Review Mobil BRV Bekas: LSUV Terjangkau untuk Mobil Keluarga

Ingin SUV tapi dengan kabin senyaman mobil MPV? Sepertinya, mobil BRV bekas penting buat jadi pertimbangan Anda. 

Benar, mobil ini memang masuk dalam kategori SUV, tapi seat-nya masih senyaman mobil-mobil pilihan keluarga yakni MPV. 

Selain itu, mobil ini juga menggunakan platform yang sama dengan beberapa mobil yang populer. Misalnya seperti Honda Brio, Mobilio, dan juga Amaze. 

Jadi, tak heran jika beli mobil bekas BRV, Anda bisa mendapatkan harga yang lebih terjangkau. Udah SUV, harganya terjangkau, dan masih nyaman pula. 

Namun, tetap saja BRV juga punya poin-poin lain yang harus jadi pertimbangan. Kalau ingin tahu detail lainnya, simak di sini. 

Baca Juga: 5 Daftar Harga Mobil Rubicon Bekas dan Tips Belinya

Mengapa Harus Beli Mobil BRV Bekas?

Mobil BRV bisa jadi pilihan menarik karena beberapa alasan. Apalagi untuk Anda yang sedang cari SUV tangguh yang nyaman buat keluarga dan harganya terjangkau. Ini dia alasan mengapa Anda layak mempertimbangkan BRV: 

1. Harganya Lebih Terjangkau

Pertama, banyak yang bilang jika harga mobil BRV bekas sangat terjangkau untuk di pasar mobil bekas. 

Honda BR-V generasi pertama (2016 – 2019) misalnya, sudah bisa Anda dapatkan dengan harga cuma Rp150 jutaan saja. 

Tentunya, harga yang begini sangat worth mengingat fitur-fitur yang tersedia serta performa BR-V memang cukup baik. 

Kalau untuk ukuran mobil keluarga, harga segitu jelas terjangkau dan sudah lebih dari cukup buat penuhi kebutuhan Anda. 

2. Desain Eksterior Gagah dan Stylish

Selanjutnya, mobil BRV bekas juga punya tampilan gagah serta modern. BR-V punya lekukan bodi tegas serta aerodinamis. 

Dengan adanya desain ini, maka kesan tangguh juga elegan bisa Anda peroleh. Jadi, sangat tepat buat kebutuhan mobil keluarga tapi yang tetap keren buat jalan-jalan atau dipamerkan karena penampilannya sangat menarik. 

3. Kabinnya Luas dan Fleksibel

Kemudian, hadirnya kabin yang fleksibel dan juga luas menjadi salah satu keunggulan dari mobil satu ini. 

Dimensinya punya panjang 4.456 mm, lebar 1.735 mm, serta tinggi 1.666 mm. Kalau begini, tentu BR-V tergolong punya kabin yang sangat lapang. 

Apalagi, kursi di baris ketiganya bisa Anda lipat dengan konfigurasi 50:50. Jadi, penyesuaian ruang bagasinya bisa sesuai dengan kebutuhan. 

Butuh untuk bawa barang yang lebih banyak? BR-V bisa mengangkutnya dengan mudah. 

4. Performa Handal dan Efisien

Selanjutnya, BR-V juga terkenal dengan mesin 1.5L i-VTEC yang mampu memuntahkan tenaga 120 PS di 6.600 rpm. Selain itu, juga torsi 145 Nm di 4.600 rpm. 

BR-V ini juga punya performa yang responsif. Jadi, buat berkendara udah sangat nyaman baik untuk di jalanan perkotaan dan juga untuk perjalanan luar kota.

Bahkan penggunaan bahan bakarnya juga tergolong begitu irit, yakni 16 – 17 km/liter buat perjalanan luar kota. Kalau untuk perjalanan luar kota, yakni 11 – 13 km/liter. 

BRV isi bensin apa? Santai. Anda bisa mengisinya dengan bensin yang punya RON 90 atau Pertalite. Walaupun memang tetap lebih baik buat pakai BBM yang oktan minimalnya RON 91. 

Baca Juga: Jeep Wrangler Rubicon: Kelebihan, Harga, dan Tips Belinya

5. Fitur Keselamatan yang Relatif Lengkap

Sejumlah fitur keselamatan yang tersedia juga menjadikannya begitu cocok untuk kebutuhan mobil keluarga. 

Mobil BRV bekas ini punya Vehicle Stability Assist (VSA). Ada juga Hill Start Assist (HSA) yang bisa membantu Anda buat menjaga stabilitas kendaraan. 

Tentu saja, ini juga memudahkan Anda untuk start di tanjakan. Selain itu, ada pula fitur-fitur standar dalam keselamatan seperti rem ABS, dual airbag, dan juga EBD yang tersemat. 

Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Membeli Mobil BRV Bekas

Ada sejumlah masalah umum yang jadi keluhan para pengguna BRV. Kalau Anda mau beli, maka pertimbangkan ini juga, ya: 

1. Masalah di Bagian Kaki-kaki Depan

Hal ini kerap jadi keluhan para pengguna BRV. Keluhan yang paling banyak yakni di kaki-kaki depan. 

Misalnya saja seperti bushing arm, boot, karet support shockbreaker, dan juga bagian engine mounting kanan. 

Karet boot drive shaft-nya pun sering bermasalah lantaran cincinnya sering terpisah dari boot. Kalau karet boot drive shaftnya rusak, maka bisa mengganggu kinerja dari penerus tenaga putar dari bagian mesin ke roda. 

2. Getaran di Kecepatan Tinggi

Selanjutnya, ada masalah yang kerap terjadi pada mobil BRV bekas yakni adanya getaran saat Anda berada di kecepatan tinggi. 

Apalagi kalau Honda BR-V tersebut berada pada jarak tempuh 50.000 km ke atas. Umumnya akan sering muncul masalah getaran saat Anda melaju di kecepatan 80 – 120 km/jam. 

3. Performa Transmisi CVT Kurang Responsif

Sejumlah pemilik BR-V juga mengeluhkan putaran bawah mesin yang katanya cenderung lambat. 

Utamanya di model dengan transmisi CVT. Kalau Anda membelinya, maka yang dirasakan yakni kurang bertenaga. Apalagi ketika menghadapi jalan menanjak. Performanya yang kurang akan sangat terasa.

4. Desainnya Kurang Mendapatkan Penyegaran

Sejak pertama kali hadir di Indonesia, yakni 2015, mobil BRV bekas tak kunjung dapat penyegaran yang terbilang signifikan. 

Jadi, tak heran kalau mobil ini kalah bersaing dengan produk-produk yang terbaru pada segmen crossover MPV. 

Baca Juga: Mobil Triton Bekas: Pikap Gagah Buat Pekerja Lapangan

5. Harga Jual Kembali yang Sering Merosot Tajam

Benar, ini juga yang wajib jadi perhatian. Kalau Anda beli mobil ini, maka wajib mentoleransi harga jualnya yang seringkali anjlok dan merosot tajam. 

Tipe-tipe Mobil BRV Bekas

Kalau Anda mencari mobil BRV, perhatikan dulu sejumlah tipe mobil BR-V di pasaran: 

  • S (M/T)
  • E (M/T, CVT)
  • Prestige (CVT)
  • Tipe 1.5 E CVT M/T lansiran 2017.
  • Tipe 1.5 E CVT Prestige A/T tahun 2018

Harga Mobil BRV Bekas

Dari data terakhir, berikut ini daftar harga dari mobil pabrikan Honda ini: 

Tipe Tahun Harga
1.5 S M/T 2017 Rp 145 juta
1.5 E M/T 2017 Rp 153 juta
1.5 E CVT 2017 Rp 168 juta
1.5 E CVT 2018 Rp 180 juta
1.5 E CVT Facelift 2019 Rp 187 juta
1.5 E CVT Facelift 2020 Rp 198 juta
1.5 E CVT Facelift 2021 Rp 210 juta

Kalau Anda menginginkan unit mobil satu ini, maka harus sediakan budget di kisaran Rp145 jutaan – Rp210 jutaan. Dengan begitu, unit terbaik bisa Anda dapatkan. 

Tak mau salah pilih mobilnya? Dapatkan langsung di CarsGallery. Seluruh unit yang ada sudah tercover jaminan lolos inspeksi dan bisa langsung aktifkan garansi. Cek CarsGallery sekarang!

Kami jamin, unitnya masih sangat prima, tidak ada masalah berat mulai dari eksterior hingga transmisi, dan jaminan harga terjangkau!

FAQ

BRV pajaknya berapa?

Pajaknya Rp5,5 jutaan – Rp6,6 jutaan per tahun. 

Berapa jumlah kursi di Honda BRV?

Untuk jumlah kursinya, ada 7 kursi yang tersedia. 

BRV masuk kategori apa? 

Pada dasarnya, mobil satu ini masuk ke kategori Low Sport Utility Vehicle atau LSUV.

Review Mobil Timor Bekas: Masih Layak Beli atau Tidak?

Ingin memiliki mobil sedan dengan harga terjangkau namun tetap menawarkan fitur yang lumayan lengkap di kelasnya? Mobil Timor Bekas bisa menjadi pertimbangan menarik. 

Apalagi jika Anda adalah seorang penggemar otomotif yang menghargai nilai sejarah industri mobil nasional. 

Namun, sebelum Anda memutuskan untuk berburu mobil ‘problematik’ ini, penting untuk memahami seluk-beluknya. 

Mulai dari kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya, hingga perbedaan antara tipe SOHC karburator (S515) dan DOHC injeksi (S515i). 

Kalau ingin tahu soal seluk-beluk mobil sedan Timor bekas, kami akan mengupas tuntas dalam uraian ini!

Baca Juga: Mobil Penggerak Roda Belakang, Arti hingga Rekomendasinya

Kenapa Harus Membeli Mobil Timor Bekas?

Sebenarnya, alasan pembelian sedan Timor bisa bervariasi. Tapi, memang mobil ini menawarkan kelebihan tersendiri yang menjadikannya menarik buat Anda miliki seperti: 

1. Harga Terjangkau

Benar, beli mobil Timor tidak akan menguras banyak budget dari kantong Anda. Ini juga yang jadi salah satu daya tariknya. 

Dengan harga bekas mulai dari sekitar Rp20 jutaan untuk tipe SOHC dan Rp25 jutaan ke atas untuk DOHC tentu range harga tersebut begitu terjangkau. 

Timor membuka pintu kepemilikan mobil bagi Anda yang mungkin kesulitan untuk membeli mobil baru atau bekas dengan harga yang lebih tinggi. 

Tak heran juga jika mobil ini bisa menjadi pilihan ideal bagi mahasiswa, pekerja dengan gaji UMR, atau keluarga muda.

2. Suku Cadang Gampang Anda Dapatkan

Kekhawatiran utama saat membeli mobil bekas adalah ketersediaan suku cadang. Namun, untuk Timor, Anda tidak perlu terlalu khawatir. 

Meskipun sudah tidak lagi ada produksi, tapi suku cadang Timor relatif mudah Anda temukan. Baik secara online melalui berbagai marketplace dan forum otomotif, maupun di toko-toko suku cadang khusus. 

Bahkan, beberapa suku cadang dari mobil lain seperti Mazda dan KIA memiliki kompatibilitas dengan Timor. Jadi, Anda masih bisa menggunakannya. 

Mengapa bisa? Mobil Timor aslinya mobil apa? Tentu suku cadang dari KIA masih bisa terpakai karena mobil ini aslinya KIA Sephia. 

3. Desain Simpel dan Perawatan Mudah

Mobil bekas Timor juga punya keunggulan dari sisi desain dan perawatan. Pasalnya, mobil ini memang terkenal dengan desain yang simpel dan perawatannya yang mudah. 

Desain Timor yang sederhana bukan berarti ketinggalan zaman. Justru, kesederhanaan ini membuatnya mudah untuk dalam hal perawatan. Bahkan oleh Anda yang baru belajar tentang otomotif. 

Perawatan rutin seperti penggantian oli, filter, dan busi dapat Anda lakukan sendiri Jadi, bisa lebih menghemat biaya perawatan karena tak perlu pergi ke bengkel.

4. Fitur Sudah Lumayan

Selanjutnya, mobil Timor bekas meskipun keluaran lama, tetap menyediakan fitur yang sudah lumayan lengkap dan belum kalah banyak dengan mobil sezaman. 

Fitur-fitur seperti tilt steering (setir yang dapat Anda atur ketinggiannya), power window (jendela elektrik), electric mirror (spion elektrik), dan defogger depan belakang (penghilang embun), sudah tersedia. 

Pastinya, kehadiran fitur-fitur ini akan menambah kenyamanan berkendara dan tidak kalah dengan mobil-mobil sezamannya.

5. Punya Nilai Nostalgia

Bagi sebagian orang, memiliki Mobil Timor bukan hanya tentang memiliki mobil murah. 

Pasalnya, punya Timor itu juga jadi bukti kalau Anda memiliki sepotong sejarah industri otomotif nasional. 

Timor merupakan simbol dari ambisi Indonesia untuk memiliki industri mobil sendiri. Jadi, memiliki Timor dapat menjadi cara untuk mengenang dan menghargai perjalanan panjang industri ini. 

Selain itu, komunitas penggemar Timor juga cukup aktif. Maka dari itu, Anda berkesempatan untuk menambah relasi atau teman dengan pembelian mobil satu ini. 

Baca Juga: Mobil Triton Bekas: Pikap Gagah Buat Pekerja Lapangan

Alasan untuk Tidak Membeli Mobil Timor Bekas

Meski harganya terjangkau, sejarahnya yang begitu sentimental, sampai dengan berbagai alasan lain, tetap ada juga beberapa hal yang perlu jadi pertimbangan. Sebelum beli mobil Timor, pertimbangkan ini: 

1. Bodi Tipis

Salah satu kritik utama terhadap Mobil Timor adalah kualitas bodinya yang tipis dan rentan penyok. 

Hal ini menjadi masalah keamanan yang krusial pada Timor. Bodi yang tipis kurang mampu menyerap energi benturan saat terjadi tabrakan, sehingga dapat meningkatkan risiko cedera bagi penumpang. 

Jika keamanan adalah prioritas utama Anda, maka mobil Timor bekas mungkin bukan pilihan yang tepat.

2. Dashboard dan Panel Plastik yang Rentan

Interior mobil Timor, terutama dashboard dan panel plastik, terkenal rentan terhadap kerusakan. 

Bahan plastik yang terpakai pun berkualitas rendah dan mudah retak atau pecah, terutama jika sering terpapar sinar matahari. 

Bahan vinyl pada dashboard juga rentan mengelupas karena panas dan usia. Dengan hal ini, maka bisa membuat tampilan interior terlihat kusam dan tidak terawat. 

Kalau harus memperbaiki atau mengganti komponen interior yang rusak, Anda harus keluar biaya yang tidak sedikit.

3. Sensitivitas Sensor pada Tipe DOHC

Kalau ada yang jual mobil Timor bekas, maka perhatikan atau cek dulu adanya masalah elektrikal atau tidak. 

Pasalnya, pada tipe DOHC (S515i) terlengkapi dengan berbagai sensor yang memantau kinerja mesin. 

Namun, sensor-sensor ini cukup sensitif dan rentan mengalami malfungsi. Jika satu sensor bermasalah, hasilnya performa mesin bisa terganggu secara signifikan. 

Bahkan mobil bisa mogok. Mendeteksi dan memperbaiki masalah sensor membutuhkan peralatan khusus dan tenaga ahli, sehingga bisa memakan biaya yang mahal.

4. Tipe SOHC tanpa Power Window

Kemudian, tipe SOHC juga ada minusnya yakni dari segi fitur. Tipe SOHC (S515) tidak punya power window. Banyak anggapan kalau hal ini jadi kekurangan yang signifikan pada mobil Timor. 

Padahal, penggunaan power window tentu memberikan kemudahan dan kenyamanan saat berkendara. Terutama saat membuka atau menutup jendela secara cepat. 

Tapi jika fitur ini tidak tersedia, membuka dan menutupnya jadi lebih lama dan susah. 

Baca Juga: Mobil Sirion Bekas: Kelebihan, Masalah Umum, dan Harganya

5. Masalah Karburator di Tipe SOHC

Timor SOHC (S515) sering mengalami masalah pada karburator. Masalah ini bisa menyebabkan stasioner tidak langsam atau putaran mesin yang tidak stabil saat idle. 

Masalah ini dapat mengganggu kenyamanan berkendara dan meningkatkan konsumsi bahan bakar. 

Tipe-tipe Mobil Timor Bekas

Mau tahu lebih jauh soal unit yang tersedia di pasaran? Anda bisa cek dulu apa saja tipe yang tersedia dari mobil yang katanya rebrand dari KIA Sephia ini: 

1. Tipe S515 (SOHC Karburator)

Model ini pertama kali hadir pada tahun 1996 dengan mesin 1.500 cc SOHC dan sistem karburator. Mesin pada kendaraan ini juga terpakai pada mobil Mazda 323 Trendy. 

2. Timor S515i (DOHC Injeksi)

Tipe ini hadir pertama kali pada tahun 1997 dengan mesin 1.500 cc DOHC dan sistem injeksi. 

Mobil Timor S515i banyak diklaim memiliki kecepatan lebih unggul daripada pendahulunya. Pasalnya, mobil ini punya kemampuan berakselerasi 0-100 km/jam dalam waktu 12,2 detik. 

Harga Mobil Timor Bekas

Kalau mau beli Timor, mending cek dulu range harganya di sini: 

  • Kisaran Umum: Harga bekas sedan Timor mulai dari sekitar Rp20 jutaan. 
  • Timor SOHC (Karburator): Harga pasaran untuk model SOHC (karburator) berkisar antara Rp20 juta hingga Rp25 juta.
  • Timor DOHC (Injeksi): Model DOHC (injeksi) memiliki harga mulai dari Rp25 jutaan hingga Rp35 jutaan. 

Jadi, itulah uraian lengkap soal mobil Timor bekas. Harganya memang murah dan bisa membawa nostalgia. Tapi, sudah siap dengan berbagai kendalanya, belum? 

Kalau mau dapetin unit yang bebas kendala, pertimbangkan buat beli di CarsGallery, ya!

Exit mobile version