Review Mobil Ignis Bekas: Kelebihan, Masalah, dan Harganya

Mau beli Ignis? Sekarang, Anda cuma bisa dapat mobil Ignis bekas karena sudah berhenti produksi sejak 2024 kemarin. 

Suzuki Ignis, terkenal sebagai urban SUV yang cukup fenomenal. Bahkan mobil ini punya sejarah panjang sejak tahun 2001. 

Sempat jadi rebadge dari Suzuki Swift buat pasar di luar Jepang, Ignis jadi pelopor di kategori crossover berdesain compact. 

Selain itu, Ignis juga punya ground clearance tinggi lengkap dengan sentuhan sporty-nya. 

Pada 2008, mobil ini sebenarnya sudah berhenti produksi, tapi Suzuki kembali menghidupkannya dengan konsep iM-4 di Geneva Motor Show 2015. 

Dengan desain compact yang unik, tak masalah jika Anda meminang Ignis bekas murah yang kini banyak tersedia di pasaran. 

Keunggulan Mobil Ignis Bekas daripada Mobil di Kelasnya

Beli mobil Suzuki Ignis itu bukan cuma unggul soal harga, tapi memang mobil ini punya banyak keunggulan seperti: 

1. Desainnya Unik dan Modern Plus Sentuhan Retro

Ini adalah salah satu daya tarik utama Suzuki Ignis. Di tengah dominasi city car dengan desain yang cenderung seragam, Ignis hadir dengan tampilan yang segar dan berbeda. 

Bagian depannya menampilkan garis-garis tegas yang memberikan kesan sporty. Lampu depan yang besar dan grille juga dengan aksen krom menambah kesan modern. 

Namun, yang paling membedakan Ignis adalah desain bagian belakangnya. Dengan lampu belakang yang kotak dan bentuk pilar C yang unik, Ignis menghadirkan sentuhan retro yang mengingatkan kita pada mobil-mobil klasik Suzuki. 

Baca Juga: Review Mobil Swift Bekas: Hatchback Mungil Favorit Anak Muda

2. Pemakaian Bahan Bakar yang Efisien

Di era harga bahan bakar yang fluktuatif, efisiensi bahan bakar menjadi faktor penting dalam memilih mobil. 

Suzuki Ignis juga unggul dalam hal ini. Bertenagakan oleh mesin 1.2L bensin dengan teknologi terkini, Ignis mampu menghasilkan efisiensi bahan bakar yang sangat baik. 

Untuk varian AGS (Auto Gear Shift), konsumsi bahan bakarnya bisa mencapai 17,2 km/liter dalam kondisi lalu lintas perkotaan. 

Bahkan, beberapa pengujian berhasil mencatat konsumsi bahan bakar hingga 31,1 km/liter dalam kondisi ideal. 

Hal ini tentu menjadi nilai tambah bagi Anda yang sering berkendara di dalam kota dengan kondisi lalu lintas yang padat.

3. Fitur Keselamatan Relatif Lengkap

Meskipun berstatus sebagai city car, tapi Suzuki Ignis tidak mengorbankan fitur keselamatan.

Suzuki tetap melengkapinya dengan dual airbags di bagian depan yang melindungi pengemudi dan penumpang depan saat terjadi benturan. 

Selain itu, Ignis juga punya sistem pengereman ABS (Anti-lock Braking System) yang mencegah roda terkunci saat pengereman mendadak, serta EBD (Electronic Brakeforce Distribution) yang mendistribusikan gaya pengereman secara optimal ke setiap roda sesuai dengan beban kendaraan. 

Beberapa varian Ignis juga terlengkapi dengan Hill Hold Control yang membantu mencegah mobil mundur saat menanjak.

4. Kabin Lega untuk Ukuran City Car

Selanjutnya, mobil Ignis bekas juga terkenal sebagai city car yang kabinnya relatif luas. Ini juga terbilang lega buat ukuran city car. 

Pasalnya, ada wheelbase yang lebih panjang daripada kompetitornya. Jadi, kesan lega memang bisa Anda peroleh dari mobil satu ini. 

Akhirnya, penumpang di baris depan memiliki ruang kaki dan ruang kepala yang cukup. 

Begitu pula dengan penumpang di baris belakang, meskipun mungkin agak sedikit sempit untuk orang dewasa yang tinggi. 

Baca Juga: Mobil Luxio Bekas: Keuntungan, Kelemahan, dan Harganya

5. Fitur Hiburan Sudah Cukup Memadai

Kemudian, Suzuki Ignis pun memiliki sistem hiburan yang cukup memadai untuk menemani perjalanan Anda. 

Head unit-nya dapat terhubung ke berbagai sumber media, seperti USB, radio, dan bluetooth. 

Dengan ini maka Anda bisa memutar musik favorit Anda dari smartphone atau perangkat lainnya. 

Beberapa varian Ignis juga terlengkapi dengan speaker yang berkualitas, sehingga menghasilkan suara yang jernih dan menyenangkan.

6. Stabilitas Terjaga

Selain keunggulan di atas, Suzuki Ignis juga terkenal karena memiliki suspensi yang cukup kaku (stiff). 

Meskipun mungkin terasa sedikit kurang nyaman saat melewati jalan yang rusak, tapi suspensi ini memberikan keuntungan dalam hal stabilitas. 

Dengan ini, mobil terasa lebih mantap saat menikung, baik di jalan datar maupun di jalan yang menanjak atau menurun. 

Masalah Umum pada Mobil Suzuki Ignis Bekas

Membeli mobil bukan soal pertimbangan harga saja. Mungkin harga Suzuki Ignis second emang cocok di kantong Anda. Tapi, apakah Anda bisa mentoleransi masalah-masalah umum ini? 

1. Transmisi AGS Bermasalah

Pertama, transmisi AGS (Auto Gear Shift) sering jadi karena karakternya yang aneh dan perpindahan gigi yang menyentak dan lama. Terutama dari gigi 1 ke gigi 2 pada mode manual. 

Beberapa pemilik menyiasatinya dengan melepas pedal gas saat menaikkan atau menurunkan gigi untuk mengurangi hentakan. 

Laporan dari komunitas pemilik Ignis menyebutkan transmisi AGS sering berbunyi tidak wajar pada unit berusia di atas 3 tahun. 

Selain itu, beberapa pemilik Ignis juga merasa kurang nyaman dengan melorotnya mobil saat tanjakan. 

2. Posisi ECU Tanpa Pelindung

ECU (Electronic Control Unit) pada Suzuki Ignis (terutama produksi 2017) terletak tanpa pelindung di bawah talang air kap mesin. 

Hal ini membuatnya rawan terkena kebocoran atau cipratan air, yang bisa menyebabkan korsleting.

Kalau mau yang sudah ada proteksinya, maka pilih model produksi 2018 ke atas yang sudah dilengkapi cover ECU.

Baca Juga: Mobil L300 Bekas: Keuntungan, Kekurangan, dan Harganya

3. Head Unit JVC Bermasalah

Selanjutnya, masalah mobil Ignis bekas biasanya terletak di head unit JVC-nya. Misalnya, bluetooth tak bisa tersambung ke ponsel atau biasanya output suara tak keluar di seluruh bagian speaker. 

4. Performa Kurang Bertenaga

Meskipun menggunakan mesin 1.197 cc, tenaga yang bisa keluar hanya 83 hp dengan torsi 113 Nm. 

Selain itu, ada juga anggapan jika mobil ini kurang bertenaga jika membandingkannya dengan mobil lain di kelasnya. 

Namun, perlu Anda ingat bahwa city car umumnya lebih mengutamakan efisiensi bahan bakar daripada performa. 

Tipe-tipe Mobil Ignis Bekas

Kalau Anda ingin beli, penting buat tahu tipe-tipe dari Suzuki Ignis bekas. Misalnya: 

  • Suzuki Ignis GL (Base Model): harga paling murah, cocok buat Anda yang budgetnya terbatas, minim fitur, dan eksterior standar. 
  • Suzuki Ignis GX (Mid-Range): fitur lebih lengkap, eksterior menarik, varian paling populer, harganya lebih mahal dari GL. 
  • Suzuki Ignis GX AGS (Auto Gear Shift): semua fitur GX, transmisi AGS/otomatis, transmisi kurang halus, lebih mahal dari GX manual. 
  • Suzuki Ignis SE (Special Edition): eksterior unik, ada fitur tambahan, unit terbatas, cenderung mahal dan unitnya sukar ditemukan. 

Harga Mobil Ignis Bekas

Ketahui daftar harga mobil Suzuki Ignis bekas di sini: 

  • Suzuki Ignis GX (Matic/AGS) 2017 – 2020: Rp 100 jutaan – Rp142 jutaan. 
  • Suzuki Ignis GX (manual) 2017 – 2020: Rp95 jutaan – Rp136 jutaan. 
  • Suzuki Ignis GL 2019 – 2021: Rp115 jutaan – Rp140 jutaan. 
  • Varian lain: Rp159 jutaan.

FAQ

Berapa biaya pajak mobil Suzuki Ignis?

Biaya pajaknya di kisaran Rp1,4 jutaan – Rp3,3 jutaan per tahun. 

Apakah Suzuki Ignis irit?

Sangat irit bahan bakar arena konsumsinya cuma 17,2 km/liter di rute dalam kota – 31,1 km/liter. 

Apakah Suzuki Ignis bisa pakai Pertalite?

Sebenarnya lebih baik yang minimal oktan 92, tapi Pertalite juga masih aman. 

Review Mobil Honda Jazz Bekas Lengkap dengan Harganya

Honda Jazz memang jadi salah satu seri mobil yang terbilang laris di Indonesia. Namun, kini tipe tersebut sudah berhenti produksi. Tapi, kalau Anda memang ingin dapat unitnya masih bisa mempertimbangkan mobil Honda Jazz bekas

Mobil hatchback satu ini sudah berhenti dan tergantikan dengan produksi City Hatchback. Alasannya karena pada produksi Jazz terbaru, mobil tersebut kurang diminati di pasaran Indonesia. 

Berbeda dengan versi lama Jazz yang memberikan perolehan lebih baik karena minatnya lebih tinggi. Nah, kalau Anda mau beli mobil Honda Jazz bekas, sebaiknya simak dulu artikel ini. 

Baca Juga: Review Mobil Freed Bekas: Masih Layak Beli?

Mobil Honda Jazz Bekas Masih Layak Beli, Ini Alasannya!

Meski hanya tersedia unit bekas, tapi Honda Jazz masih sangat layak untuk Anda beli. Mengapa? Ini alasannya: 

1. Harganya Terjangkau

Salah satu daya tarik utama Honda Jazz bekas adalah harganya. Anda bisa mendapatkan model Jazz generasi pertama dengan harga mulai dari sekitar 60 jutaan rupiah, tergantung kondisi.

Untuk model GE8, harganya berkisar antara 90 juta hingga 160 juta rupiah. Range harga mobil Honda Jazz bekas ini tentu tidak akan terlalu memberatkan Anda kalau mau mobil nyaman tapi budget masih pas-pasan. 

Daripada pembelian mobil baru, maka jelas beli Honda Jazz lama masih lebih worth karena lebih nyaman daripada mobil-mobil baru di range harga yang sama. 

2. Mesin yang Handal dan Awet

Selanjutnya, alasan lain adalah mobil Honda Jazz bekas itu terkenal dengan kehandalannya. 

Honda Jazz menggunakan mesin 1.5L i-VTEC yang terpakai di generasi GE8 dan jarang mengalami masalah serius. Apalagi kalau Anda dapat dari pemilik yang merawatnya dengan baik. 

Selain mesin, transmisi otomatis serta manualnya juga sudah terbukti tahan lama. Hal ini berarti Anda bisa menghemat cukup banyak budget untuk biaya perbaikan yang tidak dibutuhkan. 

Selain itu, kalau Anda pakai GE8, komponen elektriknya pun terkenal handal dan bisa meminimalkan risiko kerusakan yang ganggu kenyamanan berkendara. 

3. Suku Cadang dan Perawatan Mudah

Salah satu keuntungan beli mobil Jazz lainnya adalah kemudahan dalam menemukan suku cadang. Dengan ini, maka Anda bisa lebih mudah kalau memang butuh penggantian suku cadang. 

Bahkan di pasaran ada banyak suku cadang aftermarket yang tak kalah bagusnya daripada suku cadang original. 

Selain itu, Honda Jazz juga layak Anda beli karena harga spareparts-nya memang terjangkau. Mau perawatan rutin seperti ganti filter dan ganti oli? Sudah banyak bengkel resmi dan bengkel umum yang bisa menyediakannya. 

4. Sangat Irit Bahan Bakar

Kemudian, Honda Jazz bekas harga 100 jutaan termasuk GE8 yang jadi banyak incaran, juga populer dengan keiritan pemakaian bahan bakarnya. 

Mesin 1.500 cc pada GE8 misalnya, membuat Anda bisa dapat mobil dengan performa dan tenaga yang baik tapi tetap efisien bahan bakar. 

Untuk area perkotaan, Jazz bisa mencapai 10 – 12 km per liter. Sedangkan buat di jalan tol, efisiensinya makin terasa karena bisa melaju 13 – 15 km/liter. 

Tentu saja harus jadi pertimbangan karena akan mempengaruhi pengeluaran Anda soal budgeting bahan bakar. 

Baca Juga: Review Mobil Datsun Go Bekas, LCGC Termurah yang Laris 

5. Nyaman dan Praktis

Ukuran Jazz ini kompak dan mungkin Anda berpikir jika kabinnya sempit dan kurang nyaman. Padahal, meski kompak, Jazz tetap menawarkan kabin yang relatif luas dan juga nyaman. 

Dalam salah satu tipe misalnya, Anda bisa dapat kursi yang lebih besar daripada generasi yang sebelumnya. Jadi, bisa tetap nyaman waktu Anda mengendarai mobil ini. 

Selain itu, mungkin memang ruang kaki pada bagian baris belakang lebih terbatas buat Anda orang dewasa yang tinggi. 

Namun, Jazz sangat tepat dan praktis kalau Anda mau memboyong keluarga kecil untuk pergi bersama-sama. 

6. Desainnya Masih Menarik

Terakhir, yakni dari segi desain. Mobil Honda Jazz bekas ini punya desain yang tetap menarik meski sudah beberapa tahun berlalu diproduksi. 

Benar, tampilannya masih tetap modern dan juga menarik. Pada model GE8 misalnya, garis desainnya sporty dan juga dinamis. Jadi, jauh dari kata ketinggalan zaman. 

Masalah yang Sering Terjadi pada Honda Jazz

Meski punya banyak poin keunggulan, Honda Jazz bekas juga tak bisa sembarangan Anda beli. Pasalnya, ada banyak masalah yang kerap terjadi pada unit Honda Jazz seperti: 

1. Masalah Suspensi

Bagian suspensi Honda Jazz sering kali terasa lebih keras daripada suspensi belakangnya. 

Hal ini tentu bikin penumpang di bagian belakang jadi kurang nyaman. Ternyata, alasannya karena jarak ulir di per depan terlalu jauh. Tapi, Anda bisa membereskan masalah ini dengan ganti per tapi yang jarak ulirnya lebih rapat. 

2. Transmisi CVT

Mobil Honda Jazz bekas juga kadang bermasalah dari segi CTV. Biasanya karena pemilik tidak memakai oli yang sesuai standar dari pabrikan Jazz. 

Masalah ini sering ditandai dengan terjadinya getaran berlebih saat mobil sudah mulai melaju. Jadi, sering terasa “ndut-ndutan” ketika melewati jalanan yang menanjak. 

3. Valve Body

Kemudian, Valve body pada mobil Jazz juga rentan kotor karena polusi udara. Anda hanya perlu membersihkannya kalau memang kotor. 

Baca Juga: Review Mobil Swift Bekas: Hatchback Mungil Favorit Anak Muda

4. Mesin Bergetar

Selain itu, ada juga keluhan dari pemilik Honda Jazz tentang getaran mesin. Benar, saat putaran mesin di 1.500 – 3.000 RPM, biasanya tarikan terasa berat dan tersendat. 

5. Power Window Macet

Terakhir, ada juga masalah power window yang sering macet. Biasanya di bagian pintu depan kanan atau di bagian pengemudi. 

Kalau Anda memang bisa menoleransi masalah-masalah yang kerap terjadi pada mobil Honda Jazz bekas ini, maka langsung saja beli unitnya!

Tipe-tipe Honda Jazz dan Harganya

Honda Jazz hadir di Indonesia lewat tiga generasi utama yakni: 

1. Generasi Pertama (2001 – 2007)

  • Generasi pertama Honda Jazz berkode GD3.
  • Tersedia dalam dua pilihan mesin: i-DSI (Intelligent Dual & Sequential Ignition) dan VTEC (Variable Valve Timing & Lift Electronic Control).
  • i-DSI menghasilkan tenaga 87 dk dan torsi 128 Nm.
  • VTEC menghasilkan tenaga 110 dk dan torsi 143 Nm.
  • Pilihan transmisi: manual 5 percepatan dan CVT 7 percepatan.
  • Model: GD1, GD2, GD3, GD4, GD5, GD6
  • Harga di kisaran Rp60 juta – Rp130 jutaan. 

2. Generasi Kedua (2007 – 2014)

  • Generasi kedua memiliki kode bodi GE8.
  • Tampil lebih segar dengan ukuran lebih besar dan desain lebih sporty.
  • Hanya tersedia dalam mesin 1.5 liter i-VTEC yang menghasilkan tenaga 120 Tk dan torsi 145 Nm.
  • Honda meluncurkan facelift dengan tiga tipe baru, termasuk S dan RS sebagai tipe tertinggi.
  • Harga: Rp90 jutaan – Rp155 jutaan

3. Generasi Ketiga (2014 – 2021)

  • Generasi ketiga hadir dengan penampilan lebih sporty.
  • Desain lampu depan futuristik dengan projector dan DRL LED.
  • Pada tahun 2017, mendapat penyegaran dengan warna baru Phoenix Orange Black Top.
  • Aksen hitam pada spion, velg two tone 16 inci, desain baru pada rear bumper dengan diffuser, front grille & bumper, dan dynamic side skirt.
  • Harga: Rp155 jutaan – Rp245 jutaan

FAQ

Berapa harga mobil bekas Honda Jazz?

Harganya mulai dari Rp60 jutaan – Rp245 jutaan buat versi yang paling baru. 

Honda Jazz paling tua tahun berapa? 

Keluaran yang paling tua adalah tahun 2004. 

Apa mobil Jazz bekas terbaik? 

Anda bisa mempertimbangkan Honda Jazz GE8  dengan harga Rp100 jutaan. 

Exit mobile version