dalam kelebihan dan kekurangan Grand Livina, yaitu tingkat ground clearance.

MPV keluaran Nissan ini terkesan ceper karena memang memiliki ground clearance yang rendah. Hal ini membuat mobil dapat melaju dengan lebih stabil di jalan perkotaan yang rata.

Namun, Anda perlu menimbang kembali jika sering berkendara melalui jalan dengan kontur tidak rata. Grand Livina kurang ideal untuk menjelajah medan yang bervariasi, seperti jalan berlubang.

4. Tidak Tersedia Kunci Immobilizer

Grand Livina juga belum memiliki fitur immobilizer. Padahal fitur ini sangat bermanfaat karena dapat mencegah mesin menyala tanpa kunci asli. 

Absennya immobilizer menyebabkan Grand Livina lebih rentan terhadap risiko pencurian. Jadi, pengguna sebaiknya mempertimbangkan penggunaan kunci ganda untuk memberikan keamanan tambahan.

5. Perawatan Khusus untuk Transmisi CVT 

Satu lagi yang tidak boleh terlewat dari kelebihan dan kekurangan Grand Livina matic, yaitu perawatan transmisi yang menuntut ketelatenan. 

Menurut beberapa ulasan, transmisi CVT dari Grand Livina perlu dimanja karena tidak sekuat transmisi torque converter. Pengguna MPV ini perlu melakukan penggantian oli transmisi setiap 40.000 km.

Anda juga perlu memperhatikan kebiasaan penggunaan. Hindari asal injak pedal gas ketika berkendara. Anda juga sebaiknya tidak memindahkan tuas ke posisi P saat berhenti lama dengan mesin hidup.

Baca Juga: 4 Mobil Kapasitas Besar untuk Keluarga, Muat Banyak!

Mobil Murah Bergaransi

Terlepas dari sejumlah kekurangannya, Grand Livina bisa menjadi kendaraan ideal bagi keluarga. Terlebih lagi, bagi Anda yang mencari mobil keluarga dengan harga murah.

Anda bisa mendapatkan Grand Livina dengan kondisi prima dari tempat jual beli mobil bekas dengan harga sekitar Rp90 juta. 

Mau mobil bekas yang bergaransi? CarsGallery merupakan tempat yang tepat bagi Anda untuk mendapatkan mobil berkualitas dengan jaminan garansi. Kunjungi CarsGallery sekarang untuk temukan unit ready.

FAQ

Berapa harga mobil baru merek Grand Livina?

Untuk unit baru, harganya sekitar Rp270 juta.

Apakah Grand Livina cocok untuk berkendara keluar kota?

MPV ini kurang cocok untuk berkendara jauh, apalagi jika harus menerjang medan dengan kontur tidak rata. Hal ini karena Grand Livina punya ground clearance yang rendah dan mesin kurang bertenaga.

Mengapa Nissan Grand Livina banyak menjadi pilihan mobil keluarga?

Sebagaimana pembahasan kelebihan dan kekurangan Grand Livina di atas, mobil ini ideal untuk kendaraan keluarga. Beberapa alasannya yaitu karena punya kabin yang nyaman dan lega, serta menyediakan banyak ruang penyimpanan.

7 Mobil paling Nyaman di Segala Medan, Penakluk Jalanan!

Jalanan di Indonesia, sepertinya menuntut setiap pengemudi untuk memilih mobil paling nyaman di segala medan

Kontur jalan yang tak rata, sesekali mulus, dan banyak pula medan yang terjal, menjadikan tiap pengemudi harus memilih mobil yang sesuai dengan tiap kondisi ini. 

Untungnya banyak produsen mobil yang sudah menawarkan kelebihan seperti ini. Bahkan banyak tersedia mobil segala medan murah yang tidak membuat kantong Anda menjerit. 

Jadi, tak perlu risau karena memang cukup banyak tersedia mobil yang mampu memenuhi ekspektasi Anda. 

Baca Juga: 10 Mobil dengan Captain Seat Paling Nyaman

Apa Saja Mobil paling Nyaman di Segala Medan

Tapi, apa saja kira-kira mobil yang tepat untuk berbagai medan atau kontur jalan yang ada di Indonesia? Berikut rekomendasinya: 

1. Toyota Fortuner

Pertama, kami menyarankan Anda untuk mempertimbangkan Toyota Fortuner. Pasalnya, sejak awal rilis mobil ini memang telah dianggap sangat tangguh dalam melibas berbagai medan jalanan yang ada di Indonesia. 

Tentu, ada alasan utama mengapa Fortuner cocok untuk mobil di semua medan. Misalnya saja, ada suspensi monotube tune by GR Performance yang tersemat dalam mobil ini. 

Kehadiran suspensi monotube, tak pelak membuat mobil lebih stabil ketika melibas berbagai jalanan. Baik itu untuk jalan bergelombang sampai offroad yang cukup berat. 

Monotube suspension memang terkenal dengan kehandalannya untuk menjadi peredam getaran sehingga mampu menjadi peredam getaran saat Anda melewati jalanan kasar. 

Selain itu, alasan lainnya adalah Ground Clearance yang cukup tinggi. Jadi, bukan masalah besar jika harus melewati jalanan berlubang, berbatu, sampai jalanan yang penuh dengan genangan air. 

Anda akan bebas khawatir mobil tersangkut maupun tergesek ketika melewati jalanan tak rata. 

Belum cukup di situ, tapi kehadiran TSS dan fitur-fitur keamanan lain, variasi pilihan mesin yang bertenaga, hingga fitur Hill Start Assist dan Downhill Assist Control, menjadikannya lebih nyaman untuk melewati tanjakan. 

2. Nissan X-Trail 

Mobil yang cocok untuk jalan rusak? Salah satu pertimbangan Anda bisa memilih Nissan X-trail. 

Mobil ini punya desain sporty dan agresif yang nampak dari lekukan-lekukan menarik di bagian bodi. 

Selanjutnya, ada kap mesin yang memberi kesan bahwa mobil ini memang tangguh dan kuat. 

Kemudian, mari masuk ke alasan mengapa Nissan X-Trail sangat tepat buat semua medan. 

Pertama, ada suspensi MacPherson Strut di depan serta Multi Link Stabilizer Bar di belakang yang akan memberi Anda kenyamanan optimal. Bahkan untuk jalanan yang berlubang ataupun berbatu. 

Selain itu, ada juga fitur keselamatan seperti ABS, EBD, dan Brake Assist yang akan membuat pengendalian mobil bisa lebih stabil sekaligus aman. 

Bahkan, Nissan X-Trail juga terbilang sebagai mobil keluarga yang kuat di tanjakan. Mengapa demikian? Pasalnya, ada Hill Start Assist yang akan sangat berguna untuk melewati tanjakan dengan mudah. 

Nissan X-Trail pun memiliki mesin responsif yang bisa mencapai 144 PS. Dengan ini, maka semua medan hampir bisa dilibas termasuk untuk kecepatan tinggi ketika Anda menggunakannya di jalan tol. 

Adanya transmisi CVT Xtronic juga membuat mobil paling nyaman di segala medan ini punya perpindahan gigi lebih halus dan efisien. Jadi, tak heran jika Anda mungkin lebih hemat pengeluaran bahan bakar. 

Fitur-fitur seperti Touchless Backdoor dan Around View Monitor juga melengkapi berbagai jenis kebutuhan mobil untuk semua jenis medan yang ada di Indonesia. 

Baca Juga: 10 Mobil yang Cocok untuk Wanita Pemula, Berkendara Mudah!

3. Honda CR-V

Mau jalanan berlumpur hingga untuk kecepatan yang stabil seperti saat Anda berkendara di jalan tol, Honda CR-V masih menjadi salah satu pilihan terbaik. 

Selain cocok untuk hampir semua medan, CR-V juga termasuk mobil paling nyaman untuk perjalanan jauh.

Mengapa nyaman untuk semua medan? Pertama, CR-V ada yang menggunakan sistem penggerak AWD dan juga Hill Start Assist. 

Dari AWD-nya, maka CR-V mampu memberi traksi optimal di jalanan yang berlumpur dan licin. Apalagi dengan ditambahnya Hill Start Assist, maka CR-V akan sangat tepat membantu Anda dalam mengendarai medan yang menanjak. 

Dengan ini juga, akhirnya Anda bisa pindah kaki dari pedal rem ke gas tanpa adanya risiko mundur secara tiba-tiba. Jadi, akan lebih aman ketika berada di tanjakan. 

Selanjutnya, mobil paling nyaman di segala medan ini juga punya Honda Sensing. Di dalamnya memang banyak fitur yang membuat keselamatan pengendara jadi semakin tinggi. 

Misalnya, ada Adaptive Cruise Control, Lane Keeping Assist, hingga Road Departure Mitigation System. 

Ketiga sistem tersebut bisa memberi stabilitas juga keamanan tambahan ketika Anda mengendarainya di medan yang seperti apa pun. 

Belum lagi, soal desain yang ergonomis dari dashboardnya yang bersih. Akhirnya, ini juga yang membuat CR-V terbilang punya visibilitas lebih baik. 

Apalagi ada kursi pengemudi yang bisa Anda sesuaikan secara elektrik yang menambah kenyamanan. 

4. Pajero Sport

Butuh mobil yang cocok untuk daerah pegunungan? Coba pertimbangkan Pajero Sport untuk memenuhi kebutuhan Anda. Pasalnya, mobil satu ini juga terbilang nyaman untuk melibas hampir semua medan. 

Salah satu alasannya karena punya mesin diesel MIVEC yang terbilang tangguh. Dengan mesin ini, Pajero Sport bisa menghasilkan tenaga sampai 181 PS dengan torsi 430 Nm. 

Hadirnya performa tersebut, membuatnya punya daya optimal ketika putaran rendah. Jadi, akan sangat ideal untuk tanjakan yang curam ataupun berbatu. 

Belum lagi ketika melihat teknologi turbochargernya. Anda bisa memperoleh mobil dengan akselerasi cepat yang membuatnya jadi lebih andal di medan offroad yang butuh tenaga mendadak. 

Sistem suspensinya juga membuat Pajero Sport layak dapat sebutan mobil paling nyaman di segala medan

Ada suspensi double wishbone bagian depan dan suspensi multi-link di bagian belakangnya. 

Jadi, dengan suspensi ini maka guncangan ketika Anda melewati jalan tak rata atau berbatu bisa terserap dengan optimal. 

Suspensi yang hadir pada Pajero Sport juga sekaligus membantu mobil agar tak mengalami body roll. Tentu, ini berguna untuk kenyamanan penumpang dan pengemudi di medan yang berat. 

Selanjutnya, dari segi penggerak roda. Pajero Sport sudah memakai sistem penggerak 4WD Super Select II.

Dari fitur keamanannya pun semakin memperkuat posisi Pajero Sport sebagai mobil yang tepat buat perjalanan jauh. Misalnya ada Hill Start Assist dan Hill Descent Control. 

Adanya fitur ini memang sangat membantu terutama untuk medan menurun sekaligus menanjak. Menariknya, tersedia juga Active Stability and Traction Control (ASTC) yang membuatnya lebih stabil meski lewat di permukaan licin. 

Interiornya sudah pakai jok kulit, ada konfigurasi jok elektrik, juga Brake Auto Hold yang membantu Anda untuk kenyamanan yang lebih baik. 

Dengan ini, maka Pajero Sport juga lebih nyaman untuk perjalanan jauh. Maka dari itu, tak heran jika mobil produksi Mitsubishi satu ini terbilang cocok mendapat sebutan mobil paling nyaman di segala medan

5. Land Cruiser

Apa mobil paling nyaman sepanjang masa? Land Cruiser tentu masuk ke dalam salah satu daftarnya. Anda pun bisa memperoleh mobil yang begitu nyaman buat hampir semua medan di Indonesia. 

Dari segi mesin, Land Cruiser punya mesin diesel V6 3.3L twin turbo yang tentu terbilang tinggi performanya karena bisa menghasilkan sampai 305 PS serta torsi 700 m. 

Ada transmisi otomatis 10-percepatan semakin membuatnya nyaman buat akselerasi halus dan responsif. 

Selain itu, torsi besar di putaran rendahnya juga mampu membuat Land Cruiser tepat untuk medan berat seperti jalur berbatu, sungai dangkal, hingga tanjakan curam sekalipun. 

Land Cruiser juga terkenal dengan ladder framenya yang kokoh dan membuatnya jadi tahan banting. Sistem penggerak 4WD Full time dan Multi-Terrain Selectnya pun mampu membuat traksinya semakin mantap. 

Terutama traksi di jalanan berlumpur sampai pasir yang tebal. Suspensinya jelas nyaman karena di depan sudah pakai double wishbone dan 4-link rigid axle di belakang. 

Lebih nyaman buat penumpang, guncangan teredam, efek body roll pun lebih minim terjadi ketika Anda melewati jalanan kurang rata.

Masih ada alasan mengapa Land Cruiser juga termasuk mobil paling nyaman di segala medan

Misalnya, ada Hill Descent Control dan Crawl Control yang akan membantu Anda melewati tanjakan terjal dan melaju pada medan yang begitu sulit. 

Canggihnya TSS seperti Lane Departure Alert dan Pre-Collision Systemnya semakin membuat perjalanan jauh Anda lebih nyaman. 

Baca Juga: 4 Mobil Kapasitas Besar untuk Keluarga, Muat Banyak!

6. Ford Everest

Selanjutnya, ada SUV dari Ford yakni Ford Everest yang juga populer dengan tangguh dan kenyamanannya buat berbagai medan. Mesinnya diesel 2.0L Bi-Turbo yang bisa membuat tenaganya 210 PS dan torsi 500 Nm. 

Medan berat mungkin lebih mudah dilibas dengan Ford Everest. Akselerasinya pun halus karena otomatis, maka buat jalan raya atau off-road bisa terlewati dengan baik. 

Ada pula sistem penggerak 4WD serta berbagai riding mode. Misalnya, mode Rock, Sand, Mud, dan Snow yang bisa Anda sesuaikan untuk jenis medan yang akan dilewati. 

Kenyamanan di kabinnya juga membuatnya semakin layak dapat sebutan mobil paling nyaman di segala medan

Pasalnya, kabin Ford Everest ini luas, ada tujuh tempat duduk pula, serta materialnya mewah. 

7. Range Rover

Range Rover bisa jadi pilihan utama buat Anda yang mau lebih nyaman melewati semua medan. Apalagi ada All-Wheel Drive (AWD) sebagai sistem penggeraknya. 

Plus ada juga Terrain Response 2 yang membuat Range Rover otomatis menyesuaikan respon dari mesin, transmisi, hingga suspensinya berdasarkan kondisi jalanan yang Anda lewati. 

Range Rover pun mempunyai All Terrain Progress Control (ATPC) yang mirip dengan cruise control yang membuat Anda bisa mempertahankan kecepatan konstan ketika di medan berbatu atau licin. 

Adanya fitur Adaptive Dynamics-nya pun membuat Anda mampu memonitor pergerakan mobil sampai 500 kali per detiknya. Jadi, akan lebih nyaman meski jalanannya tak rata. 

Itulah seluruh mobil paling nyaman di segala medan yang bisa Anda pertimbangkan. Tapi, hampir semua harga mobil di atas memang terbilang tinggi jika beli baru. 

Namun, tidak masalah jika nantinya Anda harus membeli mobil-mobil di atas yang sudah bekas pakai. 

Kini, Mobil Bekas Sudah Banyak yang Berkualitas

Tak seperti dulu, saat ini mobil bekas juga banyak yang masih berkualitas. Bahkan sudah lolos inspeksi detail dan ada garansinya. 

Jika ingin mendapatkan mobil bekas yang sudah lolos inspeksi plus ada garansi, maka sudah waktunya cek CarsGallery!

FAQ

Berapa harga mobil yang nyaman untuk segala medan? 

Anda bisa mendapatkan unit barunya dengan harga paling murah sekitar Rp530-an juta. 

Mengapa tidak ada tipe MPV? 

MPV memang cocok buat semua kebutuhan, tapi bukan untuk semua medan jalanan. MPV terbilang kurang tepat untuk medan tak rata, terjal, dan ekstrim. 

Apakah mobil yang paling murah? 

Jika mempertimbangkan yang murah, maka sebaiknya pilih mobil bekas saja.



Cairan-Cairan yang Bisa Merusak Cat Mobil dan Cara Melindunginya

Cat mobil tidak hanya memberikan tampilan yang menarik, tetapi juga melindungi permukaan mobil dari kerusakan seperti korosi dan karat. 

Selain itu, cat mobil sering terpapar berbagai zat eksternal yang dapat merusaknya, seperti debu, kotoran, sinar matahari, dan cairan tertentu. 

Cairan-cairan tertentu, baik cairan dari lingkungan maupun cairan yang digunakan setiap hari, dapat merusak lapisan cat mobil.

1. Hujan Asam.

Hujan asam adalah salah satu sumber kerusakan cat mobil yang paling umum, tetapi sering diabaikan. Hujan asam memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi karena larutan sulfur dioksida dan nitrogen oksida dari pencemaran udara. Air hujan ini dapat meninggalkan noda permanen di permukaan mobil saat mengering, merusak lapisan cat.

Dampak: Jika dibiarkan, hujan asam dapat memperburuk warna cat dan bahkan merusak lapisan pelindung, meningkatkan kemungkinan karat pada bodi mobil.

Cara Mengatasi: Untuk mencegah kerusakan akibat hujan asam, cuci mobil segera setelah hujan dan keringkan dengan lap microfiber yang bersih agar tidak ada air. Secara berkala, melapisi mobil dengan wax atau sealant juga bisa membantu.

2. Kotoran Burung.

Kotoran burung adalah salah satu cairan yang paling merusak cat mobil. Ini mungkin bukan masalah yang serius, tetapi kotoran burung mengandung asam urat dengan pH yang sangat rendah yang dapat merusak lapisan cat dalam waktu singkat. Kotoran burung dapat meninggalkan bekas yang sulit dihilangkan jika tidak segera dibersihkan.

Dampak: Asam urat dari kotoran burung dapat menembus lapisan pelindung cat, menyebabkan noda permanen atau kerusakan struktur cat. Jika dibiarkan terlalu lama, lapisan cat di area yang terkena bisa mengelupas dan memudar.

Cara Mengatasi: Jika kamu menemukan kotoran burung di permukaan mobil kamu, bersihkan dengan air dan lap dengan microfiber. Jangan menggosoknya terlalu keras karena partikel kotoran burung yang keras dapat menyebabkan goresan. Untuk melindungi cat mobil dari cairan asam, gunakan wax pelindung.

 

3. Getah Pohon.

Getah pohon sering menetes ke mobil yang diparkir di bawah pohon, dan cairan lengket ini sulit dihilangkan. Ketika getah mengering di atas cat mobil, ia meninggalkan noda yang sulit dihilangkan dan dapat merusak permukaan cat secara permanen jika dibiarkan terlalu lama.

Dampak: Getah pohon dapat membuat cat mobil menjadi kusam dan sulit dibersihkan. Getah yang sudah mengering juga dapat merusak lapisan clear coat, yang membuat cat lebih mudah rusak dan memudar.

Cara Mengatasi: Untuk menghilangkan getah pohon, hindari menggunakan benda keras karena dapat menyebabkan goresan pada cat; sebaiknya gunakan produk pembersih khusus yang aman untuk cat mobil, seperti clay bar atau tar remover. Pertimbangkan untuk menggunakan cover mobil untuk melindunginya jika mobil sering diparkir di bawah pohon.

4. Minyak Rem.

Kandungan kimia dalam minyak rem, terutama yang lebih agresif seperti DOT 3 dan DOT 4, dapat dengan cepat merusak lapisan pelindung cat mobil. Jika minyak rem tumpah atau menetes pada permukaan mobil, ia dapat melarutkan lapisan cat dan menyebabkan kerusakan yang sulit diperbaiki.

Efektif: Minyak rem dapat merusak lapisan clear coat dan cat mobil, menyebabkan cat meleleh atau memudar. Kondisi ini dapat sangat parah sehingga pengecatan ulang diperlukan.

Cara Mengatasi: Jika minyak rem menumpah di permukaan mobil, segera bersihkan dengan air sabun dan lap. Jangan biarkan minyak rem mengering di permukaan cat. Selain itu, berhati-hatilah saat mengisi atau mengganti minyak rem agar tidak mengenai bodi mobil.

5. Bensin.

Bensin juga merupakan cairan yang dapat merusak cat mobil. Ketika kamu mengisi pompa bensin, bensin kadang-kadang tumpah atau mengenai bodi mobil. Ini tidak selalu terlihat buruk, tetapi bensin dapat melemahkan lapisan clear coat dan cat mobil dengan waktu.

Dampak: Bensin dapat membuat cat mobil lebih rentan terhadap kerusakan dan memudarkan warnanya jika lapisan pelindungnya terlepas, membuat permukaannya lebih mudah tergores dan berkarat.

 

Cara Mengatasi: Jika bensin tumpah di mobil, segera bersihkan dengan air sabun. Jangan biarkan bensin mengering di permukaan cat. Untuk mencegah kerusakan, berhati-hatilah saat mengisi bensin dan jangan biarkan bensin tumpah mengenai bodi mobil.

6. Cairan Pembersih Kimia yang Kuat.

Beberapa orang sering menggunakan cairan pembersih rumah tangga atau cairan kimia lainnya untuk membersihkan mobil mereka, tetapi mereka tidak menyadari bahwa cairan yang mengandung bahan kimia keras seperti pemutih, amonia, atau asam klorida dapat dengan cepat melarutkan lapisan pelindung cat dan merusak permukaan mobil.

Dampak: Penggunaan pembersih yang tidak tepat dapat menyebabkan cat mobil menjadi kusam, memudar, atau bahkan mengelupas lapisan cat. Bahan kimia keras juga dapat merusak sealant atau wax pelindung yang biasanya digunakan untuk melindungi cat.

Cara Mengatasi: Hindari menggunakan cairan kimia rumah tangga atau pembersih yang tidak dirancang untuk permukaan cat mobil; gunakan hanya produk pembersih yang dirancang khusus untuk mobil. Selalu baca label produk sebelum menggunakannya pada kendaraan kamu jika kamu tidak yakin.

7. Air Keras.

Air keras, atau air yang mengandung mineral seperti kalsium dan magnesium, juga dapat merusak cat mobil jika digunakan untuk mencuci mobil. Mineral-mineral ini dapat meninggalkan noda putih atau bercak air setelah air menguap, yang sulit dihilangkan dan dapat merusak lapisan cat mobil yang jelas.

Dampak: Bercak air keras yang dibiarkan terlalu lama dapat menyebabkan kerusakan permanen pada cat, membuat permukaannya terlihat kusam dan tidak rata. Bercak air juga dapat menjadi tempat berkembangnya jamur atau kerak, yang lebih sulit dihilangkan.

Cara Mengatasi: Jika air keras adalah satu-satunya pilihan kamu untuk mencuci mobil, keringkan mobil segera setelahnya untuk menghindari bercak air. Gunakan air bersih tanpa mineral tinggi saat mencuci mobil. Melindungi cat dari air keras dengan menggunakan produk wax setelah mencuci juga bermanfaat.

 

Kenapa Harga Mobil di Indonesia Mahal? Ini 5 Alasannya!

Pernah terpikir kenapa harga mobil di Indonesia mahal? Jika belum, Anda bisa cek berbagai alasan mengapa harga kendaraan roda empat ini begitu tak terjangkau buat kalangan biasa. 

Padahal, di banyak negara maju hampir semua orang bisa menjangkau harga mobil untuk kebutuhan harian. 

Sekadar perbandingan saja tepatnya tahun 2012 yang jadi awal kemunculan Toyota Yaris. Di Amerika Serikat, mobilnya sekitar Rp73 jutaan. Sedangkan di Indonesia, mencapai Rp118 juta rupiah. 

Bayangkan, di negara yang rata-rata penghasilan penduduknya rendah justru harga mobilnya lebih tinggi. Dengan ini tentu memicu Anda untuk bertanya, sebenarnya kenapa harga mobil di Indonesia lebih mahal

Baca Juga: Hasil Tes Hyundai All-new KONA Electric Tempuh 420 Km

Kenapa Harga Mobil di Indonesia Mahal

Setelah meriset tentang penyebabnya, kami menemukan beberapa alasan mengapa harga kendaraan beroda 4 di Indonesia begitu tinggi. Alasannya karena ini: 

1. Pajak dan Bea Masuk yang Tinggi untuk Barang Impor

Tentu, ini jadi faktor utama mengapa harga mobil sangat tinggi di Indonesia. Tak hanya mobil, tapi hampir semua barang impor harganya terbilang tinggi di Indonesia. 

Sudah jadi kewajiban warga negara buat bayar pajak sesuai dengan barang yang dimiliki. 

Nah, mobil di Indonesia masih termasuk barang mewah. Jadi, barang tersebut masih kena Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah (PPNBM). 

Jadi, 10% dari harga mobil tersebut adalah untuk Pajak. Tak hanya itu, ada pula biaya bea cukai impor mobil yang juga terbilang mahal. Apalagi kebanyakan tak Indonesia produksi sendiri. 

Maka mobil-mobil yang impor itu juga harus bayar bea cukai. Dari Thailand saja, bayarnya 5% untuk bea cukai. 

Setidaknya 15% biaya yang Anda bayarkan saat beli mobil adalah untuk Pajak dan juga Bea Cukai. 

Tapi, bagaimana kalau perakitannya di Indonesia? Bukankah akan lebih murah? Tidak juga karena masih harus bayar pajak dan bea cukai. 

Pasalnya, suku cadang yang terpakai masih impor juga. Ini yang jadi salah satu alasan mengapa harga mobil di Indonesia mahal.

2. Permintaan yang Tinggi

Loh, mengapa permintaan tinggi justru membuat harganya mahal? Benar, kenapa harga mobil di Indonesia mahal salah satunya karena permintaannya tinggi. 

Apalagi, mobil bukan cuma jadi kendaraan harian. Tapi, banyak pula yang membelinya bukan karena fungsi, melainkan sebagai pembuktian status sosial. 

Lantaran permintaan yang tinggi dan memahami bahwa kecenderungan orang Indonesia menjadikannya sebagai ajang menampilkan kelas sosial, maka tak heran produsen bisa menetapkan harga tinggi. 

Keputusan ini mungkin tak masuk akal, tapi justru setelah harganya naik, permintaannya justru semakin tinggi karena anggapan mobil itu sesuatu yang eksklusif. 

Padahal, jika mobil dianggap hanya sebagai sarana dan kendaraan untuk aktivitas harian, ini tak akan terjadi. 

Baca Juga: Mitsubishi Xpander Dijadikan Mobil Jenazah di Meksiko

3. Regulasi dan Kebijakan Pemerintah

Kenapa mobil di Indonesia mahal salah satunya karena regulasi sekaligus kebijakan dari pemerintah. 

Kini, Indonesia sudah menerapkan standar Euro-4 untuk emisi. Jadi, standar ini pemerintah terapkan untuk mengurangi emisi yang berdampak negatif ke lingkungan. 

Emisi Euro-4 ini juga demi mengurangi batas emisi partikulat dan nitrogen oksida di mesin bensin dan juga diesel. 

Nah, dengan adanya standar yang ketat ini, maka tentu ada teknologi yang harus perusahaan produsen mobil terapkan. Sudah pasti pengaplikasian tersebut akan berpengaruh terhadap cost produksi atau biaya operasional. 

Perusahaan mobil masih harus menyesuaikan komponen, melakukan riset, dan sejenisnya hingga menemukan suku cadang yang sesuai. Terutama buat mobil-mobil yang akan terjual di Indonesia. 

Jadi, demi memenuhi standar Euro-4, maka harganya sudah pasti mereka naikkan mengingat kebutuhan akan penekanan emisi dari kendaraan. 

Dengan ini tak lagi membuat kita heran kenapa harga mobil di Indonesia mahal

4. Skala Ekonomi

Kemudian, ada pula alasan skala ekonomi yang bikin harga mobil-mobil di Indonesia terbilang lebih mahal dari negara lain, bahkan lebih mahal dari Thailand. 

Mengapa skala ekonomi? Sebab di Indonesia masih tak banyak pabrik produksi mobil berskala sangat besar. 

Seperti pelajaran ekonomi, semakin besar skala produksinya, maka cost produksi bisa lebih kecil. 

Hal itu juga kemudian yang membuat produksi per unit bisa lebih rendah. Tapi, di Indonesia belum punya pabrik yang sangat besar selain yang kini sudah ada. 

Skalanya juga mungkin tak sebanyak di negara-negara lain. Jadi, cost produksi per unitnya sangat tinggi dan langsung berdampak pada penetapan harga mobilnya. 

Baca Juga: Begini Cara Daftar QR Code Pertalite, Siapkan KTP dan STNK!

5. Nilai Tukar 

Terakhir yang juga berpengaruh yakni nilai tukar mata uang. Indonesia punya mata uang rupiah yang seringkali melemah di depan mata uang negara lain. Termasuk negara yang paling banyak ekspor mobil ke Indonesia. 

Ternyata, ini juga menjadi salah satu sebab kenapa harga mobil di Indonesia mahal

Tapi, harga yang mahal harusnya tak lagi jadi alasan karena kini, sudah banyak mobil bekas berkualitas dengan harga terjangkau. 

Jika merasa harga mobil baru terlalu mahal untuk Anda, maka pertimbangkan beli mobil bekas di CarsGallery saja. Kami jamin harganya kompetitif!

8 Mobil Honda yang Ada Sunroof, Ada yang Rp300 Jutaan!

Kehadiran sunroof pada mobil membuat tampilannya punya nilai prestise tinggi. Salah satu produsen yang telah memberikan sunroof pada mobil-mobilnya adalah Honda. Tapi, apa saja mobil Honda yang ada sunroof

Informasi ini tentu perlu Anda ketahui karena tak semua mobil Honda punya kaca buat memandang langit luas saat tengah dalam perjalanan ini. 

Mobil-mobil yang Honda berikan sunroof memang rata-rata berada di segmen premium. Namun, jika Anda memang begitu menyukainya dan berencana membeli, daftar mobil Honda yang ada panoramic sunroof di sini bisa jadi panduan. 

Baca Juga: 4 Mobil Kapasitas Besar untuk Keluarga, Muat Banyak!

Apa Saja Mobil Honda yang Ada Sunroof

Memastikan mobil yang Anda beli punya sunroof, akan membuat Anda mampu menikmati fitur dan kesan premium setiap mengendarainya. Lantas, apa saja mobil-mobilnya? Berikut penjabarannya: 

1. Honda CR-V 2024

Pertama, ada Honda CR-V yang jadi flagship dari Honda. Mobil ini sudah terlengkapi pula dengan adanya panoramic sunroof. 

Dengan hadirnya sunroof panoramic, maka pencahayaan alami dari lingkungan luar akan masuk ke kabin mobil. Dengan kata lain, pemandangan luar akan begitu indah jika Anda melihatnya dari sisi dalam kabin. 

Apalagi, teknologi dari panoramic sunroof-nya memang sudah bisa Anda operasikan secara elektrik. Jadi, buat membuka dan juga menutup bagian ini akan begitu mudah. 

Sudah berbeda jauh dengan sunroof Honda konvensional karena masih mengandalkan buka tutup manual. 

Selain itu, perbedaannya juga punya bentangan yang luas dan mencapai bagian belakang kabin yang jelas, jauh berbeda daripada sunroof lain. 

Fitur dalam mobil satu ini, memberikan Anda kenikmatan perjalanan jauh yang bisa sekaligus menikmati keindahan alam dari dalam kabin. 

Jika ingin mendapatkan mobil Honda yang ada sunroof satu ini, ada dua varian saja yakni varian 1.5L Turbo dan 2.0L RS. 

Harga mobil Honda sunroof masing-masing yakni Rp749 jutaan untuk 1.5L Turbo dan Rp814 jutaan untuk varian 2.0L RS. 

2. Honda HR-V 2024

Selanjutnya, ada pilihan HR-V 2024 yang memang populer dalam segmen SUV Compact. Terutama buat Anda yang mau punya mobil dengan sunroof. 

Hanya saja, jika ingin mobil HR-V sunroof, Anda harus memilih varian SE dan Turbo RS. Sama dengan CR-V teranyar, mobil satu ini juga menghadirkan sunroof. Tapi, bedanya hanya berbentuk panoramic roof.  

Jadi, hanya kaca besar tanpa bingkai yang hadir dari bagian depan sampai belakang kabin. Dengan ini, maka Anda tidak bisa membuka-tutup seperti halnya sunroof lainnya. 

Namun, sudah lebih dari cukup untuk membuat Anda menikmati pemandangan alam nan indah dari dalam kabin. Dengan ini juga, kabin mobil tampak lebih luas dan terang. 

Jika ingin memperoleh mobil Honda yang ada sunroof ini, Anda paling tidak harus mengeluarkan budget Rp425 jutaan untuk HR-V SE. 

Sedangkan untuk varian Turbo RS yang jelas lebih bertenaga, yakni Rp540 jutaan. Di varian Turbo RS, selain bisa menikmati pemandangan dengan roof-nya, Anda pun bisa memperoleh performa lebih baik saat mengendarainya. 

HR-V ini sangat tepat buat Anda yang sering memakai mobil di area perkotaan dan ingin mobil yang memberikan estetika maksimal tanpa perlu buka atap. 

3. Honda WR-V

Cukup pusing melihat harga HR-V dan CR-V? Tenang. Honda pun menyediakan mobil yang ada sunroof murah yakni Honda WR-V. 

Mobil ini merupakan crossover compact dari Honda yang target utamanya memang keluarga muda. Selain itu, juga Anda yang ingin mobil simpel tapi fitur-fiturnya sudah modern. 

Honda WR-V juga hadir dengan sunroof elektrik yang bisa membuat Anda untuk membuka-tutup atap secara mudah. Jadi, bukan lagi tipe panoramic roof yang hanya berupa kaca saja. 

WR-V juga terkenal dengan mobil yang harganya ekonomis, tapi fitur-fiturnya cuma tersedia di segmen mobil yang lebih tinggi. Harganya sekitar Rp300 jutaan dan membuat Anda, tak perlu merogoh kocek lebih dalam hanya untuk sunroof. 

Mobil Honda yang ada sunroof satu ini memang punya roof yang sederhana dan fungsi utamanya jadi tambahan ventilasi sekaligus menambah cahaya yang masuk ke kabin. 

Walaupun belum seluas panoramic sunroof di HR-V atau CR-V, tetap saja Anda bisa dapat pengalaman yang ekslusif tapi pada mobil yang kompak. 

Baca Juga: 5 Tips Memilih Mobil Keluarga untuk Kenyamanan Ekstra

4. Honda Civic Gen 11

Bukan mobil Honda yang ada sunroof 2024 memang, tapi ini keluaran 2021. Sering juga disebut Civic Trim EX Gen 11. Di dalam mobil ini juga ada fitur sunroof yang sekaligus jadi daya tarik utamanya.

Apalagi, mengendarainya jadi semakin nyaman karena adanya sistem bantuan Honda Sensing. Mesinnya 1.500 cc yang jelas cukup bandel. Dengan 4 silinder DOHC VTEC, tentu akan semakin tangguh. 

Ada dua tipe atau varian yang bisa Anda pilih untuk memperoleh sunroof yakni tipe mesin 2.0L dan 1.5 L. Meski berbeda mesin, tapi performanya masih terbilang mirip. Tentu saja, yang paling penting adalah ada sunroofnya. 

5. Honda Accord 2022

Selanjutnya, mobil Honda yang ada sunroof lainnya ada Accord 2022. Honda Accord memang sebelumnya terkenal dengan sedan eksekutif yang ada di segmen atas. 

Varian yang tahun 2022 juga sudah ada sunroof elektrik nya. Jadi, Accord yang awalnya sudah tampil mewah, tambah mewah lagi karena adanya sunroof. 

Sudah pasti, Anda bisa membuka juga menutup sunroof-nya secara elektrik. Tapi, memang harganya pricey buat sebagian orang karena sekitar Rp759 jutaan. 

Selain bagus dari segi fitur dan mewah dari tampilan, Accord pun punya fitur Honda Sensing, Adaptive Cruise Control, sampai juga Collision Mitigation Braking System. 

Maka, tak heran jika Accord dinobatkan sebagai salah satu mobil sedan yang paling aman di kelasnya. 

Ukurannya sunroofnya tak terlalu besar, tapi cukup untuk menampilkan kemewahan kelas atas. 

6. Honda Odyssey 1997

Selanjutnya, ada Honda Odyssey. Tapi, yang tahun 1997 saja. Buat Odyssey keluaran terbaru memang belum ada fitur sunroof. 

Adapun Odyssey yang punya sunroof yakni hanya di tipe L dan Aero. Mesinnya 3.0L V6 J30A dan awalnya terkenal dengan Honda Shuttle. 

7. Honda Passport

Mobil ini memang tak tersedia dan diperjualbelikan di Indonesia. Tapi, juga termasuk mobil Honda yang ada sunroof

Namanya Honda Passport. Memang, salah satu fiturnya adalah sunroof terutama pada varian EX-L, Touring, dan Elite. 

Pada varian EX-L dan Touring, terdapat sunroof standar yang cukup besar. Anda juga bisa membukanya dan menjadikan sunroof sebagai ventilasi. 

Selanjutnya, pada varian Elite ada sunroof yang lebih baik yakni Panoramic Sunroof. Panjangnya 43 cm dan Lebar 55 cm untuk sunroofnya. 

Memang, akan lebih memanjang ke arah belakang dan inilah yang juga memberi pemandangan langit dan cahaya secara alami. 

Baca Juga: Interior Mobil Rush Facelift 2024, Makin Nyaman dan Canggih!

8. Honda Pilot

Di Kanada, Amerika Utara, dan Amerika Serikat, ada pula SUV Honda yang cukup populer yakni Honda Pilot.

Di Indonesia, mobil ini belum dipasarkan resmi tapi masih bisa Anda temukan di importir umum. 

Seatnya ada untuk 8 penumpang dan ada fitur sunroofnya. Ada dua tipe sunroof yang tersedia: standar dan panoramic. Keduanya, hadir di tipe mobil yang berbeda. 

Jika ingin memperoleh sunroof standar, maka Anda bisa memilih varian EX-L dan Special Edition, serta Touring. Ukurannya standar, tapi harus buka tutup secara manual buat ventilasi. 

Sedangkan untuk panoramic sunroof, cuma tersedia di varian Black Edition. Pada varian ini, areanya lebih luas. Selain itu, sunroofnya pun lebih besar daripada sunroof standar yang ada pada 3 versi lainnya. 

Anda bisa membeli mobil keluaran 2016 – 2024 untuk Honda Pilot karena semuanya punya sunroof. Soal harga, memang bervariasi di luaran yakni mulai Rp635 jutaan – Rp806 jutaan. 

Jika mobil Honda yang ada Sunroof satu ini hadir di Indonesia, maka segmennya akan masuk SUV premium. 

Mengapa Mobil Honda yang Ada Sunroof Layak Anda Pertimbangkan? 

Punya mobil Honda yang ada kaca di atasnya, bukan cuma membuat Anda bisa merasakan naik mobil yang premium. Tapi, ada juga manfaat seperti: 

1. Berkendara Jadi Tidak Membosankan

Pertama, Anda tak akan merasakan kebosanan yang berarti ketika berkendara. Pasalnya, bukan cuma bikin kabin lebih terang, tapi sensasi ketika melihat pemandangan dari dalam mobil bisa jadi pengalaman yang bikin bahagia. 

Apalagi saat Anda membuka sunroofnya tatkala cuaca tengah cerah atau malam hari. Jelas, suasana sekitar akan sangat terasa ketika Anda mengendarai mobil. 

2. Pencahayaan Alami yang Lebih Optimal

Hadirnya sunroof sudah tentu bukan cuma keren-kerenan. Tapi, Anda pun memperoleh manfaat pencahayaan alami yang jauh lebih optimal ketika berada dalam mobil. 

Suasana dalam mobil tentu tak akan sumpek lagi seperti mobil tanpa sunroof karena lebih cerah dan terang dengan sunroof. 

3. Lebih Nyaman dalam Berkendara

Pengakuan dari beberapa orang yang memang sudah mencoba mobil dengan sunroof, banyak dari mereka yang merasa puas terutama karena kenyamanan berkendara. 

Benar, hadirnya sunroof ini bisa membuat sirkulasi udara dalam mobil jadi lebih baik. Apalagi jika membukanya ketika cuaca tengah bersahabat. 

Jadi, Anda tak hanya akan menghirup udara dingin dari AC yang sewaktu-waktu bikin mual. Tapi, ada udara segar yang akan menemani perjalanan Anda. 

4. Mobil Lebih Elegan

Yap, tentu saja manfaat ini juga pasti terasa. Mobil Anda akan terasa lebih premium baik ketika melihatnya dari dalam atau ketika ada yang melihatnya dari luar. 

Setiap kali membawa mobilnya, kami jamin Anda akan jauh lebih percaya diri serta bangga dengan adanya sunroof tersebut. 

Dengan ini pula, maka tak heran banyak yang memburu mobil Honda yang ada sunroof mengingat cukup banyak manfaat yang bisa terasa. 

Harga Mobil Honda Baru Memang Tinggi, Pertimbangkan Beli Mobil Bekasnya Saja

Dengan semua mobil-mobil yang punya sunroof di atas, sepertinya Anda sudah cukup sadar jika harga mobil barunya memang terbilang tinggi. 

Jika belum cukup juga budget Anda, pertimbangkan buat beli mobil bekas berkualitas saja. 

Caranya gampang, tinggal cek ke CarsGallery, hubungi nomor kami, dan atur jadwal pertemuan untuk cek mobil secara langsung!

FAQ

Berapa harga mobil Honda yang punya sunroof? 

Sangat bervariasi, mulai dari Rp300 jutaan sampai Rp800 jutaan. 

Apakah semua mobil Honda ada sunroofnya? 

Tentu tidak. Mobil Honda yang punya sunroof hanya yang sudah kami sebutkan saja. 

Mobil apa yang paling murah tapi sudah ada sunroof? 

Anda bisa mempertimbangkan WR-V karena harganya terendah, yakni Rp300 jutaan.



10 Mobil dengan Captain Seat Paling Nyaman

Pengalaman berkendara bisa menjadi jauh lebih nyaman dan menyenangkan saat Anda menggunakan mobil dengan captain seat. Jenis jok yang satu ini menawarkan ruang gerak yang lebih lega dan berbagai fitur pendukung.

Selain memiliki desain yang lebih modern, Anda bisa menikmati beberapa fitur tambahan seperti sandaran kepala, sandaran tangan, dan penyangga kaki.

Kalau dulu jok bernuansa mewah ini hanya ada pada mobil premium, sekarang sudah banyak mobil standar yang menghadirkan fitur tersebut. Mari simak apa saja mobil yang memiliki captain seat.

Mobil dengan Captain Seat

Langsung saja, berikut deretan mobil captain seat di Indonesia yang paling nyaman untuk perjalanan:

1. Wuling New Cortez

Merk asal China, Wuling, menghadirkan beberapa varian mobil dengan captain seat. Salah satunya yaitu Wuling New Cortez yang mendapatkan sejumlah pembaruan pada desain interior dan fitur dari generasi pendahulunya.

Selain punya kabin yang lega, New Cortez hadir dengan interior dominan tekstur black marble yang elegan. Panel warna tersebut bersanding dengan jok semi leather hitam. Kemudian, ada juga sunroof yang menambah kesan mewah.

Jok pada New Cortez menggunakan pengaturan otomatis yang memudahkan penyesuaian posisi duduk.

Mobil ini menggunakan transmisi CVT dengan mesin kapasitas 1.451 cc. Mesin tersebut mampu menghasilkan daya hingga 140 hp/5.200 rpm dan torsi maksimal 250 Nm.

Ada juga fitur steering switch dan tilt steering yang memungkinkan pengemudi menyesuaikan pengaturan lingkar kemudi sesuai kenyamanan. 

Fitur unggulan lain dari New Cortez yaitu layar 10,25 inci yang memuat Internet of Vehicle (IoV) dan Wuling Indonesian Command (WIND).

Wuling New Cortez dibanderol dengan harga mulai dari Rp304,3 juta.

2. Toyota Innova Venturer

Rekomendasi selanjutnya yaitu Toyota Innova Venturer. Sebagai salah satu MPV paling populer di tanah air, mobil ini menawarkan kenyamanan optimal dan kelengkapan fitur yang baik.

Innova Venturer memiliki captain seat dengan desain ergonomis dan terbuat dari bahan berkualitas tinggi. 

Pengguna juga akan dimanjakan dengan berbagai fitur modern, seperti sistem infotainment, layar sentuh, dan kontrol iklim. 

Varian tertinggi dari Innova ini hadir dengan dua tipe mesin, yaitu bensin dan diesel. Varian dengan bahan bakar bensin mampu menghasilkan output sebesar 139 Ps pada 5.600 rpm dan torsi 18.7 kg m pada 4.000 rpm.

Sementara itu, Venturer tipe diesel mampu memuntahkan daya sebesar 149 Ps pada 1.200 rpm.

Mobil MPV captain seat ini bisa Anda dapatkan dengan harga mulai dari Rp494,4 juta untuk tipe bensin. Sedangkan, tipe diesel dibanderol sekitar Rp527,2 juta.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Mobil Paling Nyaman untuk Perjalanan Jauh

3. Suzuki APV Arena

MPV legendaris dari Suzuki ini terkenal sekali akan daya tampungnya sehingga sering menjadi pilihan kendaraan keluarga.

Suzuki APV Arena juga bisa jadi mobil yang tepat bagi Anda yang menginginkan kenyamanan captain seat dengan harga terjangkau. Mobil ini hadir dengan konfigurasi 7 seater dengan ruang kabin yang lega.

Dari dapur pacu, APV Arena menggunakan mesin kapasitas 1.493 cc yang mampu menghasilkan daya sebesar 94,5 Ps pada 6.000 rpm dan torsi 126 Nm pada 3.000 rpm.

APV Arena juga memiliki berbagai fitur modern seperti head unit 2DIN, total effective control technology (TECT), dan side impact beam. 

Mobil dengan jok captain seat yaitu tipe tertinggi APV Arena, yaitu SGX-MT dan APV New Luxury. Harganya berturut-turut adalah sebesar Rp238 juta dan Rp258 juta.

4. Nissan Serena

Mobil Nissan Serena dengan Captain Seat

Nissan juga punya mobil dengan captain seat nyaman dan deretan fitur mewah yang memanjakan. 

Hadir desain stylish, Nissan Serena sukses menduduki posisi sebagai salah satu pilihan populer masyarakat. Mobil ini punya konfigurasi tempat duduk yang fleksibel, sehingga cocok untuk berbagai kebutuhan.

Captain seat pada Serena bisa diatur reclining, sehingga jarak antar kabin bisa Anda sesuaikan dengan leluasa. Jok juga dilengkapi dengan meja lipat dan kompartemen yang melimpah.

Nissan juga membekali MPV ini dengan dapur pacu memadai berbekal mesin berkapasitas 2000 cc. Suspensi Serena yang terkenal empuk membuat kenyamanan perjalanan semakin maksimal.

Di antara fitur unggulan Serena yaitu roof monitor, multi information display, dan around view monitor. Mobil ini juga memiliki fitur keamanan canggih seperti Driver Attention Alert, Traction Control, dan Vehicle Dynamic Control.

Menariknya lagi, harga Nissan Serena relatif terjangkau. Anda sudah bisa mendapatkannya dengan harga sebesar Rp465,15 juta. 

5. Wuling Almaz

Ada lagi pilihan mobil dengan captain seat murah, yaitu Wuling Almaz.

Kenyamanan jok jenis captain seat berpadu dengan ruang kabin yang luas menjadikan mobil ini sebagai pilihan populer bagi pengusaha maupun keluarga. Interior Almaz juga tampil dengan desain yang mewah dan eksklusif.

Bukan itu saja, Almaz punya beragam fitur canggih yang bakal membuat perjalanan menjadi lebih menyenangkan. Salah satunya yaitu fitur voice command interaktif yang memudahkan Anda mengakses berbagai fitur kendaraan.

Paket fitur unggulan Internet of Vehicle dan Advanced Driver Assistance System (ADAS) juga patut menjadi sorotan. Termasuk dalam paket ini ada fitur kendali jarak jauh melalui smartphone dan pemasangan pagar elektronik.

Menilik dapur pacu, Almaz menggunakan mesin kapasitas 1.451 cc yang bisa menghasilkan output hingga 140 hp dan torsi 250 Nm.

Mobil SUV dengan captain seat ini bisa Anda dapatkan dengan harga mulai dari Rp303,5 juta. Relatif terjangkau menimbang segudang fitur yang tersedia.

Baca Juga: 5 Tips Memilih Mobil Keluarga untuk Kenyamanan Ekstra

6. Toyota All New Voxy

Toyota menawarkan cukup banyak pilihan mobil dengan captain seat. Termasuk di antaranya yaitu All New Voxy.

Sebagai MPV, mobil ini dirancang untuk memberikan kenyamanan dan kepraktisan bagi pengguna. Desainnya kompak, tapi memiliki ruang kabin yang lega sehingga ideal untuk kendaraan keluarga.

Daya tampung penumpang All New Voxy mencapai 7 orang. Tersedia juga berbagai fitur canggih seperti airbag, Anti-lock Braking System, Power Back Door, dan Seamless Steering Switch.

Untuk kebutuhan hiburan pengguna, Toyota menyematkan fitur Refined 9” Head Unit, 6 Practical USB Port, dan New Pleasant Air Purifier.

Selain interior yang nyaman, Toyota membekali mobil ini dengan mesin TNGA Terbaru yang bertenaga dan efisien. Mesin All New Voxy mampu menghasilkan output maksimal sebesar 170 PS dan torsi puncak 20,6 Kgm.

Toyota All New Voxy memiliki harga jual mulai dari Rp621,7 juta.

7. Honda Freed

Mobil Honda Freed dengan Captain Seat

Honda Freed bisa jadi opsi ideal bagi Anda yang mencari mobil murah dengan captain seat. MPV produksi pabrikan Jepang ini bisa Anda dapatkan dengan harga mulai dari Rp250 jutaan.

Mobil ini memiliki desain stylish dan interior yang nyaman, sehingga sangat populer sebagai kendaraan keluarga.

Generasi terbaru dari Honda Freed rilis pada akhir Juni 2024 dengan gaya yang lebih modern. Tampilan terbaru Freed lebih menonjolkan kesan minimalis.

Bagian kabin Freed memiliki konfigurasi enam penumpang yang cukup lega. Honda menggunakan jok kursi anti noda dan anti gores yang memudahkan pengguna melakukan perawatan.

Honda Freed tipe bensin berbekal mesin L15DL yang mampu menghasilkan tenaga 118 Ps dan torsi 142 Nm.

8. KIA Carnival

KIA Carnival layak masuk jajaran mobil captain seat terbaik. MPV premium ini menawarkan fitur canggih yang sangat lengkap untuk memberikan kenyamanan maksimal selama perjalanan.

Captain seat dari Carnival dilengkapi dengan fitur pemanas dan pengaturan elektrik. 

Model paling anyar, New KIA Carnival, baru rilis bulan Mei 2024 lalu dengan eksterior yang mengusung konsep Modern Boldness. Tampilan luar mobil tampak tegas, sporty, dan modern.

Sementara itu, bagian interior juga mendapatkan ubahan dengan desain yang lebih mewah daripada pendahulunya. Tersemat juga deretan fitur canggih seperti Panoramic Curved Display dan Premium Sound System dari BOSE.

Ada juga dual wide sunroof yang meningkatkan kesan lebih lapang untuk ruang kabin. Pengguna juga bisa mengakses berbagai fitur keselamatan canggih, seperti ADAS dan airbag.

Dari dapur pacu, Kia Carnival menggunakan mesin diesel berkapasitas 2.200 cc. Mesin tersebut mampu menghasilkan output sebesar 194 PS dan torsi puncak 441 Nm. 

Jika tertarik memiliki mobil ini, maka Anda perlu menyiapkan uang sebesar Rp960 juta.

9. Mitsubishi Xpander Ultimate

Tidak mau kalah dari kompetitornya, Mitsubishi juga menghadirkan mobil dengan kursi captain seat.

Jenis jok super nyaman ini bisa Anda jumpai pada varian tertinggi Mitsubishi Xpander, yaitu Ultimate. Captain seat pada mobil ini memberikan ruang yang lebih lega dan kenyamanan ekstra bagi penumpang.

Selain interior yang elegan, Xpander Ultimate menawarkan berbagai fitur menarik yang sangat bermanfaat.

Salah satu fitur unggulannya yaitu Electronic Parking Brake yang dapat menggantikan fungsi rem tangan. Kemudian, ada fitur Brake Auto Hold yang berfungsi menahan laju mobil saat berhenti.

Mitsubishi menyematkan mesin 1,5 liter MIVEC yang dapat menghasilkan output sebesar 103,5 TK dan torsi 141 Nm. 

MPV 7 seater dari Mitsubishi ini bisa Anda dapatkan dengan harga sekitar Rp322,9 juta.

Baca Juga: 4 Mobil Kapasitas Besar untuk Keluarga, Muat Banyak!

10. Hyundai Staria

Hyundai Staria dengan Captain Seat

Bagi Anda yang menginginkan perjalanan dengan nuansa mewah, maka mobil dengan captain seat dari Hyundai bisa menjadi pilihan tepat. Terutama jika Anda perlu ruang kabin lega dan daya tampung besar.

Hyundai menawarkan dua varian Staria, yaitu 7 seater dan 9 seater. Untuk Staria Signature 7 (7 seater) harganya adalah sekitar Rp1,02 miliar. Sementara, untuk Staria Signature (9 seater) bisa Anda dapatkan dengan harga mulai dari Rp990 juta.

Staria hadir dengan eksterior yang menegaskan kesan modern futuristik. Begitu pula dengan bagian interiornya. Staria menampilkan desain karakteristik pesawat ruang angkasa dengan jendela lebar dan posisi sabuk yang lebih rendah.

Kelengkapan fiturnya juga tidak tanggung-tanggung. Pada kursi pengemudi terdapat TFT LCD Instrument Cluster ukuran 10,25 inci, layar sentuh 8 inci, tombol transmisi Shift-by-Wire, dan layar sentuh fascia tengah. 

Pengguna juga bisa menikmati pengalaman berkendara yang lebih nyaman dengan sistem kontrol udara canggih dan dual sunroof.

Beli Mobil Murah Bergaransi

Mencari mobil dengan captain seat dengan harga murah? Anda bisa pertimbangkan membeli mobil bekas berkualitas.

CarsGallery punya banyak unit ready lengkap, berkualitas dan bergaransi. Setiap mobil dari CarsGallery sudah melalui inspeksi, sehingga kondisinya terjamin masih prima dan siap pakai.

Yuk, kunjungi CarsGallery sekarang juga.

FAQ

Kenapa captain seat lebih nyaman?

Karena desain captain seat lebih besar dan lebar, serta memiliki sejumlah fitur tambahan untuk menunjang kenyamanan.

Tipe mobil apa yang punya captain seat?

Umumnya, captain seat terdapat pada mobil MPV. Ada berbagai merek yang menghadirkan mobil dengan captain seat, seperti Suzuki APV Arena, Nissan Serena, Wuling Almaz, Honda Freed dan lain-lain.

Berapa harga mobil yang paling murah dengan captain seat?

Mobil dengan captain seat bisa Anda dapatkan dengan harga mulai dari Rp200 hingga Rp900 jutaan. Anda bisa menyesuaikan dengan kebutuhan.

Exit mobile version