Berapa Ground Clearance XL7? Ini Jawabannya!

Suzuki XL7 merupakan SUV kompak yang terancang khusus untuk pemenuhan kebutuhan pengendara di berbagai kondisi jalan. Nah, salah satu fitur yang penting dalam mobil ini adalah ground clearance XL7

Ground clearance itu sendiri, merupakan jarak antara bagian paling rendah dari kendaraan dengan permukaan tanah. 

Jika ground clearance suatu mobil itu memadai, maka mobil tersebut tidak akan kesulitan ketika ingin melewati beberapa kontur jalan. Misalnya, polisi tidur, jalanan yang tidak rata, hingga jalan berlubang. 

Dengan ini, maka Anda tidak akan mengalami masalah kerusakan yang biasa terjadi di bagian bawah kendaraan karena ground clearance mobil rendah. 

Baca Juga: Apakah Konsumsi BBM Fortuner Diesel Irit? Ini Jawabannya! 

Berapa Ground Clearance XL7?

Suzuki XL7 ini sudah mengalami beberapa perubahan sejak pertama kali rilis. Salah satu poin perubahannya adalah desain ground clearance. Benar, ada perbedaan versi di setiap modelnya. Berikut untuk rincian angka ground clearance-nya: 

  • Model Tahun 2002 – 2009: Ground Clearance di sekitar 7,9 inch atau 20,1 cm. 
  • Model Tahun 2020 – 2024: Ground Clearance sekitar 200 mm atau 20 cm. 

Perbandingan Ground Clearance Suzuki XL7

Sekarang, mari kita coba bandingkan dengan beberapa kompetitor di pasar mobil yang sama dengan XL7. Berikut pembahasannya: 

1. Ground Clearance Toyota Rush

Untuk tipe mobil SUV populer satu ini, ground clearance-nya memang cukup tinggi yakni 220 mm. Jadi, memang Rush punya ground clearance yang lebih tinggi daripada XL7. 

2. Honda BRV

Selanjutnya, ground clearance dari mobil satu ini juga lebih tinggi 220 mm daripada Suzuki XL7 yakni 220 mm. 

BRV memang punya ground clearance cukup tinggi, dan ini juga yang menjadikannya sangat tepat kalau Anda ingin menggunakan BRV buat perjalanan jarak jauh. 

3. Mitsubishi Xpander

Benar, ini juga masuk dalam segmen MPV yang bisa dibandingkan apple-to-apple dengan Suzuki XL7. 

Jika memilihnya, maka tak selisihnya tak jauh berbeda karena Xpander punya ground clearance ini sekitar 200 – 205 mm. 

Baca Juga: 9 Nama Nama Mobil Mewah yang Cocok untuk Sultan!

4. Suzuki Ertiga

Sekarang, dari pabrikan yang sama yakni Suzuki Ertiga. Mobil satu ini terancang khusus buat kendaraan keluarga yang mengutamakan kenyamanan. 

Maka dari itu, Ertiga sangat cocok dengan ground clearance yang rendah dan hanya tepat buat pemakaian harian di jalanan mulus. Kalau Ertiga, ground clearance-nya sekitar 180 mm. Jadi, selisih 20 mm dengan Suzuki XL7. 

Apa Bagusnya Ground Clearance XL7

Nah, kalau Anda sudah tahu berapa ground clearance Suzuki XL7, maka sekarang waktu yang pas untuk membahas apa sih efek dari ground clearance yang begini? 

1. Bisa Buat Lewatin Jalanan Tidak Rata

Pertama, Anda bisa melewati medan jalan yang tidak rata, berlubang, polisi tidur, bahkan juga untuk medan berbatu tanpa adanya risiko terbentur di bagian bawah mobil.

2. Terlindung dari Genangan Air

Air yang menggenang itu sangat berbahaya untuk performa dan mesin serta komponen vital dari kendaraan. 

Jadi, jika mobil Anda punya ground clearance tinggi seperti XL7, maka melewati genangan atau banjir yang ringan sama sekali bukan masalah. 

Baca Juga: Konsumsi BBM Pajero Sport yang Irit tapi Energik

3. Fleksibel dari Segi Penggunaan

Baik untuk perjalanan di area kota, perjalanan jauh, hingga dengan jalanan pedesaan yang konturnya tidak rata, Suzuki XL7 masih bisa melibasnya. Jadi, masih bisa untuk hampir semua medan. 

4. Punya Visibilitas Berkendara yang Lebih Baik

Selain itu, ground clearance XL7 yang cukup tinggi juga akan memberi Anda keleluasaan dari segi visibilitas. 

Maksudnya adalah Anda bisa memiliki pandangan yang lebih luas ketika mengendarainya. Jadi, Anda pun bisa lebih waspada serta lebih responsif sesuai dengan kondisi jalanan yang dilewati. 

5. Daya Angkut yang Fleksibel

Lantaran jarak antara bagian terendah mobil dengan tanah cukup tinggi, maka meskipun Anda membawa beban banyak, jaraknya tetap ideal dan tidak akan membuat bagian terendahnya terbentur ke permukaan jalan. 

6. Lebih Nyaman ketika Berkendara

Dari beberapa laman otomotif, ada penjelasan jika ground clearance yang tinggi sangat berpengaruh pada kenyamanan. Utamanya ketika Anda melewati jalanan yang tak rata karena guncangan bisa teredam dengan tingginya ground clearance. 

Tertarik dapat mobil Suzuki XL7? Sudah waktunya cek platform jual beli mobil bekas CarsGallery. Unitnya masih mulus!

Mengenal Suspensi Torsion Beam: Komponen dan Kelebihannya

Ada cukup banyak jenis suspensi yang terpasang pada mobil. Salah satunya adalah suspensi torsion beam

Kehadiran sistem suspensi ini, adalah untuk menyerap getaran saat mobil berjalan. Ketika ada lubang atau jalanan yang tak rata, misalnya, maka suspensi akan memainkan fungsinya meredam getaran yang muncul. 

Jadi, Anda akan merasa tetap nyaman meskipun jalanan yang dilewati memiliki kontur yang tidak rata. Mau tahu lebih detail soal torsion beam? Cek sini!

Baca Juga: 4 Perbedaan Rem Tromol dan Rem Cakram, Bagus Mana?

Apa Itu Torsion Beam?

Jadi, torsion beam adalah jenis suspensi yang memakai balok logam masif sebagai penghubung dua roda di bagian belakang. 

Torsion beam ini juga terkenal sebagai suspensi semi-independent. Alasannya karena desain utama dari torsion beam merupakan inovasi dari suspensi rigid. 

Nah, suspensi torsion beam sendiri punya bentuk dasar yang menyerupai huruf H. Jadi, ayunan roda kanan dan kiri bisa cukup bebas. Tak heran pula jika mobil dengan jenis suspensi ini bisa lebih nyaman ketika Anda kendarai. 

Umumnya, suspensi jenis ini terpakai dalam beberapa tipe mobil sub kompak, kompak, dan juga super mini Eropa yang memiliki penggerak FWD. 

Komponen Suspensi Torsion Beam

Dalam suspensi ini, ada beberapa komponen pendukung. Berikut ini komponennya: 

1. Torsion Beam

Ini adalah komponen utama dalam sistem suspensi. Bentuknya batang logam dan menghubungkan antara dua roda belakang dan bisa memberi kontrol pada gerakan roda secara vertikal. 

Dari segi fungsi, saat ada salah satu roda yang bergerak naik-turun, maka torsion beam akan mengalami torsi yang akan membantu roda lain lebih stabil dan bisa menahan gerakan vertikal. 

2. Shock Absorber

Selanjutnya, ada shock absorber atau peredam kejut. Seperti namanya, maka fungsi dari komponen satu ini untuk menyerap serta mengendalikan energi yang timbul karena benturan dan guncangan saat mobil melewati jalanan dengan kontur tidak rata. 

3. Karet Bantalan

Kemudian, ada karet bantalan atau bushings. Fungsi utama komponen ini meredam suara dan juga getaran. Bahkan juga untuk mengurangi adanya gesekan dari antar bagian logam serta suspensi. 

Komponen satu ini terbuat dari poliuretan atau bahan karet yang sangat mendukung fungsi utamanya. 

4. Spring (Pegas)

Selanjutnya, suspensi torsion beam juga punya komponen berupa pegas atau spring. Fungsi dari pegas itu sendiri untuk menopang berat dari mobil. 

Selain itu, juga menyerap energi ketika mobil lewat di permukaan yang kasar maupun tidak rata. Bentuknya bisa berupa coil atau spiral. 

Baca Juga: 5 Cara Memasang Aki Mobil dengan Benar agar Tidak Konslet

5. Control Arm

Lengan penghubung atau control arm ini menjadi bagian yang menghubungkan antara suspensi dengan bagian sasis mobil. 

Nantinya, hadirnya control arm bisa membantu Anda untuk mengarahkan gerakan roda agar bisa tetap seimbang dan stabil. 

6. Stabilizer Bar

Kemudian, ada stabilizer bar yang fungsi utamanya untuk mengurangi gerakan yang terlalu banyak untuk kendaraan. Terutama jika Anda sedang membelokkan kendaraan dan saat melewati jalan yang bergelombang. 

Selain stabilizer bar, komponen satu ini juga sering disebut sebagai sway bar. 

7. Bracket atau Mounting

Torsion beam itu perlu Anda pasang langsung ke rangka kendaraan. Maka dari itu, jenis suspensi satu ini butuh tempat atau bracket. 

Nah, nantinya komponen bracket inilah yang menjadi tempat untuk memasang torsion beam. 

8. Link (Penghubung)

Selanjutnya, ada link atau penghubung yang dapat menghubungkan shock absorber dan pegas yang akan menjaga keseimbangan dalam sistem suspensi mobil Anda. 

Baca Juga: Camshaft Mobil: Komponen, Fungsi, dan Cara Kerjanya

Kelebihan Suspensi Torsion Beam

Jenis suspensi torsion beam juga punya kelebihan atau keunggulannya sendiri, yakni: 

  • Memiliki ruang kargo yang lebih besar: tidak menonjol ke bagian dalam kargo dan tidak ada komponen yang akan mengurangi space buat barang bawaan di bagasi mobil. 
  • Lebih kuat secara struktural: bisa memberi tambahan kekuatan tambahan pada struktur karena langsung terhubung dengan kerangka mobil Anda. 
  • Cocok untuk mobil harian: sudah mampu memberikan performa peredaman getaran yang optimal buat mobilitas harian. 

Dengan ini, sekarang Anda bisa lebih tahu soal suspensi torsion beam. Kalau butuh mobil buat harian, tinggal pilih saja yang punya jenis suspensi satu ini. 

Tapi, kalau Anda ingin unit mobil harian yang kualitas suspensi dan performanya masih optimal, langsung cek ke platform jual beli mobil bekas CarsGallery sekarang juga!

Konsumsi Innova Reborn Bensin dan Diesel, Boros atau Irit? 

Tertarik untuk membeli Toyota Innova Reborn sebagai mobil keluarga Anda? Sebelum membeli, Anda harus tahu apakah konsumsi Innova Reborn bensin maupun diesel ini boros.  

Boros tidaknya mesin mobil selalu menjadi bahan pertimbangan Anda tentunya sebelum membeli mobil. Oleh karena itu, kenali dulu apakah Toyota Rush hemat bbm dan cocok menjadi mobil pribadi Anda. 

Pada artikel ini kami akan menjelaskan sejauh mana penggunaan bahan bakar untuk Innova dengan mesin bensin atau diesel. 

Konsumsi Innova Reborn Bensin Manual dan Otomatis 

Mobil Toyota Innova Reborn mesin bensin hadir dengan dua tipe transmisi yaitu manual dan juga otomatis. Keduanya memiliki jumlah konsumsi bahan bakar yang cukup berbeda untuk Anda cermati, yaitu:

1. Konsumsi Bahan Bakar Innova Reborn Bensin Manual 

Innova Reborn bensin menggunakan mesin 1TR-FE yang kapasitasnya adalah 2.000 cc. Mesin ini bertahan digunakan Toyota bahkan sejak Innova rilis tahun 2004. 

Khusus untuk Innova Reborn dengan mesin bensin ini mobil hadir lebih irit dari pendahulunya. Buktinya, konsumsi bbm Innova Reborn bensin manual hanya sekitar 9,7 km per liter bensin untuk Anda yang berkendara dengan kecepatan 20 km/ jam. 

Apabila Anda melewati jalan tol dengan kecepatan yang lebih tinggi, maka akan menghabiskan bensin sekitar 13,6 km per liter. Artinya beda tipis untuk konsumsi bbm area perkotaan dan luar kota. 

Iritnya bbm Innova Reborn bensin ini dikarenakan kehadiran Anda bisa berkendara dengan gigi 5 percepatan di kecepatan 100 km/ jam saat di jalan tol. Putaran ini tidak terlalu tinggi sehingga konsumsi BBM cenderung rendah. 

Baca Juga: Urutan Generasi Innova dari Mesin 2KD hingga Innova Zenix!

2. Konsumsi Bahan Bakar Innova Reborn Bensin Otomatis 

Sudah jadi rahasia umum bahwa konsumsi bensin mesin transmisi manual jauh lebih irit. Namun, antara konsumsi Innova Reborn bensin manual dan otomatis bedanya tidak terpaut jauh. 

Pada transmisi manual, bensin yang keluar adalah 12,4 km/liternya apabila Anda melaju dengan kecepatan sekitar 22 km/jam. Saat berada di jalan tol mobil akan menggunakan bensin 18,5 km/liternya. 

Dengan catatan, Anda harus berkendara sekitar 70 km/jam sesuai standar mengemudi di jalan tol. Apabila Anda meningkatkan hingga 80 km/jam atau lebih maka konsumsinya akan menjadi 20 km/jam. 

Apabila membandingkan dengan mobil MPV lain yang sama-sama transmisi otomatis, Innova Reborn masih tergolong irit. Pasalnya, Toyota sudah menggunakan sistem Sport Sequential Switchmatic. 

Fitur tersebut membuat mobil seperti menggunakan transmisi tiptronic yang ada pada mobil sport. Selain itu, ada juga teknologi Sport Sequential Shiftmatic yang memudahkan perpindahan gigi lebih presisi. 

Fitur kedua inilah yang membuat transmisi tetap terawat dengan baik dan mobil tetap irit BBM. 

Baca Juga: 5 Perbedaan Innova Tipe E dan G, Lebih Bagus Mana?

Berapa Konsumsi BBM Innova Reborn Diesel?

Hadirnya Innova Reborn diesel adalah terobosan besar dari Toyota yang juga mengklaim bahwa mobil ini irit BBM. Toyota telah menyematkan mesin 2KD-FTV yang mampu memuntahkan tenaga 149 Ps di torsi maksimal 340 Nm. 

Konsumsi bensin Innova Reborn diesel sendiri adalah sekitar 12 km/liter untuk perjalanan dalam kota dengan kecepatan standar. Namun, untuk perjalanan luar kota lewat jalan tol konsumsinya menjadi 14,9 liter. 

Apabila Anda mengendalikan mobil dengan akselerasi yang tidak sama maka konsumsinya bisa mencapai 19 km/ liter. 

Innova Reborn diesel ini masih termasuk irit di kelasnya. Contohnya, jika dibandingkan dengan Toyota Fortuner 2.400 cc yang konsumsinya sampai 12,2 km/ liter sedangkan jalan luar kota sampai 16,4 km/ liter. 

Kelebihan ini terjadi karena Toyota Innova Reborn diesel sudah menggunakan teknologi Variable Nozzle Turbocharger. Perawatan mobilnya yang begitu juga juga bisa menjadi keunggulan tersendiri yang patut Anda pertimbangan. 

Selain itu, Innova Reborn diesel memiliki tipe mesin yang bandel dan tidak mudah rusak. Anda pun bisa lebih nyaman dan aman untuk berkendara jarak jauh atau melewati jalanan yang cukup terjal. 

Baca Juga: Toyota Innova SUV atau MPV? Ini Jawaban Selengkapnya

Mana yang Lebih Irit Innova Reborn Diesel atau Bensin? 

Setelah mengetahui konsumsi BBM Innova Reborn bensin vs diesel manakah yang termasuk paling hemat? Ada banyak indikator yang bisa menjadi bahan pembandingnya. 

Pertama jika melihat dari penggunaan bahan bakar km per liter, maka Innova Reborn bensin jauh lebih unggul. Karena penggunaan BBM dalam kota saja hanya 9,4 km/liter untuk transmisi manual, sedangkan mesin diesel perlu 12 km/liter. 

Jika membandingkan dengan transmisi otomatis dan mesin diesel hasilnya adalah hampir sama rata. Khusus untuk jarak jauh, mesin diesel akan lebih unggul lagi dari transmisi manual karena hanya sekitar 14,9 km/ liter. 

Apabila membandingkan soal harga bbm, mesin diesel juga masih unggul. Meskipun solar lebih mahal dari Pertamax, jika mengingat penggunaan km/liternya diesel tetap lebih murah. 

Inilah mengapa banyak orang yang mengatakan bahwa konsumsi BBM Reborn Diesel jauh lebih hemat. Jadi, jika Anda mencari mobil Innova akan lebih baik untuk mempertimbangkan mesin diesel. 

Mengetahui berapa besar konsumsi Innova Reborn bensin serta diesel menjadi bahan pertimbangan penting Anda selain harga. Begitu juga dengan perawatan yang murah tentunya menjadi prioritas terbaik Anda. 

Ketika memilih mobil bekas, sebaiknya Anda mencarinya di platform terpercaya di CarsGallery. Segala macam mobil termasuk Innova Reborn tersedia dan bisa Anda cek langsung. 

Semua mobil yang akan Anda temukan memiliki spesifikasi lengkap dan kualitas terbaik dari mesin hingga transmisi. Anda pun bisa segera menemukan mobil yang akan digunakan sehari-hari. 

Cek sekarang juga di CarsGallery mobil bekas yang bisa memenuhi kebutuhan Anda.



Apa Beda Harga OTR dan Cash serta Harga OTR Kredit?

Saat ingin membeli mobil, selalu ada penjelasan soal harganya yang ditambahi dengan istilah OTR. Sebenarnya, apa itu harga OTR dan seperti apa beda harga OTR dan cash serta kredit? 

Makin bingung lagi karena seringnya, harga mobil itu berbeda-beda di setiap daerah. Jadi, mengapa ini berbeda dan apa kaitannya dengan OTR? 

Kalau tak ingin kebingungan Anda berlanjut, maka simak penjelasan kami soal harga OTR, OTR Cash, hingga OTR Kredit. 

Baca Juga: Kenapa Harga Mobil di Indonesia Mahal? Ini 5 Alasannya!

Apa Arti OTR? 

OTR singkatan dari On-The Road yang berarti total keseluruhan harga pembelian yang wajib Anda bayar saat ingin meminang mobil, motor, dan kendaraan lainnya. 

Kalau Anda membayar dengan harga OTR ini, maka artinya mobil sudah bisa dikendarai secara legal. 

Pasalnya, harga OTR adalah total biaya pembelian yang sudah termasuk dengan pembayaran pajak jalan, plat nomor kendaraan, inspeksi sebelum pengiriman, asuransi, biaya pendaftaran kendaraan, biaya penanganan, sampai biaya pengiriman. 

Jadi, itulah yang sebenarnya membuat terjadinya beda harga OTR dan cash di berbagai daerah. 

Kalau di Jakarta misalnya, ada mobil dengan keterangan Rp300 juta OTR Jakarta. Tapi, kalau Anda membelinya di tempat lain seperti di Papua, maka harganya bisa berbeda sampai 10% – 15% tergantung biaya pengiriman, pajak, dan lainnya. 

Selain itu, harga OTR itu sendiri juga termasuk dengan biaya PPN atau pajak. Kalau Anda menemukan ada perbedaan harga atau lebih terjangkau, maka itu tanda kalau dealer tersebut memberi diskon besar-besaran. 

Beda Harga OTR dan Cash serta OTR Kredit

Anda mungkin juga menemukan perbedaan ketika ingin membeli mobil tapi secara kredit. Kadang, harga OTR kredit lebih mahal daripada cash. Sebenarnya, apa yang membuatnya berbeda? 

1. Arti Masing-masing Harga

Perbedaannya bisa Anda lihat dari arti dari masing-masing harga tersebut. Kalau OTR Cash itu, merupakan total harga atau biaya pembelian baik motor atau mobil dengan cash atau bayar penuh. 

Sedangkan untuk arti OTR kredit itu sendiri adalah total biaya atau harga mobil dan kendaraan jika Anda mengajukan pembelian dengan cara kredit atau mencicilnya. 

2. Biaya Tambahan

Anda sangat mungkin mengerti ada beda harga OTR dan cash serta OTR Kredit yang cukup mencolok. 

Tapi, itu masuk akal karena OTR Cash memang hanya harga untuk mobil dan legalitas serta urusan administratif saja. Jadi, harganya lebih murah karena Anda tidak dapat beban biaya tambahan sama sekali. 

Sedangkan untuk OTR Kredit, Anda harus membayar setidaknya beberapa hal. Misalnya, keperluan pajak, syarat administratif, dan biaya seperti yang ada pada OTR Cash yang masih ditambahkan suku bunga dari lembaga yang membiayai Anda agar mungkin untuk menyicil kendaraan. 

Jadi, Anda memang harus membayar ‘biaya jasa’ dari lembaga pembiayaan yang sudah membantu untuk mencicil kendaraan. 

Adanya perbedaan harga ini, memang masuk akal karena ada biaya-biaya tambahan yang harus Anda bayar ketika membeli mobil OTR kredit. 

Baca Juga: 6 Cara Mengetahui Harga Pasaran Mobil Bekas

Mengapa Harga OTR Mobil dan Kendaraan Berbeda-beda di Setiap Daerah? 

Sudah paham apa yang dimaksud dengan harga OTR? Sekarang, mari baca soal mengapa harga OTR di setiap daerah memiliki perbedaan. Berikut alasannya: 

1. Beda dari Segi Biaya Distribusi

Pertama, faktor yang mempengaruhinya adalah biaya pengiriman ke seluruh wilayah yang ada di Indonesia. Jika Anda bandingkan, pengiriman mobil ke area Jakarta jelas lebih terjangkau daripada ketika Anda berada di Jawa Timur. 

Mengapa? Alasannya karena pusat produksinya juga berada di Jakarta. Apalagi untuk di area-area yang berada di luar pulau Jawa yang pengirimannya jelas butuh proses panjang serta biaya lebih besar. 

Jadi, pengiriman mobil dari pusat hingga sampai ke daerah Anda bisa berbeda dan inilah yang mempengaruhi beda harga OTR dan cash

2. Perbedaan Jumlah Pajak di Daerah

Setiap wilayah yang ada di Indonesia ini punya ketentuan masing-masing untuk urusan pajak. Biaya yang harus Anda bayarkan jelas berbeda buat semua jenis kendaraan bermotor, termasuk mobil. 

Biaya ini termasuk pajak SW, PKB, bahkan Jasa Raharja tidak akan sama di setiap daerah. 

3. Beda Biaya Non-Pajak

Beli mobil memang tak cuma berurusan dengan pembiayaan pajak, tapi non-pajak juga. Anda pun harus membayar biaya non-pajak seperti STCK, TNKB, STNK, sampai BPKB. 

Semua total biaya tersebut memang mempengaruhi total biaya OTR dari kendaraan seperti mobil. 

Baca Juga: Penyebab Harga Jual Kembali Mobil Anjlok

4. Tarif Biro Jasa

Saat Anda ingin membeli mobil, maka ada beberapa instansi yang menyediakan jasa untuk mengurus bagian legalitas mobil agar Anda bebas berkendara. 

Misalnya Samsat, Polri, dan bisa juga Dispenda. Nah, total biaya-biaya untuk mendapatkan izin dan memproses mobil yang baru Anda beli melalui berbagai instansi tersebut juga berbeda di setiap daerah. 

Jadi, tak heran kalau harga OTR di masing-masing daerah Indonesia itu berbeda. 

Apakah Boleh Beli Mobil Off-The Road? 

Lawan kata dari On The Road memang Off The Road. Tapi, apakah boleh untuk membeli mobil dengan harga Off The Road yang lebih terjangkau? 

Bisa, tapi jika langsung Anda kendarai di jalanan, maka aktivitas tersebut akan ternilai ilegal. Pasalnya, Anda belum mengantongi dokumen-dokumen legalitas seperti yang tadi disebutkan. 

Jadi, masih harus mengurusi legalitasnya dan itu juga butuh biaya. Hasilnya, kemungkinan besar biaya yang Anda keluarkan akan sama. 

Soal mana yang lebih untung, tentu saja lebih baik beli On The Road saja karena Anda hanya tinggal pakai. Soal legalitas, sudah dealer yang beresin. 

Mau beli mobil yang praktis tanpa pusing-pusing soal beda harga OTR dan cash? Pertimbangkan beli di CarsGallery. Unit di CarsGallery melimpah dan harganya murah! Cek sekarang!

Exit mobile version