Brio Satya Jadi LCGC Terlaris Februari 2025

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Print

Penjualan mobil di Indonesia mengalami lonjakan pada Februari 2025 ini. Kabarnya, Brio Satya jadi LCGC Terlaris Februari 2025. Menurut data yang dirilis oleh Gabungan Industri

Penjualan mobil di Indonesia mengalami lonjakan pada Februari 2025 ini. Kabarnya, Brio Satya jadi LCGC Terlaris Februari 2025

Menurut data yang dirilis oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Honda Brio, berhasil mencatatkan penjualan sampai 5.497 unit. 

Ini termasuk model Brio RS dan Brio Satya. Akhirnya, mobil Brio jadi yang paling laris di bulan tersebut. 

Baca Juga: BYD Denza N9: SUV Kelas Atas Siap Saingi Range Rover

Tren Penjualan Mobil di Februari 2025

Penjualan mobil di Indonesia pada Februari 2025 mencapai 72.295 unit. Angka ini naik 16,7% daripada bulan sebelumnya. 

Penjualan ritel juga meningkat dengan total 69.872 unit. Toyota tetap memimpin pasar dengan wholesales sebanyak 24.397 unit. 

Namun, Honda Brio berhasil menempati posisi kedua dalam daftar mobil terlaris. Model ini menunjukkan daya tarik kuat di segmen low cost green car (LCGC).

Honda Brio Satya menjadi pilihan utama di segmen LCGC. Pada Januari 2025, model ini terjual 4.776 unit. Tren positif berlanjut di bulan berikutnya. 

Brio Satya mengungguli Daihatsu Sigra dan Toyota Calya. Pangsa pasarnya mencapai 35%, menunjukkan penerimaan tinggi dari konsumen.

Baca Juga: Toyota Catat 2.728 SPK Selama IIMS 2025, Zenix Paling Laku!

Faktor Pendorong Penjualan Brio Satya Jadi LCGC Terlaris Februari 2025

Beberapa faktor berkontribusi terhadap kesuksesan Honda Brio Satya. Efisiensi bahan bakar menjadi salah satu alasan utama, karena mobil ini dirancang untuk hemat bahan bakar dan ramah lingkungan. 

Harga yang terjangkau, berkisar antara Rp150 juta hingga Rp180 juta, juga menarik minat konsumen. 

Selain itu, Honda menawarkan berbagai program penjualan menarik, seperti cicilan ringan dengan DP mulai dari Rp11 juta dan gratis biaya perawatan berkala, untuk menarik lebih banyak pelanggan. 

Sebagai tambahan, mobil LCGC pun terancang untuk penggunaan bahan bakar yang efisien. 

Dengan 1 liter bahan bakar, biasanya jarak tempuh bisa sampai 20 kilometer. Selain itu, mobil ini pun terancang dengan cc kecil. 

Umumnya di 1.000 cc – 1.200 cc. Hal ini juga yang membuat konsumsi bahan bakarnya sangat irit. 

Faktor lain yang mendukung larisnya LCGC yakni program pembuatan mobil ini sendiri. 

Dari segi program, LCGC memang bertujuan untuk membuat industri otomotif Indonesia mandiri dan menyediakan kendaraan roda empat yang hemat energi dan juga terjangkau. 

Baca Juga: XPeng Resmi Masuk Indonesia sekaligus Kenalkan Dua Modelnya

Persaingan di Pasar LCGC

Meskipun Honda Brio Satya mendominasi pasar LCGC, persaingan tetap ketat. Pada Februari 2025, total penjualan LCGC mencapai 13.618 unit, meskipun angka ini turun 17% daripada tahun sebelumnya. 

Sementara jika meninjaunya secara bulanan, maka penjualan LCGC naik secara keseluruhan. 

Angkanya 10% month-to-month/mtm daripada Januari 2025. Angka yang tercatat yakni 12.324 unit. 

Adapun, Honda Brio saat ini merajai pasar LCGC. Hal ini karena Brio Satya berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 4.776 unit di Februari 2025. 

Dengan ini, artinya pangsa pasar Brio Satya pada segmen mobil hemat tembus 35% dalam dua bulan. 

Toyota Calya berhasil menyalip Daihatsu Sigra dengan penjualan sebanyak 3.628 unit, sementara Sigra mencatatkan 3.296 unit. 

Daihatsu Ayla dan Toyota Agya juga berkontribusi dalam persaingan, meskipun dengan angka penjualan yang lebih rendah. 

Selanjutnya, LCGC terlaris lainnya yakni Daihatsu Ayla. Pada Februari ini, Ayla berhasil menorehkan penjualan sebanyak 1.058 unit. 

Kemudian, ada Toyota Agya di angka penjualan 860 unit. Dengan ini, maka tetap Brio Satya jadi LCGC terlaris Februari 2025

Keberhasilan ini juga menguatkan posisinya sebagai ‘sosok’ yang memimpin pasar di dalam segmen LCGC.

Other Post

Related Post