Mobil Rush Bekas: Kelebihan, Kekurangan, dan Harganya

Mau SUV tangguh tapi harganya murah? Anda bisa mempertimbangkan mobil Rush bekas sebagai pilihannya. 

Pasalnya, di pasar mobil bekas itu Rush menjadi salah satu mobil yang memiliki desain gagah dengan mesin yang bandel. 

Dengan kata lain, Anda bisa menggunakan Toyota Rush bekas 80 jt untuk kebutuhan harian sampai untuk kebutuhan perjalanan ke luar kota. 

Selain gagah dan mesinnya bandel, Toyota Rush juga harganya relatif stabil. Kalaupun ingin menjualnya kembali, maka Anda tak akan kehilangan banyak uang dari sana. 

Baca Juga: Mobil Terios Bekas: Kelebihan, Kekurangan, dan Harganya

Keuntungan Membeli Mobil Rush Bekas

Setiap pembelian mobil tentu harus selalu punya alasan. Termasuk ketika Anda ingin melakukan pembelian Toyota Rush bekas. Pembelian Rush, akan memberikan beberapa keuntungan buat Anda seperti: 

1. Desain Gagah dan Modern

Pertama, Toyota Rush sangat terkenal dengan desain eksteriornya yang gagah dan juga modern. Ini juga berlaku pada semua versi atau tipe mobil Rush. 

Walaupun bukan versi terbaru, lekukan tajam hingga gril besarnya bisa memberi SUV ini kesan futuristik utamanya untuk generasi kedua. 

Ground clearance-nya juga tinggi yakni 220 mm yang sekaligus menambah daya tariknya. Dengan hal ini, Rush bisa melintasi berbagai jenis medan dengan relatif mudah. 

2. Kemampuan Off-Road yang Cukup Tangguh

Dengan penggunaan sistem penggerak roda belakang (RWD) sekaligus mesin dengan kapasitas 1.5L yang bisa menghasilkan tenaga sampai 104 HP, Rush tentu mampu menghadapi medan off-road. 

Apalagi kehadiran fitur stabilitas dan kontrol traksinya bisa membantu mobil ini terus stabil meski permukaannya tidak rata. 

3. Ruang Kabin Lega dan Nyaman

Rush, memang memiliki kabin yang begitu luas dan bisa menampung sampai 7 penumpang. 

Jadi, sangat ideal bagi Anda untuk memilih Rush buat perjalanan keluarga. Fitur fleksibilitas pada pelipatan kursi baris kedua dan juga ketiganya bisa memberi kenyamanan yang ekstra buat penumpang dan juga barang bawaan. 

4. Irit Bahan Bakar

Selanjutnya, meski ukurannya besar, Toyota Rush ini terkenal irit bahan bakar. Toyota Rush ini memiliki penggunaan bahan bakar 11,7 km/liter dalam kota dan juga 13,8 km/liter untuk perjalanan luar kota. 

Buat generasi keduanya malah lebih efisien lagi yakni 12,1 km/liter dalam kota dan 16,4 km/liter untuk luar kota. 

5. Perawatan yang Mudah

Lantaran Rush merupakan produk dari Toyota, tentu jaringan bengkel yang bisa Anda datangi saat unitnya bermasalah untuk service atau untuk penggantian suku cadang. 

6. Harga Jual Kembali yang Bagus

Salah satu keuntungan utama dari pembelian unit Rush bekas yakni harga nilai jual kembalinya yang terbilang tinggi. 

Adanya banyak peminat dari Rush, merupakan salah satu alasan mengapa harga pasaran dari mobil bekas ini lebih stabil daripada merek-merek lain. 

Baca Juga: Mobil Taruna Bekas: Kelebihan, Kekurangan, dan Harganya

Kekurangan Mobil Rush Bekas

Berencana membeli Toyota Rush 100 jutaan atau intinya unit bekasnya? Sebelum beli, perhatikan dulu beberapa kekurangannya: 

1. Punya Bantingan Suspensi Keras

Semua pengguna Rush sudah pasti banyak yang mengeluh soal ini. Benar, bantingannya memang kurang nyaman. 

Hal ini karena pengaturan dari suspensinya memang keras. Apa tujuannya? Demi membuat mobil lebih stabil dan bisa memiliki ground clearance yang lebih tinggi. 

Jadi, tak heran jika bantingan suspensinya memang cukup keras. 

2. Limbung Ketika dalam Kecepatan Tinggi

Suspensi pada Toyota Rush memiliki kekurangan yang membuat mobil terasa limbung saat melaju kencang. 

Meski begitu, hal ini tidak terlalu berpengaruh dalam penggunaan sehari-hari, terutama untuk berkendara di dalam kota.

Ada sejumlah faktor yang bikin mobil ini terasa limbung. Misalnya saja, ground clearance. Angkanya 220 mm yang bahkan lebih tinggi daripada Toyota Fortuner. Kalau Toyota Fortuner, hanya 193 mm. 

Ketika Anda melaju pada kecepatan tinggi, maka mobil Rush bekas ini memang bakal terasa banget limbungnya. 

Banyak saran dari pengendara Rush untuk tidak memacu kendaraan sekencang mungkin. Berbeda dengan sedan yang bisa Anda pacu sampai dengan lebih dari 200 km/jam. 

3. Kabin yang Terasa Sempit

Kelemahan dari Toyota Rush selanjutnya yakni kabin yang terasa cukup sempit. Ada pengujian dengan tinggi badan 172 cm yang merasa jika duduk pada baris kedua lumayan sempit. 

Berbeda jika duduk di bagian jok depan, rasanya memang cukup nyaman. Saat di baris kedua, ruang kaki dan kepala mobil ini sempit. Maksudnya, cuma tersisa sedikit ruang di kaki. 

Bahkan jika duduk di bagian pinggir dekat jendela baris kedua, ada yang bilang jika mentok kepala. 

Keluhan semacam ini juga sering terbahas oleh beberapa jurnalis yang melakukan test drive. Hasilnya, banyak yang merasakan hal serupa. 

Mobil Rush bekas pun sebenarnya punya baris ketiga. Boleh banget kalau Anda mau duduk di sana dan merasa kesemutan. 

Baca Juga: Review Mobil Hilux Bekas: Kelebihan, Kekurangan, dan Harga

Tipe-tipe Toyota Rush

Mau beli mobil Rush bekas? Sudah tentu penting untuk tahu sejumlah tipenya lebih dulu: 

  • G MT: Varian transmisi manual
  • G AT: varian transmisi otomatis
  • 1.5 S MT GR Sport: Varian transmisi manual tapi tampilannya GR Sport
  • 1.5 S AT GR Sport: Varian transmisi otomatis dengan tampilan GR Sport

Harga Mobil Rush Bekas

Sudah memutuskan untuk membeli unit Toyota Rush? Jika Anda menginginkannya, mungkin daftar harga berikut bisa jadi referensi untuk budget yang perlu disediakan: 

  • 2013 Toyota Rush G MT: Sekitar Rp125 Juta.
  • 2015 Toyota Rush 1.5 S AT TRD SPORTIVO LUX: Sekitar Rp152 Juta.
  • 2018 Toyota Rush G A/T: Sekitar Rp185 Juta
  • 2019 Toyota Rush S TRD SPORTIVO 1.5L AT: Sekitar Rp210 Juta.
  • 2020 Toyota Rush S TRD 1.5L AT: Sekitar Rp225 Juta

Semua harga di atas memang tidak sepenuhnya tepat karena mungkin ada perbedaan berdasarkan kondisi mobil, lokasi penjualan, atau sejumlah faktor lain. 

Tapi setidaknya, Anda bisa menyiapkan budget dari range Rp125 jutaan – Rp225 jutaan untuk unit Toyota Rush bekas dengan kondisi terbaik. 

Masih Merasa Unitnya Terlalu Mahal? Pertimbangkan Beli Mobil Rush Bekas di CarsGallery!

Anda masih merasa jika harga-harga di atas masih terlalu mahal? Pertimbangkan untuk membeli unitnya di CarsGallery

Di CarsGallery, seluruh unit yang tersedia kami jamin telah lolos inspeksi dan bisa dapat garansi untuk bagian mesin serta transmisi. 

Kami jamin, unit yang Anda dapatkan tidak akan mengecewakan dan worth the price yang Anda keluarkan. 

FAQ

Toyota Rush harganya berapa? 

Kalau harga barunya dari harga Rp288 jutaan – Rp314 jutaan. Sedangkan untuk mobil bekasnya, dari harga Rp125 jutaan saja. 

Berapa pajak tahunan Toyota Rush?

Pajak Toyota Rush mulai dari Rp1,7 jutaan – Rp5,1 jutaan untuk keluaran terbaru. 

Apakah Rush kuat di tanjakan?

Dari banyak hasil pengujian, Rush punya performa yang baik untuk melibas tanjakan. 

Bukan cuma tanjakan, tapi mobil ini juga bagus dalam performa untuk jalanan terjal atau untuk off-road sekalipun. Jadi jika ingin membelinya untuk kebutuhan perjalanan jauh dan untuk jalanan kurang rata, Rush masih sangat layak.



Review Mobil Sienta Bekas: MPV Nyaman Harga Rp120 Jutaan

Sedang butuh MPV dengan sliding door yang terjangkau? Anda sebaiknya mempertimbangkan mobil Sienta bekas untuk kebutuhan tersebut. 

Mobil Sienta ini memang cukup populer dengan kemudahan akses keluar masuk ke bagian kursi penumpang. 

Belum cukup di situ, mobil bekas Sienta juga menawarkan kenyamanan untuk anak-anak yang ingin Anda bawa bepergian. 

Bagian kursi penumpangnya memang luas. Maka dari itu, banyak yang mengincar MPV terjangkau ini. 

Mau memutuskan untuk beli mobilnya atau tidak? Sebaiknya cek dulu ulasan kami soal Sienta yang sudah ada sejak tahun 2016 ini!

Baca Juga: 4 Rekomendasi Mobil Hyundai Bekas Harga Paling Terjangkau

Mobil Sienta Bekas Kenapa Layak Dibeli?

Toyota Sienta, sama dengan beberapa MPV nyaman lainnya yang punya alasan tersendiri untuk kami katakan layak Anda beli. Beberapa di antaranya yakni: 

1. Desainnya Unik dan Menarik

Sienta punya desain yang beda dengan MPV pada umumnya. Terbukti dari bentuknya yang boxy, punya pintu geser, tapi nggak lebay. 

Desain ini pun berhasil memberikan Sienta kesan yang modern tanpa perlu mengorbankan kenyamanan dari penggunaannya. 

Soal penggunaan juga sangat nyaman karena ada sliding door yang akan memudahkan Anda keluar masuk dari kendaraan. 

2. Ruang Kabin Luas dan Fleksibel

Kemudian, mobil Sienta bekas juga menarik dan layak Anda beli terutama jika Anda butuh mobil dengan kabin luas. 

Sienta, berbekal kabin yang siap menampung sampai dengan tujuh penumpang. Bedanya dengan MPV lain, Anda tidak akan merasa sesak dan terlalu penuh saat berada di dalamnya. 

Kabinnya yang luas pun masih memungkinkan Anda untuk mengatur kursinya secara fleksibel. Butuh ruang ekstra buat bagasi? Lipat saja kursi di baris ketiganya!

3. Fitur Keselamatan dan Kenyamanan

Meski banyak yang bilang harga jual Sienta jatuh, tapi soal fitur keselamatan dan kenyamanan, Sienta masih memberikan yang terbaik. 

Dalam mobil ini, Anda akan memperoleh fitur keselamatan seperti ABS, SRS Airbag, EBD, dan VSC yang mampu memberi proteksi maksimal. Baik proteksi untuk pengemudi dan juga bagi penumpang. 

4. Performa Mesinnya Terbilang Efisien

Sienta punya mesin 1.5L berkode 2NR-FE yang bisa menghasilkan output tenaga 107 dk dan juga torsi 140 Nm. 

Kurang mengesankan memang, tapi justru tujuannya bukan untuk itu. Melainkan untuk efisiensi pemakaian bahan bakar. 

Hal ini sekaligus mampu menjelaskan peruntukan Sienta diproduksi, yakni untuk penggunaan nyaman sehari-hari. 

Baca Juga: 7 Rekomendasi Mobil Suzuki Terbaru 70 Jutaan Terbaik

5. Kenyamanan Berkendara

Sepertinya, para pengguna Sienta banyak yang merasa sangat nyaman buat mengendarainya. 

Sienta memang terancang buat memaksimalkan kenyamanan dari bagian penumpang sampai Anda yang mengemudikannya. 

Bantingan suspensi lembut, buat lewatin jalanan yang sedikit bergelombang apalagi mulus sudah pasti tetap nyaman. 

6. Harga di Pasaran Mobil Bekas Cukup Terjangkau

Memang, Sienta bekas harga itu sesuai sama kondisi dan juga tahun produksinya. Namun, masih tergolong terjangkau buat MPV senyaman ini. 

Di pasaran mobil bekas, Anda bisa dapat mobil Sienta bekas di harga Rp120 jutaan – Rp200 jutaan. 

Jadi, Sienta adalah opsi terbaik kalau Anda butuh MPV nyaman, luas, fitur lengkap, tapi juga murah. 

Kekurangan Mobil Sienta Bekas yang Wajib Jadi Perhatian

Semua mobil, tanpa terkecuali, mesti punya poin-poin yang harus Anda pastikan bisa terima atau tidak. Kalau Sienta, perhatikan ini: 

1. Performa Mesinnya Standar

Yup, Sienta ini bukan mobil yang mengutamakan performa. Alih-alih ngebut dan kenceng-kencengan, Sienta lebih pada kendaraan yang aman, nyaman, dan enak buat berkendara santai. 

Selain itu, Anda pun bisa memperoleh mobil yang efisiensi bahan bakarnya sangat baik. Meski kurang bertenaga, apalagi saat bawa beban penuh, kadang tarikannya terasa berat. 

Feel beratnya itu sendiri terasa saat Anda berada dalam putaran bawah. 

2. Ground Clearancenya Terbilang Rendah

Namanya juga MPV, maka pasti soal ground clearance yang rendah wajib Anda toleransi. 

Angkanya di 170 mm yang artinya memang lebih rendah daripada MPV lain. Kalau Ertiga atau XL7 misalnya, itu punya ground clearance 200 mm. 

Dengan kata lain, Sienta kurang pas untuk Anda gunakan di jalanan tak rata ataupun jalanan yang berbatu. 

Risiko tergoresnya pun sangat tinggi jika Anda melewati jalanan yang bergelombang dan berbukit. 

3. Bagian Jok Ketiga Sempit

Meski kursi kedua begitu nyaman, berbeda dengan kursi jok ketiga. Pasalnya, di bagian paling belakang Sienta ini memang joknya sempit buat orang dewasa. 

Banyak pengguna Sienta yang bilang kalau untuk jok belakang, sebaiknya isi dengan anak-anak saja. 

Boleh penumpang dewasa, asalkan tinggi maksimalnya 150 cm saja. Jika lebih dari itu, maka akan terasa sesak dan kurang nyaman. 

Baca Juga: 7 Rekomendasi Mobil Keluarga 60 Jutaan, Nyaman dan Luas!

4. Desainnya Kotak, Kadang Kurang Disukai

Sebenarnya ini soal selera, tapi banyak yang tidak menyukai bentuk kotak dari Sienta. 

Orang yang mencarinya memang banyak, tapi yang tidak suka dengan model kotaknya pun nggak kalah banyak. 

Pasar di Indonesia terkadang lebih memilih model seperti MPV populer yakni Avanza dan sejenisnya. 

5. Radius Putar Besar

Mobil Sienta bekas atau bahkan baru, juga punya kekurangan yakni dari segi radius putarnya. 

Radius putar dari mobil Sienta ini memang lebih besar daripada mobil-mobil yang ada di kelasnya. 

Jadi, sangat kurang praktis kalau Anda menggunakannya pada area-area sempit. Anda pun bisa kesulitan saat melakukan manuver pada jalan-jalan kecil. 

6. Masalah Transmisi CVT

Sejumlah pemilik ada pula yang melaporkan jika mereka mengalami masalah di bagian transmisi CVT. 

Jika bermasalah, terkadang biayanya sangat mahal. Kemudian, ada juga masalah seperti tarikan berat ketika Anda menyalakan AC mobil. 

Nah, jika Anda siap untuk budget biaya yang besar di masa depan karena kerusakan CVT, maka memilih Sienta bukanlah hal yang salah. 

7. Material Interior BIasa Saja

Kurang premiumnya material juga sering jadi keluhan dari para pengguna Sienta. Banyak yang mengomentarinya karena kualitasnya kurang premium dan cenderung biasa saja. 

Hal ini sebenarnya berpengaruh pada kesan kenyamanan juga kemewahan dari Sienta itu sendiri. 

Jadi, sebelum beli mobil Sienta bekas, baiknya pertimbangkan dulu poin-poin di atas. 

Misalnya, apakah Anda tidak masalah jika membeli mobil yang interiornya biasa saja? Apakah jadi masalah besar kalau ground clearance-nya rendah? 

Setelah menjawabnya, barulah Anda bisa mempertimbangkan beli atau tidak.

Harga Mobil Sienta Bekas

Ada yang punya budget Rp120 jutaan? Kalau iya, maka Anda sudah tepat membeli mobil ini karena banyak Sienta bekas 120 jutaan

Itupun sudah bisa dapat model tahun 2016 – 2018 yang di kisaran Rp127 jutaan. Kalau mau yang kondisinya bagus, maka sediakan budget hingga Rp200 juta. 

Mengenai harga tertingginya, tentu sudah dapat model terbaru yakni Sienta tahun 2021 yang harganya Rp247 jutaan. 

Butuh Sienta yang Harganya Lebih Terjangkau? Langsung Cek CarsGallery!

Nah, kalau Anda ingin tahu tempat yang jual mobil Sienta bekas dengan harga terjangkau, sekarang sudah waktunya cek CarsGallery

Unit yang ada di platform kami, dipastikan dalam kondisi yang sangat baik dan telah lolos inspeksi. Bahkan mobilnya juga berkesempatan memperoleh garansi. 

Mobil Pajero Bekas: Kelebihan, Kekurangan, dan Harganya

Gagah, tangguh, ground clearance tinggi, dan performa gahar, menjadikan mobil Pajero bekas layak Anda miliki. 

Pajero, memiliki mesin diesel yang bertenaga. SUV ini pun siap menemani Anda untuk berpetualang ke mana pun. 

Interiornya luas, pun terkesan mewah yang akan memberi kenyamanan maksimal untuk semua penumpang. 

Pajero Sport juga terlengkapi dengan berbagai fitur modern yang bisa menunjang keselamatan dan juga kenyamanan selama berkendara. 

Baca Juga: Mobil Terios Bekas: Kelebihan, Kekurangan, dan Harganya

Kelebihan Mobil Pajero Bekas

Mitsubishi Pajero merupakan SUV legendaris yang tangguh di berbagai medan. Mobil ini pun memiliki banyak fitur canggih yang tersemat. Selain itu, ada lagi beberapa kelebihannya seperti: 

1. Desain Eksterior yang Ikonik

Mobil ini memang punya desain eksterior yang terbilang gagah dan berkelas. Tak heran jika Pajero akan sering menjadi pusat perhatian ketika berada di jalan raya. 

Garis bodi yang ada sangat mencerminkan karakter dari SUV sejati. Sementara untuk ground clearance-nya tinggi, memungkinkan mobil ini mampu melibas berbagai medan baik off-road hingga perkotaan. 

2. Performa Mesin Andal

Mitsubishi merancang Pajero dengan mesin bertenaga untuk menghadapi berbagai medan. 

Mobil ini menggunakan mesin diesel 2.5L hingga 3.2L dengan teknologi turbocharger. Jadi, tenaga yang dihasilkan tetap optimal meskipun membawa beban berat. 

Mitsubishi juga menyematkan mesin seperti 4D56 atau 4M41, yang memberikan torsi besar untuk akselerasi lebih responsif. 

Mesin ini juga tetap efisien dalam konsumsi bahan bakar, sehingga pengguna bisa menempuh perjalanan jauh tanpa khawatir boros.

Mitsubishi pun memberikan Pajero dengan sistem penggerak empat roda (4WD) pada beberapa varian untuk meningkatkan kemampuan off-road. 

Sistem Super Select 4WD-II memungkinkan Anda memilih mode penggerak roda sesuai kondisi jalan. Mode 2H cocok untuk jalan aspal, sedangkan 4LLc dengan rasio rendah lebih ideal untuk medan ekstrim. 

3. Fitur Keamanan Lengkap

Mobil Pajero bekas yang nanti Anda pilih pun mungkin telah memiliki fitur keamanan yang lengkap. 

Misalnya, ada sistem ABS mencegah roda terkunci saat pengereman mendadak, sehingga mobil tetap terkendali di berbagai kondisi jalan.

Selanjutnya, ada teknologi EBD membagi tekanan pengereman secara merata ke setiap roda. Dengan adanya EBD, maka mobil bisa berhenti dengan lebih stabil dan aman.

Selain itu, Mitsubishi juga menyematkan airbag ganda untuk melindungi pengemudi dan penumpang depan dari benturan keras. 

Belum lagi dengan kehadiran Hill Start Assist membantu mobil tetap diam saat berhenti di tanjakan. 

Fitur ini membuat Anda tidak perlu khawatir mobil mundur ketika mulai melaju kembali. 

4. Durabilitas Tinggi

Selanjutnya, Pajero juga dirancang oleh Mitsubishi agar tetap awet dan tetap jadi andalan untuk jangka panjang. 

Meski Anda beli Pajero bekas harga 150 jutaan, tapi tetap mesinnya mampu bertahan dalam berbagai kondisi ekstrim. 

Baik untuk suhu tinggi, medan berat, sampai dengan jalanan berbatu atau berlumpur. 

Semua komponen yang ada pun terbuat dengan material yang berkualitas tinggi. Jadi, mobil bisa bekerja lebih optimal walaupun sering melewati medan yang berat. 

Baca Juga: Mobil Taruna Bekas: Kelebihan, Kekurangan, dan Harganya

Kekurangan Pajero Sport

Ada banyak pengalaman pemilik sebelumnya dari Pajero yang mengeluhkan sejumlah hal. Misalnya: 

1. Bagian Steering Shaft Sering Bermasalah

Kelebihan atau kekurangan pertama dari Pajero adalah steering shaft. Bagian steering shaft pada Pajero memang sangat umum. Tentu karena memang gampang rusak. Steering shaft itu sendiri butuh waktu lama kalau Anda harus service. 

2. Getaran pada Bagian Rotor Disc

Selanjutnya, bagian rotor disc pada Pajero pun sering terasa bergetar. Saat bergetar, maka sudah waktunya buat ganti dan ini tidak cuma terjadi sekali saja. 

Pada mobil Pajero, getaran di bagian rotor disc dapat terjadi berkali-kali pada mobil Pajero. 

3. Boros Bahan Bakar

Kekurangan lain yang terkenal dari mobil Pajero adalah borosnya bahan bakar. Dengan dimensi yang besar serta menggunakan penggerak roda belakang, maka tak heran banyak yang bilang Pajero boros. 

Untuk perjalanan dalam kota 10,5 km per liter, sedangkan untuk perjalanan ke luar kota 12,5 km. 

4. Harga Masih Terbilang Tinggi

Mobil Pajero bekas masih termasuk segmen SUV premium. Hal tersebut pastinya berpengaruh pada harga mobil yang relatif tinggi. 

Sebagai contoh, Pajero Sport varian paling rendah saja masih di harga Rp490 jutaan – Rp500 jutaan. 

Buat varian tertingginya, bisa sampai Rp702 jutaan. Meski harganya mahal, untungnya sekarang ada opsi mobil Pajero bekas yang bisa Anda beli. 

Walaupun harganya lebih murah, tapi soal kualitas masih oke punya. Hanya saja, syaratnya beli dari platform yang terpercaya. 

5. Shock Breaker Mudah Rusak

Selanjutnya, kekurangan dari Pajero yakni shock breakernya mungkin mudah rusak. Terutama untuk bagian belakang mobil. 

Baca Juga: 4 Rekomendasi Mobil Hyundai Bekas Harga Paling Terjangkau

Tipe-tipe Mobil Pajero

Mitsubishi memproduksi beberapa tipe Pajero Sport untuk diperjualbelikan. Kalau Anda ingin membelinya, maka pertimbangkan sejumlah tipe ini: 

  • Pajero Sport Dakar Ultimate (4×4) AT
  • Pajero Sport Dakar Ultimate (4×2) AT
  • Pajero Sport Dakar (4×2) AT
  • Pajero Sport Exceed (4×2) AT
  • Pajero Sport Exceed (4×2) MT
  • Pajero Sport GLX (4×4) MT

Harga Mobil Pajero Bekas

Berencana membeli Pajero? Sebaiknya perhatikan rincian harga mobil Pajero bekas yang ada di sini. Dengan estimasi ini, maka Anda bisa tahu berapa budget yang harus dipersiapkan sebelum beli Pajero: 

Tipe Mobil Tahun Harga Bekas (Rp)
Pajero Sport Dakar Ultimate (4×4) AT 2021-2022 Rp640 juta – Rp700 juta
Pajero Sport Dakar Ultimate (4×2) AT 2021-2022 Rp550 juta – Rp640 juta
Pajero Sport Dakar (4×2) AT 2016-2021 Rp375 juta – Rp625 juta
Pajero Sport Exceed (4×2) AT 2016-2021 Rp350 juta – Rp450 juta
Pajero Sport Exceed (4×2) MT 2016-2021 Rp320 juta – Rp420 juta
Pajero Sport GLX (4×4) MT 2016-2021 Rp390 juta – Rp455 juta

Nah, itulah rincian harga untuk Pajero dari keluaran tahun 2016 – 2022. Harganya mungkin cukup tinggi. Tapi kalau mau yang lebih rendah, pertimbangkan beli unit mobil Pajero bekas di bawah tahun 2015 saja. 

Tips Membeli Mobil Pajero Bekas

Sebelum beli Pajero, memang ada beberapa hal yang patut jadi perhatian seperti: 

  • Cek bagian kaki-kaki terutama rotor disc karena memang sering bermasalah. 
  • Periksa bagian kelistrikan dan sensor terutama untuk Pajero Sport generasi ketiga atau produksi di atas tahun 2016. 
  • Cek bagian interior seperti bagian plafon terutama untuk Pajero yang usianya lebih dari 10 tahun. 
  • Pertimbangkan untuk selalu cek harga pasaran dan hati-hati untuk yang bertipe matic. 

Selanjutnya, tips paling penting lagi adalah beli di platform terpercaya seperti CarsGallery.co.id untuk dapat unit dengan kondisi terbaik. 

FAQ

Berapa pajak mobil Pajero per tahun?

Pajak tahunan Pajero Sport berkisar antara Rp4,4 juta hingga Rp11,5 juta.

Berapa harga mobil Pajero yang paling murah?

Harga mobil bekas Pajero termurah mulai dari sekitar Rp72 juta.

Pajero pertama keluar tahun berapa?

Kalau di Indonesia, Pajero mulai keluar dan diperkenalkan tahun 2009. Sedangkan untuk di seluruh dunia, sudah mulai rilis dan terkenal sejak tahun 1982.

4 Rekomendasi Mobil Hyundai Bekas Harga Paling Terjangkau

Punya mobil Hyundai bekas yang kami rekomendasikan di sini bisa jadi keputusan pembelian terbaik Anda. 

Hyundai, ternyata tidak sekadar memproduksi mobil dengan harga yang tinggi. Pasalnya, masih banyak juga Hyundai bekas 100 jutaan atau yang seharga LCGC. 

Meski harganya terjangkau dan setara LCGC, Anda bisa mendapatkan mobil Hyundai dengan kualitas yang lebih baik. 

Secara kualitas, memang mobil dari negeri Ginseng ini punya material yang lebih baik daripada mobil-mobil LCGC. 

Penggunanya pun cukup banyak, sparepartnya juga gampang untuk Anda temukan. Penasaran dengan mobil Hyundai bekas apa saja yang kami rekomendasikan? Cek di sini. 

Baca Juga: Review Mobil BRV Bekas: LSUV Terjangkau untuk Mobil Keluarga

Rekomendasi Mobil Hyundai Bekas

Penasaran jenis mobil Hyundai bekas apa saja yang kami rekomendasikan? Cek lengkap di sini: 

1. Hyundai Avega

Hyundai Avega hadir sebagai mobil liftback 1.500 cc dengan harga terjangkau. Desainnya simpel dengan lampu depan bulat, grille besar, dan foglamp membulat. 

Bagian kaca belakang menyatu dengan bagasi saat dibuka, sementara kap mesin panjang dan bagasi pendek memberikan proporsi unik.

Mesin G4EK 1.500 cc menghasilkan tenaga 93 dk pada 5.500 rpm dan torsi 132 Nm pada 2.900 rpm. 

Torsi bawahnya cukup baik untuk perjalanan dalam kota, meskipun tenaga keseluruhan terasa biasa saja. Perawatan mesin mudah dan suku cadangnya murah.

Suspensi independen memberikan kenyamanan saat melewati polisi tidur, sementara setir ringan memudahkan manuver di perkotaan. 

Kabin cukup kedap, tetapi fitur terasa minim. Sun visor tanpa cermin, power window belum otomatis, serta tilt steering dan seat height adjuster absen.

Keunggulan utamanya adalah harga bekas murah dan perawatan gampang, sedangkan kekurangannya terletak pada mesin rentan ngelitik, kualitas interior kurang baik, dan handling kurang stabil di kecepatan tinggi. 

Konsumsi bahan bakar dalam kota sekitar 1:7-9 km/liter, sementara di luar kota mencapai 1:14 km/liter. Harga mobil Hyundai bekas ini yakni mulai dari Rp49 jutaan saja, loh!

2. Hyundai Getz

Hyundai Getz hadir sebagai hatchback mungil yang sempat populer di era 2000-an. Mobil ini mulai dipasarkan di Indonesia sejak 2003 hingga 2009, sebelum akhirnya terganti oleh Hyundai i20. 

Desainnya sederhana tapi tetap menarik, tersedia dalam versi 3 pintu dan 5 pintu yang memberikan kesan sporty. 

Dimensi kompak dengan panjang 3.810 mm dan lebar 1.665 mm membuatnya gesit di perkotaan.

Mobil ini menawarkan dua pilihan mesin, yakni 1.3L dan 1.4L, yang masing-masing menghasilkan 81 hp dan 96 hp. 

Kedua mesin terkenal responsif dan irit, cocok untuk penggunaan harian. Transmisi manual 5-percepatan dan otomatis 4-percepatan tersedia dengan penggerak roda depan.

Kabin terasa lega untuk ukuran hatchback, memberikan kenyamanan bagi pengemudi dan penumpang. 

Suspensi McPherson Strut di depan dan torsion beam di belakang membantu meredam getaran di jalan rusak. 

Fitur pada masanya cukup modern, termasuk sunroof, ABS, sensor parkir, dan spion elektrik.

Keunggulan utamanya terletak pada ruang kabin luas, suku cadang murah, dan konsumsi BBM irit. 

Namun, kelemahannya mencakup transmisi otomatis kurang responsif, potensi overheat, serta kaki-kaki depan yang rentan bermasalah. Konsumsi BBM dalam kota mencapai 10 km/liter, sedangkan di luar kota bisa 12-13 km/liter.

Mobil Hyundai bekas ini bisa Anda dapatkan dengan harga mulai dari Rp55 jutaan – Rp65 jutaan saja. 

Baca Juga: Review Mobil Timor Bekas: Masih Layak Beli atau Tidak?

3. Hyundai i10

Hyundai i10 hadir di Indonesia pada 2009 sebagai penerus Atoz. Pada 2014, Hyundai menghadirkan generasi terbaru dengan desain lebih modern. 

Hyundai merancang i10 dengan gaya Eropa yang sporty, sehingga cocok untuk mobil harian. 

Dimensinya kompak dengan panjang 3.940 mm dan lebar 1.710 mm, membuatnya mudah bermanuver di perkotaan.

Mobil ini menggunakan mesin 1.248cc Kappa 1.25 MPI yang menghasilkan 87 PS pada 6.000 rpm. 

Hyundai melengkapinya dengan transmisi manual 5-percepatan dan otomatis 4-percepatan untuk menyesuaikan kebutuhan pengemudi. 

Sistem bahan bakar Multi Point Injection (MPI) membantu meningkatkan efisiensi. Performa mesin cukup responsif, sehingga akselerasi terasa bertenaga tanpa mengorbankan konsumsi bahan bakar.

Hyundai meningkatkan kenyamanan dengan kabin yang lebih luas. Penumpang belakang mendapat ruang kaki yang lebih lega, sehingga perjalanan panjang tetap nyaman. 

Suspensi MacPherson di depan dan belakang memberikan bantingan empuk saat melewati jalanan rusak. 

Hyundai juga melengkapinya dengan ventilasi AC belakang, setir berlapis kulit, dan head unit Double-DIN dengan empat speaker, yang meningkatkan kenyamanan berkendara.

Hyundai i10 menawarkan handling lincah dan kabin senyap untuk kelasnya. Namun, beberapa kekurangan tetap ada. 

Fitur terbatas dan bagasi kecil menjadi tantangan bagi Anda yang butuh ruang lebih. Kualitas material interior juga tidak sebagus mobil Jepang. 

Ingin mendapatkan mobil Hyundai bekas satu ini? Siapkan budget Rp65 juta – Rp118 jutaan. 

Baca Juga: Review Mobil Camry Bekas: Kelebihan, Masalah, dan Harganya

4. Hyundai Atoz

Ingin menemukan mobil Hyundai bekas murah? Anda bisa mempertimbangkan Hyundai Atoz. 

Mobil Hyundai bekas ini menawarkan dua pilihan mesin injeksi, yaitu 1.0L dan 1.1L. Mesin 1.0L menghasilkan 55 hp dan torsi 82 Nm, sedangkan mesin 1.1L memiliki tenaga 62 hp dan torsi 97 Nm. 

Hyundai memasangkan kedua mesin ini dengan transmisi manual 5-percepatan atau otomatis 4-percepatan. 

Efisiensi bahan bakarnya cukup baik, dengan konsumsi 14-16 km/liter di dalam kota dan 18-20 km/liter di luar kota.

Selain itu, Hyundai juga meningkatkan kenyamanan dengan setir ringan dan suspensi MacPherson Strut di depan serta Torsion Beam di belakang. 

Dengan ini, maka Anda pun bisa jauh lebih mudah untuk mengendalikan mobil pada berbagai kondisi jalanan. 

Soal kabin, mungkin terbilang luas karena mampu menampung sampai dengan lima orang. 

Fitur yang tersedia memang terbatas. Hyundai hanya menyediakan head unit 1 DIN untuk memutar CD dan radio, serta power window di bagian depan. 

Meskipun begitu, Hyundai Atoz tetap menarik karena harga terjangkau, mesin irit, dan handling nyaman, meski fitur interiornya masih sederhana.

Kalau ingin mendapatkan unit mobil Hyundai bekas ini, Anda cuma perlu menyipakan sekitar Rp30 jutaan – Rp69 juta. 

Berencana ganti mobil saat ini juga? Coba pertimbangkan untuk cek platform CarsGallery

Unitnya begitu lengkap, sudah lolos inspeksi, dan bahkan bisa dapat garansi hingga setahun!

Punya Unit Hyundai Bekas? Anda juga Bisa Menjualnya di CarsGallery!

Kalau tadi untuk Anda yang ingin beli, sekarang ada juga kesempatan untuk jual mobil Hyundai bekas

Pasalnya, CarsGallery kini juga telah memiliki layanan titip jual mobil dengan jaminan dapat harga kompetitif hingga lebih cepat laku. Cek sekarang!

FAQ

Apa keuntungan beli mobil Hyundai bekas

Membeli Hyundai bekas sangat menguntungkan karena harganya terjangkau, depresiasinya rendah, dan fitur-fiturnya modern. 

Mobil Hyundai apa yang paling murah?

Mobil yang paling terjangkau adalah Hyundai Atoz. 

Hyundai Atoz keluaran tahun berapa?

Mobil ini keluaran 1997 – 2014.



Mobil Terios Bekas: Kelebihan, Kekurangan, dan Harganya

Memilih mobil Terios bekas kalau Anda butuh SUV tangguh tapi terjangkau bisa jadi pilihan pas. 

Sebagai kendaraan andalan dari merk Daihatsu, Terios terkenal dengan desainnya yang gagah, punya performa mumpuni, dan juga memiliki kemampuan untuk melibas berbagai medan jalanan. 

Bahkan mobil ini juga sangat tepat kalau Anda membutuhkan mobil keluarga yang kabinnya lega. 

Sudah memutuskan untuk membeli mobil Terios lama? Sabar dulu. Sebaiknya cek di sini sebelum beli. 

Baca Juga: 7 Rekomendasi Mobil Suzuki Terbaru 70 Jutaan Terbaik

Kelebihan Mobil Terios Bekas 

Terios, sama seperti mobil SUV lain juga punya kelebihan tersendiri yang membuatnya menarik untuk dimiliki. Ini alasannya: 

1. Desain Sporty dan Fungsional

Pertama, Daihatsu Terios memang punya desain sporty dan juga maskulin. Hal ini bisa memberi kesan tangguh pada SUV. 

Desainnya juga sangat menarik secara visual, dimensinya besar, dan fungsional. Maka dari itu, sangat tepat untuk Anda yang ingin menjadikannya mobil untuk kebutuhan pribadi hingga keluarga. 

2. Kapasitas Penumpang dan Ruang Bagasi

Keunggulan selanjutnya dari Daihatsu Terios yakni kemampuannya buat mengangkut sampai dengan tujuh penumpang. 

Daihatsu Terios memiliki konfigurasi tempat duduk 2-3-2, memungkinkan hingga 7 penumpang duduk dengan nyaman. 

Baris pertama menampung pengemudi dan satu penumpang, sementara baris kedua untuk tiga orang. 

Kursi baris kedua bisa dimaju-mundurkan, memberikan fleksibilitas ruang kaki. Fitur One Touch Tumble mempermudah akses ke baris ketiga, yang lebih ideal jika diisi dua orang agar lebih lega.

Bagasi Terios cukup luas, terutama saat kursi baris ketiganya Anda lipat. Bagasinya bisa sampai kapasitas hingga 860 liter. 

Fleksibilitas ini memudahkan pemilik dalam membawa barang besar atau perlengkapan perjalanan jauh.

Dimensinya yang 4.445 mm x 1.695 mm x 1.705 mm menjadikan Terios tetap lincah di jalanan perkotaan. 

Dengan ground clearance 220 mm, mobil ini mampu melibas berbagai medan tanpa mengorbankan kenyamanan. 

Kombinasi ruang kabin lega, fleksibilitas kursi, dan kepraktisan bagasi menjadikan Terios pilihan ideal untuk keluarga maupun perjalanan jarak jauh.

3. Performa Mesin Handal

Kemudian, mobil Terios bekas juga unggul dari segi performa. Daihatsu Terios mengusung mesin 1.5L 4-silinder DOHC dengan teknologi Dual VVT-i, yang menghasilkan tenaga 104 PS pada 6.000 rpm dan torsi 136 Nm pada 4.200 rpm. 

Kapasitas mesin 1.496 cc ini memberikan akselerasi responsif sekaligus tetap efisien dalam konsumsi bahan bakar.

Daihatsu menawarkan dua pilihan transmisi, yaitu manual 5-percepatan dan otomatis, yang bisa disesuaikan dengan gaya berkendara. 

Sistem kemudi Rack & Pinion dengan Electric Power Steering memastikan kemudahan manuver di berbagai kondisi jalan.

Sistem EFI (Electronic Fuel Injection) meningkatkan efisiensi bahan bakar, mencapai 13 km/liter dalam kombinasi rute kota dan tol.

Suspensi MacPherson Strut di depan dan Multi-Link di belakang menjaga stabilitas kendaraan, sementara sistem pengereman ventilated disc brake di depan dan drum brake di belakang memastikan keamanan berkendara.

Baca Juga: Mobil Bekas Ford Ranger: Double Cabin Gagah tapi Harga Murah

Kekurangan Mobil Terios Bekas

Meskipun Anda menemukan harga mobil Terios bekas dibawah 100 juta rupiah, tapi jangan sampai harga tersebut membuat Anda tidak mempertimbangkan kekurangannya sama sekali. Terios juga punya kekurangan, seperti: 

1. Masalah pada Bagian Suspensi

Para pemilik mobil Terios bekas sangat banyak yang mengeluhkan soal masalah di bagian suspensi. 

Beberapa pemilik Terios sering mendengar bunyi dengung atau decitan di bagian kaki-kaki, terutama saat melewati jalan tidak rata. 

Keausan pada bushing suspensi atau kebocoran oli shock absorber sering menjadi penyebab utama.

Masalah lain yang juga muncul adalah mobil terasa menarik ke satu arah saat dikendarai. Tekanan angin ban yang tidak seimbang atau sudut kemiringan roda (camber) yang tidak tepat bisa menjadi penyebabnya.

Selain itu, saat melaju di atas 90 km/jam, Terios terasa limbung karena ground clearance tinggi dan suspensi yang lebih fokus pada kenyamanan di kecepatan rendah. 

Kemudian, bantingan suspensi terasa cukup keras, terutama saat melewati jalan bergelombang, sehingga mengurangi kenyamanan.

2. Kelistrikan Tekor

Kelistrikan menjadi salah satu kendala yang sering muncul pada Daihatsu Terios bekas, terutama model “konde”. 

Beberapa pemilik mengeluhkan aki cepat tekor atau harus mengurut ulang kabel-kabel.

Salah satu penyebab utama adalah modifikasi kelistrikan yang dilakukan pemilik sebelumnya. 

Pemasangan aksesori seperti lampu tambahan atau perangkat elektronik lain bisa mempengaruhi sistem kelistrikan.

Seorang pemilik mobil Terios bekas tahun 2012 mengalami masalah ini setelah enam bulan pemakaian. 

Awalnya mobil dalam kondisi normal, tetapi kemudian muncul gangguan pada sistem kelistrikan. 

Setelah diperiksa di bengkel, aki harus diganti, dan beberapa jalur kabel perlu diperbaiki. Perbaikan ini menghabiskan biaya sekitar Rp2 jutaan.

3. Karet Getas

Mobil dengan usia lebih dari 10 tahun sering mengalami karet getas, termasuk pada pintu, bodi, dan bagian lainnya. Terios juga mungkin tak luput dari masalah ini. 

Masalah ini bisa menyebabkan kebocoran air saat hujan atau berkurangnya peredaman kabin. 

Seorang pemilik Terios tahun 2007 pernah menghadapi kabin bocor saat hujan. Setelah diperiksa, ternyata karet moulding di jalur atas sudah aus. Akibatnya, air masuk ke dalam kabin dan mengganggu kenyamanan berkendara.

4. Kabin Sempit

Meskipun memiliki tujuh kursi, tapi Daihatsu Terios generasi pertama terasa sempit saat memang sudah terisi penuh. 

Pada baris kedua dan ketiga juga terasa kurang lega, utamanya buat penumpang dewasa. 

Pasalnya, ada pemilik Terios yang mengungkapkan jika kenyamanan akan berkurang kalau Anda membawa sebanyak tujuh orang. 

Untuk total penumpang ideal atau lebih nyaman, Anda bisa mengisi mobil dengan sekitar lima – enam penumpang. 

Namun di generasi kedua, Terios hadir dengan dimensi yang lebih panjang. Jadi, ruang kabin juga terasa lebih lega. 

Baca Juga: Review Mobil Sedan Corolla Altis: Kelebihan hingga Harganya

Tipe-tipe Mobil Terios Bekas

Daihatsu Terios R hadir dalam transmisi manual dan otomatis, dengan fitur lengkap seperti sistem audio berkualitas dan AC nyaman. 

Sementara itu, varian TX menawarkan fitur keselamatan tambahan seperti ABS dan EBD, serta desain lebih sporty.

Bagi yang mencari model lebih ekonomis, Terios X memiliki fitur lebih sederhana namun tetap nyaman dengan ruang kabin luas. 

Untuk kebutuhan off-road, Terios Adventure dilengkapi perlindungan ekstra di bagian bawah dan desain lebih tangguh.

Varian Terios Deluxe menghadirkan fitur premium seperti sunroof dan infotainment canggih, sedangkan Terios Custom sering kali merupakan hasil modifikasi pemilik dengan peningkatan suspensi atau sistem audio lebih baik.

Berapa Harga Bekas Terios?

Belum tahu berapa budget yang harus Anda siapkan untuk beli mobil Terios bekas? Cek sini: 

  • 2018 Daihatsu Terios R M/T: Rp189 juta
  • 2018 Daihatsu Terios R A/T: Rp190 juta
  • 2016 Daihatsu Terios R 1.5 AT: Rp100 juta
  • 2013 Daihatsu Terios TX AT: Rp132 juta
  • 2022 Daihatsu Terios X A/T Deluxe: Rp195 juta
  • 2015 Daihatsu Terios R 1.5 AT: Rp143 juta
  • 2017 Daihatsu Terios R AT Custom: Rp163 juta
  • 2015 Daihatsu Terios X M/T: Rp155 juta
  • 2020 Daihatsu Terios R A/T Deluxe: Rp185 juta
  • 2011 Daihatsu Terios TX MT: Rp113 juta

Mau yang harganya lebih terjangkau? Langsung cek CarsGallery aja, ya!

FAQ

Terios paling tua tahun berapa?

Mobil Terios yang paling tua yakni tahun 2006 yang jadi penerus Daihatsu Taruna. 

Terios tipe terendah apa?

Tipe terendah yakni TS atau Terios Standard (sekarang tipe X). 

Apakah Terios irit?

Kalau untuk SUV terbilang irit karena berkisar 12 km/liter – 13,8 km/liter.

Mobil Taruna Bekas: Kelebihan, Kekurangan, dan Harganya

​​Cari mobil bekas yang tangguh, nyaman, dan masih terjangkau? Mobil Taruna bekas bisa jadi jawabannya. SUV kompak ini punya desain gagah dan kabin luas, cocok untuk keluarga atau petualangan sehari-hari.

Meski usianya tak lagi muda, Taruna bekas tetap menarik berkat mesin bandel dan perawatan yang relatif mudah. Harga jualnya pun stabil yang membuatnya jadi pilihan ekonomis.

Namun, sebelum memutuskan beli, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Kondisi mesin, kaki-kaki, hingga kelengkapan surat wajib Anda cek agar tidak kecewa. 

Lalu, apakah Daihatsu Taruna bekas masih layak Anda miliki? Simak ulasannya berikut ini!

Baca Juga: 7 Rekomendasi Mobil Suzuki Terbaru 70 Jutaan Terbaik

Kelebihan Mobil Taruna Bekas

Sebelum beli Taruna, baiknya tahu dulu sejumlah kelebihan yang mobil ini tawarkan. Apa saja? Cek lengkapnya di sini: 

1. Desain Eksterior yang Timeless

Taruna bekas tetap menarik meski usianya lebih dari satu dekade. Desainnya sederhana tetapi tetap proporsional, sehingga tidak tampak ketinggalan zaman. 

Beberapa varian, seperti Taruna FGX, terlihat lebih sporty karena memiliki tambahan body kit. Selain itu, bodinya cukup tebal, sehingga lebih tahan terhadap benturan dan karat dibandingkan beberapa pesaingnya.

2. Kenyamanan dan Fungsionalitas

Taruna mobil bekas juga terbilang nyaman dan fungsional. Kabin Taruna menawarkan ruang yang lega untuk penumpang maupun barang bawaan. Bahkan saat terpakai untuk perjalanan jauh, baris kedua masih terasa nyaman. 

Varian FGX dan CL memiliki tiga baris tempat duduk. Jadi, Anda bisa mengangkut lebih banyak penumpang. 

Selain itu, bagasinya cukup luas untuk membawa perlengkapan liburan atau barang belanjaan.

3. Kemampuan Off-Road Ringan

Taruna juga memiliki ground clearance tinggi, sehingga mampu melewati jalanan rusak atau medan off-road ringan. 

Suspensi depannya menggunakan independent strut, sedangkan bagian belakang memakai rigid axle dengan per daun yang kokoh. 

Kedua suspensi ini akan membantu mobil tetap nyaman saat Anda kendarai tanpa mengurangi ketangguhan di berbagai kondisi jalan.

4. Perawatan Mesin Sangat Mudah

Selanjutnya, mobil Taruna bekas juga sangat terkenal dengan mesinnya yang memiliki mekanisme perawatan mudah. 

Taruna menggunakan mesin 1.5L dan 1.6L yang terkenal tangguh serta mudah dalam hal perawatan. 

Tenaganya memang tidak terlalu besar, tetapi tetap responsif untuk kebutuhan harian Anda.

Selain itu, suku cadangnya masih mudah Anda jumpai di pasaran dan harganya cukup terjangkau. Dengan ini tentu biaya perawatan dari mobil Taruna ini juga tidak terlalu tinggi. 

Baca Juga: 4 Mobil Sigra Bekas Harga 50 Juta Rupiah, Unit Mulus!

Kekurangan Mobil Taruna Bekas

Kalau cari mobil Taruna bekas, jangan lupa juga buat pertimbangkan kekurangannya. Ini poin-poinnya: 

1. Stabilitas di Kecepatan Tinggi

Taruna terasa kurang stabil saat melaju dalam kecepatan tinggi. Mobil ini cenderung limbung, terutama ketika bermanuver. 

Ground clearance yang tinggi dan suspensi yang lembut membuat Anda harus lebih berhati-hati saat menikung atau menyalip. 

2. Pedal Kopling Berat

Setiap kali menginjak kopling, Anda biasanya harus memberikan tenaga ekstra. Pedal kopling terasa lebih berat daripada mobil lain sekelasnya. Terutama saat Anda gunakan dalam perjalanan panjang atau macet. 

Bagi yang sering berkendara di kota, kaki kiri bisa cepat pegal. Agar lebih nyaman, Anda harus rutin mengecek kampas kopling dan sistem hidroliknya. Dengan itu, pedal koplingnya bisa tidak terlalu berat. 

3. Kabin Kurang Senyap

Suara dari luar gampang masuk ke dalam kabin Taruna, apalagi saat melaju di jalan raya atau melewati jalanan kasar. 

Bunyi mesin, deru angin, hingga suara kendaraan lain masih bisa terdengar cukup jelas. 

Hal ini karena sistem peredaman masih sederhana. Jika ingin mengurangi suara yang masuk dari luar, mungkin Anda bisa berkonsultasi dengan bengkel atau mekanik mobil andal untuk mengatasinya. 

4. Boros Bahan Bakar

Taruna memang tangguh, tetapi konsumsi bensinnya lebih besar daripada sejumlah mobil lain di kelasnya.

Mesin 1.6L memberikan tenaga yang cukup untuk perjalanan jauh, tapi pengemudi harus siap dengan biaya bahan bakar yang lebih tinggi. 

Kalau untuk varian karburator, konsumsinya 7 km/liter buat penggunaan di dalam kota. Sedangkan buat pemakaian ke luar kota atau jalan tol, bisa 10 km/liter. 

Jadi, kalau mau membeli mobil Taruna bekas, pertimbangkan juga soal penggunaan bahan bakar, ya!

Baca Juga: Rekomendasi 5 Mobil Xenia Bekas Dibawah 50 Juta!

5. Interiornya Kuno

Mobil Taruna bekas murah itu banyak tersedia di pasaran. Tapi, jangan kaget juga jika mobil ini punya interior yang kuno. 

Saat masuk ke dalam kabin, desain dasbor Taruna terasa kurang modern. Tampilan panel instrumennya juga masih sederhana, tanpa banyak fitur canggih seperti mobil keluaran terbaru. 

Meskipun tata letaknya cukup fungsional, Anda yang mengutamakan estetika mungkin akan merasa kurang puas kalau masih membeli dan memakai mobil ini. 

6. Suspensinya Perlu Perawatan Ekstra

Kemudian, kekurangan yang perlu banget jadi peritmbangan adalah bagian suspensi. Kalau beli Taruna, Anda mungkin harus merawat suspensi lebih ekstra. 

Pasalnya, jika unit yang Anda beli sering melewati jalanan rusak sebelumnya, suspensi Taruna bisa lebih cepat mengalami masalah. 

Bushing dan ball joint menjadi komponen yang paling rentan aus, terutama jika mobil sering membawa beban berat. 

7. Jok Belakang Berisik

Jok baris kedua pada varian F-Series sering menimbulkan bunyi saat mobil melaju. Suara “kretek-kretek” muncul akibat desain yang hanya bertumpu pada satu titik. 

Hanya saja, Anda masih bisa mengatasinya dengan cara tertentu. Caranya bisa menambahkan bantalan karet atau peredam tambahan agar suara tidak mengganggu kenyamanan selama perjalanan.

Tipe-tipe Mobil Daihatsu Taruna

Daihatsu Taruna punya tiga tipe atau varian utama yang diperjualbelikan di Indonesia. Apa saja? Cek di sini: 

  • C-Series (1999) hadir sebagai SUV kompak dengan mesin 1.500 – 1.600 cc dan konfigurasi short wheelbase. Varian CL (standar), CX (menengah), dan CSX (mewah) menawarkan fitur berbeda, dari tanpa AC hingga electric window.
  • F-Series lebih panjang (long wheelbase) dengan kapasitas 7 penumpang. Varian FL (standar), FX (AC double blower), FGX (mewah), dan FGZ (sporty) memberikan opsi bagi keluarga besar.
  • OXXY Series adalah versi terakhir (2006) dengan desain modern, mesin full injection 1.500 cc, velg 16 inci, dan fitur premium seperti rear stop lamp dan body kit.

Harga Mobil Taruna Bekas

Secara umum, harga Daihatsu Taruna bekas berkisar antara Rp37 juta hingga Rp110 juta. 

Untuk model-model yang lebih tua, seperti yang diproduksi pada awal 2000-an, harga biasanya berada di kisaran Rp37 juta hingga Rp60 juta. 

Sementara itu, untuk model yang lebih baru atau dalam kondisi sangat baik, harga bisa mencapai Rp80 juta hingga Rp110 juta.

Jadi, kalau Anda tanya berapa harga mobil Taruna bekas, siapkan saja budget sesuai dengan yang tertera di sini. 

Harganya masih terlalu tinggi atau Anda tertarik cek unit lain? Sebaiknya pertimbangkan untuk cek CarsGallery.co.id

Di CarsGallery, Anda dapat memperoleh unit mobil dengan harga terbaik serta jaminan telah lolos inspeksi. Kalau tak ingin kehabisan unit mobilnya, segera cek CarsGallery sekarang juga.



BYD Denza N9: SUV Kelas Atas Siap Saingi Range Rover

BYD resmi meluncurkan Denza N9, SUV premium terbaru yang siap bersaing di pasar otomotif global. BYD Denza N9 hadir dengan berbagai fitur canggih dan performa yang mengesankan. 

Peluncuran Denza N9 akan dijadwalkan pada Maret 2025, sementara pre-order telah dibuka sejak Februari 2025. 

Amunisi terbaru dari BYD pada segmen SUV premium ini memang sudah siap meluncur. Dalam waktu dekat, SUV mewah Denza N9 ini bakal segera rilis. 

Kehadirannya, akan melengkapi lini produk dari Denza yang kini ramai dengan N7, Z9, Z9 GT, dan juga D9. 

Nantinya, Denza N9 ini akan langsung berhadapan dengan beberapa merk SUV kelas atas. Sebut saja seperti Range Rover atau sejenisnya. 

Ingin tahu lebih lanjut mengenai BYD Denza N9 SUV? Mari cek lengkap di sini. 

Baca Juga: Fitur Unik Aion V: Kulkas Pintar yang Bisa Nyala 24 Jam!

Spesifikasi BYD Denza N9

Denza N9 tersedia dalam dua varian, yaitu plug-in hybrid (PHEV) dan full-electric (EV). 

Varian PHEV menggabungkan mesin bensin 2.0T dengan tiga motor listrik, menghasilkan total tenaga 680 kW atau setara 912 hp. 

Kombinasi ini memungkinkan akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu kurang dari tiga detik. 

Jarak tempuhnya bisa mencapai 1.300 km dengan penggabungan mesin bensin dan motor listrik, serta lebih dari 200 km dalam mode listrik murni. 

Dimensi Denza N9 yang besar memberikan kesan mewah dan tangguh. SUV ini memiliki panjang 5.258 mm, lebar 2.030 mm, dan tinggi 1.830 mm, dengan wheelbase sepanjang 3.125 mm. 

Desainnya terinspirasi dari kendaraan premium seperti Range Rover, membuatnya tampil elegan sekaligus modern.

Interior Denza N9 terancang untuk kenyamanan maksimal dengan konfigurasi kursi 2+2+2. 

Baca Juga: MG Cyberster: Roadster EV Pertama di Dunia untuk Indonesia

Baris kedua terlengkapi dengan kursi kapten yang dapat Anda atur secara elektrik, termasuk fitur pijat, pemanasan, dan ventilasi. 

Kabin juga menawarkan layar kontrol tengah berukuran 17,3 inci, layar hiburan untuk penumpang depan, serta layar besar di langit-langit untuk hiburan tambahan. 

Fitur teknologi canggih menjadi daya tarik utama Denza N9. Pasalnya, SUV ini juga terlengkapi dengan sistem kemudi roda belakang untuk manuver lebih lincah, mode “tank turn” untuk berputar di tempat, dan “crab walk” yang memungkinkan kendaraan bergerak menyamping. 

Sistem suspensi udara pintar DiSus-A yang ada pun bisa memastikan kenyamanan berkendara di berbagai kondisi jalan. 

Denza N9 juga menawarkan solusi praktis bagi penggunanya. Bagasi seluas 520 liter mampu menampung lima koper besar atau perlengkapan golf dengan mudah. 

Selain itu, terdapat kulkas kecil di kabin untuk menjaga minuman tetap dingin atau hangat selama perjalanan.

Baca Juga: Hyundai Staria Hybrid Hanya Rilis di Korea, Indonesia Kapan?

BYD Denza N9 Harga

Harga Denza N9 berkisar antara 450 ribu hingga 550 ribu yuan atau sekitar Rp1 miliar hingga Rp1,2 miliar. 

Dengan harga tersebut, Anda bisa memperoleh SUV dengan performa tinggi, kenyamanan premium, dan teknologi mutakhir.

BYD menargetkan Denza N9 sebagai pesaing utama di segmen SUV premium global. 

Kendaraan ini diposisikan untuk bersaing dengan model seperti Range Rover dan Li Xiang L9. Strategi BYD mencakup ekspansi ke pasar Eropa setelah sukses di China.

Dengan peluncuran Denza N9, BYD mempertegas posisinya sebagai pemain utama dalam industri otomotif listrik dan hybrid. 

Dengan harga, spesifikasi, dan juga berbagai teknologi canggih yang tersemat pada BYD Denza N9, apakah Anda tertarik untuk membawanya pulang? 

Kalau mau, sabar. Pasalnya, mobil ini masih akan rilis pada Maret 2025.

XPeng Resmi Masuk Indonesia sekaligus Kenalkan Dua Modelnya

XPeng, produsen mobil listrik asal Tiongkok, resmi memasuki pasar Indonesia. Tepatnya pada 28 Februari 2025 melalui kemitraan strategis dengan Erajaya Active Lifestyle (ERAL). Dengan ini, akhirnya XPeng resmi masuk Indonesia

Langkah ini menandai ekspansi global XPeng yang semakin agresif, sekaligus memperkenalkan teknologi kendaraan listrik canggih kepada konsumen Indonesia. 

Dengan menggandeng ERAL sebagai agen pemegang merek, XPeng mengatakan komitmennya. Mereka berkomitmen untuk memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan yang mulus dan inovatif bagi pengguna lokal. 

Baca Juga: Fitur Unik Aion V: Kulkas Pintar yang Bisa Nyala 24 Jam!

XPeng Kenalkan Dua Model Unggulan

Dalam peluncurannya di Jakarta, XPeng memperkenalkan dua model unggulan, yaitu X9 dan G6. 

Model X9 merupakan MPV premium tujuh penumpang yang dirancang untuk kenyamanan keluarga maupun kebutuhan bisnis. 

Mobil ini pun terlengkapi dengan berbagai fitur canggih. Misalnya saja sistem infotainment 21,4 inci, sistem pendingin dan pemanas pintar di dalam kabin, serta performa tinggi dengan tenaga mencapai 315 dk dan torsi 450 Nm.

Sementara itu, G6 adalah SUV coupe berukuran sedang dengan beberapa keunggulan. Misalnya seperti pengisian daya super cepat 800 volt dan jangkauan perjalanan yang panjang.

Kedua model ini dirancang untuk pasar setir kanan, menjadikan Indonesia sebagai salah satu prioritas utama XPeng di kawasan Asia Tenggara. 

Baca Juga: Hyundai Staria Hybrid Hanya Rilis di Korea, Indonesia Kapan?

Bakal Mulai Produksi Lokal di Indonesia Semester Kedua 2025

Kabar XPeng resmi masuk Indonesia ini tentu jadi kabar baik. Apalagi unitnya bakal diproduksi secara lokal. 

XPeng pun mengumumkan rencana produksi lokal di Indonesia. Kabarnya, akan mulai pada semester kedua tahun 2025. 

Strategi ini bertujuan untuk mengintegrasikan rantai pasok secara lokal sekaligus memenuhi kebutuhan spesifik konsumen Indonesia. 

Dengan memproduksi kendaraan secara lokal, XPeng berharap dapat menghadirkan solusi mobilitas yang lebih efisien dan terjangkau. 

Selain itu, langkah ini sejalan dengan visi pemerintah Indonesia. Terutama untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik menuju target dua juta unit pada tahun 2030.

Kemitraan dengan ERAL tidak hanya terbatas pada distribusi kendaraan, tetapi juga mencakup pengembangan jaringan dealer dan layanan purna jual. 

ERAL akan membangun fasilitas layanan di lokasi strategis guna memastikan kemudahan akses bagi konsumen.

Sebagai perusahaan yang telah sukses membawa berbagai merek teknologi global ke Indonesia, seperti DJI, ERAL dianggap sebagai mitra ideal untuk mendukung pertumbuhan XPeng di pasar lokal. 

Kolaborasi ini juga menyoroti pendekatan “teknologi global dengan pengalaman lokal” yang menjadi fokus utama XPeng dalam ekspansinya ke berbagai negara.

Baca Juga: Indomobil dan Changan Automobile Bekerja Sama, Apa Isinya?

Indonesia Terpilih Jadi Pasar Kunci

XPeng resmi masuk Indonesia juga bukan tanpa alasan. Indonesia terpilih sebagai pasar kunci karena punya potensi besar sebagai pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara. 

Dengan populasi yang terus tumbuh dan meningkatnya kesadaran terhadap keberlanjutan lingkungan, XPeng melihat peluang besar untuk memperkenalkan teknologi mobilitas cerdas berbasis AI kepada masyarakat Indonesia.

Selain itu, peluncuran ini juga menjadi bagian dari strategi XPeng untuk menjadikan kawasan Asia Pasifik sebagai mesin pertumbuhan baru bagi perusahaan dalam skala global. 

Kehadiran XPeng di Indonesia tidak hanya menambah pilihan kendaraan listrik bagi konsumen tetapi juga meningkatkan persaingan di segmen mobil listrik premium. 

Dengan teknologi mutakhir dan komitmen terhadap keberlanjutan, XPeng berharap dapat memenangkan hati konsumen Indonesia sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu merek mobil listrik paling inovatif di dunia. 

Apakah nanti unit-unit XPeng akan mendominasi pasar otomotif di Indonesia atau justru kalah dengan produsen mobil listrik lain dari negaranya sendiri?

Toyota Catat 2.728 SPK Selama IIMS 2025, Zenix Paling Laku!

PT Toyota Astra Motor (TAM) kembali mencatatkan pencapaian gemilang di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025. Toyota catat 2.728 SPK selama IIMS 2025 yang berlangsung pada 13–23 Februari 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta ini. 

Selama pameran otomotif bergengsi ini, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap berbagai lini produk Toyota, khususnya kendaraan elektrifikasi.

Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan pencapaian Toyota pada IIMS 2024 yang mencatatkan 2.540 SPK. 

Pertumbuhan sebesar 7,4% ini menegaskan posisi Toyota sebagai salah satu merek otomotif terdepan di Indonesia, terutama dalam menghadirkan kendaraan yang mengedepankan teknologi ramah lingkungan.

Baca Juga: BYD Sea Lion 7: SUV yang Dominasi Penjualan di IIMS 2025

Kijang Innova Zenix Hybrid Jadi Unit Andalan

Dari total SPK Toyota selama IIMS 2025, Kijang Innova Zenix Hybrid Electric Vehicle (HEV) menjadi model paling banyak peminat. Pasalnya, unit ini memberi kontribusi sebesar 614 SPK atau sekitar 22,5% dari total pemesanan. 

Hal ini menunjukkan bahwa konsumen semakin tertarik pada kendaraan berbasis elektrifikasi yang menawarkan efisiensi bahan bakar sekaligus ramah lingkungan.

Henry Tanoto, Vice President Director PT TAM, mengungkapkan rasa syukurnya atas antusiasme masyarakat terhadap produk-produk Toyota di IIMS tahun ini.

“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan pelanggan terhadap Toyota. Pencapaian ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai menyadari pentingnya kendaraan elektrifikasi seperti Kijang Innova Zenix Hybrid yang tidak hanya efisien tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan,” ujar Henry.

Selain Kijang Innova Zenix Hybrid, model konvensional seperti Toyota Avanza dan Toyota Rush juga tetap menjadi favorit konsumen. 

Avanza mencatatkan 335 SPK, sementara Rush menyumbang 216 SPK. Ini membuktikan bahwa meskipun tren elektrifikasi terus berkembang, kendaraan konvensional dengan harga terjangkau dan fitur lengkap masih memiliki pasar yang kuat di Indonesia.

Baca Juga: Kia New Sonet Mejeng Sebagai ‘Senjata Andalan’ di IIMS 2025

Dukungan Insentif Pemerintah dan Tren Elektrifikasi

Peningkatan penjualan kendaraan hybrid Toyota tidak lepas dari dukungan pemerintah melalui program insentif pajak untuk kendaraan ramah lingkungan. 

Kebijakan ini menjadi salah satu faktor pendorong utama meningkatnya minat konsumen terhadap mobil hybrid dan listrik. 

Selain itu, momentum menjelang libur Lebaran juga turut memengaruhi tingginya permintaan kendaraan baru selama pameran berlangsung.

Henry Tanoto menambahkan bahwa keberhasilan Toyota di IIMS 2025 juga didukung oleh strategi perusahaan dalam menghadirkan berbagai pilihan kendaraan sesuai kebutuhan konsumen. 

“Kami percaya bahwa inovasi teknologi dan dukungan pemerintah akan menjadi katalis utama dalam mempercepat adopsi kendaraan elektrifikasi di Indonesia,” tambahnya.

Baca Juga: Toyota Siap Jual Mobil Balap di Indonesia Tahun Ini!

Keunggulan Kijang Innova Hybrid

Sebagai model unggulan, Kijang Innova Zenix Hybrid menawarkan kombinasi sempurna antara performa tinggi dan efisiensi bahan bakar. 

Dengan teknologi hybrid generasi terbaru, mobil ini mampu memberikan pengalaman berkendara yang nyaman sekaligus hemat energi. 

Desain modern dan fitur canggih seperti Toyota Safety Sense (TSS) juga menjadi daya tarik utama bagi konsumen Indonesia.

Selain varian hybrid, Kijang Innova Zenix bensin juga mencatatkan kinerja penjualan yang baik dengan total 181 SPK. 

Sedangkan model legendaris lainnya seperti Innova Reborn berhasil meraih 174 SPK. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun tren elektrifikasi semakin kuat, varian berbahan bakar konvensional tetap diminati oleh segmen tertentu.

Komitmen Toyota Menuju Masa Depan Berkelanjutan

Toyota catat 2.728 SPK pada IIMS 2025 kali ini sepertinya menjadi cerminan dari keberhasilan mereka yang berkomitmen untuk mendukung mobilitas berkelanjutan melalui program global mereka, yaitu Toyota BEYOND ZERO.

Mazda Jual 243 Mobil di IIMS 2025, CX-5 Laris Manis!

Produsen otomotif Jepang, Mazda, mencatatkan hasil penjualan yang melampaui target awal. Pasalnya, Mazda jual 243 mobil di IIMS 2025 pada 13 – 23 Februari yang lalu. 

Angka tersebut melebihi target karena awalnya Mazda menetapkan dalam acara IIMS 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat ini, targetnya 200 unit terjual. 

Ricky Thio, Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia bilang, jika pertumbuhan permintaan kendaraan premium di INdonesia makin baik. 

Permintaan tersebut mencerminkan bahkan pelanggan yang lebih mengutamakan kualitas, teknologi, dan juga desain. 

“Kami juga melihat tren yang berkembang, di mana konsumen semakin tertarik pada solusi mobilitas berkelanjutan, termasuk kendaraan elektrifikasi dan hibrida,” ujar Ricky. 

Baca Juga: Fitur Unik Aion V: Kulkas Pintar yang Bisa Nyala 24 Jam!

Ini Rincian Unit Mazda yang Terjual Selama IIMS 2025

Lebih detail lagi, terdapat beberapa unit Mazda yang terjual dalam ajang pameran otomotif kali ini. 

Misalnya, Mazda CX-5 mencatatkan penjualan sebanyak 114 unit. Pada urutan selanjutnya, ada Mazda CX-3 yang terjual sebanyak 46 unit. 

Kemudian, dilanjutkan oleh Mazda  Hatchback yang berhasil mencatatkan penjualan sampai dengan 27 unit dan sejumlah model Mazda lain sebanyak 56 unit. 

Tak ketinggalan juga, unit mobil hybrid dari Mazda juga terjual dengan hasil positif. 

The All-New Mazda CX-80 plug in hybrid electric vehicle (PHEV) terjual sebanyak 6 unit saat IIMS 2025. 

Hal ini sekaligus menunjukkan seberapa besar minat masyarakat Indonesia pada SUV hibrida dari Mazda di Indonesia. 

Dengan angka tersebut, maka total penjualannya adalah 243 unit. Nilai transaksinya juga cukup fantastis yakni Rp162,57 miliar. 

Baca Juga: Hyundai Staria Hybrid Hanya Rilis di Korea, Indonesia Kapan?

Pencapaian IIMS 2025 Meningkat Sebanyak 19 Persen

Pengusaha Agen Pemegang Merek (APM) tercatat mampu membukukan tingkat penjualan tinggi selama IIMS 2025. 

Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, mengatakan jika data resmi menyebut ada peningkatan 19% penjualan daripada tahun lalu. Total transaksinya yakni 8 triliun. 

Sementara untuk unit kendaraan yang terjual, yakni 22.322 unit selama 11 hari. Ini tercatat berdasarkan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). 

Angka tersebut menunjukkan jika minat masyarakat Indonesia untuk pembelian unit mobil baru masih sangat tinggi. 

“Pencapaian IIMS 2025 adalah hasil dari kolaborasi yang luar biasa antara pemerintah, agen pemegang merek, sponsor, asosiasi, komunitas, media, dan tentu saja para pecinta dunia otomotif,” kata Daswar. 

Lebih lanjut, ia bilang jika pada IIMS 2025 ini memang menarik minat banyak masyarakat untuk berkunjung. 

Hal tersebut nampak dari total pengunjung yang datang di 11 hari atau selama acara berlangsung. 

Total pengunjung yang datang yakni 579.337 orang yang artinya, naik 3% daripada tahun lalu. 

Baca Juga: BYD Sea Lion 7: SUV yang Dominasi Penjualan di IIMS 2025

Penjualan Toyota Astra Naik

Salah satu APM yang juga mengalami peningkatan penjualan adalah PT Toyota Astra Motor (TAM). 

Dalam 11 hari, Toyota berhasil mendapatkan 2.728 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Rata-rata didominasi SPK untuk kendaraan MPV. 

Henry Tanoto, Vice President Director PT TAM, bilang jika model yang paling banyak masyarakat minati adalah Kijang Innova Zenix Hybrid. 

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme pelanggan terhadap produk-produk Toyota di IIMS 2025, terutama terhadap pilihan kendaraan elektrifikasi seperti Kijang Innova Zenix Hybrid yang kembali mendominasi SPK,” ujar Henry. 

Lebih detail lagi, Kijang Innova Zenix HEV mencatatkan 614 SPK, Avanza 335 SPK, dan Rush di 216 SPK. 

Tak hanya PT TAM, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) juga mengalami peningkatan penjualan. 

Dengan ini, tak hanya Mazda jual 243 mobil di IIMS 2025. Tapi, hampir semua pengusaha APM mengalami peningkatan signifikan dalam penjualan di IIMS 2025.

Exit mobile version