Harga Beda Tipis, Lebih Enak Avanza atau Xenia?

Sebagai sesama penyandang gelar “Mobil Sejuta Umat”, bukan rahasia lagi jika Avanza dan Xenia merupakan rival berat. Kebanyakan calon pembeli akan bertanya-tanya lebih enak Avanza atau Xenia mengingat mobil kembar ini sama lakunya.

Dua mobil tersebut termasuk yang paling populer dari segmen MPV (Multi Purpose Vehicle). Sebutan kembar juga sempat melekat lama untuk dua mobil dari produsen yang berbeda ini.

Namun, ada sejumlah perbedaan yang cukup nyata pada generasi terbaru Avanza dan Xenia. Mari simak komparasi dua MPV tersebut.

Lebih Enak Avanza atau Xenia?

Toyota Avanza kerap dijuluki sebagai kembaran dari pesaingnya, Daihatsu Xenia. Untuk membantu memilih, berikut perbandingan Xenia vs Avanza dari berbagai aspek:

1. Desain Eksterior

Generasi terbaru dari Avanza dan Xenia mendapatkan sejumlah facelift sehingga terdapat beberapa perbedaan tampilan yang cukup signifikan. 

Bumper yang lebar serta bagian muka tinggi membuat Avanza tampak lebih gagah. MPV ini juga terkesan semakin garang dengan tambahan grill dan rumah foglamp dengan desain bentuk bumerang.

Di sisi lain, Daihatsu Xenia lebih menonjolkan kesan sporty. Mobil ini memiliki bentuk fasad depan trapezoid yang tampak modern. Kesan tersebut terasa makin kuat dengan adanya metal line tegas yang membelah fasad.

Eksterior Xenia juga berhiaskan aksen merah manis yang melintang di antara headlamp dan memanjang hingga ke sisi samping bagian bawah.

Xenia juga lebih unggul dengan berbekal velg polished A/W yang memberikan impresi kuat. Aura lebih mewah bisa Anda jumpai pada Xenia varian tertinggi yang menggunakan velg two tone.

Baca Juga: 10 Mobil MPV Paling Nyaman​ dan Tangguh, Pas untuk Keluarga!

2. Interior 

Sama-sama merupakan MPV 7 seater, desain interior turut menjadi penentu lebih baik Avanza atau Xenia dari aspek kenyamanan.

Kedua MPV ini memiliki ruang kabin yang luas sehingga memadai untuk menampung banyak penumpang. Namun, ada beberapa perbedaan mencolok pada interiornya.

Toyota Avanza menampilkan nuansa mewah dengan memadukan aksen wooden pada bagian dashboard dan leather premium.

Sementara itu, Daihatsu Xenia lebih menekankan kesan sporty. Hal ini terlihat dari desain jok yang ergonomis, aksen merah yang menghiasi sepanjang dashboard, dan list berwarna silver.

Jika menilik kenyamanan berkendara, maka New Avanza lebih unggul. MPV keluaran Toyota ini dilengkapi dengan fitur tilt steering dan telescopic. Sedangkan pengguna Daihatsu Xenia, hanya bisa menggunakan tilt steering.

Avanza juga sudah menghadirkan tombol start & stop engine untuk memanjakan pengemudi. Fitur yang sama hanya bisa Anda jumpai pada tipe Xenia tertentu.

3. Kelengkapan Fitur

Untuk menimbang lebih enak Avanza atau Xenia, pastinya belum lengkap tanpa mengulas fitur-fitur yang tersedia.

Pertama dari aspek keamanan, Daihatsu Xenia menawarkan fitur yang lebih lengkap. Beberapa fitur unggulan seperti Anti Theft Device dan alarm mobil yang dimiliki Xenia tidak bisa Anda jumpai pada Avanza.

Namun jika menilik fitur keselamatan, dua MPV ini sebanding dengan tersedianya Anti Lock Braking System, EBD, Crash Sensor, dan Pengingat Pintu Terbuka.

Selanjutnya dari fitur kenyamanan, Daihatsu Xenia kembali lebih unggul. Xenia memanjakan pengguna dengan Automatic Climate Control, ventilasi AC belakang, dan Glove Box dengan pendingin.

Deretan fitur tersebut tidak tersedia pada Toyota Avanza. Meskipun begitu, MPV ini memiliki beberapa fitur unggulan sendiri, seperti head rest pada setiap kursi, 7P warning seat belt, 6 SRS Airbag, dan power charger pada setiap baris.

Fitur hiburan dua MPV ini juga terbilang bersaing dengan menyematkan head unit 9 inch. Namun, pengguna Avanza tidak bisa menikmati konektivitas Android Auto dan Apple CarPlay.

Secara umum, Daihatsu Xenia lebih memprioritaskan kepraktisan bagi pengguna. Sementara Avanza menawarkan fitur yang lebih banyak.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Mobil 7 Seater yang Terbaik di Indonesia

4. Performa

Aspek performa juga perlu jadi pertimbangan untuk menentukan lebih bagus Avanza atau Xenia.

Mesin dan spesifikasi dari dua MPV kembar ini tidak jauh berbeda. Keduanya sama-sama menghadirkan dua pilihan mesin, yaitu 1.300 cc dan 1.500 cc. Tenaga yang dimuntahkan juga sebanding, yaitu sebesar 97 hp untuk tipe mesin 1.300 cc.

Transmisi Avanza dulunya juga sama dengan Xenia, yaitu jenis transmisi manual 5 kecepatan.

Namun, Daihatsu telah mengganti dengan transmisi CVT otomatis untuk generasi terbaru Xenia. Perbaruan transmisi ini memungkinkan pengguna dapat menikmati pengalaman berkendara yang lebih halus dan nyaman.

Kombinasi transmisi CVT dan penggerak roda depan (FWD) membuat Xenia memiliki efisiensi yang lebih baik, yakni mencapai 18 km/liter.

Sementara itu, versi CVT hanya bisa Anda jumpai pada Avanza tipe 1.500 cc. Namun, tingkat efisiensi Avanza juga tidak tertinggal dengan mencatat konsumsi BBM sebesar 15-18 km/liter pada rute gabungan.

5. Harga 

Berbicara perihal harga, cukup banyak calon pembeli yang menanyakan kenapa Avanza lebih mahal daripada Xenia.

Sejak awal peluncurannya, Toyota Avanza memang memasang harga yang lebih tinggi daripada kembarannya, Xenia. Hingga sekarang pun Anda akan menjumpai perbedaan harga saat membandingkan varian yang sekelas.

Sebagai contoh yaitu Daihatsu Xenia 1,3 M MT yang memiliki harga jual sebesar Rp222,65 juta dengan Toyota Avanza 1.3E MT dengan harga sekitar Rp239,7 juta.

Dua mobil tersebut punya spesifikasi sama yaitu mesin 1.329 cc dengan transmisi manual 5 kecepatan.

Harga Toyota Avanza yang lebih tinggi tersebut diduga karena target pasarnya sedikit berbeda dari Xenia.

Baca Juga: Spesifikasi Daihatsu Feroza, SUV Sepuh dengan Body Tangguh

Itulah komparasi dari berbagai aspek untuk menentukan lebih enak Avanza atau Xenia. Pemilihan mobil paling ideal tergantung pada kebutuhan dan preferensi Anda. Avanza menawarkan lebih banyak fitur canggih, sementara Xenia mengutamakan kenyamanan.

Masih bingung menentukan mobil mana yang tepat untuk keluarga? CarsGallery menyediakan banyak pilihan mobil bekas ready dengan kualitas terjamin garansi. Kunjungi CarsGallery untuk menemukan mobil murah berkualitas.



Lebih Nyaman Fortuner atau Pajero? Ini Dia Pemenangnya

Saat mencari SUV tangguh, sering kali calon pembeli mempertimbangkan lebih nyaman Fortuner atau Pajero

Dua mobil tersebut kerap menjadi pilihan favorit sebagai kendaraan keluarga. Selain dari segi tampilan, dua mobil keluaran produsen kenamaan ini juga bersaing ketat dalam spesifikasi, fitur, dan harga jual.

Oleh karena itu, sebelum memutuskan mobil mana yang lebih tepat, Anda sebaiknya membandingkan dulu beberapa aspek kunci dari kedua SUV tersebut. Mari simak pembahasan lengkapnya berikut.

Lebih Nyaman Fortuner atau Pajero?

Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero termasuk mobil yang paling populer dari segmen SUV (Sport Utility Vehicle). Meskipun banyak yang menganggap keduanya sama, rupanya ada sejumlah perbedaan signifikan yang perlu diketahui sebelum beli. 

Berikut perbandingan Fortuner vs Pajero dari berbagai aspek: 

1. Desain yang Gagah

Dari sisi eksterior, baik Fortuner maupun Pajero hadir dengan tampilan yang gagah. Namun masing-masing mempunyai desain yang menunjukkan kesan berbeda.

Toyota Fortuner tampil sporty dan lebih segar dengan grill depan berukuran besar, lampu depan tajam, dan aksen silver pada bumper. Desain velg Z yang inovatif serta fasad sticker TRD pada samping body memperkuat impresi modern SUV ini.

Tidak mau kalah, Mitsubishi Pajero mengusung konsep dynamic shield yang menampilkan kesan modern dan elegan. 

Konsep khas Mitsubishi tersebut memadukan fungsionalitas dengan daya tarik visual. Berkat itu Pajero lebih terkesan gahar daripada rival beratnya. 

2. Kenyamanan Interior

Untuk mencari tahu lebih nyaman Pajero atau Fortuner, kita perlu membandingkan interior kedua SUV ini.

Tampilan interior dua mobil tersebut sekilas tidak terlihat berbeda dengan ciri khas SUV yang memiliki panel high tech dan dominasi warna gelap. Berbagai bagian interior menggunakan material kulit hitam, seperti jok, stir, dan shift knob.

Kemudian terdapat head unit dengan layar touchscreen pada dashboard kedua mobil yang mendukung sistem audio sekaligus sebagai sumber informasi. Selain itu, ada layar pada bagian tengah yang menyediakan fitur hiburan.

Salah satu perbedaan yang tampak signifikan yaitu adanya sunroof pada Mitsubishi Pajero. Sedangkan Toyota Fortuner tidak memiliki sunroof.

Keunggulan tersebut menjadikan Pajero menunjukkan kesan lebih mewah sekaligus membangkitkan jiwa petualangan.

Baca Juga: 6 Mobil Mitsubishi yang Ada Sunroof, Pilih yang Mana?

3. Fungsionalitas Ruang Kabin dan Bagasi

Meskipun sama-sama berupa SUV 7 seater, dimensi Fortuner lebih besar daripada Pajero.

Namun, perbandingan luas kabin Pajero vs Fortuner tidak jauh berbeda. Keduanya memiliki ruang yang lapang sehingga ideal untuk menjadi mobil keluarga.

Fortuner menawarkan fungsionalitas ruang yang lebih fleksibel. Hal ini karena jok baris kedua dari SUV ini bisa Anda atur sesuai kebutuhan, dengan dimajukan atau dimundurkan.

Penyesuaian tersebut dapat memberikan kenyamanan ekstra bagi penumpang dengan menyediakan jarak legroom yang lebih lega.

Opsi pengaturan ini juga dapat menjadi keunggulan tersendiri untuk menyediakan ruang penyimpanan lebih bagi barang bawaan.

Sementara itu, Pajero tidak memiliki fitur pelipatan jok sehingga tidak bisa memperluas ruang untuk menyimpan bawaan. Namun, SUV keluaran Mitsubishi ini menyediakan bagasi yang lebih luas.

4. Fitur Kendaraan

Kelengkapan fitur kendaraan juga menjadi faktor penentu kan lebih nyaman Fortuner atau Pajero

Baik fitur keamanan maupun kenyamanan dari kedua SUV ini terbilang cukup lengkap. Keduanya dilengkapi dengan fitur surround monitor yang membantu pengendara dapat keluar masuk parkiran dengan lebih mudah.

Menilik dari fitur keamanan, Pajero lebih unggul daripada Fortuner. Salah satu alasannya yaitu karena penyesuaian beban yang stabil dan adanya fitur airbag 7 titik.

Pajero juga dilengkapi dengan ABS (Anti-Lock Braking System) dan Electronic Brake Distribution (EBD) serta serangkaian fitur keselamatan canggih lainnya.

Namun, fitur keamanan dan keselamatan Fortuner lebih lengkap. Beberapa fitur yang hanya terdapat pada Fortuner yaitu Brake Assist, Vehicle Stability Control System, Kontrol Traksi, dan Hill-Start Assist Control.

Sementara itu, fitur hiburan kedua SUV ini sama-sama mantap. Hanya terdapat beberapa perbedaan kecil, seperti ukuran display pada Fortuner lebih besar (9 inch) daripada Pajero (7 inch).

Fitur wireless charging milik Fortuner yang mendukung perangkat Qi wireless juga patut menjadi sorotan.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Mobil 7 Seater yang Terbaik di Indonesia

5. Performa Mesin

Menyoal performa, Fortuner maupun Pajero mengandalkan mesin dengan kapasitas yang sama, yakti 2,4 L. 

Dapur pacu dari kedua SUV ini sama-sama tangguh dan bertenaga. Performanya juga memadai untuk penggunaan sehari-hari dalam kota.

Namun, Fortuner memiliki varian dengan kapasitas mesin lebih besar mencapai 2,8 liter sehingga mampu menghasilkan output yang lebih besar. Hal ini membuatnya menjadi kendaraan yang lebih ideal untuk melibas jalan bergelombang dan mendaki tanjakan.

Sementara dari segi akselerasi, Pajero lebih unggul. SUV ini mampu mencapai kecepatan 100 km/jam dalam waktu 10,3 detik dari posisi idle. Sedangkan Fortuner perlu waktu hingga 12,8 detik untuk mencapai kecepatan tersebut.

Mitsubishi Fortuner juga menunjukkan efisiensi yang lebih baik terutama untuk penggunaan jarak jauh keluar kota. 

Tingkat konsumsi BBM Fortuner rute luar kota mencatat angka 16,4 km/L. Sementara Pajero hanya mencapai 14,8 km/l.

6. Suspensi

Satu lagi faktor pertimbangan penting dalam menentukan nyaman Pajero atau Fortuner, yaitu suspensi.

Menurut testimoni dari para penggunanya, Fortuner memiliki suspensi yang keras sehingga getaran akibat jalanan yang tidak rata terasa sampai jok. 

Keluhan tersebut tidak terdengar dari pengguna Pajero yang hadir dengan suspensi lebih empuk. Kelebihan menjadikan Pajero lebih nyaman untuk berkendara melalui medan tidak rata.

Sisi minusnya yaitu mobil terasa lebih limbung ketika melaju dengan kecepatan tinggi, seperti saat melalui jalan tol.

Fortuner dapat memberikan kenyamanan yang lebih baik jika Anda sering berkendara via tol. Terlebih lagi, SUV dari Toyota ini memiliki kabin yang lebih senyap.

Baca Juga: 6 Daftar Honda Jazz Bekas Harga 80 Jutaan Rupiah

Itulah perbandingan berbagai aspek untuk menentukan lebih nyaman Fortuner atau Pajero. Secara umum, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Sehingga Anda sebaiknya menentukan prioritas berdasarkan kebutuhan penggunaan.

Cari mobil tangguh dengan harga lebih miring? CarsGallery punya banyak pilihan unit bekas ready berkualitas dan bergaransi. Kunjungi CarsGallery sekarang juga.

Hyundai Stargazer Listrik atau Bensin? Ini Jawabannya!

Desain eksterior yang futuristik, terkadang membuat banyak orang mempertanyakan Hyundai Stargazer listrik atau bensin

Mobilnya memang sangat modern dan karena itu banyak yang salah kaprah mengenai mesin yang digunakan. 

Apalagi, ciri khas desain yang simpel dan menjadi ciri utama dari mobil listrik menjadikan banyak orang ragu mengenai mobil satu ini. 

Apakah mesin Stargazer memakai penggerak bahan bakar bensin atau justru menggunakan tenaga listrik? Mari simak Hyundai Stargazer mobil listrik atau bukan di sini. 

Baca Juga: MPV Hyundai Stargazer Jadi Official Vehicle Liga 1 2024-25!

Kenalan Dulu dengan Si Futuristik dari Korea, Hyundai Stargazer!

Sebelum membahas soal bahan bakar, mari tahu dulu seperti apa kemunculan awal dari mobil futuristik ini di Indonesia. 

Stargazer ini masuk ke dalam segmen Low MPV, yang memang dirancang agar menjadi pesaing paling kuat dari semua mobil di segmen tersebut. 

Sebelumnya, segmen Low MPV telah banyak didominasi produk seperti Avanza yang sudah begitu populer, Xenia, Ertiga, dan Wuling Confero. 

Dengan desain yang futuristik serta cukup elegan, Hyundai Stargazer seolah hadir dengan ‘nafas’ yang berbeda. 

Awal Perilisan

Mobil satu ini pertama kali muncul dan tampil di Indonesia pada GIIAS Tahun 2022. Saat awal rilis, memang banyak yang tertarik pada mobil satu ini, apalagi Stargazer masuk ke segmen atau kategori Low MPV yang terkenal dengan tingkat persaingan tinggi. 

Meski masuk ke segmen yang persaingannya ketat, tapi Stargazer yang memberi angin segar buat konsumen seolah tak menghiraukan beberapa produk lain yang sudah kuat di pasaran. 

Tapi, justru dengan percaya diri menembus pasar yang kompetitornya kuat untuk kendaraan keluarga ini. 

Pabriknya Sudah di Indonesia

Menariknya lagi, Stargazer ini adalah produk teranyar dari Hyundai yang produksinya langsung di Indonesia. 

Sebelum Stargazer hadir, Hyundai sudah lebih dulu memproduksi sejumlah model lain seperti IONIQ 5, Creta, dan juga Santa Fe. Meski baru, tapi hampir semua produk Hyundai ini dapat respon yang positif dari pasar otomotif. 

Dari segi spesifikasi Stargazer, Anda bisa dapat mesin yang mirip dengan yang ada pada mobil Creta. Pasalnya, Stargazer ini memakai mesin 4 silinder 1.497 cc. Kekuatannya yakni 115 HP dan torsinya 14,7 kgm maksimal. 

Dengan spesifikasi mein tersebut, maka Stargazer mampu memberikan performa yang cukup baik dan penggunaan bahan bakar yang efisien. 

Jadi, bagi Anda yang memang ingin membeli mobil keluarga yang ekonomis, handal, dan futuristik, maka bisa mempertimbangkan Hyundai Stargazer. 

Baca Juga: 10 Rekomendasi Mobil 7 Seater yang Terbaik di Indonesia

Sebenarnya, Hyundai Stargazer Listrik atau Bensin

Hadirnya Stargazer di Indonesia memang memicu banyak tanya. Tak hanya saat awal rilis, bahkan sampai kini juga masih banyak yang mempertanyakan soal bahan bakar yang menggerakkan mobil ini. 

Jadi, Hyundai Stargazer listrik atau bensin? Jawabannya adalah bensin yang menjadi bahan bakarnya. 

Jenis BBM yang Hyundai sarankan untuk mobil futuristiknya ini adalah BBM dengan nilai oktan tinggi. Bisa RON 92 atau lebih. 

Pemakaian bensin yang beroktan tinggi amat mereka sarankan karena performa mesin 1.497 cc MPI di Stargazer bisa lebih optimal. 

Tidak hanya itu, Hyundai Stargazer mesin bisa terhindar dari sejumlah resiko masalah seperti knocking atau detonasi prematur yang akan makan banyak biaya jika Anda perbaiki. 

Dengan penggunaan bensin sesuai saran pabrikannya sendiri, maka Stargazer bisa mencapai tenaga maksimalnya yakni 115 HP dengan torsi 14,7 kgm dengan efisien. 

Pengalaman berkendara jadi lebih nyaman, respon akselerasi lebih cepat, tapi konsumsi bahan bakarnya tidak bikin Anda melarat. 

Baca Juga: 10 Mobil MPV Paling Irit dan Bandel, Cocok untuk Keluarga!

Harga Hyundai Stargazer

Jika Anda ingin mendapatkan Stargazer, maka harus tahu dulu Hyundai Stargazer harga sekaligus tipe-tipe yang tersedia. Pasalnya, ada enam varian yang bisa dipilih untuk mobil pabrikan satu ini. Berikut rinciannya: 

  • Hyundai Stargazer Active MT/IVT: Rp249,6 jutaan – Rp262,6 jutaan
  • Hyundai Stargazer Essential MT/IVT: Rp261,4 jutaan – Rp275,3 jutaan
  • Stargazer Style IVT: Rp303,8 jutaan
  • Stargazer Prime IVT: Rp319,2 jutaan
  • Stargazer X Style 1.5 IVT: Rp336,8 jutaan
  • Stargazer X Prime 1.5 IVT 1 tone: Rp347,4 jutaan
  • Stargazer X Prime Premium Color: Rp350 jutaan

Jika Anda merasa harganya masih terlalu pricey, tenang saja karena sekarang sudah ada CarsGallery. Temukan unit mobil Hyundai Stargazer bekas berkualitas sekarang juga!

Hasil Pengujian Konsumsi BBM Hyundai Stargazer Semua Tipe!

Ingin tahu seberapa banyak konsumsi BBM Hyundai Stargazer? Sepertinya Anda sudah berada di tempat yang pas karena kami akan menyediakan hasil risetnya. 

Hasil riset ini berdasarkan pengujian dari sejumlah pihak yang menjajal langsung boros atau iritnya Stargazer. 

Dari sejumlah informasi, banyak yang puas dengan hasil konsumsi BBM mobil dari Hyundai ini untuk di jalur perkotaan maupun di jalan tol. 

Selain itu, penggunaan BBM dari Stargazer Active hingga Stargazer Prime  pun tak jauh berbeda. Seperti apa hasil pengujian konsumsi BBM Hyundai Stargazer Prime, Style, Active, hingga Essential? Cek sini. 

Baca Juga: MPV Hyundai Stargazer Jadi Official Vehicle Liga 1 2024-25!

Konsumsi BBM Hyundai Stargazer

Jadi, berapa penggunaan BBM untuk setiap tipe mobil dari Hyundai ini? Berikut rinciannya: 

1. Hyundai Stargazer X Prime

Dari sejumlah hasil pengujian, konsumsi dari Stargazer Prime menawarkan sejumlah perbedaan hasil. 

Misalnya, untuk Jalan tol Malang – Surabaya dengan kecepatan sekitar 100 km/jam maksimal, plus mode berkendara Eco, serta kabin yang berisi 3 penumpang, hasilnya bisa 21,74 km/liter. 

Tapi dengan catatan, cara mengendarainya sangat santai dan kecepatan yang stabil dan di jalan tol. 

Selain itu, ada juga pengujian untuk rute dalam kota yang juga menggunakan Stargazer Prime. Hasilnya yakni dapat menempuh 13,8 km per liter BBM. 

Ada juga pengguna yang memakai Stargazer untuk mudik dari Jakarta ke Yogyakarta dan hasilnya sekitar 14,3 km per liternya. 

Sedangkan di pengujian lain untuk rute Jakarta Yogyakarta, dengan kecepatan yang tidak stabil dan sering ngebut, hasil nya 12,8 km per liter. 

Mengapa Konsumsi BBM Stargazer dalam kota, tol, untuk mudik, dan dari hasil pengujian di atas hampir semuanya berbeda? Sudah pasti berbeda karena gaya berkendara serta kondisi lalu lintasnya memang berbeda-beda. 

Baca Juga: 10 Rekomendasi Mobil 7 Seater yang Terbaik di Indonesia

2. Konsumsi BBM Hyundai Stargazer X Style

Selanjutnya, ada Stargazer X Style yang juga menjadi salah satu tipe populer dari pabrikan Hyundai. 

Sama dengan tipe sebelumnya yakni ada perbedaan hasil pengujian karena faktor seperti jalur yang dilewati, kecepatan, dan mode berkendara. 

Dalam pengujian dalam kota yang hanya dengan kecepatan standar, Hyundai Stargazer X Style berhasil menempuh 13,5 km per liter. Kecepatannya sekitar 22 km/jam dalam kondisi cukup macet. 

Namun, untuk penggunaan di jalan bebas hambatan atau tol, Hyundai Stargazer X Style bisa mencapai jarak 18 km per liter dengan kecepatan rata-rata 90 km/jam. Jadi, memang jauh lebih irit jika melewati jalan bebas hambatan. 

Sedangkan untuk pengujian dari segi Mode berkendara ternyata juga menawarkan hasil berbeda. 

Pada Mode Sport, misalnya, Anda bisa menggunakan bahan bakar 1:9 di Stargazer X Style. Maksudnya adalah 1 liter bensin untuk menempuh jarak 9 kilometer. 

Jika model normal, maka konsumsi BBMnya 1:11 liter atau 11 km per liternya. 

Mengapa berbeda dengan tipe Stargazer lain? Alasan utamanya karena perbedaan ban yang lebih besar. 

3. Konsumsi BBM Hyundai Stargazer Active MT

Selanjutnya, untuk tipe Stargazer Active MT, juga menawarkan hasil yang cukup berbeda. 

Menurut informasi, Stargazer Active MT tercatat dalam menempuh 12,7 km per liter bahan bakar. Sedangkan ketika memakai Pertamax, jaraknya bisa 14,3 km per liter bahan bakar. 

Baca Juga: 10 Mobil MPV Paling Irit dan Bandel, Cocok untuk Keluarga!

4. Hyundai Stargazer Essential MT

Harga Hyundai Stargazer yang berbeda-beda tergantung pada tipe atau variannya. Salah satu varian atau tipe yang berada di tengah-tengah tipe lain adalah Stargazer Essential MT. 

Ada pengujian yang juga menjelaskan ini dan hasilnya juga tak jauh berbeda dengan pengujian tipe Stargazer lainnya. 

Pasalnya, mobil ini bisa mencapai 13,5 km per liter bahan bakar. Tapi, dalam sejumlah pengujian mode Eco, maka hasilnya bisa lebih baik lagi yakni 20 km per liter. 

Buat pengujian metode full to full, setelah mobil mencapai 349 km dan mengisi BBM hingga penuh kembali, hasilnya yakni 12,6 kilometer per liter. Justru berbeda dengan hasil yang terhitung MID. 

Sebenarnya, masih ada lagi konsumsi BBM Hyundai Stargazer untuk tipe Active dan Essential IVT dan lainnya. Namun, hasilnya juga tidak jauh berbeda dengan pengujian di atas. 

Jika tertarik memperoleh unitnya, maka CarsGallery bisa Anda cek untuk menemukan Stargazer dengan kualitas terbaik. Cek sekarang!

Daihatsu Sirion Bekas Surabaya, Mulai dari Rp50 Jutaan Aja

Berencana membeli Daihatsu Sirion Bekas Surabaya? Jika Anda ingin mobil kompak yang enak untuk nyelip-nyelip di area perkotaan, maka memilih Sirion adalah keputusan tepat. 

Dari desain yang menarik, handling enteng, sampai dengan responsivitas mesin dan iritnya bahan bakar menjadi alasan mengapa mobil ini cocok untuk Anda peroleh. 

Selain itu, Sirion juga memang terjangkau dari segi harga bekasnya. Bahkan ada Sirion bekas 30 jutaan rupiah yang tersedia di Surabaya. 

Baca Juga: Cari Sirion Bekas 60 Jutaan? Ini Pilihan dan Kelebihannya!

Daihatsu Sirion Bekas Surabaya, Mobil Kompak dengan Storage Luas

Pertama, mari bicara soal Daihatsu Sirion. Dari segi spesifikasi, Sirion yang paling banyak masyarakat cari yakni Sirion Generasi pertama. Itu adalah keluaran tahun 2007 – 2011. 

Generasi pertamanya, hanya tersedia satu varian saja tapi sudah bisa pilih antara transmisi manual atau otomatis. 

Dari segi dapur pacunya, Sirion memakai mesin kapasitas 1.298 cc dan mesin DOHC. Selain itu, mobil ini jadi irit karena ada fuel injection. 

Jika Anda menggunakannya di area kota yang padat seperti di Surabaya, konsumsi BBM-nya hanya 12,8 km/liter. Tapi, untuk lewat jalan tol bisa 15 km per liter bahan bakar. 

Maka dari itu, banyak yang mencintainya untuk penggunaan di area perkotaan karena praktis sekaligus irit. 

Daihatsu Sirion Punya Beragam Kelebihan

Tak hanya itu saja, banyak yang menggemari Sirion bekas 50 jutaan karena beberapa alasan kelebihan. Ini poinnya: 

1. Storage Banyak

Dari segi storage atau ruang penyimpanan, Sirion memang terbilang besar dan bisa muat banyak. 

Pada bagian interior mobil, Anda bisa menemukan cukup banyak ruang penyimpanan yang itu pun tersebar di beberapa bagian. 

Contohnya saja, untuk di bagian depan terdapat cup holder pada bagian tengah, laci kecil, glove box, door trim pocket, card holder, dan juga penyimpanan koin. 

Mau mobil tak berantakan? Masih tersedia tissue pocket dalam mobil kompak satu ini. Meski kecil, tapi ruang buat menyimpan barang-barangnya sangat banyak. 

2. Kabin Luas

Dari luar memang kecil, tapi Sirion punya kabin besar. Cukup kontradiktif memang, tapi kelegaan bisa Anda rasakan ketika menggunakan mobil satu ini. 

Apalagi untuk mobil yang generasi pertama. Bisa kami katakan mobil ini tetap lebih lega daripada sejumlah kompetitornya. Daripada Ayla misalnya, mesinnya juga lebih baik dan kabinnya lebih luas mobil Sirion ini. 

Ruang kaki dan juga space untuk kepala masih terbilang cukup lega buat mobil kompak dan kecil. 

3. Mesin Responsif

Saat mengendarai Sirion bekas 60 jutaan atau di range harga berapapun, maka Anda bisa menikmati responsivitas mesin yang berkubikasi 1.298 cc. Jelas ini lebih besar daripada mesin LCGC lain yang ada di pasaran. 

Dari segi kecepatan, Daihatsu Sirion bekas Surabaya yang Anda beli bisa mencapai 150 km/jam yang minim limbung. 

Mau ngebut? Sebaiknya beli manual. Tapi jika yang Anda utamakan adalah kenyamanan, maka tak ada pilihan terbaik selain memilih transmisi matic. 

Baca Juga: Rekomendasi Mobil Feroza Harga 30 Jutaan & Tips Perawatannya

4. Perawatan Gampang dan Terjangkau

Lantaran dari Daihatsu, maka bengkel resminya sudah pasti tersebar di mana-mana. Selain itu, sudah banyak juga spesialis servis yang sudah memahami konfigurasi mesin dan mobil Daihatsu. 

Jadi, perawatannya bisa sangat gampang dan tempat servicenya juga mudah Anda temukan. Apalagi soal biaya, sudah pasti terjangkau karena Sirion menggunakan mesin Xenia. 

Sparepart juga sudah banyak di pasaran dan harganya murce. Dengan kata lain, hampir semua bengkel yang Anda temukan bisa jadi tempat service untuk Sirion. 

5. Handling Enteng

Sirion matic bekas Surabaya jika kondisinya prima, maka yang akan terasa adalah dari segi handling. 

Benar, lantaran pemakaian Mac Pherson Struts dari suspensinya dan ada Stabilizer serta per keong, sudah pasti handlingnya lebih enteng, nyaman, baik, dan stabil. 

Buat manuver di area kota Surabaya jelas sama sekali bukan masalah. Anda bisa mengendalikan Sirion dengan mudahnya. 

Harga Daihatsu Sirion Surabaya

Dari segi harga, sudah tentu sangat terjangkau, apalagi jika Anda beli Sirion di CarsGallery. Banyak unit terjangkau yang kualitasnya masih oke punya. 

Anda pun bisa mendapatkan unit Sirion bekas dengan harga dari Rp50 jutaan – Rp120 jutaan. Sangat terjangkau untuk ukuran mobil kabin luas tapi ukurannya kompak. 

Baca Juga: Spesifikasi Daihatsu Feroza, SUV Sepuh dengan Body Tangguh

Apakah Daihatsu Sirion Kuat di Jalan Tanjakan? 

Berencana berlibur pakai Daihatsu Sirion? Tidak masalah. Pasalnya, mobil ini masih cukup kuat untuk menanjak. 

Alasan utamanya karena terdapat fitur Hill Start Assist (HSA) yang akan membuatnya tak akan mundur saat Anda menaiki jalan tanjakan. 

Fitur ini akan membantu Anda untuk mencegah mobil mundur beberapa detik saat melewati jalanan tanjakan. 

Tujuannya agar Anda punya waktu untuk memposisikan kaki dari pedal rem menuju pedal gas ketika sudah siap melakukan manuver. 

Pertimbangkan Beli Daihatsu Sirion di CarsGallery!

Mau dapat unit terbaik dan anti kecewa? Sebaiknya beli dari platform jual beli mobil bekas CarsGallery. 

Di CarsGallery, Anda bisa memilih unit dari generasi pertama hingga All New Daihatsu Sirion D A/T Facelift yang merupakan generasi teranyar tahun 2017. 

Dengan kelengkapan ini, maka tentu Anda fleksibel dalam memilih mobil yang sesuai dengan preferensi. Selain dapat unit yang lengkap, ada juga kelebihan lain yang bisa Anda peroleh seperti: 

  • Jaminan mobil sudah lolos inspeksi
  • Garansi untuk bagian mesin mobil dan transmisi
  • Total klaim garansi hingga puluhan juta rupiah
  • Bisa perpanjang garansi sesuai kebutuhan

Maka dari itu, jika ingin mencari Daihatsu Sirion bekas Surabaya bisa ke CarsGallery aja!

Inilah Tempat Beli Daihatsu Sirion Bekas Jakarta Terbaik

Sedang mencari Daihatsu Sirion bekas Jakarta? Jika iya, maka Anda perlu untuk menyimak informasi di artikel berikut terlebih dahulu. Sebab, membeli mobil bekas membutuhkan perhatian lebih karena tingkat resikonya yang lebih tinggi. 

Hal ini berlaku juga jika Anda akan membeli Daihatsu Sirion. Meski memiliki reputasi yang baik, tapi membeli Daihatsu Sirion bekas tetap membutuhkan penilaian dan ketelitian yang tinggi dan akurat. 

Lantas, seperti apa sebenarnya Daihatsu Sirion bekas itu? Apakah memang mobil ini menawarkan kualitas yang bagus? Di mana tempat membeli Daihatsu Sirion bekas Jakarta terbaik itu? 

Spesifikasi Mobil Daihatsu Sirion Bekas 

Pada dasarnya, Daihatsu Sirion merupakan mobil yang masuk dalam golongan hatchback. Daihatsu pertama kali memperkenalkan generasi pertama mobil ini di tahun 1998 silam. 

Sejak perilisannya sampai saat ini, sudah ada beberapa generasi Daihatsu Sirion yang semuanya rilis di Indonesia. Mobil ini terkenal sebagai salah satu pilihan mobil keluarga yang tidak hanya bagus dari segi eksterior dan interior, tapi juga performa. 

Jika membicarakan Daihatsu Sirion bekas, maka ini akan mengarah pada tipe-tipe Sirion lama. Perbedaan Daihatsu Sirion lama dan baru sendiri yang paling jelas terletak pada eksterior, fitur, dan mesin yang lebih baik. 

Meski begitu, secara keseluruhan tidak berbeda jauh perbedaan antara keduanya. Tidak heran sampai saat ini unit Daihatsu Sirion lama bekas masih banyak sekali peminatnya. Berikut adalah spesifikasi Daihatsu Sirion bekas:

  • Dimensi: panjang 3.600 mm, tinggi 1.550 mm, lebar 1.665 mm 
  • Mesin: 1.3 L 3 silinder / 1.5 L 4 silinder 
  • Sistem bahan bakar: Electronic Fuel Injection 
  • Kapasitas tangki: 40 liter 
  • Transmisi: otomatis / manual 
  • Suspensi: MacPherson Strut (depan), Torsion Beam (belakang).

Kombinasi mesin tersebut membuat Sirion bekas mampu menghasilkan performa yang tergolong baik. Catatan torsi maksimalnya berada di 120 sampai 140 nm di putaran 4.400 rpm. 

Sementara itu, untuk tenaga maksimalnya meraih angka 98 sampai 105 ps di putaran 6.000 rpm. Tidak hanya itu, konsumsi bahan bakar Sirion bekas pun masih terbilang irit untuk ukuran mobil second. 

Baca Juga: Perbedaan Toyota Rush dan Daihatsu Terios, Bagus Mana?

Kelebihan Daihatsu Sirion Bekas 

Sebagai mobil bekas yang tergolong laris, inilah beberapa kelebihan Sirion bekas:

1. Kabin Luas 

Sirion bekas memang dari luar terlihat kecil, tapi mobil ini memiliki kapasitas yang tergolong lega dan bisa menampung cukup banyak barang. Para penumpang pun masih memiliki space untuk kaki yang lega sehingga nyaman ketika di mobil. 

2. Mesin dan Handling Nyaman 

Spesifikasi mesin Sirion membuatnya tergolong tangguh untuk Anda gunakan sehari-hari. Ditambah dengan konsumsi BBM yang irit, mobil ini menjadi salah satu pilihan tepat jika Anda membutuhkan mobil keluarga yang unggul. 

Selain itu, Sirion juga terkenal dengan handling yang nyaman dan mudah. Ini sebab dari adanya Power Steering sehingga Anda bisa merasakan pengalaman manuver yang mulus menggunakan mobil ini. 

3. Perawatan Mudah 

Secara keseluruhan, Daihatsu Sirion bekas memiliki perawatan yang mudah. Untuk mendapatkan suku cadang asli mobil ini pun tidak sulit. Servis berkala bisa Anda lakukan di bengkel mana saja dengan rutin untuk memastikan performanya terjaga.

4. Harga Bekas yang Terjangkau 

Harga Daihatsu Sirion bekas Jakarta pun terbilang tidak terlalu mahal, terutama untuk keluaran tahun 2007 sampai 2017. Mobil ini bisa Anda peroleh mulai dari harga Rp70.000.000 sampai Rp120.000.000. 

Harga ini tentu tidak mutlak dan bisa berubah tergantung dari tahun rilis, kondisi mobil, serta tempat Anda membeli. 

5. Fitur Lengkap 

Daihatsu menyematkan banyak sekali pilihan fitur penunjang yang bisa sangat memudahkan aktivitas Anda ketika berkendara. Mulai dari Power Window, AC, Audio System, Power Steering, Sunroof, dan sebagainya. 

Untuk fitur keselamatannya juga lengkap. Mulai dari Airbag, sensor parkir belakang, sistem immobilizer, ABS, EBD, dan sabun pengaman untuk seluruh penumpang. 

Baca Juga: 10 Rekomendasi Oli Daihatsu Terios Berteknologi Tinggi

Rekomendasi Tempat Beli Daihatsu Sirion Bekas Jakarta Terbaik

Selain membekali diri dengan informasi spesifikasi mobil, pastikan Anda juga membeli Daihatsu Sirion bekas di tempat terpercaya, seperti CarsGallery. CarsGallery adalah platform jual beli mobil bekas bergaransi dan berkualitas. 

Di CarsGallery seluruh mobil bekas yang ada sudah melalui proses pemeriksaan dan pengecekan yang ketat. Proses pengecekan ini melibatkan inspektor profesional yang memang paha dan menguasai seluk beluk mobil dengan baik. 

Seluruh komponen dan aspek mobil tidak akan terlewat dari proses pengecekan. Inilah yang membuat mobil-mobil bekas di CarsGallery memiliki kualitas lebih unggul daripada jika Anda membelinya di tempat lain. 

Fitur pencarian yang ada di platform CarsGallery juga terbilang sangat mudah untuk Anda gunakan. Sebab, dalam fitur tersebut sudah terdapat banyak sekali filter yang akan memudahkan Anda dalam mencari mobil bekas. 

Mulai dari kondisi mobil, merk, tahun, transmisi, jarak tempuh, harga, dan tipe. Setelah itu, Anda bisa langsung klik opsi Cari Mobil dan CarsGallery pun akan menampilkan mobil terbaik sesuai pencarian tersebut. 

Garansi pun akan Anda peroleh nantinya untuk transmisi dan mesin mobil selama 30 hari. Akan tetapi, sebagai pelanggan Anda pun memiliki kebebasan untuk upgrade garansi tersebut hingga 1 tahun. 

Baca Juga: Deretan Tipe Daihatsu Taruna yang Bagus Lengkap dengan Harga

Jual Sebagai Mitra 

Selain memudahkan pelanggan yang ingin membeli Daihatsu Sirion bekas Jakarta, CarsGallery pun bisa ANda gunakan jika ingin menjual mobil. Caranya Anda hanya perlu mendaftarkan diri sebagai mitra. 

Untuk pendaftaran cukup masuk ke laman Jual Mobil yang bisa Anda temukan di homepage CarsGallery. Setelah menjadi mitra, barulah Anda bisa menjual mobil yang Anda miliki dan CarsGallery akan memberikan harga terbaik. 

Dengan berbagai kelebihan tersebut, CarsGallery siap menjadi platform terbaik untuk mengakomodasi kebutuhan Anda. Jadi, tunggu apalagi? Dapatkan Daihatsu Sirion bekas berkualitas hanya di CarsGallery sekarang juga!

5 Penyakit Feroza Paling Menyebalkan dan Tips Mengatasinya

Daihatsu Feroza merupakan mobil JEEP atau SUV keluaran Astra yang terkenal di tahun 1993 sampai tahun 1999. Meski saat ini penggemarnya masih terbilang banyak, tetapi penyakit Feroza membuat beberapa pemiliknya cukup geram.

Pasalnya, hampir seluruh pemilik Feroza mengeluhkan hal yang sama. Oleh karena itu, tips mengatasi permasalahan tersebut banyak dicari untuk menyiasati penyakit mobil Feroza yang umum terjadi.

Pada artikel kali ini kami akan membahas secara lengkap apa saja penyakit yang mobil Feroza miliki dan bagaimana cara mengatasinya.

Baca Juga: Spesifikasi Daihatsu Feroza, SUV Sepuh dengan Body Tangguh

Penyakit Feroza Paling Menyebalkan

Sering dianggap sebagai mobil lawas paling menyebalkan karena permasalahan kendaraan yang sering terjadi, apa saja penyakit dari mobil Feroza yang sering dikeluhkan oleh pemiliknya? Berikut penjabarannya:

1. Selang Bensin Getas

Pertama, penyakit yang menjadi kelemahan dari mobil Feroza adalah selang bensin yang getas. Apabila kondisi ini Anda biarkan begitu saja, tentu akan membuat selang bensin lama kelamaan menjadi bocor.

Meskipun terkesan lumrah untuk usia mobil tua, tetapi banyak pemilik Feroza tidak terima dengan permasalahan tersebut. Pasalnya, selang getas ini akan membuat bensin bocor dan kabin penuh aroma bensin.

2. Memiliki Suspensi yang Keras

Selanjutnya penyakit yang sangat umum mobil lawas ini alami, utamanya pada keluaran pertama Feroza adalah suspensinya yang keras.

Hal ini membuat beberapa pemiliknya mengeluhkan kaki-kaki mobil keras dan cenderung kurang nyaman saat dikendarai.

Selain itu, apabila digunakan dalam kecepatan tinggi, Feroza juga cenderung limbung sehingga tidak cocok untuk perjalanan jauh karena bisa menyebabkan mual.

Namun, untuk Feroza keluaran kedua yaitu Feroza G2, kaki-kaki mobil bagian depan sudah menggunakan suspensi independent. Sehingga, mobil generasi kedua ini memiliki kenyamanan lebih baik dibandingkan generasi pertamanya.

3. Munculnya Bau Bensin di Kabin

Seperti yang sudah kami singgung pada poin nomor pertama, bahwa bau mesin seringkali muncul pada kabin. Hal ini karena terjadinya kebocoran pada selang bensin sehingga cairan masuk ke dalam kabin.

4. Boros Bahan Bakar

Kemudian, kelemahan Feroza lain yang menjadi penyakit bagi pemiliknya adalah konsumsi bahan bakar yang boros. Feroza sendiri memiliki risiko penggunaan BBM 1:8.

Jika Anda bandingkan dengan konsumsi BBM Daihatsu keluaran terbaru dengan rasio 1:15 tentu sangat jauh. Jadi, tingkat keborosannya pun cukup terasa bagi pemiliknya.

Baca Juga: 5 Kelemahan dan Resiko Mobil Bekas Tabrakan

5. Keropos Tersembunyi 

Memiliki usia lebih dari 25 tahunan, Feroza rentang sekali mengalami kekeroposan pada bagian bodi terdalamnya. Terlebih pada jenis mobil yang kurang perawatan. Feroza cenderung cepat rusak karena perhatian yang minim dari pemiliknya.

Dengan riwayat rentang sekali keropos dan karatan karena material pelat yang mobil gunakan memang tipis, harusnya hal ini menjadi perhatian tersendiri dari pemilik kendaraan. Apabila dibiarkan, tentu hal ini menjadi penyakit dari Feroza.

Apalagi dengan fungsinya yang seringkali digunakan untuk off-road dan menerjang jalanan terjal. Jika Anda biarkan begitu saja tanpa perawatan rutin, maka bukan hal mengejutkan jika kekeroposan terjadi dan menjadi penyakit pada kendaraan.

Tips Mengatasi Penyakit Mobil Feroza

penyakit feroza

Melihat pembahasan sebelumnya, ternyata penyakit Feroza memang cukup banyak. Untuk merawat kesehatan dan keoptimalan kendaraan, Anda tentu membutuhkan tips terbaik untuk mengatasi beberapa permasalahan di atas.

Berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan, antara lain:

  • Jika selang bensin sudah getas, segera lakukan pergantian pada saluran bensin.
  • Gunakan jenis bensin yang sesuai dengan spesifikasi mobil. Contohnya pada mobil Feroza cenderung menggunakan bensin dengan RON 92.
  • Cek kesehatan mobil secara rutin.
  • Lakukan inspeksi kesehatan mobil secara berkala.
  • Upgrade sparepart mobil apabila dibutuhkan.
  • Untuk permasalahan mesin overheat, Anda bisa cek rutin ketinggian air radiator mobil.

Kelebihan Mobil Feroza

Meskipun diklaim memiliki banyak penyakit yang sering membuat pemiliknya geram. Nyatanya Feroza tetap layak Anda pertimbangkan karena memiliki beberapa kelebihan seperti:

1. Desain Mobil Gagah

Dinilai memiliki penyakit yang cukup mengganggu pemilik kendaraan, nyatanya Feroza juga mempunyai kelebihan yang tidak boleh Anda abaikan. Pasalnya, mobil lawas ini memiliki desain gagah dan macho sekali untuk off-road.

Menonjolkan desain ground clearance yang tinggi membuat tampilan maskulinnya terlihat sekali. Lampu kotaknya pun dibuat simetris yang membuat pandangan makin luas.

2. Ground Clearance Tinggi

Berikutnya, kelebihan utama yang sangat Istimewa dari Feroza adalah memiliki ground clearance tinggi mencapai 1.848 mm.

Dengan tingkatan setinggi itu memungkinkan Anda mengemudikan Feroza di berbagai kondisi jalanan, seperti berlumpur, banjir, terjal, ataupun jalanan berbatu.

Baca Juga: Rekomendasi Mobil Feroza Harga 30 Jutaan & Tips Perawatannya

3. Memiliki Kabin Luas

Kemudian, Feroza juga memiliki kabin yang sangat luas dengan dimensi panjang 3.761 mm dan lebar 1.754 mm. Model SUV pada Feroza membuat mobil jenis ini mampu menampung penumpang hingga 6 orang.

4. Performa Mesin Tangguh

Poin menarik lain dari Feroza adalah memiliki mesin tangguh karburator. Kekuatan yang bisa mobil ini hasilkan sampai 94 HP pada putaran 5700 RPM dengan kapasitas 1.6 Liter serta torsi mencapai 127 Nm pada putaran 4800 rpm.

Hal ini sesuai dengan basic mobil yang sering orang manfaatkan untuk melakukan drag race karena mesinnya tergolong bandel.

5. Sistem Rem Optimal

Sistem rem merupakan poin penting untuk keamanan berkendara. Terlebih pada Anda yang senang melakukan off-road di jalanan terjal, miring, menurun, ataupun menanjak.

Feroza memiliki sistem pengereman yang sudah lengkap dengan booster di bagian depannya. Untuk roda bagian belakang sendiri juga lengkap dengan rem drum leading serta trailing.

Bagaimana? Cukup banyak kelebihan yang Feroza miliki, bukan? Meskipun penyakit Feroza terbilang menyebalkan karena sangat mengganggu proses berkendara. Namun, keunggulan yang dimilikinya juga tidak kalah menarik.

Jadi, bagi Anda yang menyukai aktivitas petualangan alam atau off-road, Feroza tetap bisa menjadi pertimbangan terbaik. Meski begitu, tentu saja dengan catatan Anda harus melakukan perawatan dengan baik secara berkala.

Untuk mendapatkan koleksi mobil Feroza berkualitas, kesehatan mesin terjamin, dan kondisi optimal. Pertimbangkan untuk mengeceknya di CarsGallery.

Tidak hanya menghadirkan pilihan mobil bervariasi, tetapi seluruh mobil yang dijual di CarsGallery sudah melalui inspeksi oleh tim profesional dan berpengalaman. Jadi, Anda tidak perlu takut akan tertipu barang bekas yang usang. Cek yuk!



Berapa Konsumsi BBM Katana? Ini Faktor yang Memengaruhinya

Ketika Anda memutuskan untuk membeli kendaraan baik keluaran lama ataupun baru, bahan bakar tentu menjadi pertimbangan tersendiri. Terlebih pada mobil lawas tangguh seperti Jeep Katana. Kira-kira berapa konsumsi BBM Katana?

Pertanyaan umum tersebut tentu tidak pernah terlewat. Sebab, meskipun Anda tertarik memiliki sebuah mobil tetapi pengeluaran bahan bakarnya membuat kantong jebol, tentu Anda akan berpikir ulang untuk membelinya.

Nah, bagi Anda yang tertarik memiliki mobil dengan bodi tangguh dan penasaran berapa bahan bakar Katana, pastikan cek pembahasannya di bawah ini.

Baca Juga: Angka Konsumsi BBM Toyota Rush Lama, Gen 2, dan Terbaru

Berapa Konsumsi BBM Katana?

Katana merupakan mobil keluaran Suzuki yang terkenal dengan bodi tangguh. Menjadi salah satu variasi JEEP yang cukup hype di Indonesia, Katana cocok sekali untuk melakukan perjalanan off-road ataupun petualangan.

Sejalan dengan fungsi tersebut, kebanyakan mobil sport seperti ini memakan bahan bakar yang cukup banyak. Lantas, apakah Katana termasuk ke dalam jenis mobil yang boros BBM?

Memiliki dua jenis sistem pembakaran yaitu bensin dan diesel, konsumsi BBM pada mobil Katana terbilang bervariasi. Namun, secara rata-rata untuk Katana dengan mesin bensin 1.0 L perjalanan di dalam kota bisa mencapai jarak 12 – 14 km/liter.

Berbeda dengan perjalanan di luar kota yang rata-rata pemakaian bensin mencapai jarak 16 – 18 km/liter.

Konsumsi bahan bakar Katana JEEP ini juga tidak akan sama pada mesin berteknologi diesel. Dengan kapasitas 1.3 L untuk jangkauan dalam kota jarak yang bisa dicapai sekitar 10 – 12 km/liter. Sedangkan untuk luar kota 14 – 16 km/liter.

Banyak sedikitnya konsumsi bahan bakar ini merupakan rata-rata dari mobil Katana yang beredar di Indonesia. Selain itu, prakiraan ini juga tergantung dari faktor yang memengaruhi konsumsinya.

Jika Anda menginginkan mobil Katana dengan tingkat konsumsi bahan bakar yang irit, Suzuki Jimmy/Katana yang memiliki mesin F10A bisa menjadi pertimbangan terbaik. Dengan kapasitas 1.000 cc mobil ini terkenal irit bensin dan cukup bandel.

Meskipun desainnya yang mungil, tetapi kapasitas bensin 1 liter mobil Katana bisa menempuh jarak mencapai 21 km.

Baca juga: Konsumsi BBM Grand Livina, Terbukti Iritnya!

Faktor yang Memengaruhi BBM Mobil Katana

Seperti yang sudah disinggung pada pembahasan sebelumnya, bahwa terdapat faktor yang memengaruhi konsumsi BBM Katana, antara lain:

1. Transmisi

Faktor pertama yang memengaruhi besar kecilnya konsumsi bahan bakar dari mobil Katana adalah transmisi. Hadir dengan dua tipe transmisi yaitu manual dan otomatis membuat tingkat penggunaan bahan bakarnya pun berbeda.

Berdasarkan review pengguna Katana JEEP, mobil transmisi manual dinilai lebih irit dibandingkan otomatis.

2. Tipe Mesin

Selanjutnya, konsumsi bahan bakar juga dipengaruhi dari tipe mesin mobil. Mengingat Kata hadir dengan dua tipe yaitu mesin bensin 1.0 L dan mesin diesel 1.3 L.

Jika Anda menghendaki mobil Katana versi irit, maka teknologi bensin bisa menjadi pertimbangan lebih baik daripada mesin diesel.

3. Tekanan Ban

Berikutnya, tekanan ban sedikit banyak juga memengaruhi konsumsi bahan bakar pada mobil Katana. Pasalnya, ketika Anda memompa ban dengan tepat, maka efisiensi penggunaan kendaraan pun stabil.

Dengan kata lain, Anda tidak perlu menarik gas terlalu kencang saat berkendara. Sehingga hal ini pun memberikan pengaruh penggunaan bahan bakar yang lebih irit karena proses mengemudi yang santai.

4. Gaya Mengemudi

Faktor lain yang memengaruhi konsumsi BBM Suzuki Katana adalah gaya mengemudi. Ketika Anda mengemudikan mobil dengan santai dan ritme berkendara stabil, maka pemakaian bahan bakar pun berada di standar penggunaan umum.

Berbeda jika Anda mengemudi secara agresif. Seperti contoh Anda sering melakukan pengereman ataupun akselerasi saat berkendara. Hal tersebut tanpa Anda sadari juga memengaruhi tingkat pemakaian BBM.

Jadi, meski secara umum Anda sudah mengetahui rata-rata penggunaan BBM pada mobil Katana itu berapa, tapi gaya mengemudi juga berpengaruh besar pada tingkat keiritan pemakaian bahan bakar.

5. Kondisi Jalanan

Pengaruh lain juga bisa Anda temukan pada kondisi jalanan yang dilalui. Pemakaian bahan bakar di jalanan menanjak dengan jalanan lurus yang mendatar akan memiliki perbedaan cukup jauh.

Pasalnya, dalam kondisi jalan mendatar dan lurus Anda bisa mengemudikan mobil dengan kecepatan standar. Berbeda dengan jalanan menanjak, di mana Anda perlu menambah gas agar lebih kencang dan sesekali mengerem pada situasi mendadak.

Pada kondisi tersebut perbedaan tingkat penggunaan bahan bakar akan cukup berbeda.

6. Kondisi Mesin

Terakhir, mesin mobil yang dirawat dengan baik akan lebih menghemat bahan bakar karena kinerjanya yang optimal. Berbeda dengan jenis mobil Katana yang kurang perawatan, saat dikemudikan kinerjanya akan terasa berat dan kurang nyaman.

Baca Juga: Apakah Konsumsi BBM Honda Brio Boros? Ini Faktanya

Tips Hemat BBM Mobil Katana

Setelah mengetahui beberapa informasi terkait penggunaan bahan bakar pada mobil Katana, apakah Anda masih tertarik untuk membelinya? Jika benar, Anda bisa menerapkan tips hemat BBM mobil Katana agar kantong tidak jebol.

Utamanya bagi pemilik Katana dengan teknologi mesin diesel. Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan, antara lain:

  • Pastikan untuk melakukan perawatan dan perbaikan mobil secara rutin.
  • Ganti oli mesin secara berkala dan gunakan jenis oli yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan yang Anda miliki.
  • Sebaiknya berkendara dengan santai dan kecepatan stabil, jangan terlalu agresif dalam mengemudi.
  • Apabila Anda akan berhenti cukup lama, sebaiknya matikan mobil terlebih dahulu.
  • Jangan lupa gunakan gigi mobil secara tepat dalam mengemudi.

Nah, itulah beberapa pembahasan menarik seputar konsumsi BBM Katana beserta faktor yang memengaruhinya. Berdasarkan informasi di atas, Anda bisa membuat pertimbangan untuk membeli mobil off-road satu ini atau tidak.

Untuk Anda yang benar-benar tertarik dengan mobil Katana untuk petualangan atau sekedar off-road, membeli di CarsGallery adalah pilihan terbaik. Tidak hanya mendapat jaminan mobil berkualitas bagus dan hasil memuaskan saja.

Anda juga bisa mendapatkan garansi selama 1 tahun penuh. Jadi, jika setelah pembelian terdapat kendala, Anda bisa mengklaim garansi pada pihak CarsGallery secepatnya. Tunggu apalagi? Dapatkan Katana terbaik Anda sekarang juga!



Berapa Konsumsi BBM Feroza? Inilah Ulasan Lengkapnya

Konsumsi BBM Feroza wajib menjadi perhatian jika Anda tertarik dengan mobil buatan Daihatsu ini. Para pecinta mobil offroad lama pasti sudah tidak asing lagi dengan Daihatsu Feroza. 

Sampai saat ini, Feroza memang memang masih punya banyak peminat pada unit bekasnya. Meski sudah rilis bertahun-tahun lalu, tepatnya 1987, mobil ini punya performa dan keunikan yang membuatnya sangat menarik untuk Anda miliki. 

Feroza mungkin terlihat mirip dengan Daihatsu Taft maupun Rocky. Hanya saja, ketiganya memiliki spesifikasi yang berbeda, termasuk soal mesin dan konsumsi bahan bakarnya. Lantas, berapa konsumsi BBM Feroza itu? 

Spesifikasi Mesin Daihatsu Feroza 

Sebelum membahas konsumsi bahan bakar mobil offroad ini, penting untuk melihat spesifikasi Daihatsu Feroza terlebih dahulu. Dari segi mesin, Daihatsu Feroza menggunakan mesin bensin dengan kapasitas 1.600 cc. 

Mesin ini bisa membuat Feroza menghasilkan tenaga maksimal sebesar 94 Hp pada putaran 5.700 RPM. Kemudian, mobil ini menggunakan transmisi manual 4 percepatan dan bisa menghasilkan tenaga torsi 127 nm di putaran 4.800 RPM.

Untuk mendukung tenaga mesin tersebut, Daihatsu menyematkan suspensi Double Wishbone. Dengan kombinasi tersebut, pengalaman berkendara dengan Feroza terbilang baik bahkan ketika Anda sedang di jalanan yang berlubang atau rusak.

Baca Juga: Sejarah Mobil Daihatsu Rocky Lama dan Alasannya Disukai

Konsumsi BBM Feroza 

Dengan mesin tersebut, mobil Daihatsu Feroza hanya membutuhkan waktu sekitar 13,3 detik supaya mencapai akselerasi 100 km per jam. Untuk kecepatan maksimalnya sendiri berada di angka 150 km per jam. 

Dengan catatan torsi 127 nm, mobil ini bisa meraih angka 12,5 liter untuk setiap 100 km. Apabila menggunakan perbandingan rasio, maka Feroza mencatatkan angka 1:8. 

Apabila Anda bandingkan dengan mobil offroad masa kini, Feroza memang terbilang boros. Karena angka rasio mobil offroad masa kini kebanyakan adalah 1:15. Hanya saja, rasio ini tidak mutlak. 

Konsumsi BBM Feroza Anda nantinya bisa Anda usahakan lebih irit dengan beberapa cara, seperti berikut:

1. Gunakan Bensin Sesuai dengan Spesifikasi

Pertama, usahakan Anda menggunakan bensin yang memang sesuai standar Feroza. Untuk hal ini, Anda bisa berpatokan pada kompresi mesin Feroza yang ada di angka 1 : 9,5. 

Dengan angka tersebut, artinya nilai oktan terbaik untuk Feroza adalah 92. Oleh karena itu, sebaiknya Anda memilih jenis bensin yang memiliki nilai oktan di sekitar 92 juga supaya konsumsi bahan bakarnya lebih irit. 

2. Jangan Lewatkan Servis Berkala 

Bagi mobil apa saja, terutama yang usianya sudah terbilang tua, servis berkala menjadi hal yang tidak boleh Anda lewatkan. Pasalnya, servis berkala akan sangat penting untuk menjaga performa mesinnya senantiasa maksimal. 

Ketika servis, teknisi akan memeriksa kondisi mobil secara keseluruhan dengan teliti. Apabila mereka menemukan masalah, seperti misalnya kebocoran atau rembesan oli, mereka akan segera memperbaiki masalah tersebut. 

Dengan begitu, kinerja mesin Feroza bisa senantiasa terjaga dan konsumsi bahan bakarnya pun efisien. 

Baca Juga: Rekomendasi Mobil Feroza Harga 30 Jutaan & Tips Perawatannya

3. Gunakan Spesifikasi Standar 

Terakhir, cobalah untuk menggunakan spesifikasi standar atau pabrikan Daihatsu Feroza. Modifikasi memang memberikan kepuasan tersendiri bagi pemilik mobil, bisa dari segi velg, knalpot, rangka, bahkan hingga jenis ban. 

Hanya saja, modifikasi tidak selamanya memberikan dampak yang baik untuk kinerja Feroza. Seperti misalnya, Anda menggunakan jenis ban yang jauh lebih berat daripada standar pabrik. 

Hal ini tentu akan membebani mobil dan berpengaruh pada konsumsi bahan bakarnya. Oleh karena itu, sebaiknya kembalikan mobil pada spesifikasi pabrikannya agar konsumsi BBM nya tidak boros. 

Kelebihan Daihatsu Feroza Lainnya

Daihatsu Feroza 4X4 tidak hanya menawarkan performa mesin yang mumpuni. Akan tetapi, aspek lainnya pun tidak kalah menarik, seperti berikut:

1. Eksterior dan Interior 

Dari luar, penampilan mobil ini terlihat gagah khas mobil offroad pada umumnya. Desain kotak yang tegas juga membuat mobil ini terlihat sangat sporty, tapi masih memiliki sentuhan vintage yang manis. 

Untuk interiornya, mobil ini menggunakan gaya yang sederhana. Konfigurasi 4 kursi dengan desain khas Daihatsu lama yang meski monoton, tapi punya keunikan tersendiri berkat aksen silver nya. Untuk fitur-fitur yang ada di dashboard pun standar. 

2. Tahan Banting 

Keunggulan lain dari Daihatsu Feroza adalah memiliki ground clearance yang cukup tinggi sehingga bisa Anda gunakan untuk berjalan di berbagai medan tanpa khawatir selip. Anda bisa menggunakan mobil ini di jalanan banjir atau berlumpur. 

Selain itu, Daihatsu Feroza banyak menjadi pilihan jika mencari kendaraan proyek yang tidak terlalu besar, tetapi masih bisa menampung banyak barang dan punya performa mesin yang cukup gahar. 

Baca Juga: Spesifikasi Daihatsu Feroza, SUV Sepuh dengan Body Tangguh

3. Kapasitas Besar 

Sebagai mobil offroad SUV, Daihatsu Feroza memiliki ukuran yang tidak terlalu besar, tapi tetap bisa menampung muatan dengan maksimal. Ini berkat kabin yang tergolong lega dan tidak terlalu sesak. 

Tidak hanya bisa memuat penumpang cukup banyak, tetapi untuk membawa barang-barang pun mobil ini terbilang bisa mengakomodasinya dengan sangat baik. 

Harga Daihatsu Feroza Bekas 

Daihatsu Feroza memang sudah tidak ada unit baru nya lagi di Indonesia. Jika tertarik dengan mobil ini, maka Anda hanya bisa mendapatkan unit bekasnya dengan harga yang tergolong murah. 

Inilah kisaran harga Feroza bekas sesuai dengan tahun rilisnya:

  • Feroza 1993 = mulai dari Rp27.000.000 sampai Rp40.000.000
  • Feroza 1995 = mulai dari Rp38.000.000 sampai Rp50.000.000 
  • Feroza 1997 = mulai dari Rp36.000.000 sampai Rp60.000.000 
  • Feroza 1998 = mulai dari Rp50.000.000 sampai Rp65.000.000
  • Feroza 1999 = mulai dari Rp55.000.000 sampai Rp70.000.000.

Tentu harga ini tidak mutlak, bisa saja Anda mendapatkannya lebih murah atau lebih mahal tergantung dari kondisi dan tahun mobil. 

Sekarang Anda sudah tahu kan berapa konsumsi BBM Feroza? Sebagai mobil offroad SUV yang tergolong vintage, Feroza menawarkan keunikan dan daya tarik yang membuatnya berbeda dari mobil lain di kelasnya. 

Jika ingin mendapatkan Feroza bekas terbaik, pastikan hanya membelinya lewat CarsGallery yang merupakan platform jual beli mobil second terbaik di Indonesia. Seluruh mobil di CarsGallery sudah melalui proses quality control yang ketat. 

Alhasil, semua nya terjamin berada dalam kondisi yang prima dan layak untuk Anda beli kembali.



Review Daihatsu Rocky, SUV Termurah tapi Paling Canggih!

Terkenal dengan kecanggihannya, mobil satu ini sudah hadir di Indonesia sejak tahun 2020 yang lalu. Berencana mendapatkan unitnya? Simak dulu review Daihatsu Rocky yang kami rangkum secara langsung dari para penggunanya. 

Poin utama dari ulasan mengenai ‘Si Batu’ ini adalah dari segi kecanggihan dan efisiensi penggunaan bahan bakar. Sudah banyak yang bilang jika fitur-fiturnya memang canggih dan irit untuk mobil harian. 

Tak heran jika sejumlah ulasan pengguna mengatakan mobil ini sering jadi mobil ternyaman untuk antar-jemput anak pulang sekolah. Mau tahu lebih lengkap soal Rocky? Cek!

Baca Juga: Review Mitsubishi Mirage 2013: Spesifikasi dan Harganya

Review Daihatsu Rocky, Come Back Terbaik Setelah ‘Bertapa’ Hampir 2 Dekade

Sebenarnya, Rocky menjadi seri mobil SUV Daihatsu terlama yang pernah rilis. Seri awalnya tahun 1989 – 1993. Kemudian berlanjut tahun 1994 – 1999. Nah, setelah 1999 ini, Rocky seolah hilang ditelan bumi. 

Namun, setelah hampir dua dekade tepat 2019 lalu, Daihatsu Rocky kembali mengudara. Mobil ini diperkenalkan di Tokyo Motor Show 2019 dan akhirnya ada di Indonesia tahun 2020. Ingin tahu detail soal Daihatsu Rocky CVT? Cek sini: 

1. Pakai Konsep Daihatsu New Global Architecture (DNGA)

Daihatsu menjadi salah satu perusahaan ‘sepuh’ di dunia otomotif yang punya prinsip produksi yang ketat. 

Di tahun 2019 lalu, akhirnya Daihatsu memutuskan untuk memperbarui arsitektur dari setiap mobilnya sesuai kebutuhan masyarakat yakni DNGA. Dalam konsep ini, ada nilai-nilai seperti: 

  • Kualitas tinggi tapi harga murah
  • Fokus pada detail kecil produk
  • Produk teknologi tinggi

Rocky, menjadi produk pertama dari Daihatsu yang menggunakan DNGA dalam produksinya. Jadi tak berlebihan jika kami bilang mobil ini buat coba-coba sistem dan konsep produksi baru. 

2. Penerapan Advanced Safety Assist (ASA)

Banyak yang review Daihatsu Rocky dan mengatakan mobil ini canggih karena alasan penerapan teknologi ASA. Teknologi satu ini untuk keamanan hingga 6 lapis untuk meminimalisir risiko ketika terjadi kecelakaan. 

Dalam Daihatsu Rocky yang menggunakan ASA, terdapat teknologi seperti: 

  • Pre-Collision Warning: peringatan lebih awal agar tidak terlalu dekat dengan mobil/kendaraan lain di jalan. 
  • Pre-Collision Braking: sistem pengereman otomatis jika mobil Anda terlalu dekat dengan kendaraan maupun benda lain di depan. 
  • Pedal Misoperation Control: masih rem otomatis untuk mengurangi kesalahan ketika Anda mengendalikan pedal. 
  • Front Departure Alert: peringatan awal jika ada kendaraan atau sesuatu yang mendekat dari depan. 
  • Lane Departure Warning: fitur peringatan dini untuk mengingatkan adanya kendaraan di bagian samping kanan dan kiri ketika Anda berada di jalanan. 
  • Lane Departure Prevention: fitur yang bisa mencegah Anda hilang kendali ketika mengemudi mobil. 

Apakah ini saja fitur keamanannya? Tentu tidak. Daihatsu Rocky juga terlengkapi dengan ABS, SRS Airbag, Brake Assist, EBD, VSC, dan tentu saja Hill Start Assist (HSA) yang menjadi fitur populer pada mobil-mobil tahun keluaran muda. 

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Mitsubishi Mirage, Layak Beli?

3. Teknologi Turbocharger, Bikin Tarikan Enteng dan Mulus

Daihatsu Rocky hitam atau warna apapun yang Anda pilih sudah memiliki teknologi ini. Saat mengendarainya, udah mirip mobil listrik yang tarikannya enteng dan mulus. 

Dengan ini, maka Daihatsu termasuk produsen pertama mobil yang sudah menerapkan teknologi turbocharger ke dalam setiap kendaraan yang mereka produksi.

Menariknya lagi, meski cuma 1.000 cc, ada review yang bilang jika tarikannya jadi makin nyaman dengan turbo ini. 

Bunyinya itu serasa khas dan seperti bawa mobil sport tapi dengan budget yang terjangkau. Banyak yang bilang jika Rocky jauh lebih disukai daripada kompetitor di segmen yang sama, Toyota Raize. 

4. Irit Mampus!

Siapa yang mau pakai mobil tapi tidak ingin boros di BBM? Pakai Daihatsu Rocky aja! Dari segi pengujian pelanggan, mobil ini cuma menghabiskan 1 liter untuk jarak tempuh 18,6 km. 

Bahkan dalam sesi pengujian lain bisa sampai 23,4 km per liternya. Jadi, Daihatsu Rocky merupakan mobil perkotaan yang bisa menghemat anggaran bahan bakar Anda!

Keluhan Daihatsu Rocky

Biar adil, review Daihatsu Rocky jangan hanya yang bagus-bagus. Tapi kami juga ulas mengenai apa saja keluhan pengguna saat memakai mobil canggih yang sempat hilang dari peredaran otomotif selama dua dekade ini. 

1. Sering Muncul Indikator Malfungsi

Nah, ini yang jadi keluhan paling umum yakni munculnya indikator di panel instrumen. Indikatornya menandakan terjadi malfungsi pada sistem mobil. 

Misalnya, Anda akan sering melihat ‘Engine Control Malfunction’ atau bahkan ‘Visit Your Dealer’ yang kadang bikin penggunanya gregetan. 

Ternyata, indikatornya muncul karena kebiasaan pengguna yang suka geser tuas dari transmisi secara nanggung. Misalnya saja Anda menggeser dari tuas P ke tuas R. 

Baca Juga: Toyota Innova SUV atau MPV? Ini Jawaban Selengkapnya

2. Bagian Kaki-kaki

Selain itu, ada juga konsumen yang mengeluh sering mendengar bunyi dari sektor kaki-kaki mobil. 

Setelah pengecekan ternyata bunyinya berasal dari bagian tie rod, rack, hingga mangkok dudukan atau juga komponen kaki-kaki lainnya. 

3. Komponen Dudukan Shock Absorber Lepas

Nah, ini masalah yang sama terjadi pada Rocky maupun Raize. Dudukan ini lepas terutama saat Anda berada di kecepatan tinggi atau lewat jalan rusak. 

Sudah tentu ini bahaya karena mobil jadi susah Anda kendalikan dan berbahaya buat keselamatan dan keamanan Anda. 

Harga Daihatsu Rocky

Soal harga memang seolah nggak ada lawan. Pasalnya, mobil canggih ini ada di kisaran Rp200 jutaan – Rp250 jutaan saja. 

Mau lebih murah? Banyak unit mobil Daihatsu Rocky bekas yang bisa Anda pilih. Jika ingin yang lebih terjangkau, kualitas masih prima, KM rendah, dan sudah lolos inspeksi, maka bisa cek di CarsGallery



Exit mobile version