Kupas Tuntas Kelebihan dan Kekurangan Chevrolet Captiva

Captiva masih terus menarik perhatian konsumen SUV. Namun, sebelum memutuskan membeli, penting untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan Chevrolet Captiva.

Mobil produksi Amerika ini banyak digemari karena memiliki mesin yang bandel dan jarang bermasalah. Kelengkapan fiturnya pun unggul sehingga menawarkan kenyamanan yang memadai.

Meskipun begitu, Captiva juga menyimpan sejumlah kekurangan yang perlu Anda pertimbangkan. Mari ulas selengkapnya kelebihan dan kekurangan dari Captiva.

Kelebihan dan Kekurangan Chevrolet Captiva

Kendati sudah cukup lama sejak pertama kali rilis pada 2007, Captiva masih menarik perhatian banyak konsumen. Bagi Anda yang tertarik meminangnya, berikut kelebihan dan kekurangan Chevrolet Captiva:

Kelebihan Chevrolet Captiva

Mobil asal Amerika ini memiliki berbagai kelebihan yang menarik, sebagai berikut:

1. Eksterior yang Stylish

Captiva memiliki tampilan eksterior yang memikat. SUV ini mengusung desain yang memadukan gaya sporty dan elegan secara harmonis.

Pada bagian body mobil terdapat detail yang menekankan kesan tangguh dan modern, seperti headlamp futuristik yang tampak tegas. Tampilan bagian depan semakin gagah dengan tambahan foglamp berukuran besar.

Grill depan mobil yang menampilkan aksen chrome juga turut menonjolkan kesan modern.

Sementara itu, desain bagian samping cenderung simple dan aerodinamis. Penggunaan velg alloy 19 inci melengkapi tampilan gagah Captiva.

Baca Juga: 12 Mobil Harga 400 Jutaan yang Premium, Rasa Mewah!

2. Interior yang Mewah

Kelebihan Captiva selanjutnya terletak pada bagian interior. SUV dari Chevrolet ini memiliki kabin yang luas dan ergonomis. Kabin Captiva mampu memberikan kenyamanan optimal meskipun penuh penumpang.

Mobil ini mampu menumpang sebanyak 7 orang penumpang dengan jok yang tersusun dalam tiga baris.

Chevrolet menggunakan material berkualitas untuk menjamin kenyamanan kabin, seperti jok tebal dan setir berlapis kulit. Dasbor mobil juga tampil stylish dengan desain modern.

Tersedia pula leg room yang cukup lega sehingga penumpang bisa tetap nyaman selama perjalanan.

3. Kelengkapan Fitur Memadai

Mengulas kelebihan dan kekurangan mobil Chevrolet Captiva pastinya wajib memaparkan fitur-fitur yang tersedia.

Meskipun termasuk mobil yang cukup lawas, Captiva memiliki fitur yang memadai. Fitur keselamatan Captiva sudah meliputi Dual Airbag. 

Pengguna juga bisa mendapatkan pengalaman mengemudi yang lebih mudah dengan adanya Hill Start Assist dan Descent Control. Sistem pengereman juga sudah mengusung teknologi ABS dan EBD.

Fitur hiburan dan kenyamanan Captiva juga cukup lengkap. Beberapa fitur unggulannya meliputi AC, LCD Touchscreen, dan Audio Single DIN.

4. Mesin Responsif dan Bertenaga

Chevrolet memperkenalkan 2 varian mesin untuk Captiva, yaitu mesin berbahan bakar bensin dan diesel.

Captiva dengan mesin berbahan bakar bensin memiliki kapasitas 2.4L. Sementara outputnya mencapai 171 ps. 

Varian dengan mesin 2.0L turbodiesel juga tidak kalah bertenaga. Captiva diesel mampu menghasilkan output sebesar 163 ps.

SUV ini terkenal handal melibas berbagai kondisi jalan dengan nyaman. Captiva juga menawarkan efisiensi bahan bakar yang baik sehingga cocok untuk berkendara jauh, terutama varian bermesin diesel.

5. Ruang Penyimpanan Luas

Satu lagi alasan Captiva sering menjadi pilihan mobil keluarga, yaitu adanya ruang penyimpanan yang luas.

Bagasi Captiva relatif lebih luas daripada SUV lain. Sehingga mampu membawa lebih banyak barang bawaan dari setiap penumpang. Hal ini menjadi pertimbangan tersendiri bagi Anda yang sering berkendara bersama keluarga.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Mobil Matic Murah Dibawah 30 Juta Rupiah

Kekurangan Chevrolet Captiva

Di samping berbagai kelebihannya, Anda juga perlu memperhatikan kekurangan dari Captiva. Berikut daftar kelemahan Chevrolet Captiva:

1. Material Interior Standar

Meskipun menghadirkan desain mewah pada bagian interior, beberapa pengguna mengeluhkan kualitas material yang kurang memuaskan. 

Terlebih lagi jika Anda membandingkan dengan SUV lain, seperti Honda CR-V dan Nissan X-Trail.

Kekurangan tersebut bisa menyebabkan kenyamanan yang kurang maksimal, walaupun SUV ini sudah tersedia berbagai fitur hiburan seperti audio dan LCD. 

2. Suspensi Keras

Termasuk keluhan Captiva diesel yaitu sensasi berkendara yang kurang nyaman saat melewati jalan yang berkontur. 

Hal ini karena sistem suspensi Captiva yang tidak mampu meredam guncangan dengan baik.

Namun, sebenarnya masalah suspensi keras cukup umum pada mobil bertipe SUV. Sehingga sebagian besar pengguna masih memaklumi masalah ini.

3. Pengereman Kurang Maksimal

Sejumlah pengguna Captiva menganggap bahwa sistem pengereman masih kurang baik. Padahal Captiva sudah menyematkan fitur ABS dan EBD pada sistem pengereman.

Penyebab masalah kurang efektifnya pengereman diduga karena bobot dan tenaga mesin yang tidak seimbang.

4. Sistem Kelistrikan yang Rentan

Masalah pada kelistrikan termasuk hal yang wajib Anda waspadai jika berencana membeli Captiva bekas. 

Sejumlah pengguna telah melaporkan adanya masalah pada sistem kelistrikan, seperti komponen bermasalah dan sensor yang tidak berfungsi.

Termasuk juga penyakit yang cukup umur pada Captiva bekas yaitu kerusakan wiring harness. Penyebab kerusakan tersebut biasanya karena faktor usia pakai yang sudah terlalu lama.

5. Biaya Perawatan yang Mahal

Aspek perawatan juga termasuk pertimbangan penting sebelum membeli mobil. Sayangnya, pengguna Captiva banyak mengeluhkan biaya perawatan yang menguras kantong.

Layanan bengkel resmi dari Chevrolet sebenarnya sudah tersedia dengan memadai. Namun, ketersediaan sparepart Captiva tergolong langka sehingga harus mencari produk impor saat perlu penggantian.

Keluhan terkait biaya perawatan juga muncul dari pengguna Captiva diesel. Varian ini menggunakan teknologi injeksi yang tidak cocok dengan solar berkualitas rendah. Sehingga pengguna harus memakai solar berkualitas tinggi.

6. Resale Value yang Rendah

Membahas kelebihan dan kekurangan Chevrolet Captiva belum lengkap tanpa menyinggung resale value (harga jual kembali).

Mobil bukan sebatas kendaraan untuk menunjang mobilitas, tapi juga menjadi bentuk investasi yang cukup besar. Hal ini karena mobil bisa Anda jual kembali apabila membutuhkan anggaran.

Sayangnya, Captiva termasuk mobil yang cenderung mengalami depresiasi nilai cukup tinggi. Alhasil harga jual mobil setelah penggunaan bisa jauh lebih rendah daripada kompetitor.

Baca Juga: 4 Mobil BMW Bekas Harga 50 Jutaan, Timeless dan Elegan!

Beli Mobil Lebih Nyaman dengan Garansi

Kerugian akibat beli mobil yang menyimpan banyak kerusakan berat menjadi momok tersendiri bagi konsumen mobil bekas. 

CarsGallery.co.id merupakan tempat beli mobil bekas yang menjamin kenyamanan maksimal pembeli. 

Hal ini karena setiap mobil sudah mengantongi sertifikasi dari jasa inspeksi dan mendapatkan garansi hingga 1 tahun.

Apalagi banyak dealer terpercaya dari seluruh Indonesia jual mobil melalui platform ini. Segera temukan mobil impian Anda dari CarsGallery.

FAQ

Apakah Captiva cocok buat mobil mudik?

Ya. Performa Captiva yang bertenaga membuatnya mampu berkendara jarak jauh melewati berbagai kondisi jalan, cocok untuk berkendara jauh keluar kota.

Mengapa ada keluhan bahwa Captiva boros?

Sejumlah pengguna mengeluhkan Captiva bensin boros. Namun, hal ini tidak selalu tepat karena tingkat efiensi mobil bekas dipengaruhi faktor perawatan.

Siapa yang cocok pakai Captiva?

Setelah menyimak kelebihan dan kekurangan Chevrolet Captiva, SUV ini bisa menjadi pilihan yang sesuai bagi Anda yang mencari mobil dengan performa kuat dan stabil.

5 Dampak Mobil Kilometer Tinggi, Wajib Anda Waspadai!

Saat akan membeli mobil bekas, sebaiknya pilih mobil bekas yang kilometernya masih rendah. Pasalnya, akan ada banyak dampak mobil kilometer tinggi yang bisa Anda rasakan. 

Pembelian mobil bekas memang akan memberikan banyak keuntungan, terutama dari segi harga. 

Hanya saja, kilometernya jangan sampai terlalu tinggi karena banyak efek negatif yang bisa Anda rasakan. 

Selain memperhatikan kondisi fisik mobil secara keseluruhan, cek seberapa jauh mobil tersebut sudah melaju juga tak kalah pentingnya. 

Baca Juga: 6 Cara Merawat Mobil Matic agar Awet dan Tidak Rusak

Berapa KM Mobil Bekas Yang Bagus?

Saat akan membeli mobil bekas, maka tentu salah satu faktor pertimbangannya adalah kilometer atau jarak tempuh mobil. 

Tapi, berapa angka kilometer idealnya? Apa standarnya?

Hanya sebagai acuan saat Anda mau beli mobil bekas, total kilometer dari mobil bekas yang ideal atau normal buat penggunaan pribadi adalah 15.000 km – 20.000 km. 

Jika Anda menemukan angka odometer mobil bekas di bawah angka 10.000 km, maka mobil tersebut memang jarang digunakan oleh pemiliknya. 

Tapi, kalau angkanya berada di atas 20.000 km untuk setahun penggunaan, artinya mobil tersebut terpakai dengan intensitas yang cukup tinggi. 

Kemudian, kalau mobil yang Anda inginkan telah berusia 5 tahun, maka jumlah kilometer yang bisa jadi acuan yakni 75.000 km – 100.000 km. 

Pada umumnya, mobil bekas yang punya angka total kilometer di atas 100.000 km buat pemakaian 5 tahun merupakan mobil untuk kendaraan operasional atau komersial. 

Jika Anda mendapati mobil impian punya kilometer yang tinggi, mungkin perlu pertimbangan ulang. 

Hal ini karena Anda akan merasakan banyak dampak mobil kilometer tinggi yang bisa Anda rasakan. Seperti apa dampaknya? Anda bisa baca di uraian selanjutnya. 

Baca Juga: Cara Cuci Mesin Mobil yang Benar dan Estimasi Biayanya

Dampak Mobil Kilometer Tinggi

Kalau kilometer mobil sudah 200 ribu atau sudah masuk dalam kategori tinggi, ada beberapa risiko yang mungkin akan Anda hadapi: 

1. Berisiko Mengalami Turun Mesin

Mobil yang memiliki kilometer tinggi mungkin mengalami risiko penurunan performa mesin. 

Jika kondisinya parah, bisa jadi akan menyebabkan turun mesin. Perbaikan ini merupakan langkah yang membuat mesin mobil dilepas dari bagian sasis kendaraan. 

Proses turun mesin sendiri akan membongkar atau memperbaiki mesin secara menyeluruh. 

Tak murah, karena Anda mungkin harus keluar biaya sekitar Rp3 juta – Rp5 jutaan lebih tergantung pada jenis kerusakan yang ada pada mobil. 

2. Perlu Ganti Komponen Mobil

Selanjutnya, dampak mobil 300 ribu km atau sudah tinggi yakni kemungkinan kalau komponen-komponen mobil sudah banyak yang rusak. 

Mobil yang kilometernya tinggi dapat menandakan jika mobil ini sering terpakai oleh pemilik sebelumnya. 

Bahkan, sebagian besar orang akan menyebutnya sebagai mobil tua atau mobil capek. 

Jika begini, dampak mobil kilometer tinggi yang bisa Anda rasakan yakni kemungkinan besar butuh banyak penggantian komponen. 

Mengapa? Tentu agar performanya dapat kembali optimal dan bisa nyaman Anda gunakan. 

Komponen-komponen yang biasanya perlu penggantian seperti rem, velg, suspensi, sistem kelistrikan, dan yang lain. 

Dengan begitu, Anda mungkin membutuhkan biaya yang lebih besar untuk mengganti komponen mobil yang mengalami kerusakan. 

Kalau tak ingin banyak biaya, maka jangan lupa untuk cek dulu secara detail mobilnya. 

Jika komponen yang rusak memang terlalu banyak, cobalah untuk membatalkan pembelian dan mencari dulu unit yang lain. 

3. Nilai Jual Kembali yang Rendah

Selanjutnya, dampak kilometer mobil sudah 100 ribu atau sudah tinggi yakni nilai jualnya lebih rendah daripada mobil-mobil dengan jarak tempuh yang lebih rendah. 

Hal ini tentu karena persepsi umum yang menganggap mobil kilometer tinggi rentan mengalami kerusakan dan butuh perawatan intensif. 

Dalam jangka panjang, tentu ini akan menjadi masalah saat Anda mau menjual mobilnya lagi di kemudian hari. 

Baca Juga: 10 Cara Menghilangkan Baret di Mobil yang Mudah dan Murah

4. Penurunan Kualitas Eksterior dan Interior

Kilometer yang tinggi itu menunjukkan jika mobil tersebut memang sudah terpakai secara intensif. 

Jika demikian, maka jelas dampak mobil kilometer tinggi selanjutnya adalah mengalami penurunan kualitas eksterior dan juga interior. 

Paparan matahari dan hujan, akan secara terus-menerus mengakibatkan warna cat mobil memudar. 

Kemudian, interior, jok, setir, dan pedal juga akan mengalami aus. Jika interior begini, maka itu juga jadi tanda umum kalau mobil tersebut punya jarak tempuh tinggi. 

5. Boros Bahan Bakar

Seiring makin bertambahnya usia dan pemakaian, maka efisiensi bahan bakar mobil akan menurun. 

Mesin yang sudah menempuh jarak jauh, biasanya cenderung mengalami penurunan performa. 

Salah satu bukti penurunan performanya adalah penggunaan bahan bakar yang lebih boros. Hal ini tentu akan berpengaruh pada biaya operasional untuk mobil Anda. 

Tips Membeli Mobil dengan Kilometer Tinggi

Kalau Anda masih tetap menginginkan unit mobil bekas yang kilometernya tinggi, maka perhatikan dulu beberapa hal ini: 

  • Cek Riwayat Servis Menyeluruh: mobil yang jarak tempuhnya tinggi dapat jadi pilihan yang layak. Pastikan Anda memeriksa buku servis dan riwayat servisnya. 
  • Cek Mesinnya secara Detail: Anda patt cek mesin seperti cek suara, cek asap knalpot, dan juga memastikan oli mesin tak bercampur dengan air ataupun busa. 
  • Periksa Transmisi dan Sistem Kelistrikan: kalau mobil bertransmisi otomatis, maka pastikan perpindahan giginya halus dan tidak memiliki hentakan kasar. 
  • Cek Suspensi dan Sistem Kemudi: mobil yang sudah punya jarak tempuh tinggi sering mengalami aus pada bagian ini, maka penting untuk selalu Anda cek sebelum beli. 

Mau Mobil Kilometer Rendah tapi Harga Tetap Murah? Cek Sini!

Pusing memilih unit dengan kilometer tinggi? Sebaiknya pertimbangkan saja beli di CarsGallery

Pasalnya, semua unit yang ada di sini sudah melalui tahapan inspeksi mendetail yang dilakukan oleh tim HaloBengkel. 

Tim HaloBengkel sendiri merupakan rekanan CarsGallery yang berfokus untuk perawatan mobil dan layanan inspeksi. Penasaran dengan semua unitnya? Langsung cek, ya!

Berapa Idealnya Usia Mobil Bekas yang Masih Layak Pakai?

Ada aturan mengenai usia mobil bekas yang masih layak pakai dan tidak. Dalam aturan tersebut, jika melebihi standar yang sudah ada maka mobil terkait akan masuk dalam kategori tidak layak pakai. 

Bila telah melewati batas usianya, maka mobilnya juga tak layak jalan dan harusnya melalui proses daur ulang. 

Usia mobil sangat berpengaruh terhadap performa, efisiensi pemakaian bahan bakar, biaya perawatan, sampai dengan kenyamanan berkendara. 

Tapi sebenarnya, berapa sih usia ideal mobil bekas yang kategorinya masih layak pakai? 

Baca Juga: 4 Tips Memilih Tempat Beli Mobil Bekas Terpercaya

Usia Mobil Layak Pakai Idealnya Berapa Tahun? 

Dari segi aturan, kendaraan layak pakai di jalan raya itu usianya memang tak boleh lebih dari 10 tahun. 

Meski telah bergulir beberapa tahun, tapi aturan ini memang baru berlaku buat angkutan umum dan belum untuk mobil pribadi. 

Itu secara aturan. Tapi, beda lagi jika Anda memang memiliki keinginan membeli mobil bekas, maka mobil yang usianya 5 – 10 tahun masih dianggap layak. 

Mobil dalam rentang usia tersebut biasanya masih punya teknologi yang relevan serta suku cadang yang gampang Anda temukan. 

Tak hanya itu, depresiasi nilai kendaraannya juga cenderung lebih stabil daripada mobil baru. 

Berapa kilometer wajar mobil bekas? Jika usianya 5 tahun, mungkin kisaran normalnya di 75.000 km – 100.000 km. 

Sedangkan untuk yang usianya 10 tahun, tinggal double saja angkanya yakni 150.000 – 200.000 km. 

Kalau odometer mobilnya berada di atas 100.000 km, maka mungkin mobil tersebut jadi mobil operasional atau taksi. 

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Avanza Bekas, Mobil Sejuta Umat

Pertimbangan Membeli Mobil Bekas Berusia di Atas 10 Tahun

Jika usia mobil bekas yang masih layak pakai idealnya 5 – 10 tahun, bagaimana jika ingin membeli mobil yang usianya di atas 10 tahun? Simak sini: 

1. Ketersediaan Suku Cadang

Pastikan suku cadang untuk model mobil yang Anda incar masih tersedia di pasaran. 

Mobil yang sudah tidak produksi lagi atau jarang beredar mungkin memiliki suku cadang yang sulit Anda temukan atau mahal.

Ketersediaan suku cadang yang melimpah akan memudahkan perawatan dan perbaikan di masa mendatang.

2. Kondisi Mesin

Saat akan membeli, pastikan kondisi mesinnya secara menyeluruh. Mesin mobil yang baik, harusnya bebas rembesan oli atau cairan yang lainnya. 

Kemudian, dengarkan suara mesin ketika menyala. Apakah suaranya halus yang jadi tanda kondisinya sehat atau justru kasar yang menandakan kondisinya buruk?

Cek juga apakah ada asap yang keluar dari knalpot. Pasalnya, asap putih atau hitam pekat bisa jadi indikasi ada masalah serius pada bagian mesin. 

Baca Juga: Catat! Ini 6 Cara Memilih Mobil Matic Bekas yang Awet 

3. Riwayat Perawatan

Selanjutnya, tanyakan juga seperti apa perawatan mobil sebelumnya. Anda bisa mengetahui riwayat perawatannya dari catatan servis pemilik sebelumnya. 

Ini penting karena mobil yang sebelumnya memang rutin servis sesuai jadwal, cenderung punya performa lebih baik dan usia pakainya lebih panjang. 

Anda bisa meminta catatan servis dari pemiliknya langsung untuk tahu apakah perawatan untuk mobilnya sudah baik atau belum. 

4. Kondisi Kaki-kaki dan Suspensi

Selanjutnya, Anda juga harus memperhatikan kondisi kaki-kaki mobil. Pasalnya, komponen seperti tie rod, ball joint, dan juga shockbreaker cukup rentan aus terutama untuk mobil yang usianya 10 tahun. 

Cek apakah ada bunyi-bunyi yang aneh ketika Anda mengendarai mobil. Adanya bunyi yang muncul bisa jadi tanda kalau komponen tertentu mengalami masalah. 

Dengan memperhatikan berapa usia mobil bekas yang masih layak pakai dan pertimbangan sebelum beli, Anda akan terhindar dari mobil bekas yang penggunaannya kurang nyaman.

7 Dokumen Jual Beli Mobil Bekas yang Perlu Ada agar Aman

Memastikan dokumen jual beli mobil bekas lengkap adalah hal penting ketika Anda melakukan transaksi. 

Kehadiran dokumen-dokumen tersebut merupakan bukti keabsahan kepemilikan mobil yang diperjualbelikan. 

Selain itu, juga jadi alat yang menunjukkan bahwa mobil tersebut memang didapatkan dengan cara yang benar. 

Jika Anda tidak memperhatikan surat jual beli mobil, bisa jadi Anda akan bermasalah secara hukum di kemudian hari. Tak ingin itu terjadi? Pastikan semua dokumen ini lengkap ketika Anda bertransaksi. 

Baca Juga: 3 Cara Cek SIM Online dengan NIK, Paling Gampang!

Apa Saja Dokumen Jual Beli Mobil Bekas?

Bagi yang ingin membeli mobil bekas atau menjual mobil bekas, baiknya persiapkan beberapa dokumen ini: 

1. Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)

Pertama yakni STNK. STNK adalah dokumen yang menunjukkan jika kendaraan tersebut memang terdaftar resmi dan punya nomor polisi yang sah. 

Jika Anda ingin menjual mobil, maka pastikan STNK-nya asli dan datanya sesuai dengan kendaraan yang Anda jual. 

STNK akan memuat beberapa informasi penting. Sebut saja seperti nomor mesin, nomor kendaraan, dan juga nomor rangka. 

2. Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB)

Selanjutnya yakni BPKB. Dokumen ini merupakan bukti kepemilikan kendaraan yang penerbitnya adalah pihak kepolisian. 

Dokumen BPKB itu sendiri jadi penting karena merupakan bukti sah kepemilikan suatu kendaraan. 

Tanpa adanya BPKB, maka pelanggan Anda mungkin ragu untuk membelinya. Surat ini Polri keluarkan untuk secara tegas mengatakan jika suatu kendaraan bukanlah kendaraan curian. 

Jika ingin membeli, maka Anda perlu mencocokan spesifikasi mobilnya. Caranya bisa dengan cek nomor rangka di mobil tersebut dengan nomor yang ada pada bagian BPKB-nya. 

Baca Juga: 4 Alasan Titip Jual Mobil di CarsGallery, Banyak Untungnya!

3. Faktor Pembelian

Dokumen jual beli mobil bekas lainnya adalah faktur pembelian. Faktur sendiri merupakan bukti kalau kendaraan terkait terjual secara sah. Baik dari pemilik sebelumnya atau dari dealer.

Dokumen ini penting jadi perhatian karena menjadi bukti pembelian untuk setiap pembeli mobil baru. 

Dalam faktur, akan ada informasi seperti harga, warna, sampai nomor rangka dan nomor mesin mobilnya. 

4. Kwitansi Jual Beli

Ini termasuk salah satu cara aman transaksi jual beli mobil bekas yakni saling menandatangani kwitansi jual beli. 

Mengapa kwitansi penting? Salah satu alasannya adalah agar Anda sebagai penjual dan juga pembeli bisa punya bukti sah telah melakukan transaksi.

Kwitansi yang Anda buat harus memiliki informasi yang lengkap tentang harga jual, tanggal transaksi, dan juga data pembeli dan data Anda sebagai penjual. 

5. Surat Pelepasan Hak (Jika Perlu)

Dokumen ini Anda perlukan hanya jika kendaraan atau mobil masih dalam status leasing atau kredit. 

Anda harus menyediakan surat pelepasan hak dari pihak lembaga keuangan yang membayarnya. 

Surat ini, nantinya akan menunjukkan jika mobil tersebut sudah lunas atau bisa Anda perjual belikan. 

6. Fotokopi KTP

Setiap penjual perlu menyertakan fotokopi dari identitas aslinya. Hal ini untuk memberikan kepercayaan pada pembeli jika pihak penjualnya merupakan pemilik sah kendaraan. 

Selanjutnya, pastikan agar KTP dari penjual, memang informasinya cocok dengan data yang terdapat pada STNK dan juga BPKB. 

Baca Juga: 4 Tips Titip Jual Mobil di CarsGallery agar Cepat Laku

7. Bukti Pajak Kendaraan

Dokumen jual beli mobil bekas lain yang tak kalah penting adalah bukti pajak kendaraan. 

Anda wajib memeriksa apakah pajak kendaraan telah pemiliknya bayar sampai tahun berjalan atau tidak. 

Kendaraan yang pajaknya belum bayar, bisa menyebabkan masalah di kemudian hari. 

Maka dari itu, Anda harus memastikan untuk tahu bukti pembayaran pajak sebagai referensinya. 

Jika dokumen jual beli mobil bekas ini sudah lengkap, maka potensi Anda mengalami penipuan jadi lebih kecil. 

Tak ingin tertipu? Langsung beli saja di platform CarsGallery. Jaminan seluruh dokumen mobil lengkap dan unitnya dalam kondisi prima.

10 Kekurangan dan Kelebihan Chevrolet Zafira, Wajib Tahu!

Berencana membeli Chevrolet Zafira? Sepertinya, Anda perlu mempertimbangkan kekurangan dan kelebihan Chevrolet Zafira lebih dulu. 

Apalagi, mobil produksi asal Amerika Serikat ini sekarang perusahaannya tidak menawarkan produk-produk terbarunya lagi di Indonesia. 

PT General Motors AutoWorld Indonesia (GMAI) menghadirkan mobil ini ke tanah air terutama karena pasar MPV yang gemuk. 

Chevrolet Zafira ini sendiri hadir di Indonesia sekitar tahun 2000 dan termasuk mobil keluarga. 

Saat ini, ada banyak Chevrolet Zafira bekas yang bisa Anda dapatkan. Namun sebelum beli, baiknya cek dulu apa saja kelebihan dan kekurangannya di sini. 

Baca Juga: 6 Jenis Mobil Chevrolet Beserta Model Terlarisnya

Kekurangan dan Kelebihan Chevrolet Zafira

Kami akan membahasnya dalam dua poin berbeda yang akan dimulai dari segi kelebihannya terlebih dahulu. 

Misalnya saja soal kabin yang lebih besar, fitur yang sudah cukup modern di masanya, suspensi empuk, dan lainnya. 

Selanjutnya, kami akan membahas mengenai kekurangannya mulai dari Pilar A yang sangat mengganggu Anda saat mengemudi hingga perawatan yang rumit. 

Kelebihan Chevrolet Zafira

Demi membahas kekurangan dan kelebihan Chevrolet Zafira, kami akan memulainya dari segi kelebihan: 

1. Kabin Luas, Cukup untuk 7 Orang Dewasa

Kelebihan pertama memang dari segi kabin. Desain kabin Chevrolet Zafira memang bisa kami katakan luas. 

Kabinnya bisa luas karena sasis mobil ini memakai jenis monokok yang lantainya rendah. 

Selain itu, mobil ini juga terasa lapang karena desain atapnya memang tinggi. Jadi, terasa lebih luas dan lebih lega. 

Soal daya tampungnya, Zafira bisa Anda isi dengan 7 orang dewasa pada konfigurasi kursi 2+3+2. 

Tak cuma untuk mengangkut orang, tapi daya angkut barangnya juga sangat baik. Mobil ini pun terbilang besar karena Anda bisa melipat kursi baris ketiga ke bagian depan dan rata dengan lantai. 

2. Fitur yang Terbilang Modern untuk MPV di Masanya

Chevrolet Zafira manual memiliki keunggulan dari segi fitur. Di tahun 2000-an awal, fitur-fitur dari Zafira bisa kami katakan cukup modern. 

Misalnya saja, terdapat bagian center cluster yang sudah lengkap dengan head unit single din. Itupun bisa Anda upgrade menggunakan produk-produk aftermarket, konfigurasi AC, bahkan ada juga heater. 

Tak hanya itu, tapi di bagian bawahnya juga ada lighter untuk charge ponsel. Menariknya lagi, di sisi lain ada cup holder pada setiap pintu dan juga laci di bagian konsol tengahnya. 

Tachometer juga menguatkan kesan modern pada mobil ini. Ada juga layar MID yang akan memberikan Anda sejumlah informasi seperti temperatur, jam, dan tanggal. 

Setiap penumpang mobil ini juga akan merasa nyaman, terutama karena pada jok baris kedua Zafira sudah terlengkapi dengan double blower. 

3. Suspensi yang Empuk dan Stabil

Dari banyak pengalaman pakai Chevrolet Zafira, mobil ini dikatakan memiliki suspensi yang sangat empuk. 

Pasalnya, Zafira memakai MacPherson Strut di bagian depan dan rigid axle twist beam pada bagian belakangnya. Dua hal inilah yang akhirnya membuat karakter mobil ini jadi empuk. 

Tapi, bukan cuma empuk. Melainkan Anda akan merasakan mobil ini cukup stabil meskipun Anda memacunya dalam kecepatan tinggi. Mobil ini juga relatif stabil ketika Anda melakukan manuver. 

Jadi, sangat tepat untuk menjadi mobil keluarga yang memang mengutamakan kenyamanan. 

4. Kabinnya Kedap Suara

Kekurangan dan kelebihan Chevrolet Zafira juga bisa Anda rasakan dari segi kabin. Nah, untuk kabin itu sendiri sebenarnya membawa poin kelebihan. 

Salah satu alasannya karena Zafira memiliki kabin yang kedap suara. Mobil yang telah dipasarkan ke beberapa negara ini, akan membuat Anda hanya mendengar sedikit suara kendaraan dari bagian roda. 

Bahkan gesekan roda dengan aspal juga hanya sedikit yang terdengar. 

Baca Juga: 4 Mobil BMW Bekas Harga 50 Jutaan, Timeless dan Elegan!

5. Lengkapnya Fitur Keselamatan

Chevrolet Zafira diesel juga unggul dari segi keselamatan. Pasalnya, banyak yang mengatakan jika mobil ini punya fitur keamanan lengkap di zamannya. 

Di mobil ini sudah tersemat airbags, ABS, dan juga EBD. Dengan kehadiran fitur ini, Anda sebagai pengemudi bisa lebih percaya diri saat akan berkendara jarak jauh. 

Kekurangan Chevrolet Zafira

Sangat tak adil rasanya jika membahas kekurangan dan kelebihan Chevrolet Zafira jika belum membahas kekurangannya. Zafira, masih sama dengan unit mobil lain yang juga punya kekurangan, seperti: 

1. Bagian Pilar A Mengganggu Visibilitas Pengemudi

Walaupun Zafira mempunyai kaca yang lebar dan visibilitas yang baik, tapi ada juga kelemahannya yakni visibilitas pengemudi pada mobil ini. 

Pasalnya, Zafira punya pilar A yang tebal dan akan menjadikannya sebagai blind spot. 

Jadi, Anda mungkin akan kesulitan ketika berbelok atau untuk melihat pengendara lain yang ada di sisi samping depan. 

2. Material Dashboard Gampang Getas

Sejumlah material dashboard yang ada di Chevrolet Zafira memang mudah getas. Hal ini karena materialnya menggunakan plastik, terutama untuk yang berada di sekitaran area dashboard. 

Pada bagian atas panel instrumen, sering juga ada material yang pecah dan kisi-kisi AC yang patah. 

3. Tidak Bisa Reclining Jok Tengah

Banyak pengguna yang mengalami masalah ini pada jok baris kedua. Benar, jok tengah mobil ini tidak bisa Anda rebahkan maksimal. 

Dengan begitu, Anda sebagai penumpang mungkin akan merasa mudah lelah saat bepergian lama dengan mobil ini. 

4. Hanya Ada Satu Pilihan Mesin dan Boros Bahan Bakar

Selanjutnya, ini juga jadi poin kekurangan dan kelebihan Chevrolet Zafira, yakni dari mesin atau dapur pacunya. 

Zafira punya bekal mesin Z18XE 1.8L DOHC yang memiliki teknologi multipoint injection ECOTEC. 

Dengan mesin tersebut, mobilnya bisa mencapai tenaga maksimum sampai 125 HP di 5.600 rpm. 

Kemudian, untuk torsinya 170 Nm di 3.800 rpm. Sedangkan untuk transmisi, ada dua pilihan. 

Anda bisa memilih Zafira manual 5-percepatan dan otomatis 4-percepatan. Dari segi konsumsi BBM, Zafira ini memiliki mesin berkombusi injeksi yang untuk penggunaan dalam kota masih di 8 km/liter. 

Jika ingin membawanya ke luar kota, angkanya tembus 10 – 11 km/liter. Nampak boros memang, tapi sesuai karena tenaganya terbilang tinggi. 

Baca Juga: 7 Mobil Pick Up Bekas Harga 10 Jutaan, Cocok Buat Usaha!

5. Perawatan dan Suku Cadang Mahal

Lantaran Zafira sudah jadi motor tua, maka sudah pasti perawatan dan suku cadang mobil ini lebih mahal. 

Tak hanya mahal, terkadang Anda pun akan kesulitan untuk mendapatkan suku cadang hingga body partnya.

Jadi, Anda mungkin harus melakukan substitusi dari mobil lain yang part mobilnya mirip dengan kebutuhan mobil Zafira. 

Itulah kekurangan dan kelebihan Chevrolet Zafira. Dengan pertimbangan di atas, sekarang Anda bisa punya bahan pertimbangan untuk beli mobilnya atau tidak. 

Kalau di Indonesia, harga mobil ini di kisaran Rp40 jutaan, tapi ingat, sudah unit bekas ya!

Jika ingin dapat unit terbaik untuk mobil bekas, maka pertimbangkan beli di CarsGallery. Cek sekarang!

FAQ

Chevrolet Zafira tahun berapa?

Hadir ke Indonesia tahun 2000 dan berakhir pada tahun 2005. 

Apakah Chevrolet Zafira boros bensin? 

Terbilang boros karena untuk dalam kota bisa 8 km/liter dan 10-11 km/liter untuk luar kota. 

Chevrolet Zafira mobil apa?

Mobil ini termasuk mobil keluarga dengan jenis MPV.

Evaporator AC Mobil: Fungsi, Jenis, dan Efek Jika Rusak

Salah satu bagian penting untuk kenyamanan mobil adalah evaporator AC. Evaporator AC mobil ini sendiri menjadi komponen pendukung yang perannya sangat krusial. 

Saking krusialnya, jika Anda tak menjaga evaporator AC dengan baik, maka kenyamanan adalah hal yang harus Anda korbankan ketika menggunakan mobil. 

Sebab tanpa peran ini, AC yang ada dalam kabin tidak akan menghembuskan udara dingin sama sekali. 

Ingin tahu seberapa penting hingga detail lain tentang evaporator AC pada mobil? Simak di sini. 

Baca Juga: Cara Kerja Sistem Kopling Mobil dan 8 Komponen Utamanya

Apa Itu Evaporator AC Mobil?

Jadi, evaporator AC mobil merupakan komponen yang ada di dalam sistem AC mobil yang fungsinya untuk menyerap panas yang ada di dalam kabin. 

Kemudian, tugasnya adalah mengubah udara panas yang terserap jadi udara sejuk. Dari segi fisik, evaporator ini bentuknya seperti radiator kecil yang ada dalam dashboard kendaraan. 

Komponen ini nantinya akan bekerja dengan menyerap udara panas yang ada pada kabin, melakukan proses pendinginan lewat penyerapan panas oleh refrigeran, lalu menghembuskan udara sejuk kembali ke kabin mobil. 

Kalau Anda penasaran bagian apa yang membuat kabin terasa sejuk terutama ketika cuaca di luar mobil sedang panas, maka itu adalah peran dari evaporator. 

Cara Kerja Evaporator AC Mobil

Setiap komponen dalam mobil itu mempunyai cara kerja tersendiri, termasuk juga dengan evaporator. 

Sangat penting bagi Anda yang punya mobil untuk memahaminya. Berikut tahapannya: 

1. Kompresi Refrigeran

Pertama, kompresor akan memampatkan refrigeran ke dalam bentuk gas. Kemudian akan meningkatkan tekanan sebelum mengalirkan refrigeran ke kondensor. 

2. Kondensasi

Pada bagian kondensor, nantinya gas refrigeran yang bertekanan tinggi tersebut akan melalui proses pendinginan dan akan berubah jadi cairan. 

Proses ini akan membuat panas yang ada dalam bagian kabin terlepas ke lingkungan luar. 

3. Ekspansi

Selanjutnya, refrigeran yang sudah berbentuk cair bertekanan tinggi akan bergerak melewati katup ekspansi. 

Masuknya refrigeran ke bagian tersebut akan menurunkan tekanannya secara drastis. Nantinya, penurunan tekanan tersebut akan membuat suhu refrigeran turun secara signifikan. 

4. Evaporasi

Kemudian, refrigeran yang bertekanan rendah serta suhunya rendah pula akan masuk ke bagian evaporator. 

Pada tahap ini, refrigeran akan menyerap panas dari udara yang ada dalam kabin. Proses ini akan membuat refrigerant menguap serta berubah lagi ke dalam bentuk gas. 

Proses penyerapan panas tersebutlah yang akan mendinginkan udara dan bisa dihembuskan lagi ke kabin dengan blower. 

5. Sirkulasi Ulang

Nantinya, refrigeran yang sudah kembali jadi gas akan kembali lagi ke bagian kompresor. Untuk apa? Tentu untuk memulai siklus selanjutnya. 

Proses ini, memang akan terus berlangsung selama Anda menyalakan AC. Inilah yang sebenarnya menjadi cara kerja evaporator AC mobil yang memastikan suhu kabin tetap sejuk dan nyaman untuk Anda. 

Baca Juga: 10 Ciri Kampas Kopling Mobil Habis, Wajib Langsung Ganti!

Fungsi Evaporator AC Mobil

Meski fungsi utamanya yakni sebagai bagian yang membuat kabin dalam mobil jadi sejuk dan nyaman, tetap ada sejumlah fungsi lain evaporator dalam sistem AC mobil Anda. Misalnya: 

1. Mendinginkan Udara dalam Kabin

Fungsi utama dari bagian evaporator yakni mendinginkan udara yang masuk ke bagian dalam kabin kendaraan. 

Ketika udara panas dari kabin melewati bagian evaporator, maka panas tersebut akan terserap oleh refrigeran. Jadi, udara yang berhembus kembali ke bagian kabin bisa jadi lebih dingin. 

2. Mengurangi Kelembaban Udara

Tak hanya menurunkan suhu, tapi evaporator AC mobil juga membantu mengurangi tingkat kelembaban udara yang ada dalam kabin. 

Saat udara hangat dan lembab bersentuhan dengan bagian permukaan evaporator yang sangat dingin, maka uap air yang ada dalam udara akan mengembun. 

Lalu, uap air tersebut akan menempel ke bagian permukaan evaporator. Hal ini akan menghasilkan udara yang minim uap air atau lebih kering dan sangat nyaman untuk Anda yang berada dalam kabin. 

3. Menyaring Partikel Kotoran

Selanjutnya, evaporator AC mobil universal juga berperan untuk menyaring debu serta partikel kecil yang ada di udara. 

Proses penyaringan ini terjadi sebelum debu tersalurkan ke dalam kabin. Nantinya, proses penyaringan ini akan membuat evaporator bekerja sama dengan bagian filter AC. 

Tujuannya yakni memastikan udara yang ada dalam kabin bisa tetap bersih dan juga sehat bagi Anda sebagai pengemudi maupun penumpang. 

4. Menjaga Kinerja Optimal Sistem AC

Dengan fungsinya yang bisa menyerap panas secara efektif, evaporator akan membantu kinerja AC tetap efisien. 

Saat evaporator AC bekerja dengan baik, bagian kompresor dan komponen AC yang ada tak perlu bekerja secara keras guna menghasilkan udara yang sejuk. 

Dengan ini pula, maka Anda tidak perlu banyak service AC dan bisa menjaga usia pakai dari AC mobil. 

5. Bagian yang Menjaga Stabilitas Suhu dalam Kabin

Merasa kurang nyaman dalam kabin tidak akan Anda rasakan jika evaporator AC mobil bekerja secara optimal. 

Pasalnya, evaporator juga memiliki fungsi utama untuk menjaga stabilitas suhu yang ada pada kabin. 

Evaporator akan memastikan suhu yang ada pada kabin mobil stabil sesuai dengan pengaturan yang Anda inginkan. 

Sudah pasti, ini sangat penting untuk kenyamanan Anda selama dalam perjalanan. Apalagi jika Anda melakukan perjalanan ketika udara sedang panas. 

Baca Juga: Mengenal 9 Jenis Oli Shell Populer dan Perbedaannya

Jenis-jenis Evaporator AC Mobil

Evaporator itu tidak hanya ada satu jenis. Pasalnya, memang terdapat sejumlah jenis evaporator yang sangat umum dipakai dalam sistem AC mobil. Berikut ini jenis-jenisnya: 

1. Evaporator Plat Fin

Pertama, ada plat fin yang desainnya memakai plat tipis. Fungsinya adalah meningkatkan efisiensi dari fungsi utama bagian ini, yakni menyerap panas. 

Desainnya yang kompak dan simpel, menjadikannya sangat tepat untuk hampir semua jenis kendaraan. 

2. Serpentine

Kemudian, ada Serpentine. Desainnya zigzag dan desain tersebut memang memiliki tujuan. Desain ini bertujuan agar distribusi udara bisa lebih merata. 

Bentuknya pipih dan ada bagiannya yang sedikit melengkung. Desain tersebut sangat membantunya untuk efisiensi proses pendinginan. 

3. Drawn Cube

Jenis terakhir yakni drawn cube. Seperti namanya, bentuknya adalah kubus yang memiliki saluran refrigerant lebih besar buat pendinginan yang lebih optimal. 

Kemudian, untuk bagian siripnya nampak pipih dan ada lubang yang fungsinya menjadi media sirkulasi. 

Tujuan dari desain tersebut ternyata agar sirkulasi udara yang ada dalam mobil jadi lebih baik dan lebih sejuk. 

Sepertinya, sebelum Anda melakukan hal-hal seperti penggantian, sebaiknya tanyakan dulu jenis evaporator apa yang mobil Anda gunakan. Tujuannya agar Anda tak salah ketika membelinya. 

Akibat Jarang Bersihkan Evaporator AC Mobil

Lantaran menjadi bagian penting dalam sistem pendingin, maka merawatnya dengan baik sudah menjadi kewajiban. Jika tidak, mungkin Anda akan merasakan ini: 

1. Penurunan Kinerja Pendinginan

Saat evaporator AC mobil bocor atau mengalami masalah lain karena tak Anda rawat, maka yang bisa terjadi adalah mengalami penurunan kinerja untuk mendinginkan kabin. 

Apalagi jika bagian evaporator sangat penuh dengan kotoran dan juga debu yang menumpuk. Hal tersebut akan membuat proses penyerapan panas dan aliran udara terganggu. 

Hasilnya, udara yang AC mobil Anda hasilkan jadi kurang sejuk atau bahkan tidak dingin sama sekali. 

2. Bau Tak Sedap dalam Kabin

Selanjutnya, jika Anda jarang membersihkan evaporator maka akan muncul bau tak sedap dalam kabin. 

Evaporator yang sangat kotor akan menjadi tempat ideal buat pertumbuhan bakteri serta jamur. 

Nantinya, mikroorganisme tersebut akan menghasilkan bau tak sedap yang kemudian berhembus ke bagian dalam kabin ketika Anda menyalakan AC. 

Hal inilah yang sebenarnya membuat bau tak sedap muncul dari bagian AC mobil. 

3. Menyebabkan Komponen AC Lain Rusak

Jika Anda jarang membersihkannya, maka kotoran tersebut berpotensi membuat refrigerant bocor. 

Selain itu, jika kotor, maka kotorannya akan masuk ke bagian lain seperti kompresor. Akhirnya, kerusakan lebih lanjut akan terjadi. 

4. Mobil Boros Bahan Bakar

Terakhir, ternyata jarang membersihkan evaporator AC mobil juga berpengaruh pada penggunaan bahan bakar. 

Dikatakan lebih boros dari biasanya. Hal ini terjadi karena evaporator yang kotor akan memaksa sistem AC buat bekerja lebih keras. 

Hal inilah yang membuat mesin jadi bekerja lebih berat dan akhirnya membuat pemakaian bahan bakar lebih boros. 

Jadi, itulah uraian lengkap tentang bagian evaporator. Jangan lupa untuk selalu merawat dan menjaga bagian ini agar kabin mobil lebih nyaman. 

FAQ

Berapa harga evaporator AC mobil?

Harga evaporator itu bervariasi, mulai dari Rp500.000 yang paling murah hingga Rp3 jutaan. 

Apa yang terjadi kalau evaporator rusak? 

Biasanya bau apek, mengalami kebocoran air yang akan menetes dari dashboard, dan AC tak lagi dingin. 

Berapa lama usia evaporator AC mobil?

Rata-rata usia evaporator yakni 5 – 10 tahun.

4 Tipe Mobil Hyundai dan Contoh Model Setiap Tipenya

Ada banyak tipe mobil Hyundai yang bisa Anda temukan di Indonesia. Hyundai memang telah jadi merek otomotif yang cukup digemari di Indonesia. 

Jika ingin produk-produk dari Hyundai, Anda bisa memilih berbagai tipe mobil yang sesuai kebutuhan. 

Anda bisa memilih SUV tangguh sampai dengan MPV keluarga yang begitu nyaman. Dari segi desain, teknologi, dan performa, Hyundai memang terus berinovasi yang menjadikan setiap konsumen semakin mencintai brand mobil ini. 

Ingin tahu lebih lanjut mengenai jenis tipe mobil Hyundai selengkapnya? Mari simak di sini. 

Baca Juga: 7 Tips Mudik Lebaran Aman dengan Mobil Pribadi

Tipe Mobil Hyundai

Sebenarnya, Hyundai memiliki empat tipe mobil yang diperjualbelikan di Indonesia. Penasaran dengan keempat tipenya? Cek sini: 

1. Sport Utility Vehicle (SUV)

SUV merupakan kategori mobil yang perancangannya bertujuan untuk memberikan pengalaman berkendara yang nyaman di berbagai kondisi jalan, baik di kawasan perkotaan maupun jalur semi-off-road.

Mobil jenis ini biasanya memiliki jarak bodi ke tanah (ground clearance) yang lebih tinggi, kabin luas untuk kenyamanan ekstra, serta opsi penggerak empat roda (4WD) atau all-wheel drive (AWD) pada varian tertentu.

Hyundai menghadirkan beberapa model SUV yang cukup mendominasi di pasar otomotif Indonesia, seperti berikut:

Hyundai Palisade

Sebagai model SUV kelas atas dari Hyundai, Palisade hadir dengan konsep kendaraan premium yang mampu menampung hingga tujuh penumpang. 

Mobil ini menggunakan mesin diesel 2.2L CRDi yang terkenal efisien dan bertenaga. Dari sisi keamanan, Palisade punya teknologi canggih seperti Forward Collision-Avoidance Assist dan Blind-Spot Collision Warning untuk memberikan perlindungan optimal selama perjalanan. 

Interiornya terbuat dari material berkualitas tinggi dan memiliki berbagai fitur modern, menjadikannya pilihan ideal bagi Anda yang ingin SUV berkelas.

Hyundai Santa Fe

Tipe mobil Hyundai terbaru selanjutnya yakni Santa Fe merupakan SUV ukuran menengah yang tampilannya elegan serta punya performa andal. 

Hyundai menawarkan dua varian mesin untuk model ini, yaitu mesin bensin 2.5L dan mesin diesel 2.2L. Jadi, anda bisa lebih fleksibel dalam memilih Santa Fe sesuai kebutuhan. 

Beberapa fitur unggulan Santa Fe meliputi panoramic sunroof, sistem infotainment mutakhir, dan paket teknologi keselamatan Hyundai SmartSense. Hal ini juga yang menjadikannya salah satu SUV paling menarik di kelasnya.

Hyundai Creta

Tipe mobil Hyundai SUV selanjutnya ada Hyundai Creta. Ini merupakan mode SUV kompak yang desainnya sporty dan memiliki banyak fitur modern. 

Mobil satu ini bertenagakan mesin 1.5L yang terbilang sangat irit bahan bakar. Selain itu, Creta juga hadir dengan teknologi hiburan seperti layar sentuh 8 inch dan mendukung konektivitas ponsel pintar.

Creta, memiliki dimensi yang lebih kecil daripada semua tipe mobil Hyundai di kategori SUV lainnya. Hal ini juga yang membuatnya sangat tepat jadi mobil harian di area kota. Bagus juga untuk Anda yang berada di area macet atau jalanan sempit. 

Sampai saat ini, Hyundai terus berusaha menghadirkan lini SUV yang memberi desain modern, teknologi yang cerdas, dan juga fitur keamanan yang maksimal. 

Baca Juga: 8 Rekomendasi Mobil Harga 250 Jutaan Paling Value for Money!

2. Electric Vehicle

Kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) semakin mendapat perhatian di industri otomotif sebagai solusi transportasi yang lebih ramah lingkungan. 

Daripada mobil berbahan bakar fosil, EV memiliki keunggulan dalam mengurangi emisi karbon serta menghemat biaya operasional. 

Hyundai menjadi salah satu produsen otomotif yang serius mengembangkan mobil listrik dengan menghadirkan berbagai model unggulan. 

Berikut beberapa pilihan mobil listrik Hyundai yang tersedia di pasar Indonesia:

Hyundai Ioniq 5

Ioniq 5 merupakan mobil listrik murni yang tampil dengan desain futuristik, terinspirasi dari konsep Hyundai 45. 

Mobil ini terbangun di atas platform Electric-Global Modular Platform (E-GMP) yang perancangannya khusus untuk kendaraan listrik. 

Dengan jarak tempuh mencapai 451 km dalam satu kali pengisian daya, Ioniq 5 menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang membutuhkan mobil listrik dengan daya jelajah tinggi. 

Salah satu fitur unggulannya adalah pengisian daya ultra-cepat, di mana baterainya dapat diisi hingga 80% hanya dalam waktu sekitar 18 menit dengan charger ultra-fast. 

Selain itu, Ioniq 5 juga punya teknologi Vehicle-to-Load (V2L) yang memungkinkan mobil ini menjadi sumber listrik untuk perangkat lain, serta interior lapang dengan konsep “Living Space”, menciptakan kenyamanan maksimal bagi penggunanya.

Hyundai Kona Electric

Kona Electric adalah salah satu tipe mobil Hyundai SUV listrik. Mobil ini menggunakan motor listrik bertenaga 136 PS dengan torsi 395 Nm. 

Dengan motor listrik tersebut, Anda bisa mendapatkan mobil dengan akselerasi responsif tanpa mengorbankan kenyamanan berkendara. 

Dalam sekali pengisian penuh, Kona Electric mampu menempuh jarak hingga 345 km (berdasarkan standar NEDC), membuatnya cocok untuk mobilitas perkotaan maupun perjalanan jarak menengah. 

Selain itu, Kona Electric juga terlengkapi dengan fitur canggih seperti Shift-by-Wire yang memungkinkan perpindahan gigi tanpa tuas mekanis, Heads-Up Display (HUD) yang menampilkan informasi penting di kaca depan, dan berbagai sistem keselamatan aktif.

Hyundai Ioniq 6

Hyundai Ioniq 6 hadir sebagai sedan listrik premium yang efisien dari penggunaan energi dengan desain aerodinamis yang elegan.

Dirakit di atas platform E-GMP, mobil ini memiliki daya jelajah signifikan serta mendukung pengisian daya cepat, membuatnya menjadi pilihan menarik di segmen sedan listrik. 

Dari sisi interior, Ioniq 6 mengutamakan kenyamanan dengan desain kabin yang luas serta teknologi mutakhir yang mendukung pengalaman berkendara lebih modern. 

Mobil ini sangat cocok bagi Anda yang menginginkan sedan listrik berperforma tinggi dengan tampilan yang stylish dan fitur inovatif.

Jadi, itu adalah tiga tipe mobil Hyundai untuk kategori Electric Vehicle (EV) yang bisa Anda peroleh di pasaran. 

Baca Juga: Berapa Biaya Poles Mobil? Inilah Ulasan Selengkapnya

3. Multi-Purpose Vehicle (MPV)

Tipe mobil Hyundai selanjutnya adalah MPV. MPV ini merupakan kendaraan yang desainnya memang untuk mengangkut banyak penumpang maupun barang. 

Hal inilah yang menjadikannya sangat ideal untuk Anda yang punya keluarga besar dan memang butuh ruang ekstra.

Hyundai itu sendiri, juga punya unit-unit MPV yang populer. Misalnya saja: 

Hyundai Stargazer

Jadi salah satu yang paling populer dari segmen MPV Hyundai, Stargazer layak Anda pertimbangkan. 

Mobil MPV dari Hyundai satu ini menawarkan kapasitas sampai dengan 7 penumpang. Mesinnya 1.5L dan tentu cukup efisien. 

Selain itu, Stargazer juga terlengkapi dengan fitur-fitur seperti Hyundai Smartsense, ada layar sentuh infotainment, dan juga memiliki desain interior yang ergonomis. 

Paling menonjol dari tipe mobil Hyundai satu ini adalah eksteriornya. Memang sangat futuristik dan modern. Apalagi dengan tambahan lampu LED dan juga grille yang khas Hyundai. 

Kalau Anda melihatnya di jalanan, sudah pasti bisa notice kalau ini adalah mobil Stargazer. 

Hyundai Staria

MPV lain dari Hyundai adalah Staria. Desainnya pun sama futuristiknya dengan Stargazer. Menariknya, pada mobil ini ada ruang kabin yang luas plus konfigurasi cukup fleksibel. 

Staria pun sangat tepat untuk kebutuhan bisnis hingga keluarga. Fitur-fitur keselamatannya canggih, sistem infotainmentnya modern, dan juga menggunakan interior yang berkualitas tinggi. 

Staria, memang seolah menetapkan suatu standar baru pada segmen MPV premium. 

MPV Hyundai ini memang mampu memberi kenyamanan maksimal untuk penumpang. 

Pasalnya, Hyundai memang fokus untuk menyediakan kabin luas, kelengkapan fitur keselamatan, sampai dengan teknologi terkini buat memenuhi kebutuhan keluarga modern. 

4. Crossover

Ingin yang mix antara desain dan fungsi SUV serta mobil Hyundai sedan? Anda patut mempertimbangkan untuk cari tahu mengenai crossover. 

Berkendara di perkotaan dengan mobil ini, sampai dengan menjelajahi berbagai jenis medan, bisa Anda lakukan dengan tipe mobil Hyundai satu ini. 

Salah satu unit dari segmen crossover adalah Hyundai Stargazer X. Loh, bukannya MPV? 

Tidak. Hyundai memiliki Stargazer X yang merupakan versi crossover dari MPV Stargazer biasa. 

Tujuan Hyundai membuat versi ini adalah memberi tampilan yang lebih sporty serta fitur yang lebih canggih daripada Stargazer standar. 

Mobil satu ini juga hadir untuk menyaingi secara langsung Xpander Cross, Toyota Veloz, dan Suzuki XL7. 

Dari segi keunggulan, tentu yang paling mencolok adalah desain eksteriornya. Stargazer X memang memiliki tampilan yang lebih macho plus plasti cladding. 

Selain itu, Stargazer X juga punya ground clearance yang lebih tinggi. Dengan adanya desain ini, akhirnya kesan crossover yang tangguh serta modern bisa didapatkan. 

Soal performa, tipe mobil Hyundai ini memakai mesin 1.5L Smartstream G yang sama seperti pada mobil Stargazer GLS Premium. Stargazer X pun bisa menghasilkan tenaga sampai dengan 115 PS serta torsi 144 Nm. 

Transmisinya menggunakan Intelligent Variable Transmission (IVT) yang bisa memberi pengalaman berkendara halus. 

Menariknya, konsumsi bahan bakar dan performa bisa Anda sesuaikan karena ada variasi pilihan mode berkendara. Anda bisa memilih mode Eco, Sport, dan Normal untuk berbagai situasi. 

Kemudian, tipe mobil Hyundai di Indonesia ini juga terkenal irit. Untuk perjalanan luar kota, bisa 20 km/liter. Sedangkan buat dalam kota bisa 10 km/liter. 

Jadi, itulah tipe mobil Hyundai yang bisa Anda dapatkan di Indonesia. Semua tipe yang tersedia memang memiliki tujuan khusus. 

SUV untuk yang butuh kendaraan tangguh, MPV untuk yang muat banyak, dan crossover untuk tampilan lebih menawan. 

Dari Semua Tipe Mobil Hyundai, Tipe Apa yang Paling Layak Beli?

Memilih antara SUV, MPV, crossover, dan EV dari Hyundai memang harus sesuai kebutuhan dan preferensi. 

Kalau Anda berminat mobil yang tampilan dan performanya oke, maka SUV Hyundai Creta bisa jadi pilihan. 

Selain itu, Anda pun bisa dapat mobil yang mempunyai kemampuan off-road meski memang lebih boros bahan bakar. 

Sedangkan untuk kebutuhan keluarga dan kapasitas penumpang yang besar, Anda bisa menggunakan Stargazer. 

Ingin tampilan yang lebih menarik? Maka pertimbangkan crossover dan untuk kebutuhan mobil ramah lingkungan serta yang biaya operasionalnya rendah, pertimbangkan membeli EV. 

Dapatkan Berbagai Tipe Mobil Hyundai di CarsGallery

Apa pun tipe yang Anda inginkan, temukan semuanya di CarsGallery. Platform CarsGallery bisa menyediakan berbagai unit Hyundai bekas yang kondisinya masih sangat prima. 

Penasaran dengan apa saja unit-unit yang tersedia? Anda bisa mempertimbangkan sejumlah opsinya di CarsGallery!

FAQ

Berapa Harga Mobil Hyundai termurah?

Harga mobil Hyundai paling murah saat ini yakni Hyundai Creta Active MT yang harganya sekitar Rp293 jutaan. 

Berapa Harga Mobil Hyundai terbaru?

Jika ingin membeli mobil Hyundai terbaru, maka sediakan budget sekitar Rp293 jutaan – Rp902,4 jutaan OTR Jakarta. 

Berapa biaya perawatan Hyundai per tahun? 

Pada setiap interval service, Anda mungkin butuh budget dari Rp745 ribuan – Rp5,6 jutaan tergantung unit mobilnya.

7 Perbedaan Rush dan Terios, Wajib Tahu Sebelum Beli

Toyota Rush dan Daihatsu Terios merupakan dua SUV populer di Indonesia. Keduanya memang punya persamaan, tapi tetap ada sejumlah poin perbedaan Rush dan Terios yang signifikan. 

Mengetahui perbedaannya, akan membuat setiap konsumen termasuk Anda, akan mempertimbangkan pilihan. 

Dalam analisis kali ini, kami bakal membahas perbedaan dari kedua mobil SUV populer ini baik dari mesin, sampai dengan harga. 

Baca Juga: 4 Mobil BMW Bekas Harga 50 Jutaan, Timeless dan Elegan!

Perbedaan Rush dan Terios

Bingung mau pilih pilih Rush atau Terios bekas hingga baru? Anda bisa mempertimbangkan perbedaan dari keduanya terlebih dahulu. Cek di sini: 

1. Spesifikasi Mesin

Baik Toyota Rush maupun Daihatsu Terios, keduanya memakai mesin yang identik. Keduanya punya mesin 4-silinder segaris yang kapasitasnya 1.500 cc. 

Mesin mobil ini juga sama-sama menggunakan teknologi DOHC dan Dual VVT-i. Dengan mesin tersebut, tenaga yang mampu keluar yakni 103 HP di 6.000 rpm. 

Torsi puncaknya 136 Nm di 4.200 rpm. Selanjutnya, teknologi Dual VVT-i yang ada pada mesin ini bisa memberikan keunggulan. 

Adapun keunggulannya yakni punya bobot ringan, efisiensi penggunaan bahan bakar yang lebih baik, sampai dengan mampu jadi pengurang getaran juga kebisingan saat berkendara. 

2. Desain Eksterior

Perbedaan Rush dan Terios selanjutnya adalah desain eksterior. Tampak serupa memang, tapi ada perbedaan mencolok di desain eksterior dari dua mobil ini. 

Toyota Rush misalnya, memiliki desain eksterior yang cenderung lebih minimalis dan aksen krom lebih sedikit. 

Velgnya punya desain two-tone yang memiliki motif dinamis dan bisa memberi kesan sporty pada mobil. Soal pilihan warna, Anda bisa bisa memilih putih, maroon, merah, perunggu, perak, dan hitam. 

Sedangkan Daihatsu Terios, lebih menonjolkan aksen krom yang lebih banyak pada bagian depan dan juga belakang. Hal ini membuat Terios tampil lebih mencolok. 

Meski punya desain velg yang tidak se-dinamis milik Rush, tapi sudah cukup menarik. 

Selain itu, Anda bisa pilih warna yang lebih banyak daripada Rush. Anda bisa memilih perak, putih, merah, ungu, perunggu, dan juga hitam. 

Baca Juga: 7 Mobil Pick Up Bekas Harga 10 Jutaan, Cocok Buat Usaha!

3. Interior dan Kenyamanannya

Kemudian, kedua SUV ini juga memiliki sedikit perbedaan pada bagian interior dan kenyamanannya. 

Dua-duanya memang bisa menampung sampai dengan tujuh penumpang yang memiliki konfigurasi tiga baris kursi. Tapi, memang dari segi fitur kenyamanannya berbeda. 

Untuk Toyota Rush, itu punya headrest pada bagian kedua yang fitur ini memang tidak tersedia pada mobil Terios. 

Adanya headrest pada mobil ini juga meningkatkan kenyamanan serta memberikan perlindungan tambahan untuk penumpang pada baris kedua. 

Nah, untuk Daihatsu Terios, meski tidak punya headrest pada bagian kedua, kabinnya tetap luas dan juga nyaman buat penumpang. 

Desain interiornya sederhana, tapi terbilang fungsional buat kebutuhan dasar Anda berkendara dengan nyaman. 

Segi interior dan kenyamanan, memang jadi salah satu perbedaan Rush dan Terios yang tidak signifikan, tapi juga layak jadi pertimbangan. 

4. Fitur Keselamatan

Kedua mobil ini terlengkapi dengan berbagai fitur keselamatan. Hal ini tentu demi memastikan keamanan dari pengemudi dan juga penumpang. 

Kalau Daihatsu Terios, terkenalnya punya jumlah airbag yang lebih sedikit daripada Rush. Tapi, sudah ada juga fitur keselamatan seperti ABS, EBD, VSC, dan HSA. 

Fitur-fitur ini memang sudah lebih dari cukup untuk memberi Anda perlindungan dasar ketika berkendara. 

Perbedaan Rush dan Terios dari segi keselamatan memang cukup mencolok. Untuk Rush, varian tertingginya memang punya fitur keselamatan yang sangat lengkap. 

Misalnya saja ada ABS, EBD, VSC, HSA, Emergency Brake Signal, dan juga indikator safety belt buat pengemudi dan juga seluruh penumpang. 

Jadi, berbeda dari segi indikator safety belt serta airbagnya. 

Baca Juga: 7 Rekomendasi Mobil Matic Murah Dibawah 30 Juta Rupiah

5. Konsumsi Bahan Bakar

Selanjutnya, Anda mungkin ingin mempertimbangkan soal Rush vs Terios irit mana. Kalau untuk konsumsi keduanya memang tak jauh berbeda. 

Toyota Rush misalnya, konsumsi bahan bakarnya sekitar 13,8 km/liter ketika Anda menggunakannya dalam kota dan lalu lintas yang padat di perkotaan. 

Sedangkan untuk penggunaan luar kota dan dengan kecepatan konstan, Rush bisa melaju dengan konsumsi sampai 16,4 km/liter. 

Dari rata-rata kombinasinya, Toyota Rush mencatatkan angka sekitar 12,1 km/liter. Tapi, Daihatsu Terios sebenarnya juga tak jauh berbeda baik dari angka konsumsi bahan bakar dalam maupun luar kota. 

Hanya saja, perbedaan Rush dan Terios terletak pada fiturnya. Salah satu fitur yang tersedia di Terios adalah Eco Idle yang bisa menghemat bahan bakar. 

Bahkan Anda bisa menghemat bahan bakar hingga 5 – 10% ketika mobil sedang dalam keadaan diam. 

Hal ini membuat Terios jadi lebih irit atau hemat untuk penggunaan dalam kota. 

6. Fitur Hiburan dan Teknologi

Selanjutnya, perbedaan Rush dan Terios bisa Anda lihat dari fitur hiburan dan juga teknologi. 

Untuk hal ini, banyak yang sepakat Rush memang unggul dari segi sistem infotainment yang canggih. Pasalnya, dalam mobil ini terdapat layar sentuh yang berukuran 9 inci di varian tertentu. 

Kehadiran fitur ini tentu mampu memberi pengalaman berkendara yang lebih seru karena konektivitasnya lebih baik. 

Tapi untuk Terios, sistem hiburannya sudah baik. Hanya saja belum seintuitif dan sekompleks sistem hiburan yang ada di Toyota Rush. 

Namun, sejumlah fitur dasar seperti konektivitas Bluetooth dan juga USB tetap tersedia buat kebutuhan hiburan Anda. 

7. Harga Terios vs Rush

Harga, juga bisa jadi salah satu pertimbangan ketika Anda ingin meminang unit Toyota Rush atau Daihatsu Terios. 

Dalam hal ini, harga Terios memang lebih murah daripada harga Toyota Rush. Varian dasar Toyota Rush (G M/T) misalnya, harganya di kisaran Rp277,6 juta. Sedangkan untuk varian tertinggi Toyota Rush S A/T TRD, harganya Rp301 juta. 

Berbeda dengan Daihatsu Terios. Untuk varian dasar yakni Terios X MT E4, harganya mulai dari Rp232,3 jutaan. 

Pada varian tertingginya saja yakni R AT Deluxe E4, harganya Rp287 jutaan yang hanya selisih Rp10 jutaan dari varian dasar pada Toyota Rush. 

Jadi, kalau Anda cari yang terjangkau, pertimbangkan untuk beli Daihatsu Terios saja. 

Selain itu, pertimbangkan juga untuk beli Rush atau Terios di platform jual beli mobil yang tepat. Salah satunya seperti CarsGallery. 

Melalui CarsGallery.co.id, Anda bisa mendapatkan unit Terios maupun Rush yang kondisinya masih sangat prima. 

Penasaran dengan unitnya? Langsung cek website resmi CarsGallery!

FAQ

Kenapa Terios lebih murah dari Rush?

Terutama karena positioning merek, fitur yang lebih sederhana, dan juga Daihatsu memang terkenal dengan strategi harga ekonomis. 

Apakah mesin Rush dan Terios sama?

Benar, keduanya masih menggunakan mesin serupa berkapasitas 1.500 cc Dual VVT-i yang sama persis. 

Lebih baik Terios atau Rush?

Kalau Anda ingin fitur keselamatan dan teknologi yang lebih unggul, maka pilih Rush. Jika ingin yang fiturnya hampir setara tapi budgetnya tidak terlalu tinggi, maka pertimbangkan pembelian unit Daihatsu Terios saja.

6 Jenis Mobil Chevrolet Beserta Model Terlarisnya

Chevrolet, merek otomotif asal Amerika Serikat yang berdiri sejak tahun 1911, terkenal dengan berbagai jenis kendaraan yang mereka miliki. Jenis mobil Chevrolet yang tersedia di pasaran pun beragam. 

Ada SUV, crossover, MPV, sedan, hatchback, sampai mobil pikap. Chevrolet memang selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhan berbagai segmen pasar. 

Di Indonesia, sejumlah model Chevrolet memang pernah dan ada yang masih menghiasi jalanan. Jika berencana beli, cek semua jenis mobil Chevrolet lama di sini. 

Baca Juga: 12 Mobil Harga 400 Jutaan yang Premium, Rasa Mewah!

Jenis Mobil Chevrolet

Saat ini, Chevrolet memang telah berhenti menjual produk baru di Indonesia karena pasar yang tidak terlalu tertarik dengan produk mereka. Tapi, masih banyak jenis mobil versi bekas yang bisa Anda dapatkan: 

1. Sport Utility Vehicle (SUV)

Pertama, ada jenis mobil SUV yang merupakan kendaraan penumpang tapi dengan kemampuan offroad. Di Indonesia, Chevrolet memang punya sejumlah model SUV yang terkenal luas seperti: 

  • Chevrolet Trailblazer: SUV mid-size yang menawarkan performa tangguh dan kapasitas penumpang hingga tujuh orang. Desainnya yang gagah dan fitur-fitur modern menjadikannya pilihan bagi yang tengah mencari kendaraan serbaguna.​
  • Chevrolet Colorado: walaupun lebih terkenal sebagai mobil pikap, tapi Colorado punya varian SUV. Mobil ini terkenal dengan kemampuan pengangkutannya dan juga kenyamanannya dalam berkendara. 
  • Chevrolet Blazer: menjadi salah satu model legendaris yang pertama kali dikenalkan tahun 1969. Blazer, sudah berevolusi dari SUV yang berbasis truk jadi crossover modern yang juga stylish. 
  • Chevrolet Captiva: merupakan SUV kompak yang sangat populer di Indonesia. Captiva, memiliki kabin luas dan juga penggunaan bahan bakar yang sangat efisien. Bisa jadi opsi terbaik untuk keluarga. 

2. Crossover

Jenis mobil Chevrolet selanjutnya, ada tipe crossover. Nah, tipe ini merupakan mobil yang menghadirkan elemen SUV tapi berkombinasi dengan elemen-elemen mobil penumpang. 

Chevrolet, juga punya sejumlah model yang menarik seperti Chevrolet Trax. Pada Chevrolet Trax, Anda bisa mendapatkan crossover kompak yang lincah dan efisien dari segi penggunaan bahan bakar. 

Selain itu, Trax juga cocok buat pengendara urban yang tengah mencari kendaraan praktis tapi tetap stylish. 

Selain Trax, Anda pun bisa mencari Chevrolet Groove. Mobil ini merupakan crossover subkompak yang pengembangannya bersama mitra Chevrolet yang ada di China. 

Groove, memberi desain yang modern dan fitur-fitur canggih buat pasar Chevrolet global. 

Baca Juga: 7 Mobil Innova Bekas Harga 80 Jutaan, Masih Mulus dan Bandel

3. Hatchback

Jenis mobil Chevrolet lain yang tidak kalah populer adalah hatchback. Mobil ini memiliki pintu belakang yang terangkat ke atas, jadi sangat memudahkan untuk mengakses ke bagian kargo. 

Dalam prosesnya, Chevrolet menghadirkan dua model hatchback yang harganya terjangkau. 

Misalnya, ada Chevrolet Spark. City car satu ini memang terkenal irit dan sangat mudah buat melakukan manuver di perkotaan. 

Spark juga jadi opsi menarik untuk Anda yang tengah mencari mobil kecil tapi tetap fungsional. 

Selain itu, ada juga Chevrolet Aveo yang ruang kabinnya cukup luas. Meski luas, tapi hatchback ini juga ukurannya cukup kompak dan nyaman buat nyelip-nyelip di area perkotaan. 

Harga mobil Chevrolet bekas Aveo juga terjangkau, bahkan ada yang mulai dari Rp50 jutaan saja. 

4. Multi-Purpose Vehicle (MPV)

MPV, merupakan mobil yang perancangannya khusus untuk mengangkut penumpang dengan jumlah yang banyak sekaligus. Plus, kenyamanan yang lebih optimal. 

Nah, ada juga jenis mobil Chevrolet MPV seperti Chevrolet Spin, Orlando, dan Zafira. Ketiganya juga terkenal sebagai unit MPV dari Chevrolet yang harganya terjangkau. 

Chevrolet Spin, bahkan menjadi MPV kompak yang cukup populer di Indonesia. Kapasitasnya 7 penumpang dan memang irit bahan bakar. 

Kemudian untuk Chevrolet Orlando, merupakan crossover yang fleksibel karena memiliki ruang kabin yang luas. 

Orlando, sangat cocok bagi Anda yang butuh kendaraan keluarga dan bisa tampil stylish. 

Terakhir, untuk sedan Chevrolet Zafira yang juga jadi MPV dengan kursi fleksibel. Kalau Anda butuh unit yang pas buat keluarga, maka sepertinya Zafira juga layak jadi pertimbangan. 

5. Sedan

Chevrolet, memiliki sejarah panjang dalam hal produksi sedan berkualitas. Dalam mobil sedan, ada tiga kompartemen utama yakni mesin, bagasi, dan kabin penumpang. 

Apakah ada produksi Chevrolet yang bertipe sedan? Pasti ada. Bahkan sedan-sedan ini cukup populer di kalangan penggemar otomotif. 

Misalnya saja ada Chevrolet Malibu. Nah, Malibu ini sendiri merupakan sedan mid-size. Performanya mantap, kenyamanan sudah tentu khas sedan. 

Jenis mobil Chevrolet satu ini sangat terkenal karena desainnya yang elegan. Plus ada juga fitur-fitur keselamatan yang begitu lengkap. 

Selanjutnya, ada sedan Chevrolet Impala. Beda dengan Malibu, kali ini Chevrolet memproduksi sedan full-size. Nama Impala sebenarnya cukup legendaris. 

Kabinnya luas, kenyamanan berkendaranya sudah pasti mantap. Impala, juga jadi ikon dalam lini produk Chevrolet dan bertahan selama beberapa dekade. 

Terakhir, ada pula Chevrolet Cruze. Ini adalah sedan kompak yang unggul dari segi efisiensi bahan bakar. 

Selain itu, teknologi yang tersemat dalam mobil Chevrolet terbaru ini memang jadi andalan. 

Kalau Anda ingin mendapatkan kendaraan praktis dan modern, sepertinya Cruze bisa jadi pilihan. 

Baca Juga: 8 Rekomendasi Mobil Harga 250 Jutaan Paling Value for Money!

6. Jenis Pikap

Jenis terakhir yakni model pikap. Kalau model ini, merupakan mobil yang punya bagian bak terbuka di belakangnya. 

Perancangan mobil pikap memang khusus untuk mengangkut barang-barang atau untuk kebutuhan komersial. 

Nah, ada juga jenis mobil Chevrolet yang modelnya terkenal tangguh. Misalnya saja, ada Chevrolet Colorado. 

Colorado sangat tepat buat kebutuhan komersial hingga pribadi. Ini adalah jenis pick up double cabin yang perancangannya untuk kebutuhan niaga ringan dan off-road. 

Popularitasnya yakni tentang performa dan kemampuan Colorado guna melewati beban berat. 

Mesinnya 2.8L. Jadi soal tenaga, sudah tentu besar dan ideal untuk Anda yang suka dengan petualangan. 

Bahkan sistem penggeraknya pun sudah 4×4 yang tentu, sesuai dengan peruntukannya. 

Selanjutnya, ada double cabin Chevrolet Silverado. Di Amerika Serikat, model ini sangat populer. 

Silverado sendiri terdiri dalam sejumlah varian. Sebut saja ada Silverado 1500, 2500 HD, dan 3500 HD. Setiap variannya pun memiliki spesifikasi yang berbeda. 

Kemudian, Silverado juga hadir dalam berbagai trim level seperti Work Truck (WT) yang merupakan versi dasar, LT dengan kenyamanan dan teknologi, LTZ untuk yang lebih mewah, dan juga High Country yang jadi trim tertinggi Silverado. 

Jadi, itulah jenis mobil Chevrolet dan model-model dari setiap jenis mobilnya.

Tertarik Beli? Di Indonesia, Hanya Ada Unit Chevrolet Bekas

Jika tertarik, maka yang bisa Anda peroleh hanya unit bekasnya saja karena Chevrolet kini tak lagi produksi di Indonesia.  

Mau dapat unit dengan kondisi terbaik? Cek CarsGallery.co.id untuk lebih lengkapnya. 

FAQ

Merek mobil Chevrolet apa saja?

Saat ini, yang tersedia di Indonesia yani Chevrolet Colorado, Trax, dan Spark. 

Apakah Chevrolet masih menjual mobil di Indonesia?

Tidak. Chevrolet sudah secara resmi berhenti menjual mobil-mobil barunya di Indonesia. Hanya saja, masih ada beberapa tipe populer yang tersedia. 

Apa mobil Chevrolet terbaik untuk keluarga?

Sepertinya, Anda perlu mempertimbangkan Chevrolet Spin sebagai pilihan.

8 Alasan Mengapa Avanza Disebut Mobil Sejuta Umat

Avanza, sudah punya sebutan lain yang menunjukkan popularitasnya sebagai mobil paling laris yang ada di Indonesia, yakni mobil sejuta umat.

Toyota Avanza, memang sudah mencapai status ikonik di dunia otomotif. Meski harus tergeser dari posisi teratas untuk penjualan mobil di 2023, tapi Avanza masih menjadi salah satu mobil paling laris di Indonesia. 

Penggunaan bahan bakar yang irit, kabin luas, dan mesin bandel, jadi alasan mengapa banyak orang menginginkan mobil ini dan tak heran selalu jadi favorit hampir setiap tahun. 

Baca Juga: 7 Mobil Pick Up Bekas Harga 10 Jutaan, Cocok Buat Usaha!

Alasan Avanza Dapat Sebutan Mobil Sejuta Umat

Avanza punya alasan tersendiri mengapa dapat sebutan sebagai mobil sejuta umat. Ini alasannya: 

1. Bisa Anda Temukan di Mana Pun

Pertama, salah satu alasannya yakni karena Avanza bisa Anda temukan di mana saja. Mau di jalanan desa, tol, sampai perkotaan, mobil ini memang selalu ada. 

Tentu, hal ini punya alasan yakni karena Avanza memang terancang khusus buat memenuhi kebutuhan keluarga Indonesia. 

Avanza, bisa memenuhi kebutuhan untuk kendaraan yang punya kapasitas penumpang sampai 7 orang. Hal ini membuatnya cocok buat kebutuhan keluarga Indonesia. 

Dengan banyaknya mobil Avanza yang berseliweran di jalanan, maka tak heran kini mobil tersebut bisa dapat sebutan sebagai mobil sejuta umat

2. Harga yang Terjangkau

Toyota Avanza juga terkenal terutama dari segi harganya. Menurut orang Indonesia, harga mobil satu ini memang terjangkau dan bisa terakses oleh hampir semua kalangan. 

Harga mobil Avanza untuk tahun keluaran terbaru saja masih di Rp242,9 jutaan – Rp280 jutaan. Dengan harga Rp280 jutaan pun, Anda sudah bisa mendapatkan varian paling tinggi. 

Bagi banyak keluarga di Indonesia, mobil sejuta umat ini juga populer karena harganya yang stabil. Meski Anda menjualnya di pasaran mobil bekas, harganya tidak terlalu jatuh. 

3. Mesin Bandel dan Minim Perawatan

Selanjutnya, Avanza layak dapat sebutan ini karena memiliki mesin yang badak, tahan lama, dan bandel. 

Menariknya lagi, perawatan untuk mesin mobil Avanza memang sangat minim. Jadi, Anda tak perlu bolak-balik bengkel untuk perawatan mesinnya. 

Dengan ini, tentu yang akan berpengaruh adalah budget perawatan yang lebih terjangkau. Maka dari itu, masyarakat Indonesia juga banyak yang memilikinya. 

Keunggulan semacam ini kemudian membuat Avanza selalu jadi pilihan andalan jangka panjang. 

Perawatannya juga tergolong mudah dan terjangkau karena ada banyak bengkel resmi Toyota yang tersedia di hampir seluruh wilayah Indonesia. 

Pun dari suku cadang dari mobil sejuta umat ini gampang untuk Anda temukan. Mau di bengkel umum sekalipun, menemukan sparepart atau suku cadangnya juga masih mudah. 

Baca Juga: 7 Rekomendasi Mobil Matic Murah Dibawah 30 Juta Rupiah

4. Kapasitas Kabin 7 Seater

Avanza punya kapasitas kabin yang cukup luas dengan 7 seater. Hal inilah yang membuat Avanza jadi pilihan utama untuk Anda dengan kebutuhan kapasitas besar. 

Daripada mobil hatchback atau LCGC, maka tentu Avanza bisa memberikan ruang yang lebih nyaman dan juga lapang. 

Selain itu, Avanza pun sangat bermanfaat untuk mobil operasional. Selain bisa angkut banyak barang, mobil satu ini pun bisa mengangkut banyak orang. 

5. Desain Eksterior dan Interior Modern Sesuai Era

Kemudian, sebutan mobil sejuta umat sangat layak karena Avanza terus hadir dengan desain eksterior hingga interior yang sesuai dengan era. 

Kalau Avanza baru, sudah pakai desain yang menampilkan garis-garis tegas dan juga dinamis. Hal ini bisa memberinya kesan lebih modern dan juga berkelas.

Apalagi grille-nya yang besar plus lampu LED yang ramping, akhirnya mobil ini terlihat lebih agresif ketika berada di jalanan. 

Tak kalah dengan merk seperti Brio dan Ertiga, Avanza masih berhasil jadi salah satu dari 3 mobil terlaris di Indonesia. 

Pada bagian interiornya, Avanza bisa memberikan kenyamanan optimal untuk Anda. Selain punya ruang kabin luas, Avanza juga punya ruang kabin luas plus kapasitas penumpang yang cukup banyak. 

Apalagi tersedia fitur-fitur canggih seperti kontrol iklim dual-zone dan sistem infotainment yang terbaru. 

Daripada MPV lain, sebut saja seperti Sigra, Carry, dan Ertiga, Avanza masih sangat unggul dari segi kenyamanan dan teknologi. 

6. Konsumsi Bahan Bakar Irit dan Efisien

Toyota Avanza juga terkenal sebagai mobil yang irit dan juga efisien dari segi pemakaian bahan bakar. Hal ini sekaligus menjadikannya pilihan populer di Indonesia. 

Untuk konsumsi bahan bakar Avanza 1.3, Avanza memiliki konsumsi bahan bakar sekitar 14,8 km/liter. 

Jika perjalanannya dalam kota dan utamanya saat macet, konsumsinya dapat turun jadi 12,4 km/liter. 

Meski irit, tapi mungkin ada tipe Avanza yang tidak seirit versi 1.3. Untuk varian 1.5 misalnya, konsumsi bahan bakarnya di 11 – 12 km/liter luar kota, dan 9 – 10 km/liter dalam kota. 

Iritnya bahan bakar ini jugalah yang juga jadi faktor mengapa dapat sebutan tersebut. 

Baca Juga: 3 Rekomendasi Mobil Kia Harga 30 Jutaan, Murah Meriah!

7. Fitur Entertainment yang Canggih

Selain kenyamanan, Avanza juga mampu membuat suasana saat berkendara jadi lebih menyenangkan. 

Maka dari itu, Toyota terlengkapi dengan fitur entertainment yang canggih seperti hadirnya head unit touchscreen yang punya Bluetooth dan USB Connectivity. 

Hal inilah yang membuat Anda dapat terhubung ke ponsel pintar untuk memutar musik. 

8. Nilai Jual Kembali yang Tinggi

Kemudian, salah satu hal yang jadi keunggulan dari Toyota Avanza yakni harga jual kembali yang tinggi. Bahkan bisa dibilang relatif stabil. 

Jadi, tak heran jika Avanza dapat sebutan sebagai mobil sejuta umat. Apalagi, permintaannya di pasar mobil bekas memang sangat tinggi. 

Avanza selalu menjadi pilihan utama bagi banyak konsumen, baik untuk keluarga maupun sebagai kendaraan niaga. Permintaan yang tinggi ini membuat harga mobil bekasnya tetap stabil.

Selain itu, meskipun mobil ini sudah terpakai selama bertahun-tahun, harga pasaran mobil bekas Avanza tetap menguntungkan. 

Varian lama Avanza memang harganya lebih tinggi daripada mobil-mobil lain yang jadi kompetitor di segmennya. 

Harga jual dari Avanza pun tetap stabil karena faktor dari brand Toyota itu sendiri. Toyota, sudah menjadi merek mobil yang punya citra positif di Indonesia. 

Hal inilah yang juga berpengaruh pada nilai jual kembali dari mobil-mobilnya. Kepercayaan dari konsumen atas merek Toyota, membantu harga jualnya masih tetap stabil. 

Mau Mobil Sejuta Umat dalam Kondisi Terawat? Cek CarsGallery!

Mau mendapatkan unit mobil Avanza dengan kondisi yang sangat prima? Pertimbangkan untuk membeli unitnya di CarsGallery. Seluruh unit yang tersedia sudah terjamin lulus inspeksi. 

Selain itu, semua unit yang ada di CarsGallery juga sudah bisa dapat garansi selama 1 tahun untuk mesin dan transmisi. Cek sekarang.

FAQ

Mobil sejuta umat mobil apa?

Sejak dulu memang Toyota Avanza, tapi sekarang sepertinya berpindah ke Honda Brio. 

Apa mobil paling laris di Indonesia?

Toyota Avanza dan Honda Brio menjadi dua mobil terlaris di Indonesia. 

Mobil apa saja yang paling irit?

Di antaranya adalah Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Daihatsu Sigra, Toyota Calya, Toyota Agya, dan Datsun Go+ Panca.

Exit mobile version