Ini Dia Contoh Mobil SUV dan MPV, Mana yang Paling Cocok?

Wajar jika Anda sering bingung antara mobil SUV dan MPV, karena daya angkut penumpang dan bagasinya mirip. Melalui contoh mobil SUV dan MPV ini, Anda akan semakin mudah membedakan keduanya. 

Mampu membedakannya akan memudahkan Anda untuk memilih mobil mana yang paling sesuai dengan kebutuhan. Baik itu mobil yang pas untuk keluarga atau mobil yang nyaman untuk bepergian jauh di berbagai medan. 

Dalam artikel ini, Anda akan mengenali apa saja contoh mobilnya lengkap dengan harganya. Yuk, simak sampai akhir!

9 Contoh Mobil SUV dan MPV yang Banyak di Indonesia 

SUV dan MPV menjadi tipe mobil yang paling laris di Indonesia, yang terbukti pada penjualan di GIIAS 2024. Pada ajang tersebut, Toyota Kijang Innova Zenix sebagai mobil MPV dan Honda HR-V RS yang masuk tipe SUV laku terjual. 

Banyak masyarakat Indonesia yang membutuhkan mobil dengan daya angkut penumpang banyak dan mesin bertenaga. Kebutuhan ini hanya tersedia pada mobil tipe MPV dan SUV. 

Untuk jenis mobil SUV dan MPV yang bisa Anda dapatkan saat ini, antara lain:

1. Daihatsu Xenia – MPV Keluarga Terbaik 

Anda yang suka bepergian jauh dengan keluarga, bisa memilih Daihatsu Xenia yang jadi mobil MPV berkabin luas. Kenyamanannya juga berasal dari fitur hiburan lengkap, seperti head unit dengan layar sentuh, socket USB hingga air purifier. 

Mobil yang memiliki tipe mesin VVT-i ini memiliki dua pilihan kapasitas mesin yaitu 1.300 cc dan 1.500 cc. Mobil ini juga terkenal irit, sehingga Anda bisa semakin nyaman berkendara ke mana saja. 

Soal harga, Daihatsu Xenia baru bisa Anda beli dengan harga mulai dari Rp277 juta untuk varian 1.500 cc. Sedangkan mesin 1.300 cc-nya bisa Anda dapatkan dengan harga Rp250 jutaan. 

Varian bekas dari Daihatsu Xenia kini juga cukup banyak, yang bisa Anda beli mulai dari Rp100 jutaan. 

Baca Juga: 6 Mobil SUV Bekas Dibawah 100 Juta, Performa Masih Andal!

2. Kijang Innova – MPV Keluarga yang Melegenda 

Setelah Avanza tidak lagi diproduksi Toyota, masyarakat lebih banyak yang beralih ke Kijang Innova. Jenis mobil MPV ini dulunya memiliki bodi bongsor, tapi sekarang sudah diperbaiki sehingga lebih modern. 

Salah satu varian Innova yang paling terkenal adalah Innova Reborn yang hadir dalam mesin bensin dengan kapasitas 2.000 cc dan diesel 2.400 cc. Harga baru untuk Innova Reborn mulai dari Rp380 jutaan. 

Di tahun 2024, Toyota juga meluncurkan Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid yang langsung menjadi favorit. Mengandalkan perpaduan mesin bensin 2.000 cc dan listrik, harga dari tipe mobil ini mulai dari Rp470 jutaan. 

3. Honda CR-V – SUV dengan Fitur Keamanan Lengkap

Masuk ke jenis mobil SUV, yaitu Honda CR-V yang unggul dari segi fiturnya yang serba teknologi. Honda telah menggunakan fitur Honda SENSING, yaitu fitur untuk menunjang keselamatan. 

Mulai dari CMB untuk mengurangi kecepatan saat terdeteksi potensi benturan, RDM untuk mengoreksi setir hingga ACC untuk menjaga jarak aman. Anda yang ingin berkendara pun bisa lebih aman dan nyaman. 

Jika bingung memilih jenis mobil SUV dan MPV yang hemat bbm, Anda bisa memilih Honda CR-V. Pasalnya, mobil memiliki fitur ECO assist dan ECON mode untuk menghemat BBM. 

Tertarik untuk membelinya? Anda harus mempersiapkan biaya mulai dari Rp740 jutaan.  

Baca Juga: 6 Perbedaan SUV dan MPV, Wajib Tahu Sebelum Beli!

4. Nissan X-Trail – SUV Tangguh untuk Berpetualang

Pada contoh mobil SUV dan MPV sebelumnya, kebanyakan cocok untuk perjalanan perkotaan atau jarak jauh. Jika Anda mencari mobil yang pas untuk berpetualang, maka SUV Nissan X-Trail ini bisa menjadi pilihan. 

Mobil yang sudah memiliki sistem 4WD Intelligent ini mampu melintas di berbagai kondisi permukaan jalan. Ditambah dengan transmisi Xtronic CVT mampu membuat perpindahan gigi lebih halus sekaligus responsif. 

Desainnya kompak dengan eksterior sporty membuat Anda bisa lebih percaya diri berada di jalanan. Bagian interiornya pun sangat nyaman karena menggunakan jok berkualitas premium. 

Harga mobil berkapasitas 2.500 cc ini sekitar Rp525 juta dan terus bersaing dengan mobil tipe sama lain seperti Fortuner dan Jimny. 

5. Mitsubishi Xpander – MPV dengan Desain Sporty 

Banyak yang mengira Mitsubishi Xpander adalah mobil SUV karena desainnya yang sangat sporty dan juga gagah. Padahal Mitsubishi Xpander masih termasuk mobil MPV yang kapasitas mesinnya 1.500 cc. 

Sebagai salah satu contoh mobil MPV, XPander sudah memiliki fitur teknologi terbaru, seperti Electric Parking Brake, AC digital hingga head unit layar sentuh. Dari eksteriornya, Anda  akan mendapati lampu T-Shape yang membuatnya futuristik. 

Bagian interior sangat luas sehingga membuat semua penumpang bisa duduk dengan lega. Anda pun bisa lebih nyaman untuk membawa banyak barang saat bepergian karena bagasi yang luas. 

Harga baru Mitsubishi Xpander saat ini mulai dari Rp258 juta hingga Rp312 juta tergantung dengan tipenya. Untuk harga bekasnya masih di antara Rp190 juta hingga Rp250 jutaan. 

6. Toyota Calya – MPV Super Compact 

Memperhatikan perbedaan SUV dan MPV, Anda akan menemui kebanyakan desain compact pada mobil MPV. Desain ini akan Anda temukan pada Toyota Calya yang masuk kategori MPV LCGC. 

Mobil boleh saja memiliki dimensi kecil, tapi Toyota Calya masih mampu menampung hingga 7 penumpang. Kabinnya pun tetap terasa lega meskipun berisi penumpang penuh. 

Kapasitas mesinnya adalah 1.200 cc yang menunjang penggunaan bbm lebih hemat. Urusan suspensi depan, Toyota Calya juga menjadi juaranya bahkan lebih nyaman dibandingkan Avanza. 

Mengingat spesifikasi mesin yang lebih kecil, harga Toyota Calya pun sangat terjangkau. Harga baru Toyota Calya masih sekitar Rp160 jutaan sampai Rp180 juta. 

Baca Juga: 10 Mobil MPV Paling Nyaman​ dan Tangguh, Pas untuk Keluarga!

7. Suzuki XL7, SUV yang Mirip MPV

Anda akan menemukan keunikan pada Suzuki XL7 yang merupakan mobil tangguh layaknya SUV tetapi modelnya mirip MPV. Mobil ini menjadi tipe SUV karena memiliki desain sporty dan juga ramping. 

Di sisi lain, Suzuki XL7 memiliki kapasitas mesin bensin 1.500 cc layaknya kebanyakan MPV. Tidak heran, jika Suzuki XL7 kerap menjadi Contoh mobil SUV dan MPV. 

Selain bisa menampung 7 penumpang, keunggulan dari Suzuki XL7 adalah fitur keamanan yang lengkap. Baik itu dari childproof door lock hingga ISOFIX yang membuat aktivitas berkendara semakin aman. 

Harga mobil ini masih cukup terjangkau mulai dari Rp200 juta hingga Rp230 jutaan. 

8. Wuling Almaz RS – SUV dengan Fitur Canggih 

Tipe mobil SUV asal China kini juga mulai bersaing di pasaran Indonesia, salah satunya adalah Wuling Almaz RS. Keunggulan dari mobil ini adalah fitur modern yaitu Wuling Indonesia Comand di panel multimedianya. 

Anda hanya perlu mengucapkan perintah saat ingin mengaktifkan fungsi mobil tertentu, jadi tidak perlu menekan menu di head unit. Contoh, untuk menyalakan musik, radio atau menelepon. 

Soal eksterior, daya tarik terbesar ada pada sunroof cukup besar yang membuat mobil terasa lebih mewah. Mobilnya sendiri menggunakan mesin bensin yang kapasitasnya 1.500 cc. 

Dengan begitu banyak keunggulan, mobil ini bisa Anda beli dengan cukup murah yaitu Rp200 jutaan saja. 

9. Toyota Fortuner – SUV Kelas Premium 

Contoh mobil SUV dan MPV dari Toyota tidak hanya di kisaran harga Rp200 jutaan, tetapi juga harga Rp500 juta ke atas, yaitu Toyota Fortuner. SUV di kelas premium ini terkenal dengan performanya yang tangguh dan fitur keselamatan lengkap. 

Ketangguhannya bisa Anda rasakan berkat kapasitas mesin besar yaitu 2.755 cc dan sangat responsif. Di samping itu mesinnya memiliki transmisi otomatis 6 percepatan. 

Fitur keselamatan yang akan Anda dapatkan antara lain Downhill Assist Control, Emergency Brake Signal hingga Traction Control. 

Temukan Mobil MPV, SUV dan Tipe Lainnya di CarsGallery 

Memilih mobil yang tepat menjadi keharusan untuk membuat aktivitas mengemudi nyaman dan aman. Baik itu mobil SUV, MPV bahkan tipe lainnya bisa Anda pilih secara langsung melalui CarsGallery.co.id

Anda tidak hanya akan menemukan berbagai contoh mobil SUV dan MPV saja, tetapi juga mobil yang berkualitas baik. Itu karena semua mobil di CarsGallery telah melewati proses pengecekan mendetail. 

Pembelian mobil di CarsGallery juga sudah lengkap dengan garansi yang menjadi jaminan penting. Yuk, temukan mobil impian Anda dengan tipe yang tepat di CarsGallery!

FAQ 

Apakah HRV termasuk mobil SUV?

HRV adalah mobil keluaran Honda yang masuk ketegori mobil SUV mini. 

Honda Brio masuk kategori mobil apa?

Honda Brio adalah mobil hatchback. 

Apakah Pajero termasuk mobil SUV?

Pajero adalah mobil keluaran Mitsubishi yang termasuk kategori mobil SUV. 



7 Perbedaan MPV dan SUV, Serupa tapi Tidak Sama

Banyak yang tidak menyadari terdapat beberapa perbedaan MPV dan SUV. Kedua jenis mobil populer di Indonesia ini tentu terlihat serupa, tetapi tidak sama.

Sekali lagi, MPV dan SUV merupakan dua dari jenis mobil terlaris. Alasannya tidak lain adalah banyak konsumen yang menginginkan mobil berkapasitas penumpang banyak sehingga cukup untuk perjalanan keluarga.

Apalagi, keduanya terkenal memiliki mesin dan performa kuat. Terlebih, keandalan keduanya di setiap medan jalan pun sudah tidak diragukan lagi.

MPV atau SUV? Ingin memilih yang mana? Sebelum memutuskan, mari ketahui apa saja perbedaan penting antara kedua kendaraan tersebut.

Perbedaan MPV dan SUV

Lantas, apa saja perbedaan kedua jenis mobil populer di Indonesia tersebut. Kami telah menemukan tujuh perbedaan yang mencolok sebagai berikut:

1. Tujuan Penggunaan

Jika bertanya “apa perbedaan MPV dan SUV”, mungkin Anda terlintas untuk menjelaskan dari kepanjangannya. Ya, ini ternyata juga berkaitan secara konsep dan tujuan penggunaan.

MPV adalah singkatan dari Multi Purpose Vehicle. Artinya, kendaraan ini memiliki fokus sebagai mobil berukuran besar yang mampu menampung banyak penumpang.

Tidak hanya itu, MPV juga memiliki bagasi yang luas. Ingin bagasi lebih luas lagi? Jok belakang mampu terlipat secara praktis agar mendapat luas bagasi tambahan.

Terlebih lagi, MPV juga memiliki fokus terhadap aspek kenyamanan dan keamanan. Jadi, jenis mobil ini bukan sekadar mampu menampung begitu banyak penumpang, melainkan pula memastikan kenyamanan dan keamanan maksimal.

Sementara itu, SUV merupakan singkatan dari Sport Utility Vehicle. Dari sini, Anda mengetahui bahwa banyak mobil jenis ini memiliki tampilan sporty dan maskulin.

Berbeda dari MPV, SUV mampu berjalan di setiap medan, termasuk yang ekstrem sekalipun. Maka, jenis mobil ini cocok untuk menghadapi jalan berlubang dan jalan terjal.

2. Kapasitas Penumpang

Perbedaan SUV dan MPV selanjutnya terdapat pada kapasitas penumpang. Seperti yang terungkap pada poin sebelumnya, MPV memiliki keunggulan dalam aspek ini. Mengapa demikian?

Pada dasarnya, baik SUV dan MPV memiliki daya tampung hingga tujuh penumpang atau lebih tepatnya tujuh kursi. Tetapi beberapa mobil MPV bahkan mampu memiliki daya tampung maksimal sembilan orang.

Walau tidak memiliki keuntungan tambahan tersebut, SUV setidaknya memiliki suspensi yang empuk. Hal ini penting agar menunjang kenyamanan bagi penumpang.

Baca Juga: 10 Mobil MPV Paling Irit dan Bandel, Cocok untuk Keluarga!

3. Desain Mobil

Selanjutnya, kedua jenis mobil memiliki desain yang berbeda secara konsep. Memang, keduanya memiliki bodi yang sangat besar daripada kebanyakan jenis mobil lain.

Pada poin pertama tadi, kami sudah menyebut SUV memiliki desain eksterior tangguh dan tampak lebih kokoh. Sementara itu MPV mengambil konsep desain lebih elegan dan cukup fleksibel untuk kustomisasi atau modifikasi pada bagian bodi.

Dengan demikian, SUV biasanya akan tampil lebih maskulin dan gahar ketimbang MPV. Inilah mengapa SUV umumnya menjadi favorit para pecinta otomotif.

4. Kapasitas Mesin

Kapasitas mesin SUV vs MPV kerap menjadi topik yang cukup menarik bagi pecinta otomotif. Dari hal ini, SUV lebih unggul dalam aspek ini.

Alasannya, SUV mampu melewati setiap medan jalan seperti jalanan bergelombang dan berlubang. Terlebih, jenis mobil ini juga tergolong sebagai semi-offroad.

Tentu saja, SUV umumnya memiliki kapasitas mesin lebih dari 1.500 cc. Sementara itu, kapasitas maksimal MPV umumnya hanya mencapai 1.500 cc.

Baca Juga: 7 Tips Membeli Mobil MPV Bekas, Panduan agar Tak Salah Pilih

5. Ban Mobil

Perbedaan MPV dan SUV lain yang mencolok terdapat pada ban mobil, terutama pada kontur. Pertama, MPV harus memiliki ban berukuran standar atau sama seperti yang terpasang pada jenis mobil lain.

Biasanya, MPV akan lebih cocok saat berjalan di daerah urban atau perkotaan. Inilah mengapa jenis mobil ini sudah memiliki desain sebagai mobil perkotaan.

Berbeda dari MPV, SUV wajib memiliki ukuran ban lebih besar dari itu, lebih tepatnya memiliki velg 15 inci. Ternyata terdapat alasan khusus, yakni agar membuatnya mampu melewati medan lebih berat, misalnya pedesaan dan jalan tidak beraspal.

6. Ground Clearance

Sekali lagi, SUV memiliki keunggulan ketimbang MPV. Lihat dari ground clearance-nya. Semenjak konsep SUV sebagai mobil yang mampu melewati setiap medan jalan, ground clearance-nya dapat lebih tinggi.

Tercatat bahwa ground clearance mobil SUV kurang lebih 200 mm. Ini akan memudahkannya untuk melewati medan ekstrim sekalipun. Alhasil, pengendara dan pengemudi tidak perlu khawatir saat harus melewati jalan bergelombang.

Sementara itu, MPV memiliki ground clearance yang mencapai 170-185 mm. Inilah mengapa jenis mobil ini lebih cocok untuk berjalan di jalan perkotaan, bukan di medan off-road.

Baca Juga: Toyota Innova SUV atau MPV? Ini Jawaban Selengkapnya

7. Fitur

Perbedaan jenis mobil SUV dan MPV yang paling menonjol terakhir terdapat pada fitur. SUV memiliki fitur kenyamanan dan keamanan yang relatif lengkap.

Sudah banyak produk SUV yang memiliki keyless system dan tombol start-stop engine. Ada juga berbagai fitur canggih lainnya seperti monitor parkir. Setiap fitur yang tersedia tersebut setara dengan harga relatif tinggi.

Sementara itu, produk MPV kebanyakan tidak memiliki fitur serupa dan secanggih SUV. Setidaknya, setiap fitur tersebut masih mengutamakan kenyamanan dan keselamatan bagi pengendara dan penumpang.

Sudah memahami apa saja perbedaan MPV dan SUV? Jangan sampai tertukar saat ingin membeli salah satunya nanti. Kedua jenis mobil ini memiliki keunggulan yang menarik perhatian pecinta otomotif.

Tertarik memiliki mobil MPV atau SUV sebagai kendaraan keluarga? Tetapi harga mobil baru membuat khawatir? Mobil bekas kerap menjadi alternatif bagi keluarga yang tidak cukup membeli mobil keluaran terbaru.

CarsGallery.co.id memastikan setiap produk SUV dan MPV yang tersedia sudah melalui inspeksi dan bergaransi. Kunjungi laman kami untuk mulai mencari mobil idaman Anda!



Jangan Salah! Ini 7 Perbedaan Innova Reborn dan Venturer

Terkenal sebagai mobil keluarga yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia, tahukah Anda perbedaan Innova Reborn dan Venturer?

Meski terlihat sama dari berbagai sisi baik dari segi eksterior, interior, teknologi mesin hingga rentang harga, nyatanya ketika Anda berinisiatif untuk memiliki series mobil gagah ini, mempelajari perbedaan keduanya adalah pilihan paling bijaksana.

Oleh karena itu, kali ini kami akan membahas apa bedanya Innova Venturer dan Reborn secara lengkap pada artikel berikut.

Baca juga: Intip Tipe Tertinggi Innova Reborn, Benarkah Mirip Venturer?

Perbedaan Innova Reborn dan Venturer

Bingung menentukan pilihan ingin Innova Reborn atau Venturer? Cek perbedaan selengkapnya di sini sebagai bahan pertimbangan, antara lain:

1. Transmisi dan Dapur Pacu

Jika Anda mengerti otomotif, maka bisa mengambil kesimpulan bahwa dapur pacu mobil Reborn dan Venturer ini sama. Di mana, tenaga yang bisa mobil ini hasilkan mencapai 137 Hp per 5.600 rpm dengan torsi maksimal 183 Nm per 4.000 rpm.

Namun, perbedaaan keduanya bisa Anda lihat di bagian transmisinya. Untuk Innova Reborn Anda bisa mendapatkan transmisi manual dengan 5 percepatan berbeda dengan Innova Venturer yang hadir dengan transmisi otomatis dan 6 percepatan.

Jika Anda menyukai mobil manual, maka Innova Reborn adalah pilihan paling tepat. Namun, bagi pecinta mobil otomatis Venturer layak Anda pertimbangkan.

2. Kaki-Kaki Mobil

Berikutnya, perbedaan lain bisa Anda temukan pada kaki-kaki mobil, utamanya di bagian velg dan ban. Untuk Innova Venturer Anda sudah bisa menemukan tipe ban Radial dengan ukuran 215/55.

Selain itu, velg nya pun memiliki desain ring 17 yang mirip sekali dengan Toyota Alphard. Hal ini berbeda dengan Innova Reborn yang hanya berbekal ban Radial 205/65 dan velg ring berukuran 16 dengan tipe alloy.

Baca Juga: 5 Perbedaan Innova Tipe E dan G, Lebih Bagus Mana?

3. Kemudi

Ketika Anda ingin membandingkan perbedaan Innova Reborn dan Venturer untuk mengetahui mana yang lebih unggul, maka pertimbangkan dari sisi kemudinya.

Innova Venturer menonjolkan penggunaan rack & pinion dari sisi kemudi lengkap dengan power steering-nya. Pemilihan kemudi ini bertujuan untuk mengatur setir agar lebih atraktif dan mudah daripada mobil lainnya.

Sementara untuk Innova Reborn nyata tidak mau kalah. Anda juga bisa menemukan komponen yang cukup mirip, hanya saja poin pembedanya terletak dari sisi pemakaian tilt & telescopic di bagian kolom kemudi.

4. Eksterior Mobil

Berikutnya, lihat kedua jenis mobil tersebut dari tampilan eksteriornya. Mungkin sekilas Anda akan terpesona dengan tampilannya yang terkesan mewah dan gagah.

Namun, jika Anda lebih teliti dalam mengamati, ternyata ada perbedaan mendasar yang jarang orang ketahui. Pada mobil Innova Reborn bagian depan, Anda bisa menemukan trapezoidal front grille dengan warna dark grey.

Tidak hanya itu, Anda juga bisa mendapatkan ornament chrome atau finishing chrome untuk menciptakan kesan stylish dan modern pada mobil.

Hal ini cukup berbeda dengan Venturer yang cenderung menyuguhkan distinctive grille (interior desain untuk mobil sport) dengan new bumper spoiler package untuk menciptakan kesan elegan dan menarik.

Pada tampilan Venturer kali ini Anda bisa menikmati kesan elegan yang lebih kuat daripada Reborn. Oleh karena itu, bagi beberapa orang yang senang dengan desain cantik dan gagah, mobil Innova Venturer tampak lebih menarik daripada Reborn.

5. Interior Mobil

Selain bagian eksterior mobil, interior Innova Reborn dan Venturer pun tampak berbeda. Apalagi bagian interior ini merupakan faktor berkendara yang nyaman dan aman selama mengemudi.

Oleh karena itu, pihak Innova sendiri berbondong-bondong menyuguhkan interior terbaik pada dua mobil favorit ini. Bahkan, dari keduanya Anda bisa mendapatkan head unit komprehensif dengan ukuran 9 inchi.

Tidak hanya itu, keduanya juga sudah lengkap dengan versatile 9 inchi. Poin pembedanya terdapat pada fitur Illumination Light Ambience di bagian kabin yang hanya dimiliki oleh Venturer saja.

Perbedaan lain juga bisa Anda temukan di bagian jok mobil. Venturer dinilai lebih unggul karena menggunakan lapisan jok dengan bahan dasar kulit premium. Sedangkan, untuk Innova Reborn hanya menggunakan bahan fabric.

Baca juga: Toyota Innova SUV atau MPV? Ini Jawaban Selengkapnya

6. Fitur Keselamatan

Fitur keselamatan merupakan perbedaan lain yang bisa Anda jadikan bahan pertimbangan. Contohnya dari sisi jumlah airbags.

Venturer melengkapi fitur keselamatannya dengan tambahan side dan CSA (alat untuk meningkatkan keamanan berkendara) yang berada di belakang kemudi, kursi penumpang, kaki pengemudi dan juga bagian samping kendaraan.

Sedangkan untuk Innova Reborn belum terdapat airbags di sisi samping dan hanya menggunakan Front D+P serta D-Knee (alat perlindungan diri dari benturan apabila terjadi kecelakaan).

Meskipun poin pembeda tersebut cukup besar, tetapi Venturer dan Reborn sama-sama memiliki fitur dasar yang cukup membantu dalam keselamatan berkendara.

Beberapa fitur keamanan yang dimiliki oleh kedua mobil ini antara lain vehicle stability control, anti-lock braking system (ABS), emergency brake signal, hingga hill start assist control.

7. Harga

Terakhir, perbedaan yang sudah jelas Anda ketahui adalah dari sisi harga. Berdasarkan fitur canggih dimiliki oleh Venturer tentu harga jual di pasaran lebih tinggi daripada Reborn.

Venturer berada di rentang Rp479 Juta – Rp504 Juta, sementara Reborn masih terbilang ekonomis di harga Rp384 Juta – Rp431 Juta. Rentang harga ini bisa berubah sewaktu-waktu tergantung permintaan pasar dan trend di dunia otomotif.

Itulah beberapa perbedaan Innova Reborn dan Venturer yang bisa Anda jadikan pertimbangan. Perhatikan dengan saksama seluruh poin penjelasan di atas baik dari sisi unggul ataupun kekurangan yang dimiliki kedua mobil tersebut.

Setelah itu, Anda bisa memutuskan untuk membeli mobil yang mana sesuai keinginan. Pastikan untuk membeli mobil bekas berkualitas tinggi di CarsGallery.

Hadir dengan garansi 1 tahun penuh dan inspeksi menyeluruh, kualitas CarsGallery tidak perlu diragukan lagi. Temukan mobil impian Anda di sini dengan harga terjangkau dan kualitas memuaskan!



Innova Bensin vs Diesel, Mana yang Lebih Baik? 

Sedang bingung mau pilih Innova bensin atau bermesin diesel? Baiknya cek dulu perbandingan Innova bensin vs diesel di sini. 

Pasalnya, kedua tipe mesin Innova ini punya kelebihan serta kekurangannya masing-masing. 

Innova bensin misalnya, mobil ini mesinnya lebih halus dan minim asap saat Anda mengendarainya. Di sisi lain, Innova yang pakai solar atau Dexlite, mesinnya kenceng dan irit bahan bakar. 

Itu baru sedikit perbandingan antara kedua tipe mesinnya. Mau tahu lebih jauh? Baca sampai habis!

Baca Juga: Toyota Innova SUV atau MPV? Ini Jawaban Selengkapnya

Perbandingan Innova Bensin vs Diesel

Nah, demi menemukan pilihan terbaik antara kedua mesin dan sesuai dengan kebutuhan Anda, mari cek perbandingannya: 

1. Performa Mesin

Pertama, mari kita bahas dari segi mesin. Pasalnya, performa mesin menjadi poin pembeda yang begitu mencolok antara dua tipe mobil pabrikan Toyota ini. 

Umumnya, Innova bensin memakai mesin dengan kapasitas 1.998 dengan kode mesin 1TR-FE Dual VVT-i 

Jika membahas soal mesin yang tersemat dalam Innova bensin, maka masalah paling populernya soal penggunaan bahan bakar yang tidak efisien. Jadi, bakal cukup boros dan performanya kurang ngacir. 

Sedangkan pada tipe satunya, Innova telah menghadirkan mesin 2GD-FTV yang kapasitasnya 2.400 cc. Maksud dari hal ini adalah dari segi mesin sudah pasti unggul karena kapasitasnya lebih besar. 

Apalagi ini adalah upgrade dari kode mesin sebelumnya yakni 2KD-FTV. Mesin tersebut, sudah memakai teknologi Variable Nozzle Turbocharger (VNT).

Keduanya berbeda kalau soal akselerasi karena Innova bensin menunjukkan hasil akselerasi yang lebih rendah: 

  • Innova bensin: akselerasi 0 – 100 km/jam kurang lebih 12 detik
  • Innova diesel: akselerasi 0 – 100 km/jam 11,8 detik

Kalau soal kecepatan, keduanya masih sama. Tapi yang berbeda yakni dari respon mesin. Kalau RPM rendah, maka Innova bensin pemenangnya karena lebih halus ketika Anda gas. Meskipun memang tetap terasa kurang bertenaga. 

2. Konsumsi Bahan Bakar

Jika membandingkan Innova bensin vs diesel, maka kurang pas kalau belum membahas konsumsi BBM keduanya. 

Dari segi konsumsi BBM Innova Reborn bensin vs diesel, hasilnya penggunaan Innova varian bensin lebih boros yakni 5 – 6 km per liter BBM. Sedangkan mesin diesel yakni 9 – 10 km per liter. 

Walaupun lebih irit, minusnya hanya dari harga solar yang relatif tinggi dan ini seringkali jadi pertimbangan untuk tetap memilih Innova bensin. 

Selain itu, Innova bermesin bensin juga memiliki keunggulan dari suara mesin yang lebih halus. Pasalnya, mesin mobil yang pakai solar, suaranya lebih kasar. 

3. Perawatan Innova Bensin vs Diesel

Poin ini juga penting jadi pertimbangan karena mempengaruhi seberapa sering Anda harus bolak-balik bengkel untuk perawatan. 

Pada mesin bensin, biasanya perawatan lebih simpel karena ganti oli atau service lain, butuh 10.000 km sekali saja. Dengan kata lain hanya sekitar enam bulan sekali. 

Komponen lain seperti busi juga cukup tahan lama karena Anda harus menggantinya hanya 20.000 km sekali. 

Sebaliknya, mobil diesel butuh perhatian dan perawatan lebih. Kalau ganti oli harus 5.000 – 10.000 km sekali dan bahkan filter solarnya juga. 

Solar itu terkenal dengan bahan bakar yang lebih kotor daripada jenis bahan bakar bensin. Jadi, jika Anda tidak memilih Innova bensin maka harus sering-sering menggantinya agar tak rentan tersumbat dan tetap menjaga performanya optimal. 

Baca Juga: 5 Perbedaan Innova Tipe E dan G, Lebih Bagus Mana?

4. Penjualan Innova Bensin vs Diesel

Demi mengetahui yang terbaik, tentu membandingkan minat masyarakat Indonesia dengan angka penjualannya adalah hal yang masuk akal. 

Untuk itu, ada penjelasan dari pihak Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM). Ia mengatakan bahwa secara total, 60% penjualan Kijang Innova itu datangnya dari varian diesel. 

Dengan kata lain, sisanya untuk Innova bermesin bensin yakni 40%. Jadi, konsumen Indonesia memang tak terlalu minat untuk membeli mesin bensin karena cenderung boros dan torsinya kecil. 

Pemilihan ini juga berdasarkan efisiensi bahan bakar dan torsi yang besar, apalagi sudah ada varian hybrid seperti Innova Zenix yang mungkin bisa mengubah preferensi konsumen di kemudian hari. 

5. Kenyamanan Berkendara

Innova diesel apakah irit? Sangat. Tapi, bagaimana dengan kenyamanan berkendaranya? 

Banyak ulasan yang menyatakan jika mesin ini terlalu berisik dan terasa getarannya. Jadi, kenyamanan dalam kabin akan berkurang. 

Berbeda jika Anda memilih mesin bensin karena mesinnya terkenal lebih halus dan suaranya lebih tenang. 

Saat Anda membutuhkan mobil yang hanya untuk di area perkotaan, maka pilihan Innova bensin bisa jadi yang terbaik. 

Selain itu, getaran dari mesin bensin juga lebih minimal, akselerasinya halus, tapi minusnya di bahan bakar dan tenaganya saja. 

6. Interior dan Eksterior

Keduanya kalau dari segi eksterior dan interior memang tak jauh berbeda. Eksteriornya hampir seragam dan bagian interiornya juga demikian. Tapi, paling bedanya hanya di trim level maupun fitur tambahan yang ada. 

Baca Juga: 10 Rekomendasi Mobil 7 Seater yang Terbaik di Indonesia

7. Harga 

Ada yang meletakkan budget sebagai pertimbangan utama? Jika Anda sering mempertimbangkan ini, maka Innova bensin bisa jadi pilihan. 

Harganya mulai dari Rp384 jutaan untuk tipe bensin. Di sisi lain, mesin Innova yang pakai solar mulai dari Rp411 jutaan untuk tipe paling dasar. 

Jadi, Mana yang Lebih Baik? 

Sudah pasti jawaban Innova bensin vs diesel ini relatif. Jika Anda hanya ingin mobil harian dan cukup nyaman, Innova bensin adalah yang terbaik. 

Tapi, yang ingin performa, akselerasi, efisiensi bahan bakar, dan tenaga, bisa pilih tipe satunya. 

Kalau harga, keduanya memang sama-sama tinggi. Untuk itu pilihan terbaik Anda bisa cek saja unit mobil di CarsGallery.co.id. Udah murah, masih bagus pula. Cek sekarang!



Berapa Konsumsi BBM Innova Reborn Diesel? Irit dan Menarik!

Innova Reborn merupakan salah satu mobil inovasi pembaharuan dari Toyota yang ternyata menarik minat pengguna kendaraan roda empat. Namun, klaim fakta atau mitos muncul terkait konsumsi BBM Innova Reborn diesel.

Beberapa pengguna menilai bahwa Reborn diesel terkenal dengan keiritan penggunaan bahan bakar. Namun, dari sisi pengguna yang lain menilai hal tersebut sesuai dengan harga bahan bakar solar yang cukup mahal.

Menjawab persoalan tersebut, kali ini kami akan membahas apakah Innova Reborn irit dan benar-benar menarik untuk dimiliki. Anda bisa menemukan jawaban lengkapnya pada artikel di bawah ini.

Baca Juga: Angka Konsumsi BBM Toyota Rush Lama, Gen 2, dan Terbaru

Berapa Konsumsi BBM Innova Reborn Diesel?

Menjadi salah satu mobil yang menarik di mata masyarakat Indonesia, Innova Reborn memunculkan banyak pertanyaan terkait penggunaanya, utamanya dalam hal konsumsi bahan bakar.

Menanggapi kegaduhan tersebut, pihak Toyota menyampaikan klaim terkait bahan bakar pada Innova Diesel dinilai cukup irit daripada mobil sejenisnya. Hal ini karena Innova Reborn telah masuk ke dalam mobil tipe Multi Purpose Vehicle (MPV).

Lantas, berapa km per liter Innova Reborn diesel? Berdasarkan konsumsi bahan bakar standar dalam perkotaan, Innova Reborn menghabiskan BBM sekitar 13 km/liter.

Sedangkan saat Anda berada di luar kota dengan jalanan lurus tanpa hambatan, konsumsi BBM bisa berada di rentang 16 – 18 km/liter.

Untuk jenis solar berkualitas yang bisa Anda gunakan pada Innova Reborn adalah Dexlite atau Pertamina Dex. Kombinasi mobil MPV dengan pemakaian solar pemium ini akan membuat Innova Reborn akan lebih hemat dua kali lipat yaitu 1 – 2 km/liter.

Rentang ini dinilai cukup efisien jika Anda bandingkan dengan penggunaan Innova Reborn berteknologi bensin yang dari segi bahan bakar sendiri terkenal mahal

Baca juga: Berapa Konsumsi BBM Terios Lama? Ini Jawabannya

Kenapa BBM Innova Diesel Lebih Irit?

Membandingkan Innova Diesel dengan golongan mobil sekelasnya, Anda akan berkesimpulan bahwa kendaraan roda empat satu ini benar-benar irit. Tahukah Anda kenapa demikian? Berikut beberapa alasan penunjangnya:

1. Keluaran Torsi Besar

Pertama, Innova Reborn bisa menekan konsumsi BBM lebih irit karena keberadaan torsi yang besar sehingga tidak perlu menginjak pedal gas terlalu dalam. Terlebih Toyota sendiri sudah membekali mesinnya dengan 4 silinder berkode 2KD-FTV.

Sehingga, torsi yang dihasilkan pun lebih besar yaitu 260 Nm pada 1.600 – 2.400 rpm, sedangkan untuk tenaga maksimalnya mencapai 105dk pada 3.600 rpm.

Keberadaan torsi yang besar ini memungkinkan mesin Innova lebih kuat dan memiliki tenaga ekstra.

Selain itu, mobil ini juga jadi lebih awet bahan bakar karena Anda tidak perlu mencapai RPM tertinggi untuk menghasilkan tenaga yang besar saat menginjak pedal gas.

2. Terdapat Fitur Eco Mode

Selanjutnya, faktor penunjang irit pada Innova Reborn adalah keberadaan prinsip eco driving untuk menghemat konsumsi bahan bakar mobil.

Eco Mode ini sangat membantu kendaraan saat mengemudi di daerah Ibukota yang cenderung macet dan membutuhkan tarikan yang nyaman. 

Prinsip ini membuat tenaga yang dikeluarkan mobil lebih terbatas sehingga lajunya pun cenderung halus.

Belum berhenti sampai di situ saja, keberadaan fitur eco mode juga sudah lengkap dengan eco indicator lamp sebagai indikator penyampaian informasi kepada pengemudi untuk mengontrol pedal gas lebih bijak.

Tujuannya tentu saja berkaitan dengan penghematan konsumsi bahan bakar. Lampu ini nantinya akan otomatis menyala saat Anda berada di putaran mesin 2.000 rpm.

Baca juga: 8 City Car Paling Irit Bahan Bakar, Layak Dipertimbangkan!

3. Spesifikasi Mesin

Terakhir, kenapa Innova Reborn bisa irit bahan bakar salah satu faktornya adalah dukungan dari spesifikasi mesin yang mobil miliki. Pada generasi pertamanya, Toyota sudah melengkapi mesinnya dengan teknologi 2KD-FTV common rail.

Teknologi ini memiliki mesin mobil 4 silinder sehingga tenaga yang dihasilkan berada di ambang maksimal yaitu 105 dk dengan putaran 3.600 rpm.

Berbeda dengan generasi keduanya yang sudah bermesinkan 2GD-FTV kapasitas 2.400 cc karena mengalami facelift. Berdasarkan hal tersebut tentu Anda tidak ragu lagi kenapa mobil Toyota keluaran terbaru ini sangat irit sekali.

Nah, itulah beberapa pembahasan menarik seputar jumlah konsumsi BBM Innova Reborn diesel beserta faktor pemicunya. Bagaimana? Innova Reborn menarik sekali untuk dimiliki dan dijadikan mobil keluarga untuk perjalanan jauh, kan?

Yuk dapatkan sekarang mobil Innova di CarsGallery. Koleksi banyak, kualitas terjamin, lengkap dengan garansi 1 tahun penuh! Jangan tunda lagi, segera hubungi tim customer service dan temukan mobil kesayangan Anda.



Berapa Konsumsi BBM Innova Reborn Bensin? Irit atau Boros?

Apakah konsumsi BBM Innova Reborn bensin irit atau boros? Pertanyaan tersebut sering sekali terlontar bagi penggemar mobil brand Toyota, apalagi yang ingin membeli Innova Reborn.

Innova merupakan salah satu produk Toyota yang populer di Indonesia. Popularitasnya tidak terlepas dari berbagai kelebihannya sebagai mobil keluarga dengan ukuran kabin relatif luas.

Generasi kedua Innova dinamakan sebagai Innova Reborn dan menghadirkan berbagai perkembangan dari generasi pertama. Debut pada akhir 2015, mobil ini tersedia dalam varian mesin diesel dan mesin bensin.

Tetapi varian mesin bensin memang tidak sepopuler Innova diesel. Apakah benar rata rata konsumsi BBM Innova Reborn varian bensin lebih irit atau justru lebih boros daripada diesel?

Konsumsi BBM Innova Bensin Reborn Matic dan Manual

Sebelum beralih pada perbandingan apakah varian mesin bensin lebih irit, Innova generasi kedua tersedia dalam varian transmisi manual dan matic. Berikut adalah perbandingan konsumsi BBM-nya berdasarkan berbagai sumber:

1. Konsumsi BBM Innova Reborn Matic Bensin

Pertama, Innova Reborn bertransmisi matic atau otomatis membutuhkan rata-rata 12,4 km per liter. Angka tersebut jika mobil melaju dengan kecepatan rata-rata 22 km per jam.

Jika berjalan dengan kecepatan 90 km per jam tanpa hambatan, konsumsi BBM-nya bertambah menjadi 18,5 km per liter.

Terakhir, apabila Innova Reborn matic berjalan dengan kecepatan stabil di antara 60-70 kilometer per jam, konsumsi BBM dapat mencapai 20 km per liter. Ini karena putaran mesin dapat tetap rendah untuk membantu efisiensi konsumsi bahan bakar.

Baca Juga: Toyota Innova SUV atau MPV? Ini Jawaban Selengkapnya

2. Konsumsi BBM Innova Reborn Manual Bensin

Kemudian, berapa konsumsi BBM Innova Reborn bensin bertransmisi manual? Innova generasi kedua ini mampu memakan kurang lebih 9.7 km per liter dalam kecepatan rata-rata 20 km per jam.

Apabila mobil ini melaju di jalan bebas hambatan seperti jalan tol, efisiensinya dapat meningkat. Maka, konsumsi BBM terhitung kurang lebih 13,6 km per liter.

Kelebihan lain dari Innova generasi kedua ini terdapat pada kemampuan cruising dengan gigi lima dan kecepatan 100 km per jam. Kedua kombinasi tersebut menghasilkan putaran mesin maksimal 2.900 rpm.

Baca Juga: Urutan Generasi Innova dari Mesin 2KD hingga Innova Zenix!

Perbandingan Rata-Rata Konsumsi BBM Innova Reborn Bensin dan Diesel

Lalu, benarkah penggunaan bahan bakarnya lebih irit daripada mesin diesel?” Jadi, berikut adalah perbandingannya.

1. Konsumsi BBM Innova Reborn Bensin

Faktanya, Innova Reborn bensin memiliki tangki berkapasitas 55 liter untuk bahan bakar. Dipercaya bahwa saat itu Innova Reborn merupakan mobil dengan tangki bensin berkapasitas terbesar di Indonesia.

Jika melihat dari perbandingan Innova Reborn matic bertransmisi matic dan manual, rata-rata konsumsi pemakaian di dalam kota dapat mencapai 9,7 km/liter. Sementara itu, angka ini dapat meningkat menjadi 13,6 km/liter untuk di luar kota.

Untuk jenis produk bensin, sebaiknya Innova Reborn menggunakan bensin beroktan 92-93 RON. Jika menggunakan bensin dari Pertamina, produk Pertamax merupakan pilihan yang cocok demi menghasilkan tarikan maksimal.

Faktanya, tingginya angka oktan mampu membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar sekaligus menambah daya tahan mesin.

Baca Juga: Intip Tipe Tertinggi Innova Reborn, Benarkah Mirip Venturer?

2. Konsumsi BBM Innova Reborn Diesel

Terdapat beberapa alasan mengapa Innova Reborn Diesel kurang begitu diminati bagi pecinta otomotif. Pasalnya, terdapat kekurangan berupa aroma tidak sedap dan suara berisik karena pembakaran dalam mesin. Ironisnya, varian diesel ini justru mampu menarik perhatian bagi konsumen Indonesia. 

Benar, alasannya tidak lain adalah kemampuan efisiensi bahan bakar yang lebih tinggi daripada varian bensin.

Oleh sebab itu, tercatat bahwa Innova Diesel mampu menghemat efisiensi BBM 14,9 km/liter. Angka ini lebih tinggi daripada rata-rata efisiensi oleh Innova bensin tadi.

Penggunaan teknologi Variable Nozzle Turbocharger pada varian diesel ini sebenarnya sangat membantu. Tidak hanya menambah efisiensi BBM, tetapi juga mampu memaksimalkan tenaga dan performa.

Kesimpulannya, penggunaan bahan bakar mobil ini ternyata memiliki efisiensi lebih rendah daripada varian diesel. Innova Reborn diesel mungkin tidak cocok bagi setiap orang, tetapi kemampuan efisiensinya justru menjadi keunggulan tersendiri.

Patut Anda ingat bahwa tingkat efisiensi BBM ini juga akan bergantung pada berbagai faktor lain. Jadi, pastikan Anda memperhatikan setiap faktor tersebut demi memaksimalkan kemampuan efisiensi konsumsi BBM.

Beli Innova Reborn bekas yang berkualitas dan telah lolos inspeksi? Kunjungi CarsGallery.co.id hari ini untuk melakukan jual beli mobil bekas bergaransi!

Ini 4 Perbedaan Innova Bensin dan Diesel, Mana yang Terbaik?

Kijang Innova merupakan salah satu merek mobil bergengsi yang penggunaannya populer di Indonesia. Saat ini Anda bisa menemukan dua varian mesin yaitu bensin dan diesel. Namun, tahukah Anda apa perbedaan Innova bensin dan diesel dari Kijang?

Berjaya sejak tahun 1997 karena sangat nyaman untuk berkendara, Toyota hadir dengan inovasi variasi mesin yang membuat beberapa masyarakat Indonesia bingung memilih mana yang terbaik.

Supaya Anda lebih mudah menemukan pilihan yang sesuai, kali ini kami akan membahas lengkap apa perbedaan antara mesin bensin dan diesel pada mobil Innova.

Baca juga: Toyota Innova SUV atau MPV? Ini Jawaban Selengkapnya

Perbedaan Innova Bensin dan Diesel

Bingung menentukan pilihan antara Innova bensin atau diesel? Coba pertimbangkan beberapa poin di bawah untuk menemukan mobil impian Anda, antara lain:

1. Konsumsi Bahan Bakar (BBM)

Pertama, perbedaan paling menonjol bisa Anda temukan dari konsumsi bahan bakarnya. Meskipun hal sederhana, nyatanya konsumsi bahan bakar yang efisien merupakan pertimbangan penting yang harus Anda lakukan.

Pada Toyota Innova sendiri konsumsi bahan bakar mobil berada di kisaran 5-6 kilometer per liter. Berbeda dengan mesin diesel yang bisa menempuh 9-10 kilometer per liter.

Jika Anda pertimbangkan rentang konsumsi bahan bakar, mungkin Innova diesel terlihat menggiurkan. Namun, Anda juga perlu tahu bahwa harga solar untuk mesin diesel pun tergolong mahal.

Belum lagi risiko untuk mengganti filter bahan bakar karena suara yang keluar cukup berisik. Jadi, dari pertimbangan tersebut Innova dengan mesin bensin dinilai lebih aman dan memiliki perawatan cukup mudah untuk pemakaian jangka panjang.

2. Desain Interior dan Eksterior Mobil

Selanjutnya, Anda bisa melihat perbedaan lain dari desain interior dan eksterior kendaraan. Dari tampilan luarnya, Anda bisa langsung bisa melihat perbedaan di bagian emblem pintu bagasi mobil.

Di mana, terdapat angka 2.0 untuk mesin mobil dan Innova 2.4 pada tipe diesel. Selain itu, pada Innova bensin juga terdapat inovasi yang membuatnya terlihat mewah sekaligus mengatasi kekurangan dari sisi performa dan juga mesin.

Innova bensin kini sudah lengkap dengan trim Luxury untuk meningkatkan kenyamanan saat berkendara. Bahkan, dalam varian ini juga sudah lengkap dengan captain seat di bagian tengah mobil.

Belum berhenti sampai di situ saja, Innova juga telah menawarkan dukungan grille trapezium di bagian depan yang berkombinasi dengan logo Toyota berwarna putih. Hal ini membuat kesan gagah dan mewah semakin terbentuk begitu saja.

Berbeda dengan Innova diesel yang masih belum menambahkan fitur canggih meskipun desain eksteriornya sedikit berbeda. Sehingga dari segi efektivitas dan desain, mobil dengan mesin bensin tetap menjadi pilihan terbaik.

Baca Juga: Intip Tipe Tertinggi Innova Reborn, Benarkah Mirip Venturer?

3. Mesin

Mesin selalu menjadi pertimbangan ketika pelanggan ingin melakukan pembelian kendaraan. Pada Innova dengan mesin bensin kapasitas yang dimiliki adalah 1.998 cc 1 TR-FE Dual VVT-i.

Sedangkan untuk Innova Reborn dengan mesin diesel telah mengalami pembaharuan menjadi 2GD-FTV 2.400 cc dari yang sebelumnya 2KD-FTV 2.500 cc.

Perbedaan tampak jelas bisa Anda lihat dari penggunaan mesin tersebut. Meskipun unggul dari aspek lainnya, tetapi Innova pada mesin bensin kurang memuaskan.

Bahkan, beberapa penggunanya menilai cukup boros meskipun sudah menggunakan teknologi Dual VVT-i.

Pada pembaharuan teknologi mesin Innova Reborn terbaru telah menggunakan Variable Nozzle Turbocharger (VNT) sekaligus intercooler, sehingga efisiensi bahan bakar jadi lebih baik. 

Perbandingan ini akan menghasilkan Kesimpulan bahwa mesin dengan teknologi diesel pada kendaraan inovasi Toyota Reborn terbaru terbilang lebih efisien daripada Innova dengan mesin bensin.

Namun, konsep ini akan berbeda jika Anda membandingkan mobil Innova Reborn lawas berteknologi diesel dengan kendaraan bermesin bensin. Nyatanya dari segi teknologi sama, tetapi harga bahan bakarnya yang berbeda.

4. Harga

Terakhir, perbedaan juga bisa Anda temukan dari sisi harga. Di mana, mobil berteknologi diesel ini memiliki rentang harga lebih tinggi daripada tipe bensin.

Untuk mobil Innova dengan tipe bensin memiliki rentang harga mulai dari Rp355.000.000 – Rp435.255.000. Sedangkan untuk mobil Innova tipe diesel bisa Anda dapatkan di rentang Rp375.400.000 – Rp450.100.000.

Rentang tersebut sudah sesuai dengan keunggulan masing-masing kendaraan. Apabila Anda memiliki budget terbatas tetapi berkeinginan memiliki mobil Innova, maka kendaraan berteknologi bensin ini bisa menjadi opsi terbaik. 

Baca Juga: Urutan Generasi Innova dari Mesin 2KD hingga Innova Zenix!

Bagaimana Cara Membedakan Innova Diesel dan Bensin?

Jika Anda lihat sekilas, mungkin tampilan dari Innova diesel dan bensin tidak jauh berbeda. Oleh karena itu, Anda perlu paham bagaimana trik untuk membedakannya baik secara fisik ataupun teknis. Berikut penjabaran selengkapnya, antara lain:

1. Dengarkan Suara Mesin

Pertama, Anda bisa membedakan Innova diesel dan bensin dari suara mesin yang dihasilkan. Pada mesin diesel biasanya suara cenderung lebih kasar dan keras daripada mesin mobil.

Anda bisa menganalisis timbulnya suara ‘gemeretak’ ketika mesin mobil Anda hidupkan.

2. Label di Belakang Mobil

Selanjutnya adalah keberadaan label di bagian belakang mobil. Untuk mesin diesel biasanya terdapat label 2.4, sedangkan varian bensin berlabel 2.0.

3. Torsi

Kemudian, cara lain untuk mengetahui perbedaan Innova bensin dan diesel yaitu dengan melihat torsi kendaraan. Seperti pada pembahasan sebelumnya, mesin diesel pada mobil Innova memiliki torsi lebih besar.

Hal ini bisa dengan mudah Anda rasakan ketika mobil dalam kondisi menanjak. Mesin ini cenderung lebih kuat daripada teknologi bensin.

4. Konsumsi Bahan Bakar

Terakhir, dari sisi konsumsi bahan bakar diesel terkenal lebih irit daripada bensin. Meski begitu, Anda juga perlu mengingat kembali bahwa harga solar pun juga lebih mahal daripada bensin. Sehingga, Anda perlu mempertimbangkannya baik-baik.

Demikianlah pembahasan ringkas seputar perbedaan Innova bensin dan diesel. Secara keseluruhan tidak jauh berbeda, tetapi Anda harus menentukan pilihan terbaik versi pribadi sebelum menentukannya.

Nah, salah satu dealer mobil bekas yang menawarkan kualitas terbaik adalah CarsGallery.co.id. Memberikan pelayanan memuaskan dan garansi 1 tahun penuh, CarsGallery telah mendapat kepercayaan dari ribuan pelanggan setia.

Anda juga tidak perlu khawatir karena setiap kendaraan yang dipasarkan sudah melewati inspeksi oleh tim professional. Jadi, dari sisi kualitas sengat terjamin sekali. Jangan ragu dan ayo beli sekarang juga!



Mengulik Mesin Nissan March, Mobil Mungil yang Garang

Penyuka city car pastinya sudah tidak asing dengan mobil keluaran Nissan yang satu ini. Namun, sebelum membeli Anda wajib mengetahui bahwa tersedia dua tipe mesin Nissan March.

Mobil mungil ini terkenal akan kelincahannya saat dibawa blusukan ke jalan-jalan sempit perkotaan. 

Mobil jenis city car ini juga sangat irit bahan bakar sehingga mendukung Anda untuk total pengeluaran BBM yang lebih hemat. 

Mari simak dulu ulasan mengenai mesin dari Nissan March.

Mesin Nissan March

Saat awal peluncurannya pada tahun 2010, Nissan hanya menyediakan satu tipe mesin untuk city car mungilnya ini. Mesin yang tersemat berkode HR12DE, memiliki kapasitas 1.2 L dengan konfigurasi 3 silinder.

Kemudian pada tahun 2014, Nissan menawarkan pilihan mesin yang lebih besar, yaitu 1.5 L. Kode mesin Nissan March ini adalah HR15DE. 

Kedua mesin tersebut sama-sama double over-head camshaft (DOHC) dan menggunakan sistem bahan bakar ECCS (Electronic Concentrated Engine Control System). Walau begitu, performanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Sesuai dengan kapasitasnya yang lebih besar, mesin 1.5 L mampu menghasilkan performa yang lebih bertenaga.

Pada mesin 1.2 L, tenaga maksimum Nissan March adalah 78 pk pada 6.000 rpm dengan torsi puncak 106 Nm. 

Sementara itu, mesin 1.5 L mampu memuntahkan output hingga 109 dk pada 6.000 rpm dengan torsi 148 Nm.

Nissan memadukan mesin tersebut dengan dua jenis transmisi, yaitu manual dan otomatis. 

Baca Juga: Review Daihatsu Rocky, SUV Termurah tapi Paling Canggih!

Performa Nissan March

Mesin kecil dari Nissan March membuatnya kerap dianggap tidak nyaman untuk perjalanan ke luar kota. Pasalnya, mobil kecil identik dengan raungan mesin yang bising dan tarikan tenaga yang lemah.

Namun, anggapan tersebut tidak tepat. Bisa kita lihat dari spesifikasinya. Nissan March 1.2 L mampu menghasilkan output sebesar 78 pk. Sehingga semburan tenaga mobil ini terbilang cukup memadai untuk kebutuhan sehari-hari.

Bahkan dari testimoni peserta test drive, March 1.2 L menghasilkan tenaga yang mumpuni untuk melaju dengan kecepatan tinggi.

Peserta test drive juga melaporkan bahwa kondisi kabun tetap senyap dan minim getaran meskipun lajunya meningkat saat masuk rute tol. Selain itu, kinerja mesin terasa mulus serta handling-nya mudah.

Mobil ini juga mendapatkan pujian berkat kemampuan menjaga rentang daya yang baik menghadapi kemacetan. 

Keunggulan tersebut merupakan bukti ketangguhan March dalam melibas jalanan kota yang kerap mengharuskan pengemudi stop and go berkali-kali.

City car mungil ini juga mampu mempertahankan tenaga optimal meskipun melalui medan yang bervariasi, mulai dari jalan tidak rata dan berlubang, berkelok, hingga masuk ke jalur sempit.

Menurut keterangan dari Vice President Sales & Marketing PT Nissan Motor Indonesia, Teddy Irawan, test drive yang dilangsungkan tersebut sengaja memilih rute panjang Jakarta-Yogyakarta untuk membuktikan bahwa March cocok untuk perjalanan jauh.

Teddy juga menjelaskan bahwa output tenaga March yang besar berasal dari teknologi injeksi dengan proses pengabutan bahan bakar yang disempurnakan.

Baca Juga: Review Mitsubishi Mirage 2013: Spesifikasi dan Harganya

Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan

Sebagaimana tertera pada informasi spesifikasi Nissan March, city car mungil ini menggunakan teknologi ECCS. 

Teknologi inovatif dari Nissan ini menggunakan kopling basah untuk menghasilkan performa mesin yang bertenaga, tapi juga ramah lingkungan. 

Menurut klaimnya, March 1.2 L mampu menempuh jarak 20 kilometer per liter untuk tute dalam kota. Sementara untuk rute luar kota, mobil ini mencatat efisiensi yang lebih impresif, yakni mencapai 25 kilometer per liter.

Maka, tidak mengherankan jika March masih menjadi pilihan favorit untuk kendaraan harian masyarakat perkotaan.

City car ini menampilkan performa yang ideal untuk berkendara di lingkungan perkotaan dan sangat irit bahan bakar. Sayangnya, produksi March sudah berhenti pada tahun 2020 silam.

Bagi Anda yang tertarik memiliki March, bisa mendapatkannya dari bursa atau dealer mobil bekas.

Baca Juga: 9 Daftar Mobil Honda Jazz Bekas Harga 50 Jutaan, KM Rendah!

Itulah ulasan lengkap mengenai mesin Nissan March. Apabila ingin memiliki March dengan kondisi prima, maka pastikan Anda melakukan pengecekan mendetail pada bagian mesin terlebih dahulu.

CarsGallery memiliki banyak stok mobil bekas yang kondisinya sudah terbukti mulus dan sehat. Setiap mobil dari CarsGallery juga akan mendapatkan garansi yang berlaku hingga 1 tahun. Temukan segera penawaran terbaik dari CarsGallery.

Kelebihan dan Kekurangan Wuling Confero Terlengkap

Wuling Confero termasuk salah satu andalan saat mencari mobil keluarga harga terjangkau. Namun, sebelum memutuskan beli, ada baiknya untuk memperhatikan kelebihan dan kekurangan Wuling Confero.

Mobil tipe MPV ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat Indonesia sejak pertama kali kemunculannya. Wuling menawarkan harga yang lebih terjangkau untuk produknya ini. Dari sisi kualitas juga cukup memadai.

Mari kenali apa saja kelebihan dan kekurangan dari MPV populer ini.

Kelebihan Wuling Confero

Sebagai salah satu mobil keluarga populer, Wuling Confero menawarkan banyak kelebihan. Berikut beberapa di antaranya:

1. Kabin Mewah dengan Captain Seat

Kelebihan Confero yang membuatnya unggul daripada MPV lain sekelas, yaitu kehadiran jok captain seat untuk penumpang pada baris kedua.

Captain seat mampu memberikan tingkat kenyamanan yang jauh lebih baik daripada jok standar. Jenis jok ini memiliki sandaran kepala, hand rest, serta ruang gerak yang lebih lega. Biasanya, captain seat juga dilengkapi dengan penyetelan ketinggian.

Kehadiran captain seat juga memberikan nuansa mewah dalam kabin sehingga pengalaman berkendara terasa semakin nyaman.

Baca Juga: Lebih Nyaman Fortuner atau Pajero? Ini Dia Pemenangnya

2. Sistem Pengereman Canggih

Wuling membekali MPV ini dengan sistem pengereman canggih. Adanya fitur seperti ABS (Anti-Lock Braking System) dan EBD (Electronic Brakeforce Distribution) membuat pengereman mobil lebih stabil.

ABS berfungsi untuk mencegah roda mobil terkunci saat pengemudi melakukan pengereman mendadak. Sementara fitur EBD bermanfaat untuk mendistribusikan tekanan pengereman secara merata ke semua roda.

Sistem pengereman tersebut bermanfaat meningkatkan keamanan selama berkendara karena dapat membantu mencegah terjadinya kecelakaan. Misalnya, saat situasi darurat, pengereman mendadak Confero lebih minim risiko mobil oleng.

3. Fitur Keamanan Lengkap

Kelebihan selanjutnya dari MPV produksi Wuling ini terletak pada kelengkapan fitur keamanan. 

Confero memiliki berbagai fitur yang umumnya tidak bisa Anda jumpai pada mobil di kelas harga yang sama. Mulai dari Dual Airbag, Emergency Stop Signal, Immobilizer, ISOFIX, hingga alarm anti maling.

Wuling juga menyematkan 6 sensor parkir yang tersebar pada bagian depan dan belakang mobil.

4. Emisi Rendah

Confero sudah memenuhi standar gas emisi Euro IV. Hal ini berarti mesin memiliki tingkat efisiensi yang baik sementara tingkat polusi yang dihasilkan lebih minimal.

Keunggulan tersebut membuat pengguna bisa menikmati kenyamanan perjalanan dengan performa mesin yang bertenaga dan irit. Pengguna juga sekaligus ikut berkontribusi menjaga kelestarian lingkungan.

5. Harga Terjangkau

Wuling Confero 7 seater berhasil memikat banyak konsumen berkat harganya yang lebih terjangkau. 

Harga jual mobil ini terbilang murah untuk MPV yang menawarkan fitur lengkap. Anda sudah bisa membawa pulang MPV kebanggaan Wuling ini dengan membayar mulai dari Rp207 juta.

Baca Juga: Hasil Pengujian Konsumsi BBM Hyundai Stargazer Semua Tipe! 

Kekurangan Wuling Confero

Meskipun menawarkan banyak kelebihan, Confero juga memiliki sejumlah kekurangan yang perlu Anda perhatikan. Berikut beberapa kekurangan Wuling Confero:

1. Eksterior yang Kurang Menarik

Confero hadir dengan desain eksterior yang cenderung kurang menarik, sehingga tampilannya terkesan biasa.

Desain keseluruhan body berbentuk kotak yang membuatnya terkesan kaku dan kurang modern. Bahkan bentuknya mirip dengan mobil jaman dulu yang memiliki kap mesin rendah dan atap tinggi.

2. Kualitas Material yang Kurang Bagus

Keluhan terkait material yang kualitasnya kurang bagus cukup banyak muncul dalam review Wuling Confero.

Beberapa bagian MPV ini menggunakan material yang terkesan murah. Sebagai contoh panel pintu yang menggunakan bahan plastik dan jok yang terbuat dari kulit sintetis. 

Selain menghasilkan tampilan yang kurang memuaskan, penggunaan material yang kualitasnya buruk membuat daya tahannya juga kurang bagus.

3. Getaran Mesin Terasa

Keluhan lain yang dilaporkan pengguna Confero yaitu getaran mesin yang terasa dari bagian kabin. Menurut pengguna, getaran tersebut semakin terasa kuat saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi.

Walaupun tidak berpengaruh terhadap performa mobil, hal ini bisa mempengaruhi kenyamanan perjalanan. Kekurangan tersebut menjadikan Confero kurang ideal bagi orang yang sensitif terhadap getaran.

4. Usia Suspensi Singkat

Wuling membekali MPV ini dengan suspensi MacPherson Strut Coil Spring Independent pada bagian depan. Sementara untuk bagian belakang menggunakan Coil Spring Semi-Independent.

Kombinasi tersebut membuat mobil terasa nyaman selama berkendara, termasuk saat melalui medan yang tidak rata.

Sayangnya, sebagian pengguna melaporkan bahwa usia suspensi dari Confero tidak dapat bertahan lama. Kisaran usia suspensi mobil ini hanya bertahan sekitar 50.000 – 60.000 km.

Apabila sudah melewati masa pakai tersebut, maka suspensi akan mulai mengeluarkan bunyi yang mengganggu.

Baca Juga: Toyota Innova SUV atau MPV? Ini Jawaban Selengkapnya

5. Transmisi Masih Manual

Satu lagi kekurangan yang harus Anda perhatikan, yaitu transmisi yang masih terbatas pada jenis manual.

Confero masih mengandalkan transmisi manual. Padahal para pesaingnya sudah menawarkan kenyamanan ekstra dari transmisi otomatis.

Bahkan pada varian tertinggi Confero sistem transmisi-nya baru berupa ACT (Auto Clutch Transmission) yang bukan merupakan jenis full otomatis. 

Meskipun transmisi ini tidak perlu menggunakan pedal kopling, Anda tetap harus mengganti gigi pada tuas persneling. Sehingga dari tingkat kenyamanan masih tertinggal daripada sistem transmisi otomatis dengan perpindahan gigi yang halus.

Itulah daftar kelebihan dan kekurangan Wuling Confero yang sebaiknya Anda ketahui. Terlepas dari adanya sejumlah kekurangan, Confero bisa menjadi pilihan ideal sebagai mobil keluarga.

Perlu pilihan mobil keluarga lainnya? Tenang, CarsGallery punya stok mobil bekas dari berbagai tipe dan merk yang bisa Anda jadikan mobil keluarga.

Setiap mobil dari CarsGallery dibekali dengan garansi dan sertifikat yang menjamin kualitasnya. Segera kunjungi CarsGallery untuk temukan mobil terjangkau dengan kualitas optimal.

Kelebihan dan Kekurangan Nissan March yang Wajib Diketahui

Nissan March mungkin merupakan nama yang tidak begitu menonjol di pasar otomotif Indonesia. Namun, mobil ini ternyata cukup populer di pasar mobil bekas. Terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan Nissan March yang harus Anda ketahui.

Nissan Indonesia sendiri sudah menghentikan produksi March pada tahun 2020. Meski begitu, tampilan mungil dan kemampuan bermanuver di jalan kecil menjadikannya sebagai favorit bagi pengincar mobil bekas.

Menariknya, March bekas memiliki harga yang stabil di pasaran. Fiturnya pun tergolong cukup lengkap pada masa kejayaannya.

Lantas apa saja setiap kelebihan kekurangan Nissan March? Mari ketahui lebih lengkap sebelum Anda memutuskan untuk membelinya.

Mengenal Nissan March

Nissan March debut pada November 2010 sebagai kendaraan city car dan hatchback. Pada awal debut, pihak Nissan Motor Indonesia menjualnya seharga antara Rp138,8 juta sampai Rp158,7 jutaan.

Model awalnya yang keluar saat itu memiliki tiga varian, yakni transmisi manual, transmisi otomatis, dan high grade. 

Lantas, apa itu high grade? Varian tertinggi dari Nissan March dengan transmisi otomatis dikenal sebagai High Grade atau nama XS.

Varian XS memiliki fitur yang sangat lengkap dan banyak tidak dimiliki oleh varian manual serta otomatis terendah.

Jangan tertipu dengan penampilan mungilnya, karena March bisa mencapai kecepatan 140 km/jam. Bahkan, mobil ini juga memiliki potensi efisiensi BBM yang cukup tinggi.

Nissan March kemudian mengalami facelift pada tahun 2014 dengan berbagai perubahan mencolok. Perubahan tersebut terlihat pada visual eksterior yang terlihat modern dan mewah.

Model facelift 2014 itu juga sudah menyediakan fitur infotainment menarik, yakni tersedianya port USB untuk hiburan.

Facelift ketiga dan terakhir terjadi pada tahun 2017. Saat itu, pihak Nissan Indonesia kesulitan dalam penjualan March. Mereka mengaku persaingan produk city car di Indonesia sudah semakin ketat.

Setidaknya, facelift kali ini mengambil pendekatan berbeda. Menariknya, Nissan mengakui mayoritas pengguna March merupakan perempuan. Maka dari itu, refresh March akan berfokus pada segmen pecinta otomotif perempuan.

Bagian interior menunjukkan perubahan terbesar daripada tiga facelift sebelumnya. Misalnya, fitur mirroring untuk smartphone, Bluetooth, dan monitor dengan kamera parkir belakang.

Sayangnya, facelift ini tampak tidak mampu berbuat banyak bagi Nissan. Perusahaan otomotif asal Jepang itu memilih menghentikan produksi dan penjualan March pada tahun 2020.

Walau sudah berhenti produksi, Nissan March tetap menjadi favorit para pencari mobil bekas. Tampilannya yang mungil dan harga cukup stabil di pasaran menjadikannya sebagai salah satu favorit bagi pecinta otomotif.

Baca Juga: 5 Tips Memilih City Car yang Cocok untuk Tembus Kemacetan

Kelebihan dan Kekurangan Nissan March

Jadi, apa saja setiap kelebihan dan juga kekurangan dari Nissan March? Kami telah menemukan berbagai kelebihan dan kekurangan yang telah menonjol dari city car ini sebagai berikut:

1. Desain yang Sederhana

Salah satu kelebihan Nissan March yang paling mudah teringat adalah desain sederhana dan mungil. Terlepas dari itu, desainnya secara keseluruhan sangat compact, menjadikannya cocok untuk bermanuver di perkotaan dan pedesaan.

Tercatat bahwa March memiliki panjang 3,78 m, lebar 1,665 m, dan tinggi 1,525 m. Dimensi ini menjadikannya sangat mungil dan asyik saat berada di jalanan.

2. Kabin Luas

Sekali lagi, jangan tertipu dengan tampilan eksterior yang mungil, karena bagian interior atau lebih tepatnya kabin cukup luas untuk city car. Dari dimensi pada poin pertama kelebihan dan kekurangan Nissan March tadi, kabin terbilang cukup lega.

Meski kapasitas penumpang hanya mampu mencapai lima penumpang, terdapat beberapa fitur praktis, terutama banyak ruang penyimpanan. Di kursi belakang, ruang kaki dan kepala terbilang luas tanpa masalah.

Baca Juga: Intip 4 Kelebihan dan Kekurangan City Car Sebelum Beli

3. Pilihan Mesin Mumpuni

Jika membahas kelebihan kekurangan Nissan March, pilihan mesin tidak luput dari aspek yang patut menjadi pertimbangan. Umumnya, March memiliki dua varian mesin.

Pertama, terdapat varian mesin bensin HR12DE 1.200 cc DOHC dengan CVTC tiga silinder. Tercatat tenaga varian mesin ini dapat mencapai 79 hp dan torsi 102 Nm.

Sementara itu, varian mesin 1.500 cc DOHC dengan empat silinder mampu memberi tenaga 109 dk. Torsi maksimalnya mampu mencapai 148 Nm.

4. Desain Mungkin Tidak Cocok Bagi Setiap Orang

Terlepas dari setiap kelebihan tersebut, terdapat kekurangan Nissan March yang patut menjadi perhatian. Pertama dari eksterior, patut menjadi perhatian bahwa desain mungkin tidak cocok untuk setiap pecinta otomotif.

Hal ini terlihat jelas pada versi facelift 2017 yang berfokus pada aspek imut demi menargetkan kaum hawa. Hal ini mungkin tidak menjadikannya cocok bagi kebanyakan pecinta otomotif yang dominan laki-laki.

Baca Juga: 8 City Car Paling Irit Bahan Bakar, Layak Dipertimbangkan

5. Limbung

Selain desain, suspensi yang limbung juga merupakan hal penting jika membahas kekurangan dari Nissan March. Kekurangan ini sudah terlihat sejak versi awal pada 2010.

Sebenarnya, March memiliki suspensi yang empuk untuk menjadikan pengalaman berkendara terasa nyaman. Tetapi hal ini menjadi bumerang karena rentan mengalami limbung.

6. Material Interior Kurang Berkualitas

Meski interior relatif luas bagi city car atau hatchback, March masih memiliki kekurangan pada material yang terpakai. Pada versi 2017 saja, tercatat komponen interior yang terasa terbuat dari material kurang berkualitas.

Alhasil, kesan menawan dan imut dari produk ini berkurang. Apalagi pecinta otomotif yang mementingkan kualitas material bagian interior akan merasa tidak begitu nyaman.

Itulah pembahasan kelebihan dan kekurangan Nissan March. Apakah Anda tertarik untuk membeli city car mungil ini?

Ingin city car dan hatchback bekas untuk perjalanan keluarga? CarsGallery memiliki produk mobil bekas berkualitas dan pastinya sudah lolos inspeksi dari inspektor berpengalaman. Cari mobil idaman Anda di sini sekarang!

Exit mobile version