Spesifikasi, Harga, dan Review CR-V Generasi 2 Lengkap

Honda CRV menjadi salah satu seri mobil populer di Indonesia. Setiap generasi, mobil ini selalu berhasil menarik perhatian para pecinta otomotif, termasuk CR-V generasi 2

Meski termasuk ke dalam generasi awal CRV, nyatanya mobil ini belum kehilangan peminat. Hal ini terbukti dari banyaknya orang yang mencari mobil CRV gen 2 dalam kondisi bekas. 

Jika Anda adalah salah satunya, simak dulu review CRV generasi 2 berikut ini sebelum membelinya. 

Sekilas Tentang Honda CRV 

Pada dasarnya, CR-V adalah sebuah seri mobil buatan Honda, perusahaan otomotif raksasa asal Jepang. Memiliki tipe SUV atau Sport Utility Vehicle, mobil ini menawarkan tampilan yang gagah, dan sporty, tapi juga berkelas dan modern.

Mobil ini pertama kali mengeluarkan seri pertamanya pada tahun 1996. Pada perilisannya, CRV gen 1 hanya memiliki satu jenis model saja dengan mesin 2.0 L dan torsi maksimal 180 nm. 

CRV secara resmi masuk ke pasar otomotif Indonesia pada tahun 2000 dan mendapatkan sambutan baik dari masyarakat. Sampai saat ini, seluruh generasi mobil CRV berhasil mendapatkan image dan reputasi yang baik di Indonesia. 

Spesifikasi CR-V Generasi 2 

Honda secara resmi meluncurkan CR-V generasi 2 pada tahun 2001 dengan desain dan model yang baru. Di Indonesia, mobil CRV generasi kedua masuk secara resmi pada tahun 2002. 

Sejak perilisan awalnya, mobil generasi ini hanya memiliki 1 (satu) pilihan mesin saja, yaitu 2.0 L i-VTEC. Kemudian pada tahun 2005, Honda kembali mengeluarkan generasi kedua CRV dengan tambahan versi facelift. 

Dalam versi terbarunya, Honda memberi pelanggan 2 (dua) pilihan mesin, yaitu 2.0 L i-VTEC dan juga 2.4 L i-VTEC. Inilah spesifikasi CRV generasi 2

  • Dimensi: tinggi 1.780 mm, panjang 4.600 mm, lebar 1.785 mm, ground clearance 180 mm, jarak poros roda 2.620 mm 
  • Tipe mesin: 4 silinder segaris 
  • Kapasitas mesin: 2.0 L (1.998 cc), 2.4 L (2.354 cc) 
  • Torsi maksimal: 2.0 L (194 nm/4.000 rpm), 2.4 L (222 nm/4.500 rpm)
  • Daya maksimal: 2.0 L (150 hp/6.500 rpm), 2.4 L (160 hp/5.500 rpm) 
  • Suspensi depan dan belakang: MacPherson strut dan Independent double wishbone 
  • Transmisi: manual (5 percepatan) dan matic (4 percepatan) 
  • Kapasitas tangki: 58 Liter.

Baca Juga: Perbedaan Honda HRV dengan BRV, Lebih Bagus Mana?

Eksterior, Interior, dan Konsumsi BBM CR-V Generasi 2 

Tidak hanya soal spesifikasi mobil, pertimbangan penting yang harus Anda lakukan ketika ingin membeli CRV gen 2 adalah soal eksterior, interior, dan konsumsi BBM. Berikut adalah ulasan eksterior, interior, dan konsumsi BBM mobil ini: 

1. Eksterior 

Pada generasi kedua, Honda memang masih menggunakan konsep desain yang lama. Akan tetapi, model body mobil ini terlihat lebih modern dengan tekukan yang cenderung membulat. 

Selain itu, suasana baru pun bisa Anda amati dari bumper, grill, dan lampu depan yang terlihat lebih modern. Hanya saja untuk lampu belakang, Honda masih menggunakan desain vertikal. 

Kemudian, ada juga Foglamp lingkaran pada bagian terluar mobil ini. Sentuhan-sentuhan inilah yang membuat mobil ini tampak jauh lebih modern dan berkelas daripada sebelumnya. 

2. Interior 

Dari segi interior, generasi kedua CRV masih mempertahankan desain dan gaya yang sama dengan generasi pertama. Kesan yang mungkin akan langsung Anda dapatkan adalah kaku dan tangguh. 

Tuas gigi mobil akan terletak di dashboard tepatnya pada bagian samping setir. Ini jelas berbeda dengan SUV lainnya yang umumnya menempatkan tuas pada bagian konsol tengah. 

Mobil ini sendiri memiliki kapasitas hingga 527 liter dan merupakan salah satu yang terbesar di kelasnya. 

3. Konsumsi BBM 

Ketika membeli mobil, terutama bekas, maka satu hal yang penting menjadi perhatian adalah konsumsi BBM. Honda CR-V generasi 2 memiliki kapasitas tangki sebesar 58 liter. 

Selain itu, mobil ini juga memiliki fitur akselerasi yang lebih baik berkat adanya teknologi power to weight. Berikut adalah perkiraan konsumsi tersebut:

  • 5-7 km per liter untuk perjalanan dalam kota.
  • 9-11 km per liter untuk perjalanan rute luar kota. 

Jika melihat angka catatan konsumsi ini, memang untuk ukuran kendaraan masa kini akan terlihat boros. Karena sudah ada fitur ECO mode yang bisa lebih membuat konsumsi BBM jadi jauh lebih efisien. 

Hanya saja, perlu Anda ingat bahwa ada banyak faktor lain yang bisa mempengaruhi konsumsi BBM. Seperti kondisi mesin, tekanan ban, beban dari kendaraan, hingga kondisi lalu lintas. 

Baca Juga: 5 Rekomendasi Mobil Keluarga Honda Ternyaman dan Kabin Luas

Kelebihan dan Kekurangan CRV Generasi 2

cr-v generasi 2

 

Berikut adalah kelebihan dan kekurangan CR-V generasi 2 yang bisa Anda simak:

1. Kelebihan 

a. Tampilan yang Modern 

Meski sudah rilis bertahun-tahun, tapi sampai saat ini desain eksterior CRV gen 2 masih terlihat cukup modern. Mobil ini pun tampak sporty dan gagah, tapi masih memiliki kesan elegan. 

Jadi jika Anda mencari mobil bekas dengan tampilan yang timeless, CRV generasi 2 bisa menjadi pilihan yang tepat. 

b. Kabin yang Lega dan Luas

Tidak hanya unggul dari segi desain, kabin mobil ini pun terasa luas dan lega tanpa adanya sekat antara penumpang depan dan pengemudi. Kapasitas total mobil ini adalah 527 liter dan bisa menampung hingga 7 orang. 

c. Fitur Keselamatan yang Modern 

Bagi sebuah mobil, fitur keselamatan adalah hal penting yang harus ada. Untuk CRV gen 2, sudah terdapat airbags di bagian depan dan sistem pengereman yang modern berupa Anti-lock Braking System atau ABS. 

Berkat adanya teknologi ini, mobil bisa dicegah dari kejadian terkuncinya roda atau roda yang tergelincir karena ada pengereman mendadak. 

2. Kekurangan 

a. Interior yang Monoton 

Meski unggul dari eksterior, tapi interior mobil ini terlihat monoton dan kaku. Jika Anda tidak masalah dengan desain ini, maka bisa memilih mobil ini. Akan tetapi, jika kurang suka dengan tampilan yang monoton, ini bisa menjadi deal breaker. 

b. Suku Cadang Mahal 

Suku cadang mobil ini juga tergolong mahal, terutama untuk varian mobil dengan tipe mesin 2.4 L. Artinya, Anda harus siap mengeluarkan lebih banyak uang jika butuh membeli suku cadang mobil ini. 

c. Kualitas Kaki yang Kurang Bagus 

Terakhir, kaki-kaki depan mobil ini memiliki kualitas yang kurang bagus. Hal ini akan sangat terasa, terutama jika Anda sedang melewati jalan yang berkontur akan muncul suara ngik ngik. 

Suara ini akan lebih terdengar jika bagian karet di swing arm sudah aus atau jika karet ball joint mobil pecah. 

Saat ini harga CR-V gen 2 kondisi bekas berada pada kisaran harga Rp75 juta sampai 90 juta untuk tipe mesin 2.4 L. Sementara itu, untuk tipe mesin 2.0 L, bisa Anda peroleh pada kisaran harga Rp60 juta sampai Rp75 juta. 

Baca Juga: Honda Nissan dan Mitsubishi Resmi Beraliansi, Ini Kabarnya!

Beli CRV di Tempat Terpercaya 

Dengan berbagai kelebihan dan daya tariknya, sampai saat ini CRV generasi 2 masih menjadi pilihan mobil bekas yang patut Anda pertimbangkan. Apalagi mobil ini bisa Anda peroleh dengan budget kurang dari 100 juta. 

Meski begitu, pastikan Anda membeli CRV bekas di tempat yang terpercaya seperti CarsGallery. Sebagai platform jual beli mobil bekas terpercaya, CarsGallery akan membantu Anda mendapatkan unit mobil bekas terbaik. 

Dengan garansi dan sertifikat, kami memastikan seluruh unit mobil memiliki kondisi mesin, eksterior, interior, dan surat yang lengkap dan layak. Jadi, pastikan Anda mendapatkan CRV bekas terbaik di CarsGallery! 

FAQ

Honda CR-V generasi 2 tahun berapa?

Mobil ini rilis di tahun 2001, tapi secara resmi masuk ke Indonesia pada tahun 2002. 

Apakah Honda CRV gen 2 boros?

Ya. Sayangnya mobil ini terbilang memiliki konsumsi BBM yang besar. 

CRV gen 2 penggerak apa?

Terdapat 2 pilihan transmisi untuk generasi CRV ini, yaitu manual dan otomatis.



5 Perbedaan Innova Tipe E dan G, Lebih Bagus Mana?

Tahukah Anda apa perbedaan Innova tipe E dan G? Bagi Anda yang akan membeli mobil Kijang Innova, wajib mengetahui perbedaan keduanya supaya tidak salah pilih.

Secara sekilas, baik mobil Innova tipe E maupun G tampak sangat mirip. Bahkan terlihat tidak ada bedanya sama sekali. Selain itu, kedua tipe Innova ini tergolong baru hadir di Indonesia.

Mobil Innova tipe E dan G hadir pertama kali di Indonesia pada tahun 2011. Selain itu, kedua mobil ini adalah generasi mobil Innova kelima.

Perbedaan Innova Tipe E dan G

Berikut ini beberapa perbedaan antara mobil Innova tipe e dan tipe g yang harus Anda ketahui sebelum membelinya.

1. Tampilan Luar

Dari tampilan luar, jika jeli Anda akan menemukan dua hal berbeda pada Kijang Innova tipe E dan H. Innova tipe G memiliki tampilan yang cenderung lebih mewah daripada tipe E.

Hal ini nampak pada bagian lampu mobil yang terlihat lebih modern walaupun kedua tipe ini sama-sama memilikinya. Selain itu, beberapa bagian eksterior seperti rear bumper spoiler, muffler cutter, dan luxury emble penataannya lebih rapi.

2. Tampilan Dalam

Selain dari eksterior, perbedaan mobil Innova varian E dan G bisa Anda lihat di bagian interiornya. 

Ada beberapa bagian yang sedikit berbeda. Varian G menggunakan setir palang empat. Sedangkan untuk varian E memakai setir palang tiga.

Selain itu, untuk tipe G sudah dilengkapi dengan pengaturan high adjuster pada bagian joknya. Meskipun pada tipe E tidak ada, tetapi sebagai gantinya pada tipe E terdapat fitur lainnya seperti armrest dan tilt steering.

Tetapi dalam penataan jok, tipe E lebih tertata dan proporsional sehingga Anda lebih nyaman saat mendudukinya.

Selain itu, pada tipe E terdapat fabric seat cover dan speakernya yang berjumlah hingga empat buah sehingga Anda tidak akan bosan saat berkendara.

Baca Juga: 4 Perbedaan Kijang LGX dan LSX, Cek Sebelum Membeli

3. Peredam

Hal yang membedakan antara Innova E dan G lainnya bisa Anda ketahui dari peredamnya. Innova E memiliki peredam yang lebih sedikit.

Pada bagian bonnet dan dinding luar kabin di mesin mobil Innova tipe E belum ada peredamnya. Berbeda dengan tipe G yang sudah ada peredam pada bagian tersebut.

Karena peredam yang lebih sedikit ini, hawanya sedikit lebih panas dan suara mesin akan terdengar lebih jelas di dalam kabin. Untuk masalah panas, bisa Anda akali dengan menyalakan AC pada saat berkendara.

4. Fitur Keselamatan

Mobil Innova tipe G dan E sebenarnya sama-sama mempunyai fitur keselamatan. Hanya saja Innova varian E jumlahnya lebih sedikit daripada varian G.

Hal ini disebabkan karena pada Innova tipe E tidak memiliki fitur Airbags dan ABS. Mobil Kijang Innova tipe E hanya memiliki fitur force limiter dan seat belt dengan pretensioner.

Jadi untuk kepentingan keselamatan, Innova tipe G lebih direkomendasikan. Terlebih lagi adanya airbags yang dapat meminimalisir cedera apabila mobil mengalami benturan cukup keras.

Baca Juga: Perbedaan Honda HRV dan BRV, Lebih Bagus Mana?

5. Tipe Mesin

Kijang Innova tipe E menggunakan mesin bertipe 2.000cc 1TR-FE berbahan bakar bensin. Sementara itu, untuk yang G menggunakan mesin bertipe VVT-i berkapasitas 1.998 cc.

Jadi dari segi kapasitas mesin, Innova E sedikit lebih banyak daripada Innova G. Selain itu, keduanya sama-sama merupakan mobil diesel tetapi kapasitas mesin dieselnya yang membedakan.

Diesel Kijang Innova tipe G di dukung oleh mesin 2GD-FTV berkapasitas 2.393 cc, 4 silinder, DOHC, dan turbo. Sedangkan untuk tipe E mempunyai diesel dengan mesin 2.500cc 2KD-FTV.

Perbedaan kedua mesin ini tentu saja sangat berpengaruh terhadap kecepatan dan performa dari kedua mobil tersebut.

Demikian pembahasan mengenai perbedaan Innova tipe E dan G supaya Anda tidak salah pilih. Anda juga dapat membeli mobil Innova semua tipe secara online di CarsGallery.

Sebuah marketplace jual beli mobil yang sudah terbukti kualitasnya. Tidak hanya mobil Innova, mobil merek lainnya juga tersedia di CarsGallery.

Sebelum dijual, mobil melalui proses inspeksi terlebih dahulu sehingga terjamin kualitasnya. Beli Innova bekas di Carsgallery sekarang juga dan dapatkan harga promonya.



Trik Mengemudi Mobil Perkotaan Lebih Nyaman dan Irit BBM 

Mengemudi mobil perkotaan terutama jalan macet bisa menimbulkan rasa stres yang berkepanjangan. Namun, jika Anda mengetahui trik mengemudi mobil perkotaan yang tepat maka perjalanan bisa lebih nyaman. 

Tidak hanya itu, mobil juga jadi lebih irit BBM meskipun Anda sering mengerem jarak pendek. Jika Anda sehari-hari harus melewati jalanan macet saat pulang pergi kerja maka beberapa trik ini patut dicoba. 

5 Trik Mengemudi Mobil Perkotaan agar Terasa Nyaman 

City car sengaja diciptakan dengan bentuk yang compact untuk menerabas jalanan yang sempit. Selain itu, mobil perkotaan juga memiliki fitur canggih yang mampu meningkatkan manuver saat berkendara. 

Anda yang belum terbiasa menggunakan mobil perkotaan atau sering merasa lelah saat menyetir, perlu mengikuti beberapa trik ini. 

1. Memastikan Mobil Meluncur Perlahan

Daripada Anda menginjak gas kemudian mengerem dan melakukannya berulang kali, sebaiknya kendalikan daya luncur mobil. Lebih baik untuk berkendara dengan kecepatan yang pelan agar aman dan nyaman. 

Cara mengemudi mobil agar irit bbm perlu Anda praktikkan saat kondisi jalanan padat. Pastikan juga bensin mobil tidak dalam posisi tinggal seperempat. Anda akan kesulitan mengisi bensin saat jalanan macet. 

Baca Juga: 6 Tips Agar Berani Mengemudi di Jalan Raya

2. Manfaatkan Hand Brake saat Berhenti Lama 

Ketika Anda harus berhenti lama, misalnya, saat jalanan macet panjang, sebaiknya hentikan mobil dengan hand brake. Mobil bisa berhenti dengan lebih pakem dan juga menghindari mobil mengalami panas berlebih. 

Selain memanfaatkan hand brake, Anda juga bisa memasukkan transmisi pada posisi netral. Beberapa city car berkualitas seperti Wuling bahkan menyediakan fitur Automatic Vehicle Holding (AVH) untuk membantu menghentikan mobil lama. 

Baca Juga: Cara Melatih Feeling Mengemudi Mobil Agar Cepat Terbiasa

3. Memanfaatkan Gigi Rendah 

Jika Anda memiliki city car manual, maka gunakan gigi rendah saat berjalan. Gigi rendah seperti 1 atau 2 akan memudahkan Anda mengontrol mobil. Anda bisa menghindari mobil mati karena beban mesin berlebihan. 

Trik mengemudi mobil manual ini sangat pas untuk jalanan macet. Apabila Anda menggunakan mobil matic maka manfaatkan kombinasi posisi D saat berjalan dan injak rem agar berhenti. 

Keduanya tidak hanya bisa membuat aktivitas menyetir lebih nyaman dan kaki bebas pegal tetapi juga irit BBM. Anda bisa membuktikannya sendiri saat berkendara langsung nanti. 

Baca Juga: 4 Cara Mengemudi Mobil Manual di Tanjakan, Dijamin Lancar!

4. Tidak Perlu Menginjak Pedal Gas Terlalu Dalam 

Ada juga cara mengemudi eco driving untuk mobil perkotaan yaitu tidak menginjak pedal gas berlebihan. Anda hanya perlu menekannya perlahan di setiap lalu lintas padat. Hal ini bertujuan agar Anda tidak menginjak rem terlalu dalam saat berhenti. 

Selain itu, Anda juga bisa mengamankan jarak antara kendaraan depan dan di belakang sehingga menghindari kecelakaan. 

5. Memilih Rute Aman di Awal

Sebelum mulai berkendara, Anda sebaiknya memilih rute yang tepat dan juga aman. Mengecek rute ini semakin mudah dengan navigasi GPS yang bisa dibaca dengan jelas melalui head unit. 

Kini makin banyak city car yang dilengkapi dengan head unit berukuran besar. Contohnya, mobil perkotaan Suzuki yang rata-rata memiliki head unit ukuran 7-9 inci. Ukuran yang besar ini memudahkan Anda membaca navigasi dengan jelas. 

Terapkan semua trik mengemudi mobil perkotaan ini dengan benar. Lebih baik lagi jika Anda memastikan kondisi mobil sebelum menggunakan atau membelinya. Anda bisa mempercayakan pemilihan mobil bekas terbaik melalui CarsGallery.

Di sini ada begitu banyak pilihan mobil bekas berkualitas yang telah melalui inspeksi profesional bersertifikasi. Jadi, mobil pilihan Anda nantinya akan terjamin kualitasnya dan bergaransi. Temukan mobil bekas kesayangan Anda sekarang di CarsGallery.



5 Tips Memilih City Car yang Cocok untuk Tembus Kemacetan

Bagaimana tips memilih city car? City car sendiri merupakan mobil yang dirancang khusus untuk pemakaian di perkotaan terutama dengan tingkat kemacetan tinggi. Perlu Anda ketahui, tidak semua jenis mobil cocok digunakan di daerah perkotaan.

Biasanya city car bentuknya kecil karena harus mampu melewati macetnya jalan raya. Mobil ini harus lincah dan hemat bahan bakar dengan desain yang cenderung simple.

Di Indonesia sendiri sudah banyak mobil dengan konsep seperti ini. Ada mobil perkotaan Suzuki, Honda, Toyota, Mitsubishi, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Mobil Kecil Toyota, Cocok Libas Jalanan Kota!

Tips Memilih City Car

Bagi Anda yang ingin menggunakan mobil di perkotaan, berikut ini beberapa tips memilih mobil perkotaan atau city car yang sebaiknya Anda terapkan sebelum membelinya.

1. Memiliki Kabin yang Luas

Apapun bentuk mobilnya, kabin sebaiknya tetap luas dan menyisakan banyak cukup ruang untuk bagasi. Ini berkaitan dengan kenyamanan berkendara.

Bayangkan Anda berkendara di tengah kemacetan tapi harus duduk di dalam mobil yang sempit. Pastinya Anda merasa tidak nyaman.

2. Adanya Fitur Keselamatan

Tips penting memilih city car selanjutnya adalah mobil tersebut harus memiliki fitur keselamatan. Hal ini sangat penting, mengingat resiko kecelakaan berkendara di perkotaan yang macet sangatlah tinggi.

Mobil harus memiliki fitur keselamatan yang membuat Anda bisa terhindar dari tabrakan dengan mobil di depan. Misalnya saja ABS, airbag, side impact beam, dan yang paling penting adalah mobil harus ada sabuk pengaman.

Baca Juga: 9 Model Mobil Perkotaan dari Suzuki, Gesit dan Irit BBM!

3. Mobil Hemat Bahan Bakar

Anda juga harus mempertimbangkan bahan bakar dalam memilih city car ini. Memang mobil hanya digunakan jarak dekat saja, tidak untuk perjalanan jarak jauh.

Akan tetapi, lebih baik jika memilih mobil yang efisien bahan bakar. Kamu tidak perlu bolak-balik isi bensin saat berangkat kerja dan pulang kerja.

Selain itu, dengan membeli mobil kota yang hemat bahan bakar, tentu saja dapat menghemat pengeluaran. Tentu saja, hal ini sangat bermanfaat bagi Anda yang memiliki gaji tidak terlalu besar.

4. Perhatikan Kualitas Interiornya

Bagi interior secara keseluruhan juga harus Anda perhatikan. Selain kabinnya yang luas, pastikan kualitas fitur yang ada di dalamnya juga bagus.

Periksa desain, tempat duduk, AC, dashboard, dan lain sebagainya. Semua harus berfungsi dengan baik dan tidak rusak. Selain itu, yang paling penting adalah bagian gas, rem, dan transmisi harus benar-benar berfungsi.

Baca Juga: Mengenal Setiap Perbedaan Tipe Ertiga, Wajib Tahu!

5. Pilih Ukuran Sesuai Kebutuhan

Memilih city car yang tepat sebaiknya mempertimbangkan ukurannya. Semua kembali lagi ke kebutuhan Anda.

Jika memang kota Anda super macet, maka Anda harus memilih mobil dengan ukuran yang sangat kecil seperti Honda Brio supaya mudah melewati kemacetan.

Sementara itu, jika mobil Anda gunakan di kota yang kemacetannya tidak terlalu parah, bisa menggunakan mobil yang ukurannya sedikit lebih besar. Tetapi, tidak disarankan memilih mobil terlalu besar karena pergerakannya tidak terlalu mobile.

Jadi, jangan sampai salah pilih. Itulah dia tips memilih city car yang tepat dan cocok untuk Anda. Dapatkan mobil perkotaan dengan harga murah melalui CarsGallery.

CarsGallery, marketplace jual beli mobil berkualitas. Semua mobil ada di marketplace ini, termasuk itu city car.

Soal kualitas, tidak perlu diragukan lagi. Setiap mobil telah melewati proses inspeksi yang sangat ketat sehingga terjamin kualitasnya. Bahkan, mobil ada garansinya selama 1 tahun.

Anda tidak perlu membayar biaya service dalam jangka waktu tersebut. Hubungi CarsGallery untuk detail selengkapnya.



6 Kelebihan Mobil Perkotaan Gesit, Irit, dan Super Andal!

Sedang bingung memilih tipe mobil? Ingin beli mobil SUV, MPV atau minivan? Sebelum memilih mobil berukuran besar, Anda perlu cek dulu kelebihan mobil perkotaan (city car). 

Mobil yang hadir dengan ukuran relatif kecil ini menawarkan sejumlah kelebihan yang pas untuk aktivitas harian Anda. Apalagi setiap produsen mobil selalu memproduksi city car karena menjadi salah satu yang laris di pasaran. 

Seperti apa kelebihan yang patut Anda pertimbangkan? Cek dulu deretannya ini. 

6 Kelebihan Mobil Perkotaan untuk Aktivitas Harian 

City car adalah salah satu tipe mobil yang dirancang khusus untuk konsumen di perkotaan. Kapasitas mobil rata-rata 2 sampai 4 orang sehingga cocok untuk mobil pribadi dan keluarga kecil. 

Meskipun ukuran kecil dan memiliki batasan jumlah penumpang, mobil perkotaan memiliki kelebihan yang menjadi daya tariknya tersendiri. 

1. Hemat Bahan Bakar 

Tahukah Anda bahwa city car hemat BBM? Hal ini tidak terlepas dari kapasitas mesinnya yang rendah yaitu hanya 1.000 cc saja. Beberapa bahkan ada yang hanya 998 cc seperti Karimun Wagon R dari Suzuki. 

Apalagi mobil perkotaan keluaran terbaru, kini termasuk dalam kategori LCGC yang hemat bbm sekaligus ramah lingkungan. 

Baca Juga: 6 Rekomendasi Mobil Avanza Bekas Harga 70 Jutaan

2. Gesit untuk Jalanan Perkotaan 

Rata-rata jalanan perkotaan cukup padat sehingga menuntut mobil dan pengemudi harus bisa lebih gesit. Belum lagi jika Anda akan menggunakan mobil untuk berangkat dan pulang kerja, kemacetan menjadi masalah yang cukup serius. 

City car adalah pilihan tepat untuk melintasi jalanan yang padat hingga macet. Pasalnya, ukurannya yang kecil dan ringan bisa lebih mudah melakukan pengereman jarak pendek. 

3. Harga yang Jauh Lebih Murah 

Selain kelincahan, keuntungan memiliki mobil kecil adalah tidak menguras tabungan karena harganya yang murah. Contohnya, mobil perkotaan Suzuki S-Presso yang belum lama meluncur hanya dijual Rp169 jutaan saja. 

Harga tersebut termasuk paling murah di kelasnya. Jadi, Anda tidak akan rugi untuk membeli mobil perkotaan jika fungsinya untuk jarak dekat. Baik itu pulang pergi ke kantor atau liburan tempat terdekat. 

Baca Juga: 6 Mobil SUV Bekas Dibawah 100 Juta, Performa Masih Andal!

4. Mudah Mencari Tempat Parkir 

Ingin parkir di garasi atau di pusat perbelanjaan yang ramai? Anda tidak akan kesulitan mencari tempat parkir. Ukurannya yang compact menjadikannya tidak membutuhkan ruang terlalu luas untuk parkir. 

Anda pun bisa mengatur parkir bahkan di lahan yang sempit dengan mudah. Jika garasi Anda sempit, sebaiknya mulai mencari rekomendasi city car terbaik dari sekarang. 

Baca Juga: Tipe Toyota Rush Terbaru: Spesifikasi, Fitur, dan Harganya

5. Perawatan Mudah dan Murah 

Daya tarik terbesar dari mobil perkotaan ada pada perawatannya. Mengingat bodinya kecil maka perawatannya pun sangat mudah. Anda tidak perlu kesulitan mengecek setiap komponen mobil. 

Selain itu, mengingat mobil perkotaan sudah LCGC artinya mengadopsi teknologi yang baru dan sederhana. Biaya perawatan baik servis dan juga penggantian suku cadang tentunya lebih murah. 

6. Desain yang Sangat Variatif 

Ingin mobil perkotaan seperti sedan? Atau ingin model hatchback? Anda bisa mendapatkannya, karena desain mobil ini cukup variatif. Tidak seperti SUV dan MPV yang rata-rata desainnya konvensional. 

Kini, Anda sudah tahu apa saja kelebihan mobil perkotaan yang bisa menjadi referensi sebelum membeli mobil. Apabila Anda ingin mobil perkotaan yang lebih murah lagi bisa mengecek langsung melalui CarsGallery

Ada banyak pilihan mobil bekas tipe city car yang akan Anda temukan. Semua mobilnya juga telah melalui tahapan pengecekan secara profesional sehingga menjamin kualitasnya. 

Ayo, tidak perlu menunda lagi untuk membeli mobil, cek di CarsGallery sekarang juga.



Rekomendasi Mobil Ayla Bekas Palembang & Tips Membelinya

Mobil Ayla bekas Palembang saat ini memiliki peminat yang terus bertambah setiap harinya. Selain karena desainnya yang mungil dan praktis, jenis mobil ini sangat cocok untuk wanita, orang yang masih single, ataupun keluarga kecil.

Jika harga baru mobil Ayla di pasaran masih sangat mahal, mengambil inisiatif dengan membeli kendaraan second adalah pilihan terbaik. Namun, Anda juga perlu paham betul tips memilih mobil bekas berkualitas seperti apa.

Nah, agar tidak kebingungan memilih jenis mobil Ayla terbaik dan bagaimana tips membelinya. Kali ini kami akan membahasnya secara lengkap untuk Anda pada artikel di bawah ini.

Baca juga: Rekomendasi Mobil Ayla Bekas Harga 50 Juta Murah Berkualitas

Rekomendasi Mobil Ayla Bekas Palembang, Berkualitas!

Apakah Anda salah satu orang yang tertarik memiliki mobil Ayla bekas? Berikut beberapa rekomendasi kendaraan beserta harganya untuk dapat Anda jadikan pertimbangan, antara lain:

1. Keluaran Pertama Tahun 2013 – 2016

Jenis mobil Ayla yang wajib Anda pertimbangkan pertama kali adalah rilisan awal di tahun 2013 – 2016. Mobil Ayla dengan keluaran di rentang tahun tersebut sudah memiliki mesin 3 silinder dengan 1.000 cc dan kode 1KER-DE.

Tipe standar paling umum adalah D dengan harga bekas Rp76,76 Juta. Mobil ini belum memiliki AC tetapi sudah lengkap dengan power window dan power steering. Untuk jenis di atasnya yaitu D+, ada tambahan AC dan power steering.

Harga dari D+ ini lebih murah sekitar Rp60 Juta – Rp65 Juta. Sedangkan, jika Anda mencari mobil Ayla matic, kelas di tahun ini masih menginjak harga Rp70 – 75 Jutaan. Sedangkan, tipe tertinggi Ayla X AT harga bekasnya berkisar Rp75 – 80 Juta.

2. Daihatsu Ayla Facelift 2017 – 2019

Berikutnya, ada Ayla bekas Palembang keluaran tahun 2017 – 2019. Mobil keluaran ini sudah terlihat lebih modern dengan fitur yang canggih. Tidak heran jika harganya pun lebih mahal daripada model sebelumnya.

Daihatsu Ayla Facelift cenderung memiliki desain yang stylish, projector headlamp lengkap dengan LED daytime running light (DRL), serta memiliki nuansa sporty yang sangat menarik.

Mesin dari Daihatsu Ayla Facelift ini sudah bertenaga 1.200 cc Dual VVT-i. Untuk harga second, Anda bisa mendapatkannya mulai dari rentang Rp90-100 Juta.

Baca juga: Bisa Beli Mobil Ayla Bekas 40 Juta? Begini Penjelasannya!

3. Daihatsu Ayla Facelift 2020

Terakhir, ada Daihatsu Ayla Facelift 2020. Jika Anda pecinta mobil keluaran terbaru dengan tahun muda, Daihatsu Ayla Facelift 2020 bisa menjadi pilihan terbaik. Pasalnya, dari sisi mesin tentu lebih baik dibandingkan mobil keluaran lama.

Dari desain interior, Daihatsu Ayla Facelift 2020 terbilang bersih serta karet-karetnya cukup kencang. Sisi menariknya, mobil ini dinilai lebih ramah lingkungan meskipun tampilan bodinya lebih sporty.

Mesin mobil Ayla keluaran terbaru ini dilengkapi dengan dua pilihan yaitu 1.0 liter dan 1.2 liter. Selain itu, sistem pengeremannya juga sudah lengkap dengan ABS dan EBD.

Apabila Anda tertarik untuk memiliki mobil sporty yang cantik dari Ayla, rentang harga bekasnya kurang lebih Rp100 Jutaan untuk mesin 1.0 Liter dan Rp110 Jutaan untuk 1.2 Liter.

Tips Membeli Mobil Ayla Bekas

Ketika Anda tertarik untuk membeli mobil bekas, sebaiknya ikuti beberapa tips berikut ini:

1. Atur Anggaran

Pertama, sebelum membeli mobil bekas sebaiknya atur anggaran terlebih dahulu. Berapa budget maksimum yang Anda miliki dan tentukan apakah ingin membeli secara cash atau kredit.

Pastikan untuk menyesuaikannya dengan anggaran yang sudah Anda buat secara rinci.

Baca juga: 10 Daftar Mobil Bekas 30 Jutaan yang Bagus

2. Temukan Mobil Ayla yang Anda Inginkan

Sebelum meluncur ke dealer mobil bekas, Anda bisa mencari tahu terlebih dahulu jenis kendaraan yang diinginkan. Sekarang ini sudah banyak situs jual-beli mobil online ataupun platform digital yang menyediakan penawaran terbaik.

Pada beberapa dealer, Anda mungkin bisa menemukan mobil Ayla bekas Rp40 Juta. Namun, tetap pastikan riwayat pemakaian, servis, kilometer dan odometer, serta kondisi bodi dan juga mesin kendaraan.

3. Periksa Kelengkapan Dokumen

Selanjutnya, untuk mendapatkan mobil Ayla sesuai keinginan Anda juga harus memastikan kelengkapan dokumen yang dimiliki. Pastikan seluruh dokumennya ada.

Beberapa dokumen yang harus Anda periksa seperti BPKP, STNK, serta faktur penjualan secara lengkap dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

4. Inspeksi Mobil Bersama Tim Profesional

Terakhir, Anda juga harus melakukan verifikasi ulang kondisi kendaraan bersama tim inspeksi professional. Hal ini bertujuan untuk memastikan mobil yang Anda beli memang berkualitas dan sesuai dengan deskripsi yang penjual berikan.

Beli Mobil Ayla Bekas Berkualitas, di CarsGallery Aja!

Bingung menemukan dealer mobil terpercaya dengan pelayanan maksimal? Anda harus cek koleksi lengkap kendaraan di CarsGallery. Tidak hanya memberikan penawaran menarik di setiap merek dan jenis kendaraan.

CarsGallery juga terkenal memberikan mobil dengan kualitas yang tidak main-main. Hal ini karena CarsGallery memiliki tim inspektor bersertifikat resmi dan sudah berpengalaman melakukan pengecekan menyeluruh pada berbagai jenis mobil.

Harga mobil bekas di sini pun bersaing, selaras dengan kualitas yang diberikan. Beberapa merek mobil populernya seperti Honda, Toyota, Nissan, dan Mitsubishi. Sehingga, cocok sekali bagi Anda yang sedang mencari Ayla bekas Palembang.

Platform online terpercaya ini juga memberikan jaminan kualitas mobil berupa garansi 1 tahun penuh setelah pembelian. Jadi, tingkat keamanan kendaraan yang Anda beli tidak perlu diragukan.

Apabila belum ada 1 tahun pemakaian terdapat kendala pada mobil, CarsGallery siap memberikan perawatan maksimal secara gratis. Menarik sekali, kan? Yuk, unduh sekarang juga aplikasi CarsGallery dan temukan mobil impian Anda.



Ini 8 Penyebab Mobil Bergetar Pada Kecepatan Tertentu

Tahukah Anda apa penyebab mobil bergetar pada kecepatan tertentu? Ketika berada di jalanan yang lengang dengan akses lancar membuat pengemudi cenderung memacu laju kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Tanpa disadari hal tersebut membuat ketidakseimbangan pada kendaraan. Bukan hanya pada kecepatan tinggi saja, tetapi beberapa kendaraan yang melaju terlalu pelan juga membuat mobil jadi bergetar.

Timbulnya getaran pada mobil tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor. Apa saja? Anda bisa temukan jawabannya pada pembahasan lengkap di bawah ini.

Baca juga: Penyebab Bunyi pada Roda Mobil dan Cara Mengatasinya

Penyebab Mobil Bergetar Pada Kecepatan Tertentu

Anda sedang mengemudi mobil dan terjadi getaran secara tiba-tiba? Jangan anggap remeh! Getaran yang muncul bisa saja terjadi karena terdapat sistem mobil yang tidak ideal.

Berikut beberapa penyebab mobil bergetar saat berkendara dengan kecepatan tertentu yang perlu Anda ketahui, antara lain:

1. Kondisi Ban

Pertama yaitu faktor dari ban mobil. Anda pasti paham kalau ban merupakan bagian paling krusial karena bergesekan langsung dengan jalan raya. Sehingga, secara tidak langsung mempengaruhi kestabilan dalam berkendara.

Ketika Anda berkendara dan tiba-tiba timbul getaran, bisa jadi karena kondisi ban yang tidak seimbang. Pengisian angin antara satu ban dengan ban lainnya berbeda sehingga membuat mobil bergetar saat Anda kendarai.

Meski sederhana, tetapi pengaruh angin pada ban mobil ini sangat besar. Selain menimbulkan rasa kurang nyaman saat berkendara, ban mobil yang tidak stabil juga mengancam keselamatan karena proses berkendara yang tidak maksimal.

2. Shockbreaker

Mengapa mobil bergetar saat kecepatan tinggi? Salah satu faktornya adalah shockbreaker. Alat ini memiliki fungsi untuk meredam getaran pada kendaraan ketika sedang melaju.

Apabila terdapat satu bagian saja yang rusak, bisa dipastikan komponen mobil akan bergetar secara otomatis.

Meskipun paling umum getaran mobil ini dirasakan saat melaju dalam kecepatan tinggi, tetapi pada beberapa kondisi shockbreaker yang sudah parah, pada kecepatan rendah pun akan menimbulkan efek getaran yang kuat.

Solusi untuk mengatasi permasalahan ini dengan mengganti shockbreaker lama dengan yang baru. Sehingga getaran pada mobil bisa diredam kembali saat kondisi melaju, baik dalam kecepatan tinggi ataupun rendah.

Baca juga: Ciri Suspensi Mobil Bekas Rusak

3. Propeller

Berikutnya adalah propeller. Mobil bergetar ketika Anda kemudikan bisa juga dipengaruhi oleh propeller, meskipun kemungkinannya sangat kecil.

Hal ini karena fungsi dari propeller yang sengaja dirancang untuk menahan getaran ketika transmisi data dari gearbox ke diferensial. Selain itu, propeller juga berfungsi untuk menahan tekanan yang menimbulkan pembelokan.

Oleh karena itu, meski kecil kemungkinannya getaran pada mobil bisa juga disebabkan oleh kerusakan pada propeller mobil.

4. Mesin

Kemudian, mobil bergetar saat kecepatan tinggi juga bisa disebabkan oleh mesin yang bermasalah. Contoh kasusnya seperti mesin yang tidak mendapatkan pasokan bahan bakar sesuai kebutuhan.

Pastinya hal tersebut menimbulkan masalah pada sistem kompresi dan kelistrikan kendaraan. Bahkan, setelan mesin yang kurang pas dan kopling habis tanpa pengecekan berkala, juga bisa mempengaruhi performa dari mesin kendaraan.

Oleh karena itu, untuk mengatasi permasalahan karena faktor mesin sebaiknya Anda lakukan pengecekan secara berkala. Utamanya di bagian penyuplaian bahan bakar.

Jangan lupa cek komponen mobil mulai dari filter bensin hingga busi, apakah ada sumbatan atau kotoran atau tidak. Selain itu, pastikan juga untuk melakukan pergantian secara berkala pada suku cadang mobil.

5. Rem Kendaraan

Selanjutnya, penyebab mobil bergetar pada kecepatan tertentu adalah rem kendaraan. Permasalahan satu ini cenderung bisa Anda rasakan ketika sedang menginjaknya.

Maka, bisa diambil kesimpulan bahwa poin masalahnya ada pada cakram. Ketika cakram rem sudah tidak presisi, maka akan timbul rasa bergetar saat pengemudi penginjaknya. Hal ini tentu harus segera Anda atasi dengan menggantinya.

Selain itu, pengaruh rem ini juga bisa disebabkan oleh kampas yang sudah buruk. Poin ini wajib Anda perhatikan karena sistem pengereman juga menjadi komponen penting saat berkendara. Segera atasi untuk menjaga keamanan berkendara.

Baca juga: Pentingnya Jaga Kebersihan Injektor Mobil

6. Busi

Anda sedang mengalami masalah mobil bergetar secara tiba-tiba? Bisa jadi itu pengaruh dari busi yang sudah mati. Kondisi busi yang mati akan membuat mesin bekerja secara pincang.

Komponen busi di dalam mobil ini terdapat empat titik. Jika salah satunya mati, lebih baik Anda seluruhnya. Sebab, jika Anda biarkan busi ini akan mempengaruhi kinerja mesin dan membuat performanya menjadi buruk.

Alhasil, Anda menjadi kurang nyaman saat berkendara.

7. Velg

Lalu, ada juga pengaruh lain dari velg mobil. Saat berada di kecepatan tinggi, velg yang bengkok atau mengalami kerusakan bentuk akan memicu getaran pada kendaraaan.

Velg yang tidak presisi membuat ban mobil tidak akan terbentuk bulat sempurna. Sehingga, keseimbangan dalam berkendara tentu saja terganggu. Tidak hanya itu, pengaruh velg yang rusak ini juga akan berpengaruh besar pada daya tahan beban.

Solusi atas masalah ini tentu Anda harus mengganti velg ban sesuai dengan aturan aslinya. Jangan lupa untuk menghindari lubang di jalan ketika berkendara untuk memastikan velg tidak rusak akibat benturan keras yang terjadi.

8. Engine Mount

Terakhir, mobil bergetar saat dikendarai juga bisa disebabkan oleh engine mount yang rusak. Seperti yang sudah Anda ketahui bahwa fungsi dari engine mount sendiri untuk menahan bobot mesin.

Apabila terjadi kerusakan, maka sedikit banyak getaran akan Anda rasakan, utamanya ketika berkendara dengan kecepatan tinggi. Biasanya faktor kerusakan engine mount ini karena pernah mengalami kecelakaan.

Nah, demikianlah beberapa pembahasan mengenai penyebab mobil bergetar pada kecepatan tertentu. Pastikan Anda melakukan pengecekan menyeluruh sebelum mulai berkendara, apalagi bepergian jauh.

Pasalnya, mobil bergetar akan berpengaruh pada keselamatan selama berkendara. Oleh karena itu, mari lebih peduli dengan kesehatan mobil dengan melakukan perawatan secara berkala. Semoga informasi di atas bermanfaat.



Penyebab Lampu Sein Tidak Berkedip dan Cara Mengatasinya

Mengetahui penyebab lampu sein tidak berkedip bisa menjadi tantangan tersendiri, terutama pada mobil modern yang memiliki banyak koneksi listrik. Perlu waktu dan pemahaman untuk menentukan sumber masalahnya. 

Masalah bisa muncul di berbagai bagian lampu sein seperti bohlam, unit flasher, kabel, konektor, atau sekering. Namun, tidak selalu perlu langsung membawa mobil ke bengkel karena beberapa masalah lampu sein dapat diperbaiki sendiri.

Baca Juga: Mengenal 41 Komponen Mesin Mobil, Lengkap dengan Fungsinya!

Penyebab Lampu Sein Tidak Berkedip

Berikut ini sejumlah kondisi alasan kenapa lampu sein tidak berkedip.

1. Bohlam Lampu Putus

Salah satu penyebab utama lampu sein tidak berkedip adalah bohlam yang putus. Hal ini bisa disebabkan oleh penggunaan bohlam yang tidak sesuai atau karena tegangan listrik yang terlalu besar atau kecil. 

Tegangan yang terlalu besar membuat bohlam tidak mampu menahan arus listrik sedangkan tegangan yang terlalu kecil menyebabkan lampu tidak bisa berkedip.

2. Soket Bermasalah

Soket lampu yang kotor atau berdebu juga dapat menjadi penyebab lampu sein tidak kedip. Selain itu, pemasangan soket yang tidak kencang atau tidak sesuai juga dapat menyebabkan lampu tidak berfungsi dengan baik.

3. Flasher Rusak

Flasher berfungsi untuk menyalurkan arus listrik ke lampu sein agar dapat menyala dan berkedip. Jika flasher rusak, lampu sein tidak akan berkedip dan bahkan bisa mati sama sekali.

4. Masalah pada Sistem Kelistrikan

Kerusakan pada sistem kelistrikan mobil juga bisa menjadi penyebab lampu sein tidak berkedip. Masalah pada kelistrikan tidak hanya memengaruhi lampu sein, tetapi juga komponen listrik lain yang terhubung.

5. Aki Lemah atau Soak

Penyebab lain lampu sein tidak berkedip adalah aki yang sudah tidak layak pakai. Aki merupakan sumber daya utama bagi komponen listrik di mobil, termasuk lampu. 

Jika aki sudah lemah atau soak, lampu sein tidak akan menyala dengan baik atau tidak berkedip sama sekali.

Masalah Lain pada Lampu Sein

Selain penyebab tadi, terdapat sejumlah masalah lain yang menyebabkan lampu sein terus menyala tidak berkedip.

1. Salah Satu Lampu Sein Tidak Berfungsi

Jika hanya satu lampu sein yang tidak berfungsi, kemungkinan besar masalahnya adalah bohlam yang sudah mati. Ini adalah masalah yang paling umum terjadi. 

Solusinya cukup sederhana, periksa bohlamnya. Jika filamennya putus atau kaca bohlam sudah gelap, ganti bohlam tersebut. Pastikan soketnya juga dalam kondisi baik, dan jika ada korosi, ganti soketnya.

2. Lampu Darurat Tidak Berfungsi, Tetapi Lampu Sein Berfungsi

Lampu darurat dan lampu sein biasanya berada dalam rangkaian yang sama. Masalah bisa terjadi karena flasher lampu darurat rusak, sekering putus, koneksi di sakelar lampu sein buruk, atau ada hubungan pendek di kabel eksternal. 

Jika flasher atau sekering yang rusak, cukup ganti. Namun, jika koneksinya yang longgar, Anda perlu memperbaiki koneksi tersebut.

3. Kedua Lampu Sein Tidak Berfungsi

Jika kedua lampu sein mati, biasanya penyebabnya adalah sekering yang putus atau flasher yang rusak. 

Masalah ini juga bisa disebabkan oleh soket yang berkarat atau bohlam yang rusak sehingga memerlukan perbaikan lebih kompleks. Untuk memperbaikinya, Anda bisa mengikuti panduan dari pabrikan mobil.

Baca Juga: 6 Tips Agar Berani Mengemudi di Jalan Raya

4. Lampu Sein Tidak Mati Setelah Digunakan

Penyebab lampu sein mobil tidak berkedip ini biasanya adalah mekanisme pembatalan di sakelar yang rusak atau cam pembatalan yang patah. Untuk memperbaikinya, ganti saklar atau cam, tergantung pada model mobil Anda.

5. Lampu Sein Berkedip Terlalu Cepat Atau Lambat

Perubahan kecepatan kedipan lampu sein sering kali terjadi jika Anda mengganti flasher atau bohlam dengan tipe yang salah. 

Selain itu, penyebab lainnya bisa berupa sambungan saklar yang longgar, masalah koneksi daya, atau grounding yang buruk pada lampu. 

Jika berkedip lebih cepat dari biasanya, periksa apakah alternator terlalu mengisi daya baterai. Jika lebih lambat, bisa jadi alternator kurang mengisi daya atau baterai lemah.

6. Indikator Dasbor Tidak Berkedip

Jika lampu indikator di dasbor menyala tetapi tidak berkedip, periksa bohlam sein dan flasher. Jika salah satu lampu tidak menyala, periksa bohlam dan soket untuk melihat apakah ada kerusakan atau korosi.

Baca Juga: 9 Tips Mengemudi di Jalan Tol agar Aman Selama Perjalanan

Cara Mengatasi Masalah Lampu Sein

Sejumlah penyebab sein mobil tidak berkedip dapat diperbaiki dengan cara sebagai berikut.

  • Periksa Kabel, cek rangkaian kabel yang terhubung dengan lampu sein untuk memastikan apakah ada kabel yang putus, terkelupas, atau masalah lainnya. Pastikan tidak ada kerusakan pada kabel, dan ganti jika diperlukan.
  • Periksa Flasher, pastikan flasher dalam keadaan baik dan terpasang dengan benar. Jika flasher rusak atau bermasalah, segera ganti dengan yang baru. Flasher yang rusak bisa menyebabkan lampu sein terus menyala tanpa bisa berkedip atau sulit dimatikan.
  • Periksa Bohlam, jika bohlam sudah redup, rusak, atau sudah digunakan terlalu lama, sebaiknya ganti dengan yang baru. Pastikan bohlam sesuai dengan flasher agar lampu dapat menyala normal dan mencegah kerusakan pada bohlam.
  • Periksa Sistem Kelistrikan, periksa daya aki mobil untuk memastikan tidak terlalu lemah atau terlalu besar. Pasokan daya yang tidak stabil dapat mempengaruhi kinerja lampu sein.
  • Periksa Tuas atau Tombol Lampu Sein, cek apakah tuas atau tombol lampu sein berfungsi dengan baik. Kadang-kadang, tuas atau tombol bisa tetap dalam posisi “on” meskipun sudah dimatikan.

Demikian pembahasan mengenai penyebab lampu sein tidak berkedip. Pada dasarnya, setiap komponen mobil penting untuk menjaga keamanan dan keselamatan selama berkendara.

Itulah mengapa jika terjadi kerusakan, termasuk pada lampu sein, Anda harus segera memperbaikinya. Datanglah ke bengkel terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat.



6 Rekomendasi Mobil Paling Nyaman untuk Perjalanan Jauh

Bagi Anda yang gemar travelling atau sering mudik, maka memiliki mobil paling nyaman untuk perjalanan jauh bisa menjadi kebutuhan penting. 

Biasanya, perjalanan jarak jauh memakan waktu lebih lama. Sehingga idealnya perlu kendaraan dengan performa prima dan tangguh supaya pengalaman berkendara lebih menyenangkan.

Selain itu, Anda sebaiknya juga memperhatikan kapasitas dan konsumsi bahan bakar mobil. Mari simak rekomendasi mobil yang sesuai untuk berkendara jauh.

Mobil Paling Nyaman untuk Perjalanan Jauh

Perjalanan mobil yang berlangsung lama sering kali menyebabkan pegal dan tidak nyaman. Terlebih lagi, jika mobil mengalami masalah yang membuat perjalanan tidak lancar.

Anda bisa mempertimbangkan beberapa mobil berikut untuk mendapatkan pengalaman berkendara jarak jauh yang nyaman:

1. Toyota Fortuner

Toyota Fortuner merupakan mobil tipe SUV pabrikan Jepang. Mobil ini diklaim memiliki kaki-kaki dan rangka yang kuat, sehingga handal melibas medan offroad yang penuh tantangan.

Mesin dari Fortuner juga terkenal mampu menghasilkan tenaga dan torsi yang besar. Toyota menyematkan mesin berkapasitas mulai dari 2.4 L 4 silinder segaris. Mesin ini mampu menghasilkan daya hingga 149,6 ps dan torsi puncak sebesar 40,8 kgm.

Mesin yang responsif dipadukan dengan desain eksterior yang gagah menjadikan  SUV ini layak menjadi rekomendasi mobil nyaman untuk jarak jauh.

Terlebih lagi, Toyota Fortuner juga memiliki kabin luas serta sistem keamanan yang lengkap. 

Tersedia juga berbagai fitur menarik untuk menunjang kenyamanan berkendara pengemudi dan penumpang, seperti wireless charger, AC digital, dan kamera 360.

2. Mitsubishi New Pajero Sport

Mitsubishi New Pajero Sport masuk segmen SUV 2.500 cc. Berbekal tenaga dan torsi mesin yang besar, mobil ini sangat cocok untuk perjalanan jauh. Mesin Pajero Sport mampu menghasilkan tenaga hingga 181 ps pada putaran 3.500 rpm.

Mobil dengan kapasitas 7 orang ini juga memiliki penampilan yang gagah. Mulai dari body besar yang terkesan sporty, hingga kaki-kaki yang kuat. 

Pajero Sport juga memiliki ground clearance yang tinggi sehingga mampu melalui medan tidak rata seperti jalan berlubang atau berbatu tanpa mengorbankan kenyamanan.

Bahkan, tersedia fitur Off Road Mode yang dapat mengoptimalkan performa kendaraan menyesuaikan kondisi jalan.

Bukan itu saja, Mitsubishi menyematkan fitur keselamatan yang lengkap pada SUV premium ini. Di antaranya yaitu, Blind Spot Warning, Hill Start Assist, Anti Lock Braking System, dan Child Safety Lock.

Selain memiliki kabin dan bagasi lega, Pajero Sport juga dilengkapi berbagai fitur canggih yang menjadikannya mobil yang nyaman untuk perjalanan jauh.

Baca Juga: 5 Keunggulan Mitsubishi All New Triton, Wajib Beli?

3. Honda CR-V

Segmen SUV memang kerap menjadi pilihan mobil paling nyaman untuk perjalanan jauh.

Kali ini ada SUV tangguh produksi Honda, yaitu CR-V. Mobil dengan kapasitas hingga 7 orang penumpang ini hadir dengan tampilan yang gagah dan menawarkan kenyamanan optimal.

Honda CR-V mampu menghasilkan tenaga hingga 190 PS dan torsi puncak 240 Nm.

Bagian kabin terkesan sporty dengan warna dominan gelap. Tidak hanya bagian kabin yang luas, bagasi mobil ini juga lega. Sehingga mencukupi untuk menyimpan berbagai barang bawaan.

Honda juga membeli mobil ini dengan beragam fitur canggih, seperti collision mitigation brake system, lane keeping assist system, dan adaptive cruise control.

Selain sebagai fitur keselamatan, fitur berteknologi canggih juga ditambahkan untuk meningkatkan kenyamanan berkendara. Salah satunya yaitu adaptive driving beam yang berfungsi mengatur intensitas dan distribusi cahaya secara otomatis.

Kemudian, ada juga head unit touch screen 9 inci, audio steering switch, dan A/V system untuk menunjang kenyamanan selama perjalanan.

4. All New Nissan Livina

Nissan juga punya andalan mobil nyaman untuk perjalanan jauh, yakni All New Nissan Livina. 

Mobil ini sekilas tampak serupa dengan Mitsubishi Xpander. Namun, eksterior All New Nissan Livina memiliki desain yang lebih elegan dengan lekuk garis halus dan grille berbentuk V-motion.

Mobil produksi Nissan ini punya ground clearance yang tinggi dan performa tangguh. Nissan Livina menggunakan mesin 1.499 cc yang dapat menghasilkan tenaga 104 dk dan torsi puncak 141 Nm.

Nissan juga menyematkan berbagai fitur yang memungkinkan pengguna dapat bermanuver secara leluasa, seperti Traction Control System, Hill Start Assist, dan Vehicle Dynamic Control.

Kabin Nissan Livina terkesan lega dan sangat nyaman bagi penumpang. 

Selain itu, terdapat beragam fitur menarik yang dapat membuat perjalanan makin menyenangkan. Beberapa di antaranya yaitu smartphone connectivity, head unit touchscreen, dan multimedia control switches.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Mobil Keluarga Honda Ternyaman dan Kabin Luas

5. Mercedes Benz V Class

Bagi penyuka mobil pabrikan Eropa, Mercedes Benz V Class bisa jadi pilihan mobil nyaman jarak jauh yang ideal. 

Mobil dengan kapasitas hingga 7 orang ini cocok dijadikan sebagai kendaraan keluarga karena memiliki kabin yang lega. Van buatan Jerman ini juga menampilkan performa gahar. 

Mesin 1.991 cc 4 silinder milik Mercedes Benz V Class mampu menghasilkan daya maksimum 221 hp dan torsi 350 Nm.

Mercedes juga menyematkan berbagai fitur dan teknologi canggih untuk van mewah ini. Mulai dari pengaturan kursi secara elektrik, pijat pada jok, hingga fungsi pemanas dan pendingin.

Fitur audio pada Mercedes Benz V Class juga first class. Penumpang bahkan bisa menyulap kabin menjadi ruang konser dengan Burmester Surround Sound System.

Menawarkan perjalanan nyaman dan kental nuansa mewah, wajar jika harga mobil ini terbilang fantastis. Bahkan untuk bekas harganya sekitar Rp1,7 miliar.

6. Mazda CX-5

Mazda CX-5 yang dikenal sebagai pesaing Honda CR-V juga patut masuk rekomendasi mobil paling nyaman untuk perjalanan jauh.

SUV premium ini memberikan kesan pertama sebagai kendaraan mewah dan modern. Mobil ini juga terbilang powerful dengan mesin berkapasitas 2.488 cc. Mazda CX-5 mampu menghasilkan daya 188 hp dan torsi maksimal 252 Nm.

Bagian interior mobil menggunakan desain yang elegan dengan warna yang dominan gelap. Menariknya, ada banyak fitur canggih yang memanjakan pengguna. Seperti electric seat with memory function yang memudahkan pengaturan jok.

Fitur andalan Mazda selanjutnya yaitu Mazda Radar Cruise Control yang membuat mobil mampu mengukur kecepatan dan jarak relatif dengan kendaraan lain yang ada di depan. Fitur ini juga dapat mengontrol kecepatan mobil secara otomatis.

Baca Juga: Harga Mobil Rush Bekas Dibawah 100 Juta, Pilihan Ekonomis!

Tempat Beli Mobil Murah dan Berkualitas

Cari pilihan kendaraan yang lebih hemat? Maka, Anda bisa mengecek pilihan unit ready dari platform jual beli mobil bekas terpercaya.

CarsGallery punya banyak pilihan mobil bekas berkualitas. Selain menawarkan harga yang lebih miring, mobil bekas dari CarsGallery juga sudah memiliki garansi dan sertifikasi. Langsung saja buka CarsGallery untuk menemukan mobil bekas terbaik.

FAQ

Apakah mobil tua masih bagus untuk perjalanan jauh?

Performa mobil tua sangat tergantung pada perawatannya. Mobil tua yang terawat dengan baik bisa Anda gunakan untuk perjalanan jauh dengan lancar.

Apa saja kriteria mobil yang bagus untuk berkendara jarak jauh?

Mobil untuk berkendara jauh bagusnya irit bahan bakar, memiliki kabin dan bagasi lega serta kapasitas penumpang yang mencukupi.

Tipe mobil apa saja yang cocok untuk berkendara jarak jauh?

Mobil paling nyaman untuk perjalanan jauh biasanya dari tipe SUV, van, dan adventure. 



Segini Biaya Ganti Kampas Rem Mobil, Ternyata Nggak Mahal!

Perawatan mobil kesayangan bukan sekedar mencuci dan ganti oli, beberapa komponen juga butuh penggantian seperti kampas rem. Biaya ganti kampas rem mobil berbeda-beda tergantung dengan jenis mobil dan pemakaian. 

Waktu penggantian kampas rem juga harus tepat karena berpengaruh pada keselamatan Anda saat berkendara. Jadi, pastikan Anda tahu estimasi biaya, waktu, dan ciri untuk menggantinya ini. 

Estimasi Biaya Ganti Kampas Rem Mobil 

Kampas rem merupakan salah satu komponen yang mudah aus karena penggunaan. Oleh karena itu, demi performanya tetap baik Anda harus rutin menggantinya. 

Estimasi biaya yang harus Anda keluarkan biasanya tergantung dengan merek mobil. Beberapa bengkel mobil bisa memasang tarif komponennya saja mulai dari Rp200.000 sampai dengan Rp400.000. 

Biaya ini belum termasuk dengan biaya jasa pemasangan sekitar Rp100.000 sampai dengan Rp150.000. Berikut ini estimasi harga ganti kampas kopling mobil berbagai merek mobil:

1. Avanza, Xenia, Terios

Mobil jenis MPV seperti Avanza, Xenia dan Terios membutuhkan biaya kampas rem mobil sekitar Rp1.000.000 untuk produk ori. Jika ingin lebih murah Anda bisa memilih kampas rem aftermarket yang biasanya Rp150.000 – Rp250.000. 

2. Xpander, Ertiga, Innova 

Kampas rem untuk mobil MPV lain seperti Xpander, Ertiga, Innova keluaran terbaru untuk versi ori adalah Rp450.000. Anda bisa mendapat harga yang lebih miring untuk produk aftermarket di angka sama yaitu Rp150.000-250.000. 

Baca juga: Berapa Biaya Turun Mesin Akibat Overheat? Ini Estimasinya!

3. CR-V, X-Trail, Pajero

Biaya ganti kampas rem mobil berbeda lagi untuk mobil kelas premium SUV seperti CR-V, X-Trail, dan Pajero. 

Mobil seperti ini biasanya memiliki harga kampas rem sekitar Rp1.700.000 untuk versi ori. 

Harga produk aftermarket kampas rem tentu jauh lebih murah yaitu mulai dari Rp600.000. 

4. Alphard, Serena, Gran Max

Biaya ganti kampas rem belakang mobil minivan juga berbeda. Anda perlu mempersiapkan budget sekitar Rp1.400.000 untuk menggantinya. Khusus produk aftermarketnya Anda bisa mendapatkan harga kisaran Rp780.000. 

Kapan Waktu Terbaik Mengganti Kampas Rem Mobil 

Semakin mahal mobil Anda maka biaya penggantian kampas rem juga akan mengikuti. Namun, tidak mempengaruhi waktu untuk menggantinya. 

Banyak orang yang bertanya soal ganti kampas rem mobil berapa km. Kebanyakan produsen mobil akan memberikan saran penggantian di angka 40.000-80.000 km. Jika penggunaan kendaraan normal penggantiannya memakan waktu 2-3 tahun. 

Hanya saja, Anda tetap harus memastikan kondisi kampas rem dengan tepat. Apalagi jika Anda menggunakan kendaraan terlalu sering karena untuk urusan pekerjaan dan lainnya. 

Ada baiknya jika Anda mengetahui ciri-ciri kampas rem yang sudah aus. 

Baca juga: Butuh Service Speedometer Mobil? Kenali Biaya & Gejalanya

Ciri Kampas Rem Mobil Perlu Diganti 

Cara paling mudah menentukan kapan waktu untuk mengganti kampas rem adalah melalui ciri-cirinya. Anda pasti akan mudah mengetahuinya dari suara sampai kondisi pengereman yang tidak normal. 

Berikut ini beberapa ciri penting yang perlu diperhatikan:

1. Muncul Suara Berdecit saat Mengerem 

Saat kampas rem sudah tipis atau aus maka akan muncul suara berdecit pada saat Anda mengerem. Hal ini disebabkan permukaan kampas rem yang sudah tidak merata dan tidak mampu mencengkeram piringan cakram ban dengan sempurna. 

Suara ini tentunya akan sangat mengganggu ketika Anda mengerem. Lebih berbahaya lagi ketika hujan karena dapat mengakibatkan mobil tergelincir karena pengereman yang gagal. 

Baca juga: Aki Mobil Tekor? Ini Cara Atasinya

2. Muncul Getaran pada Pedal Rem saat Diinjak 

Ciri selanjutnya adalah munculnya getaran ketika Anda menginjak rem di posisi normal. Getaran akan terasa lebih kencang dibandingkan saat sistem ABS bekerja. 

Penyebab munculnya getaran adalah karena permukaan kampas rem yang tidak rata lagi. Anda hanya bisa ganti kampas rem mobil terdekat untuk mengembalikannya menjadi normal. 

3. Pijakan Pedal Rem Menjadi Terlalu Dalam 

Meskipun sudah diatur agar nyaman tetapi injakan pedal rem akan tetap terasa dalam ketika kampas rem sudah aus. Hal ini akan membuat piston brake yang menekan ke kampas rem bekerja keras menciptakan tekanan. 

Pijakan rem yang terlalu dalam tentunya juga akan membuat aktivitas berkendara Anda tidak nyaman. Seringkali terlambat menciptakan gerakan berhenti bisa mengakibatkan kecelakaan. 

4. Volume Minyak Rem Cepat Berkurang 

Anda mungkin baru saja mengganti minyak rem dengan yang baru tetapi cepat habis. Permasalahannya bukan karena kebocoran melainkan kampas rem yang sudah terlalu tipis. 

Ketika pengereman berlangsung, minyak rem yang seharusnya berada di tabung justru turun ke dalam selang karena tipisnya kampas rem. Jika hal ini terus berlanjut maka minyak rem akan semakin boros. 

Mengingat penggantian kampas rem hanya 2-3 tahun sekali maka biaya ganti kampas rem mobil tidak terlalu mahal. Kenaikan biaya jasa penggantian pun tidak terlalu tinggi sehingga Anda bisa mempersiapkan biayanya jauh-jauh hari. 

Sebagai tips perawatan kampas rem mobil, sebaiknya Anda rutin memeriksanya saat servis. Selain itu, pakai rem dengan bijak dengan tidak berlebihan sering mengerem jarak pendek.



Exit mobile version