Apa Kode Mesin Innova Bensin? Catat Kodenya Ini 

Innova menjadi salah satu terobosan Toyota untuk kelas mobil MPV dengan bermesin bensin dan diesel. Untuk bisa membedakan keduanya, Anda perlu tahu kode mesin Innova bensin dan diesel. 

Apalagi jika Anda berencana untuk membeli Toyota Innova bekas dalam waktu dekat ini, maka mengetahui kelebihan dari mesinnya bisa menjadi bahan pertimbangan. 

Apa kode mesinnya baik itu untuk mesin bensin dan diesel? Seperti apa keunggulan dari masing-masing mesin? Simak dulu dalam artikel ini hingga akhir. 

Kode Mesin Innova Bensin dan Diesel 

Toyota Innova hadir sejak 2004 yang telah mengalami banyak perubahan, tetapi tidak untuk kode mesinnya. Berikut ini kode mesin yang bisa Anda perhatikan:

1.  Kode 1TR-FTV 

Kode 1TR-FTV yang pertama ini adalah untuk mesin Innova yang kapasitasnya 2.000 cc dengan 4 silinder DOHC. Toyota telah menggunakan mesin dengan kode ini sejak peluncuran Innova pada tahun 2004 lalu hingga saat ini. 

Mesinnya sudah menggunakan teknologi Dual VVT-i yang memiliki keunggulan dari segi irit bbm. Tenaga yang mampu dihasilkan adalah 137 hp dengan torsi tertinggi di 183,3 Nm. 

Toyota menggunakan mesin ini pada varian Innova bensin dari G, V, dan juga Q. Jadi, apapun varian yang Anda pilih akan mendapatkan kode mesin yang sama. 

Baca Juga: Urutan Generasi Innova dari Mesin 2KD hingga Innova Zenix!

2. Kode 2TR 

Pada tahun 2022, Toyota kembali mengeluarkan tipe Innova tertinggi untuk tipe V yang mesinnya berkapasitas 2,700 cc bertenaga bensin. Mesinnya sendiri memiliki kode 2TR dan hanya terdapat pada generasi kelima Kijang Innova. 

Keistimewaan dari mesin ini bukan hanya kapasitasnya yang besar, tetapi juga kemampuannya untuk kendaraan heavy duty. Apabila disamakan dengan mobil lain, mesin ini tidak kalah untuk mobil seperti Hilux, Hiace, bahkan Fortuner. 

Selain cc Innova bensin yang besar. tenaga yang keluar pun cukup tinggi yaitu 156,8 dk untuk 5.200 rpm. Torsi puncaknya ada di angka 244 Nm di 3.800 rpm. 

Kemampuannya untuk memuntahkan tenaga yang tinggi menjadikan Innova ini meraih predikat mobil yang tercepat. Mobil ini pun hanya tersedia dalam satu varian saja yaitu tipe Innova V. 

Baca Juga: 5 Perbedaan Innova Tipe E dan G, Lebih Bagus Mana?

3. Kode 2GD-FTV Diesel 

Kode mesin Innova Reborn diesel yang digunakan adalah 2GD-FTV dengan kapasitas 2.400 cc. Mobil ini memiliki 4 silinder DOHC yang memiliki teknologi VNT Intercooler sehingga mesin tidak mudah panas. 

Kemampuannya adalah memuntahkan tenaga 146,9 hp dengan torsi 359,9 Nm. Selain itu, tersedia dalam transmisi manual 5 percepatan. 

Baca juga: Toyota Innova SUV atau MPV? Ini Jawaban Selengkapnya

Inilah kode mesin Innova bensin yang perlu Anda cermati. Selalu perhatikan kode mesin ini untuk memastikan Anda tidak salah pilih mobil. 

Supaya memilih mobil dengan tepat, Anda pun bisa mengakses platform jual beli mobil bekas di CarsGallery. Semua tipe mobil dari berbagai merek tersedia dengan kualitas terjamin dan bergaransi. 

Jika ingin mendapatkan mobil bekas yang ramah di kantong dan pasti berkualitas Anda bisa mengunjungi CarsGallery sekarang!



Kenali 7 Tipe Mobil Rush sebelum Membeli agar Tidak Menyesal

Selain Innova dan Avanza, Toyota juga memiliki mobil andalan warga Indonesia yaitu Rush. Ada sederet tipe mobil Rush yang hadir dalam beberapa tahun terakhir dengan banyak varian. 

Anda yang ingin membeli mobil Toyota yang lebih compact dengan tampilan cukup sporty, maka Rush bisa menjadi pilihannya. Karena tipenya begitu banyak, Anda harus tahu dulu sebelum membeli. 

Kami telah merangkum apa saja tipe Toyota Rush yang bisa menjadi acuan Anda membeli nantinya. Simak langsung informasinya pada artikel ini. 

7 Tipe Mobil Rush dan Harganya 

Rush merupakan salah satu tipe mobil yang ada di segmen low MPV cukup banyak diandalkan. Tipenya pun ada beberapa varian yang memiliki keunggulan masing-masing, yaitu:

1.  Rush Tipe S

Tipe Toyota Rush lama yang merupakan generasi pertama rilis pada tahun 2006, memiliki dua tipe yaitu S dan G. Khusus untuk tipe S ini tersedia dalam manual 5 percepatan dan otomatis 4 percepatan. 

Mobil ini memiliki mesin dengan kode 3SZ-VE yang sudah memiliki teknologi DOHC dengan kapasitas mesin 1.500 cc. Khusus untuk tipe S ini juga, Anda bisa melihat grill trapesium yang memiliki logo Toyota. 

Sebagai tipe pertama, Rush 2006 tipe S ini tersedia bekas dengan harga tidak sampai 100 juta rupiah. Anda bisa membeli dengan harga sekitar 85 jutaan rupiah saja. 

Baca Juga: Review dan Spesifikasi Toyota Rush 2024 Terbaru All Varian

2. Rush Tipe G 

Tipe mobil Rush yang berada di atas tipe S adalah tipe G. Saat pertama rilis 2006 hanya tersedia dalam versi manual dengan 5 percepatan saja. Kapasitas mesinnya juga sama yaitu 1.500 cc yang bisa memuntahkan tenaga 109 PS di torsi 145 Nm. 

Keunikan dari mobil varian ini adalah sudah memiliki fog lamp untuk tahun tersebut. Tampilannya pun cukup sporty yang membuat Anda percaya diri melindas jalanan. 

Soal harga, mobil Rush tipe G tahun 2006 tersedia bekas mulai dari 90 jutaan rupiah. Sangat murah untuk ukuran mobil yang tampilannya cukup modern dan bertenaga. 

3. Rush TRD Sportivo 

Sejak rilis 2006, Rush menjadi mobil yang banyak disukai karena desainnya yang kompak. Toyota pun tidak ingin ketinggalan pasar dengan meluncurkan tipe mobil Rush TRD Sportivo. 

Rilis pertama kali tahun 2013, TRD Sportivo ini memiliki eksterior yang semakin gagah. Varian ini jugalah yang menggantikan tipe S yang kini sudah tidak tersedia lagi. 

Pada tahun 2016, Toyota melakukan inovasi TRD Sportivo menjadi TRD Sportivo Ultimo yang lebih modern tampilannya. Mobil ini memiliki lampu LED dengan bumper bawah dan velg alloy yang baru. 

Toyota masih menggunakan mesin yang sama yaitu berkode 3SZ-VE DOHC dengan kapasitasnya 1.500 cc. 

Khusus untuk TRD Sportivo Ultimo, Anda bisa memilih mobil dengan transmisi manual 5 percepatan atau transmisi otomatis 4 percepatan. 

Mesinnya mampu memuntahkan tenaga sampai 109 hp dengan torsi puncak 145 Nm. Harga bekasnya saat ini bisa Anda dapatkan di angka 200 jutaan rupiah, baik itu TRD Sportivo atau TRD Sportivo Ultimo. 

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Toyota Rush, Baca Sebelum Beli!

4. Rush G M/T

Memasuki tahun 2021, Toyota masih meluncurkan inovasi terbesarnya pada All New Toyota Rush. Setidaknya ada empat varian yang bisa Anda temukan sampai saat ini baik baru maupun bekasnya. 

Untuk tipe yang pertama adalah G M/T yaitu tipe terendah yang memiliki kode mesin 2NR-V berkapasitas 1.500 cc. Mobil ini mampu menghasilkan tenaga 102 dk pada 6.000 rpm. 

Tersedia dalam transmisi manual dengan 5 percepatan, mobil ini tidak kalah tangguh dengan versi sebelumnya. Khusus varian ini, Anda bisa membelinya dengan harga kisaran 280 jutaan rupiah untuk barunya, sedangkan bekasnya sekitar Rp150 jutaan. 

5. Rush G A/T 

Pada tingkatan tipe mobil Rush yaitu varian G ini, ada juga untuk versi otomatis dengan 4 percepatan. Beda dengan varian lainnya adalah sudah memiliki banyak fitur berteknologi canggih seperti stop dan start engine button. 

Kode mesin dan kapasitasnya sama-sama 1.500 cc 2NR-V dengan tenaga sama seperti tipe Rush manual. Jika Anda lebih tertarik untuk transmisi otomatis ini, maka perlu membayar sekitar 290 jutaan rupiah. 

Terpaut 10 juta rupiah antara varian transmisi otomatis dan manualnya. 

6. Rush GR Sport M/T

Lebih suka dengan mobil yang tampilannya paling sporty? Anda bisa mendapatkannya dengan membeli Toyota Rush tipe GR Sport M/T. 

Kabinnya jauh lebih mewah serta elegan jika dibandingkan tipe G apalagi dengan layar ukuran 8 inci pada bagian dashboard

Layarnya yang luas dan touchscreen memudahkan Anda untuk memutar lagu atau video. Tersedia juga konektivitas ke smartphone agar Anda bisa dengan mudah mengakses hiburan selama perjalanan. 

Soal mesin juga sama berkapasitas 1.500 cc. Harga mobilnya sendiri ada sekitar 300 jutaan rupiah. 

Baca Juga: Interior Mobil Rush Facelift 2024, Makin Nyaman dan Canggih!

7. Rush GR Sport A/T

Pada Toyota Rush tipe terendah sampai tertinggi, transmisi otomatis kini sudah tersedia, termasuk pada di tipe Rush GR Sport ini. Varian tertinggi ini memiliki fitur keamanan sangat lengkap, seperti EBD, ABS, hingga hill start assist. 

Varian tertinggi dari Rush kini bisa Anda beli dengan harga 310 jutaan. Sebagai varian terbaru, mesinnya sudah berkapasitas 1.500 cc yang tenaga maksimalnya 104 ps di 6.000 rpm. 

Setelah mengetahui apa saja tipe mobil Rush ini, mana yang menarik untuk Anda? Pastikan untuk membeli mobil berkualitasnya di CarsGallery

Anda bisa menemukan mobil Rush bekas dari keluaran lama hingga terbaru serta merek-merek lainnya. Semua mobilnya terjamin dengan garansi dan sudah melewati tahapan inspeksi profesional. 

Tunggu apalagi? Kunjungi CarsGallery sekarang agar Anda bisa segera memiliki mobil pribadi!



Apa Arti STNK Only? Penting Tahu Sebelum Beli Mobil Bekas!

Tahukah Anda apa arti STNK Only? Apakah ini ada hubungannya dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan?

Ya, memang seperti itu. STNK only ini berkaitan langsung dengan mobil bekas dan dokumen-dokumen pendukungnya. Supaya tidak salah mengira, silakan simak artikel ini sampai selesai.

Baca Juga: 6 Cara Mengurus SIM Hilang, Syarat, dan Biayanya

Apa Arti STNK Only?

STNK only artinya sebutan mobil bekas yang hanya memiliki kelengkapan STNK atau Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) saja. Mobil ini tidak memiliki BPKB.

Padahal seharusnya, setiap kendaraan pasti memiliki Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB).

STNK sebagai dokumen izin penggunaan kendaraan di jalan, sementara itu BPKB merupakan bukti kepemilikan kendaraan. Kedua dokumen ini sama-sama diterbitkan oleh Kepolisian.

Baca juga: Kenali SIM A untuk Pengendara Apa dan Tips Mendapatkannya

STNK Only Apakah Aman?

Pertanyaan selanjutnya adalah apakah aman mobil bekas yang hanya memiliki satu dokumen saja? Apakah nantinya jika mobil tersebut Anda gunakan polisi akan menilang?

Jawabannya bisa saja iya. Sebab kendaraan tidak memiliki bukti sah kepemilikan dalam bentuk BPKB. Darimana Anda tahu jika mobil tersebut pasti milik penjual jika tidak ada buktinya?

Akan tetapi di sisi lain mobil atau kendaraan bekas apapun yang hanya memiliki STNK tidak serta merta mobil curian. Bisa jadi, mobil tersebut BPKB-nya harus ditahan karena belum menyelesaikan proses kredit mobil.

Selain itu, mobil yang tidak tersedia BPKB bisa jadi BPKB-nya hilang, rusak, terbakar, atau menjadi jaminan hutang.

Di Indonesia, hal ini sangat lumrah terjadi. Banyak sekali forum online maupun offline yang menjual kendaraan STNK only. Sebagian besar masyarakat Indonesia sudah terbiasa melakukan transaksi seperti ini.

Baca Juga: Syarat Perpanjang SIM Online dan Offline, Biaya dan Caranya

Beli Mobil Bekas dengan Dokumen Lengkap!

Membeli mobil bekas yang tidak memiliki BPKB tetap sangat beresiko. Status mobil tersebut bisa saja ilegal dan sangat berpotensi terkena masalah hukum ke depannya.

Anda tidak memiliki bukti atau legitimasi yang kuat sebagai pemilik kendaraan tersebut. Bukan tidak mungkin polisi akan memeriksa Anda dan kendaraan untuk membuktikan apakah kendaraannya hasil curian atau bukan.

Daripada Anda was-was dan ujung-ujungnya harus berurusan dengan polisi, lebih baik beli mobil bekas yang memiliki surat-surat lengkap yaitu ada STNK dan BPKB. Anda bisa berkendara dengan aman dimanapun.

Kalau Anda ingin mencari mobil bekas terbaik yang memiliki dokumen lengkap, Anda bisa membelinya di CarsGallery. Marketplace yang menyediakan mobil bekas berbagai merek dengan harga terjangkau.

Proses pembelian sangat mudah karena bisa dilakukan secara daring. Tinggal kunjungi website CarsGallery lalu order mobil impian Anda dari sana

Dapatkan mobil bekas terbaik dengan dokumen lengkap hanya di CarsGallery. Hubungi customer service kami untuk mengetahui informasi lebih lanjut.


Apakah Fortuner Ada Sunroof? Ini Jawaban Toyota!

Apakah Fortuner ada sunroof? Pertanyaan tersebut kerap muncul semenjak Toyota luncurkan Fortuner terbarunya pada Jumat, 6 September 2024. Produk tersebut merupakan refresh dari model pendahulunya.

Sementara itu, Mitsubishi Pajero Sport, salah satu pesaing utamanya, sudah memiliki sunroof dan panoramic sunroof. Mendengar hal tersebut, banyak penggemar yang berharap mobil SUV Toyota itu mengikuti langkah yang sama.

Memang, sunroof akan membuat mobil terkesan lebih high-end dan elegan pada penampilannya. Bahkan, fitur ini juga menambah pengalaman mengemudi lebih fantastis.

Jadi, benarkah Fortuner terbaru kini memiliki sunroof mengikuti berbagai kompetitornya, termasuk Pajero Sport? 

Apakah Fortuner Ada Sunroof?

Pertanyaan utama dari artikel ini adalah benarkah Fortuner kini menyediakan sunroof? Ternyata, pihak PT Toyota Astra Motor belum menambahkan fitur tersebut pada SUV buatannya.

Tentu hal ini cukup mengecewakan para pecinta dunia otomotif, terutama mobil SUV. Padahal, beberapa pesaing beratnya, seperti Mitsubishi Pajero Sport, telah menyematkan fitur tersebut.

Ternyata Ini Jawaban Toyota

Pihak PT Toyota Astra Motor telah mengatakan bahwa sunroof bukanlah prioritas utama dalam pembaharuan New Fortuner. Mereka justru berfokus pada perkembangan lain yang lebih menjadi prioritas.

Dilansir dari Kompas.com, Anton Jimmi Suwandy selaku Marketing Director mengaku kebutuhan konsumen menjadi faktor utama dalam pembaharuan tersebut. Baginya, mayoritas konsumen belum begitu membutuhkan sunroof.

Sambil menjawab pertanyaan, “apakah Toyota Fortuner ada sunroof?” Anton mengaku pihaknya berfokus pada perkembangan dari sisi penggunaan konsumen. Alhasil, ini menjawab kebutuhan pasar.

“Ini berdasarkan desain mobil Toyota dan prioritas permintaan konsumen, ada tiga hal. Pertama, sisi desain di-refresh. Kedua, berbagai fitur unggulan seperti Toyota Safety Sense. Ketiga, tenaga mesin tambah 4×4,” tutur Anton.

Sebagai tanggapan terhadap kebutuhan pasar, ia mengaku pihak Toyota telah mempertimbangkan value secara keseluruhan. Selain itu, ini juga menjadi bagian dari strategi bagi perusahaan.

“Jika melihat permintaan konsumen, tiga hal tadi merupakan prioritas utama. Maka, bukannya kita tidak menginginkannya, tapi lebih memilih mana yang menjadi prioritas,” katanya.

Baca Juga: Toyota Fortuner vs Land Cruiser, Bagai Bumi dan Langit?

Mengenal Toyota Fortuner Terbaru

Sudah memahami jawaban dari “apakah Fortuner ada sunroofnya?”. Selanjutnya, mari kenali Toyota Fortuner versi refresh yang telah meluncur pada 6 September lalu. Mobil ini tersedia dalam opsi penggerak 4×2 dan 4×2.

Seperti sebelumnya, setiap varian memiliki opsi pilihan mesin masing-masing. Keduanya tidak lain termasuk GR Sport.

Seperti yang terlihat dari jawaban pihak PT Toyota Astra Motor, Fortuner terbaru memperlihatkan perkembangan pada desain dan fitur khasnya. Mulai dari desain, setiap varian tampil lebih gagah dan modern.

Intinya, seluruh bagian bumper, gril, dan pelek mengalami perubahan. Setiap perubahan ini menjadikannya semakin maskulin dan sporty. Jika ingin kustomisasi, Toyota Customization Option juga tersedia untuk mempercantik tampilan mobil.

Beralih ke varian 4×4, terdapat pembaruan lain yang menarik perhatian. Salah satunya adalah lampu dengan desain berlapis tiga bersama dengan kaliper rem terbaru.

Khusus versi GR Sport, tampilan eksterior terlihat semakin sporty daripada varian reguler lain. Ini karena terdapat pelek dan backdoor garnish khusus. Bahkan, terdapat pula cermin digital di ruang kabin yang termasuk DVR.

Berbicara tentang fitur keamanan, fitur khas Toyota Safety Sense tetap tersemat. Fitur keamanan tersebut sudah termasuk lane departure alert, dynamic radar cruise control, pre-collision system, dan blind spot monitor.

Ada pula fitur tambahan seperti T Intouch, yakni paket yang termasuk in-car WiFi hotspot dan Remote Immobilizer. Setiap fitur tersebut melengkapi fitur canggih yang menunjang kenyamanan, hiburan, dan keamanan.

Beralih pada kapasitas mesin. Fortuner versi 4×2 varian SRZ memiliki kapasitas mesin 2.694 cc dengan tenaga maksimal 163 PS. Versi 4×2 varian VRZ memiliki kapasitas mesin 2.755 cc dengan tenaga maksimal 203 PS.

Sementara itu, Fortuner versi 4×4 terbaru memiliki kapasitas mesin 2.755 cc dengan tenaga maksimal 203 PS. Menariknya, mesin tersebut tersemat di varian VRZ dan GR Sport.

Sekali lagi, apakah mobil Fortuner ada sunroof? Terlihat dari penjelasan pihak Toyota sebelumnya, mobil SUV besutannya itu belum memiliki fitur tersebut.

Rekomendasi Produk Mobil Toyota yang Ada Sunroof

Penggemar setia tidak perlu kecewa karena brand mobil asal Jepang itu memiliki produk lain yang tersemat sunroof. Berikut adalah berbagai contoh produk yang tersedia di Indonesia:

1. Toyota Alphard

Alphard merupakan salah satu MPV premium terkenal dari Toyota. Salah satu variannya, yakni New Alphard 2.5 G A/T, memiliki sunroof yang cukup lebar pada hampir seluruh bagian mobil.

Sunroof pada Alphard pastinya berkualitas tinggi dan terlihat berkelas karena terbuat dari material berkualitas tinggi. Dengan begitu, fitur tersebut terjamin akan bertahan lama.

Baca Juga: Lebih Nyaman Fortuner atau Pajero? Ini Dia Pemenangnya

2. Toyota Corolla Cross

Jika jawaban dari “apakah Fortuner ada sunroof?” mengecewakan, Corolla Cross mungkin sangat pas untuk Anda. Sama seperti Fortuner, Corolla Cross juga merupakan SUV yang terkenal dengan versatilitasnya.

Versi SUV dari Corolla ini ternyata memiliki moonroof pada bagian atap. Tenang, moonroof ini menggunakan teknologi sunroof yang serupa. Dengan begitu, Anda bisa merasakan pengalaman mengendara elegan dan aman.

Baca Juga: Ini Dia Jenis-Jenis Sunroof Mobil dan Keunggulannya

3. Toyota Camry

Terakhir, Camry merupakan produk sedan mewah Toyota yang terkenal dengan desain berkelas dan performa tinggi. Camry terbaru telah tersemat moonroof yang membantu pengalaman berkendara lebih aman berkat masuknya cahaya alami.

Selain itu, moonroof ini memiliki teknologi peredam suara untuk meredam suara bising yang mengganggu dari luar mobil. Maka, Anda bisa menikmati pengalaman berkendara lebih berkelas.

Demikianlah pembahasan jawaban dari pertanyaan “apakah Fortuner ada sunroof?”. Tidak perlu kecewa, karena Toyota masih menawarkan tiga rekomendasi produk tadi.

Ingin membeli versi bekasnya? Kunjungi CarsGallery sekarang untuk mulai mencari mobil bekas idaman berkualitas dan telah lolos inspeksi.

Jenis-Jenis Kendaraan Beroda 4 yang Wajib Anda Tahu

Dalam industri transportasi terutama darat, Anda mungkin sudah mengenal ada kendaraan roda dua, tiga, dan kendaraan beroda 4

Fungsi dari setiap jenis transportasi tersebut adalah untuk keperluan mobilitas atau perpindahan dari satu tempat menuju ke tempat yang lainnya. 

Apakah yang Anda tahu hanya mobil saja? Jika membahasnya lebih lanjut, maka Anda akan menemukan macam macam kendaraan beroda 4 yang jenisnya berbeda-beda. 

Penasaran dengan roda empat? Mari, simak di sini. 

Baca Juga: Mobil Listrik DFSK Gelora E Resmi Diluncurkan 

Jenis-jenis Kendaraan Beroda 4

Jenis-jenis dari kendaraan dengan empat roda dibedakan berdasarkan beberapa hal seperti kegunaan, desain, ukuran, hingga teknologinya. Berikut rinciannya: 

1. Kendaraan Pribadi

Jenis kendaraan dengan roda empat satu ini, memang terancang khusus buat mobilitas individu atau kebutuhan transportasi individu serta keluarga. Nah, untuk kendaraan pribadi pun ada berbagai pilihan ukuran serta fitur. 

Misalnya saja, untuk mobil penumpang yang terancang untuk membawa orang dengan kapasitas 2 – 5 orang. Anda bisa menemukan jenis tersebut pada model Sedan, Hatchback, Coupe, dan Convertible. 

Tidak hanya jenis mobil penumpang, ada juga jenis atau kategori Mobil SUV. Kendaraan pribadi satu ini punya kapasitas yang lebih banyak plus kemampuannya buat mobil off-road yang jauh lebih baik daripada penggunaan mobil biasa. 

SUV sendiri juga terbagi jadi beberapa kategori yakni SUV Kompak, SUV Full-Size, dan Crossovers. 

Kemudian, ada juga kategori MPV (Multi Purpose Vehicle). MPV ini menjadi kendaraan pribadi yang paling tepat buat kebutuhan kendaraan keluarga. Selain bisa muat banyak barang, MPV juga bisa muat lebih banyak penumpang. 

Kendaraan beroda 4 tipe MPV ini masih terbagi lagi jadi beberapa kategori seperti Minivan dan Compact MPV. 

Terakhir, contoh kendaraan beroda 4 adalah jenis crossover. Kendaraan satu ini menggabungkan antara desain mobil penumpang dengan keandalan seperti SUV. Tapi, crossover bisa lebih ringan daripada SUV. 

2. Kendaraan Komersial

Selanjutnya, ada juga jenis kendaraan beroda 4 untuk kebutuhan komersial. Sesuai dengan nama jenisnya, kendaraan ini untuk kebutuhan bisnis maupun pengangkutan barang serta penumpang. 

Nah, yang masuk dalam kategori kendaraan komersial yakni Truk. Benar, truk menjadi kendaraan yang bisa beroda empat dan terancang untuk mengangkut barang. Baik itu truk ringan hingga truk berat. 

Kalau truk ringan yang cocok buat pengangkutan barang yang berkapasitas kecil bisa seperti Toyota Hilux atau Ford Ranger. 

Sedangkan untuk truk berat yang fungsinya angkut barang dengan jumlah besar yakni Volvo FH dan sejenisnya. 

Ada juga tipe truk pickup yang merupakan kendaraan dengan bak terbuka di bagian belakang. Biasanya truk pickup menjadi kendaraan untuk kebutuhan pribadi sampai bisnis kecil. 

Kemudian, jenis kendaraan beroda 4 komersil ini juga diisi oleh kategori Van. Nah, mobil van ini biasanya terancang lebih besar daripada mobil-mobil biasa yang bertujuan untuk membawa penumpang lebih banyak. 

Van itu sendiri pun nama kendaraan beroda 4 yang terbagi menjadi dua kategori, yakni van penumpang dan van komersial. Untuk fungsinya, maka jelas sesuai dengan namanya. 

Baca Juga: Tahun 2024 Penjualan Mobil di Indonesia Lesu, Ini Pemicunya!

3. Kendaraan Listrik dan Hibrida

Apa itu kendaraan beroda 4? Sudah tentu merupakan kendaraan yang memiliki konfigurasi empat roda. Salah satu jenis dari kendaraan tersebut adalah kendaraan listrik dan hibrida. 

Kendaraan ini sepenuhnya bergerak dengan tenaga listrik. Tapi, tak jarang juga yang menggunakan bahan bakar fosil serta motor listrik sekaligus atau hybrid. 

Nah, kendaraan listrik juga terbagi kategorinya: 

a. Mobil Listrik (EV)

Mobil listrik merupakan kendaraan yang sepenuhnya bergerak dengan motor listrik yang terisi dengan baterai. 

EV ini unggul dari segi keramahannya terhadap lingkungan karena rendah emisi. Selain itu, banyak juga yang bilang jika biaya operasional bisa lebih rendah dengan penggunaannya. 

b. Kendaraan Hibrida

Kategori kendaraan beroda 4 ini menggabungkan antara mesin pembakaran internal plus motor listrik. Penggunaan atau pembuatannya bertujuan untuk peningkatan efisiensi bahan bakar dan bisa mengurangi tingkat emisi. 

Nah, kendaraan hibrida sendiri masih terbagi jadi dua jenis yakni hibrida tradisional yang langsung mengandalkan motor listrik dan mesin. 

Selain itu, ada juga jenis Plug-in Hybrid (PHEV) yang bisa diisi ulang dengan sumber listrik eksternal. 

4. Kendaraan Otonom dan Cerdas

Belakangan, sudah banyak tipe kendaraan satu ini yang sering dapat sebutan sebagai mobil self-driving. Kendaraan ini bisa berjalan tanpa perlu ada campur tangan dari manusia. 

Hal itu mungkin terjadi karena mobilnya sendiri telah memanfaatkan teknologi sensor, kamera, dan radar. 

Soal contoh, sudah ada Tesla dan Mercedes-Benz yang sudah menyematkan fitur self-driving pada mobil-mobilnya. 

Baca Juga: 10 Mobil MPV Paling Irit dan Bandel, Cocok untuk Keluarga! 

5. Kendaraan Sport

Terakhir, yakni kendaraan beroda 4 yang terancang khusus untuk memberikan performa tinggi, kecepatan, sampai dengan kontrol kendaraan yang lebih baik dari kendaraan biasa. 

Mobil sport itu, biasanya terdesain dengan performa tinggi serta aerodinamis. Jadi, tak heran jika sering jadi kendaraan untuk balapan atau hiburan untuk speeding. 

Kalau contohnya, ada Porsche 911, Ferrari 488, dan sejenisnya. Selain itu, ada juga Roadster yang terancang dengan dua tempat duduk. 

Bedanya dengan mobil sport adalah kendaraannya lebih ringan dan berukuran lebih kecil. 

Di pasaran, Anda bisa menemukan tipe Roadster seperti Tesla Roadster dan Mazda MX-5 Miata. Dua kendaraan tersebut masuk dalam kategori roadster. 

Nah, itulah uraian mengenai kendaraan dengan empat roda. Jika ingin lihat-lihat koleksi kendaraan beroda 4, coba cek CarsGallery. 

Apalagi jika Anda sedang membutuhkan kendaraan pribadi mulai dari MPV, SUV, Crossover, dan sejenisnya. Semua lengkap di CarsGallery!

Berapa Ground Clearance XL7? Ini Jawabannya!

Suzuki XL7 merupakan SUV kompak yang terancang khusus untuk pemenuhan kebutuhan pengendara di berbagai kondisi jalan. Nah, salah satu fitur yang penting dalam mobil ini adalah ground clearance XL7

Ground clearance itu sendiri, merupakan jarak antara bagian paling rendah dari kendaraan dengan permukaan tanah. 

Jika ground clearance suatu mobil itu memadai, maka mobil tersebut tidak akan kesulitan ketika ingin melewati beberapa kontur jalan. Misalnya, polisi tidur, jalanan yang tidak rata, hingga jalan berlubang. 

Dengan ini, maka Anda tidak akan mengalami masalah kerusakan yang biasa terjadi di bagian bawah kendaraan karena ground clearance mobil rendah. 

Baca Juga: Apakah Konsumsi BBM Fortuner Diesel Irit? Ini Jawabannya! 

Berapa Ground Clearance XL7?

Suzuki XL7 ini sudah mengalami beberapa perubahan sejak pertama kali rilis. Salah satu poin perubahannya adalah desain ground clearance. Benar, ada perbedaan versi di setiap modelnya. Berikut untuk rincian angka ground clearance-nya: 

  • Model Tahun 2002 – 2009: Ground Clearance di sekitar 7,9 inch atau 20,1 cm. 
  • Model Tahun 2020 – 2024: Ground Clearance sekitar 200 mm atau 20 cm. 

Perbandingan Ground Clearance Suzuki XL7

Sekarang, mari kita coba bandingkan dengan beberapa kompetitor di pasar mobil yang sama dengan XL7. Berikut pembahasannya: 

1. Ground Clearance Toyota Rush

Untuk tipe mobil SUV populer satu ini, ground clearance-nya memang cukup tinggi yakni 220 mm. Jadi, memang Rush punya ground clearance yang lebih tinggi daripada XL7. 

2. Honda BRV

Selanjutnya, ground clearance dari mobil satu ini juga lebih tinggi 220 mm daripada Suzuki XL7 yakni 220 mm. 

BRV memang punya ground clearance cukup tinggi, dan ini juga yang menjadikannya sangat tepat kalau Anda ingin menggunakan BRV buat perjalanan jarak jauh. 

3. Mitsubishi Xpander

Benar, ini juga masuk dalam segmen MPV yang bisa dibandingkan apple-to-apple dengan Suzuki XL7. 

Jika memilihnya, maka tak selisihnya tak jauh berbeda karena Xpander punya ground clearance ini sekitar 200 – 205 mm. 

Baca Juga: 9 Nama Nama Mobil Mewah yang Cocok untuk Sultan!

4. Suzuki Ertiga

Sekarang, dari pabrikan yang sama yakni Suzuki Ertiga. Mobil satu ini terancang khusus buat kendaraan keluarga yang mengutamakan kenyamanan. 

Maka dari itu, Ertiga sangat cocok dengan ground clearance yang rendah dan hanya tepat buat pemakaian harian di jalanan mulus. Kalau Ertiga, ground clearance-nya sekitar 180 mm. Jadi, selisih 20 mm dengan Suzuki XL7. 

Apa Bagusnya Ground Clearance XL7

Nah, kalau Anda sudah tahu berapa ground clearance Suzuki XL7, maka sekarang waktu yang pas untuk membahas apa sih efek dari ground clearance yang begini? 

1. Bisa Buat Lewatin Jalanan Tidak Rata

Pertama, Anda bisa melewati medan jalan yang tidak rata, berlubang, polisi tidur, bahkan juga untuk medan berbatu tanpa adanya risiko terbentur di bagian bawah mobil.

2. Terlindung dari Genangan Air

Air yang menggenang itu sangat berbahaya untuk performa dan mesin serta komponen vital dari kendaraan. 

Jadi, jika mobil Anda punya ground clearance tinggi seperti XL7, maka melewati genangan atau banjir yang ringan sama sekali bukan masalah. 

Baca Juga: Konsumsi BBM Pajero Sport yang Irit tapi Energik

3. Fleksibel dari Segi Penggunaan

Baik untuk perjalanan di area kota, perjalanan jauh, hingga dengan jalanan pedesaan yang konturnya tidak rata, Suzuki XL7 masih bisa melibasnya. Jadi, masih bisa untuk hampir semua medan. 

4. Punya Visibilitas Berkendara yang Lebih Baik

Selain itu, ground clearance XL7 yang cukup tinggi juga akan memberi Anda keleluasaan dari segi visibilitas. 

Maksudnya adalah Anda bisa memiliki pandangan yang lebih luas ketika mengendarainya. Jadi, Anda pun bisa lebih waspada serta lebih responsif sesuai dengan kondisi jalanan yang dilewati. 

5. Daya Angkut yang Fleksibel

Lantaran jarak antara bagian terendah mobil dengan tanah cukup tinggi, maka meskipun Anda membawa beban banyak, jaraknya tetap ideal dan tidak akan membuat bagian terendahnya terbentur ke permukaan jalan. 

6. Lebih Nyaman ketika Berkendara

Dari beberapa laman otomotif, ada penjelasan jika ground clearance yang tinggi sangat berpengaruh pada kenyamanan. Utamanya ketika Anda melewati jalanan yang tak rata karena guncangan bisa teredam dengan tingginya ground clearance. 

Tertarik dapat mobil Suzuki XL7? Sudah waktunya cek platform jual beli mobil bekas CarsGallery. Unitnya masih mulus!

Mengenal Suspensi Torsion Beam: Komponen dan Kelebihannya

Ada cukup banyak jenis suspensi yang terpasang pada mobil. Salah satunya adalah suspensi torsion beam

Kehadiran sistem suspensi ini, adalah untuk menyerap getaran saat mobil berjalan. Ketika ada lubang atau jalanan yang tak rata, misalnya, maka suspensi akan memainkan fungsinya meredam getaran yang muncul. 

Jadi, Anda akan merasa tetap nyaman meskipun jalanan yang dilewati memiliki kontur yang tidak rata. Mau tahu lebih detail soal torsion beam? Cek sini!

Baca Juga: 4 Perbedaan Rem Tromol dan Rem Cakram, Bagus Mana?

Apa Itu Torsion Beam?

Jadi, torsion beam adalah jenis suspensi yang memakai balok logam masif sebagai penghubung dua roda di bagian belakang. 

Torsion beam ini juga terkenal sebagai suspensi semi-independent. Alasannya karena desain utama dari torsion beam merupakan inovasi dari suspensi rigid. 

Nah, suspensi torsion beam sendiri punya bentuk dasar yang menyerupai huruf H. Jadi, ayunan roda kanan dan kiri bisa cukup bebas. Tak heran pula jika mobil dengan jenis suspensi ini bisa lebih nyaman ketika Anda kendarai. 

Umumnya, suspensi jenis ini terpakai dalam beberapa tipe mobil sub kompak, kompak, dan juga super mini Eropa yang memiliki penggerak FWD. 

Komponen Suspensi Torsion Beam

Dalam suspensi ini, ada beberapa komponen pendukung. Berikut ini komponennya: 

1. Torsion Beam

Ini adalah komponen utama dalam sistem suspensi. Bentuknya batang logam dan menghubungkan antara dua roda belakang dan bisa memberi kontrol pada gerakan roda secara vertikal. 

Dari segi fungsi, saat ada salah satu roda yang bergerak naik-turun, maka torsion beam akan mengalami torsi yang akan membantu roda lain lebih stabil dan bisa menahan gerakan vertikal. 

2. Shock Absorber

Selanjutnya, ada shock absorber atau peredam kejut. Seperti namanya, maka fungsi dari komponen satu ini untuk menyerap serta mengendalikan energi yang timbul karena benturan dan guncangan saat mobil melewati jalanan dengan kontur tidak rata. 

3. Karet Bantalan

Kemudian, ada karet bantalan atau bushings. Fungsi utama komponen ini meredam suara dan juga getaran. Bahkan juga untuk mengurangi adanya gesekan dari antar bagian logam serta suspensi. 

Komponen satu ini terbuat dari poliuretan atau bahan karet yang sangat mendukung fungsi utamanya. 

4. Spring (Pegas)

Selanjutnya, suspensi torsion beam juga punya komponen berupa pegas atau spring. Fungsi dari pegas itu sendiri untuk menopang berat dari mobil. 

Selain itu, juga menyerap energi ketika mobil lewat di permukaan yang kasar maupun tidak rata. Bentuknya bisa berupa coil atau spiral. 

Baca Juga: 5 Cara Memasang Aki Mobil dengan Benar agar Tidak Konslet

5. Control Arm

Lengan penghubung atau control arm ini menjadi bagian yang menghubungkan antara suspensi dengan bagian sasis mobil. 

Nantinya, hadirnya control arm bisa membantu Anda untuk mengarahkan gerakan roda agar bisa tetap seimbang dan stabil. 

6. Stabilizer Bar

Kemudian, ada stabilizer bar yang fungsi utamanya untuk mengurangi gerakan yang terlalu banyak untuk kendaraan. Terutama jika Anda sedang membelokkan kendaraan dan saat melewati jalan yang bergelombang. 

Selain stabilizer bar, komponen satu ini juga sering disebut sebagai sway bar. 

7. Bracket atau Mounting

Torsion beam itu perlu Anda pasang langsung ke rangka kendaraan. Maka dari itu, jenis suspensi satu ini butuh tempat atau bracket. 

Nah, nantinya komponen bracket inilah yang menjadi tempat untuk memasang torsion beam. 

8. Link (Penghubung)

Selanjutnya, ada link atau penghubung yang dapat menghubungkan shock absorber dan pegas yang akan menjaga keseimbangan dalam sistem suspensi mobil Anda. 

Baca Juga: Camshaft Mobil: Komponen, Fungsi, dan Cara Kerjanya

Kelebihan Suspensi Torsion Beam

Jenis suspensi torsion beam juga punya kelebihan atau keunggulannya sendiri, yakni: 

  • Memiliki ruang kargo yang lebih besar: tidak menonjol ke bagian dalam kargo dan tidak ada komponen yang akan mengurangi space buat barang bawaan di bagasi mobil. 
  • Lebih kuat secara struktural: bisa memberi tambahan kekuatan tambahan pada struktur karena langsung terhubung dengan kerangka mobil Anda. 
  • Cocok untuk mobil harian: sudah mampu memberikan performa peredaman getaran yang optimal buat mobilitas harian. 

Dengan ini, sekarang Anda bisa lebih tahu soal suspensi torsion beam. Kalau butuh mobil buat harian, tinggal pilih saja yang punya jenis suspensi satu ini. 

Tapi, kalau Anda ingin unit mobil harian yang kualitas suspensi dan performanya masih optimal, langsung cek ke platform jual beli mobil bekas CarsGallery sekarang juga!

Konsumsi Innova Reborn Bensin dan Diesel, Boros atau Irit? 

Tertarik untuk membeli Toyota Innova Reborn sebagai mobil keluarga Anda? Sebelum membeli, Anda harus tahu apakah konsumsi Innova Reborn bensin maupun diesel ini boros.  

Boros tidaknya mesin mobil selalu menjadi bahan pertimbangan Anda tentunya sebelum membeli mobil. Oleh karena itu, kenali dulu apakah Toyota Rush hemat bbm dan cocok menjadi mobil pribadi Anda. 

Pada artikel ini kami akan menjelaskan sejauh mana penggunaan bahan bakar untuk Innova dengan mesin bensin atau diesel. 

Konsumsi Innova Reborn Bensin Manual dan Otomatis 

Mobil Toyota Innova Reborn mesin bensin hadir dengan dua tipe transmisi yaitu manual dan juga otomatis. Keduanya memiliki jumlah konsumsi bahan bakar yang cukup berbeda untuk Anda cermati, yaitu:

1. Konsumsi Bahan Bakar Innova Reborn Bensin Manual 

Innova Reborn bensin menggunakan mesin 1TR-FE yang kapasitasnya adalah 2.000 cc. Mesin ini bertahan digunakan Toyota bahkan sejak Innova rilis tahun 2004. 

Khusus untuk Innova Reborn dengan mesin bensin ini mobil hadir lebih irit dari pendahulunya. Buktinya, konsumsi bbm Innova Reborn bensin manual hanya sekitar 9,7 km per liter bensin untuk Anda yang berkendara dengan kecepatan 20 km/ jam. 

Apabila Anda melewati jalan tol dengan kecepatan yang lebih tinggi, maka akan menghabiskan bensin sekitar 13,6 km per liter. Artinya beda tipis untuk konsumsi bbm area perkotaan dan luar kota. 

Iritnya bbm Innova Reborn bensin ini dikarenakan kehadiran Anda bisa berkendara dengan gigi 5 percepatan di kecepatan 100 km/ jam saat di jalan tol. Putaran ini tidak terlalu tinggi sehingga konsumsi BBM cenderung rendah. 

Baca Juga: Urutan Generasi Innova dari Mesin 2KD hingga Innova Zenix!

2. Konsumsi Bahan Bakar Innova Reborn Bensin Otomatis 

Sudah jadi rahasia umum bahwa konsumsi bensin mesin transmisi manual jauh lebih irit. Namun, antara konsumsi Innova Reborn bensin manual dan otomatis bedanya tidak terpaut jauh. 

Pada transmisi manual, bensin yang keluar adalah 12,4 km/liternya apabila Anda melaju dengan kecepatan sekitar 22 km/jam. Saat berada di jalan tol mobil akan menggunakan bensin 18,5 km/liternya. 

Dengan catatan, Anda harus berkendara sekitar 70 km/jam sesuai standar mengemudi di jalan tol. Apabila Anda meningkatkan hingga 80 km/jam atau lebih maka konsumsinya akan menjadi 20 km/jam. 

Apabila membandingkan dengan mobil MPV lain yang sama-sama transmisi otomatis, Innova Reborn masih tergolong irit. Pasalnya, Toyota sudah menggunakan sistem Sport Sequential Switchmatic. 

Fitur tersebut membuat mobil seperti menggunakan transmisi tiptronic yang ada pada mobil sport. Selain itu, ada juga teknologi Sport Sequential Shiftmatic yang memudahkan perpindahan gigi lebih presisi. 

Fitur kedua inilah yang membuat transmisi tetap terawat dengan baik dan mobil tetap irit BBM. 

Baca Juga: 5 Perbedaan Innova Tipe E dan G, Lebih Bagus Mana?

Berapa Konsumsi BBM Innova Reborn Diesel?

Hadirnya Innova Reborn diesel adalah terobosan besar dari Toyota yang juga mengklaim bahwa mobil ini irit BBM. Toyota telah menyematkan mesin 2KD-FTV yang mampu memuntahkan tenaga 149 Ps di torsi maksimal 340 Nm. 

Konsumsi bensin Innova Reborn diesel sendiri adalah sekitar 12 km/liter untuk perjalanan dalam kota dengan kecepatan standar. Namun, untuk perjalanan luar kota lewat jalan tol konsumsinya menjadi 14,9 liter. 

Apabila Anda mengendalikan mobil dengan akselerasi yang tidak sama maka konsumsinya bisa mencapai 19 km/ liter. 

Innova Reborn diesel ini masih termasuk irit di kelasnya. Contohnya, jika dibandingkan dengan Toyota Fortuner 2.400 cc yang konsumsinya sampai 12,2 km/ liter sedangkan jalan luar kota sampai 16,4 km/ liter. 

Kelebihan ini terjadi karena Toyota Innova Reborn diesel sudah menggunakan teknologi Variable Nozzle Turbocharger. Perawatan mobilnya yang begitu juga juga bisa menjadi keunggulan tersendiri yang patut Anda pertimbangan. 

Selain itu, Innova Reborn diesel memiliki tipe mesin yang bandel dan tidak mudah rusak. Anda pun bisa lebih nyaman dan aman untuk berkendara jarak jauh atau melewati jalanan yang cukup terjal. 

Baca Juga: Toyota Innova SUV atau MPV? Ini Jawaban Selengkapnya

Mana yang Lebih Irit Innova Reborn Diesel atau Bensin? 

Setelah mengetahui konsumsi BBM Innova Reborn bensin vs diesel manakah yang termasuk paling hemat? Ada banyak indikator yang bisa menjadi bahan pembandingnya. 

Pertama jika melihat dari penggunaan bahan bakar km per liter, maka Innova Reborn bensin jauh lebih unggul. Karena penggunaan BBM dalam kota saja hanya 9,4 km/liter untuk transmisi manual, sedangkan mesin diesel perlu 12 km/liter. 

Jika membandingkan dengan transmisi otomatis dan mesin diesel hasilnya adalah hampir sama rata. Khusus untuk jarak jauh, mesin diesel akan lebih unggul lagi dari transmisi manual karena hanya sekitar 14,9 km/ liter. 

Apabila membandingkan soal harga bbm, mesin diesel juga masih unggul. Meskipun solar lebih mahal dari Pertamax, jika mengingat penggunaan km/liternya diesel tetap lebih murah. 

Inilah mengapa banyak orang yang mengatakan bahwa konsumsi BBM Reborn Diesel jauh lebih hemat. Jadi, jika Anda mencari mobil Innova akan lebih baik untuk mempertimbangkan mesin diesel. 

Mengetahui berapa besar konsumsi Innova Reborn bensin serta diesel menjadi bahan pertimbangan penting Anda selain harga. Begitu juga dengan perawatan yang murah tentunya menjadi prioritas terbaik Anda. 

Ketika memilih mobil bekas, sebaiknya Anda mencarinya di platform terpercaya di CarsGallery. Segala macam mobil termasuk Innova Reborn tersedia dan bisa Anda cek langsung. 

Semua mobil yang akan Anda temukan memiliki spesifikasi lengkap dan kualitas terbaik dari mesin hingga transmisi. Anda pun bisa segera menemukan mobil yang akan digunakan sehari-hari. 

Cek sekarang juga di CarsGallery mobil bekas yang bisa memenuhi kebutuhan Anda.



Apa Beda Harga OTR dan Cash serta Harga OTR Kredit?

Saat ingin membeli mobil, selalu ada penjelasan soal harganya yang ditambahi dengan istilah OTR. Sebenarnya, apa itu harga OTR dan seperti apa beda harga OTR dan cash serta kredit? 

Makin bingung lagi karena seringnya, harga mobil itu berbeda-beda di setiap daerah. Jadi, mengapa ini berbeda dan apa kaitannya dengan OTR? 

Kalau tak ingin kebingungan Anda berlanjut, maka simak penjelasan kami soal harga OTR, OTR Cash, hingga OTR Kredit. 

Baca Juga: Kenapa Harga Mobil di Indonesia Mahal? Ini 5 Alasannya!

Apa Arti OTR? 

OTR singkatan dari On-The Road yang berarti total keseluruhan harga pembelian yang wajib Anda bayar saat ingin meminang mobil, motor, dan kendaraan lainnya. 

Kalau Anda membayar dengan harga OTR ini, maka artinya mobil sudah bisa dikendarai secara legal. 

Pasalnya, harga OTR adalah total biaya pembelian yang sudah termasuk dengan pembayaran pajak jalan, plat nomor kendaraan, inspeksi sebelum pengiriman, asuransi, biaya pendaftaran kendaraan, biaya penanganan, sampai biaya pengiriman. 

Jadi, itulah yang sebenarnya membuat terjadinya beda harga OTR dan cash di berbagai daerah. 

Kalau di Jakarta misalnya, ada mobil dengan keterangan Rp300 juta OTR Jakarta. Tapi, kalau Anda membelinya di tempat lain seperti di Papua, maka harganya bisa berbeda sampai 10% – 15% tergantung biaya pengiriman, pajak, dan lainnya. 

Selain itu, harga OTR itu sendiri juga termasuk dengan biaya PPN atau pajak. Kalau Anda menemukan ada perbedaan harga atau lebih terjangkau, maka itu tanda kalau dealer tersebut memberi diskon besar-besaran. 

Beda Harga OTR dan Cash serta OTR Kredit

Anda mungkin juga menemukan perbedaan ketika ingin membeli mobil tapi secara kredit. Kadang, harga OTR kredit lebih mahal daripada cash. Sebenarnya, apa yang membuatnya berbeda? 

1. Arti Masing-masing Harga

Perbedaannya bisa Anda lihat dari arti dari masing-masing harga tersebut. Kalau OTR Cash itu, merupakan total harga atau biaya pembelian baik motor atau mobil dengan cash atau bayar penuh. 

Sedangkan untuk arti OTR kredit itu sendiri adalah total biaya atau harga mobil dan kendaraan jika Anda mengajukan pembelian dengan cara kredit atau mencicilnya. 

2. Biaya Tambahan

Anda sangat mungkin mengerti ada beda harga OTR dan cash serta OTR Kredit yang cukup mencolok. 

Tapi, itu masuk akal karena OTR Cash memang hanya harga untuk mobil dan legalitas serta urusan administratif saja. Jadi, harganya lebih murah karena Anda tidak dapat beban biaya tambahan sama sekali. 

Sedangkan untuk OTR Kredit, Anda harus membayar setidaknya beberapa hal. Misalnya, keperluan pajak, syarat administratif, dan biaya seperti yang ada pada OTR Cash yang masih ditambahkan suku bunga dari lembaga yang membiayai Anda agar mungkin untuk menyicil kendaraan. 

Jadi, Anda memang harus membayar ‘biaya jasa’ dari lembaga pembiayaan yang sudah membantu untuk mencicil kendaraan. 

Adanya perbedaan harga ini, memang masuk akal karena ada biaya-biaya tambahan yang harus Anda bayar ketika membeli mobil OTR kredit. 

Baca Juga: 6 Cara Mengetahui Harga Pasaran Mobil Bekas

Mengapa Harga OTR Mobil dan Kendaraan Berbeda-beda di Setiap Daerah? 

Sudah paham apa yang dimaksud dengan harga OTR? Sekarang, mari baca soal mengapa harga OTR di setiap daerah memiliki perbedaan. Berikut alasannya: 

1. Beda dari Segi Biaya Distribusi

Pertama, faktor yang mempengaruhinya adalah biaya pengiriman ke seluruh wilayah yang ada di Indonesia. Jika Anda bandingkan, pengiriman mobil ke area Jakarta jelas lebih terjangkau daripada ketika Anda berada di Jawa Timur. 

Mengapa? Alasannya karena pusat produksinya juga berada di Jakarta. Apalagi untuk di area-area yang berada di luar pulau Jawa yang pengirimannya jelas butuh proses panjang serta biaya lebih besar. 

Jadi, pengiriman mobil dari pusat hingga sampai ke daerah Anda bisa berbeda dan inilah yang mempengaruhi beda harga OTR dan cash

2. Perbedaan Jumlah Pajak di Daerah

Setiap wilayah yang ada di Indonesia ini punya ketentuan masing-masing untuk urusan pajak. Biaya yang harus Anda bayarkan jelas berbeda buat semua jenis kendaraan bermotor, termasuk mobil. 

Biaya ini termasuk pajak SW, PKB, bahkan Jasa Raharja tidak akan sama di setiap daerah. 

3. Beda Biaya Non-Pajak

Beli mobil memang tak cuma berurusan dengan pembiayaan pajak, tapi non-pajak juga. Anda pun harus membayar biaya non-pajak seperti STCK, TNKB, STNK, sampai BPKB. 

Semua total biaya tersebut memang mempengaruhi total biaya OTR dari kendaraan seperti mobil. 

Baca Juga: Penyebab Harga Jual Kembali Mobil Anjlok

4. Tarif Biro Jasa

Saat Anda ingin membeli mobil, maka ada beberapa instansi yang menyediakan jasa untuk mengurus bagian legalitas mobil agar Anda bebas berkendara. 

Misalnya Samsat, Polri, dan bisa juga Dispenda. Nah, total biaya-biaya untuk mendapatkan izin dan memproses mobil yang baru Anda beli melalui berbagai instansi tersebut juga berbeda di setiap daerah. 

Jadi, tak heran kalau harga OTR di masing-masing daerah Indonesia itu berbeda. 

Apakah Boleh Beli Mobil Off-The Road? 

Lawan kata dari On The Road memang Off The Road. Tapi, apakah boleh untuk membeli mobil dengan harga Off The Road yang lebih terjangkau? 

Bisa, tapi jika langsung Anda kendarai di jalanan, maka aktivitas tersebut akan ternilai ilegal. Pasalnya, Anda belum mengantongi dokumen-dokumen legalitas seperti yang tadi disebutkan. 

Jadi, masih harus mengurusi legalitasnya dan itu juga butuh biaya. Hasilnya, kemungkinan besar biaya yang Anda keluarkan akan sama. 

Soal mana yang lebih untung, tentu saja lebih baik beli On The Road saja karena Anda hanya tinggal pakai. Soal legalitas, sudah dealer yang beresin. 

Mau beli mobil yang praktis tanpa pusing-pusing soal beda harga OTR dan cash? Pertimbangkan beli di CarsGallery. Unit di CarsGallery melimpah dan harganya murah! Cek sekarang!

10 Rekomendasi Mobil Captain Seat untuk Kenyamanan Ekstra

Memakai mobil captain seat bisa jadi pilihan terbaik jika Anda ingin berkendara lebih nyaman. 

Adanya jok terpisah di bagian tengah ini, memang memberikan kesan kabin yang lebih luas, akses ke bagian belakang lebih mudah, sampai dengan kesan mobil yang terasa lebih mewah. 

Tak hanya itu, bagian jok captain seat juga sering terlengkapi dengan hadirnya armrest. Ketika tangan Anda pegal dan butuh ‘sandaran’, maka bisa memakai armrest yang tersedia. 

Fitur tersebut tidak akan Anda temukan pada mobil yang menggunakan pilot seat. Berencana mendapatkan mobil captain seat murah dan nyaman? Berikut daftarnya.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Mobil 7 Seater yang Terbaik di Indonesia

Mobil Captain Seat Terbaik untuk Anda Pilih

Jika Anda ingin memperoleh mobil dengan konfigurasi captain seat, maka bisa mempertimbangkan daftar berikut: 

1. Toyota Innova 

Pertama, ada MPV yang begitu populer dengan kenyamanannya yakni Innova. Jika Anda ingin dapat konfigurasi captain seat, maka bisa mempertimbangkan Toyota Innova. 

Dari laman resmi Tunas Toyota, dikatakan ada 3 tipe Innova yang memiliki Captain Seat. Di antaranya: 

  • Innova G Luxury AT: merupakan tipe basic yang sudah hadir dengan kursi yang bentuknya captain seat dengan bahan kursi Fabric yang memberikan tampilan modern sekaligus nyaman. 
  • Innova V Luxury AT: captain seat di sini juga sudah terlengkapi dengan Seat Back Table. Sama-sama fabric dan bisa jadi pilihan kalau butuh captain seat. 
  • Innova Venturer AT: sebelum Zenix, tipe Innova ini masih jadi yang tertinggi dan sudah menggunakan konfigurasi captain seat. Bahannya juga sudah Leatherette atau kulit, jadi bisa lebih mewah. 

2. Hyundai Staria

Selanjutnya, Anda bisa mempertimbangkan Hyundai Staria yang juga sudah menggunakan konfigurasi captain seat. 

Dari segi mobilnya, Staria memang terbilang modern dan sudah ada dua tipe: Signature 7 dan Signature 9 untuk seaternya. 

Melihatnya pakai bahan nappa dan Premium Relaxation Seats, kesan lega dan modern cukup terasa ketika Anda menggunakannya. 

Anda pun bisa memakai Premium Relaxation Seats yang bisa dioperasikan dengan otomatis. 

Buat yang ingin menggunakan atau membeli Signature 9 seater, maka ada fitur Swiveling Independent Seat. 

Selain itu, di baris keduanya bisa Anda putar 180 derajat. Cocok buat eksekutif yang ingin bekerja atau berdiskusi saling berhadapan dalam satu mobil. 

Dari segi harga, memang terbilang pricey yakni Rp896 jutaan untuk Signature 9 dan Rp1,028 miliar untuk Signature 7. 

3. Toyota All New Voxy

Masih dengan pabrikan Toyota, kami menyarankan Anda untuk meminang All New Voxy jika ingin memperoleh kenyamanan konfigurasi kursi captain seat. 

Posisinya ada di baris kedua, bentuknya juga sangat jelas terpisah seperti konfigurasi captain seat pada umumnya. 

Captain seat ini, akan mendukung kenyamanan penumpang yang ada di baris kedua. Dari segi bahan, Voxy memakai First Class Leather yang premium dan memberi kesan cukup mewah. 

Bahkan, mobil captain seat ini juga bisa Anda atur posisi kursinya agar lebih nyaman. 

4. Wuling Confero S

Mau beli mobil bekas captain seat yang cukup terjangkau? Coba pertimbangkan Wuling Confero S. Range harganya masih di Rp200 jutaan dan itu sudah terjangkau buat mobil-mobil dengan captain seat plus MPV yang nyaman. 

Memang, bahannya berbeda dengan yang tersedia pada All New Foxy. Pasalnya, Wuling Confero S hanya memakai Synthetic Leather yang jelas standarnya berada di bawah First Class Leather. 

Namun, kehadirannya sudah membuat penumpang cukup nyaman, kok. Jadi, mobil captain seat ini cocok untuk Anda dengan budget terbatas tapi ingin kenyamanan yang lebih baik. 

Baca Juga: 10 Mobil MPV Paling Nyaman​ dan Tangguh

5. Wuling Cortez S

Selanjutnya, masih dari pabrikan Wuling. Tapi, sekarang untuk tipe Cortez S yang sama dengan Confero S karena memiliki captain seat juga. 

Pada model ini, kursi di baris keduanya tidak memakai bentuk yang panjang dan cukup buat tiga orang. 

Tapi, di Wuling Cortez S memakai dua kursi terpisah seperti pada mobil-mobil MPV premium. 

Justru untuk kursi panjang yang cukup buat tiga orang, ada di baris ketiganya. Buat baris kedua, hanya untuk dua penumpang saja. 

Kalau dari penumpang, masih bisa muat tujuh orang termasuk sopir. Menariknya, dari wawancara Kompas dengan Brand Manager Wuling, mengatakan jika Anda masih bisa memesan model captain seat di baris kedua. 

Jadi, masih bisa dikonfigurasi untuk captain seat sebanyak 3 orang. Dengan begitu, mobil Wuling Cortez S Anda bisa muat sampai 8 orang. 

6. Toyota Sienta Welcab

Kembali lagi ke pabrikan Toyota. Kali ini untuk brand Sienta yang juga punya captain seat. Hanya saja, Anda bisa memperoleh captain seat pada tipe Welcab. 

Konsep ini memang direncanakan oleh Toyota buat Anda yang butuh aktivitas bersama orang tua hingga keluarga yang memiliki kebutuhan khusus.

Adanya kursi welcab tersebut, bisa Anda gunakan untuk masuk dan keluar secara otomatis. Anda pun bisa mengoperasikannya melalui remote. 

Mobil captain seat ini menempatkan fitur tersebut di baris kedua. Tepatnya di sebelah kiri sebagai New Captain Seat Welcab. 

Selain itu, Anda juga bisa menemukan sandaran tangan pada bagian kanan kursi, sandaran kaki, lengkap juga dengan sandaran kepala. 

Makin nyaman juga karena ada New Rotation dan Side Lift. Jadi, Anda bisa memutar kursi welcab tersebut agar mengarah ke bagian luar pintu. 

Namun, memang harganya terbilang pricey karena Anda baru bisa mendapatkannya di harga Rp400 jutaan. 

7. Suzuki APV Arena

Mau mobil captain seat di bawah 100 juta? Sebaiknya coba pertimbangkan Suzuki APV Arena. 

Benar, ini merupakan mobil legendaris yang mungkin sudah banyak dilupakan. APV, sejak dulu terkenal dan populer karena bisa muat banyak penumpang. 

Padahal, model ini masih cocok buat Anda gunakan saat ini karena masuk dalam kategori mobil captain seat

Namun, Anda cuma bisa menemukannya di tipe tertinggi APV, yakni SGX-MT serta APV New Luxury. Kalau harga barunya, memang bisa Rp238 – Rp258 jutaan. Kalau bekas, mungkin ada yang harganya under Rp100 jutaan. 

Baca Juga: 7 Mobil SUV Murah Dibawah 100 Juta Mulus

8. Toyota Alphard

Tentu saja, mobil yang populer dengan kemewahan dan kesan elegannya ini juga punya captain seat. Taglinenya saja mengutamakan pada kenyamanan. 

Jadi, masuk akal kalau Toyota Alphard memiliki captain seat. Bahkan, Anda bisa memperoleh captain seat yang memang didesain agar begitu nyaman. 

Letaknya di kursi kedua atau second-row. Anda bisa menggunakannya jika memang butuh captain seat. 

Dengan adanya model ini, mobil captain seat Alphard bisa memberi Anda personal space. 

Kemewahan juga semakin berpadu dengan kenyamanan karena di Alphard juga punya arm hingga leg rest. Konfigurasi kursinya pun bisa Anda lakukan secara elektrik. 

9. Honda Freed

Sudah bosan dengan mobil Toyota dan Wuling? Cobalah Honda Freed. Mobil pabrikan Honda satu ini juga punya captain seat. 

Harganya juga lebih terjangkau daripada mobil-mobil lain yang punya captain seat. Desainnya stylish, fiturnya juga lengkap, bahkan sangat mengutamakan kenyamanan karena hadirnya captain seat. 

Mobil captain seat ini juga jadi semakin nyaman karena kabinnya yang begitu luas. Tak heran, Freed selalu jadi pilihan keluarga Indonesia untuk yang butuh kenyamanan maksimal dalam mobil. Soal harga, masih di Rp250 jutaan. 

10. KIA Carnival

Selanjutnya, ada dari pabrikan KIA terutama KIA Carnival. Mobil ini bisa masuk dalam kategori penyedia captain seat terbaik karena hadirnya konfigurasi tersebut. 

Benar, ini masih mobil baru karena rilis di tahun 2024 pada bulan Mei yang lalu. Hampir sama dengan mobil-mobil lainnya, ada captain seat pada second-row atau baris kedua. 

Tak cuma itu. Mobil captain seat ini juga terlengkapi dengan fitur pemanas, pengaturan secara elektrik, dan juga hadirnya sandaran tangan yang menambah kenyamanan. 

Itulah referensi dan daftar mobil yang menawarkan captain seat dan bisa Anda pilih. Masih merasa harga barunya terlalu mahal? Temukan berbagai pilihan mobil dengan captain seat yang harganya terjangkau di CarsGallery. Cek sekarang!

FAQ

Mobil apa saja yang menggunakan captain seat?

Ada berbagai mobil dari pabrikan Toyota, Nissan, Wuling, hingga KIA yang bisa Anda pilih. 

Apa kursi kapten di dalam mobil?

Merupakan konfigurasi kursi yang umumnya terpasang di baris kursi kedua dan memisahkan antara penumpang bagian kanan dan kiri. 

Apa perbedaan captain seat dan pilot seat?

Pilot seat itu konfigurasinya permanen untuk sandaran tangannya. Kalau captain seat, ukurannya lebih kecil, sandaran tangan foldable, dan lebih nyaman. 

Exit mobile version