Aki Mobil Ertiga Terbaik dan Cara Merawatnya agar Awet 

Aki mobil Ertiga sudah mulai soak sehingga mengganggu aktivitas berkendara Anda? Aki yang sudah tidak bisa menyimpan daya akan mengganggu sistem kelistrikan mobil. 

Mobil mulai susah dinyalakan, lampu tampak redup dan paling berbahaya jika mobil mogok di tengah jalan. Tidak ingin mobil kesayangan Anda mengalami kerusakan lebih parah pada sistem kelistrikan? Sebaiknya mulailah mencari aki baru. 

Ada banyak pilihan aki untuk mobil Ertiga yang beredar di pasaran. Anda hanya perlu memilih berdasarkan tipe, merek, harga hingga garansi yang tersedia. 

Pilihan Aki Mobil Ertiga yang Bagus 

Suzuki Ertiga memiliki aki dengan ukuran relatif kecil, yaitu daya listrik 35 ampere. Jadi, Anda tidak akan kesulitan untuk mencari aki terbaik yang mampu menggantikan aki lama. 

Berikut ini beberapa rekomendasi aki mobil Ertiga yang bisa Anda peroleh:

1. GS Astra 

Rekomendasi yang pertama ini tentu sudah tidak asing lagi, bukan? Aki GS Astra menjadi pilihan terbaik pertama, karena tersedia dalam aki kering, basah dan hybrid. 

Jika Anda ingin aki yang paling murah, bisa memilih GS Astra aki kering dengan harga mulai dari Rp725.000. Sedangkan untuk aki basah mulai dari Rp925.000. 

Pertimbangkan juga untuk membeli aki GS Astra Hybrid yang sudah memiliki teknologi Maintenance Free, jadi tidak ada perawatan tambahan. Kapasitasnya juga lebih tinggi hingga 45 ampere. 

Khusus untuk harga aki GS Astra, Anda harus mengeluarkan biaya mulai dari Rp900.000. Selain itu, aki GS Astra juga banyak tersedia dan sudah lengkap pula dengan garansi. 

Baca juga: Aki Mobil Tekor? Ini Cara Atasinya

2. Yuasa MF 

Aki rekomendasi selanjutnya, ada dari Yuasa MF yang juga terkenal sebagai aki mobil terbaik. Yuasa MF juga tersedia dalam dua pilihan, yaitu aki kering dan aki basah. 

Khusus untuk aki basah, harganya mulai dari Rp690.000 dan aki kering sekitar Rp850.000. Harganya masih lebih murah dibandingkan GS Astra, sehingga bisa jadi pilihan Anda. 

Usia pakai dari aki yang juga sudah mendapatkan garansi ini tergolong lama. Yuasa MF juga sudah menggunakan Maintenance Free. 

3. Amaron 

Salah satu pesaing dari GS Astra, adalah Amaron yang menyediakan aki kering dengan harga Rp850.000 dan aki basah Rp975.000-an. Khusus Amaron, Anda juga bisa upgrade aki ke 45 ampere karena memiliki dudukan yang sama pada Ertiga. 

Kelebihan dari Amaron adalah sudah memiliki teknologi Silven X Alloy yang membuat aki lebih tahan korosi. Hal inilah yang juga bisa mempengaruhi umur aki mobil Ertiga menjadi lebih lama. 

Baca juga: Mengenal Setiap Perbedaan Tipe Ertiga, Wajib Tahu!

4. Incoe NSL60L

Merupakan salah satu jenis aki Normal Sealed yang harganya terjangkau dan tersedia dalam 45 ampere. Harganya untuk aki basah mulai dari Rp400.000 sedangkan aki kering Rp500.000-an. 

Pilihan yang sangat ekonomis ketika Anda membutuhkan aki untuk mobil Ertiga di saat mendesak. Usia pakainya cukup standar yaitu sekitar 1 sampai 1,5 tahunan. 

5. Motive 

Aki selanjutnya untuk Ertiga yang juga menarik untuk Anda pertimbangkan adalah Motive dengan daya 45 ampere. Aki ini sudah memiliki teknologi EXG yang akan meningkatkan performa daya listrik dan usia aki. 

Jika Anda lebih sering menggunakan mobil untuk ke luar kota atau pemakaian yang intens, maka aki ini lebih cocok. Harga aki basahnya mulai dari Rp800.000, dan harga aki kering sekitar Rp1.000.000-an. 

Baca juga: Pilih Avanza Bekas atau Ertiga Bekas? Ini 6 Pertimbangannya!

Perawatan Aki Mobil All New Ertiga agar Awet 

Penggunaan aki Ertiga bensin maupun diesel sama saja. Anda bisa memilih sesuai dengan preferensi dan isi kantong. Namun, supaya aki lebih awet, beberapa hal berikut bisa diikuti:

  • Pastikan untuk membeli aki dengan beban yang sesuai, yaitu 35-45 ampere. 
  • Jangan lupa untuk memanaskan mobil secara berkala minimal 5 menit sebelum berkendara. 
  • Jika perlu, lepaskan kabel aki ketika Anda tidak menggunakan mobil dalam waktu yang lama. 

Ada cukup banyak aki mobil Ertiga yang bisa Anda pilih dan pastikan untuk membeli yang paling berkualitas. 

Bagi Anda yang ingin membeli mobil Ertiga bekas dengan kondisi terbaik, bisa langsung mengunjungi CarsGallery. Selain Ertiga, Anda juga bisa memilih tipe mobil lainnya yang sudah melewati banyak proses inspeksi profesional. 

Cek mobil impian Anda di CarsGallery sekarang dan dapatkan pilihan terbaiknya. 



Ini Perbedaan Ertiga GL dan GX, Awas Salah Pilih!

Suzuki Ertiga masih menjadi primadona mobil keluarga di Indonesia sampai saat ini. Anda yang tertarik membelinya, harus tahu dulu apa saja perbedaan Ertiga GL dan GX yang menjadi varian tertingginya. 

Pasalnya, Toyota meluncurkan tiga varian, yaitu tipe GA yang terendah dan tipe tertinggi GL serta GX yang terus bersaing. Dengan tampilannya yang sekilas mirip, masih banyak yang kerap salah pilih. 

Jadi, pastikan Anda mencermati perbedaan keduanya ini agar bisa memilih dengan tepat. 

5 Perbedaan Ertiga GL dan GX dari Eksterior hingga Harga 

Sampai saat ini, Suzuki Ertiga masih terus bersaing dengan merek sejajaran, seperti Toyota Veloz atau Mitsubishi Xpander. Namun, untuk pasaran mobil bekas, Suzuki Ertiga lebih laris karena harganya yang sangat terjangkau.

Selain itu untuk Ertiga varian GL dan GX sudah menggunakan mesin berkode K15B yang terkenal irit. Lalu, apa perbedaan Ertiga GL dan GX? Berikut perbedaannya yang bisa Anda simak:

1. Eksterior 

Kedua tipe mobil memiliki dimensi yang sama, yaitu 4.395 X 1.735 X 1.690 dengan desain yang kekinian dan modern. Hal ini bisa terlihat dari penggunaan lampunya yang sudah berjenis halogen dengan model proyektor. 

Kesan modern juga semakin kuat dengan adanya grill dan garnish aksen kromium di bagian belakang. Namun, jika memperhatikan pada bagian lampu belakang, Ertiga tipe GL tidak memiliki light guide.

Pada bagian depannya juga belum memiliki fog lamp seperti halnya pada tipe GX. Perbedaanya juga terdapat pada bagian spion samping, di mana tipe GL masih manual, sedangkan tipe GX sudah elektrik. 

Baca juga: Mengenal Setiap Perbedaan Tipe Ertiga, Wajib Tahu!

Beralih ke bagian gagang pintu, Ertiga tipe GL memiliki warna yang tidak sama dengan bodi mobil. Hal ini membuat kesan elegannya sedikit berkurang, ditambah lagi belum menggunakan fitur smart key

Berbeda dengan Ertiga tipe GX yang memiliki handle pintu dengan lapisan krom, sehingga membuatnya semakin mewah. Pada bagian peleknya, kedua masih sama yaitu menggunakan ukuran 15 inci dengan ban 185/ 65. 

2. Interior 

Masuk ke bagian interior, Anda akan lebih merasakan perbedaan All New Ertiga GL dan GX. Di varian GL, kabin terasa lebih sederhana karena penggunaan warna yang pucat dari abu-abu dan beige di bagian jok. 

Padahal di tipe GX, tampilannya sangat mewah dengan perpaduan warna hitam yang gelap. Ditambah lagi, terdapat panel kayu yang membuat interior tampil mewah yang klasik. 

Kenyamanan interior juga terasa pada bagian kursi pengemudi. Varian GL masih belum memiliki fitur Seat High Adjuster yang membuat kursi bisa naik turun sesuai kebutuhan driver

Fitur tersebut hanya tersedia di tipe GX yang paling tinggi. Jika memperhatikan pada bagian dashboard, Anda tidak akan menemukan Tweeter Di bagian kanan dan kirinya untuk tipe GL. 

Baca juga: Pilih Avanza Bekas atau Ertiga Bekas? Ini 6 Pertimbangannya!

3. Fitur 

Kenyamanan berkendara modern ini sangat dipengaruhi oleh fitur hiburan. Beda Ertiga GX dan GL juga bisa dilihat dari fitur-fitur yang berada dalam kabin. 

Tipe GL yang lebih rendah memiliki fitur yang lebih minim, seperti belum memiliki tombol audio di bagian setirnya. Head unit yang digunakan sama-sama berukuran 9 inci, tapi di tipe GL masih menggunakan model biasa, bukan monitor. 

Di bagian AC, tipe GL masih mengadopsi bentuk putar yang hanya bisa mengatur angin dua mode saja. Fitur yang masih minim di tipe GL adalah masih belum bisa menyalakan mesin dengan otomatis melalui tombol. 

Ada satu fitur menarik yang tersedia di tipe GX, yaitu cup holder yang sudah memiliki ventilasi dengan tujuan mendinginkan minuman kaleng. 

Baca juga: 9 Model Mobil Perkotaan dari Suzuki, Gesit dan Irit BBM!

4. Keamanan 

Perbedaan Ertiga GL dan GX selanjutnya juga bisa Anda simak dari segi fitur keamanannya. Keduanya sudah memiliki keamanan standar, seperti  airbags dan juga pengereman ABS-EBD. 

Hanya saja, khusus untuk varian GL belum memiliki dual airbags di bagian kemudi dan dashboard penumpang. Selain itu, di tipe GL belum memiliki ABS-EBD dan terlihat di samping kiri mesin. 

Dua mobil Suzuki ini juga belum menggunakan Electronic Stability Program (ESP), tapi dengan keamanan standarnya masih cukup baik. Kelebihan dari segi keamanan di tipe GX yang bisa Anda soroti adalah fitur tambahannya. 

Mulai dari fitur sensor parkir belakang, immobilizer hingga alarm anti maling tersedia di tipe GX. Tambahan fitur ini bisa membuat Anda merasa aman ketika parkir di manapun. 

5. Harga 

Perbedaan Suzuki Ertiga GX dan GL tentunya tidak terlepas dari segi harga. Untuk harga baru OTR Jakarta, varian GL AT mulai dari Rp130 jutaan dan GL MT adalah Rp150 jutaan. 

Sedangkan harga untuk tipe GX AT ada di angka Rp150 jutaan dan GX MT bisa sampai Rp200 jutaan. Ada juga harga bekasnya yang bisa dikatakan masih cukup murah. 

Contohnya, untuk varian GX MT keluaran tahun 2012, harganya bisa sekitar Rp95 jutaan. Pada varian GL MT keluaran tahun 2015, harganya sekitar Rp110 jutaan saja. 

Mengingat harganya yang sangat murah ini, tidak mengherankan jika Suzuki Ertiga sangat laris di pasaran mobil bekas. 

Sudah tahu apa saja perbedaan Ertiga GL dan GX? Jadi, manakah yang akan Anda pilih? Apapun pilihannya, pastikan Anda mengunjungi tempat jual beli mobil bekas, seperti CarsGallery yang super lengkap. 

Kami menyediakan mobil bekas pilihan yang berkualitas, karena telah melewati prosedur inspeksi yang ketat. Anda akan mendapatkan mobil berkualitas tinggi tanpa rugi. 

Kunjungi CarsGallery sekarang untuk mendapat mobil impian Anda.

Toyota Hilux Rangga Resmi Meluncur, Segini Harganya!

Toyota Hilux Rangga resmi meluncur di Indonesia pada Selasa, 15 Oktober 2024. PT Toyota Astra Motor (TAM) merilis kendaraan niaga barunya ini JIEXPO Convention Centre & Theater. 

Peluncurannya menjadi pengingat akan kejayaan Toyota Kijang Pick Up yang legendaris. PT TAM sebelumnya telah melakukan riset ke seluruh pelosok Indonesia untuk mendengarkan kebutuhan pelanggan akan kendaraan niaga. 

Memperhatikan pula karakter jalan yang dilalui hingga gaya hidup masyarakat pengguna mobil niaga. Jadilah, Toyota Hilux Rangga yang merupakan kendaraan spesial untuk mendukung beragam kebutuhan. 

Baca Juga: 5 Keunggulan Mitsubishi All New Triton, Wajib Beli?

Toyota Hilux Rangga Resmi Meluncur dengan Dua Jenis Mesin 

TAM menghadirkan dua jenis mesin pada mobil terbarunya ini. Pertama adalah mesin bensin berkode 1R-FE dengan kapasitas 2.000 cc. Sedangkan cc Toyota Hilux dengan mesin diesel adalah 2.400, dengan kode mesin 2GD-FTV. 

Pada varian mesin bensin, Hilux Rangga bisa menghasilkan tenaga hingga 139 PS pada torsi 183 Nm. Sedangkan untuk varian mesin dieselnya jauh lebih tinggi, yaitu memuntahkan tenaga hingga 149 PS dan torsi 343 Nm. 

Memperhatikan mesinnya, tidak heran memberikan nama Rangga, yang berasal dari bahasa Jawa yaitu Ronggo. Arti Ronggo sendiri adalah pahlawan atau hero, menggambarkan bahwa Hilux Rangga menjadi kendaraan yang tangguh. 

Hilux Rangga juga hadir dalam dua tipe transmisi, yaitu transmisi manual dengan 5 percepatan yang bisa untuk semua kondisi jalan. Kedua adalah transmisi otomatis dengan 6 percepatan yang cocok untuk mobilitas perkotaan maupun jarak jauh. 

Baca Juga: Bocoran 3 Mobil Baru Hyundai sebelum Akhir 2024

Desain, Dimensi dan Daya Angkut Toyota Rangga

Dari segi desain, TAM telah menciptakan bagian kabin dengan posisi duduk yang ergonomis. Kenyamanan pengemudi menjadi fokus utama sehingga bisa lebih produktif ketika berada di jalanan. 

Desain bagian luarnya tampak agresif dan kuat dengan gaya retro modern. Tulisan Toyota tidak ketinggalan disematkan pada grille dan bak belakang. 

Dimensi bak Hilux Rangga tergolong besar dengan ukuran 2.305 X 1.700 yang deknya lebih rata. Dimensi bak tersebut bisa mengangkut payload hingga 1,2 ton lebih atau bisa mengangkut 56 galon air mineral. 

Tidak sampai disitu, TAM juga menambahkan fitur berupa roof rack mounting point pada bagian atas kabin yang payload-nya 75 kg. Ada juga 8 hook di tutup bak sebelah kiri dan kanan dan 4 hook di pintu belakangnya. 

Baca juga: Honda Nissan dan Mitsubishi Resmi Beraliansi, Ini Kabarnya!

Tambahan fitur ini akan memudahkan konsumen untuk mengikat barang bawaan dengan aman. Memperhatikan Toyota Hilux review dari desain hingga mesinnya, bisa jadi mobil akan legendaris seperti Toyota Kijang Pick Up 1977. 

Apalagi dengan kebutuhan masyarakat Indonesia akan kendaraan niaga yang mampu memuat banyak beban. Toyota Hilux Rangga resmi meluncur dengan harga mulai dari 188 jutaan rupiah untuk seri mesin bensin standar. 

Varian tertingginya, yaitu Hilux Rangga diesel bisa mencapai 304,5 jutaan rupiah. 


Suzuki Burgman 150 Segera Meluncur, Saingi PCX dan Nmax!

Pada Juli 2024 lalu, Suzuki sukses meluncurkan varian motor matic besar, Burgman Street 125EX. Namun, ternyata Suzuki juga diam-diam sedang mempersiapkan klas premiumnya, yaitu Suzuki Burgman 150

Motor yang digadang-gadang akan menjadi pesaing Honda PCX dan Yamaha Nmax ini banyak dinantikan oleh pecinta Suzuki di Indonesia. Akankah motor asal Jepang ini rilis di Indonesia? Seperti apakah keistimewaannya?

Desain dan Spesifikasi Mesin Suzuki Burgman 150

Kabarnya, desain dari Burgman 150 Suzuki berasal dari motor asal China, yaitu Hajue UHR150. Hal ini tidak mengherankan, karena Suzuki dan Hauje sendiri memang kerap mengembangkan dan memproduksi sepeda motor bersama-sama. 

Berikut ini Suzuki Burgman 150 review dari segi desain dan spesifikasinya:

Desain

Jika memperhatikan desainnya, Burgman 150 dari Suzuki memiliki desain premium elegan dengan ukuran besar, khas motor matic Eropa. Ada banyak tarikan halus pada bentuknya dan memiliki warna glossy metalik yang mewah. 

Bagian depan lampunya menggunakan bentuk V kristal multi reflektor yang sudah menggunakan lampu LED DRL. Bagian lampu sein sengaja dibuat model terpisah di bagian ujung fender kanan dan kiri. 

Baca juga: Suzuki Stop Jual Ignis di Indonesia, Apa Alasannya? 

Desain depannya juga tidak melewatkan windshield seperti yang tersedia pada PCX dan Nmax. Windshield ini berfungsi untuk menghalau angin yang berlebih kepada pengemudi. 

Di bagian kaki, pengemudi juga bisa merasa santai karena bagian dek yang cukup lebar dan panjang. Pada area dashboard tentu saja menggunakan speedometer digital dan juga sistem keyless

Pengemudi juga bisa menyimpan beberapa barang kecil di bagian depan pada ruang penyimpanan tertutup di bagian kiri. Jika dilihat dari belakang, Burgman 150 Suzuki tampak keren karena lampu senjanya yang menyala seperti siluet. 

Pada samping body motor juga tidak ada lagi aksen striping yang membuat tampilannya semakin bongsor.

Baca juga: Hasil Tes Hyundai All-new KONA Electric Tempuh 420 Km

Spesifikasi 

Beralih ke spesifikasi Suzuki Burgman 150, motor ini sudah menggunakan mesin dengan kapasitas 149cc 1 silinder SOHC. Mesinnya juga sudah dilengkapi dengan cairan pendingin agar tidak mudah panas. 

Mesin ini bisa menghasilkan tenaga hingga 14,2 dk di 8.500 rpm dan torsi 14,2 Nm pada 6.500 rpm. Kalau melihat spesifikasi ini, maka motor Suzuki terbaru ini tidak kalah kekuatannya dari PCX maupun Nmax. 

Pada bagian pengereman sudah mengadopsi rem cakram ganda dengan ABS sehinggas anti slip. Yang menarik dari motor ini adalah fitur tambahannya, seperti start dan stop engine untuk hemat bbm dan kontaknya menggunakan remot. 

Ruang penyimpanannya juga cukup luas, Suzuki sendiri merancang bagasinya agar bisa menampung helm half face. Tapi, jika memperhatikan body besarnya, seharusnya bisa juga menyimpan helm full face

Motor ini cukup tinggi, dengan tinggi tempat duduk 760 mm, sehingga tidak akan membuat penggunanya cepat lelah. Kapasitas tangki bahan bakar juga besar, yaitu 8 liter. 

Baca juga: Begini Cara Daftar QR Code Pertalite, Siapkan KTP dan STNK!

Kapan Suzuki Burgman 150 Terbaru Masuk ke Indonesia?

Melihat desain dan juga spesifikasinya, sangat pantas jika motor premium dari Suzuki ini bisa dibandingkan dengan PCX maupun Nmax. Sayangnya, masih belum ada kejelasan apakah Suzuki Burgman 150 benar-benar akan rilis ke Indonesia. 

Jadi, soal harga pun masih belum pasti. Meskipun Suzuki sudah telah terlebih dahulu meluncurkan Burgman Street 125EX yang laris di Indonesia di tahun ini. 

Apakah motor ini akan masuk ke Indonesia di tahun 2025? Atau hanya untuk memenuhi pasar luar negeri saja? Mari kita tunggu saja kelanjutannya.



MPV Hyundai Stargazer Jadi Official Vehicle Liga 1 2024-25!

Liga 1, liga sepak bola kasta teratas di Indonesia, telah menunjuk MPV Hyundai Stargazer sebagai official vehicle untuk musim 2024-25! Ini merupakan kolaborasi sekaligus komitmen untuk mendukung keberlangsungan sepak bola nasional.

Pengumuman ini terungkap saat perayaan pada Selasa 22 Oktober 2024 di Gelora Bung Karno. Sebanyak 35 unit MPV Stargazer telah diserahkan untuk mendukung operasional kompetisi sepak bola terbesar Indonesia tersebut.

Tidak lengkap sampai di situ, pihak Hyundai Indonesia juga mengumumkan Stargazer akan menjadi hadiah pemenang penghargaan individu pada akhir musim mendatang.

Liga 1 sendiri telah berlangsung pada Agustus 2024. Rencananya, liga sepak bola tingkat tertinggi tersebut akan melangsungkan total 306 pertandingan sampai Mei 2025.

Baca Juga: All New Hyundai Santa Fe Resmi Meluncur! Berapa Harganya?

MPV Hyundai Stargazer, Official Vehicle Liga 1 Indonesia 2024-25!

Acara perayaan tersebut telah dihadiri oleh berbagai tokoh besar baik dari pihak PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) dan PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Beberapa tokoh besar yang hadir di antaranya Presiden Direktur PT HMID Ju Hun-lee, COO PT HMID Fransiscus Soerjopranoto, dan Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus. Bahkan, Rizky Ridho, kapten timnas Indonesia juga muncul.

Tentu ini bukan pertama kali Hyundai Indonesia mendukung perkembangan sepak bola Indonesia. Tahun lalu, produsen otomotif asal Korea Selatan itu telah menjadi official sustainable mobility partner FIFA U-17 World Cup Indonesia.

“Kami bangga sekali lagi dapat terlibat dalam dukungan sepak bola Indonesia sebagai mitra otomotif resmi Liga 1,” tutur Ju Hun-lee.

Presiden Direktur PT HMID itu mengatakan MPV Stargazer tidak hanya dapat mendukung mobilitas dan operasional resmi setiap pemain Liga 1. Ia juga mengaku bahwa kolaborasi ini dapat memotivasi generasi muda untuk menjadi yang terbaik.

“Kami berharap Stargazer dapat menginspirasi generasi muda Indonesia agar memaksimalkan potensinya dalam kompetisi bergengsi ini,” tambahnya.

Hal yang kurang lebih senada juga terungkap oleh Fransiscus Soerjopranoto selaku COO PT HMID. Terlebih, ia menambah kolaborasi ini sesuai dengan makna sepak bola yang mampu mempererat kebersamaan.

“Stargazer merepresentasikan kebersamaan dan kenyamanan. Pada dasarnya, ini sama seperti sepak bola yang mampu merangkul setiap orang dari berbagai kalangan,” katanya.

Ferry Paulus selaku Direktur Utama PT LIB mengatakan kebanggaan pihaknya dapat berkolaborasi dengan brand internasional ternama. Ia bertutur terdapat kesinambungan dengan kualitas Liga yang semakin meningkat.

Baca Juga: Hasil Tes Hyundai All-new KONA Electric Tempuh 420 Km

Spesifikasi dan Keunggulan Hyundai Stargazer MPV

Tidak mengherankan bahwa Stargazer sangat cocok untuk menjadi official vehicle partner Liga 1 Indonesia musim ini. Pasalnya, mobil MPV unggulan Hyundai ini memiliki keunggulan dan berbagai fitur modern.

Benar, Hyundai MPV Stargazer sangat terkenal dengan fitur berteknologi canggih. Fitur-fitur tersebut mencakup sistem hiburan touchscreen dengan dukungan Apple CarPlay dan Android Auto.

Ada juga fitur Push Start Button dan Electric Parking Brake yang memungkinkan pengalaman berkendara semakin praktis. Selain itu, teknologi Hyundai SmartSense juga menjadi keunggulan dalam memaksimalkan keselamatan di jalan.

Tidak lupa pula interiornya memiliki tingkat kenyamanan dan fleksibilitas ekstra. Ruang kabin cukup luas dan opsi konfigurasi tempat duduk melimpah memaksimalkan kenyamanan untuk aktivitas harian bersama keluarga.

Baca Juga: Harga Mobil Listrik Bekas di Korea Jatuh, Ini Alasannya!

Terakhir, performanya pun tidak perlu diragukan lagi. Stargazer memakai mesin Smartstream G1.5 MPI Inline 4 Cylinder DOHC dengan penggerak roda depan. Tercatat tenaga maksimalnya dapat mencapai 6.300 rpm.

Dengan MPV Hyundai Stargazer menjadi official vehicle partner Liga 1, tentu setiap pihak berharap industri sepak bola Indonesia bisa semakin berkembang.

Isuzu Rayakan 50 Tahun di Indonesia, Ajak Konsumen Setianya!

Isuzu rayakan 50 tahun di Indonesia dengan mengajak konsumen untuk berpartisipasi dalam serangkaian program khusus. Program khusus dalam rangka perayaan tahun emas itu berlangsung di lebih dari 50 titik di Tanah Air.

Produsen mesin diesel asal Jepang itu telah terkenal sebagai salah satu yang paling terkenal secara global. Tentunya, PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) bertekad untuk tetap mendorong pertumbuhan perekonomian di Indonesia.

Tidak hanya itu, pihak IAMI juga ingin terus menghadirkan produk dan pelayanan berkualitas tinggi. Hal ini menjadi bagian agar bisa menemani setiap konsumen di Indonesia.

Dalam perayaan hari jadi ini, Isuzu ingin seluruh konsumen atau Isuzu partner bisa merayakan euforia tersebut.

Jejak Rekam Isuzu yang Telah Eksis sejak 1974 di Indonesia

Slogan “Isuzu rajanya diesel” memang sudah tidak asing lagi bagi penikmat kendaraan diesel. Pasalnya, sudah banyak perusahaan di seluruh dunia, termasuk Indonesia, memilih produsen asal Jepang itu sebagai mitranya.

PT IAMI telah berdiri pada 1974 untuk memulai bisnisnya. Saat debut tersebut, produk pick up Isuzu TLD berhasil menjadi primadona di kalangan masyarakat berkat performa, kekuatan, dan keandalan.

Baca Juga: Mesin Diesel vs Mesin Bensin: Kenali 8 Perbedaannya

Isuzu Indonesia kemudian beralih pada industri kendaraan secara komersial pada tahun 2008. Perubahan arah bisnis secara strategis ini tentu kembali ke akar utama agar mengembalikan citra Isuzu sebagai brand kendaraan diesel komersial.

Sejak saat itu, berbagai produk lain pun bermunculan. Contoh produk yang terkenal di antaranya ELF, GIGA, Mu-X, D-MAX, dan Traga. Traga merupakan contoh terkenal yang berupa produk pick-up segmen medium.

Dilansir dari Antara, Traga merupakan produk yang diproduksi secara eksklusif di Indonesia. Kehadiran produk ini sekaligus menjadikan Isuzu sebagai produsen dan basis ekspor secara global.

Dilansir dari laman resmi, Isuzu berhasil mencetak pangsa pasar 30,7 persen pada September 2024. Angka ini meningkat sekitar 3,5 persen daripada tahun lalu saat periode yang sama.

Prestasi ini memang membanggakan mengingat seluruh pasar kendaraan komersial sedang mengalami penurunan. Meski begitu, PT Isuzu Indonesia berhasil mengutamakan kepuasan dan kepercayaan konsumen.

Baca Juga: Manfaat Inspeksi Mobil Bekas bagi Pembeli Cerdas

Isuzu Rayakan 50 Tahun di Indonesia

Menyambut kesuksesan tersebut, pihak PT IAMI telah mengajak konsumen atau mitra Isuzu untuk berpartisipasi dalam Isuzu Customer Gathering. Event ini merupakan bagian dari apresiasi pada konsumen selama 50 tahun terakhir.

Untuk menambahkan euforia, perusahaan akan menawarkan program dan penawaran menarik yang tidak dapat terlewatkan.

Contoh penawaran tersebut berupa promo dan diskon untuk unit serta spare part. Tidak cukup sampai di situ, mereka juga menawarkan cashback senilai jutaan rupiah khusus pemesan pada acara tersebut.

“Saat momen spesial ini, kami berterima kasih pada seluruh mitra Isuzu yang telah setia menjadi bagian dari perjalanan Isuzu sampai saat ini,” kata Yusak Kristian Solaeman selaku Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia.

Baca Juga: Segini Konsumsi BBM Ertiga yang Terkenal Iritnya

Yusak mengaku pihaknya akan terus berkomitmen dan setiap menemani seluruh konsumen dengan menghadirkan produk dan pelayanan berkualitas.

“Kami berharap perayaan ini bisa dinikmati semua pihak. Nantinya, kita dapat berkembang bersama-sama,” lanjutnya.

Pada tahun ke-50 di Indonesia, Isuzu telah memiliki 4 part depo yang terletak di Medan, Palembang, Pontianak, dan Makassar. Mereka juga memiliki lebih dari 1800 partshop, 49 karoseri partner, dan 140 bengkel mitra Isuzu di seluruh Indonesia.

Apakah Anda senang Isuzu rayakan 50 tahun di Indonesia? Tertarik untuk berpartisipasi di event-nya?

Ingin jual beli mobil bekas berkualitas dan bergaransi? Segera kunjungi CarsGallery untuk mulai mencari mobil bekas idaman!

All New Hyundai Santa Fe Resmi Meluncur! Berapa Harganya?

All New Hyundai Santa Fe resmi meluncur pada Kamis, 24 Oktober 2024! Produk SUV itu kini memasuki generasi kelima dengan berbagai kejutan, yakni tersedianya dua varian powertrain.

Ju Hun Lee selaku Presiden Direktur PT Hyundai Motors Indonesia mengaku SUV terbaru ini akan menjadi tonggak sejarah penting dalam industri mobil global. Salah satunya Indonesia yang menjadi negara penting dalam dorongan transisi energi.

Terlebih, model terbaru Santa Fe ini sekaligus akan memperkuat presensi Hyundai di Indonesia dalam menawarkan produk mobil listrik. Faktanya, selama ini produk mobil listrik buatan produsen asal Korea itu laku keras di Indonesia.

Penasaran berapa harga dari produk terbaru Hyundai ini? Lalu, apa saja spesifikasinya?

Baca Juga: 5 Keunggulan Mitsubishi All New Triton, Wajib Beli? 

All New Hyundai Santa Fe Resmi Meluncur!

“Kami telah resmi meluncurkan All New Santa Fe sebagai mobil hybrid pertama kami di Indonesia,” ungkap Lee dilansir dari DetikOto.

Lee mengaku kehadiran Hyundai Santa Fe new model ini menjadi langkah maju bagi perusahaan. Pasalnya, produk ini merupakan mobil tipe D-SUV pertama yang merupakan produksi langsung di Tanah Air.

“Ini sekaligus menguatkan komitmen kami untuk menghadirkan solusi mobilitas terdepan sesuai dengan kebutuhan konsumen dan tren pasar,” tambah Lee.

Sementara itu, Chief Operating Officer HMID Fransiskus Soerjopranoto menjelaskan pada DetikOto bahwa model terbaru itu diharapkan mampu menarik perhatian. Faktanya, Santa Fe merupakan kontributor terbesar dalam penjualan secara global.

Santa Fe sendiri debut pada pasar global kurang lebih dua dekade lalu. Namun, model ini baru muncul di Indonesia pada tahun 2021. Pada tahun 2023 saja, model tersebut terjual sebanyak 300.000 unit secara global.

“All-new Santa Fe tergolong sebagai adventure SUV, menjadikannya cocok untuk kegiatan sehari-hari baik di perkotaan dan medan off-road,” kata Soerjopranoto.

Baca Juga: Hasil Tes Hyundai All-new KONA Electric Tempuh 420 Km

Ini Spesifikasi dan Harganya!

All New Hyundai Santa Fe 2024 tersedia dalam dua varian, yakni Prime dan Calligraphy. Masing-masing varian terbagi lagi berdasarkan pilihan mesin, yaitu Turbo Hybrid dan Internal Combustion Engine.

Pilihan mesin Turbo Hybrid digadang-gadang sebagai varian unggulan. Sebab, performanya tercatat dapat mencapai output sebesar 235 PS. Ini menjadikannya lebih tangguh daripada varian mesin diesel.

Terlebih, Santa Fe menggunakan teknologi hybrid untuk mengutamakan efisiensi bahan bakar dan performa sekaligus. Ini menjadikannya cocok bagi pengendara yang membutuhkan kendaraan dengan dua aspek tersebut.

Sementara itu, pilihan mesin Internal Combustion Engine dapat mencapai output tenaga 194 PS.

Untuk desain eksteriornya, Hyundai masih menggunakan konsep futuristik khasnya seperti penggunaan lampu LED ikonik. Tailgate-nya tergolong luas bagi pecinta petualangan, yakni dengan roof rack berkapasitas 100 dan ruang bagasi 2.000 liter.

Beralih pada interiornya, All New Santa Fe 2024 lengkap dengan berbagai fitur berteknologi canggih. Misalnya, terdapat sistem infotainment dengan panoramic curve display 12,3 inci, speaker Bose, dan kursi dengan mode relaksasi untuk Calligraphy.

Untuk keamanannya, Hyundai tetap membekali dengan Hyundai Smart Sense. Fitur tersebut berisi serangkaian fitur keselamatan seperti Lane Following Assist, Forward Collision Avoidance, dan Blind-spot Collision-Avoidance Assist.

Baca Juga: Mitsubishi Xpander Dijadikan Mobil Jenazah di Meksiko

Berikut adalah harga Hyundai Santa Fe terbaru di Indonesia berdasarkan on the road Jakarta:

  • Internal Combustion Engine Prime: Rp699 juta
  • Internal Combustion Engine Calligraphy: Rp784,5 juta
  • Turbo Hybrid Prime: Rp784,5 juta
  • Turbo Hybrid Calligraphy: Rp869,6

Apakah kabar All New Hyundai Santa Fe resmi meluncur membuat Anda tertarik? Berminatkah Anda untuk membelinya kelak?

8 Penyakit Ertiga Paling Umum dan Wajib Diwaspadai

Suzuki Ertiga masih banyak dilirik sebagai pilihan mobil keluarga yang murah dan irit BBM, terutama unit bekas. Sebelum memutuskan beli, ada sejumlah penyakit Ertiga yang sebaiknya Anda ketahui terlebih dahulu.

Mobil dari segmen LMPV ini sempat menjadi pesaing terbesar Toyota Avanza yang punya julukan mobil sejuta umat. Ertiga menawarkan interior yang lebih mewah dan suspensi lebih empuk daripada Avanza.

Meskipun begitu, mobil ini tidak terlepas dari risiko kerusakan dan penyakit. Apalagi jika sudah pernah dipakai alias bekas. Mari simak apa saja penyakit umum dari Suzuki Ertiga.

Penyakit Ertiga 

Langsung saja, berikut berbagai penyakit Ertiga yang paling umum dikeluhkan pengguna:

1. Susah Pindah Gigi

Masalah pertama yang kerap pengguna keluhkan sebagai penyakit Ertiga lama yaitu adanya kesulitan saat pindah gigi. 

Apabila bagian transmisi mobil sudah getas dan aus, maka sering kali muncul gejala susah masuk ke gigi tiga atau empat. Hal ini karena bagian tersebut rawan getas, terutama pada bushing kabel selector.

Solusi dari masalah tersebut adalah mengganti dengan komponen baru. 

Pengguna Ertiga bekas juga cukup sering mengeluhkan adanya bunyi-bunyian yang muncul saat oper gigi. Kondisi ini bisa terjadi karena pelumasan yang kurang baik.

Baca Juga: Honda Freed Vs Toyota Sienta, Mana Model yang Cocok Dipilih?

2. Pompa Oli Bermasalah

Komponen pompa oli mesin kerap menjadi sumber penyakit dari generasi Ertiga yang pertama.

Pompa oli ini berfungsi menghisap dan menyalurkan oli ke mesin. Komponen ini termasuk bagian yang jarang mengalami kerusakan, termasuk pada mobil keluaran Suzuki.

Meskipun begitu, pengguna Ertiga cukup banyak menemukan kerusakan pompa oli. Tanda dari kerusakan komponen ini adalah indikator oli pada panel instrumen menyala. Suara mesin juga bisa berubah menjadi lebih kasar.

Adapun penyebab dari kerusakan pompa oli salah satunya yaitu penggunaan oli berkualitas buruk. Penyakit ini juga bisa timbul karena pengguna sering terlambat mengganti oli.

Sebagai info tambahan, solusi perbaikan untuk penyakit Ertiga yang satu ini bisa memakan biaya sekitar Rp1,5 juta sampai Rp2 juta.

3. Performa Kurang Bertenaga

Masalah Ertiga lawas yang juga sering menjadi penyebab keluhan pengguna yaitu performa mesin yang kurang, terutama saat kabin penuh.

Penyebab dari kondisi ini bisa berupa banyak faktor. Salah satunya yaitu beban muatan yang berlebihan, misalnya membawa penumpang dan barang bawaan melebihi kapasitas.

Terlebih lagi, Ertiga dari generasi terdahulu hanya mengandalkan mesin 1.400 cc. Jadi, wajar saja jika performanya kurang bertenaga.

Performa yang agak loyo saat menanjak ini termasuk salah satu kekurangan Ertiga dibanding Avanza yang perlu Anda perhatikan. Apabila sering melalui jalan menanjak, maka mesin 1.500 cc Avanza bisa jadi pilihan yang lebih tepat.

4. Bunyi Berisik dari Bagian Bawah Mobil

Pengguna generasi pertama dari Suzuki Ertiga juga sering mengeluhkan adanya bunyi “gluduk” dari bagian depan.

Bunyi tersebut berasal dari penyakit pada komponen kaki-kaki. Hal ini karena Ertiga dirancang sebagai mobil keluarga dengan kapasitas besar dan irit, sehingga sering bekerja terlalu keras.

Risiko penyakit bunyi-bunyian dari kaki-kaki ini bisa lebih tinggi pada mobil yang sering melewati jalan berlubang.

Pada Ertiga matic, bagian yang umum terkena masalah yaitu as roda depan. Adapun gejalanya yaitu muncul suara “trek-trek-trek” saat mobil berbelok tajam. Selain itu, body terasa goyang saat melaju dengan kecepatan tinggi.

Baca Juga: Daftar Harga Mobil Ertiga Bekas Dibawah 100 Juta

5. Muncul Bau Terbakar

Termasuk juga penyakit All New Ertiga yang perlu Anda waspadai yaitu munculnya bau terbakar. Biasanya, keluhan ini timbul saat mobil melaju dengan kecepatan tertentu.

Bau tersebut berasal dari peningkatan suhu catalic converter, sehingga keramik mengeluarkan bau seperti terbakar.

Kondisi ini bisa semakin mengganggu pada mobil Ertiga bekas karena ruang kabin maupun ruang mesin kurang kedap. Alhasil, bau dari ruang mesin dapat masuk ke dalam ruang kabin.

Meskipun termasuk masalah yang wajar, sebaiknya Anda membawa mobil ke bengkel jika bau terbakar terasa makin kuat.

6. Suara Kasar dari Mesin 

Penyakit Ertiga bekas selanjutnya yang cukup umum memicu keluhan pengguna yaitu mesin yang terdengar bersuara kasar. Penyakit ini terutama sering terjadi pada Suzuki Ertiga generasi awal.

Adapun faktor penyebabnya yaitu dari Variable Valve Timing (VVT) yang belum mendapatkan tekanan oli karena bagian oil control valve kotor.

Kondisi ini bisa Anda atasi dengan membersihkan oil control valve. Namun, apabila berlangsung terlalu lama, penyakit bisa bertambah buruk hingga berisiko merusak komponen mesin.

7. Lampu Bermasalah

Pengguna Ertiga bekas juga sering kali menghadapi lampu yang bermasalah. Mulai dari lampu yang kurang terang, berkedip-kedip, hingga mati.

Kondisi ini bisa menjadi kendala yang mengganggu pengguna, terutama jika sering melakukan perjalanan saat malam hari. Lampu yang bermasalah bisa mengganggu visibilitas dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Namun, kondisi ini sebenarnya merupakan masalah umum pada kendaraan bekas. Anda bisa membawa mobil ke bengkel untuk mengganti lampu serta memeriksa sistem kelistrikan.

8. Overheating Mesin

Satu lagi masalah yang umum terjadi pada mobil Suzuki Ertiga bekas, yaitu overheating mesin.

Overheating ini merujuk pada kondisi saat suhu mesin terlalu panas. Hal ini dapat memicu kerusakan yang lebih serius apabila tidak segera Anda atasi.

Adapun salah satu penyebab utama dari overheating adalah cairan pendingin yang kurang. 

Baca Juga: Apa Itu Bursa Mobil Bekas? Cek Keuntungan dan Contohnya

Itulah beberapa penyakit Ertiga yang perlu Anda waspadai sebelum membeli. Risiko adanya kerusakan yang tidak selalu terlihat jelas sering kali menjadi tantangan utama saat beli mobil bekas.

CarsGallery menyediakan mobil bekas yang sudah lulus inspeksi, sehingga terjamin berkualitas. Bersama CarsGallery, Anda tidak perlu lagi khawatir rugi karena mobil bekas rusak berat. Kunjungi CarsGallery segera untuk temukan penawaran terbaik.

Segini Konsumsi BBM Ertiga yang Terkenal Iritnya

Disebut-sebut sebagai raja LMPV (Low Multi Purpose Vehicle), Suzuki Ertiga menawarkan lebih dari sekedar kenyamanan berkendara. Banyak yang sudah membuktikan konsumsi BBM Ertiga yang lebih irit daripada mobil lain.

Iritnya penggunaan bahan bakar membuat MPV ini cocok untuk Anda jadikan sebagai mobil harian. Meskipun irit, mobil berkapasitas 7 penumpang ini memiliki mesin yang cukup bertenaga.

Konsumsi BBM Ertiga 

Suzuki sukses meracik mesin yang irit sekaligus bertenaga untuk Ertiga. Bahkan, LMPV ini termasuk yang paling hemat bahan bakar dari kelasnya.

Berdasarkan beberapa sumber, rata-rata konsumsi bahan bakar Suzuki Ertiga rute dalam kota adalah sekitar 14,5 km per liter. Sementara itu, tingkat konsumsinya mencapai 18,6 km per liter untuk rute luar kota.

Dalam ajang test drive Ertiga oleh Suzuki pada tahun 2018 silam, tercatat rekor yang jauh lebih irit.

Konsumsi BBM Suzuki Ertiga automatic mencapai angka 27,72 km per liter. Sedangkan untuk transmisi manual, tercatat pada angka 25,98 km per liter.

Sayangnya, untuk mencapai rekor tersebut perlu ketelatenan ekstra selama berkendara. 

Meskipun tidak seirit rekor juara pada ajang test drive, sudah jelas terbukti bahwa tingkat konsumsi MPV keluaran Suzuki ini memang sangat irit. Suzuki juga berhasil mempertahankan efisiensi bahan bakar dengan baik pada semua varian.

Sebagai contoh, konsumsi BBM Ertiga Hybrid tercatat sebesar 13 km per liter. Konsumsi BBM bisa lebih irit saat menggunakan metode full to full, yakni mencapai 15,09 km per liter.

Suzuki All New Ertiga Hybrid bahkan mencatat rekor yang lebih impresif dalam ajang Media Test Drive pada tahun 2022 silam. 

Konsumsi paling irit yang tercatat dalam ajang tersebut mencapai 34,2 km per liter pada varian Ertiga Hybrid MT. Sementara itu, varian AT mencatat angka konsumsi teririt mencapai 28,7 km per liter.

Baca Juga: Konsumsi BBM Grand Livina, Terbukti Iritnya! 

Alasan Ertiga Irit BBM

Terdapat beberapa faktor yang berperan dalam iritnya konsumsi bahan bakar oleh Suzuki Ertiga, sebagai berikut:

1. Performa Mesin dan Transmisi

Faktor pertama yaitu berkat penggunaan mesin berkode K15B. Suzuki membekali generasi teranyar Ertiga dengan mesin K15B, yang mana merupakan mesin yang sama seperti yang digunakan oleh Suzuki Jimny.

Mesin tersebut berkapasitas 1.462 cc 4 silinder DOHC dengan dukungan teknologi VVT dan injeksi.

Mesin tersebut memberikan pengaruh signifikan terhadap konsumsi bahan bakar Suzuki Ertiga. Selain itu, output dari mesin milik Ertiga juga cukup bertenaga.

Ertiga juga mendapatkan pembaruan pada bagian transmisi. Kombinasi antara mesin baru dan transmisi anyar ini membuat Ertiga menjadi 3,3% lebih irit daripada generasi lama.

Perpaduan mesin dan transmisi tersebut juga membuat performa mobil makin halus. Meskipun pakai transmisi manual, perpindahan gigi bisa berlangsung dengan lebih mulus daripada versi lama.

Kelebihan tersebut bahkan semakin terasa saat menggunakan transmisi otomatis.

2. Pengurangan Bobot

Faktor kedua yang menyebabkan konsumsi BBM Ertiga new menjadi lebih baik daripada generasi lama yaitu bobot mobil yang lebih ringan.

Hal ini karena penggunaan platform terbaru bernama HEARTECT. Platform ini terbuat dari bahan high strength steel yang menjadikan body mobil lebih rigid sekaligus lebih ringan daripada generasi sebelumnya. 

Total bobot Ertiga generasi baru lebih ringan hingga 15% (sekitar 50 kg) daripada model sebelumnya.

Platform terbaru ini juga membuat keamanan body mobil menjadi semakin baik. 

Baca Juga: Nissan Grand Livina Matic, MPV Bertenaga dan Luxurious

3. Sistem Penggerak FWD 

Suzuki Ertiga menggunakan sistem penggerak roda jenis FWD (Front Wheel Drive) yang juga ikut berkontribusi pada peningkatan efisiensi bahan bakar.

Sistem ini memiliki power loss yang lebih minim daripada RWD (Rear Wheel Drive) yang digunakan pada kompetitor Ertiga. Salah satunya yaitu Toyota Avanza.

4. Desain Baru

Rekor iritnya konsumsi bahan bakar yang sangat mengesankan dari Suzuki All New Ertiga Hybrid memiliki sejumlah alasan lain.

Pertama, Ertiga terbaru ini menggunakan teknologi hybrid yang memang sangat irit BBM. Mobil keluaran 2022 juga mendapatkan banyak pembaruan sehingga lebih irit, termasuk dari teknologi mesin, arsitektur bodi, dan elektrifikasi.

Selain itu, Ertiga Hybrid juga memiliki berbagai fitur baru yang mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar, seperti ISG (Integrated Starter Generator), dan Auto Start-Stop.

Sekian pembahasan tentang tingkat konsumsi BBM Ertiga. Sudah jelas, bukan, bahwa Ertiga memang patut masuk deretan MPV paling irit.

Baca Juga: Daftar Harga Mobil Ertiga Bekas Dibawah 100 Juta

Bagi Anda yang tertarik memilikinya, CarsGallery punya unit ready dan siap pakai. Mobil dari CarsGallery juga sudah dilengkapi garansi selama 1 tahun. Temukan segera mobil ideal untuk Anda di CarsGallery.

5 Kelebihan Ertiga Bekas Jakarta, MPV Favorit Keluarga

Mobil tipe MPV (Multi Purpose Vehicle) termasuk pilihan mobil keluarga favorit orang Indonesia. Salah satu yang masih banyak dilirik yaitu Ertiga bekas Jakarta.

Popularitas MPV keluaran Suzuki ini bertahan cukup lama. Mobil yang terkenal nyaman ini juga telah melalui banyak pembaruan. Generasi terbarunya yang meluncur pada tahun 2019 lalu juga mendapat sambutan hangat.

Bagi Anda yang tertarik memiliki MPV ini, ada baiknya mengenal dulu kelebihan dan kisaran harga pasarannya. Mari simak informasinya berikut.

Kelebihan Suzuki Ertiga Bekas 

Suzuki Ertiga termasuk salah satu mobil yang banyak diminati dari segmen MPV. Hal ini karena mobil ini memiliki berbagai kelebihan yang tidak bisa Anda temukan pada kompetitor. Berikut beberapa kelebihan Ertiga:

1. Desain Modern dan Stylish

Kelebihan pertama terlihat dari desain eksterior mobil. Ertiga memiliki tampilan stylish dengan lekuk garis menonjol yang memajang pada seluruh body.

Meskipun termasuk kategori Low MPV, Suzuki Ertiga hadir dengan desain modern. Adanya fog lamp pada bumper depan dan HID lamp berbentuk dinamis menekankan kesan tersebut. Ditambah lagi dengan front grill berwarna chrome.

Pada varian tertingginya, yakni All New Suzuki Ertiga Sport desain eksterior lebih menonjolkan kesan sporty dengan body kit aerodinamis, lampu DRL, dan grille sarang tawon.

2. Ruang Kabin yang Nyaman dan Elegan

Alasan kedua mengapa mobil Ertiga bekas Jakarta tetap banyak peminatnya yaitu berkat kenyamanan interiornya.

MPV ini menghadirkan interior yang mirip-mirip antar variannya. Mengusung konsep modern, Ertiga memiliki dashboard dengan wooden panel yang tampak elegan. Kehadiran head unit yang canggih menambahkan kesan mewah pada mobil ini.

Ertiga juga punya kabin yang luas sehingga ideal sebagai mobil keluarga. Jok baris kedua dan ketiga pada MPV ini bisa Anda ubah-ubah sesuai kebutuhan untuk meningkatkan fungsionalitas ruang.

Interior mobil juga dilengkapi dengan berbagai fitur untuk menunjang kenyamanan pengguna, seperti double blower, USB charging, dan pengaturan AC digital.

3. Fitur Keselamatan Memadai

Ertiga bekas Jakarta juga sudah memiliki berbagai fitur keselamatan yang memadai. Mulai dari airbag untuk menjaga keselamatan pengendara, hingga fitur modern seperti Anti-Lock Braking System (ABS).

ABS ini berperan penting untuk mencegah slip saat pengemudi harus mengerem mendadak pada situasi darurat. 

Kemudian ada juga fitur Hill Hold Control (HHC) yang membuat pengalaman berkendara melalui jalan menanjak menjadi lebih nyaman. 

Suzuki juga menyematkan fitur keamanan mobil seperti alarm dan immobilizer.

4. Mesin yang Bertenaga

Kelebihan selanjutnya terletak pada dapur pacu mobil. Suzuki membekali MPV unggulannya dengan mesin yang bertenaga dan mampu memberikan tarikan kuat. 

Mesin berkapasitas 1.400 cc dengan kode K14B DOHC dari ertiga mampu menghasilkan torsi sebesar 138 Nm pada 4.400 Nm. 

Suzuki juga menambahkan teknologi Variable Valve Timing (VVT) dan Multi Point Injection (MPI) sehingga mobil mampu menghasilkan tenaga kuat dengan konsumsi bahan bakar yang tetap irit.

Konsumsi bahan bakar Ertiga mencatat angka 29 km per 1 liter bahan bakar untuk varian matic. Sementara pada varian manual, konsumsi bahan bakar mencapai 25 km per 1 liter.

5. Harga yang Bersahabat

Harga Ertiga bekas Jakarta yang terjangkau juga menjadi salah satu alasan peminatnya tetap tinggi. Bahkan harga unit baru juga tergolong lebih bersahabat daripada kompetitor.

Mengutip dari laman resmi Suzuki, unit baru Suzuki All New Ertiga sudah bisa Anda dapatkan dengan harga mulai dari Rp225,1 juta hingga Rp270,3 juta.

Sementara untuk mobil bekas harganya mulai dari Rp60 jutaan. Harga mobil Ertiga bekas bisa berbeda-beda tergantung kondisi masing-masing unit.

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Honda Freed yang Masih Jadi Favorit

Tempat Beli Ertiga Bekas Jakarta Berkualitas

CarsGallery merupakan tempat yang tepat bagi Anda untuk mendapatkan kendaraan dengan harga terjangkau dengan kualitas terjamin. 

Uniknya, setiap mobil yang Anda temukan dari CarsGallery sudah lulus inspeksi, sehingga dilengkapi dengan sertifikat dan garansi.

Selain Suzuki Ertiga bekas Jakarta, CarsGallery masih punya banyak pilihan unit ready lain yang terjamin masih prima. Beberapa di antaranya yaitu Toyota Fortuner, Ford Fiesta, dan BMW X3.

CarsGallery juga bisa membantu Anda membeli berbagai merek mobil baru.

Baca Juga: Nissan Grand Livina Matic, MPV Bertenaga dan Luxurious 

Alasan Beli dari CarsGallery

CarsGallery menawarkan banyak keuntungan bagi pembeli. Berikut beberapa di antaranya:

1. Unit Berkualitas dengan Garansi

Setiap mobil dari CarsGallery sudah melalui inspeksi menyeluruh. Sehingga kondisinya terjamin masih mulus dan siap pakai. Sudah ada juga sertifikasi yang membuktikan kualitas mobil bekas.

Selain itu, CarsGallery memberikan garansi selama 1 tahun bagi setiap mobil bekas.

2. Banyak Pilihan

Dari CarsGallery, Anda bisa menemukan banyak pilihan merek mobil bekas dan mobil baru. CarsGallery juga memungkinkan Anda untuk mengecek stok dari dealer-dealer terpercaya dari seluruh Indonesia.

3. Transaksi Mudah dan Aman

CarsGallery menjamin setiap proses transaksi berlangsung dengan aman. Jadi, Anda bisa memilih mobil dengan lebih leluasa dan bebas kekhawatiran akan risiko beli mobil bekas.

Baca Juga: Langkah-Langkah Membeli Mobil Bekas Berkualitas di Showroom

Yuk, langsung saja kunjungi CarsGallery untuk menemukan mobil impian Anda. Selain Ertiga bekas Jakarta, ada juga banyak pilihan mobil keluarga berkualitas dan murah lainnya.

 

Exit mobile version