Erwin Juntoro memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun di bidang otomotif. Ia menyukai aktivitas memperbaiki, memodifikasi dan tune-up mobil. Selalu update seputar mobil konvensional hingga mobil listrik terbaru.
Apa pertimbangan sebelum membeli mobil pertama? Lebih banyak orang Indonesia memilih membeli mobil murah, karena kapasitas mesin kecil yang membuat perawatan mudah.
Namun, saat memilih mobil murah, banyak hal yang harus Anda perhatikan kembali, mengingat banyaknya tipe dan mereknya di pasaran.
Memudahkan Anda menemukan mobil pertama yang tepat, kami akan menjelaskan pertimbangan penting apa saja yang harus Anda lakukan.
5 Pertimbangan Sebelum Membeli Mobil Pertama Kali
Sebagai pemula, untuk membeli mobil pertama yang murah Anda harus hati-hati agar tidak kecewa. Beberapa pertimbangan pentingnya:
1. Membeli Mobil Bekas atau Baru
Mobil baru menjamin Anda untuk bisa mendapatkan garansi resmi yang waktunya cukup panjang. Anda juga bisa memilih mobil dengan spesifikasi tertentu, tetapi dengan harga mengikuti OTR dan tidak bisa tawar-menawar.
Pilihan lainnya adalah membeli mobil bekas yang garansi tentu saja tidak 100% karena mengikuti usia mobil. Harga mobil bekas sudah pasti bisa menyesuaikan budget dan Anda memiliki kesempatan untuk menawar menyesuaikan kondisi mobil.
Nilai jual kembali mobil bekas juga tidak akan mengalami penurunan drastis seperti mobil baru. Jika Anda membeli mobil harga 100 jutaan, kemungkinan jual kembali tidak akan jauh dari harga tersebut.
Pertimbangan beli mobil selanjutnya adalah nilai anggaran yang Anda miliki untuk membeli mobil. Bisakah anggaran tersebut membeli mobil secara tunai atau hanya bisa untuk DP mobil?
Apabila Anda sangat membutuhkan mobil dan harus membeli secara kredit, perhatikan tenor dan cicilan. Hitung besaran cicilannya agar bisa menyesuaikan dengan kondisi keuangan.
3. Memahami Kebutuhan untuk Menyesuaikan Tipe Mobil
Paling penting adalah memilih tipe mobil yang bisa menyesuaikan dengan kebutuhan Anda. Misalnya, Anda yang sering berkendara dalam kota bisa memilih mobil dengan cc kecil, berbody kompak, dan hemat BBM.
Beda cerita jika Anda ingin membeli mobil untuk keluarga, sehingga membutuhkan mobil yang kapasitasnya besar seperti MPV. Sedangkan untuk Anda yang sering lewat medan yang berat, maka mobil SUV akan lebih cocok.
Pertimbangan membeli mobil bukan hanya soal irit atau tidak. Anda juga harus mempertimbangkan soal perawatannya.
Pertimbangan membeli mobil bekas yang menguntungkan adalah ada lebih banyak pilihan mobil. Dengan begitu Anda bisa mencari mobil yang suku cadangnya mudah ditemukan dan harganya murah.
Seringkali mobil baru memiliki suku cadang yang belum tersedia di pasaran, sehingga Anda kesulitan mencarinya. Suku cadang mobil baru juga harganya jauh lebih mahal.
5. Kapan Harus Mulai Mencari Pilihan Mobil
Waktu mencari dan membeli mobil bekas atau baru untuk pemula juga sangat krusial.
Carilah mobil bekas pada saat pertengahan tahun atau setelah hari raya besar seperti Lebaran karena banyak penawaran harga murah.
Jika membeli mobil baru, Anda bisa mencari saat pameran atau ketika launching pertama yang juga sering tersedia diskon.
Setiap kali berada di showroom mobil Anda juga harus menanyakan soal diskon, cashback atau promo dengan metode pembayaran tertentu.
Mulai sekarang mulailah untuk cermat terhadap semua pertimbangan sebelum membeli mobil pertama ini. Kecermatan dan bersabar untuk memilih akan membantu Anda menemukan mobil pertama yang murah harganya.
Lebih murah lagi jika Anda mencari mobil bekas di CarsGallery, yang tidak hanya lengkap tetapi juga menyediakan garansi. Semua mobil yang Anda beli akan mendapatkan garansi sebagai jaminan keamanan.
Membeli mobil bekas di CarsGallery juga bisa tunai atau kredit yang menyesuaikan anggaran Anda. Segera pilih mobilnya agar tidak kehabisan di CarsGallery.
Erwin Juntoro memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun di bidang otomotif. Ia menyukai aktivitas memperbaiki, memodifikasi dan tune-up mobil. Selalu update seputar mobil konvensional hingga mobil listrik terbaru.
Sebelum membeli mobil, hal penting yang mesti Anda perhatikan adalah tujuan penggunaannya. Jika ingin memakainya sebagai alat mobilisasi keluarga, perlu tahu bagaimana cara memilih mobil yang sesuai dengan kebutuhan keluarga.
Misalnya dari segi kapasitas kursi penumpang, luas kabin, hingga fitur yang tersedia. Dengan pertimbangan yang matang tersebut, Anda bisa mendapatkan mobil impian yang nyaman untuk berkendara bersama keluarga.
Terlebih, banyaknya pilihan mobil di pasaran tentu membuat Anda merasa bingung mana kendaraan yang paling tepat.
Dalam rangka mengantisipasi risiko salah beli karena tidak sesuai kebutuhan, cek beberapa tips memilih mobil keluarga berikut ini.
Cara Memilih Mobil yang Sesuai dengan Kebutuhan Keluarga
Setiap keluarga tentu memiliki preferensi yang berbeda ketika membeli mobil. Kuncinya adalah membeli mobil sesuai tujuan penggunaan, supaya tidak teralihkan dengan pilihan mobil lainnya.
Penjelasan lebih lengkap, langsung simak di bawah ini.
1. Hitung Perkiraan Kapasitas Mobil
Pertama-tama, Anda perlu memperhitungkan kapasitas mobil. Caranya bisa dengan menghitung jumlah anggota keluarga untuk menentukan berapa kursi penumpang yang dibutuhkan.
Umumnya, jenis mobil keluarga yang disarankan adalah MPV atau SUV yang terkenal dengan kapasitas cukup besar. Apalagi, kini banyak mobil harga 100 jutaan dari MPV hingga sedan yang cocok untuk menempuh perjalanan bersama keluarga.
Tips memilih mobil keluarga berikutnya adalah dengan memperhatikan fitur keselamatan yang tersemat. Usahakan untuk membeli mobil yang telah lengkap dengan fitur keselamatan memadai.
Misalnya seperti airbag, sistem pengereman anti-lock, sensor parkir, dan lain sebagainya. Fitur keselamatan ini berguna untuk mengantisipasi atau meminimalisir risiko yang mungkin terjadi selama di perjalanan.
3. Kabin Lega
Mobil dengan kabin yang lega tentu akan membuat keluarga semakin nyaman karena bisa bebas bergerak.
Selain kabin, memiliki bagasi yang cukup besar juga sangat membantu ketika Anda dan keluarga sedang berpergian jarak jauh atau rekreasi.
Itulah mengapa ruang mobil yang cukup menjadi pertimbangan penting sebelum memilih kendaraan. Pastikan memilih mobil yang dapat mengangkut keluarga Anda dengan nyaman serta menampung barang bawaan dengan baik.
4. Hemat Bahan Bakar
Apabila keluarga Anda sering melakukan perjalanan jarak jauh seperti antar kota, cara memilih mobil yang sesuai dengan kebutuhan keluarga tersebut yakni kendaraan hemat bahan bakar.
Pilih mobil dengan efisiensi konsumsi bahan bakar yang bagus sehingga dapat menekan biaya pengeluaran. Selain itu, cari mobil yang mudah dirawat dan minim perbaikan supaya dapat digunakan dalam jangka waktu lama.
Memilih mobil yang tepat untuk keluarga salah satunya perlu memperhatikan fitur hiburan. Fitur ini dapat membantu anggota keluarga, utamanya anak-anak, untuk senantiasa ceria selama perjalanan.
Contoh fitur hiburan yang bisa Anda usahakan ada dalam mobil yakni seperti sistem audio, layar monitor, dan konektivitas. Berbagai fitur tersebut memungkinkan Anda untuk memutar musik, film, dan lain sebagainya.
Demikian beberapa cara memilih mobil yang sesuai dengan kebutuhan keluarga untuk Anda terapkan.
Bagi Anda yang ingin membeli mobil keluarga dengan harga terjangkau, solusinya adalah dengan membeli di platform CarsGallery.
CarsGallery menawarkan unit mobil bekas berkualitas yang telah lulus inspeksi. Anda bisa menemukan beragam jenis varian mobil yang cocok untuk kebutuhan keluarga, seperti MPV hingga Sedan dengan harga terjangkau.
Tunggu apalagi? Segera penuhi kebutuhan transportasi keluarga dengan beli mobil bekas berkualitas hanya di CarsGallery!
Erwin Juntoro memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun di bidang otomotif. Ia menyukai aktivitas memperbaiki, memodifikasi dan tune-up mobil. Selalu update seputar mobil konvensional hingga mobil listrik terbaru.
Bagi Anda yang berencana membeli mobil baru, sangat penting mengetahui panduan menghitung budget untuk membeli mobil. Hal ini bertujuan supaya Anda bisa mendapatkan mobil dengan budget yang sesuai.
Sebab mobil itu ada yang harganya murah dan ada yang mahal. Anda tidak harus membeli mobil yang mahal, tetapi lebih disarankan membeli mobil yang sesuai budget dan kebutuhan.
Sebagai contoh, jika Anda menggunakan mobil untuk dinaiki satu keluarga, maka Anda harus menghitung budget supaya bisa membeli mobil keluarga seperti mobil MPV atau SUV.
Panduan Menghitung Budget untuk Membeli Mobil
Maka dari itu, sebelum Anda membeli mobil, lakukan perhitungan dana terlebih dahulu dengan cara sebagai berikut.
1. Pastikan Terlebih Dahulu Jenis Mobil yang Akan Dibeli
Sebelum melakukan hitung-hitungan budget mobil, tentukan terlebih dahulu jenis mobil yang akan Anda beli. Tentu saja pemilihan jenis mobil ini harus disesuaikan dengan kebutuhan, bukan gengsi semata.
Jangan langsung memutuskan membeli mobil tertentu, tetapi ternyata mobil tersebut tidak cocok untuk Anda. Misalnya, mobil tersebut hanya muat untuk 4 orang saja, ternyata Anda harus menggunakannya untuk 7 orang.
Selain tipe mobil, spesifikasi, tahun keluaran, dan performa harus menjadi pertimbangan. Jangan sampai salah dalam memilih mobil.
Bagi Anda yang ingin membeli mobil secara cash, maka Anda harus mengetahui informasi harga total mobil sebelum melakukan hitungan membeli kendaraan roda empat ini.
Pastikan uang Anda yang tersedia sesuai dengan harga total mobil tersebut.
Supaya lebih aman, siapkan dana melebihi harga tertinggi mobil impian Anda saat ini. Jika harganya tiba-tiba naik, Anda tetap bisa membelinya tanpa khawatir kekurangan dana.
Sebagai contoh, harga mobil Rp500 juta maka uang yang harus Anda siapkan setidaknya Rp600 juta – Rp700 juta.
Sekalipun masih ada sisa, Anda bisa menggunakan sisa uang tersebut untuk keperluan lain.
Jangan sampai saat sudah di showroom, justru Anda membawa dana terbatas dan ternyata benar-benar kurang.
Informasi mengenai angsuran atau cicilan mobil harus Anda ketahui jika ingin membeli mobil secara kredit. Tentu saja Anda harus memilih angsuran yang sesuai dengan kemampuan finansial.
Sebagai contoh, Anda akan membelimobil bekas 100 juta dengan DP 20%, suku bunga 7%, dan tenor 60 bulan maka perhitungannya adalah sebagai berikut:
DP = 20% x Rp100.000.000 = Rp20.000.000.
Pokok kredit = Rp100.000.000 – Rp20.000.000= Rp80.000.000.
Tarif bunga = pokok kredit x suku bunga x tenor = Rp80.000.000 x 7% x 3 = Rp16.800.000.
Cicilan bulanan = (pokok kredit + tarif bunga) : tenor bulan= (Rp80.000.000 + Rp16.800.000) : 36 = Rp2.688.888,89 (dibulatkan menjadi Rp2.689.000). Ini adalah jumlah cicilan yang harus Anda bayarkan.
Ketika Anda membeli mobil, sebenarnya Anda tidak hanya membeli mobil saja, tetapi juga biaya lain yang perlu diperhitungkan. Ada biaya pajak, asuransi mobil, dan biaya administrasi lainnya.
Belum lagi menghitung biaya BBN mobil jika Anda membeli mobil dan ingin mengubah kepemilikannya. Tentu saja perhitungan dana pada poin ketiga masih belum termasuk poin ini.
Demikian penjelasan mengenai panduan menghitung budget untuk membeli mobil. Jika Anda mencari mobil bekas dengan kualitas terbaik, CarsGallery adalah jawabannya.
CarsGallery menyediakan banyak opsi pembayaran, baik secara cash maupun kredit. Pemesanannya sangat mudah bisa langsung dari HP.
Beli mobil bersertifikasi dan bergaransi resmi hanya diCarsGallery. Hubungi kami untuk detail dan informasi selengkapnya.
Erwin Juntoro memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun di bidang otomotif. Ia menyukai aktivitas memperbaiki, memodifikasi dan tune-up mobil. Selalu update seputar mobil konvensional hingga mobil listrik terbaru.
Banyak yang tidak tahu, ternyata ada ukuran ideal tekanan ban mobil Avanza. Jika terlalu tinggi atau terlalu rendah, maka efeknya menyebabkan performa berkendara menjadi tidak maksimal.
Jika tekanan ban kurang atau bannya kempis, Anda akan kesulitan mengendalikan mobil terutama di jalan basah atau licin. Sementara itu, tekanan ban yang terlalu tinggi mengakibatkan ban menjadi aus.
Berikut ini penjelasan selengkapnya mengenai ukuran tekanan angin ban mobil Avanza depan dan belakang yang harus Anda ketahui.
Sebelum Anda mengetahui berapa tekanan angin ban mobil yang pas untuk mobil Avanza, sebaiknya Anda harus tahu terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan tekanan angin ban.
Jadi, tekanan angin ban merupakan tekanan udara yang terdapat pada ban kendaraan bermotor. Pengukuran tekanan ban menggunakan satuan Psi (Pound per Square Inch).
Berapa Tekanan Ban Mobil Avanza yang Ideal?
Sebenarnya tekanan ban untuk mobil Avanza bisa Anda lihat langsung dari bagian pintu depan sebelah kanan. Pada bagian pilar, ada bisa melihat informasi tekanan ban ideal baik itu ban depan maupun ban belakang.
Sesuai yang ada di pintu, tekanan ban bagian depan yaitu 33 Psi dan tekanan ban Avanza belakang 36 Psi.
Namun, angka tersebut tidak berlaku untuk seluruhnya. Ada beberapa varian dari Avanza yang memiliki informasi tekanan ideal yang berbeda.
Misalnya Avanza tipe E dan G, tekanan ban depannya 31 Psi dan tekanan ban bagian belakang 35 Psi. Untuk memastikannya, memang Anda harus memeriksanya secara langsung.
Ada toleransi ukurantekanan ban mobil Avanzamuatan penuh. Jadi, saat kondisi mobil penuh dengan penumpang dan barang, maka tekanan bannya bisa sedikit Anda tingkatkan sampai batas tertentu.
Misal, dari awalnya 31 Psi dan 35 Psi bisa menjadi 34 Psi dan 38 Psi. Selama tidak melebihi 34 Psi dan 38 Psi maka tidak menjadi masalah.
Contoh lain, yakni untuk Veloz dan tipe S normalnya adalah 33 Psi dan 36 Psi. Ketika kondisi penumpang penuh, maka Anda bisa meningkatkannya menjadi 34 Psi dan 38 Psi.
Untuk mengetahui apakah tekanan angin ban mobil Avanza sudah ideal atau belum, tentu saja Anda harus melakukan pengecekan terlebih dahulu. Berikut ini cara mengukurnya:
1. Siapkan Alat Ukur Tekanan Angin
Pertama, silakan Anda siapkan terlebih dahulu alat ukur tekanan angin atau tire pressure gauge. Pastikan alat dalam kondisi tidak rusak dan terkalibrasi dengan baik.
Anda dapat membeli alat ini di toko onderdil atau bengkel. Untuk mempermudah pengecekan, Anda bisa menggunakan Tire pressure gauge dengan display digital.
Setelah alat sudah siap digunakan, silakan periksa tekanan angin ban mobil Anda. Sebaiknya lakukan saat ban dingin supaya tekanannya tidak berubah saat ban dalam kondisi panas.
Waktu terbaik memeriksa tekanan ban Avanza yaitu saat pagi hari sebelum mobil Anda pakai atau tiga jam setelah mobil digunakan bepergian. Sebab pada saat itu ban dalam kondisi dingin.
3. Lepas Tutup Katup Pentil Ban
Pada setiap kendaraan termasuk mobil, pasti terdapat pentil ban termasuk penutupnya yang bisa Anda buka. Tutup katup pentil ban terbuat dari bahan plastik atau karet.
Lepas tutup katup dengan hati-hati lalu pasang alat tekanan angin ban pada katup tersebut. Tekan alat tersebut kuat-kuat sampai terdengar suara mendesis.
Perhatikan angka-angka yang tertera, bandingkan dengan angka yang seharusnya direkomendasikan. Jika lebih atau kurang, tentu saja Anda harus mengurangi atau menambahkan angin pada ban.
Anda bisa menambahkan angin menggunakan pompa ban dan gunakan alat pelepas angin untuk mengurangi tekanan anginnya.
4. Pasang Tutup Katup Pentil Ban
Terakhir, jangan lupa memasang kembali tutup katup pentil setelah Anda memeriksa ukuran pressure ideal ban mobil Avanza. Pastikan Anda memasangnya dengan sangat rapat.
Jika katup pentil ban tidak segera ditutup, maka akan mengakibatkan masalah pada ban mobil. Ban bisa saja kemasukan kotoran yang membuatnya menjadi rusak. Maka dari itu, Anda harus menutupnya rapat-rapat.
Demikian informasi mengenai tekanan ban mobil Avanza yang ideal. Cari mobil bekas yang berkualitas? CarsGallery saja.
CarsGallery menyediakan banyak pilihan mobil bekas dengan kualitas mumpuni. Sebab, semua mobil telah dicek terlebih dahulu guna memastikannya dalam keadaan bagus.
Tidak terkecuali tekanan ban juga kami periksa. Jadi, jangan ragu lagi, dapatkan mobil bekas bergaransi resmi hanya diCarsGallery.
Erwin Juntoro memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun di bidang otomotif. Ia menyukai aktivitas memperbaiki, memodifikasi dan tune-up mobil. Selalu update seputar mobil konvensional hingga mobil listrik terbaru.
Bagi Anda pemilik mobil Avanza yang tidak ingin tampilan joknya biasa-biasa saja, ada rekomendasi sarung jok mobil Avanza. Benda ini melapisi jok utama dari mobil yang sebelumnya sudah ada.
Memasang sarung jok dapat membuat jok sebenarnya tidak kotor. Selain itu, jika ada bagian bolong pada jok asli maka akan tertutup oleh sarung jok.
Nah, sarung jok ini bisa Anda pasang pada mobil Avanza bekas maupun baru. Termasuk itu dimobil bekas Avanza 70 jutaan.
Rekomendasi Sarung Jok Mobil Avanza
Berikut ini beberapa rekomendasi sarung jok untuk mobil Avanza yang bisa Anda gunakan lengkap dengan informasi harganya.
1. Carmann Hitam
Salah satu sarung jok mobil Avanza yang bagus adalah Carmann Hitam. Sesuai dengan namanya, sarung jok ini didominasi oleh warna hitam.
Carmann terbuat dari bahan ultimate semi kulit dengan kualitas tinggi. Siapapun yang duduk di jok dengan sarung Carmann pasti merasakan kenyamanan yang luar biasa.
Hal ini bukan tanpa alasan, sebab cover jok mobil Avanza ini memang bahannya sangat lembut dan empuk. Bagi Anda yang sudah baca majalah, sarung jok ini memiliki tempat khusus untuk menyimpannya.
Harganya sekitar Rp900.000 – Rp1.000.000 yang bisa Anda gunakan pada mobil Toyota Avanza tahun 2004-2006, 2007-2011, 2012-2014, dan 2016-2020.
2. MBTECH
Selain Carmann, sarung jok mobil All New Avanza yang cocok adalah MBTECH. Sarung jok ini sangat awet karena jahitannya yang double dan kuat.
Selain itu, sarung jok MBTECH juga menyediakan busa dengan dua pilihan warna yaitu hitam dan putih. Busa ini berfungsi sebagai sandaran sekaligus dudukan supaya Anda bisa duduk dengan nyaman.
Tidak hanya itu, sarung jok MBTECH juga dilengkapi dengan kantong kecil yang bisa Anda manfaatkan untuk menyimpan barang-barang kecil. Harganya sekitar Rp1.500.000 hingga Rp2.000.000 tergantung dari bahan dan coraknya.
Contoh sarung jok mobil Avanza lainnya adalah Electric Heating 12V. Sarung jok ini dapat memberikan kenyamanan karena saat diduduki rasanya sangat hangat.
Cara pemasangan jok ini yaitu cukup dengan colok ke lighter mobil saja. Anda bisa memilih salah satu warna antara merah, abu-abu, hitam, atau biru.
Harga model sarung jok mobil Avanza yang satu ini sekitar Rp120.000 – Rp150.000. Jadi, harganya terbilang cukup terjangkau.
4. Lederlux
Bagi Anda yang sedang mencari sarung jok untuk mobil Avanza, Lederlux tidak kalah bagusnya dengan sarung jok yang lainnya.
Lederlux terbuat dari bahan sintetis yang sangat kuat menahan panas. Jadi, Anda tidak akan kepanasan saat duduk di dalam kabin mobil. Selain itu, sarung jok ini juga tidak mudah berjamur sehingga dapat digunakan jangka panjang.
Tidak sekedar itu saja, Lederlux juga memiliki salah satu fitur yang sangat penting yaitu Fire retardant. Fitur ini dapat mencegah kebakaran yang lebih besar di dalam mobil.
Jadi, jika ada percikan api, maka api bisa langsung padam saat itu juga sehingga tidak sampai menjalar ke bangku lainnya. Harga Lederlux saat ini mulai dari Rp2 jutaan.
Oriileder adalah sarung jok yang dapat Anda pasang di berbagai merek mobil, termasuk itu Toyota Avanza. Sarung jok satu ini terbuat dari 75% kulit sapi asli dan 25% dari bahan microfiber.
Sarung jok Oriileder kualitasnya sangat bagus, tahan terhadap paparan sinar matahari, antijamur, dan tidak gampang robek. Oriileder memiliki dua pilihan tekstur yaitu tekstur halus dan tekstur berserat mirip seperti jeruk.
Jika membeli Oriileder, maka Anda bisa mendapatkan garansi selama 3 tahun. Jadi, jika dalam waktu 3 tahun ada bagian rusak bukan karena human error, Anda bisa menggantinya dengan yang baru tanpa membayar.
Untuk bisa mendapatkan Oriileder, Anda harus membayar sekitar Rp4 juta sampai dengan Rp5 jutaan. Ya harganya memang mahal, tetapi harga tersebut sudah sebanding dengan kualitas yang diberikan.
6. Mastrotto
Mastrotto adalah cover jok mobil yang berasal dari Italia. Anda dapat menggunakannya di mobil Avanza Anda supaya terlindungi dari kotoran.
Mastrotto terbuat dari kulit asli sehingga harganya sangat tinggi. Anda harus mengeluarkan uang hingga Rp14 jutaan untuk bisa mendapatkannya.
Sarung jok ini tahan terhadap noda dan aus yang membuatnya tidak cepat rusak. Tidak hanya itu, ada banyak pilihan warna mulai yang cerah sampai yang gelap. Harga sarung jok ini sekitar Rp10 jutaan.
7. Starhides
Sama seperti Mastrotto, Starhides juga berasal dari Italia. Bahannya terbuat dari kulit original dengan tampilan modern.
Starhides sudah sangat populer di kalangan pecinta otomotif dan kualitasnya sudah tidak perlu diragukan lagi. Sebab, sudah banyak yang menggunakannya.
Starhides memiliki 40 pilihan warna yang dapat Anda pilih sesuai dengan selera dan kebutuhan. Anda bisa memperoleh sarung jok ini mulai dari Rp14 jutaan.
Autoleder terbuat dari 100% kulit sapi original berkualitas. Meski secara umum sarung jok ini banyak digunakan pada mobil BMW atau mobil sport, sebenarnya Anda juga bisa mengaplikasikannya pada mobil Avanza.
Autoleder sudah ada di Indonesia sejak tahun 2004 dan terbagi atas 4 varian yaitu Nappa, Dakota, Catania, dan Monza. Harganya mulai dari Rp17 jutaan.
Itulah dia rekomendasi sarung jok mobil Avanza terbaik yang bisa Anda gunakan. Apakah Anda sedang mencari mobil bekas?
Tidak perlu bingung mencarinya karena kini ada CarsGallery. Platform penyedia mobil bekas berkualitas, pesan mudah hanya dari HP.
Semua mobil yang dijual diCarsGallery terjamin kualitasnya. Anda juga bisa mendapatkan garansi 1 tahun. Dapatkan mobil second terbaik sekarang juga. Hubungi kami untuk mengetahui informasi selengkapnya.
Erwin Juntoro memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun di bidang otomotif. Ia menyukai aktivitas memperbaiki, memodifikasi dan tune-up mobil. Selalu update seputar mobil konvensional hingga mobil listrik terbaru.
Toyota Avanza keluaran awal tahun 2004 kini bisa Anda beli dengan harga mulai dari 70 jutaan. Meskipun mobil Avanza lama sudah lebih dari 10 tahun, beberapa di antaranya banyak juga yang masih bagus.
Mobil berjenis low MPV ini menjadi favorit mobil keluarga Indonesia karena harganya yang murah, mesin irit hingga desainnya yang timeless.
Anda yang sedang mencari mobil berkapasitas 7 orang penumpang bisa cek dulu beberapa rekomendasinya dari kami di bawah ini.
Rekomendasi Mobil Avanza Lama yang Masih Bagus
Mobil Avanza bekas keluaran tahun lama yaitu 2004 hingga 2020-an masih banyak yang kualitasnya bagus, seperti berikut:
1. Avanza G 1.3L Th 2004
Merupakan generasi pertama dari Avanza yang rilis Desember 2003 dan berada di pasaran mulai Januari 2004.
Avanza G adalah tipe terendah dari Avanza yang menggunakan mesin bensin dengan kapasitas 1.300 cc. Kode mesinnya adalah K3-DE yang sudah memiliki teknologi DOHC dengan 16 katup.
Sebagai Avanza pertama, mesinnya belum memiliki VVT-i, tetapi mesinnya sudah bisa menghasilkan tenaga hingga 86 dk pada torsi maksimal 6.000 rpm. Sebagai transmisi manual, Toyota telah menambahkan dapur pacunya di 5 percepatan.
Mobil Avanza lama ini sudah memiliki tarikan yang responsif dan juga cepat. Bahkan untuk mencapai kecepatan dari 0 ke 100 km/ jam membutuhkan 13,49 detik.
Meskipun tidak memiliki teknologi VVT-i, Avanza G 2004 sudah termasuk irit BBM. Anda bisa menggunakannya dengan kebutuhan bensin 9 km/ liter untuk jalanan padat di perkotaan.
Saat ini harga mobil Avanza Rp50 jutaan dengan spesifikasi seperti ini masih cukup bagus untuk Anda kendarai sebagai mobil pribadi.
Pada generasi pertama, Avanza juga hadir dalam varian transmisi otomatis yang perilisannya pada akhir tahun 2004.
Kapasitas mobil Avanza lama ini juga seperti umumnya MPV yaitu 7 orang penumpang.
Dalam hal mesin, Toyota menggunakan mesin berkode K3-VE dengan kapasitas sama yaitu 1.300 cc. Bedanya, mesin ini sudah memiliki teknologi VVT-i yang membuat Avanza makin irit.
Tenaga yang dihasilkan jauh lebih tinggi yaitu 120 Nm pada putaran maksimal 3.200 rpm. Kemampuannya ini juga menjadikannya bagus untuk mobil perkotaan masa kini.
Bukan hanya mesin yang sedikit berbeda, Avanza S A/T 2004 juga memiliki fitur yang lebih lengkap.
Mulai dari odometer digital, rear defogger, dan juga tuas freshner akan Anda dapatkan. Bagian kaca depan juga sudah memiliki laminasi hijau yang membuat tidak silau.
Begitu juga dengan sistem keselamatannya, Avanza telah mengadopsi fitur pengereman ABS seperti pada mobil-mobil terbaru.
Pada pasaran mobil bekas, Avanza gen 1 untuk transmisi otomatis 4 percepatan ini bisa Anda dapatkan dengan harga sekitar Rp55 jutaan.
Masih dengan Avanza generasi pertama yang rilis pada tahun 2006. Toyota melahirkan mobil Avanza facelift untuk pertama kalinya.
Desain mobil tampak jauh lebih sporty yang terlihat dari bagian bumper lebih besar. Moncong mobil juga tampak panjang yang membuatnya semakin bongsor.
Untuk bagian interiornya, Anda akan merasa lebih terang karena penggunaan warna krem pada jok dan sebagian besar kabin.
Soal mesin, mobil Avanza lama ini masih menggunakan mesin berkode K3-VE dan teknologi VVT-i tipe single katup. Meskipun mesinnya sama, tetap ada penambahan tenaga.
Mesin terbarunya mampu menghasilkan tenaga 92 dk pada 6.000 rpm pada tipe E yang terendah. Tenaga yang lebih tinggi membuat mobil bisa berakselerasi dengan lebih nyaman.
Pemakaian bahan bakarnya pun masih tetap irit, sehingga Anda tidak perlu khawatir ketika harus berkendara setiap hari.
Keunggulan lain adalah bagian suspensi belakang yang tadinya terasa keras, kini jauh lebih empuk bantingannya. Penumpang di baris belakang pun tidak akan mudah mabuk karena suspensi yang keras lagi.
Apalagi dengan harganya yang kini sangat murah, yaitu Rp60 jutaan membuat Anda bisa mendapatkan mobil yang lumayan dengan terjangkau.
Facelift kedua dari Avanza hadir pada tahun 2008 yang memiliki varian tertinggi tipe S.
Mobil Avanza bekas harga 70 jutaan ini mengalami peningkatan yaitu kapasitas mesin menjadi 1.500 cc. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 1009 dk pada 6.000 rpm.
Perubahannya bisa Anda lihat langsung dari segi eksterior, yakni grille dan air duct yang ukurannya jauh lebih besar. Fog lamp yang tersematkan juga lebih manis karena memiliki garnish.
Pada bagian belakang mobil, Anda akan melihat ornamen krom yang mirip dengan mobil Avanza baru. Kesan stylish juga terlihat dari outer mirror dan side moulding.
Dimensi panjang mobil Avanza lama ini masih sama yaitu 4.120 mm x 1.695 mm x 1.695 mm meskipun desainnya lebih besar.
Khusus untuk facelift 2008 dari Avanza Anda sebaiknya membeli tipe tertinggi yaitu S, karena untuk tipe terendahnya masih belum memiliki ABS.
Belum lagi penggunaan bahan bakarnya jauh lebih irit karena sudah menggunakan teknologi VVT-i.
5. Avanza G A/T 1.3L Th 2011
Lebih terkenal dengan sebutan All New Avanza, karena banyak perubahan yang akan Anda temukan.
Interior mobil Avanza lama ini terasa lebih luas dengan jok yang bisa dilipat ketika Anda ingin memperluas area bagasi. Penumpang di baris ketiga juga tidak akan merasa sempit karena jok tengah bisa dimaju-mundurkan.
Paling menarik adalah bagian eksteriornya, karena tidak seperti mobil Avanza lama yang cenderung kotak. Ada banyak bagian yang berlekuk dari All New Avanza 2011.
Eksteriornya membuat mobil terasa lebih aerodinamis yang efisien, karena memang lekukannya membuat hambatan angin lebih rendah dari varian lama.
Berkat ini juga, mobil bisa melaju di kecepatan kencang tanpa takut akan oleng. Apalagi ditambah dengan kinerja suspensi yang empuk.
Avanza gen 2 ini cukup bersejarah karena memiliki kaki-kaki yang tangguh apabila pemeliharaannya tepat. Anda pun yang menggunakan di 2025 tinggal melanjutkan perawatan yang baik.
Mesin dari varian Avanza tertinggi ini justru masih 1.300 cc tetapi dengan transmisi otomatis 4 percepatan yang membuatnya tetap irit.
Harga mobil Avanza lama untuk tipe dan tahun keluaran ini adalah Rp80 juta sampai Rp90 jutaan.
6. Avanza Veloz 1.5L Th 2011
Jika merasa Avanza G A/T Th 2011 menurut Anda terlalu rendah spesifikasi mesinnya, Anda bisa memilih Avanza Veloz 2011.
Mobil Avanza lama ini adalah tipe tertinggi Avanza tahun 2011 yang menggantikan tipe S dari varian sebelumnya.
Sebagai varian tertinggi, fiturnya tentu lebih memuaskan baik itu transmisi manual dan otomatis.
Pada segi desain, Avanza masih menggunakan banyak lekukan dengan bentuk aerodinamis. Bagian grill juga masih besar yang membuatnya terlihat bongsor.
Jika Anda pernah dilihat Toyota Ractis, maka desainnya akan sangat mirip. Di mana kesan sporty terlihat dari bagian side skirt yang fungsinya mengarahkan aliran angin.
Kesan futuristik juga terasa dari interiornya yang berubah 180 derajat ke nuansa gelap. Baik dari jok, dashboard hingga bagian kabin lain lebih sering menggunakan warna hitam.
Fitur modern yang bisa Anda peroleh adalah tombol audio di bagian setir yang memudahkan Anda mengatur musik dan channel radio.
Anda juga akan menemukan lebih banyak cup holder di bagian setiap pintu. Penumpang pun bisa menyimpan berbagai minuman di sepanjang perjalanan.
Dalam hal mesin, Avanza Veloz 2011 mampu menghasilkan tenaga hingga 141 Nm pada torsi 4.100 rpm. Mesinnya juga membuat Anda nyaman saat bermanuver karena adanya sistem overstroke.
Khusus untuk varian tertinggi dari Avanza tahun 2011, Anda bisa membelinya dengan harga kisaran Rp100 jutaan saat ini.
7. Avanza A/T 1.3L Th 2015
Mobil Avanza lama keluaran tahun 2015 juga tidak kalah bagus yang terkenal dengan nama Grand New Avanza.
Perubahan sangat terlihat dari bagian grill mobil yang menjadi lebih besar bahkan mirip dengan Toyota Highlander.
Mesinnya juga berubah menjadi berkode 1NR-VE dengan kapasitas 1.329 cc. Mesinnya tersebut dapat menciptakan tenaga 99 dk pada 6.000 rpm.
Anda akan merasakan stabil pula ketika berkendara pada kecepatan rendah maupun tinggi.
Masuk ke bagian kabin, Anda akan merasakan lebih senyap karena tingkat kedapnya yang lebih baik.
Anda akan menemukan lebih banyak fitur keamanan, seperti pengereman ABS, Vehicle Stability Control dan Hill Start Assist. Fitur-fitur inilah yang menjadi standar Avanza gen 4.
Baik itu Avanza transmisi otomatis atau manual pada varian ini sama-sama irit. Semua itu karena sudah menggunakan VVT-i dua katup.
Meskipun kapasitas mesinnya kecil, tetapi Avanza 2015 ini masih nyaman untuk berkendara luar kota bahkan sampai sekarang.
Soal harga, Anda bisa membeli mobil ini di kisaran Rp110 juta sampai Rp120 jutaan.
8. Avanza G 1.3L Th 2021
Mobil Avanza lama 2021 merupakan facelift dari generasi ketiga. Khusus untuk varian ini, Anda bisa menemukan tipe terbaik pada tipe G baik itu otomatis atau manual.
Mesin mobil berkapasitas 1.300 cc yang bisa menghasilkan tenaga 96,5 Nm pada torsi 6.000 rpm. Mesin ini cukup cocok untuk jalanan Indonesia yang beraspal dan bergelombang.
Penyegaran terbaik bisa Anda temukan pada desain lampunya yang mirip dengan Voxy. Lampunya sendiri sudah menggunakan model LED yang terang dan awet.
Pada fitur keselamatan, Avanza 2021 sudah memiliki dual SRS airbag, rem ABS, 3-point seatbelt dan juga ISOFIX.
Anda yang ingin berkendara bersama anak balita atau bayi pun bisa aman dengan semua fitur ini.
Harga mobil Avanza lama bekas keluaran 2021 ini sekarang bisa Anda dapatkan dengan harga Rp170 jutaan.
Temukan Mobil Avanza Bekas Berkualitas di CarsGallery
Mobil Avanza lama selalu bisa menjadi solusi mobil murah yang spesifikasinya masih menarik untuk Anda miliki.
Pemilihan mobil terbaiknya bisa Anda cek langsung di CarsGallery bersama dengan merek mobil lainnya. Anda bisa dengan mudah membandingkan harga hingga spesifikasi lengkapnya.
Kami di CarsGallery juga menawarkan garansi untuk mobil bekas yang Anda beli untuk menjamin kenyamanan.
Ingin tahu lebih banyak rekomendasi mobilnya? Kunjungi CarsGallery sekarang!
Erwin Juntoro memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun di bidang otomotif. Ia menyukai aktivitas memperbaiki, memodifikasi dan tune-up mobil. Selalu update seputar mobil konvensional hingga mobil listrik terbaru.
Kendati sering dipandang sebelah mata, karpet mobil Avanza sejatinya memiliki peran penting dalam menjaga kenyamanan perjalanan.
Pasalnya, karpet yang melapisi bagian dasar mobil tidak hanya berfungsi untuk menambah nilai estetika. Namun, karpet juga bermanfaat sebagai pelindung lantai mobil dari kotoran.
Kehadiran karpet juga membantu menjaga lantai kabin mobil dari lecet sehingga lebih awet. Supaya mendapatkan manfaat optimal, Anda perlu memilih karpet yang sesuai dan berkualitas. Mari simak rekomendasi karpet mobil terbaik.
Rekomendasi Karpet Mobil Avanza
Agar kabin mudah dibersihkan dan senantiasa nyaman, Anda perlu melapisi lantai dengan karpet dasar berkualitas. Berikut beberapa rekomendasi karpet dasar mobil Avanza:
1. Trapo Classic Karpet
Rekomendasi pertama yaitu karpet merk Trapo. Classic Karpet dari Trapo memiliki lapisan EVA foam yang membuatnya nyaman di kaki. Bahan karpet Trapo berupa virgin polimer yang memiliki ketahanan tinggi.
Karpet ini juga bersifat waterproof yang membuatnya lebih awet sekaligus memudahkan perawatan. Pasalnya, jika terkena tumpahan air maupun kotoran, maka karpet bisa dengan mudah Anda bersihkan.
Adanya fitur anti slip membuat karpet mobil Trapo makin nyaman sebagai pelengkap interior. Menariknya lagi, Classic Karpet menggunakan campuran bahan daur ulang sehingga lebih ramah lingkungan.
Trapo Classic bisa Anda dapatkan dengan harga sekitar Rp400 ribuan.
Bagi Anda yang mencari karpet alas mobil Avanza dengan berbagai pilihan warna, maka bisa mempertimbangkan karpet Comfort.
Comfort menghadirkan beragam desain dan warna sehingga bisa Anda sesuaikan dengan nuansa kabin untuk meningkatkan estetika. Sebagai contoh memilih varian warna karpet yang serasi dengan jok.
Deluxe Mat dari Comfort terbuat dari 100% PVC sehingga memiliki kemampuan baik dalam meredam kebisingan. Bahan yang berkualitas tinggi membuat karpet bisa awet untuk waktu lama.
Perawatannya juga mudah karena PVC sifatnya waterproof. Comfort Deluxe Mat juga menawarkan kenyamanan ekstra dengan fitur anti selip, heel pad, dan anti bakteri.
Dari segi harga, Comfort Deluxe Mat tergolong lumayan mahal. Anda perlu merogoh kocek mulai dari Rp1,45 juta untuk membeli karpet ini.
3. Karpet Mobil Haima
Haima bisa jadi opsi ideal sebagai karpet mobil Avanza Anda. Karpet ini berupa tipe full cover sehingga mampu menutupi seluruh bagian lantai kabin.
Proses pembersihan karpet Haima juga mudah. Cukup dengan menggunakan vacuum cleaner untuk menyedot kotoran kemudian lap dengan kain basah.
Selain memberikan solusi untuk menjaga kebersihan seluruh lantai, karpet Haima juga memiliki beberapa varian warna menarik. Contoh variannya antara lain Super Black, Coffee, dan Black-Red.
Terbuat dari bahan berkualitas tinggi, karpet Haima dibanderol dengan harga cukup mahal, mulai dari Rp1,24 juta.
4. Karpet Ion Mat
Merk Ion Mat patut masuk daftar karpet mobil paling recommended. Karpet Ion Mat menawarkan kenyamanan maksimal karena terbuat dari bahan premium.
Desain karpet ini memungkinkan sirkulasi udara yang baik dan lebih sehat. Daya tarik utama dari karpet ini adalah kemampuan mencegah kotoran. Sehingga bisa membantu menjaga kabin mobil kesayangan selalu bersih.
Ion Mat merupakan karpet tipe universal yang mana memungkinkan penggunaan pada berbagai tipe mobil, termasuk Avanza bekas.
Untuk mendapatkan karpet All New Avanza premium dari Ion Mat, Anda perlu membayar sekitar Rp1,54 juta.
5. Karpet Mobil Avatar
Tidak ingin mengganti karpet bawah mobil Avanza bawaan pabrik?
Kalau begitu, Anda bisa memberikan perlindungan tambahan dengan melapisinya menggunakan karpet Avatar transparan.
Varian Clear karpet Avatar bersifat transparan. Jadi, Anda bisa tetap mempertahankan warna karpet dasar bawaan.
Karpet mobil merk Avatar terbuat dari material PVC berkualitas. Bahan tersebut bersifat anti air sehingga bisa Anda bersihkan dengan mudah. Karpet juga memiliki fitur anti selip yang membuat penggunaan lebih nyaman.
Selain varian Clear, Avatar menawarkan karpet dengan varian warna netral, yaitu Black, Beige, dan Grey. Merk karpet yang satu ini lebih ekonomis dengan harga mulai dari Rp200 ribuan.
Karpet merk Adventure menawarkan deretan fitur modern untuk membantu memelihara kebersihan kabin mobil kesayangan Anda. Termasuk dalam fitur unggulan karpet ini adalah anti odor yang menghindarkan muncul bau tidak sedap.
Kemudian, ada juga fitur anti bakteri yang mencegah kuman tumbuh pada karpet mobil.
Bahan utamanya sendiri berupa PVC non-toxic yang terjamin aman. Penggunaan bahan tersebut juga membuat karpet mudah untuk dibersihkan.
Selain kuat dan elastis, karpet mobil Adventure memiliki fitur anti slip yang meningkatkan kenyamanan penggunaan. Untuk mendapatkan karpet ini, Anda cukup membayar sekitar Rp450 ribu – Rp1,5 juta.
7. Pro Master Honeycomb
Sorotan utama dari karpet Pro Master Honeycomb yaitu fitur penyerapan yang mampu mencegah debu berterbangan alam ruang kabin. Kehadiran fitur tersebut membuat udara dalam mobil menjadi lebih bagi untuk kesehatan.
Merk karpet mobil ini juga menambahkan fitur anti bau dan anti selip untuk memaksimalkan kenyamanan.
Karpet Pro Master Honeycomb terbuat dari bahan EVA foam yang memberikan karakteristik lentur, kuat, tapi ringan. Hal ini menjadi keunggulan yang patut Anda perhatikan karena memudahkan perawatan.
Harga karpet mobil Avanza merk Pro Master Honeycomb adalah mulai dari Rp250 ribuan.
8. Karpet Carstorm
Carstorm termasuk merk yang tidak boleh lewatkan ketika mencari karpet mobil Avanza terbaik.
Merk karpet ini menawarkan ketahanan yang luar biasa dengan fitur waterproof dan fireproof. Ya, karpet bukan hanya tahan debu dan air, melainkan juga punya ketahanan terhadap api.
Desain bagian pinggir karpet Carstorm berbentuk lebih tinggi menyerupai mangkuk. Desain khas ini memungkinkan karpet mampu menampung berbagai partikel kotoran dengan lebih baik.
Karpet tipe tray mat ini juga sudah dilengkapi lapisan anti slip pada permukaan bagian bawah.
Carstorm menawarkan beragam varian warna yang bisa Anda pilih sesuai selera, antara lain Brown, Red, Grey, dan Coffee. Anda sudah bisa mendapatkan karpet Carstorm dengan membayar sekitar Rp240 ribuan.
Meskipun sering disepelekan, kondisi karpet dan lantai kabin berperan signifikan bagi kenyamanan berkendara. Maka dari itu, pengecekan sebelum pembelian mobil perlu mencakup bagian lantai.
CarsGallery merupakan tujuan tepat bagi Anda untuk mendapatkan mobil bekas berkualitas. Semua mobil dari CarsGallery sudah melalui pemeriksaan dan mendapatkan jaminan berupa garansi. Yuk, cek langsung pilihan mobil CarsGallery.
FAQ
Karpet mobil bihun terbuat dari bahan apa?
Biasanya karpet bihun menggunakan bahan PVC.
Apa bedanya karpet dasar dengan karpet pelapis mobil?
Karpet dasar menutupi seluruh bagian mobil dan biasanya sudah tersedia sebagai bawaan pabrik. Sementara itu, karpet pelapis memberikan perlindungan tambahan bagi karpet dasar.
Bagus mana antara karpet berbahan beludru dan PVC?
Tergantung preferensi. Karpet beludru menghadirkan kesan mewah dan mampu meredam suara dengan baik, tapi perawatannya lebih sulit. Sementara karpet PVC lebih mudah untuk Anda bersihkan.
Kenapa karpet berlapis lebih dianjurkan?
Karena struktur karpet mobil Avanza berlapis membuat perawatan lebih mudah karena tidak perlu sering dibersihkan. Tipe karpet berlapis juga memberikan perlindungan yang lebih baik dalam mencegah lantai mobil terkena kotoran.
Erwin Juntoro memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun di bidang otomotif. Ia menyukai aktivitas memperbaiki, memodifikasi dan tune-up mobil. Selalu update seputar mobil konvensional hingga mobil listrik terbaru.
Filter AC mobil Avanza merupakan salah satu komponen penting untuk menunjang kenyamanan. Maka, demi menjaga kinerjanya, penting untuk melakukan pembersihan dan penggantian secara rutin.
AC sendiri merupakan komponen krusial agar pengendara dan penumpang merasa nyaman ketika dalam perjalanan. Otomatis, sangat perlu untuk membersihkan atau mengganti filternya secara rutin karena berbagai alasan.
Artikel ini akan menjelaskan bagaimana caranya membersihkan filter AC mobil, khususnya Avanza. Setelahnya, kami akan jelaskan cara mengganti filter AC secara mandiri.
Mengapa Membersihkan dan Mengganti Filter AC Mobil Avanza Rutin Penting?
Lantas, mengapa dua tindakan perawatan ini sangat penting dilakukan secara rutin? Berikut adalah berbagai alasannya:
1. Meningkatkan Kualitas Udara
Sudah pasti jika filter AC bersih, kualitas udara yang keluar menuju kabin mobil akan bersih. Maka dari itu, filter harus bebas dari berbagai polutan seperti debu, kotoran, dan serbuk sari.
2. Mencegah Kerusakan pada Sistem AC
Selanjutnya, jika AC terus kotor tanpa penanganan, kemungkinan besar akan terjadi sumbatan, Sumbatan tersebut justru akan membuat AC harus bekerja lebih keras. Kalau terus begini, bukan tidak mungkin sistem AC secara keseluruhan akan rusak.
3. Meningkatkan Efisiensi Bahan Bakar
Terkait dengan alasan sebelumnya, AC yang harus bekerja lebih keras karena sumbatan akan membuat boros energi dari bahan bakar. Oleh karena itu, AC dengan performa optimal akan membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar.
4. Mencegah Keluarnya Aroma Tidak Sedap
Bukan tanpa alasan mengapa seluruh pengendara dan penumpang tidak ingin kabin mobil dipenuhi aroma tidak sedap dari AC. Untuk menghindarinya, rutin membersihkan atau mengganti filter AC wajib dilakukan.
Panduan Cara Membersihkan Filter AC Mobil Avanza
Pertama-tama, mari mengetahui bagaimana caranya untuk membersihkan filter AC mobil Avanza. Anda bisa mengikuti setiap langkah berikut ini:
1. Persiapan
Pastikan Anda mematikan mesin mobil terlebih dahulu. Pasalnya, ini agar tidak terjadi korsleting pada sistem kelistrikan mobil, terutama pada komponen AC.
Sebelum menuju langkah selanjutnya, Anda bisa membaca buku panduan pemilik kendaraan terlebih dahulu. Tujuannya, agar bisa menemukan lokasi filter AC secara pasti.
2. Buka Laci Dashboard
Setelah semuanya sudah siap, Anda sudah bisa membuka laci dashboard mobil. Caranya, Anda akan menarik laci tersebut dengan menariknya dari sebelah kiri menuju atas.
Setelahnya, Anda bisa lanjut ke kanan hingga laci sudah lepas. Namun, lakukan langkah ini secara perlahan dan berhati-hati agar menghindari terjadinya kerusakan atau patah.
Langkah selanjutnya dalam cara bersihkan filter AC mobil Avanza adalah benar-benar mengeluarkan filter AC dari dashboard. Lebih tepatnya, Anda akan melihat kompartemen filter dan blower AC yang terletak saling bertumpuk,
Umumnya, filter AC terletak di bagian atas. Kemudian, Anda harus membuka sistem pengunci berupa knop pada bagian sisi boks filter. Setelah terbuka, filter AC akan terlihat berbentuk persegi berwarna putih dengan begitu banyak lipatan di dalamnya.
Kini, saatnya untuk mengeluarkan filter AC tersebut dari tempatnya secara perlahan. Jadi, Anda harus mengeluarkannya secara perlahan agar cairan yang telah bercampur dengan kotoran tidak tumpah dan berserakan pada komponen lainnya.
4. Lakukan Proses Pembersihan Filter AC Mobil Avanza
Selanjutnya, saatnya untuk membersihkan filter AC mobil itu sendiri. Kebanyakan panduan yang tersebar di internet menyebutkan Anda bisa merendamnya air sabun. Tetapi, hal ini tidak disarankan.
Mengapa demikian? Sebab, filter AC memiliki bulu halus yang berfungsi menangkal debu. Jika bulu halus terkena rendaman air sabun, terdapat peluang besar terjadi kerusakan pada bulu halus tersebut sehingga menurunkan kinerja filter AC mobil.
Alih-alih merendamnya pada air sabun, cukup gunakan sikat berbulu halus. Sikat secara perlahan agar debu dan kotoran yang menempel di filter AC mobil bisa rontok.
Alangkah lebih baik lagi Anda memiliki compressor. Pasalnya, alat tersebut bisa meniup debu dan kotoran lebih maksimal dari filter AC. Alternatifnya, Anda bisa menggunakan vacuum cleaner.
5. Pasang Kembali Filter
Langkah terakhir dalam membersihkan filter AC mobil Avanza adalah memasangnya kembali. Pastikan dulu apakah komponen tersebut benar-benar bersih. Setelah itu, Anda bisa memasangnya kembali secara perlahan ke posisi yang tepat.
Kunci kembali sistem pengunci laci dashboard secara kencang begitu filter AC mobil sudah terpasang. Kemudian, Anda baru bisa mencoba menyalakan mesin mobil untuk melihat performa AC.
Jika terjadi penurunan performa AC mobil, ada kemungkinan Anda harus mengganti filter dengan yang baru. Biasanya, penggantian filter AC harus dilakukan setiap 6-12 bulan atau 10 ribu-15 ribu km. Berikut adalah setiap langkahnya:
1. Perhatikan Bagian Dalam Tempat Laci
Langkah pertama dalam cara ganti filter AC mobil Avanza adalah membuka dashboard mobil untuk melepaskan filter AC lama. Lakukan langkah yang sama persis seperti saat akan membersihkan filter AC mobil tersebut.
Buka kunci pengaman tersebut dan lepaskan laci itu. Laci tersebut bisa Anda taruh dan bersihkan terlebih dahulu sebelum benar-benar melepas filter AC mobil.
2. Ambil Filter AC Mobil Lama
Kemudian, tarik filter AC mobil secara perlahan. Utamanya, Anda harus mengganti komponen tersebut jika warna sudah lebih gelap dan tampak sulit untuk dibersihkan.
Setelah terlepas, jangan buru-buru membuatnya ke tempat sampah. Pasalnya, dalam kotoran di filter AC, terdapat bahan kimia berbahaya bagi lingkungan hidup. Anda harus membawanya ke tempat daur ulang.
Inilah tahap utama untuk ganti filter AC Avanza, yakni memasang filter yang baru. Seperti melepas yang lama, pasanglah filter tersebut secara perlahan dan hati-hati.
Tentunya, filter tersebut harus terpasang secara rapat dan sesuai posisinya, tepatnya pada tanda panah di filter. Jangan lupa untuk memperhatikan sudah tidak ada celah antara filter dan lacinya.
4. Pasang Kembali Laci Dashboard
Jika kedua hal tersebut sudah terpenuhi, saatnya untuk memasang kembali laci dashboard. Lakukanlah sama seperti saat tahap terakhir membersihkan filter AC mobil Avanza.
Kunci kembali sistem pengunci pada laci dashboard begitu terpasang secara aman. Perhatikan apakah sudah tidak ada celah yang menandakan laci tidak terpasang secara pas.
Begitu laci sudah terpasang dengan tepat, Anda bisa mengetes kinerja AC dengan menyalakan mesin mobil. Jika udara yang keluar sudah bersih dan tidak memunculkan aroma tak sedap, AC mobil Anda siap untuk terpakai!
Demikianlah pembahasan tentang filter AC mobil Avanza beserta panduan untuk membersihkan dan menggantinya. Pastikan Anda melakukan keduanya secara rutin.
InginToyota Avanza seharga 70 jutaan berkualitas? CarsGallery memiliki MPV bekas dari tipe favorit seperti Avanza dan Xenia! Semuanya sudah terjamin lulus inspeksi.
Kunjungi CarsGallery untuk menikmati kemudahan beli kendaraan diplatform mobil bekas online!
FAQ
Bisakah membersihkan filter AC mobil menggunakan air sabun?
Cara ini tidak disarankan. Cukup gunakan sikat berbulu lembut dan halus atau compressor.
Kapan waktu yang tepat untuk mengganti filter AC Toyota Avanza?
Kebanyakan teknisi menyarankan penggantian filter AC mobil harus setiap 6-12 bulan atau 10 ribu-15 ribu km
Mengapa tidak boleh langsung buang filter AC mobil lama?
Filter AC mobil lama memiliki kandungan bahan kimia yang dapat merusak lingkungan hidup.
Erwin Juntoro memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun di bidang otomotif. Ia menyukai aktivitas memperbaiki, memodifikasi dan tune-up mobil. Selalu update seputar mobil konvensional hingga mobil listrik terbaru.
Toyota Avanza memang sudah terkenal sebagai salah satu mobil best seller di Indonesia. Tetapi tidak banyak orang yang mengetahui berapakah berat mobil Avanza. Padahal hal ini penting karena beberapa alasan tertentu.
Avanza sendiri terkenal sebagai mobil keluarga yang memiliki serangkaian keuntungan sehingga menjadikannya sebagai salah satu yang terlaris. Mulai dari eksterior atraktif, interior nyaman, hingga performa mumpuni sebagai mobil jenis MPV.
Harganya yang cukup ekonomis, baik baru atau bekas, juga menjadikannya pilihan bagi keluarga Indonesia. Sayangnya, banyak pemilik justru tidak mementingkan berapa sebenarnya berat dari mobil ini.
Mengapa mengetahui berat sebuah mobil seperti Avanza sangat penting? Pasalnya, hal ini sangat relevan dalam berbagai hal seperti performa, manuverabilitas, keamanan, dan efisiensi bahan bakar.
Berapa Berat Mobil Avanza?
Pertama, berapakah berat Toyota Avanza secara keseluruhan? Berdasarkan berbagai sumber, berat kosong Avanza tercatat kurang lebih 1.100 sampai 1.300 kilogram atau lebih tepatnya 1,1 sampai 1,3 ton.
Tentunya, setiap varian memiliki berat yang berbeda, terutama mengingat konfigurasi dan berbagai fiturnya. Lebih tepatnya, satu varian di atas sebuah varian memiliki berbagai fitur tambahan.
Apalagi, umumnya Avanza memiliki dimensi panjang 4,19 m, lebar 1,66 m, dan tinggi 1,69 m. Ini menunjukkan kabinnya cukup lega dengan kapasitas penumpang hingga 7 orang.
Seperti yang sudah disebutkan, terdapat berbagai hal yang berdampak pada berat Toyota Avanza tergantung variannya. Berikut adalah berbagai hal yang mempengaruhi berat mobil ini:
1. Tipe Mesin
Pertama, Avanza telah memiliki dua opsi tipe mesin. Salah satunya adalah mesin 1NR-VE 1.329 cc 4 silinder. Mesin tersebut bisa menghasilkan tenaga maksimal 98 PS pada 6.000 rpm dan torsi maksimal 12,4 Kgm pada 4.200 rpm.
Satu lagi opsi tipe mesin adalah 2NR-VE 1.497 cc 4 silinder. Mesin tersebut bisa menghasilkan tenaga maksimal 106 PS pada 6.000 rpm. Sementara torsi maksimalnya tercatat mencapai 14 Kgm pada 4.200 rpm.
Mari perhatikan kapasitas kedua mesin tersebut. Dari situ, terlihat perbandingan bahwa pilihan kedua memiliki beban lebih berat. Kesimpulannya, semakin besar kapasitas mesin, semakin bertambah berat mobil tersebut.
2. Transmisi
Tidak hanya tipe mesin, pilihan transmisi juga berdampak pada kapasitas berat mobil Avanza. Avanza tersedia dalam dua transmisi pada umumnya, yakni manual dan matic. Biasanya, transmisi manual tersedia dengan harga lebih terjangkau.
Sudah menjadi rahasia umum bahwa komponen mobil matic secara keseluruhan terlihat lebih kompleks. Maka dari itu, ini juga berdampak pada bobotnya secara keseluruhan.
Pada dasarnya, kinerja mobil matic sendiri juga lebih berat daripada mobil manual. Lantas, ini sekaligus menambah beban kerja bagi mobil.
Selanjutnya, berbagai fitur ikut menjadi faktor yang berdampak pada berat Toyota Avanza. Otomatis, terdapat komponen tambahan yang akan menunjang berbagai fitur tersebut.
Mari ambil All New Avanza 1.5 G CVT TSS sebagai varian tertinggi sebagai contoh. Varian yang juga terkenal dengan tipe G matic tersebut memiliki berbagai tipe tambahan seperti head unit touchscreen dengan dukungan koneksi Bluetooth dan USB.
Untuk fitur keamanannya sendiri sudah termasuk Toyota Safety Sense (TSS) khasnya. Fitur canggih tersebut telah mencakup Pre-Collision System, Automatic High Beam, dan Lane Departure Alert.
Sementara itu, tipe E hanya memiliki fitur hiburan dan keamanan mendasar seperti Dual SRS Airbag, ABS, EBD, dan 3-Point Seatbelt. Secara keseluruhan, ini memperlihatkan tipe E memiliki bobot lebih ringan.
Pengaruh Berat Avanza pada Aspek Tertentu
Berdasarkan ketiga hal tersebut, berat dari Toyota Avanza akan memberi pengaruh pada dua aspek penting, yakni performa dan keamanan:
1. Performa
Pertama, performa akan sangat berdampak dari beban mobil secara keseluruhan. Performa ini merujuk pada efisiensi konsumsi bahan bakar, akselerasi, dan manuverabilitas.
Artinya, semakin berat sebuah mobil, aspek ketiga hal ini akan berkurang. Efisiensi konsumsi bahan bakar akan berkurang, serta kemampuan akselerasi dan manuverabilitas juga akan berkurang.
Meski begitu, bobot mobil yang semakin tinggi juga akan meningkatkan kenyamanan dan stabilitas dalam berkendara. MisalnyaAvanza bekas di bawah 100 juta rupiah memiliki bobot tertentu yang menguntungkan dalam akselerasi.
Pada aspek keamanan, sudah terlihat kehadiran fitur tambahan menambah bobot mobil secara keseluruhan. Terkait dengan poin sebelumnya, mobil dengan bobot lebih besar akan memiliki daya tahan dan stabilitas lebih tinggi.
Namun, ada juga alasan mengapa berlakunya aturan batas berat maksimal barang bawaan dalam mobil. Artinya, semakin berat bobot mobil secara keseluruhan termasuk barang bawaan, semakin berdampak pula aspek keamanan.
Sayangnya, dampak ini bisa berdampak fatal. Oleh karena itu, kemampuan kontrol dan jarak pengereman dapat berkurang, sehingga menambah peluang risiko kecelakaan.
Demikianlah pembahasan tentang berat mobil Avanza. Jangan lupa untuk selalu memperhatikan aspek yang satu ini demi alasan kenyamanan, keamanan, dan keselamatan.
Ingin membeli Toyota Avanza bekas berkualitas dan telah lulus inspeksi? KunjungiCarsGallery sekarang juga!
Erwin Juntoro memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun di bidang otomotif. Ia menyukai aktivitas memperbaiki, memodifikasi dan tune-up mobil. Selalu update seputar mobil konvensional hingga mobil listrik terbaru.
Sebelum membeli mobil Avanza, Anda harus tahu berapa ukuran garasi mobil Avanza yang tepat. Ukuran garasi ini penting supaya mobil yang baru Anda beli mendapat perlindungan baik ketika tidak sedang digunakan.
Garasi yang ukurannya tepat akan membuat Anda bisa keluar masuk dengan mudah. Mobil juga terlindungi dari panas, hujan, kelembaban dan juga pencurian.
Mengingat Avanza hadir dalam beberapa generasi dengan ukuran yang berbeda-beda, berapakah ukuran garasinya yang tepat? Kami akan menjabarkan berapa ukuran tepatnya agar Anda bisa membangun garasi dengan mudah.
Cara Menentukan Ukuran Garasi yang Ideal
Ada ukuran ideal yang harus Anda perhatikan setiap ingin membuat garasi mobil. Ukuran ini adalah jarak antara mobil dengan dinding atau lemari penyimpanan di garasi.
Idealnya, setiap sisi mobil baik itu bagian sisi depan, belakang, kanan dan kiri memiliki jarak sekitar 76-80 cm. Ini adalah jarak standar yang harus Anda ikuti dan tidak boleh kurang.
Lebih baik lagi jika Anda membuatnya menjadi 100-130 cm dari panjang, lebar dan tinggi mobil. Kehadiran jarak ini akan membuat Anda bisa bermanuver saat parkir dan keluar garasi.
Jarak ideal inilah yang akan memudahkan Anda membuka pintu dan keluar mobil, sehingga pintu mobil tidak terkena dinding yang bisa menciptakan lecet.
Cara mengukur garasi yang tepat adalah dengan menambahkan dimensi mobil dengan standar ukuran ideal ini. Jadi, Anda harus tahu terlebih dahulu berapa ukuran dimensi mobil sebelum membelinya.
Rekomendasi Ukuran Garasi Mobil Avanza Semua Generasi
Toyota Avanza adalah mobil MPV yang memiliki body cukup bongsor dan panjang. Sejak rilis 2003 hingga sekarang, ada setidaknya tiga generasi yang hadir dan kini banyak tersedia di pasaran mobil bekas.
Ukuran mobil Avanza lama tahun 2003 dan generasi ketiga tahun 2021 memiliki ukuran yang sedikit berbeda. Apabila Anda ingin membuat garasi, maka ikuti rekomendasinya berikut:
1. Generasi Pertama
Pada generasi pertama yang rilis dari 2003 hingga 2011 ini memiliki dimensi 4.120 mm X 1.630 mm X 2.655 mm.
Jika mengacu pada ukuran garasi 1 mobil Avanza yang ideal maka dimensi ini harus anda tambahkan 76-80 cm. Maka ukuran minimal garasi yang harus Anda miliki adalah 5 m X 2 meter.
Rilis tahun 2011, pada generasi ini Avanza memiliki dimensi sama yaitu 4.120 mm X 1.630 mm X 2.655 mm. Mengikuti dimensinya, artinya Anda membutuhkan garasi dengan ukuran 5 m X 2m.
Terkenal dengan nama Toyota Veloz yang merupakan generasi ketiga Avanza dan rilis sejak November 2021. Dimensi Toyota Veloz jauh lebih besar yaitu 4.395 mm X 1.730 mm X 1.700 mm.
Karena dimensinya lebih besar, ukuran garasi mobil Avanza Veloz yang ideal juga harus menyesuaikan. Anda setidaknya harus membuat garasi dengan panjang 6 meter dan lebar 2 meter.
Selalu perhatikan ukuran garasi mobil Avanza ini dan pastikan untuk menggunakan ukuran minimalnya. Jangan sampai Anda justru memilih ukuran yang lebih kecil lagi, karena bisa mengakibatkan mobil tidak terparkir dengan baik.
Selain memperhatikan ukuran ideal garasi mobil Avanza, ada beberapa tips penting yang harus Anda ikuti saat membangun garasi sebagai berikut:
1. Perhatikan Jarak dan Penempatan Lemari atau Kabinet
Seringkali Anda membutuhkan lemari untuk menempatkan perkakas garasi, tetapi pastikan jaraknya tetap minimal 76 cm dari mobil.
Penempatannya juga sebaiknya tidak dekat dengan pintu mobil. Anda bisa menempatkannya di sisi depan atau belakang mobil.
2. Ciptakan Ventilasi yang Baik pada Garasi
Ventilasi udara pada garasi akan menjaga kelembaban dalam ruangan. Mobil pun tidak akan mudah berjamur karena ruangan yang terlalu lembab.
Mobil yang baru saja diparkir juga biasanya mengeluarkan panas dari mesin yang harus dikeluarkan suhunya melalui ventilasi udara.
3. Memasang Lantai Kokoh dengan Tekstur Kasar
Bagian lantai sering tampak sepele, tetapi memegang peranan besar karena akan menopang beban mobil yang besar. Oleh karena itu, Anda harus memilih lantai yang sifatnya kokoh.
Pilih juga lantai dengan tekstur kasar agar ban mobil tidak mudah tergelincir karena air. Lantai yang kasar juga akan memudahkan Anda membersihkannya ketika terdapat tetesan oli atau minyak.
Mengetahui berapa ukuran garasi mobil Avanza yang tepat bermula dari informasi dimensi mobilnya. Sisanya Anda tinggal menambahkan 76-80 cm yang menjadi ruang penting.
Sambil mempersiapkan garasi yang ideal, Anda bisa memilih mobil Avanza bekas atau merek lainnya di CarsGallery. Cukup dengan satu platform saja Anda sudah bisa menjelajahi banyak pilihan mobil bekas dari harga, merek, dan tahun keluaran.
Cek sekarang juga, siapa tahu ada mobil impian Anda menanti di CarsGallery.
Erwin Juntoro memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun di bidang otomotif. Ia menyukai aktivitas memperbaiki, memodifikasi dan tune-up mobil. Selalu update seputar mobil konvensional hingga mobil listrik terbaru.