Review Mobil Carry Futura, Si Ekonomis yang Legendaris 

Mencari mobil yang bisa digunakan untuk mengangkut penumpang, barang atau angkutan kota? Mobil Carry Futura bisa jadi pilihan Anda. 

Mobil besutan Suzuki ini terkenal ekonomis karena penggunaan bahan bakar yang super irit. Selain itu, dari tahun ke tahun tidak banyak perubahan dari segi interior maupun eksterior yang menjadikannya legendaris. 

Seperti apakah review Carry Futura dan apakah masih layak digunakan? Simak dulu review dari kami pada artikel ini. 

Baca Juga: Tips Merawat Carry Mobil Pick Up Bekas 20 Jutaan

Sekilas tentang Perkembangan Mobil Carry Futura

Mobil ini rilis pada tahun 1991 yang kala itu hadir sebagai pesaing dari Toyota Kijang. 

Suzuki menghadirkan dua jenis Carry yaitu model minibus dan juga pickup. Khusus untuk Carry Futura minibus, produksinya telah berhenti pada awal tahun 2019. Sedangkan Carry pick up masih terus diproduksinya hingga hari ini. 

Saat awal rilis, Carry Futura memiliki mesin 1.300 cc berkode G13C. Merasa kurang bertenaga, Suzuki pun mengubah mesinnya dengan mesin berkode G16 kapasitas 1.600 cc. 

Sayangnya, pada awal 2000-an, mesinnya mengalami perubahan menjadi 1.500 cc. Perubahan ini terjadi karena adanya peraturan pajak baru untuk mobil di atas 1.500 cc. 

Secara fisik, mobil ini hanya mengalami sekali facelift yaitu tahun 1997 yang tergolong sangat minim. Bahkan tidak banyak yang mengetahui perubahannya. 

Interior yang Sederhana 

Satu hal yang sangat menarik dari kabinnya adalah kapasitas penumpang 9-10 orang. Posisinya bisa dua orang di baris pertama bersama pengemudi, 2-3 orang di baris kedua dan 4 orang di baris belakang yang duduk berhadapan. 

Mobil Carry Futura pada varian GRV dan GX sudah memiliki AC double blower, sehingga membuat semua penumpang lebih nyaman. 

Kesederhanaan adalah konsep desain interior yang terasa dari semua generasi Carry Futura. Anda bisa melihatnya dari bagian dashboard yang semua fungsinya masih analog. 

Bahkan untuk bagian jendela masih menggunakan engkol. Tidak ada sentuhan elektronik yang akan Anda lihat, bahkan untuk keluaran terakhirnya di tahun 2019. 

Justru dengan konsep interior yang sederhana inilah, membuat Carry Futura cocok untuk mobil angkutan kota maupun barang sebagai usaha. 

Interiornya yang sederhana juga sesuai dengan julukannya sebagai mobil ekonomis. Bahkan untuk melakukan perbaikan tidak terlalu sulit layaknya mobil yang mengadopsi sistem elektrik. 

Baca Juga: 9 Model Mobil Perkotaan dari Suzuki, Gesit dan Irit BBM!

Eksterior yang Tak Pernah Berubah 

Jika Anda memperhatikan Carry Futura keluaran 90-an hingga 2000-an, tidak ada yang berubah dari segi eksterior. 

Panjang mobil Carry Futura masih sama, yaitu 3.875 mm dengan lebar dan tingginya adalah 1.570 mm x 1.915 mm. 

Ground clearance mobil masih standar yaitu 1.970 mm – 2.110mm, sehingga masih nyaman untuk melewati jalanan tidak rata.

Bodi mobil tetap memiliki kesan kotak secara keseluruhan dengan pintu bagasi yang lebar dan besar. Velg mobilnya cukup kecil yaitu 13 inci dengan ban yang ukurannya 175/70. 

Mesin Super Irit dan Bandel 

Sekilas, Carry Futura 1.5 minibus tidak tampak istimewa. Mesinnya berkapasitas 1.493 cc dengan 4 silinder segaris yang dapat memuntahkan tenaga 1.493 cc pada torsi 120 Nm. 

Namun, dengan mesin tersebut, Suzuki mengklaim bahwa bahan bakarnya sangat irit. Ketika berkendara dalam kota, hanya perlu menghabiskan sekitar 12 km per liter. 

Ketika penggunaan luar kita, Carry Futura hanya membutuhkan sekitar 15 km per liter. Jumlah tersebut tentu jauh lebih irit bahkan dari kompetitornya. 

Tak heran, masih banyak angkutan umum maupun usaha yang mengandalkan Carry Futura sampai saat ini. 

Keunggulannya dari penggunaan bbm yang irit tidak terlepas dari penggunaan teknologi multi point injection yang kuat dan tidak mudah rusak. 

Teknologi yang sama juga digunakan pada Suzuki APV. Anda bisa mendapatkan mesin ini untuk Suzuki Futura yang rilis tahun 2000 hingga 2018. 

Dari segi fitur, Carry Futura memiliki sistem kemudi Rack & Pinion. Sedangkan bagian suspensinya adalah Coil Spring dan MacPherson Strut. 

Bagian suspensi belakangnya mengandalkan Leaf Spring. Pada bagian pengereman, Suzuki menambahkan system ventilated disc di depan dan bagian belakangnya adalah leading & trailing

Baca Juga: Mengenal Perbedaan Interior Suzuki Ertiga GA, GL, dan GX

Estimasi Harga Carry Futura

Dengan eksterior, interior dan juga mesinnya, berapakah harga dari Carry Futura saat ini? Berikut ini estimasi harganya:

1. Carry Futura 1997 

Masih menggendong mesin 1.600 cc, Anda bisa membeli mobil keluaran 1997 ini sekitar Rp30 jutaan. Rata-rata mobilnya masih memiliki pajak yang lancar dengan mesin yang terawat. 

2. Carry Futura 1999

Juga memiliki mesin 1.600 cc, Carry Futura tahun 1999 bisa Anda dapatkan dengan harga sekitar Rp50 jutaan. 

Desainnya masih termasuk klasik dengan headlamp berbentuk persegi dan warna terang, seperti putih dan biru muda. 

3. Carry Futura 2012

Pada keluaran tahun ini, mesinnya sudah menggunakan 1.500 cc. Harga Carry Futura 1.5 bekas ini lebih tinggi yaitu Rp80 jutaan. 

Dari segi desain, tampilannya sudah lebih modern dengan tipe headlamp model persegi panjang dan memiliki grille. 

Mobil Carry Futura menjadi pilihan tepat bagi Anda yang mencari mobil multifungsi. Irit dan bandel dengan suku cadang murah dan banyak tersedia, menjadikan perawatannya semakin mudah. 

Apalagi dengan harganya tidak sampai Rp100 jutaan, membuat Carry Futura lebih terjangkau. Anda perlu mempertimbangkan untuk membelinya sekarang. 

Pembelian Carry Futura juga semakin mudah dengan mengunjungi platform CarsGallery

Tidak hanya Carry, Anda juga bisa mencari mobil tipe minibus, MPV, SUV, pick up, sedan dan masih banyak lagi. 

Kami di CarsGallery hanya menawarkan mobil berkualitas karena setiap mobil telah melalui inspeksi. Mobil juga kami lengkapi dengan garansi, yang membuat Anda nyaman untuk memilih. 

Yuk, segera temukan mobil untuk memenuhi kebutuhan pribadi atau usaha Anda di CarsGallery!

5 Cara Cek Kilometer Mobil Bekas yang Akurat

Seringkali sebelum menjual mobil bekas, pemiliknya akan mengubah kilometer menjadi lebih kecil. Maka dari itu, Anda harus tahu cara cek kilometer mobil bekas yang akurat

Kilometer mobil sering menjadi penentu tinggi rendahnya harga mobil bekas. Semakin tinggi angkanya berarti mobil sudah bekerja keras dan harga mobil bisa saja lebih murah. 

Demi membantu Anda agar tidak tertipu dengan penjual mobil bekas nakal, kami akan membagikan bagaimana cara mengecek km mobil yang tepat. 

Begini Cara Cek Kilometer Mobil Bekas yang Akurat

Informasi kilometer mobil bisa Anda lihat melalui odometer yang terdapat pada bagian dashboard. Hanya saja, angka pada odometer ini dapat dimanipulasi menjadi lebih rendah untuk menunjukkan mobil belum menempuh jarak yang jauh. 

Anda yang berencana membeli mobil murah 50 jutaan atau 100 jutaan sebaiknya berhati-hati akan tipuan angka kilometer. Apalagi mobil dengan harga murah tetapi kilometernya masih kecil dengan tahun keluaran cukup lama. 

Demi terbebas dari tipuan angka odometer yang telah dimanipulasi, beberapa cara melihat km mobil inilah yang perlu Anda lakukan:

1. Mengecek Ban Mobil 

Ketika Anda mengecek mobil bekas dengan tahun keluaran yang cukup baru, seharusnya masih menggunakan ban asli. Dari ban Anda bisa melihat apakah mobil sering digunakan. 

Ban yang sudah terlalu halus menandakan jam terbangnya cukup tinggi. Apabila Anda melihat angka kilometer masih terlalu rendah, bisa jadi telah terjadi manipulasi.

Baca Juga: Berapa Standar Kilometer Mobil Bekas? Ini Ambang Idealnya!

2. Menyesuaikan dengan Tahun Produksi

Cara cek kilometer mobil asli juga bisa melalui tahun produksinya. Rata-rata kilometer mobil yang usianya masih satu tahun akan memperlihatkan angka odometer 15.000 hingga 20.000 km. 

Anda tinggal mengalikan saja angka rata-rata tersebut dan mencocokkannya dengan km mobil. Apabila angkanya tidak sesuai khususnya terlalu rendah maka Anda patut curiga. 

Untuk memastikan kembali, Anda bisa menanyakan apakah mobil merupakan mobil pribadi atau bekas transportasi perusahaan atau usaha. Tanyakan juga apakah mobil sering untuk perjalanan dalam atau luar kota. 

Mengetahuinya akan membantu Anda mempertimbangkan mana angka kilometer yang asli. 

Baca Juga: Besaran yang Diukur Speedometer Lengkap dengan Fungsinya

3. Mengecek Riwayat Servis 

Seharusnya setiap mobil bekas masih memiliki buku servis yang menandakan perawatannya rutin. Dari buku servis tersebut Anda bisa mengecek angka kilometer, karena mekanik akan selalu mencatat kilometer untuk servis berikutnya. 

Pemilik mobil yang berkelit tidak adanya buku servis bisa menjadi kecurigaan adanya manipulasi kilometer. Bahkan mobil tua dengan usia lebih dari 10 tahun pun sebaiknya memiliki buku riwayat servis. 

4. Memeriksa Fisik Mobil 

Sering tidaknya pemilik mobil berkendara juga akan terlihat dari kondisi fisik mobil. Anda bisa cek kilometer mobil bekas dengan mengamati beberapa ciri mobil yang sering terpakai. 

Misalnya, pada bagian interior terlihat bahwa lapisan jok sudah mengalami penggantian. Begitu juga pada bagian pedal gas, rem, dan kopling yang tampak banyak lecet artinya mobil punya jam kerja tinggi meskipun usianya masih muda. 

Baca Juga: Wajib Tahu! Fungsi Odometer bagi Kendaraan Ternyata Ini!

5. Muncul Baret pada Angka di Odometer 

Khusus Anda yang ingin membeli mobil dengan dashboard berindikator analog, biasanya angka kilometer akan diputar mundur secara paksa. 

Perubahan secara paksa ini akan menciptakan baret yang cukup terlihat jika Anda mengamati odometer secara seksama. Anda yang menemukan baret atau kerusakan sebaiknya pilih mobil bekas lainnya. 

Cara cek kilometer mobil bekas yang akurat ini hanya membutuhkan ketelitian dan kesabaran. Anda perlu mencermati setiap bagian mobil dan juga dokumen servis agar tidak tertipu.

Catat! Ini 6 Cara Memilih Mobil Matic Bekas yang Awet 

Penting untuk memperhatikan bagaimana cara memilih mobil matic bekas yang awet. Karena kesalahan dalam membeli mobil bekas akan berdampak besar bahkan membuat rugi Anda sebagai pelanggan. 

Apalagi mobil matic memiliki beberapa perbedaan dari mobil transmisi manual sehingga komponen yang harus Anda perhatikan pun jadi makin banyak. Lantas, apa saja cara-cara yang efektif tersebut? 

6 Cara Memilih Mobil Matic Bekas yang Awet 

Agar tidak salah pilih, inilah beberapa tips beli mobil matic bekas yang bisa Anda terapkan:

1. Cek Kondisi Fisik dan Interior 

Baik mobil matic maupun manual, eksterior dan interior menjadi aspek yang tidak boleh sampai Anda lewatkan. Ini karena kedua aspek tersebut akan sangat menentukan kenyamanan dan keamanan Anda ketika berkendara. 

Jangan sampai Anda membeli mobil bekas yang punya kerusakan di bagian bodinya, seperti pecah, goresan, atau bahkan cat yang mengelupas. Karena ini bisa membuat Anda rugi karena harus mengeluarkan biaya lain untuk perbaikan. 

Kemudian, perhatikan juga bagaimana kondisi interior mobil matic tersebut. Apakah seluruh fiturnya masih berfungsi dengan baik, serta perhatikan bagaimana kondisi jok, dan komponen interior lainnya. 

Baca Juga: 7 Cara Netral Mobil Matic yang Mudah dan Aman!

2. Periksa Kondisi Oli 

Setelah memastikan kondisi fisik dan dalam mobil, maka Anda bisa lanjut untuk mengecek kondisi oli. Oli mesin mobil harus selalu dalam jumlah yang cukup dan kualitasnya bagus. 

Karena jika tidak, bisa Anda pastikan akan ada banyak masalah mengenai mesin yang tentu akan merugikan. Untuk mengeceknya, Anda bisa melihat warna dan pastikan warnanya bening, bukan keruh atau hitam. 

3. Tuas Transmisi 

Salah satu kunci cara cek kondisi mobil matic bekas selanjutnya adalah dengan memeriksa bagian tuas transmisi. Bagi mobil matic, keberadaan tuas ini sangatlah penting sehingga kondisinya harus layak dan tanpa kendala. 

Untuk memeriksanya, Anda bisa menyalakan mobil dan atur tuas ke posisi D atau Drive. Prinsipnya, jika setelah itu Anda merasa mobil melaju tanpa perlu menginjak gas, maka artinya tidak ada masalah dengan tuas transmisi tersebut. 

Sebaliknya, jika mobil tidak berjalan meski Anda sudah mengatur tuas ke posisi D atau Drive, maka ada masalah pada tuas tersebut. 

Baca Juga: Ini Dia Cara Mengemudi Mobil Matic di Tanjakan dan Turunan

4. Kondisi Mesin 

Selain tuas, Anda bisa memeriksa kondisi mesin mobil secara keseluruhan. Caranya, cukup hidupkan mobil dan atur tuas dalam posisi N atau Netral. Setelah itu, baru perhatikan suara yang keluar dari mesin tersebut. 

Prinsipnya, mobil matic bekas yang bagus dan tidak ada masalah pada mesin, tidak akan mengeluarkan suara yang kasar dan terkesan tidak stabil. Akan tetapi, jika Anda mendengarkan suara tersebut, sebaiknya hindari mobil tersebut. 

5. Perhatikan Teknologinya

Mobil matic umumnya akan memiliki banyak sekali teknologi-teknologi terkini yang bisa menunjang pengalaman berkendara. Misalnya teknologi transmisi otomatis yang sudah punya sistem kontrol canggih. 

Sebaiknya, pilihlah mobil matic bekas dengan teknologi terbaru dan hindari yang memiliki teknologi kuno. Ini sangat penting supaya Anda bisa menggunakan mobil dengan jauh lebih nyaman. 

Baca Juga: Bedanya Mobil Matic Konvensional dengan Mobil CVT

6. Kelengkapan Surat dan Test Drive 

Jangan ragu untuk bertanya kepada penyedia jual beli mobil bekas soal surat-surat resmi mobil matic yang Anda ingin beli. Ini sangat penting untuk memastikan bahwa tidak akan ada masalah mengenai legalitas mobil yang merugikan di kemudian hari.

Selain itu, jangan sungkan untuk meminta test drive agar bisa merasakan langsung bagaimana sensasi berkendara dengan mobil matic tersebut. Jika bagus, maka Anda bisa membelinya, tapi jika tidak, sebaiknya cari mobil lain. 

Itulah beberapa cara memilih mobil matic bekas yang awet. Mencari mobil murah 50 jutaan saat ini memang sangat mudah, tapi jangan sampai Anda tidak cermat sehingga berujung pada kerugian. 

Dengan tips-tips tersebut, semoga Anda bisa memilih mobil matic bekas yang tidak hanya bagus dari tampilan luarnya saja, tapi juga nyaman dan aman untuk dikendarai.

Exit mobile version