Mobil Mirage Bekas: Produk Mitsubishi yang ‘Kurang Laku’

Mitsubishi Mirage, city car yang sempat meramaikan pasar otomotif Indonesia, kini menjadi pilihan menarik di pasar mobil bekas. Mobil Mirage bekas ini terkenal dengan desain kompak, irit BBM, dan fiturnya cukup lengkap. 

Pertama kali meluncur tahun 2012, saat ini PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) sudah tidak lagi menjual Mirage baru. 

Meski begitu, unit bekasnya tetap banyak jadi incaran karena harganya yang terjangkau dan kualitas yang terbilang baik. 

Sebelum Anda membeli mobil bekas Mirage, maka sebaiknya baca dulu sejumlah keunggulan hingga uraian lain lebih dalam tentang mobil yang katanya ‘kurang laku’ ini. 

Baca Juga: Review Mobil Panther Bekas: ‘Raja Diesel’ Tangguh Anti Rusak

Kenapa Mobil Mirage Bekas Masih Layak untuk Anda Beli?

Meski tak sepopuler city car dari Mitsubishi lainnya, tetap ada faktor yang membuat mobil ini masih layak Anda beli. Berikut ini ulasannya: 

1. Iritnya Bahan Bakar

Pertama, ini adalah salah satu nilai jual utama Mitsubishi Mirage. Dengan mesin 1.2 liter 3 silinder MIVEC, maka jelas Mirage mampu mencatatkan konsumsi bahan bakar yang sangat irit. 

Dalam kondisi lalu lintas perkotaan, Mirage bisa mencapai 11 km/liter. Bahkan, di luar kota dengan kondisi jalan yang lebih lancar, konsumsi bahan bakarnya bisa mencapai 21,9 km/liter. 

Angka ini setara dengan mobil-mobil LCGC (Low Cost Green Car) yang memang terancang untuk efisiensi bahan bakar. 

Jika Anda sering berkendara di perkotaan dengan kondisi lalu lintas yang padat, Mirage bisa menjadi pilihan yang sangat ekonomis.

2. Harga Terjangkau

Salah satu daya tarik utama mobil Mirage bekas adalah harganya yang lebih murah daripada mobil baru. 

Mitsubishi Mirage bekas, terutama lansiran awal (2012-2015), bisa Anda dapatkan dengan harga mulai dari sekitar Rp70 jutaan. 

Harga ini jauh lebih murah kalau Anda membandingkannya dengan membeli mobil LCGC baru. 

Dengan budget yang terbatas, Anda sudah bisa mendapatkan mobil yang irit, praktis, dan cukup nyaman untuk penggunaan sehari-hari.

3. Fiturnya Memadai 

Meskipun bukan mobil mewah, Mitsubishi Mirage memiliki fitur yang cukup memadai untuk sebuah city car. 

Semua varian Mirage sudah punya sistem rem ABS (Anti-lock Braking System) yang meningkatkan keselamatan saat pengereman mendadak. 

Beberapa varian yang lebih tinggi juga terlengkapi dengan fitur-fitur seperti climate control (AC otomatis), keyless entry (masuk tanpa kunci), dan start/stop engine (menyalakan mesin tanpa kunci). 

Fitur-fitur ini tentu dapat menambah kenyamanan dan kemudahan dalam penggunaan sehari-hari.

4. Mesinnya Tangguh dan Responsif

Di balik kap mesin Mirage, terdapat mesin 1.2 liter 3 silinder dengan teknologi MIVEC (Mitsubishi Innovative Valve timing Electronic Control system). 

Mesin ini bisa menghasilkan tenaga sebesar 76 horsepower dan torsi 100 Nm. Meskipun tenaganya tidak terlalu besar, tapi cukup responsif untuk penggunaan di perkotaan. 

Mesin ini juga terkenal cukup bandel dan minim masalah jika Anda mendapatkan dari tangan pemilik yang merawatnya dengan baik. 

Selain itu, juga tersedia pilihan transmisi manual 5 percepatan dan otomatis CVT (Continuously Variable Transmission) yang menawarkan kenyamanan dalam berkendara.

Baca Juga: Review Mobil Datsun Go Bekas, LCGC Termurah yang Laris 

5. Lumayan Nyaman untuk Anda Kendarai

Selanjutnya, mobil Mirage bekas juga sudah lumayan nyaman untuk Anda kendarai. 

Mitsubishi Mirage memang menawarkan kenyamanan yang cukup baik untuk ukuran city car. 

Pasalnya, mobil ini punya suspensi yang empuk mampu meredam guncangan dengan baik saat melewati jalan yang tidak rata. 

Lingkar kemudi juga ringan, sehingga akan jauh lebih memudahkan Anda waktu mau manuver di jalanan. Joknya juga cukup nyaman untuk perjalanan jarak pendek maupun menengah.

Keluhan Pengguna Mobil Mirage yang Wajib Jadi Pertimbangan

Saat mau beli mobil, maka harus tahu juga soal apa saja keluhan yang kerap terjadi. Dari beberapa pemilik Mitsubishi Mirage, ada juga beberapa keluhan seperti: 

1. Kapasitas Kabin yang Kecil

Ruang kabin Mirage tidak terlalu besar dan hanya ideal untuk 4 orang, jadi kurang tepat memilihnya kalau ingin mobil untuk keluarga besar. 

2. Minim Fitur Keamanan di Beberapa Tipe

Perlu Anda ingat bahwa tidak semua tipe Mitsubishi Mirage punya fitur keamanan dan keselamatan yang lengkap. 

Beberapa tipe, terutama GLX dan GLS keluaran awal, tidak memiliki fitur Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brake Distribution (EBD), dan immobilizer. 

Fitur keamanan yang tersedia umumnya hanya dual SRS airbag (untuk pengemudi dan penumpang depan) dan sabuk pengaman. 

Jika keselamatan menjadi prioritas utama Anda, pastikan Anda memilih tipe Mirage yang dilengkapi dengan fitur-fitur keamanan yang lebih lengkap.

3. Getaran Mesin 3 Silindernya Cukup Terasa

Mesin 3 silinder memang punya karakteristik getaran yang lebih terasa daripada mesin 4 silinder. 

Getaran ini mungkin terasa mengganggu bagi sebagian pemilik Mirage, terutama saat mesin dalam kondisi idle.

Meskipun Mitsubishi telah melakukan perbaikan pada Mirage facelift 2016 untuk mengurangi getaran, tapi penambahan peredam mungkin masih Anda butuhkan untuk meningkatkan kenyamanan.

4. Interior yang Mudah Kotor

Material interior Mitsubishi Mirage, terutama yang berwarna cerah, cenderung mudah kotor. 

Hal ini membuat Anda perlu lebih sering membersihkan dan merawat interior mobil agar tetap terlihat bersih dan nyaman.

5. Suspensi yang Terlalu Empuk

Suspensi Mitsubishi Mirage memang terancang untuk memberikan kenyamanan saat berkendara. 

Namun, suspensi yang terlalu empuk juga memiliki kekurangan, yaitu menyebabkan body roll (kemiringan bodi) yang besar saat menikung dengan kecepatan tinggi. 

Hal ini dapat mengurangi kelincahan mobil dan membuat banyak penggunanya merasa kurang percaya diri saat bermanuver.

Baca Juga: Ternyata, Ini 7 Alasan Mobil BMW E36 Masih Jadi Incaran!

6. Kualitas yang Kurang Sesuai dengan Harganya Meski Murah

Beberapa pengguna merasa bahwa kualitas material dan finishing Mitsubishi Mirage terasa kurang baik dengan harganya yang murah. 

Hal ini terutama terasa pada bagian interior, di mana material plastik yang terpakai terkesan kurang berkualitas.

Tipe-tipe Mobil Mitsubishi Mirage

Saat Anda akan memilih mobil Mirage bekas, maka penting juga untuk tahu beberapa tipe yang bisa dipilih seperti: 

  • GLX: Tipe terendah dengan transmisi manual 5-percepatan. Beberapa fitur mungkin tidak tersedia, seperti ABS dan EBD.
  • GLS: Tipe menengah, tersedia dengan transmisi otomatis CVT. Fitur lebih lengkap dari GLX, namun beberapa fitur seperti fog lamp, muffler cutter, rear spoiler, keyless operating system, ABS, EBD, dan immobilizer tidak tersedia.
  • Exceed: Tipe tertinggi dengan transmisi otomatis CVT. Fiturnya terlengkap seperti keyless operating system, start/stop engine, ABS, EBD, fog lamp, muffler cutter, rear spoiler, dan material steer leather.
  • SE (Special Edition): Model ini punya sedikit perbedaan pada eksteriornya.

Harga Mobil Mirage Bekas

Saat ingin membeli mobil Mirage bekas, penting untuk tahu range harga dari mobil ini: 

  • 2012: Exceed Rp80 – Rp90 jutaan dan GLS: Rp73 – 81 jutaan.
  • 2013: Exceed Rp90 jutaan, GLS Rp85 jutaan – Rp87 jutaan. 
  • 2014: GLS Sport A/T Rp105 Juta, Exceed Rp98 – 115 Juta, 1.2L GLS MT Rp94 Juta, 1.2 L AT Rp90 Juta. 
  • 2015: GLX Rp90 Juta, Exceed Rp 95 – 112 Juta, GLS Rp95 Juta. 
  • 2016: GLS Sport A/T Rp113 Juta, Exceed Rp120 – 125 Juta.
  • 2018: GLX Rp70 juta. 

FAQ

Apakah Mitsubishi Mirage masih dijual?

Tidak lagi. Mitsubishi telah menghentikan penjualan Mirage di Indonesia sejak 2018.

Mengapa Mirage kurang laku?

Munculnya mobil LCGC dengan harga lebih menarik, harga Mirage bersaing ketat dengan LMPV (low multi-purpose vehicle), dan kurangnya fitur. 

Mitsubishi Mirage apakah boros?

Tidak, justru irit BBM dan bisa 21,9 km/liter.

Review Mobil Ignis Bekas: Kelebihan, Masalah, dan Harganya

Mau beli Ignis? Sekarang, Anda cuma bisa dapat mobil Ignis bekas karena sudah berhenti produksi sejak 2024 kemarin. 

Suzuki Ignis, terkenal sebagai urban SUV yang cukup fenomenal. Bahkan mobil ini punya sejarah panjang sejak tahun 2001. 

Sempat jadi rebadge dari Suzuki Swift buat pasar di luar Jepang, Ignis jadi pelopor di kategori crossover berdesain compact. 

Selain itu, Ignis juga punya ground clearance tinggi lengkap dengan sentuhan sporty-nya. 

Pada 2008, mobil ini sebenarnya sudah berhenti produksi, tapi Suzuki kembali menghidupkannya dengan konsep iM-4 di Geneva Motor Show 2015. 

Dengan desain compact yang unik, tak masalah jika Anda meminang Ignis bekas murah yang kini banyak tersedia di pasaran. 

Keunggulan Mobil Ignis Bekas daripada Mobil di Kelasnya

Beli mobil Suzuki Ignis itu bukan cuma unggul soal harga, tapi memang mobil ini punya banyak keunggulan seperti: 

1. Desainnya Unik dan Modern Plus Sentuhan Retro

Ini adalah salah satu daya tarik utama Suzuki Ignis. Di tengah dominasi city car dengan desain yang cenderung seragam, Ignis hadir dengan tampilan yang segar dan berbeda. 

Bagian depannya menampilkan garis-garis tegas yang memberikan kesan sporty. Lampu depan yang besar dan grille juga dengan aksen krom menambah kesan modern. 

Namun, yang paling membedakan Ignis adalah desain bagian belakangnya. Dengan lampu belakang yang kotak dan bentuk pilar C yang unik, Ignis menghadirkan sentuhan retro yang mengingatkan kita pada mobil-mobil klasik Suzuki. 

Baca Juga: Review Mobil Swift Bekas: Hatchback Mungil Favorit Anak Muda

2. Pemakaian Bahan Bakar yang Efisien

Di era harga bahan bakar yang fluktuatif, efisiensi bahan bakar menjadi faktor penting dalam memilih mobil. 

Suzuki Ignis juga unggul dalam hal ini. Bertenagakan oleh mesin 1.2L bensin dengan teknologi terkini, Ignis mampu menghasilkan efisiensi bahan bakar yang sangat baik. 

Untuk varian AGS (Auto Gear Shift), konsumsi bahan bakarnya bisa mencapai 17,2 km/liter dalam kondisi lalu lintas perkotaan. 

Bahkan, beberapa pengujian berhasil mencatat konsumsi bahan bakar hingga 31,1 km/liter dalam kondisi ideal. 

Hal ini tentu menjadi nilai tambah bagi Anda yang sering berkendara di dalam kota dengan kondisi lalu lintas yang padat.

3. Fitur Keselamatan Relatif Lengkap

Meskipun berstatus sebagai city car, tapi Suzuki Ignis tidak mengorbankan fitur keselamatan.

Suzuki tetap melengkapinya dengan dual airbags di bagian depan yang melindungi pengemudi dan penumpang depan saat terjadi benturan. 

Selain itu, Ignis juga punya sistem pengereman ABS (Anti-lock Braking System) yang mencegah roda terkunci saat pengereman mendadak, serta EBD (Electronic Brakeforce Distribution) yang mendistribusikan gaya pengereman secara optimal ke setiap roda sesuai dengan beban kendaraan. 

Beberapa varian Ignis juga terlengkapi dengan Hill Hold Control yang membantu mencegah mobil mundur saat menanjak.

4. Kabin Lega untuk Ukuran City Car

Selanjutnya, mobil Ignis bekas juga terkenal sebagai city car yang kabinnya relatif luas. Ini juga terbilang lega buat ukuran city car. 

Pasalnya, ada wheelbase yang lebih panjang daripada kompetitornya. Jadi, kesan lega memang bisa Anda peroleh dari mobil satu ini. 

Akhirnya, penumpang di baris depan memiliki ruang kaki dan ruang kepala yang cukup. 

Begitu pula dengan penumpang di baris belakang, meskipun mungkin agak sedikit sempit untuk orang dewasa yang tinggi. 

Baca Juga: Mobil Luxio Bekas: Keuntungan, Kelemahan, dan Harganya

5. Fitur Hiburan Sudah Cukup Memadai

Kemudian, Suzuki Ignis pun memiliki sistem hiburan yang cukup memadai untuk menemani perjalanan Anda. 

Head unit-nya dapat terhubung ke berbagai sumber media, seperti USB, radio, dan bluetooth. 

Dengan ini maka Anda bisa memutar musik favorit Anda dari smartphone atau perangkat lainnya. 

Beberapa varian Ignis juga terlengkapi dengan speaker yang berkualitas, sehingga menghasilkan suara yang jernih dan menyenangkan.

6. Stabilitas Terjaga

Selain keunggulan di atas, Suzuki Ignis juga terkenal karena memiliki suspensi yang cukup kaku (stiff). 

Meskipun mungkin terasa sedikit kurang nyaman saat melewati jalan yang rusak, tapi suspensi ini memberikan keuntungan dalam hal stabilitas. 

Dengan ini, mobil terasa lebih mantap saat menikung, baik di jalan datar maupun di jalan yang menanjak atau menurun. 

Masalah Umum pada Mobil Suzuki Ignis Bekas

Membeli mobil bukan soal pertimbangan harga saja. Mungkin harga Suzuki Ignis second emang cocok di kantong Anda. Tapi, apakah Anda bisa mentoleransi masalah-masalah umum ini? 

1. Transmisi AGS Bermasalah

Pertama, transmisi AGS (Auto Gear Shift) sering jadi karena karakternya yang aneh dan perpindahan gigi yang menyentak dan lama. Terutama dari gigi 1 ke gigi 2 pada mode manual. 

Beberapa pemilik menyiasatinya dengan melepas pedal gas saat menaikkan atau menurunkan gigi untuk mengurangi hentakan. 

Laporan dari komunitas pemilik Ignis menyebutkan transmisi AGS sering berbunyi tidak wajar pada unit berusia di atas 3 tahun. 

Selain itu, beberapa pemilik Ignis juga merasa kurang nyaman dengan melorotnya mobil saat tanjakan. 

2. Posisi ECU Tanpa Pelindung

ECU (Electronic Control Unit) pada Suzuki Ignis (terutama produksi 2017) terletak tanpa pelindung di bawah talang air kap mesin. 

Hal ini membuatnya rawan terkena kebocoran atau cipratan air, yang bisa menyebabkan korsleting.

Kalau mau yang sudah ada proteksinya, maka pilih model produksi 2018 ke atas yang sudah dilengkapi cover ECU.

Baca Juga: Mobil L300 Bekas: Keuntungan, Kekurangan, dan Harganya

3. Head Unit JVC Bermasalah

Selanjutnya, masalah mobil Ignis bekas biasanya terletak di head unit JVC-nya. Misalnya, bluetooth tak bisa tersambung ke ponsel atau biasanya output suara tak keluar di seluruh bagian speaker. 

4. Performa Kurang Bertenaga

Meskipun menggunakan mesin 1.197 cc, tenaga yang bisa keluar hanya 83 hp dengan torsi 113 Nm. 

Selain itu, ada juga anggapan jika mobil ini kurang bertenaga jika membandingkannya dengan mobil lain di kelasnya. 

Namun, perlu Anda ingat bahwa city car umumnya lebih mengutamakan efisiensi bahan bakar daripada performa. 

Tipe-tipe Mobil Ignis Bekas

Kalau Anda ingin beli, penting buat tahu tipe-tipe dari Suzuki Ignis bekas. Misalnya: 

  • Suzuki Ignis GL (Base Model): harga paling murah, cocok buat Anda yang budgetnya terbatas, minim fitur, dan eksterior standar. 
  • Suzuki Ignis GX (Mid-Range): fitur lebih lengkap, eksterior menarik, varian paling populer, harganya lebih mahal dari GL. 
  • Suzuki Ignis GX AGS (Auto Gear Shift): semua fitur GX, transmisi AGS/otomatis, transmisi kurang halus, lebih mahal dari GX manual. 
  • Suzuki Ignis SE (Special Edition): eksterior unik, ada fitur tambahan, unit terbatas, cenderung mahal dan unitnya sukar ditemukan. 

Harga Mobil Ignis Bekas

Ketahui daftar harga mobil Suzuki Ignis bekas di sini: 

  • Suzuki Ignis GX (Matic/AGS) 2017 – 2020: Rp 100 jutaan – Rp142 jutaan. 
  • Suzuki Ignis GX (manual) 2017 – 2020: Rp95 jutaan – Rp136 jutaan. 
  • Suzuki Ignis GL 2019 – 2021: Rp115 jutaan – Rp140 jutaan. 
  • Varian lain: Rp159 jutaan.

FAQ

Berapa biaya pajak mobil Suzuki Ignis?

Biaya pajaknya di kisaran Rp1,4 jutaan – Rp3,3 jutaan per tahun. 

Apakah Suzuki Ignis irit?

Sangat irit bahan bakar arena konsumsinya cuma 17,2 km/liter di rute dalam kota – 31,1 km/liter. 

Apakah Suzuki Ignis bisa pakai Pertalite?

Sebenarnya lebih baik yang minimal oktan 92, tapi Pertalite juga masih aman. 

Review Mobil Honda Jazz Bekas Lengkap dengan Harganya

Honda Jazz memang jadi salah satu seri mobil yang terbilang laris di Indonesia. Namun, kini tipe tersebut sudah berhenti produksi. Tapi, kalau Anda memang ingin dapat unitnya masih bisa mempertimbangkan mobil Honda Jazz bekas

Mobil hatchback satu ini sudah berhenti dan tergantikan dengan produksi City Hatchback. Alasannya karena pada produksi Jazz terbaru, mobil tersebut kurang diminati di pasaran Indonesia. 

Berbeda dengan versi lama Jazz yang memberikan perolehan lebih baik karena minatnya lebih tinggi. Nah, kalau Anda mau beli mobil Honda Jazz bekas, sebaiknya simak dulu artikel ini. 

Baca Juga: Review Mobil Freed Bekas: Masih Layak Beli?

Mobil Honda Jazz Bekas Masih Layak Beli, Ini Alasannya!

Meski hanya tersedia unit bekas, tapi Honda Jazz masih sangat layak untuk Anda beli. Mengapa? Ini alasannya: 

1. Harganya Terjangkau

Salah satu daya tarik utama Honda Jazz bekas adalah harganya. Anda bisa mendapatkan model Jazz generasi pertama dengan harga mulai dari sekitar 60 jutaan rupiah, tergantung kondisi.

Untuk model GE8, harganya berkisar antara 90 juta hingga 160 juta rupiah. Range harga mobil Honda Jazz bekas ini tentu tidak akan terlalu memberatkan Anda kalau mau mobil nyaman tapi budget masih pas-pasan. 

Daripada pembelian mobil baru, maka jelas beli Honda Jazz lama masih lebih worth karena lebih nyaman daripada mobil-mobil baru di range harga yang sama. 

2. Mesin yang Handal dan Awet

Selanjutnya, alasan lain adalah mobil Honda Jazz bekas itu terkenal dengan kehandalannya. 

Honda Jazz menggunakan mesin 1.5L i-VTEC yang terpakai di generasi GE8 dan jarang mengalami masalah serius. Apalagi kalau Anda dapat dari pemilik yang merawatnya dengan baik. 

Selain mesin, transmisi otomatis serta manualnya juga sudah terbukti tahan lama. Hal ini berarti Anda bisa menghemat cukup banyak budget untuk biaya perbaikan yang tidak dibutuhkan. 

Selain itu, kalau Anda pakai GE8, komponen elektriknya pun terkenal handal dan bisa meminimalkan risiko kerusakan yang ganggu kenyamanan berkendara. 

3. Suku Cadang dan Perawatan Mudah

Salah satu keuntungan beli mobil Jazz lainnya adalah kemudahan dalam menemukan suku cadang. Dengan ini, maka Anda bisa lebih mudah kalau memang butuh penggantian suku cadang. 

Bahkan di pasaran ada banyak suku cadang aftermarket yang tak kalah bagusnya daripada suku cadang original. 

Selain itu, Honda Jazz juga layak Anda beli karena harga spareparts-nya memang terjangkau. Mau perawatan rutin seperti ganti filter dan ganti oli? Sudah banyak bengkel resmi dan bengkel umum yang bisa menyediakannya. 

4. Sangat Irit Bahan Bakar

Kemudian, Honda Jazz bekas harga 100 jutaan termasuk GE8 yang jadi banyak incaran, juga populer dengan keiritan pemakaian bahan bakarnya. 

Mesin 1.500 cc pada GE8 misalnya, membuat Anda bisa dapat mobil dengan performa dan tenaga yang baik tapi tetap efisien bahan bakar. 

Untuk area perkotaan, Jazz bisa mencapai 10 – 12 km per liter. Sedangkan buat di jalan tol, efisiensinya makin terasa karena bisa melaju 13 – 15 km/liter. 

Tentu saja harus jadi pertimbangan karena akan mempengaruhi pengeluaran Anda soal budgeting bahan bakar. 

Baca Juga: Review Mobil Datsun Go Bekas, LCGC Termurah yang Laris 

5. Nyaman dan Praktis

Ukuran Jazz ini kompak dan mungkin Anda berpikir jika kabinnya sempit dan kurang nyaman. Padahal, meski kompak, Jazz tetap menawarkan kabin yang relatif luas dan juga nyaman. 

Dalam salah satu tipe misalnya, Anda bisa dapat kursi yang lebih besar daripada generasi yang sebelumnya. Jadi, bisa tetap nyaman waktu Anda mengendarai mobil ini. 

Selain itu, mungkin memang ruang kaki pada bagian baris belakang lebih terbatas buat Anda orang dewasa yang tinggi. 

Namun, Jazz sangat tepat dan praktis kalau Anda mau memboyong keluarga kecil untuk pergi bersama-sama. 

6. Desainnya Masih Menarik

Terakhir, yakni dari segi desain. Mobil Honda Jazz bekas ini punya desain yang tetap menarik meski sudah beberapa tahun berlalu diproduksi. 

Benar, tampilannya masih tetap modern dan juga menarik. Pada model GE8 misalnya, garis desainnya sporty dan juga dinamis. Jadi, jauh dari kata ketinggalan zaman. 

Masalah yang Sering Terjadi pada Honda Jazz

Meski punya banyak poin keunggulan, Honda Jazz bekas juga tak bisa sembarangan Anda beli. Pasalnya, ada banyak masalah yang kerap terjadi pada unit Honda Jazz seperti: 

1. Masalah Suspensi

Bagian suspensi Honda Jazz sering kali terasa lebih keras daripada suspensi belakangnya. 

Hal ini tentu bikin penumpang di bagian belakang jadi kurang nyaman. Ternyata, alasannya karena jarak ulir di per depan terlalu jauh. Tapi, Anda bisa membereskan masalah ini dengan ganti per tapi yang jarak ulirnya lebih rapat. 

2. Transmisi CVT

Mobil Honda Jazz bekas juga kadang bermasalah dari segi CTV. Biasanya karena pemilik tidak memakai oli yang sesuai standar dari pabrikan Jazz. 

Masalah ini sering ditandai dengan terjadinya getaran berlebih saat mobil sudah mulai melaju. Jadi, sering terasa “ndut-ndutan” ketika melewati jalanan yang menanjak. 

3. Valve Body

Kemudian, Valve body pada mobil Jazz juga rentan kotor karena polusi udara. Anda hanya perlu membersihkannya kalau memang kotor. 

Baca Juga: Review Mobil Swift Bekas: Hatchback Mungil Favorit Anak Muda

4. Mesin Bergetar

Selain itu, ada juga keluhan dari pemilik Honda Jazz tentang getaran mesin. Benar, saat putaran mesin di 1.500 – 3.000 RPM, biasanya tarikan terasa berat dan tersendat. 

5. Power Window Macet

Terakhir, ada juga masalah power window yang sering macet. Biasanya di bagian pintu depan kanan atau di bagian pengemudi. 

Kalau Anda memang bisa menoleransi masalah-masalah yang kerap terjadi pada mobil Honda Jazz bekas ini, maka langsung saja beli unitnya!

Tipe-tipe Honda Jazz dan Harganya

Honda Jazz hadir di Indonesia lewat tiga generasi utama yakni: 

1. Generasi Pertama (2001 – 2007)

  • Generasi pertama Honda Jazz berkode GD3.
  • Tersedia dalam dua pilihan mesin: i-DSI (Intelligent Dual & Sequential Ignition) dan VTEC (Variable Valve Timing & Lift Electronic Control).
  • i-DSI menghasilkan tenaga 87 dk dan torsi 128 Nm.
  • VTEC menghasilkan tenaga 110 dk dan torsi 143 Nm.
  • Pilihan transmisi: manual 5 percepatan dan CVT 7 percepatan.
  • Model: GD1, GD2, GD3, GD4, GD5, GD6
  • Harga di kisaran Rp60 juta – Rp130 jutaan. 

2. Generasi Kedua (2007 – 2014)

  • Generasi kedua memiliki kode bodi GE8.
  • Tampil lebih segar dengan ukuran lebih besar dan desain lebih sporty.
  • Hanya tersedia dalam mesin 1.5 liter i-VTEC yang menghasilkan tenaga 120 Tk dan torsi 145 Nm.
  • Honda meluncurkan facelift dengan tiga tipe baru, termasuk S dan RS sebagai tipe tertinggi.
  • Harga: Rp90 jutaan – Rp155 jutaan

3. Generasi Ketiga (2014 – 2021)

  • Generasi ketiga hadir dengan penampilan lebih sporty.
  • Desain lampu depan futuristik dengan projector dan DRL LED.
  • Pada tahun 2017, mendapat penyegaran dengan warna baru Phoenix Orange Black Top.
  • Aksen hitam pada spion, velg two tone 16 inci, desain baru pada rear bumper dengan diffuser, front grille & bumper, dan dynamic side skirt.
  • Harga: Rp155 jutaan – Rp245 jutaan

FAQ

Berapa harga mobil bekas Honda Jazz?

Harganya mulai dari Rp60 jutaan – Rp245 jutaan buat versi yang paling baru. 

Honda Jazz paling tua tahun berapa? 

Keluaran yang paling tua adalah tahun 2004. 

Apa mobil Jazz bekas terbaik? 

Anda bisa mempertimbangkan Honda Jazz GE8  dengan harga Rp100 jutaan. 

Ternyata, Ini 7 Alasan Mobil BMW E36 Masih Jadi Incaran!

Mobil BMW E36 merupakan generasi ketiga dari Seri 3 yang pada era 90-an jadi simbol kejayaan BMW. 

Produksinya berkisar antara tahun 1990 sampai dengan tahun 2000. Mobil satu ini begitu populer karena punya desain yang timeless, handlingnya presisi, dan mesinnya cukup bertenaga. 

Meski terbilang mobil tua, tapi masih banyak yang ingin beli mobil BMW E36 dan memang jadi incaran banyak orang. 

Apalagi buat para penggemar BMW, sudah jelas mobil ini sering jadi incaran. Banyak yang mengincar mobil ini sebagai kendaraan harian, untuk modifikasi, sampai proyek restorasi. 

Baca Juga: Daftar Mobil BMW Termurah, Ada Pilihan Sedan dan SUV!

Mengapa Mobil BMW E36 Masih Punya Banyak Peminat? 

Sudah tentu, ada banyak alasan mengapa sampai kini E36 masih jadi favorit serta jadi incaran. Berikut ini alasannya: 

1. Desainnya Timeless

Desain khas era 90-an dari mobil ini memang sangat ikonik. Meski sudah puluhan tahun lalu, tapi desainnya masih tampak modern dan sporty sampai sekarang. 

Daripada generasi sebelumnya, E36 ini punya lampu depan ramping, garis bodinya lebih aerodinamis, dan juga punya gril kidney khas BMW yang sangat proporsional. 

Desain ini kemudian memberi tampilan yang agresif tapi masih tetap elegan. Jadi, tak heran kalau mobil ini masih sangat relevan di kalangan banyak pecinta otomotif. 

Selain itu, ada juga model coupe serta sedan yang masing-masing punya karakter menarik. Pada varian coupe misalnya, tampilannya memang lebih sporty karena punya garis atap yang landai. 

Sedangkan untuk tipe sedan, tampilannya mewah dan lebih mengutamakan fungsionalitas. 

2. Performa Mesinnya Andal dan Bisa Dimodifikasi

Mobil BMW E36 tahun berapa? Kalau produksinya dari 1990 – 2000. Meski sudah cukup lama, tapi mobil ini masih hadir dengan banyak pilihan mesin. 

Ada mesin 4 silinder untuk M40, M42, dan M43, yang lebih irit buat penggunaan bahan bakarnya. 

Selain itu, mobil BMW E36 juga ada yang pakai mesin 6 silinder yakni M50, M52, dan S50 buat M. 

Mesin ini terkenal dengan daya tahannya yang begitu tinggi apalagi kalau perawatannya tepat. 

Meski usianya sudah lebih dari 20 tahun, masih banyak mesinnya yang berfungsi secara baik. 

Hal yang menarik dari mesinnya adalah potensinya untuk modifikasi mesin. Terkadang, ada pemilik yang swap mesin atau tuning buat naikin tenaganya. 

3. Handling Presisi serta Driving Feel Khas BMW

BMW E36 harga memang jadi salah satu faktor kenapa kok masih jadi incaran sampai kini. 

Namun, faktor lainnya adalah handlingnya yang sangat presisi. Handlingnya bisa sangat baik karena BMW sudah mengembangkan sistem suspensi yang lebih baik di generasi E36 ini. 

Sebelumnya, E30 masih terasa kurang. Nah, untuk mobil BMW E36 ini, handlingnya memang lebih stabil dan juga responsif apalagi jika melewati tikungan. 

Suspensi depannya pakai MacPherson strut & belakang multi-link. Hasilnya, Anda bisa dapat mobil yang lebih seimbang dan juga nyaman dari segi performa. 

Selanjutnya, dari distribusi bobot 50:50 nya juga jadi alasan kenapa Anda bisa mengendarai mobil ini dengan stabil ketika melakukan manuver. 

Apalagi, mobil ini juga memakai sistem penggerak roda belakang, jadi tak heran kalau Anda bisa merasa berkendara lebih engaging dengan ini daripada mobil FWD atau penggerak depan. 

Baca Juga: 14 Rekomendasi Mobil BMW Lama, Ada yang Under 100 Jutaan!

4. Harganya Relatif Terjangkau

Benar, harga mobil BMW E36 bekas memang relatif terjangkau daripada mobil-mobil setelahnya. Misalnya saja E46 atau E90. Hal ini juga yang memicu ketertarikan banyak orang untuk mengincar BMW. 

Kalau untuk di Indonesia, harga BMW E36 bisa berbeda-beda dan masih bergantung pada kondisi dan juga variannya. 

Misalnya saja, untuk 320i atau 318i, harganya Rp50 juta – Rp100 jutaan. Untuk 323i atau 325i, harganya Rp80 juta – Rp150 jutaan. 

Buat para kolektor sampai dengan pecinta otomotif, tentu saja ini bukan harga yang begitu mahal. 

5. Gampang untuk Anda Modifikasi dan Sparepart Melimpah

Selanjutnya, mobil BMW E36 juga sangat mudah untuk Anda modifikasi. Fleksibilitasnya untuk modifikasi memang jadi salah satu alasan mengapa peminat mobil satu ini begitu banyak. 

Selain itu, ketersediaan parts aftermarket yang tersedia juga membuat Anda tak perlu ribet memikirkan berbagai bagian. Misalnya saja bodykit, sistem knalpot, pelek, sampai dengan swap mesin. 

Kalau secara umum, BMW E36 itu dapat modifikasi seperti swap mesin, pakai coilover atau lowering kit biar lebih stabil, pakai bumper M3, wide kit body, atau lips, sampai dengan upgrade interior. 

Interiornya biasanya diupgrade dengan ganti jok pakai model Recaro atau melakukan pembaruan trim. 

6. Komunitasnya Solid

Kemudian, alasan kuat mengapa E36 masih punya banyak peminat karena komunitasnya yang begitu solid. 

Di Indonesia maupun luar negeri, memang banyak forum yang begitu aktif. Mereka bahkan rutin mengadakan gathering rutin sampai trackday. 

Baca Juga: 8 Mobil BMW Bekas Dibawah 100 Juta Performa Tangguh

7. Faktor Nostalgia

Terakhir, yakni faktor nostalgia. Untuk beberapa orang, faktor ini memang tak bisa terkesampingkan. Pasalnya, di era 90-an serta awal era 2000-an, E36 memang sering muncul dalam banyak kesempatan. 

Contohnya sering muncul di film, video musik, sampai menjadi kendaraan milik selebriti. 

Hal ini tentu meningkatkan daya tarik tersendiri dari E36 yang mau kembali merasakan kejayaan di era itu. 

Di sisi lain, E36 juga pun memiliki unit yang kian langka apalagi yang kondisinya orisinil. Bahkan, tak jarang ada yang menjadikannya sebagai instrumen investasi. 

Alasannya karena BMW E36 yang well-maintained, memang harganya naik seiring waktu. 

Mau punya BMW E36 atau model lain? Temukan berbagai unit bekasnya di CarsGallery. Jaminan kondisi prima!

Review BMW 7 Series Sedan: Kasta Tertinggi Sedan dari Bimmer

Setelah debut secara global April 2022, BMW akhirnya meluncurkan generasi ketujuh yakni BMW-7 Series. Dari berbagai hasil review BMW 7 series sedan, ada dua varian yakni BMW 735i M Sport buat versi mild hybrid dan juga BMW i7 xDrive 60 Grand Lusso yang merupakan varian full-listrik. 

BMW Seri 7 ini menjadi sedan mewah yang menjadi penerus dari New Six BMW E3. Semua mobil cuma tersedia dalam bodi sedan. 

Hal menarik dari beberapa BMW 7 review mengatakan jika BMW series kali ini perakitannya lokal. Dengan ini maka BMW 7 Series akan menjadikannya sebagai generasi kedua yang langsung produksinya dalam negeri. 

Baca Juga: Daftar Mobil BMW Termurah, Ada Pilihan Sedan dan SUV!

Review BMW 7 Series Sedan, Lengkap!

Mau tahu seperti apa review BMW series 7? Sebaiknya? Langsung simak uraian kami ini: 

1. Harga dan Tipe BMW 7-Series

Setelah peluncurannya di Indonesia 06 Juni 2023, terdapat dua varian mobil yang bisa Anda dapatkan. 

Pertama, ada BMW 735i M Sport. Harga BMW 7 series ini di kisaran Rp2,287 miliar. Selanjutnya, ada BMW i7 xDrive 60 Gran Lusso yang harganya Rp3,407 miliar. 

Seluruh harga tersebut masih merupakan harga Off-The Road, jadi belum include pengurusan dokumen dan lainnya. 

Menariknya, BMW kali ini menyediakan banyak pilihan warna. BMW 735i M Sport misalnya, memiliki enam pilihan warna. 

Sedangkan untuk BMW i7 xDrive 60 hadir dengan kombinasi dua pilihan warna untuk atap dan empat warna untuk eksteriornya. 

2. Eksterior

BMW 7 Series terbaru tampil dengan interpretasi desain eksterior yang segar dan progresif. 

Hal ini sekaligus menegaskan posisinya sebagai representasi puncak kemewahan dalam lini sedan BMW. 

Aura prestise langsung terasa, dari Fasad depan menampilkan gril “kidney” khas BMW yang didesain ulang dengan proporsi lebih besar dan lebih menonjol. 

Selain itu, makin cantik lagi dengan aksen kromium yang elegan dan opsi pencahayaan kristal BMW Iconic Glow yang memberikan sentuhan futuristik.

Desain lampu depan mengadopsi pendekatan split headlight, dengan lampu Daytime Running Lights (DRL) yang ada di bagian atas dan lampu utama tersembunyi di bawahnya. 

Kemudian, detail kromium di sekitar lengkungan Hofmeister kink-nya pun menegaskan identitas merek BMW.

Buritan mobil menampilkan lampu belakang LED horizontal yang lebar, menciptakan kesan visual yang kuat dan menekankan dimensi lebar kendaraan. 

BMW juga menawarkan beragam pilihan warna eksterior yang mewah dan elegan, seperti Sapphire Black metallic, Oxide Grey metallic, Dravit Grey metallic, Aventurine Red metallic, dan Tanzanite Blue metallic. 

Bagi Anda yang mencari tampilan lebih sporty, varian 735i M Sport terlengkapi dengan spoiler belakang M, velg alloy ringan berukuran 20 inci, dan kaliper rem M Sport berwarna biru. 

Sementara itu, varian i7 hadir dengan desain eksterior eksklusif Pure Excellence dan velg alloy ringan berukuran 21 inci yang elegan.

Baca Juga: Review BMW 520i M Sport Sedan Bisnis Terlaris di GIIAS 2024

3. Interior

Kemudian, mari kita simak BMW series 7 review dari segi interiornya. Interior BMW 7 Series terbaru menawarkan pengalaman mewah dan berteknologi tinggi. 

BMW Interaction Bar membentang di dashboard, mengintegrasikan kontrol multifungsi dengan sentuhan futuristik. 

BMW Curved Display-nya menggabungkan instrumentasi digital dan infotainment menjadi satu layar melengkung yang intuitif.

Selanjutnya, ada juga Panorama Glass Roof Sky Lounge menciptakan suasana lapang dengan pencahayaan LED dinamis. 

Setiap penumpang belakang pun bakal dimanjakan dengan Executive Lounge Seating dan layar sentuh terintegrasi di pintu untuk kendali fitur. 

BMW Theatre Screen, layar 31,3 inci resolusi 8K, mengubah kursi belakang menjadi bioskop pribadi. Bowers & Wilkins Diamond Surround Sound System dengan 36 speaker menghasilkan kualitas suara studio.

Material berkualitas tinggi dan detail yang cermat menciptakan kemewahan dan kenyamanan. Jok kulit yang mewah dan desain trim yang elegan menambah sentuhan berkelas mobil seri tertinggi BMW ini. 

Baca Juga: BMW i5 Meluncur di Indonesia, Raja Sedan Listrik Premium?

4. Performa BMW Series 7 

Terakhir, tentu review BMW 7 series sedan dari segi performa dan mesinnya. 

BMW 7 Series terbaru sudah tentu punya performa yang cukup berkesan. Pasalnya, ada rangkaian mesin bertenaga dan inovasi teknologi yang mendukungnya. 

Baik Anda mencari yang kehalusan mesin bensin atau kekuatan instan dari tenaga listrik, BMW 7 Series sangat tepat untuk memenuhinya. 

Pada Varian BMW 735i M Sport misalnya, ada mesin 6 silinder BMW TwinPower Turbo 3.0 liter dengan teknologi mild hybrid 48V.

Dengan ini, mobil tersebut bisa menghasilkan 286 HP dan torsi 425 Nm. Akselerasinya gesit, mencapai 100 km/jam dalam 6,7 detik dengan efisiensi bahan bakar yang terjaga. 

Bagi Anda yang mencari tenaga tanpa kompromi, BMW i7 xDrive 60 menjadi pilihan menarik. 

Pasalnya, mobil ini punya tenaga dari dua motor listrik, mobil ini menghasilkan tenaga 544 hp dan torsi 745 Nm, melesat dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam 4,7 detik. 

Selanjutnya, baterai 101,7 kWh memungkinkan jangkauan hingga 625 km dan pengisian cepat DC.

BMW 740Li Opulence, dengan mesin V8 TwinPower Turbo yang baru dikembangkan, menawarkan performa yang mumpuni dengan akselerasi 0 – 100 km/jam dalam 5.6 detik.

Semua model 7 Series terlengkapi dengan transmisi otomatis yang halus. Selain itu, teknologi mild hybrid pada mesin bensinnya juga meningkatkan efisiensi. 

Ada pula suspensi udara adaptif menjamin kenyamanan dan stabilitas, sementara mode berkendara memungkinkan pengemudi menyesuaikan karakter mobil sesuai preferensi Anda. 

Dari review BMW 7 series sedan ini, tentu Anda sudah berpikir kalau performanya yang begitu mengesankan, sudah pasti harga BMW 7 Series ini sangat tinggi. 

Jika budget Anda belum cukup, pertimbangkan beli BMW bekas saja. Anda bisa menemukan unitnya di platform mobil bekas CarsGallery untuk dapat yang kondisi prima. Cek sekarang!

5 Merek Oli Mobil BMW dengan Standar BMW Longlife!

BMW terkenal sebagai mobil premium dengan teknologi mesin yang canggih dan performa tinggi. Namun, agar tetap dalam kondisi optimal, penggunaan oli mobil BMW yang tepat menjadi faktor krusial. 

Banyak pemilik BMW menghadapi pertanyaan yang sama: oli apa yang paling cocok untuk mesin BMW? Seberapa sering harus Anda ganti? Apakah bisa menggunakan oli universal atau harus oli khusus BMW?

Memilih oli yang salah dapat berdampak buruk pada performa mesin, meningkatkan gesekan, mempercepat keausan, dan bahkan menyebabkan overheat. 

Oleh karena itu, penting untuk memahami spesifikasi oli yang direkomendasikan oleh BMW. 

Baca Juga: Daftar Mobil BMW Termurah, Ada Pilihan Sedan dan SUV!

Rekomendasi Merk Oli Mobil BMW

Saat akan ganti oli mobil BMW, apa saja merk yang banyak direkomendasikan? Berikut ini penjelasannya: 

1. Castrol Edge 0W-40

Pertama, ada Castrol Edge 0W-40. Castrol Edge 0W-40 ini adalah oli sintetis yang sudah memenuhi standar BMW Longlife-01. 

Teknologi Fluid Titanium dalam oli ini, akan membantu mengurangi gesekan antar komponen mesin, meningkatkan efisiensi bahan bakar, dan memberikan perlindungan maksimal terhadap suhu tinggi. 

Oli ini sangat tepat untuk BMW seri lama seperti E46 dan E39 yang membutuhkan viskositas 0W-40 untuk menjaga kestabilan mesin di berbagai kondisi berkendara.

Dari segi harga, Anda bisa mendapatkan oli BMW ini di kisaran Rp225 ribuan. 

2. Mobil 1 0W-40

Selanjutnya, ada Mobil 1 0W-40 yang juga merupakan oli sintetis dengan formulasi antioksidan tinggi. 

Oli mobil BMW ini mampu menjaga kebersihan mesin dan mencegah penumpukan kerak. 

Dengan kemampuan bertahan dalam kondisi ekstrim, maka oli ini cocok untuk BMW E90 dan E60. 

Pasalnya, mobil tersebut sering terpakai dalam mobilitas tinggi di perkotaan maupun perjalanan jarak jauh. 

Selain itu, oli ini juga membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar, sehingga cocok bagi pemilik BMW yang ingin menghemat konsumsi BBM. Untuk harga oli mobil BMW ini di kisaran Rp270 ribuan per liter. 

Baca Juga: 8 Mobil BMW Bekas Dibawah 100 Juta Performa Tangguh

3. Shell Helix Ultra 5W-40 

Kemudian, kini dari produk Shell. Shell Helix Ultra 5W-40 menggunakan teknologi PurePlus yang menghasilkan oli sintetis lebih murni daripada oli konvensional. 

Oli ini telah memenuhi standar BMW Longlife-04, yang berarti sangat tepat untuk BMW modern dengan sistem turbo dan injeksi langsung. 

BMW F30 dan F10 adalah contoh model yang cocok menggunakan oli ini karena membutuhkan perlindungan ekstra terhadap panas dan kinerja mesin yang lebih bersih.

Soal harganya, per liter di kisaran Rp100 ribu – Rp200 ribuan per liternya. 

4. Liqui Moly 5W-40 

Sebagai oli yang terancang khusus untuk mobil Eropa, Liqui Moly 5W-40 sangat kompatibel dengan standar BMW Longlife-04. 

Formulasinya memberikan perlindungan luar biasa terhadap keausan mesin, terutama bagi BMW yang sudah memiliki jarak tempuh tinggi. 

BMW seri E46 dan E39 sering digunakan sebagai kendaraan harian dengan intensitas tinggi. 

Kebutuhan oli dengan aditif khusus untuk menjaga performa mesin tetap optimal ini bisa terpenuhi dengan Liqui Moly 5W-40. Harganya Rp280 ribuan per liternya. 

Baca Juga: 6 Rekomendasi Mobil BMW Bekas Harga 30 Jutaan

5. Valvoline SynPower 5W-30

Terakhir, Anda bisa mempertimbangkan oli mobil BMW Valvoline SynPower 5W-30. Lantaran sudah memenuhi standar BMW longlife, oli ini bisa membantu mobil Anda dalam mengurangi gesekan internal. 

Selain itu, efeknya memperpanjang interval penggantian oli. Adapun model yang paling cocok yakni BMW E90 dan E60 yang memang butuh pelumas untuk perubahan suhu ekstrim. 

Itu semua merk oli yang bisa Anda pertimbangkan. Kalau butuh oli buat mobil BMW Anda, maka pilihan di atas adalah yang terbaik. 

Tapi, kalau mau mobil BMW-nya, bisa cek langsung CarsGallery.co.id. Melalui platform CarsGallery, banyak BMW bekas berkualitas yang performanya masih sangat prima!

5 Rekomendasi Mobil Harga 100 Jutaan untuk Taksi Online

Sedang mencari mobil Rp100 jutaan buat kebutuhan taksi online? Pertimbangkan mobil harga 100 jutaan untuk taksi online yang ada di sini. 

Rekomendasi di sini jelas tidak sembarangan. Pasalnya, taksi online membutuhkan beberapa spesifikasi khusus atas mobil yang akan Anda pilih. 

Misalnya saja, mobilnya harus irit bahan bakar agar biaya operasionalnya tidak terlalu tinggi. Selain itu, Anda pun harus memilih mobil yang biaya perawatannya terjangkau dan mudah dari segi perbaikannya. 

Suku cadang dari mobil murah taksi yang Anda pilih pun harus mudah untuk ditemukan. 

Baca Juga: 10+ Mobil Second dibawah 100 Juta Paling Recommended

Mobil Harga 100 Jutaan untuk Taksi Online

Kalau Anda ingin membeli mobil dengan harga Rp100 jutaan, irit bahan bakar, dan bisa bikin penumpang nyaman, Anda bisa mempertimbangkan pilihan ini:

1. Toyota Avanza 2013 – 2015

Pertama, ada Toyota Avanza tahun 2013 – 2015 yang bisa Anda pertimbangkan. Kalau Anda memilih ini, maka yang bisa Anda dapatkan adalah efisiensi BBM hingga pajak yang terjangkau. 

Dari segi pemakaian BBM, mobil ini hanya menyedot bahan bakar 12 – 15 km/liternya. 

Selain itu, mobil ini sangat tepat juga buat Anda yang ingin mobil spare part yang harganya terjangkau serta mudah Anda dapatkan. 

Kemudian, mobil harga 100 jutaan untuk taksi online pun memiliki kabin yang dapat menampung 5 – 7 penumpang dan terbilang luas. 

Resale valuenya pun tetap tinggi. Maksudnya, Anda masih bisa menjualnya kembali dengan harga yang relatif stabil. 

Dari pajaknya pun masih terjangkau, yakni Rp2,5 juta – Rp3,5 jutaan saja untuk per tahun. Minusnya hanya interior yang biasa aja dan tampilan luarnya juga standar. 

2. Daihatsu Xenia 2013 – 2015

Selanjutnya, mobil murah untuk taksi online yang cocok yakni Daihatsu Xenia tahun 2013 – 2015. 

Mesinnya juga sama dengan Avanza yang artinya Xenia juga bagus dari segi efisiensi bahan bakar. Pemakaiannya bisa 12 km – 15 km/liter, jadi terbilang irit. 

Selain sama dari segi mesin, Xenia juga lebih murah daripada Avanza karena ada yang harga mulai dari Rp85 jutaan. 

Kemudian, untuk biaya perawatannya juga rendah, jadi Anda tak perlu keluar banyak biaya buat perawatannya. 

Kapasitasnya sama, yakni 7 penumpang. Maka pastinya bisa langsung muat banyak ketika Anda menjadikannya taksi online. 

Pajaknya pun terbilang lebih murah yakni di kisaran Rp2 juta – Rp3 jutaan. Kesimpulannya, Xenia merupakan versi yang lebih terjangkau daripada Avanza dengan spesifikasi yang sama. 

Baca Juga: 15 Mobil Murah Dibawah 100 Juta yang Bandel dan Gesit

3. Suzuki Ertiga 2014 – 2016

Butuh mobil yang lebih nyaman daripada Xenia dan juga Avanza? Dari pemakaian bahan bakar, tercatat bisa melaju hingga 12 – 16 km per liter untuk perjalanan dalam kota. 

Selain itu, Ertiga juga terkenal dengan handlingnya lebih stabil. Jadi, Anda bisa mengemudi dengan lebih nyaman kalau pakai Ertiga. 

Selanjutnya, Anda pun bisa mendapatkan bagasi yang cukup buat muat banyak barang. Apalagi, pelanggan taksi online Anda bisa lebih senang karena mesin 1.4 L DOHC yang menawarkan tarikan yang lebih halus. 

Kalau Anda mau beli beli mobil 100 juta, maka Ertiga di tahun keluaran ini bisa jadi pertimbangan. Harganya di kisaran Rp100 juta – Rp130 jutaan. 

Meski lebih tinggi, tapi Ertiga punya keunggulan yang lebih baik daripada Avanza/Xenia. Pajaknya pun lebih tinggi, tapi tetap worth buat Anda jalani. 

4. Nissan Livina 2015 – 2017

Selanjutnya, mobil harga 100 jutaan untuk taksi online yang cocok untuk Anda yang berada di jalanan bergelombang. 

Nissan Livina pun sangat populer dengan interior yang lebih premium dari ketiga mobil di atas lainnya. Suspensinya pun menjadi yang paling nyaman untuk mobil di kelasnya. 

Selain itu, efisiensi BBM-nya juga terbilang baik karena cuma mengkonsumsi 12 – 14 km/liter. Mirip dengan Ertiga memang, tapi dari interior dan suspensi lebih nyaman Nissan Livina. 

Kalau Anda menanyakan kecocokannya dengan taksi online, sudah tentu sangat cocok. Terutama karena mobil ini ideal buat ke bandara dan pelanggan yang membawa banyak barang. 

Minusnya hanya satu, yakni biaya service dari Nissan Livina mungkin lebih mahal daripada Ertiga, Avanza, dan juga Xenia. 

Baca Juga: 10 Rekomendasi Mobil Matic Bekas Dibawah 100 Juta

5. Toyota Calya (2016 – 2018)

Beli mobil harga 100 jutaan ini dan dapatkan paket lengkap untuk mobil yang sangat tepat buat taksi online. 

Mengapa Calya? Tentu karena pertama dari bahan bakar yang begitu irit. Bahkan bisa 16 – 20 km per liter, loh!

Daripada MPV lain, tentu Calya menawarkan efisiensi yang jauh lebih baik. Belum lagi, dari segi pajak tahunannya. 

Benar, Anda bisa dapat biaya pajak tahunan yang sangat terjangkau di kisaran Rp1,5 jutaan – Rp2 jutaan per tahunnya. 

Selain itu, mobil harga 100 jutaan untuk taksi online ini juga sangat terkenal dengan biaya perawatannya yang terbilang murah. Terutama karena termasuk pada mobil LCGC. 

Daya tampungnya juga 5 – 7 penumpang, jadi sudah sangat ideal untuk menjadikannya sebagai taksi online. 

Pilih Mobil Sesuai Kebutuhan Anda

Kalau Anda ingin mendapatkan mobil harga 100 jutaan untuk taksi online, maka pertimbangkan beli mobil bekas atau LCGC. Harganya murah dan spesifikasinya memang sangat cocok buat kebutuhan taksi online. 

Sekadar saran, kalau Anda butuh mobil luas dan yang banyak penumpang, maka pilih Avanza/Xenia. 

Kalau Anda butuh yang cocok buat perjalanan jauh, Ertiga dan Livina jelas sangat tepat. Sedangkan untuk yang irit BBM, jelas Toyota Calya jawabannya. 

Mau dapetin unitnya? Coba cek CarsGallery. Unitnya sudah pasti ready dan dalam kondisi prima!

5 Tips Beli Mobil Budget 100 Juta Rupiah

Cuma punya budget Rp100 jutaan tapi ingin beli mobil? Anda bisa mempertimbangkan beberapa tips beli mobil budget 100 juta yang ada di sini. 

Kalau dulu, mungkin Rp100 jutaan masih terbilang kecil buat beli mobil. Tapi, sekarang sejak ada banyak mobil bekas dan juga produk LCGC, budget segituan sudah dapat mobil yang berkualitas. 

Jadi, dengan budget tersebut, Anda sudah bisa memperoleh mobil yang nyaman untuk dipakai dan fiturnya sudah lebih cukup buat mendukung mobilitas harian Anda. 

Baca Juga: 10+ Mobil Second dibawah 100 Juta Paling Recommended

Tips Beli Mobil Budget 100 Juta

Kalau Anda ingin mendapatkan jawaban budget 100 juta beli mobil apa, pertimbangkan untuk melakukan tips ini: 

1. Pilih Mobil Bekas Berkualitas atau LCGC yang Baru

Ada dua opsi kalau Anda ingin membeli mobil di range Rp100 jutaan yakni pilih LCGC yang baru atau pilih mobil bekas yang masih berkualitas. 

Buat mobil bekas misalnya, Anda bisa memilih mobil yang di tahun muda yakni 2015 ke atas. Kondisinya pun biasanya masih sangat baik. 

Contohnya, Avanza tahun 2013 – 2015, Brio 2014 – 2016, Xenia 2013 – 2015, Ertiga 2013 – 2016, atau Nissan March 2014 – 2016. 

Selanjutnya, pertimbangkan juga LCGC seperti Ayla, Agya, dan Brio Satya yang seken untuk harga di bawah Rp100 jutaan. 

  1. Persiapkan Budget Tambahan di Luar Harga Mobil 

Kalau harga mobil 100 jutaan bekas, bukan berarti Anda hanya perlu menyediakan Rp100 juta pas saja. 

Tapi, Anda pun harus menyediakan biaya tambahan selain untuk harga mobil. Nah, kalau dari segi estimasi, Anda mungkin butuh sekitar Rp20 jutaan sebagai biaya lain-lain. 

Misalnya, untuk pajak dan balik nama sekitar Rp2 juta – Rp5 juta, asuransi mobil Rp1 juta – Rp3 juta per tahun, biaya perbaikan Rp2 juta – Rp7 juta, plus aksesoris tambahan jika memang mau. 

Tapi, kalau mau tips beli mobil budget 100 juta pas juga tidak masalah. Asalkan Anda memilih mobil yang siap pakai. 

Baca Juga: 10 Rekomendasi Mobil Matic Bekas Dibawah 100 Juta

2. Selalu Bandingkan Harga di Pasar

Selanjutnya, Anda harus selalu membandingkan harga di pasar dan juga pilihan. Sebelum Anda membeli, coba cek harga di platform untuk cek harga sesuai dengan kondisinya. 

Anda pun bisa mencari promo serta cicilan ringan agar tidak memberatkan ketika ingin melakukan pembelian. 

3. Beli Pakai Metode yang Menurut Anda Paling Menguntungkan

Mau beli tunai atau kredit, itu semua tergantung preferensi Anda. Kalau beli tunai, harganya bisa lebih hemat. 

Pasalnya, dengan pembelian tunai Anda tak perlu bayar bunga, tidak perlu nyicil yang bikin keuangan Anda terbebani, dan masih bisa nego juga. 

Tapi kalau mau beli kredit, juga ada keuntungannya. Pasalnya, Anda tidak perlu menyediakan uang secara penuh di awal. 

Alasannya karena Anda bisa langsung bawa mobil cuma dengan DP yang tak seberapa. Tipsnya, pertimbangkan DP 20% – 30% biar cicilannya lebih ringan. 

Pilih tenor maksimal 3 tahun agar bunganya tidak berlebihan dan Anda harus menghindari 5% per tahun. 

Baca Juga: 10 Mobil Dibawah 100 Juta Berkualitas, Cocok buat Low Budget

4. Pilih Platform Jual-Beli Mobil Bekas yang Terjangkau dan Terpercaya

Kalau Anda mau beli mobil, pastikan dapat dari platform yang terkenal dan juga terpercaya. 

Salah satunya, pertimbangkan untuk beli mobil di CarsGallery. Di CarsGallery, Anda bisa mendapatkan unit dengan kondisi yang prima dan minim masalah. 

Selain itu, unit yang tersedia pun memiliki harga terjangkau bahkan ada yang di bawah range Rp100 jutaan. Cek sekarang!

5 Cara Menabung Beli Mobil Harga 100 Juta, Efektif!

Salah satu cara terbaik kalau Anda mau beli mobil adalah menabung. Namun, demi mendapatkan mencapainya dengan efisien, maka Anda harus tahu strateginya. Kalau ingin tahu, kami akan bagikan cara menabung beli mobil harga 100 juta di sini. 

Menabung itu aktivitas yang tidak mudah untuk sebagian orang. Apalagi jika memiliki pendapatan yang terbatas, belum ada strategi khusus untuk menabung, hingga tingkat kebutuhan yang terus meningkat.

Tapi, kalau Anda memang ingin mendapatkan dana Rp100 juta untuk beli mobil, pertimbangkan baca strateginya di sini. 

Baca Juga: 7 Cara Beli Mobil Bekas Pasti Berkualitas untuk Pemula

Cara Menabung Beli Mobil Harga 100 Juta

Kalau Anda punya impian membeli mobil dengan harga Rp100 jutaan, maka pertimbangkan strategi dan cara menabung beli mobil yang ada di sini: 

1. Miliki Target Waktu dan Jumlah Tabungan Per Bulan

Pertama, Anda bisa bikin target yang spesifik untuk target waktu serta jumlah tabungan per bulan. 

Tapi sebelum itu, pastikan kapan mau beli mobil. Contohnya, Anda ingin membeli dalam 2 tahun atau 24 bulan. 

Nah, kalau targetnya Rp100 juta dalam 24 bulan, maka tentu per bulannya harus bisa saving Rp4,2 jutaan. Merasa angkanya terlalu besar untuk tabungan? Anda bisa mempertimbangkan beli mobil 3 tahun atau 36 bulan. 

Jika untuk 36 bulan, maka per bulannya cuma perlu menabung Rp2,8 jutaan saja. Masih terlalu besar angkanya? Anda bisa mencari tambahan penghasilan atau mengurangi pengeluaran. 

2. Bikin Tabungan Khusus untuk Mobil

Salah satu cara menabung beli mobil 100 juta agar lebih efektif tercapai yakni membuat tabungan khusus. 

Dalam banyak sumber, punya tabungan khusus sangat berguna agar dananya tidak tercampur dengan budget lain. 

Selain itu, adanya tabungan khusus juga akan membantu Anda untuk tidak mengotak-atik atau mengambil uangnya untuk kebutuhan yang tidak sesuai tujuan awal. 

Saran kami, pilih juga rekening tanpa ada kartu ATM dan m-banking agar susah mengambilnya. 

Selain itu, minta juga kepada pihak bank untuk mengaktifkan fitur autodebet dari gaji buat langsung transfer ke rekening tabungan mobil. 

Baca Juga: 4 Waktu Terbaik Beli Mobil Bekas Dijamin Harga Lebih Murah

3. Alokasikan di Awal Bulan

Ada banyak case yang membuat tabungan jadi sering tergerus, yakni karena menabung hanya dari sisa uang setelah memakainya buat kebutuhan bulanan. 

Nah, cara menabung beli mobil bekas terbaik bisa dengan mengalokasikan uang buat tabungan saat gaji Anda sudah masuk. Ini harus dilakukan sebelum Anda memakainya untuk hal-hal lain. 

4. Manfaatkan Bonus, THR, dan Penghasilan Tambahan

Kecenderungan banyak orang ketika dapat bonus atau THR, yakni membelanjakannya untuk hal-hal yang tak perlu. 

Saran kami, beri sebagian alokasi bonus, THR, atau sejenisnya ke tabungan mobil. Bahkan kalau Anda juga mengerjakan proyek freelance dan sampingan, selalu prioritaskan buat menabung buat mobil lebih dulu. 

Baca Juga: 5 Pertimbangan sebelum Membeli Mobil Pertama yang Murah 

5. Pakai Investasi Rendah Risiko

Kalau ingin lebih cepat lagi, maka pertimbangkan untuk investasi tapi yang rendah risiko biar tabunganmu berkembang. 

Selain untuk menjaga nilai, investasi juga efektif buat meningkatkan total tabunganmu. 

Pilih instrumen seperti reksa dana pasar uang dengan return 4% – 7% yang lebih aman dari saham. 

Bisa juga pilih deposito berjangka atau beli emas digital di platform yang memang menyediakannya. 

Terakhir, jangan lupa untuk mempertimbangkan beli mobil yang harganya terjangkau. Anda bisa membelinya di CarsGallery buat unit-unitnya. 

Selain unitnya sudah terinspeksi, Anda pun bisa dapat garansi selama setahun penuh! Cek sekarang!

Review Mobil Freed Bekas: Masih Layak Beli?

Terkenal sebagai MPV yang punya kenyamanan kabin maksimal, mobil Freed bekas memiliki permintaan yang tinggi. 

Jika Anda juga berminat mendapatkannya, memilih Freed mobil bekas sangat tepat apalagi butuh mobil buat keluarga. 

Meski sejak 2015 sudah berhenti produksi, tapi masih ada banyak unit mobil bekasnya yang tersedia. 

Nah, kalau Anda berencana meminang mobil dengan sliding door di bagian belakang ini, pertimbangkan baca artikel ini lebih lanjut. 

Baca Juga: Review Mobil Swift Bekas: Hatchback Mungil Favorit Anak Muda

Spesifikasi Honda Freed

Sebelum beli mobil Freed bekas, cek dulu spesifikasinya dan lihat apakah kendaraan ini ideal untuk Anda peroleh. Berikut ini spesifikasinya: 

1. Eksterior dengan Desain Modern dan Sangat Fungsional

Honda Freed memiliki desain eksterior yang khas dan modern, bahkan hingga saat ini masih terlihat stylish. 

Dimensinya yang kompak dengan panjang 4.215 mm dan lebar 1.700 mm membuat Anda akan lebih mudah melakukan manuver meski berada di jalan perkotaan yang padat. 

Salah satu daya tarik utama Freed yakni pintu geser elektrik (sliding door) yang ada pada kedua sisi. Dengan ini maka kesan premium bisa Anda peroleh. Selain itu, juga sangat memudahkan akses keluar-masuk mobil. 

Pada bagian depan mobil ini menampilkan grille dengan aksen krom yang elegan, dipadukan dengan lampu depan berbentuk tajam. 

Lampu utama menggunakan teknologi halogen, meskipun belum LED, tapi tetap memberikan pencahayaan yang cukup baik. 

Di bagian belakang, desainnya sederhana namun fungsional, dengan lampu kombinasi yang memberikan visibilitas optimal di malam hari.

Velg alloy berukuran 15 inci dengan ban 185/65 R15 melengkapi tampilan sporty-nya. 

Ground clearance setinggi 170 mm juga cukup memadai untuk melibas jalanan Indonesia yang terkadang berlubang atau bergelombang.

2. Interior dengan Kabin Lapang dan Nyaman

Masuk ke dalam kabin Honda Freed, Anda akan langsung merasakan kesan lapang dan nyaman. 

Pasalnya, desain interior mobil bekas Freed sangat ergonomis, dengan tata letak tombol dan fitur yang mudah dijangkau pengemudi maupun penumpang. 

Salah satu keunggulan Freed lainnya yakni konfigurasi kursi captain seat pada baris kedua (untuk varian tertentu), yang memberikan kenyamanan ekstra bagi siapa saja yang menjadi penumpang. 

Selanjutnya dari sisi kabin. Nah, kabin Freed ini cukup buat mengakomodasi hingga 7 penumpang dengan konfigurasi kursi 2-2-3. 

Apalagi, bagian kursi baris ketiga dapat dilipat untuk menambah ruang bagasi jika Anda membutuhkannya. 

Dari segi dashboard, desainnya futuristik dengan panel instrumen digital yang mudah buat Anda baca. 

Sistem hiburan standar terlengkapi dengan head unit 2DIN yang mendukung CD/MP3/USB/AUX, meskipun belum dilengkapi layar sentuh pada model standar.

Keunggulan lainnya adalah posisi tuas transmisi yang diletakkan di dashboard, sehingga memberikan ruang tambahan di bagian tengah kabin depan. 

Selain itu, banyaknya kompartemen penyimpanan kecil membuatnya praktis untuk keluarga.

Baca Juga: Review Mobil Panther Bekas: ‘Raja Diesel’ Tangguh Anti Rusak

3. Performa Handal untuk Harian

Honda Freed punya bekal mesin 1.5L SOHC i-VTEC berkapasitas 1.497 cc, yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 118 PS pada 6.600 rpm dan torsi puncak 146 Nm pada 4.800 rpm. 

Mesin ini sangat terkenal andal untuk penggunaan sehari-hari, baik di dalam kota maupun perjalanan jarak jauh.

Teknologi i-VTEC yang ada mampu memastikan efisiensi bahan bakar tetap optimal tanpa mengorbankan performa mesin. 

Meskipun demikian, konsumsi bahan bakar Freed cenderung sedikit boros daripada kompetitor sekelasnya. 

Dalam kondisi normal, konsumsi BBM rata-rata berada di kisaran 9 – 12 km/liter tergantung gaya berkendara dan kondisi jalan.

4. Transmisi yang Smooth dan Responsif

Kalau ada yang jual mobil Freed bekas sebaiknya ambil saja untuk menikmati transmisinya yang begitu smooth dan juga responsif. 

Pasalnya, Honda Freed memakai transmisi otomatis konvensional dengan 5 percepatan. 

Dari banyak ulasan, transmisi ini terkenal dengan tingkat perpindahan gigi yang responsif baik ketika melakukan akselerasi maupun deselerasi. Bahkan perpindahannya pun begitu smooth. 

Daripada kompetitornya yang memakai transmisi CVT sepert Sienta, transmisi mobil Freed bekas lebih tahan lama dan minim masalah teknis karena masih transmisi konvensional. 

Tapi, karena pakai FWD atau penggerak roda depan, Freed hanya cocok buat pemakaian di jalanan aspal serta di medan yang ringan. 

5. Suspensi dan Handling yang Terasa Stabil sekaligus Nyaman

Kemudian, ini juga yang jadi keunggulan dari Honda Freed. Alasannya karena sistem suspensi dari Honda Freed memang terancang untuk kenyamanan yang maksimal bagi semua yang ada dalam mobil. 

Suspensi depannya pakai MacPherson Strut dan suspensi belakangnya Torsion Beam. Keduanya bisa bikin lewat jalanan bergelombang atau berlubang kecil jadi lebih stabil. 

Selain itu, untuk ukuran mobil keluarga, Freed sudah lebih dari cukup karena handlingnya nyaman. Radius putarnya juga kecil yakni 5,2 meter. Jadi, buat manuver di area sempit maupun tempat parkir bisa lebih gampang. 

Baca Juga: Mobil Luxio Bekas: Keuntungan, Kelemahan, dan Harganya

6. Fitur Keselamatan

Nah, dari segi fitur keselamatan, ada beberapa hal yang bisa bikin perjalananmu lebih aman seperti: 

  • ABS (Anti-lock Braking System) dan EBD (Electronic Brakeforce Distribution) yang akan membantu mencegah roda terkunci saat pengereman mendadak.
  • Dual SRS Airbags tersedia untuk pengemudi dan penumpang depan.
  • Struktur bodi G-CON + ACE khas Honda dirancang untuk menyerap energi benturan saat kecelakaan.
  • Sabuk pengaman tiga titik tersedia untuk semua kursi.
  • Sistem Immobilizer memastikan keamanan kendaraan dari pencurian.

Tipe Mobil Freed Bekas

Sejak pertama kali produksi, Honda Freed memiliki tiga varian berbeda. Berikut ini setiap varian Honda Freed yang bisa Anda pilih: 

  • Honda Freed A (Alpha): Varian paling terjangkau dengan fitur dasar yang cukup lengkap, seperti Dual SRS Airbags dan ABS. Cocok untuk pengguna yang mencari mobil keluarga dengan budget terbatas.
  • Honda Freed S: Menawarkan fitur lebih dibandingkan tipe A, termasuk Power Sliding Door di sisi kiri dan AC Double Blower. Ideal bagi keluarga yang membutuhkan kenyamanan ekstra tanpa harus memilih varian tertinggi.
  • Honda Freed E: Varian tertinggi dengan fitur paling lengkap, seperti Power Sliding Door di kedua sisi, fog lamp, dan sistem audio canggih. Sangat cocok untuk pengguna yang menginginkan kenyamanan dan kemewahan dalam berkendara.

Harga Mobil Freed Bekas

Sudah banyak yang tahu jika harga mobil Freed baru jelas cukup tinggi. Maka dari itu, tak heran jika sekarang banyak juga yang mempertimbangkan pembelian unit bekasnya. 

Nah, untuk Anda yang mau beli Freed bekas, ini rincian harga bekasnya untuk setiap tipe: 

  • Honda Freed A: Mulai dari Rp 110 juta (tahun 2009) hingga Rp 145 juta (tahun 2010).
  • Honda Freed S: Rp118 juta (tahun 2011) – Rp180 juta (tahun 2014). 
  • Honda Freed E: Rp130 juta (tahun 2013) – Rp190 juta (tahun 2015)

Itulah referensi harga mobil Freed bekas di pasaran saat ini. Kalau saran kami, sebaiknya ambil tipe Freed S untuk fitur yang lebih lengkap dengan selisih harga yang tak jauh berbeda. 

Ingin dapat unit dengan kondisi terbaik? Cek CarsGallery, ya! 

Exit mobile version