6 Jenis Mobil Suzuki yang Ada di Indonesia + Modelnya

Pasar mobil Suzuki di Indonesia menunjukkan pola yang cukup jelas. Dari jenis mobil Suzuki yang ada di Indonesia, yang paling kuat adalah segmen mobil keluarga. 

Namun, pabrikan asal Jepang ini perlahan memperluas portofolio ke SUV dan crossover yang lebih modern. 

Banyak model Suzuki memanfaatkan platform dan mesin yang sama, lalu pabrikan menyesuaikan karakter mobil melalui desain, suspensi, serta fitur. 

Strategi ini membuat Suzuki mampu menjaga harga tetap kompetitif sekaligus mempertahankan efisiensi bahan bakar yang menjadi salah satu keunggulan utamanya.

Hal lain yang menarik, sebagian besar mobil Suzuki modern menggunakan mesin seri K15, baik K15B maupun K15C. Mesin empat silinder 1.5 liter ini terkenal cukup bandel dan efisien sehingga sering muncul pada berbagai model seperti Ertiga, XL7, Jimny, sampai Fronx.

Ingin tahu lebih jauh soal semua jenis mobil Suzuki? Cek lengkapnya di sini. 

6 Jenis Mobil Suzuki yang Ada di Indonesia + Modelnya

Di Indonesia, ada empat jenis mobil Suzuki, mulai dari segmen terlarisnya yakni MPV hingga untuk kebutuhan komersial. Cek sini untuk lebih lengkapnya: 

1. MPV (Multi Purpose Vehicle)

Segmen MPV menjadi salah satu tulang punggung Suzuki karena karakter pasar Indonesia memang sangat menyukai mobil keluarga. 

Banyak orang membutuhkan kendaraan yang mampu membawa tujuh penumpang, tetap nyaman saat perjalanan jauh, serta memiliki biaya operasional yang masuk akal. 

Suzuki melihat kebutuhan ini sejak lama sehingga mereka mengembangkan beberapa model MPV yang cukup kuat penjualannya.

Suzuki Ertiga / Ertiga Hybrid

Pertama, ada Suzuki Ertiga. Suzuki Ertiga menjadi salah satu MPV keluarga paling populer dari Suzuki. Model ini pertama kali hadir pada 2012 dan langsung masuk persaingan mobil keluarga bersama pemain besar lain. 

Model dari jenis mobil Suzuki MPV ini menggunakan mesin bensin 1.5 liter yang terkenal efisien serta cukup responsif untuk mobil keluarga.

Varian terbaru sudah menggunakan teknologi mild hybrid SHVS. Sistem ini memanfaatkan integrated starter generator dan baterai kecil untuk membantu akselerasi serta mengurangi beban kerja mesin. 

Hasilnya, konsumsi bahan bakar menjadi lebih hemat tanpa perubahan besar pada karakter mobil.

Beberapa hal yang sering menjadi pertimbangan calon pembeli Ertiga antara lain kapasitas tujuh penumpang dengan konfigurasi tiga baris kursi yang cukup lega. 

Mesin K15B atau K15C memberikan tenaga yang cukup untuk penggunaan harian. Suspensi mobil ini juga terkenal nyaman, terutama ketika mobil membawa penumpang penuh saat perjalanan luar kota.

Suzuki XL7

Suzuki XL7 termasuk jenis mobil Suzuki lama karena masih memiliki hubungan erat dengan Ertiga. Kedua platform mobil ini sama. 

Namun Suzuki mengubah karakter mobil ini menjadi LSUV atau Low SUV. Desain bodinya terlihat lebih maskulin, lalu ground clearance lebih tinggi sehingga mobil terasa lebih gagah.

Mesin yang digunakan tetap berasal dari keluarga K15 1.5 liter. Banyak varian terbaru juga menggunakan sistem mild hybrid yang sama dengan Ertiga sehingga efisiensi bahan bakar tetap terjaga.

Perbedaan paling terasa antara XL7 dan Ertiga muncul pada tampilan dan pengaturan suspensi. XL7 menggunakan body cladding, desain grille yang lebih agresif, serta interior yang terasa lebih sporty. 

Suzuki juga melakukan penyetelan ulang beberapa komponen sehingga karakter berkendara terasa sedikit lebih kokoh. 

Bahkan pengembangan jenis mobil Suzuki satu ini mencakup ratusan perubahan komponen dibanding Ertiga untuk menyesuaikan karakter mobil.

Suzuki APV

Sepertinya, ini adalah salah satu jenis mobil Suzuki di Indonesia yang begitu laris. Suzuki APV merupakan salah satu MPV klasik yang masih bertahan hingga sekarang.

Desainnya memang tidak se-modern Ertiga, namun mobil ini memiliki satu keunggulan yang sangat kuat yaitu kabin yang sangat luas.

Jenis mobil Suzuki ini menggunakan mesin bensin 1.5 liter yang sederhana dan mudah dirawat. Banyak pemilik usaha memilih mobil ini karena daya tahannya cukup baik untuk penggunaan intensif.

Ruang kabin yang besar membuat APV sering digunakan sebagai kendaraan travel, kendaraan antar jemput, atau mobil operasional bisnis. Konfigurasi kursinya dapat menampung hingga delapan penumpang sehingga mobil ini cukup fleksibel.

Suzuki juga menghadirkan beberapa varian seperti APV Arena untuk penggunaan keluarga serta APV Blind Van yang lebih fokus pada kebutuhan logistik dan distribusi barang.

2. SUV (Sport Utility Vehicle) & Crossover

SUV dan Crossover juga termasuk macam jenis mobil Suzuki. Tren SUV berkembang sangat cepat dalam beberapa tahun terakhir. 

Banyak konsumen menginginkan mobil yang terlihat tangguh, posisi duduk lebih tinggi, serta mampu menghadapi berbagai kondisi jalan. 

Suzuki merespons tren ini dengan menghadirkan beberapa model SUV dan crossover yang menargetkan segmen berbeda.

Suzuki Jimny

Kemudian, ada Jimny. Suzuki Jimny merupakan salah satu SUV paling ikonik yang pernah diproduksi Suzuki. Mobil ini terkenal karena kemampuan off-road yang sangat baik walaupun dimensinya relatif kecil.

Jimny juga menggunakan mesin bensin 1.5 liter yang juga berasal dari keluarga K15. Mesin tersebut menghasilkan tenaga sekitar 104 hp dan torsi 138 Nm, angka yang cukup untuk mobil dengan ukuran kompak.

Keunggulan utama Jimny terletak pada sistem penggerak empat roda dengan transfer case yang memungkinkan pengemudi memilih mode penggerak sesuai kondisi jalan. Sistem ini membantu mobil melewati jalur berbatu, tanjakan curam, maupun jalan berlumpur.

Karena karakter tersebut, Jimny sering dipilih oleh penggemar off-road atau pengguna yang membutuhkan kendaraan petualangan.

Suzuki Grand Vitara

Model yang termasuk jenis mobil Suzuki SUV salah satunya Grand Vitara. Grand Vitara hadir sebagai SUV yang lebih modern dan nyaman untuk penggunaan harian. 

Suzuki melengkapi mobil ini dengan teknologi hybrid sehingga konsumsi bahan bakar lebih efisien.

Mesin yang digunakan yaitu K15C 1.5 liter dengan sistem injeksi modern serta bantuan motor listrik kecil dari teknologi SHVS. 

Sistem ini membantu akselerasi sekaligus memanfaatkan energi saat pengereman untuk mengisi baterai.

Grand Vitara memiliki kabin lima penumpang dengan desain interior yang lebih premium dibanding sebagian besar mobil Suzuki lainnya. Banyak fitur modern hadir pada mobil ini sehingga pengalaman berkendara terasa lebih nyaman.

Karena itu Grand Vitara biasanya menarik perhatian konsumen yang ingin SUV modern namun tetap efisien.

Suzuki Fronx

Suzuki Fronx termasuk jenis mobil Suzuki terbaru yang menggabungkan karakter hatchback dengan desain SUV. Proporsi bodinya terlihat sporty dengan dimensi kompak sehingga mobil ini terasa praktis untuk penggunaan perkotaan.

Suzuki menawarkan dua pilihan mesin untuk Fronx yaitu K15B dan K15C. Varian mesin K15C juga mendapat teknologi mild hybrid sehingga efisiensi bahan bakar meningkat. Tenaga mesin berkisar 100 hp dengan torsi sekitar 135 Nm.

Beberapa varian bahkan mendapat fitur bantuan berkendara modern seperti adaptive cruise control dan lane keep assist. 

Fitur seperti ini biasanya muncul pada mobil dengan harga lebih tinggi sehingga kehadirannya membuat Fronx cukup menarik pada kelas crossover kompak.

3. Hatchback & City Car

Pernah lihat mobil kecil dan lincah dari Suzuki? Itu adalah nama jenis mobil Suzuki hatchback & city car. 

Hatchback dan city car memiliki peran penting dalam mobilitas perkotaan. Banyak orang memilih jenis mobil ini karena ukuran bodi yang ringkas sehingga manuver terasa lebih mudah saat menghadapi jalan sempit, area parkir terbatas, maupun lalu lintas padat. 

Selain itu, mesin berkapasitas kecil membuat konsumsi bahan bakar lebih efisien sehingga biaya operasional harian tetap terkendali.

Suzuki memanfaatkan segmen ini dengan menghadirkan beberapa model yang memiliki karakter berbeda. 

Ada model yang fokus pada kenyamanan harian, ada pula yang menawarkan karakter berkendara lebih sporty. Variasi tersebut memberi Anda pilihan yang cukup luas ketika mencari mobil kompak untuk kebutuhan sehari-hari.

Suzuki Baleno

Suzuki Baleno masuk kategori hatchback premium yang cukup populer pada pasar Indonesia. 

Mobil ini menggunakan mesin bensin 1.5 liter yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 103 hp dengan torsi sekitar 138 Nm. Mesin tersebut memberikan akselerasi yang cukup responsif untuk mobil berukuran kompak.

Baleno juga menawarkan kabin yang relatif lega jika dibandingkan hatchback lain pada kelasnya. 

Ruang kaki penumpang belakang terasa cukup nyaman sehingga mobil ini masih cocok untuk perjalanan keluarga kecil. 

Suzuki juga melengkapi Baleno dengan beberapa fitur modern seperti head-up display, layar infotainment besar, serta sistem konektivitas smartphone.

Suzuki S-Presso

Model Suzuki S-Presso termasuk jenis mobil Suzuki kecil yang bahkan jadi mobil paling irit di Indonesia. 

Suzuki S-Presso hadir sebagai city car yang memiliki pendekatan desain berbeda. Mobil ini mengusung tampilan yang terinspirasi dari SUV kecil sehingga bodinya terlihat unik dan sedikit lebih gagah daripada city car konvensional.

S-Presso menggunakan mesin 1.0 liter tiga silinder yang menghasilkan tenaga sekitar 67 hp. 

Walau angka tenaga terlihat kecil, bobot mobil yang ringan membuat performanya tetap cukup untuk penggunaan harian.

Konsumsi bahan bakar juga sangat efisien sehingga mobil ini cocok bagi Anda yang ingin kendaraan hemat.

Suzuki Swift

Suzuki Swift adalah jenis mobil Suzuki yang punya reputasi kuat sebagai hatchback sporty. 

Mobil ini pernah menjadi salah satu hatchback favorit pada pasar Indonesia karena desainnya terlihat agresif serta karakter berkendaranya terasa lincah.

Swift menggunakan mesin 1.3 liter atau 1.5 liter tergantung generasi dan pasar penjualan. 

Mesin tersebut memberikan tenaga yang cukup responsif sehingga mobil terasa fun ketika Anda kendarai. 

Selain itu, pengaturan suspensi dan sistem kemudi memberikan handling yang tajam sehingga banyak pengemudi menyukai karakter mobil ini.

4. Komersial

Suzuki juga memiliki reputasi kuat di segmen kendaraan komersial. Jenis mobil Suzuki satu ini, banyak jadi pilihan pelaku usaha karena punya daya tahan mesin yang cukup baik, biaya maintenance rendah, dan jaringan servis yang luas. Apa saja modelnya? 

Suzuki Carry Pick-Up

Suzuki Carry Pick-Up sering mendapat julukan sebagai salah satu pick-up paling populer pada sektor usaha kecil menengah. 

Mobil ini menggunakan mesin bensin 1.5 liter yang menghasilkan tenaga sekitar 97 hp dengan torsi 135 Nm.

Sering jadi pilihan masyarakat karena Carry menawarkan bak angkut yang luas sehingga mampu membawa barang hingga sekitar 740 kilogram. 

Kapasitas tersebut cukup untuk berbagai jenis usaha seperti distribusi barang, pengangkutan bahan bangunan, maupun perdagangan hasil pertanian.

Cari Jenis Mobil Suzuki Impian Anda Lebih Mudah Lewat CarsGallery!

Setelah mengenal berbagai jenis mobil Suzuki, langkah berikutnya tentu menemukan unit yang sesuai kebutuhan. 

Di sinilah CarsGallery membantu Anda. Platform ini menyediakan berbagai pilihan mobil bekas dari dealer terverifikasi, lengkap dengan inspeksi kendaraan dan garansi hingga satu tahun. 

Anda bisa menemukan model Suzuki populer seperti Ertiga, Baleno, atau Carry dengan kondisi terkurasi. Proses pencarian juga praktis karena Anda dapat menyesuaikan kota, harga, serta tipe mobil sesuai preferensi.

Cek Perbedaan Mobil Hybrid dan Listrik, Jangan Salah Pilih!

Mobil listrik dan mobil hybrid sama-sama bersaing di pasaran sebagai mobil yang ramah lingkungan. Namun, tidak banyak orang tahu apa saja perbedaan mobil hybrid dan listrik hingga akhirnya salah beli. 

Meskipun sama-sama mengandalkan baterai listrik, tapi keduanya memiliki banyak aspek berbeda. 

Mobil hybrid masih bekerja memanfaatkan bensin, sementara mobil listrik full dengan baterai. 

Anda yang tertarik dengan mobil listrik maupun hybrid terbaru, sebaiknya simak dulu perbedaan mendasar keduanya ini. 

8 Perbedaan Mobil Hybrid dan Listrik

Banyak faktor yang menjadi pembeda antara mobil listrik dengan hybrid. Berikut ini beberapa perbedaan terbesar yang bisa Anda perhatikan: 

1. Sumber Tenaga Penggerak 

Energi dari mobil hybrid adalah menggunakan bahan bakar konvensional seperti bensin hingga solar sekaligus baterai. Kedua sumber tenaga penggerak ini saling melengkapi pada kondisi pemakaian tertentu. 

Sementara itu, mobil listrik sumber energi berasal dari baterai yang jika habis dapat diisi ulang. Mobil listrik tidak menggunakan bahan bakar bensin sama sekali dalam proses kerjanya.

Baca Juga: 10 Mobil Sport 4 Pintu yang Kerap jadi Primadona Jalanan!

2. Performa Kendaraan 

Perbedaan mobil hybrid dan listrik selanjutnya terlihat dari dari bagaimana performanya. 

Mobil hybrid memiliki performa yang termasuk lebih luas karena penggunaan dua energi sekaligus. 

Sedangkan mobil listrik, performanya jauh lebih tenang dan sangat halus karena tidak perlu menunggu mesin sampai putaran optimal. 

Transmisinya pun sederhana, sehingga tidak perlu lagi ada perpindahan gigi yang membuatnya bekerja efisien. 

3. Sarana Pengisian Energi 

Dari segi sarana pengisian, sudah menjadi rahasia umum bahwa mobil hybrid yang masih menggunakan bensin bisa isi ulang energi di pom bensin. Namun, perlu juga pengisian baterai melalui stasiun pengisian listrik. 

Berbeda dengan mobil listrik yang sarananya hanya memerlukan stasiun pengisian listrik. 

Jika hunian atau kantor memiliki kapasitas listrik yang memadai, bahkan pemilik mobil listrik pun bisa isi ulang baterai di rumah.  

4. Biaya Perawatan dan Pemakaian 

Mengingat mobil hybrid menggunakan dua jenis energi, maka pemakaiannya pun memerlukan biaya operasional lebih tinggi. 

Selain itu, perawatan rutin seperti mengganti oli layaknya mobil mesin bensin masih diperlukan. 

Perbedaan mobil hybrid dan listrik inilah yang kerap jadi pertimbangan utama. Karena pada mobil listrik, biaya perawatan lebih murah tanpa harus servis mesin konvensional, bahkan isi ulang energinya pun tergolong terjangkau. 

Baca Juga: 8 Rekomendasi Mobil Mini Listrik Terbaik, Paling Affordable!

5. Pengaruh Terhadap Lingkungan 

Masih menggunakan bahan bakar bensin, membuat mobil hybrid tetap mengeluarkan emisi gas buang. 

Jadi, meskipun digadang-gadang ramah lingkungan, masih belum sebanding dengan mobil listrik. 

Dengan pemakaian energi berasal dari daya listrik baterai, menjadikan mobil listrik sama sekali tidak menghasilkan emisi gas buang. 

Manfaat mobil listrik ini sudah sangat jelas bahwa tidak memberikan pengaruh lingkungan yang buruk.  

6. Radius Tempuh 

Inilah keunggulan mobil hybrid, kemampuan radius tempuhnya masih cukup jauh. Anda yang ingin berkendara antar kota pun bisa mengandalkan kemampuan mesin dan daya baterai yang saling melengkapi. 

Teknologi mobil listrik masa kini masih terbatas, karena sebagian besar daya simpan baterainya terbatas. 

Anda mungkin harus lebih sering isi ulang baterai jika ingin melakukan perjalanan jauh dengan mobil listrik. 

Baca Juga: Mobil Cabrio: Arti, Jenis-Jenis, dan Rekomendasi Unitnya

7. Kemudahan Pemakaian 

Jika melihat kemudahan pemakaiannya, mobil hybrid termasuk mudah. Anda yang sudah terbiasa dengan mobil konvensional lebih mudah mengoperasikan, ditambah lagi sistem pembakaran yang saling melengkapi dengan baterai bekerja fleksibel. 

Dari kelebihan dan kekurangan mobil listrik, masalah fleksibilitas kerap jadi kendala. Ketersediaan sarana pengisian daya terbatas, jarak tempuh pendek, membuat Anda kurang praktis menggunakannya. 

8. Harga 

Rata-rata harga mobil hybrid masih tidak terpaut jauh dengan mobil konvensional meskipun ada tambahan baterai. Anda yang tertarik membelinya juga bisa mempertimbangkan versi bekas. 

Sedangkan harga mobil listrik masih cukup tinggi, sehingga jika memperhatikan pemakaian kurang fleksibel membuat Anda harus mempersiapkan dana lebih. Jika ingin menggunakannya untuk kendaraan dalam kota, mobil listrik masih memadai.  

Pilihan Mobil Hybrid di Indonesia 

Apa saja contoh mobil hybrid yang kini banyak beroperasi di Indonesia? Simak beberapa contohnya berikut:

1. Suzuki Ertiga Hybrid

Pilihan pertama ada pada kategori LMPV dari Suzuki Ertiga yang menggunakan teknologi hybrid. 

Sekilas, baik mesin, kabin, dan eksterior mirip dengan mobil konvensional, tapi di dalamnya ada tambahan baterai Lithium ION. 

2. Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid

Selanjutnya ada juga mobil hybrid dari Toyota yang masih tersedia varian barunya. Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid ini merupakan mobil berteknologi hybrid dengan baterai Nickel Metal Hydride. 

3. Wuling Almaz Hybrids

Mobil keluaran China yang dalam beberapa tahun terakhir menguasai pasar mobil hybrid hingga listrik di Indonesia adalah Wuling. 

Salah satu yang terkenal adalah Wuling Almaz Hybrid tipe SUV yang mengandalkan baterai Ternary Lithium-ion. 

4. Mitsubishi Outlander PHEV

Tidak ingin kalah saing, Mitsuhbihsih juga mengeluarkan varian mobil hybrid yaitu Mitsubishi Outlander PHEV. 

Mobil ini menggunakan tenaga mesin bensin 2.400 cc yang dikombinasikan dengan baterai Lithium-ion. 

Pilihan Mobil Listrik di Indonesia 

Jika ingin mencari mobil listrik, berikut ini beberapa pilihan yang banyak tersedia saat ini:

1. BYD M6

Merek yang kini bersaing dengan Wuling adalah BYD yang mengeluarkan mobil listrik varian M6. 

Mobil listrik modern ini unggul dalam pengisian baterai cepat hanya 30 menit yang kapasitas dayanya sampai 115 kW. 

2. Wuling Air EV

Mobil listrik keluaran Wuling yang cukup terkenal adalah Wuling Air EV yang cukup mungil. 

Mobil ini bisa menempuh jarak sampai 300 km hanya dalam sekali pengisian dan sangat mudah dikendarai. 

3. Chery Omoda E5

Setahun belakangan, mobil Chery Omoda E5 juga kerap melandai di jalanan Indonesia. 

Dengan bodi cukup bongsor, Chery Omoda E5 dilengkapi dengan kapasitas baterai Next Gen 61,06 kWh. 

4. Hyundai Kona Electric

Terakhir ada dari Hyundai yaitu Hyundai Kona Electric yang merupakan mobil SUV dengan desain kompak. 

Dengan interior luas dan super nyaman, mobil ini menggunakan baterai sampai 66 Kwh yang bisa menempuh jarak 400 km lebih. 

Beli Mobil Bekas Impian yang Berkualitas dengan Mudah di CarsGallery

Setelah mengenal perbedaan mobil hybrid dan listrik, Anda bisa memutuskan mana yang paling sesuai untuk kebutuhan. Jika ingin membeli varian bekas, Anda bisa mendapatkannya di CarsGallery. 

Di sini, Anda bisa memilih mobil bekas dari berbagai merek, kondisi, harga, hingga model. Pilihannya beragam dan setiap mobil bekas kualitasnya terjamin bahkan ada tambahan garansi. 

Yuk, segera akses CarsGallery dan pilih mobil bekas impian Anda. 

FAQ 

Apa yang terjadi saat mobil hybrid kehabisan bensin? 

Karena masih mengandalkan bensin, mobil hybrid bisa mati total. 

Berapa lama mobil hybrid berjalan dengan menggunakan baterai? 

Rata-rata mobil hybrid terbaru dapat berjalan sekitar 160.000 kilometer lebih. 

Berapa lama sebaiknya memanaskan mobil hybrid? 

Sekitar 2 hingga 3 menit saja.

Mobil Cabrio: Arti, Jenis-Jenis, dan Rekomendasi Unitnya

Mobil selalu berkembang, lalu selera pengemudi ikut berubah, kemudian pabrikan merespons dengan inovasi baru. Namun, satu segmen tetap punya daya tarik kuat sejak dulu sampai sekarang, mobil cabrio. 

Segmen ini menawarkan pengalaman berkendara yang terasa lebih personal, lebih terbuka, dan tentu lebih ekspresif.

Saat ini, memang industri otomotif cenderung condong ke SUV dan kendaraan listrik. Tapi, mobil cabriolet tetap bertahan karena sejumlah alasan. Salah satunya adalah cabrio menyasar emosi. 

Setiap orang yang membelinya tentu bukan karena perlu kendaraan, tapi karena ingin merasakan sesuatu setiap kali mengendarainya. 

Baca Juga: 10 Mobil Sedan Mewah Paling Populer di Indonesia

Apa Itu Mobil Cabrio?

Mobil cabrio adalah mobil atap terbuka yang memungkinkan pengemudi membuka dan menutup atap sesuai kebutuhan. 

Secara global, orang mengenalnya sebagai convertible atau cabriolet. Istilah convertible populer di Amerika Serikat, sedangkan cabriolet lebih sering muncul pada pasar Eropa karena terdengar lebih klasik dan elegan.

Secara teknis, mobil cabrio memiliki sistem atap yang bisa terlipat, tertarik, atau terlepas sepenuhnya. 

Mekanisme ini bisa manual maupun elektrik, lalu pabrikan modern umumnya menyematkan motor elektrik agar proses buka tutup berlangsung cepat serta praktis. Anda cukup tekan tombol, kemudian sistem akan bekerja otomatis.

Anda perlu membedakan cabrio dengan sunroof. Sunroof hanya membuka sebagian kecil panel atap, sedangkan cabrio mengubah keseluruhan struktur atas kendaraan. 

Ketika Anda membuka atap cabrio, kabin berubah total karena tidak ada lagi pembatas solid antara Anda dan langit.

Produsen biasanya menawarkan dua tipe atap: soft-top dan hard-top. Soft-top menggunakan bahan kain khusus yang fleksibel serta ringan. 

Hard-top memakai panel keras berbahan logam atau komposit yang terlipat rapi ke bagasi. Masing-masing punya karakter berbeda, lalu pilihan tersebut akan memengaruhi bobot, kenyamanan, serta tampilan kendaraan.

Menurut sejumlah referensi otomotif seperti Edmunds dan Autocar, pabrikan modern mengembangkan struktur rangka khusus agar mobil cabrio tetap kokoh meskipun tanpa pilar atap permanen. 

Artinya, teknologi rangka berperan besar karena ia menjaga rigiditas sekaligus keamanan.

Sejarah Singkat & Evolusi Cabrio

Cabrio berakar pada kereta kuda abad ke-18 yang memakai atap kain lipat. Ketika industri otomotif tumbuh pada awal abad ke-20, pabrikan mengadopsi konsep tersebut lalu memasangnya pada kendaraan bermesin. 

Sejak saat itu, mobil atap terbuka mulai mendapat tempat pada pasar yang mengutamakan gaya dan pengalaman berkendara.

Era 1950-an menjadi momen penting, terutama pada pasar Amerika. Salah satu model yang mengangkat citra convertible ialah Ford Thunderbird. 

Mobil ini menghadirkan kombinasi desain elegan, tenaga memadai, serta aura glamor yang kuat. 

Setelah periode tersebut, produsen terus menyempurnakan mekanisme atap, memperkuat sasis, serta menambah teknologi agar cabrio tetap stabil dan aman. 

Masuk dekade 2000-an, hard-top retractable hadir lalu memperluas opsi bagi konsumen yang menginginkan fleksibilitas tanpa mengorbankan kenyamanan.

Jenis-Jenis Mobil Cabrio

Semua cabrio membuka atap, namun setiap jenis menghadirkan karakter berbeda. Anda perlu memahami detailnya karena setiap kategori menyasar kebutuhan dan gaya berkendara yang tidak sama. 

Produsen merancang tiap tipe dengan filosofi berbeda, lalu pasar memberi respons sesuai preferensi masing-masing pengemudi:

1. Convertible/Cabriolet

Convertible atau cabriolet menjadi bentuk paling umum dan paling mudah Anda temui. 

Model mobil cabrio ini biasanya menawarkan konfigurasi dua kursi atau empat kursi, kemudian atapnya bisa terbuka penuh melalui sistem manual atau elektrik. 

Produsen menghadirkan soft-top berbahan kain khusus yang ringan serta fleksibel, sedangkan sebagian model memakai hard-top berbahan logam atau komposit yang terlipat rapi ke bagasi.

Karakter convertible cenderung seimbang. Anda tetap memperoleh kenyamanan kabin yang layak, kemudian tetap menikmati sensasi udara terbuka saat cuaca mendukung. 

Banyak brand premium memanfaatkan segmen ini untuk menghadirkan versi cabrio dari model coupe populer mereka. 

Karena itu, mobil cabrio jenis satu ini sering menjadi pintu masuk bagi konsumen yang ingin mencoba pengalaman atap terbuka tanpa harus beralih ke mobil sport ekstrem.

2. Roadster

Roadster identik dengan dua kursi dan fokus pada performa. Produsen merancang roadster agar bobot tetap ringan, pusat gravitasi rendah, serta distribusi berat seimbang. 

Anda akan merasakan respons setir yang cepat, lalu karakter suspensi yang cenderung kaku demi menjaga stabilitas saat menikung.

Roadster biasanya tidak terlalu memprioritaskan ruang bagasi atau kursi belakang. Pabrikan memang menargetkan pengemudi yang ingin menikmati sensasi berkendara secara personal. 

Banyak merek Eropa serta Jepang menghadirkan roadster sebagai simbol fun driving. Segmen ini cocok bagi Anda yang lebih mementingkan handling serta koneksi langsung antara pengemudi dan mesin.

3. Spider/Spyder

Jenis mobil cabrio selanjutnya adalah Spider/Spyder. Istilah spider atau spyder sering muncul pada mobil sport Italia dan beberapa brand performa tinggi. 

Nama tersebut menegaskan sisi eksotis serta emosional. Produsen biasanya menggabungkan desain dramatis, mesin bertenaga besar, serta detail interior premium.

Spider tidak sekadar menawarkan atap terbuka, melainkan juga menghadirkan aura eksklusif. 

Anda akan menemukan penggunaan material berkualitas tinggi, lalu teknologi performa canggih yang mendukung akselerasi agresif. 

Segmen ini menyasar konsumen yang menginginkan performa serius sekaligus citra mewah. Karena itu, harga mobil cabrio jenis ini sering berada pada level atas pasar cabrio.

4. Barchetta

Barchetta berarti “perahu kecil” dalam bahasa Italia. Mobil jenis ini biasanya tidak memiliki atap permanen, kemudian desainnya mengarah ke pengalaman berkendara paling murni. 

Produsen sering memproduksi barchetta dalam jumlah terbatas karena orientasinya lebih ke koleksi atau acara khusus.

Anda jarang menemukan barchetta sebagai kendaraan harian. Kabin sering minim perlindungan, lalu fitur kenyamanan tidak menjadi prioritas utama.

Namun justru karena kesederhanaan tersebut, banyak kolektor menghargai barchetta sebagai simbol kebebasan desain serta keberanian brand dalam bereksperimen.

5. Cabrio Coach

Jenis mobil cabrio terakhir adalah Cabrio Coach. Menghadirkan pendekatan berbeda, model ini mempertahankan rangka samping serta struktur atap tertentu, kemudian menyediakan panel kain yang bisa digeser ke belakang. 

Struktur tersebut menjaga stabilitas bodi, lalu tetap memberi sensasi terbuka pada bagian tengah.

Tipe ini cocok bagi Anda yang menginginkan kompromi antara keamanan serta pengalaman udara terbuka. 

Cabrio coach sering muncul pada model kompak atau city car yang ingin tampil unik tanpa mengubah struktur dasar kendaraan secara ekstrem.

Baca Juga: 9 Nama Nama Mobil Mewah yang Cocok untuk Sultan!

Kelebihan Mobil Cabrio

Meski harga mobil cabriolet relatif tinggi, tapi tetap ada daya tarik yang tidak selalu bisa Anda ukur melalui angka. 

Banyak pembeli memilihnya karena alasan emosional, namun tetap ada keunggulan rasional yang mendukung keputusan tersebut:

1. Sensasi Berkendara yang Unik

Ketika Anda membuka atap, suasana kabin langsung berubah. Udara segar mengalir, cahaya matahari masuk, lalu suara mesin terdengar lebih alami. 

Anda akan merasakan koneksi lebih kuat dengan lingkungan sekitar. Perjalanan terasa lebih hidup karena Anda benar-benar berada dalam pengalaman tersebut, bukan sekadar duduk pada ruang tertutup.

Banyak pengemudi menyebut sensasi ini sebagai alasan utama pembelian. Mereka ingin menikmati perjalanan akhir pekan, lalu merasakan kebebasan yang sulit digantikan mobil atap tetap.

2. Pemandangan 360 Derajat

Tanpa panel atap, pandangan Anda meluas. Anda bisa melihat langit biru, pepohonan tinggi, atau lanskap kota tanpa batas visual. 

Selain itu, sebagian pengemudi merasa lebih percaya diri saat bermanuver karena tidak ada struktur atap yang membatasi sudut pandang atas.

Kondisi ini tentu bergantung pada desain kaca depan serta pilar samping, namun secara umum cabrio memberikan kesan ruang yang lebih terbuka.

3. Gaya dan Status

Mobil cabriolet termurah sekalipun tetap bisa merepresentasikan gaya hidup tertentu. 

Pasalnya, banyak orang yang mengaitkannya dengan kebebasan, kesuksesan, serta keberanian tampil beda. 

Anda mungkin tidak membutuhkan atap terbuka setiap hari, namun Anda tetap tertarik karena citra yang melekat pada kendaraan tersebut.

Brand otomotif memahami hal ini, kemudian mereka merancang cabrio dengan detail visual yang lebih mencolok. 

Velg besar, garis bodi tegas, serta interior premium sering menjadi bagian dari strategi tersebut.

Baca Juga: 13 Mobil Murah tapi Mewah, Pilih Ini Biar Terlihat Kaya!

Rekomendasi Mobil Cabrio Terbaik di Indonesia

Ingin tahu mobil cabrio apa saja yang terbaik di Indonesia? Cek!

1. MINI Cooper Cabrio – Compact Fun & Stylish

Kalau Anda ingin cabrio yang tetap praktis untuk kota namun tetap tampil beda, MINI Cooper Cabrio layak masuk radar. 

MINI Indonesia memasarkan model ini secara resmi, sehingga Anda bisa membeli unit baru tanpa repot urus jalur impor pribadi. 

Varian Cooper S serta John Cooper Works membawa mesin 2.0 liter turbo yang responsif, lalu tenaga terasa spontan sejak putaran bawah, kemudian handling terasa lincah karena sasis pendek serta bobot relatif ringan.

2. Mazda MX-5 – Klasik & Cocok untuk Fun Drive

Mobil cabriolet Indonesia yang tepat untuk mengejar sensasi berkendara murni tanpa harus masuk harga supercar, Mazda MX-5 menawarkan resep klasik yang tetap relevan. 

Model ini sempat hadir melalui jalur resmi, kemudian pasar mobil bekas masih menyediakan banyak unit generasi ND yang terawat baik. 

Komunitas penggemarnya aktif, lalu reputasinya sebagai roadster fun driving sudah teruji puluhan tahun.

MX-5 mengandalkan bobot ringan, distribusi berat seimbang, serta penggerak roda belakang yang memberi kontrol penuh saat menikung. 

Setir terasa presisi, lalu respons mesin 2.0 liter Skyactiv terasa natural tanpa karakter agresif berlebihan.

Atap soft-top bisa Anda buka secara manual dengan cepat, sehingga Anda tidak perlu mekanisme rumit.

3. BMW 430i Convertible M Sport – Elegan & Sporty di Satu Paket

Kalau Anda ingin cabrio dengan aura Eropa yang lebih dewasa serta lebih mewah, maka BMW 430i Convertible M Sport menawarkan paket lengkap. 

BMW Indonesia menghadirkan model ini melalui jalur resmi, sehingga layanan purna jual serta jaringan servis jelas tersedia. 

Mesin 2.0 liter TwinPower Turbo menghasilkan tenaga besar, lalu akselerasi terasa halus namun tetap cepat saat Anda butuh performa.

Paket M Sport menambahkan sentuhan sporty pada bumper, velg, serta setelan suspensi, kemudian kabin menghadirkan material premium, panel digital modern, serta sistem hiburan canggih. 

Dimensi lebih besar memberi ruang kabin lega, lalu perjalanan jarak jauh terasa nyaman karena peredaman kabin baik serta kursi suportif.

Sudah Tahu Cabrio Impian Anda? Sekarang Saatnya Cari Unitnya

Setelah Anda mengenal berbagai model cabrio, lalu memahami karakter masing-masing, langkah berikutnya tentu mencari unit yang tepat. 

Di sinilah Anda perlu platform yang membuat proses lebih tenang dan terarah. CarsGallery membantu Anda menemukan mobil bekas bergaransi dengan dealer terverifikasi, sehingga Anda tidak perlu menebak-nebak kondisi kendaraan. 

Pilihannya beragam, kemudian setiap unit melewati proses pengecekan sebelum ditawarkan. Anda bisa membandingkan harga, mengecek detail spesifikasi, lalu menghubungi tim support saat butuh bantuan. 

Kalau Anda sudah mantap memilih cabrio impian, CarsGallery siap membantu mewujudkannya dengan cara yang lebih aman dan nyaman.

10 Mobil Sport 4 Pintu yang Kerap jadi Primadona Jalanan!

Hampir setiap orang hanya mengetahui salah satu kriteria mobil sport adalah memiliki 2 pintu. Tapi tahukah Anda, ada juga mobil sport 4 pintu yang tergolong cukup langka dan selalu jadi primadona? 

Dengan mobil sport 4 pintu, Anda tidak hanya bisa berkendara penuh gaya, tapi juga bisa mengendarai secara fleksibel. 

Misalnya, ketika ingin mengajak beberapa teman, naik turun mobil pun tidak menjadi sulit. 

Namun, apa saja pilihan mobil sport dengan 4 pintu yang bisa Anda dapatkan? Langsung saja simak daftarnya ini. 

10 Daftar Mobil Sport 4 Pintu yang Kerap jadi Incaran 

Berikut ini beberapa pilihan mobil sport yang memiliki 4 pintu untuk bisa Anda kendarai secara nyaman: 

1. Mercedes-AMG GT 53 4MATIC 

Pilihan pertama ada dari Mercedes yang kebanyakan terkenal dengan mobil sport 2 pintu 4 kursi. Tapi pada seri ini, Mercedes Benz juga mengeluarkan varian 4 pintu untuk pertama kalinya. 

Mobil ini hadir dengan kapasitas 3000 cc dengan 6 silinder dan performa handal dengan tenaga 320 hp di 6.100 rpm. Mobil ini mampu menghasilkan torsi 520 Nm pada 1.800 hingga 5.800 rpm. 

Dengan harga 2,72 miliar rupiah, mobil ini sudah memiliki transmisi AMG Speedshift TCT 9G yang sistem penggerak rodanya 4matic. 

Karena itulah, mobil sport ini mahal, karena tidak akan kehilangan kecepatannya.   

Baca Juga: 8 Jenis Mobil Toyota di Indonesia, Lengkap dengan Contohnya!

2. BMW M3 2020

Mobil BMW sport 4 pintu selanjutnya ini adalah seri dari M3 yang rilis tahun 2020 tapi masih tetap menjadi incaran hingga saat ini. 

Sampai sekarang, banyak yang menawarkan BMW M3 dengan harga 1,9 miliar rupiah. 

BMW membekali mobilnya dengan mesin 3000 cc yang memiliki 6 silinder. Teknologi mesinnya memiliki M Twin Power Turbo yang siap menghasilkan tenaga sampai dengan 431 PS pada 5,500 hingga 7.000 rpm. 

Torsi puncaknya bisa mencapai 550 Nm dengan 1,850 – 5.400 rpm. Dari segi desain, Anda mungkin akan melihatnya sedan klasik, karena body yang pendek tapi tebal. 

Namun, dengan tenaga mesinnya, BMW M3 2020 dapat berlari kencang hingga 100 km per jam hanya dalam waktu 4,3 detik saja. 

3. Porsche Panamera 2021

Rilis pada tahun 2021 yang menjadi mobil sport 4 pintu di Indonesia dengan keunikan, yaitu bagasi luas. 

Meskipun mobilya memiliki 4 kursi dengan 4 pintu, bagian bagasi belakang masih sangat lapang. 

Meskipun ada tambahan bagasi, desainnya tidak jauh berbeda dengan mobil sport kebanyakan. 

Bahkan, kemampuannya di jalanan pun tetap gesit membuatnya kerap menjadi incaran, bersaing dengan Porsche 2 pintu lainnya. 

Mesinnya memiliki fitur powertrain yang menjadikannya sistem hybrid. Dapur pacunya menggunakan twin-turbo V-8 yang mesinnya berkapasitas 2,900 cc dengan 6 silinder twin turbo. 

Sekali berlari, mobil ini bisa menghasilkan tenaga sampai 440 hp pada torsi 550 Nm. Soal harga, Anda bisa mendapatkanya mulai dari 2,2 miliar rupiah. 

Baca Juga: 4 Mobil Sport 500 Jutaan Rupiah di Indonesia, Langka!

4. Volkswagen Golf GTI

Kebanyakan orang hanya mengenal mobil sport dari brand-brand seperti BMW, Porsche, atau Mercedes. 

Padahal, Volkswagen juga aktif mengeluarkan mobil sport, salah satunya Volkswagen Golf GTI yang memiliki 4 pintu. 

Mobil ini memiliki mesin dengan kapasitas 2.000 cc yang memiliki fitur turbo charged dengan 4 silinder. Kemampuannya pun bisa menghasilkan tenaga sampai 241 hp pada 6.500 rpm. 

Berbeda dengan mobil sport lain yang tampak luxury, Volkswagen Golf GTI ini menawarkan kemewahan yang berbeda. 

Dengan model yang sedikit lebih kecil, mobil ini menawarkan kenyamanan berkendara harian. 

5. Toyota GR Corolla

Pada tahun 2025 lalu, Toyota juga mengeluarkan mobil sport dengan 4 pintu yang memiliki tenaga sampai 3000 hp. 

Kinerjanya diperkuat dengan sistem penggerak roda GR Four pada keempat rodanya. 

Dan satu lagi yang pastinya membuat kenyamanan adalah kehadiran 4 pintu yang membuat akses semakin fleksibel. 

Kabinnya pun cukup luas, sehingga menunjang kenyamanan berkendara cepat dan jarak jauh. 

Baca Juga: 7 Daftar Mobil Terkencang di Dunia, Tembus 500 Km/Jam!

6. Hyundai Elantra N

Kemudian ada juga mobil sport 4 pintu dari Hyundai yang desainnya sangat futuristik. 

Mobil dengan kapasitas 2.000 cc ini siap menghasilkan 276 hp dengan torsi depan 290 lb-ft. 

Keunggulan lain dari Hyundai Elantra N adalah pilihan kopling dengan 8 percepatan yang membuat Anda bisa menembus jalan dengan nyaman dan cepat. Khususnya, jika Anda suka berkendara di trek balap. 

7. Genesis G70

Dari segi kemewahan, tidak ada yang bisa mengalahkan Genesis G70. Meskipun tidak hadir di Indonesia, mobil ini jadi primadona di jalanan Korea Selatan, bahkan menjadi pesaing dari BMW seri 3. 

Mobil ini memiliki kapasitas mesin 2.500 cc Theta II yang sudah turbocharged dengan mesin 4 silinder. 

Mobil ini siap melaju hingga 370 ps dengan torsi 510 NM, yang bisa sampai kecepatan 100 km per jam hanya dalam 4,7 detik. 

Transmisinya adalah otomatis dengan 8 kecepatan yang mirip dengan Stinger. Desainnya pun cukup sporty yang mirip dengan Lexus XR dan jok kulit Nappa. 

8. Honda Civic Si

Mobil sport 4 pintu selanjutnya adalah Honda Civic Si yang memiliki tenaga sasis sangat tajam. Mesinnya sudah turbo charged berkapasitas 2.000 cc dengan 6 silinder. 

Soal body, keseimbangan dari Honda Civic Si menjadi keunggulan dari seri Honda lainnya. 

Itu berkat adanya splitter depan dan belakang yang membantu menyempurnakan kenyamanan saat berkendara sangat cepat. 

9. Tesla Model 3

Tesla juga tidak ingin kalah dalam hal memproduksi mobil sport 4 pintu murah. Mobil keluaran Tesla ini dibanderol dengan harga sekitar 1 miliar rupiah saja dan masih cukup jarang di Indonesia. 

Keunggulan utamanya terlihat dari tampilan desainnya yang bahkan terlihat futuristik. Dari segi performa, Tesla Model 3 ini bahkan mengalahkah Civic pada ajang Auto Cross. 

10. Maserati GranCabrio V8

Yang terakhir ada dari Maserati GranCabrio V8 yang memiliki 4 varian dengan mesin V8 kapasitas 5700 cc. 

Soal tenaga jangan ditanya, mobil ini menghasilkan 460 HP pada 7.000 rpm dengan torsi 520 Nm di 4.750 rpm. 

Terkenal sebagai salah satu mobil sport yang termahal karena harganya bisa mencapai 4 miliar rupiah. 

Namun, Anda akan merasa sangat nyaman mengingat dapur pacunya yang sangat wah. 

Bukan hanya itu, dari segi interior, mobil sport mewah 4 pintu ini juga sudah memiliki dashboard berlapis kulit. 

Pada bagian fiturnya sudah memiliki kontrol iklim, layar sentuh 8,8 inci dan GPS yang canggih. 

Ingin Mobil Sport Bekas yang Murah tapi Berkelas? 

Tertarik membeli mobil sport 4 pintu tapi budget tipis? Atau ingin mobil yang nyaman digunakan sehari-hari? Anda bisa membeli mobil bekas dengan kualitas terjamin melalui CarsGallery. 

Di sini, beli mobil bekas bisa Anda lakukan dengan mudah, pilihan beragam, dengan harga sangat bervariasi. Setiap mobil yang Anda beli juga mendapat perlindungan garansi hingga 1 tahun. 

Sudah siap memilih mobilnya? Yuk, langsung saja cek di CarsGallery!

FAQ

Mobil sport merek apa saja?

Merek Porsche, BMW, Mercedes, Jaguar, Lexus, dan masih banyak lagi.

Apa ciri mobil sport? 

Memiliki desain aerodinamis, bentuk bodi ramping serta rendah, dan mampu berakselerasi dengan cepat. 

Apa bahan bakar mobil sport? 

Sebaiknya BBM dengan RON 95 ke atas.

Apa Itu Mobil LCGC? Inilah Pengertian, Ciri, dan Contohnya

Selama ini banyak orang yang bertanya apa itu mobil LCGC dan apa alasan yang membuat mobil ini punya banyak peminat. Apalagi harga LCGC juga terbilang terjangkau sehingga menambah daya tarik dari mobil ini. 

LCGC adalah singkatan dari Low Cost Green Car. Ini merupakan program mobil hemat biaya dan ramah lingkungan, yang tujuannya memang menyediakan transportasi yang irit bahan bakar dan terjangkau. 

Dengan program ini, banyak produsen otomotif yang menghadirkan mobil dengan standar efisiensi tersebut. 

Mengenal Apa Itu Mobil LCGC

Seperti yang sudah disinggung pada bagian sebelumnya, LCGC merupakan Low Cost Green Car yang menjadi program pemerintah. 

Pemerintah meluncurkan program ini untuk menyediakan mobil dengan harga murah dan ramah lingkungan. 

Jadi memang target pasar utama dari mobil ini adalah kalangan menengah kebawah. 

Tidak heran jika harga mobil LCGC umumnya lebih terjangkau, bahkan bisa Anda peroleh dengan budget mulai dari Rp100.000.000 saja. 

Baca Juga: Mazda Luncurkan Dua Mobil SUV Baru di GIIAS 2025: CX-3 Kuro dan CX-60 Sport

Ciri-ciri Mobil LCGC 

Mobil LCGC memiliki beberapa ciri khas yang membuatnya berbeda dengan mobil biasa. Inilah berbagai ciri ciri mobil LCGC tersebut:

1. Mesin 

Ciri pertama dari mobil LCGC adalah mesinnya yang kecil dengan tenaga yang cukup rendah. 

Rata-rata mobil jenis ini memiliki kapasitas mulai dari 980 sampai dengan 1500 cc, untuk mobil dengan mesin diesel. 

Mungkin dari segi angka kapasitas ini tergolong kecil, tapi performanya masih sangat bisa Anda andalkan untuk pemakaian sehari-hari. 

Selain itu, kapasitas ini juga membuat LCGC memiliki konsumsi bahan bakar yang lebih sedikit. 

2. Jenis Bahan Bakar 

Bagi mobil LCGC dengan bahan bakar solar, maka jenis solar yang harus Anda gunakan adalah CN51. Konsumsi bahan bakar bahan bakar diesel berada di angka 20 km/liter. 

Sementara untuk bahan bakar bensin, maka harus menggunakan RON 92. Sama dengan bahan bakar diesel, mobil LCGC dengan bahan bakar bensin rata-rata konsumsi bahan bakarnya berada pada angka 20 km/liter. 

3. Desain 

Dari segi desain, mobil LCGC sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan mobil biasa. Hanya saja, umumnya mobil jenis ini memiliki desain yang lebih minimalis dan sederhana dari mobil biasa. 

Selain itu, ukuran mobil LCGC kebanyakan lebih kecil atau compact daripada mobil biasa. 

Nantinya Anda bisa menambahkan modifikasi atau aksesoris sehingga membuat mobil jadi lebih cantik. 

Apalagi aksesoris mobil LCGC juga bisa dengan mudah Anda temukan di bengkel atau dealer resmi. 

4. Fitur 

Mobil LCGC dari segi fitur juga tidak jauh berbeda dengan mobil biasa. Anda tetap bisa menemukan berbagai fitur penting dasar di mobil ini. Hanya saja, fiturnya lebih sederhana jika Anda bandingkan dengan mobil biasa. 

Pengurangan fitur ini wajar terjadi mengingat bahwa harga LCGC memang lebih murah. 

5. Harga 

Ciri terakhir yang membedakan mobil non LCGC dan LCGC tentu adalah harga. Sesuai dengan nama dan tujuan produksinya, mobil ini memang dibuat agar harganya terjangkau untuk kelas menengah kebawah. 

Anda bisa mendapatkan mobil LCGC di pasaran otomotif tanah air pada kisaran harga Rp100.000.000 sampai Rp200.000.000. 

Baca Juga: Plus dan Minus Mobil Listrik

Jenis Mobil LCGC 

Setelah tahu apa itu mobil LCGC, hal yang tidak kalah penting untuk Anda pahami adalah jenisnya. Umumnya terdapat 2 (dua) jenis mobil LCGC yang ada di pasaran, yaitu:

1. MPV 

Pertama, ada jenis LCGC berjenis MPV. Ciri khas utama dari LCGC MPV adalah ukurannya yang cukup besar sehingga bisa menumpang lebih banyak orang dan bagasinya juga lebih besar. 

Akan tetapi, tetap ukurannya tidak lebih besar dari mobil MPV non LCGC. MPV LCGC bisa jadi opsi yang menarik jika Anda mencari mobil keluarga yang terjangkau. 

2. Compact

Sesuai namanya, compact adalah jenis LCGC yang memang ukuran dan bentuknya lebih kecil daripada MPV. 

Mobil ini memiliki desain yang cocok untuk Anda gunakan di perkotaan karena akselerasinya yang terasa mulus di jalan raya. 

Selain itu, mobil ini juga cocok untuk anak muda yang mencari kendaraan dengan perawatan yang mudah. 

Kelebihan dan Kekurangan Mobil LCGC 

Sebelum membeli mobil ini, ada beberapa kelebihan dan kekurangan yang penting untuk Anda pertimbangkan: 

1. Kelebihan Mobil LCGC 

Inilah beberapa kelebihan dari mobil LCGC:

a. Pilihan yang Bagus sebagai Mobil Pertama 

Jika Anda baru saja membeli mobil untuk pertama kalinya, maka mobil LCGC bisa jadi opsi yang menarik. 

Sebab, mobil ini terkenal dengan perawatannya yang mudah dan cenderung tidak membutuhkan perawatan khusus. 

Selain itu, harga yang terjangkau dan ukuran yang compact sangat memudahkan pemakaian mobil ini. Varian dan model mobil LCGC yang tersedia di pasaran juga sangat bervariasi, sehingga Anda bisa memilih model sesuai selera. 

b. Performa dan Daya Tahan yang Baik 

Meski harganya terjangkau, mobil LCGC memiliki performa dan daya tahan yang baik. Apabila perawatan terhadap mobil optimal, umur pakai kendaraan ini bisa sampai bertahun-tahun lamanya. 

Selain itu, suku cadang mobil LCGC juga terbilang mudah untuk Anda temukan di berbagai tempat. Tentu ini akan memudahkan perawatan dan perbaikan apabila ada masalah dengan kendaraan. 

c. Tarif Pajak yang Cenderung Lebih Murah 

Umumnya mobil LCGC memiliki tarif pajak tahunan yang lebih murah daripada non LCGC. Ini karena kapasitas mesinnya yang kecil dan pemerintah memberikan insentif PPnBM sebesar 3%. 

Anda hanya perlu menyiapkan dana sekitar Rp1.000.000 sampai Rp2.500.000 untuk pajak tahunan mobil ini. 

d. Ramah Lingkungan 

Teknologi terkini di mobil ini membuat konsumsi bahan bakarnya menjadi lebih hemat daripada mobil non LCGC. Selain itu, mobil LCGC juga menghasilkan kadar emisi yang lebih rendah, sehingga lebih ramah lingkungan. 

e. Irit Konsumsi Bahan Bakar 

Terakhir, konsumsi bahan bakar LCGC baik diesel maupun bensin tergolong irit. Mobil LCGC bahkan bisa menempuh jarak 20 km per 1 liter bahan bakar. Tentu ini sangat bisa menghemat pengeluaran per bulannya untuk bensin atau diesel. 

Baca Juga: Cara Urus Balik Nama Mobil yang Mudah, Langsung Jadi

2. Kekurangan Mobil LCGC 

Meski memiliki banyak kelebihan, tapi ada juga kekurangan dari mobil LCGC, seperti:

a. Kapasitas Mesin yang Kecil 

Kapasitas mesin mobil yang kecil memang membuat LCGC hanya cocok Anda gunakan untuk penggunaan di dalam kota. 

Sebab, karena kapasitas mesin yang kecil, tenaga mobil ini juga kurang maksimal untuk perjalanan jauh. 

b. Kecepatan yang Terbilang Rendah

Selain berpengaruh pada tenaga, kecepatan mobil ini juga terbilang kurang, terutama di jalan tol. 

Karena ukurannya yang kecil dan bobotnya yang ringan, pada kecepatan tinggi, beberapa mobil LCGC bahkan bisa terasa kurang stabil. 

c. Fitur yang Terbatas 

Anda memang masih menemukan fitur-fitur dasar pada mobil LCGC. Akan tetapi, fitur tersebut sangatlah standar dan kurang canggih, termasuk untuk soal keamanan. 

Tentu hal ini bisa menjadi deal-breaker bagi beberapa orang, terutama jika mencari mobil yang aman dan nyaman. Material interior yang ada di dalam mobil ini juga akan terasa sangat biasa. 

Contoh Mobil LCGC yang Ada di Pasaran 

Inilah beberapa contoh mobil LCGC terbaik yang bisa Anda pertimbangkan dari brand otomotif populer tanah air:

1. Toyota 

LCGC Toyota selalu menjadi pilihan menarik dengan spesifikasi yang baik. Beberapa tipe yang bisa Anda pilih adalah Toyota Calya dan Toyota Agya.

2. Daihatsu 

Daihatsu Ayla dan Daihatsu Sigra menjadi contoh mobil LCGC dengan ukuran compact, tapi memiliki value menarik. Kendaraan ini bisa Anda dapatkan mulai dari Rp150.000.000. 

3. Honda

Terakhir, Honda Brio Satya menjadi lini andalan dari Honda yang terkenal dengan spesifikasinya yang menarik. 

Selain itu, fitur keamanan yang mumpuni juga jadi daya tarik utama dari kendaraan ini. 

Dapatkan LCGC Bekas di Tempat yang Terpercaya 

Sekarang Anda sudah tahu kan apa itu mobil LCGC? Tidak hanya membelinya dalam kondisi baru, Anda bisa mendapatkan LCGC bekas jika ingin lebih hemat budget. Hanya saja pastikan membelinya di tempat terpercaya seperti CarsGallery.

CarsGallery merupakan platform jual beli mobil bekas terbaik dan terpercaya di Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, CarsGallery bahkan memberikan jaminan garansi 1 tahun untuk seluruh pelanggan. 

FAQ

1. Apakah Avanza termasuk mobil LCGC?

Bukan. Avanza termasuk dalam kategori low MPV.

2. Apa bedanya LCGC dan MPV?

Perbedaan paling besar antara keduanya ada di aspek ukuran, kapasitas mesin, efisiensi, dan kapasitas penumpang. 

3. Apakah mobil LCGC cocok untuk perjalanan jauh? 

Anda memang bisa memakai LCGC untuk perjalanan jauh, tapi kurang ideal, mengingat kapasitas mesinnya yang terbatas. 

Exit mobile version