Kelegaan ruang kabin dan harga yang murah sering menjadi faktor penentu beli mobil MPV. Namun, faktor penting memilih MPV bukan hanya itu saja yang harus Anda perhatikan.
Ada faktor keselamatan yang akan menjaga keamanan Anda dan keluarga untuk berkendara. Fitur hiburan dan mesin yang tangguh perlu menjadi perhatian yang besar.
Jika Anda berencana membeli MPV dalam waktu dekat, berikut ini kami akan berikan faktor penting apa saja yang perlu diperhatikan.
7 Faktor Penting Memilih MPV untuk Keluarga Anda
Membeli mobil MPV tidaklah sulit karena ketersediaannya di pasar yang begitu banyak. Meskipun begitu, Anda harus mencari mobil yang aman dan nyaman dengan memperhatikan beberapa faktor berikut:
1. Kelengkapan Fitur Keselamatan
Rata-rata mobil MPV harus memiliki fitur keselamatan yang lengkap, mengingat mobil ini akan dikendarai hingga 7 penumpang.
Beberapa fitur keselamatan yang umum wajib ada antara lain, airbag di baris kursi depan, pengereman ABS dan EBD, 3-point seatbelt, headrest di setiap jok, dan ISOFIX bagi Anda yang berkendara dengan anak kecil atau bayi.
Tidak dapat dipungkiri bahwa mobil MPV yang iritmenjadi hal penting yang harus Anda perhatikan. Untungnya saat ini sudah cukup banyak mobil hybrid yang memadukan tenaga listrik dan bensin sehingga BBM pun cukup hemat.
Apabila Anda membeli mobil MPV bekas, ada baiknya cek dulu jenis mesinnya. MPV yang irit setidaknya memiliki kapasitas minimal 1.500 cc dan memiliki fitur tambahan seperti eco indicator atau cruise control.
Apabila dua faktor di atas telah terpenuhi, barulah Anda beranjak untuk mengecek keluasan kabin serta bagasinya. MPV sesuai untuk keluarga dan harus memiliki kapasitas minimal 7 penumpang.
Di setiap baris pastikan jarak kaki dan kepala masih cukup luas sehingga nyaman. Begitu juga dengan bagasi yang luas sehingga memudahkan Anda untuk membawa banyak barang.
4. Fitur AC
Mobil MPV biasanya berukuran lebih panjang dibandingkan city car atau SUV. Oleh karena itu, Anda harus memastikan fitur AC sudah double blower.
AC ini akan membuat penumpang di baris kedua dan ketiga tidak merasa gerah selama perjalanan. Apabila Anda membeli mobil MPV bekas, pastikan kondisi AC normal dan tidak terdapat kebocoran.
Masih di bagian kabin, Anda harus memastikan bahwa jok mobil masih terasa empuk untuk mobil bekas. Jok juga masih terlapisi oleh kulit bawaan pabrik yaitu kulit sintetis.
Jok dengan bahan kulit sintetis ini cocok untuk mobil MPV karena mudah pembersihannya. Anda pun tidak perlu khawatir dengan masalah perawatannya.
6. Suku Cadang Murah dan Mudah
Anda akan menemukan MPV favorit apabila suku cadangnya mudah dan murah harganya. Hal ini penting karena akan mempengaruhi biaya perawatan di masa depan.
Anda tentu tidak ingin bukan kondisi keuangan kacau karena suku cadang yang terlalu mahal. Alhasil, mobil pun tidak akan nyaman untuk memudahkan aktivitas harian.
7. Fitur Hiburan
Faktor terakhir adalah soal fitur hiburan yang akan menemani perjalanan Anda dan keluarga. Setidaknya mobil memiliki speaker yang jernih dan juga head unit yang memudahkan akses ke musik, telepon, bluetooth dan lainnya.
Mencermati semua faktor penting memilih MPV ini, Anda pasti akan segera mendapat mobil yang tepat.
Apabila ingin menemukan mobil dengan cepat, kunjungi langsung CarsGallery. Anda akan mendapatkan lebih banyak referensi mobil MPV maupun tipe yang lainnya.
Yuk, cek sekarang pilihan mobilnya yang bisa langsung Anda beli di CarsGallery lengkap dengan garansinya!
Erwin Juntoro memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun di bidang otomotif. Ia menyukai aktivitas memperbaiki, memodifikasi dan tune-up mobil. Selalu update seputar mobil konvensional hingga mobil listrik terbaru.
Penting bagi para pengendara mencari suspensi mobil terbaik. Pasalnya, suspensi menjadi salah satu kunci yang memastikan kenyamanan dan keamanan Anda ketika sedang berada di jalan raya.
Selain itu, kualitas suspensi yang Anda gunakan akan sangat terasa di berbagai kondisi jalan raya. Saat ini banyak suspensi yang sudah memiliki teknologi canggih sehingga bisa memberikan performa maksimal untuk kendaraan.
Lantas, apa saja rekomendasi suspensi mobil terbaik yang ada di pasar otomotif Indonesia sekarang ini?
Sekilas Tentang Suspensi Mobil
Sebelumnya perlu Anda pahami lagi bahwa suspensi mobil adalah bagian dari kendaraan yang bertanggung jawab terhadap getaran atau guncangan. Ketika Anda melewati jalanan berlubang atau terjal, Anda pasti merasakan guncangan.
Nah, guncangan yang tidak terlalu keras itulah yang merupakan produk dari suspensi. Sistem suspensi yang optimal akan memastikan pengalaman di dalam mobil senantiasa mulus dan nyaman.
Dalam menjalankan tugasnya suspensi memiliki beberapa komponen vital, seperti:
1. Pegas
Pegas pada sistem suspensi mobil memiliki fungsi utama untuk meredam getaran, mempertahankan kestabilan kendaraan, serta menopang beban kendaraan. Berat kendaraan ini mencakup berat bodi mobil dan muatan.
Selain itu, komponen ini meredam getaran akibat permukaan jalan yang tidak rata, memastikan cengkraman ban optimal, dan melindungi komponen suspensi lain dari keausan berlebih, sehingga menjaga kenyamanan saat di jalan raya.
2. Stabilizer
Stabilizer bertanggung jawab untuk mengurangi kemiringan saat kendaraan berbelok. Inilah yang membuat Anda tetap aman dan nyaman ketika sedang melakukan manuver di jalan raya.
Selain itu, stabilizer juga membantu meningkatkan cengkraman ban di jalan, terutama saat kecepatan tinggi atau Anda sedang berada di jalanan menikung yang tajam.
3. Shock Absorber
Terakhir, ada shock absorber yang akan meredam guncangan atau getaran di jalan raya. Komponen inilah yang memastikan roda tetap menempel di permukaan jalan, meningkatkan stabilitas, pengendalian, dan keselamatan berkendara.
Dalam implementasinya, ada banyak brand suspensi yang memiliki kualitas unggul di pasaran, seperti:
1. Bilstein
Pilihan merk suspensi mobil terbaik yang bisa Anda temukan adalah Bilstein. Di Indonesia sendiri, brand ini tergolong populer khususnya bagi para penggemar otomotif di tanah air.
Popularitas brand suspensi ini bukan tanpa alasan. Brand yang berasal dari negara Jerman ini memiliki kualitas yang sangat unggul untuk meredam kejut, guncangan, dan getaran mobil di jalan raya.
Selain itu, suspensi inipun terkenal dengan kemampuannya dalam menahan bobot yang berat. Inilah yang membuat mobil bisa tetap terasa stabil dan nyaman meski Anda sedang melintas di jalanan yang tidak rata.
Hanya saja, suspensi ini memiliki kelemahan, yaitu Anda tidak memiliki opsi untuk mengatur tingkat empuknya. Selain itu, harga suspensi merk Bilstein pun tergolong pricey mencapai Rp6.000.000 sampai Rp7.000.000.
2. Ohlins
Pilihan merek suspensi mobil terbaik di pasaran selanjutnya adalah Ohlins. Berasal dari negara Swedia, suspensi ini menawarkan kualitas yang premium dan performa yang sangat baik untuk kendaraan.
Tidak heran jika brand ini sering menjadi pilihan suspensi untuk jenis mobil mewah. Selain itu, Ohlins juga sering menjadi pilihan kendaraan untuk ajang balapan otomotif bergengsi seperti contohnya MotoGP.
Akan tetapi, dengan kualitasnya Anda perlu berhati-hati karena saat ini ada juga produk Ohlins palsu. Untuk membedakan produk suspensi asli dan palsu, Anda bisa melihatnya dari nomor registrasi.
Karena Ohlins selalu membekali suspensi produksi mereka dengan nomor registrasi unik yang lengkap dengan kartu garansi. Harga suspensi Ohlins untuk mobil sendiri tergolong sangat mahal, mulai dari Rp40.000.000 sampai Rp55.000.000.
3. KONI
Selanjutnya ada brand KONI yang merupakan salah satu pilihan suspensi mobil terbaik yang ada di pasar Indonesia. Sudah populer sejak tahun 90-an, suspensi ini memang menjadi pemain lama dan sudah terkenal dengan kualitasnya.
Keunggulan dari brand ini adalah tingkat ketahanannya yang optimal untuk meredam dan menyerap seluruh guncangan saat berkendara. KONI pun memberikan pilihan suspensi yang beragam.
Tidak hanya untuk mobil biasa, tetapi untuk jenis mobil 4X4 pun ada. Dengan kualitas tersebut, suspensi KONI masih tergolong murah. Anda bisa membeli suspensi ini pada kisaran harga Rp700.000 sampai Rp900.000 saja.
Tokico adalah perusahaan Jepang yang memproduksi suspensi mobil dengan kualitas unggul. Produk Tokico menjadi pilihan berbagai brand mobil termasuk Avanza dan Serena.
Keunggulan brand Tokico adalah kemampuannya menghadirkan sistem suspensi yang awet dan tahan lama. Performanya pun empuk dan cocok sekali untuk meredam guncangan di jalanan Indonesia.
Selain itu, Tokico terkenal dengan harga unitnya yang sangat bersahabat. Harga suspensi mobil merk Tokico adalah mulai dari Rp550.000 saja. Tergolong sangat murah daripada brand suspensi lain.
5. Kayaba
Merk shockbreaker mobil populer di Indonesia lainnya adalah Kayaba atau KYB. Lagi-lagi perusahaan suspensi ini berasal dari Jepang dan sudah populer sejak tahun 1919 silam sehingga pengalamannya sudah tidak perlu Anda ragukan lagi.
Selain untuk mobil, Kayaba pun menghadirkan suspensi untuk sepeda motor. Banyak yang memilih brand Kayaba karena kemampuannya untuk memberikan stabilitas optimal untuk kendaraan.
Selain itu, Kayaba mampu meningkatkan kinerja handling mobil tanpa harus mengorbankan kenyamanan dan sangat cocok untuk perjalanan jarak jauh dengan waktu tempuh yang lama.
Harga Kayaba pun sangat banyak variasinya. Untuk produk Kayaba Ultra, bisa Anda dapatkan di harga mulai dari Rp600.000. Sementara itu, untuk Kayaba Excel-G, bisa Anda dapatkan di harga mulai Rp800.000.
Terakhir, ada merk Monroe yang juga memiliki kualitas sangat baik. Bahan utama pembuat suspensi ini sangat bisa meredam dan menyerap guncangan di mobil sehingga Anda bisa mengemudikan dengan nyaman dan pastinya stabil.
Selain itu, Monroe memiliki tingkat keempukan yang tinggi dan bisa membuat Anda tidak merasakan terlalu banyak goncangan meski di kondisi jalanan yang tidak rata.
Tidak heran jika kemudian produsen mobil sekelas Suzuki menggunakan brand ini untuk mobil mereka. Contoh penggunaan brand Monroe bisa Anda temukan di Suzuki Ertiga.
Harga Monroe pun masih terbilang terjangkau. Mulai dari Rp900.000 sampai dengan Rp1.200.000 saja untuk tiap unitnya.
Pentingnya Memilih dan Memperhatikan Kondisi Suspensi Mobil
Sekarang Anda sudah memiliki referensi brand suspensi mobil terbaik yang ada di pasar otomotif tanah air kan? Memilih suspensi adalah investasi penting untuk kenyamanan dan keamanan berkendara.
Dengan mempertimbangkan berbagai merk dan tipe yang telah direkomendasikan, Anda dapat meningkatkan performa kendaraan sekaligus memberikan pengalaman berkendara yang lebih stabil dan nyaman di berbagai kondisi jalan.
Jika Anda juga sedang mencari mobil bekas berkualitas dengan kondisi suspensi yang mulus dan layak jalan, kunjungi saja CarsGallery.
Sebagai platform jual beli mobil bekas terbaik, CarsGallery menyediakan beragam pilihan kendaraan yang siap menemani perjalanan Anda.
FAQ
Apa saja jenis suspensi pada mobil?
Ada beberapa jenis suspensi yang bisa Anda temukan, mulai dari MacPherson, Torsion Beam, Multi Link, Rigid, dan lain sebagainya.
Berapa lama umur suspensi mobil?
Biasanya suspensi mobil bisa mencapai usia pakai 7 sampai dengan 8 tahun tergantung dari pemakaian dan brand suspensi.
Mobil Avanza pakai suspensi apa?
Mobil Avanza menggunakan suspensi jenis MacPherson.
Erwin Juntoro memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun di bidang otomotif. Ia menyukai aktivitas memperbaiki, memodifikasi dan tune-up mobil. Selalu update seputar mobil konvensional hingga mobil listrik terbaru.
Sistem suspensi mobil menjadi salah satu komponen yang punya peran sangat vital. Tanpa adanya komponen ini, pengalaman berkendara ketika di jalan raya, akan terasa kurang nyaman dan tidak stabil.
Hal ini tidak terlepas dari fungsi sistem suspensi itu sendiri, yaitu meredam getaran yang berasal dari permukaan jalanan yang tidak rata. Dalam menjalankan perannya tersebut, suspensi mobil terdiri dari berbagai komponen yang berkaitan.
Berbagai komponen tersebut memiliki fungsi dan peran masing-masing. Suspensi pun memiliki lebih dari satu jenis yang bisa Anda temui di pasaran. Lantas, sebenarnya bagaimana sistem suspensi mobil tersebut?
Cara Kerja Sistem Suspensi Mobil
Pada dasarnya, suspensi adalah sebuah komponen yang tugasnya untuk meredam, menyerap, sekaligus mengurangi getaran ataupun goncangan yang berasal dari gesekan ban dan permukaan jalan raya.
Fungsi suspensi mobil ini terbagi menjadi dua. Pertama, adanya suspensi membantu pengendara dalam mempertahankan mobil mereka. Sementara yang kuda, untuk membantu mobil bisa tetap bergerak dengan nyaman dan aman.
Selain itu, sistem suspensi mobil pun akan menjadi pelindung kendaraan, tepatnya di bagian bawah. Untuk menjalankan fungsi ini, suspensi akan mencegah agar tidak ada benda asing seperti debu, lumpur, pasir, ataupun batu masuk ke bawah mobil.
Lantas, bagaimana cara kerja suspensi mobil itu? Cara kerja komponen ini bisa Anda lihat dari fungsi utamanya sebagai pemisah antara bodi kendaraan dan roda.
Pemisahan ini memerlukan elastisitas tinggi untuk memastikan gerakan roda yang tiba-tiba tidak langsung mempengaruhi bodi kendaraan. Nah, dalam hal ini, sistem suspensi bertindak sebagai pemisah dan pegas sebagai komponen utamanya.
Pegas pun tidak bekerja sendirian karena ada banyak komponen pendukung yang terlibat di dalamnya. Pertama, ketika kendaraan melintasi jalanan yang tidak rata, pegas bertugas menyerap guncangan dan getaran.
Setelah itu, peredam kejut atau shock absorber akan mengendalikan gerakan pegas dan menjaga kesimbangan mobil. Selain itu, shock absorber akan memastikan roda mobil tetap seimbang posisinya bahkan saat Anda sedang belok.
Perlu Anda pahami juga bahwa saat ini, beberapa kendaraan modern sudah memiliki sistem suspensi yang adaptif. Sistem suspensi ini memiliki kemampuan untuk menyesuaikan kinerjanya dengan banyak kondisi jalanan.
Ini tentu akan membuat pengalaman Anda ketika di jalan raya menjadi lebih nyaman sekaligus performa mobil bisa maksimal.
Selain itu, sistem suspensi yang baik memastikan roda tetap bersentuhan dengan jalan dan meningkatkan traksi dan efektivitas pengereman.
Agar bisa menjalankan sistemnya dengan maksimal, ada banyak komponen yang berperan dalam suspensi mobil, seperti:
1. Lengan Suspensi
Pertama, ada komponen bernama lengan suspensi yang tugasnya adalah menjadi penghubung chasis dan roda ban mobil.
Bentuknya engsel dan bisa bergerak bebas dan akan menggerakkan roda mobil ke atas maupun kebawah sesuai tekanan.
2. Pegas
Pegas adalah komponen paling vital yang ada di sistem suspensi kendaraan. Fungsi pegas adalah meredam dan menyerap seluruh guncangan atau getaran yang mobil Anda terima ketika sedang berada di jalan raya.
Umumnya setiap mobil bisa memiliki tipe pegas yang berbeda karena tergantung dari jenis mobil yang Anda miliki.
3. Stabilizer
Sesuai dengan namanya, komponen suspensi mobil yang satu ini memiliki peran utama untuk menyeimbangan kendaraan.
Tidak hanya supaya stabil saat di jalan karena guncangan, tapi ketika mobil Anda pakai untuk belok.
4. Shock Absorber
Terakhir, ada komponen yang bernama shock absorber. Sejalan dengan namanya, fungsi dari komponen ini memang adalah untuk penyerap atau absorber dari goncangan dan turbulensi ketika mobil menerima getaran tiba-tiba.
Tugasnya meredam proses osiklasi pada pegas sehingga Anda sebagai penumpang tidak akan merasakan getaran yang teramat kuat yang seringkali membuat pengalaman berkendara jadi tidak nyaman.
Setelah memahami bagaimana cara kerja sistem suspensi mobil, Anda harus paham bahwa suspensi tidak hanya terdiri dari 1 jenis saja. Mobil yang Anda miliki bisa saja memiliki jenis suspensi yang berbeda dengan mobil lainnya.
Berikut adalah beberapa jenis suspensi mobil yang bisa Anda temukan secara umum:
1. MacPherson
Pertama, ada jenis MacPherson yang terkenal akan kualitasnya yang sangat baik untuk meredam getaran. Suspensi jenis ini banyak diaplikasikan pada kendaraan ringan seperti sedan, MPV, hatchback, dan sejenisnya.
Ini akibat desain suspensi MacPherson yang sederhana dan hemat ruang membuatnya sangat cocok untuk kendaraan berukuran kecil. Selain itu, MacPherson Suspension juga masuk dalam golongan independent suspension.
Artinya, roda kanan dan kiri mobil tidak akan langsung terhubung.
2. Double Wishbone
Selanjutnya ada jenis Double Wishbone yang punya desain dan konstruksi sistem suspensi yang lebih rumit daripada MacPherson.
Karakteristik utama dari Double Wishbone adalah keberadaan dua penopang, yaitu lengan atas (upper arm) dan lengan bawah (lower arm).
Penopang inilah yang akan memastikan suspensi mobil bisa berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan. Jika ada perbaikan suspensi Double Wishbone, maka harus ahli yang memperbaikinya.
3. Rigid
Banyak kendaraan truk atau bus yang memakai suspensi jenis Rigid. Alasannya karena daya tahan suspensi ini terbilang sangat baik untuk menopang beban berat pada kendaraan sehingga merupakan salah satu yang terkuat.
Ini berkat adanya bagian blok kaku di suspensi ini yang nantinya akan menopang body kendaraan. Roda kanan dan kiri kendaraan akan terhubung ke dalam blok tersebut.
4. Torsion Beam
Kemudian ada suspensi Torsion Beam yang merupakan hasil pengembangan dari suspensi Rigid. Tujuan adanya inovasi ini adalah agar kemampuan suspensi dalam memberikan kenyamanan jadi lebih baik.
Hasilnya, suspensi ini memiliki bentuk yang mirip sekali dengan huruf H. Dengan desain ini, roda kanan dan kiri mobil bisa bergerak dengan lebih fleksibel dan Anda pun bisa berkendara dengan lebih nyaman.
5. Multi Link
Terakhir, ada jenis suspensi Multi Link. Sesuai dengan namanya, jenis suspensi ini akan memiliki link atau bagian penghubung dalam jumlah yang banyak. Adanya link ini juga bukan tanpa alasan.
Link ini berperan sebagai lengan suspensi dan akan menopang serta mendukung gerakan roda mobil. Hasilnya, getaran dan guncangan mobil pun bisa lebih teredam secara optimal.
Pastikan Menjaga dan Mengecek Kondisi Suspensi Mobil
Mengingat betapa pentingnya sistem suspensi mobil, maka sudah sewajarnya Anda sebagai pemilik kendaraan selalu memastikan kondisinya. Termasuk ketika Anda membeli mobil dalam kondisi bekas.
Suspensi jadi bagian yang paling penting untuk Anda cek. Pasalnya, tanpa suspensi yang bekerja normal, pengalaman berkendara tidak akan menjadi mulus dan terasa sangat tidak nyaman.
Oleh karena itu, pastikan Anda membeli mobil bekas di platform jual beli mobil bekas terpercaya seperti CarsGallery. Dengan inspektor mobil yang berpengalaman dan dukungan garansi, CarsGallery menjamin mobil selalu dalam performa terbaik.
FAQ
Berapa jenis sistem suspensi?
Setidaknya ada 5 jenis suspensi mobil yaitu MacPherson, Torsion Beam, Multi Link, Rigid, dan Double Wishbone.
Bagaimana cara kerja per pada sistem suspensi?
Pegas atau per akan meredam berbagai getaran atau guncangan yang Anda dapatkan ketika di jalan raya.
Apa yang terjadi jika suspensi mobil terlalu lembut?
Mobil akan terasa sangat ringan seperti mengayun. Bahkan ban atau roda pun bisa menyentuh spakbor dan goncangan di jalan raya tidak bisa lagi diredam dengan baik.
Erwin Juntoro memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun di bidang otomotif. Ia menyukai aktivitas memperbaiki, memodifikasi dan tune-up mobil. Selalu update seputar mobil konvensional hingga mobil listrik terbaru.
Mengenali setiap komponen suspensi mobil merupakan satu lagi hal yang sangat penting bagi pemilik mobil. Pasalnya, suspensi merupakan elemen krusial bagi mobil agar bisa berjalan secara stabil dan mulus.
Suspensi sendiri terdiri beberapa komponen, masing-masing secara harfiah bekerja sama untuk tercapainya sebuah fungsi, yakni meredam getaran di jalanan. Inilah mengapa, suspensi merupakan komponen penting agar berkendara bisa nyaman.
Tanpa sistem ini, mobil tidak akan mungkin mampu berjalan secara mulus. Selain itu, body dan ban tidak akan terasa presisi dan terasa stabil.
Apa Itu Komponen Suspensi?
Seperti yang terungkap sebelumnya, suspensi mobil merupakan sistem agar membantu mobil tetap stabil. Lebih tepatnya, sistem ini akan memaksimalkan kinerja supaya pengalaman berkendara bisa lebih nyaman dan aman.
Seperti yang sudah terungkap sebelumnya, suspensi berfungsi sebagai peredam getaran, tekanan, dan gerakan naik turun yang berasal dari permukaan jalan. Umumnya, getaran tersebut dari permukaan jalan berlubang, berbatu, dan tidak rata.
Lantas, bagaimana cara kerjanya? Suspensi akan meredam getaran yang muncul sehingga tidak akan berimbas ke bagian kabin. Artinya, sistem ini akan berfungsi agar getaran tersebut tidak terasa bagi pengemudi dan penumpang.
Letak komponen suspensi mobil adalah tepat di antara keempat roda dan bodi mobil. Ini bertujuan agar bodi tetap stabil baik ketika diam dan melaju.
Anda sudah mengetahui bahwa bobot mobil secara keseluruhan begitu berat mulai dari komponen lain hingga kabin. Agar tetap seimbang saat melaju, suspensi mengandalkan gaya pegas untuk meningkatkan daya elastisitas mobil itu sendiri.
Seperti yang terlihat, jika ada masalah pada suspensi, getaran akan terasa pada kabin. Alhasil, ini akan membuat pengalaman perjalan menjadi tidak nyaman.
Komponen Suspensi Penting Bagi Mobil
Lantas, apa saja setiap komponen yang ada di suspensi? Terdapat sembilan komponen penting beserta penjelasannya sebagai berikut:
1. Pegas
Anda sudah mengetahui suspensi menggunakan gaya pegas untuk menyeimbangkan bagian bodi dan keempat roda. Jika bertanya apa saja komponen suspensi, sudah pasti pegas adalah salah satunya berdasarkan penjelasan tersebut.
Memang, pegas pada suspensi berperan sangat penting sebagai penyerap kejutan dan getaran dari interaksi gesekan roda mobil dengan jalan. Dengan begitu, getaran tidak akan berlanjut menuju bodi mobil, sehingga tidak akan terasa di kabin.
Fungsi lain pegas pada suspensi adalah untuk menambah kemampuan cengkeraman roda di jalan. Fungsi ini sekaligus menambah kenyamanan bagi pengendara dan penumpang.
Pada mobil, pegas yang terpakai terbagi menjadi tiga tipe. Ketiganya adalah tipe koil, tipe daun, dan tipe batang torsi.
2. Shock Absorber
Jika mengenal setiap komponen suspensi dan fungsinya, shock absorber wajib Anda ketahui. Seperti pegas, komponen ini juga berperan sebagai peredam kejut. Bedanya, shock absorber akan menyerap kejut berasal dari sistem suspensi itu sendiri.
Artinya, shock absorber akan membantu meredakan gerakan naik turun dari pegas yang menyerap getaran. Kedua interaksi ini menghasilkan daya balik dengan besaran sama.
Alhasil, bukan tanpa alasan mengapa shock absorber berada di rongga pegas. Terlebih, komponen ini akan membuat sistem suspensi secara keseluruhan lebih stabil saat pegas melakukan gerakan naik turun.
Komponen ketiga pada suspensi yang tidak kalah penting perannya adalah ball joint. Pada dasarnya, ball joint berperan sebagai penerima beban, baik secara lateral dan horizontal.
Menariknya, ball joint sekaligus berperan penting saat mobil melakukan belokan, yakni sebagai sumbu putaran. Bagaikan sebuah engsel, komponen suspensi ini juga mampu berputar secara sudut 360 derajat.
Secara harfiah, komponen ini kurang lebih mirip dengan persendian manusia. Maka dari itu, ball joint menjadi penghubung antara upper arm dan setiap roda mobil.
4. Upper Arm
Sebagai sambungan dari ball joint, upper arm pada mobil ibaratnya bagian lengan atas. Secara independen, fungsinya sendiri sebagai penghubung antara knuckle arm dan rangka mobil.
Dari sini, bagian atas knuckle arm akan terasa stabil berkat tugas upper arm yang menahannya. Pada saat yang sama, komponen ini akan ikut tersambung pada shaft berpelumas secara berdekatan.
Terkait dengan upper arm, terdapat pula lower arm pada sistem suspensi mobil. Fungsinya sendiri agar bodi mobil dan roda-roda mobil dapat terhubung, jadi ini mendukung fungsi upper arm itu sendiri.
Nantinya, lower arm akan mampu bergerak vertikal karena keberadaan engsel yang menghubungkannya pada roda-roda mobil. Oleh karena itu, setiap roda mobil bisa bergerak.
6. Knuckle Arm
Terletak di bagian depan roda mobil, knuckle arm juga berperan sangat penting sebagai komponen dalam sistem suspensi. Mengenali sekaligus merawat komponen adalah tindakan penting agar sistem secara keseluruhan bisa terjaga.
Mengapa knuckle arm berperan sangat penting? Ini karena fungsinya sendiri secara harfiah sebagai tuan rumah setiap komponen lain pada suspensi seperti shockbreaker dan lower arm.
7. Stabilizer Bar
Ada juga stabilizer bar pada sistem komponen suspensi. Terlihat dari namanya, komponen ini akan menyeimbangkan bagian bodi mobil dan roda kanan serta kiri ketika melakukan belokan. Nantinya, fungsi ini akan menghasilkan gaya sentrifugal.
Mengapa sampai melibatkan gaya sentrifugal? Ini agar komponen ini mampu membuat bodi mobil seimbang ketika pengendara mengebut dengan kecepatan tinggi sebelum melakukan belokan.
Dari sini, Anda sudah mengetahui tanpa komponen ini, mobil kemungkinan besar akan terguling sehingga mengalami kecelakaan. Memang, stabilizer bar pada dasarnya akan menjaga keseimbangan saat berbelok.
Jika membahas komponen suspensi apa saja, strut bar tentu berperan penting sebagai penghubung antara stabilizer bar dan shock absorber. Berbentuk mirip lengan, fungsinya agar roda mobil bisa bergerak secara vertikal dan berbelok.
Maka dari itu, fungsi sebenarnya dari strut bar adalah agar menjaga kemiringan roda depan. Ini akan membantu roda setir bisa berbalik dengan sendiri setelah mobil berbelok.
9. Bumper
Terakhir, ternyata bumper merupakan bagian dari suspensi mobil. Bumper sendiri terdiri dari beberapa komponen seperti bounding dan rebounding. Keduanya berfungsi sebagai pelindung shock absorber dan berbagai komponen lain seperti rame dan axle.
Pada dasarnya, bounding dan rebounding memiliki fungsi yang berlawanan. Bounding akan membuat kendaraan dalam posisi mengerut. Sementara itu, rebonding akan membuat kendaraan berada di posisi mengembang.
Seperti strut bar, keberadaan bumper juga sangat penting bagi suspensi mobil. Jadi, fungsinya agar setiap komponen lain tidak mengalami kerusakan akibat getaran oleh pegas.
Demikianlah penjelasan tentang setiap komponen suspensi mobil yang penting. Peran suspensi mobil sangat penting agar pengalaman berkendara tetap aman dan nyaman. Maka, jangan lupa untuk selalu melakukan perawatan pada komponen ini.
Kerusakan sistem suspensi mobil kerap menjadi keluhan para pembeli mobil bekas sehingga membuat berkendara tidak nyaman. CarsGallery telah melakukan inspeksi setiap mobil bekas, termasuk bagian suspensi, tetap layak pakai.
FAQ
Apa fungsi suspensi mobil?
Suspensi berfungsi agar getaran, kejutan, dan guncangan tidak akan terasa di kabin.
Mengapa suspensi mobil penting?
Perannya agar meningkatkan kenyamanan bagi pengemudi dan pengendara selama perjalanan.
Kapan saatnya mengganti suspensi?
Saatnya mengganti setiap komponen suspensi jika mobil terasa tidak stabil saat perjalanan.
Erwin Juntoro memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun di bidang otomotif. Ia menyukai aktivitas memperbaiki, memodifikasi dan tune-up mobil. Selalu update seputar mobil konvensional hingga mobil listrik terbaru.