Suzuki XL7 merupakan SUV kompak yang terancang khusus untuk pemenuhan kebutuhan pengendara di berbagai kondisi jalan. Nah, salah satu fitur yang penting dalam mobil ini adalah ground clearance XL7.
Ground clearance itu sendiri, merupakan jarak antara bagian paling rendah dari kendaraan dengan permukaan tanah.
Jika ground clearance suatu mobil itu memadai, maka mobil tersebut tidak akan kesulitan ketika ingin melewati beberapa kontur jalan. Misalnya, polisi tidur, jalanan yang tidak rata, hingga jalan berlubang.
Dengan ini, maka Anda tidak akan mengalami masalah kerusakan yang biasa terjadi di bagian bawah kendaraan karena ground clearance mobil rendah.
Suzuki XL7 ini sudah mengalami beberapa perubahan sejak pertama kali rilis. Salah satu poin perubahannya adalah desain ground clearance. Benar, ada perbedaan versi di setiap modelnya. Berikut untuk rincian angka ground clearance-nya:
Model Tahun 2002 – 2009: Ground Clearance di sekitar 7,9 inch atau 20,1 cm.
Model Tahun 2020 – 2024: Ground Clearance sekitar 200 mm atau 20 cm.
Perbandingan Ground Clearance Suzuki XL7
Sekarang, mari kita coba bandingkan dengan beberapa kompetitor di pasar mobil yang sama dengan XL7. Berikut pembahasannya:
1. Ground Clearance Toyota Rush
Untuk tipe mobil SUV populer satu ini, ground clearance-nya memang cukup tinggi yakni 220 mm. Jadi, memang Rush punya ground clearance yang lebih tinggi daripada XL7.
2. Honda BRV
Selanjutnya, ground clearance dari mobil satu ini juga lebih tinggi 220 mm daripada Suzuki XL7 yakni 220 mm.
BRV memang punya ground clearance cukup tinggi, dan ini juga yang menjadikannya sangat tepat kalau Anda ingin menggunakan BRV buat perjalanan jarak jauh.
3. Mitsubishi Xpander
Benar, ini juga masuk dalam segmen MPV yang bisa dibandingkan apple-to-apple dengan Suzuki XL7.
Jika memilihnya, maka tak selisihnya tak jauh berbeda karena Xpander punya ground clearance ini sekitar 200 – 205 mm.
Sekarang, dari pabrikan yang sama yakni Suzuki Ertiga. Mobil satu ini terancang khusus buat kendaraan keluarga yang mengutamakan kenyamanan.
Maka dari itu, Ertiga sangat cocok dengan ground clearance yang rendah dan hanya tepat buat pemakaian harian di jalanan mulus. Kalau Ertiga, ground clearance-nya sekitar 180 mm. Jadi, selisih 20 mm dengan Suzuki XL7.
Apa Bagusnya Ground Clearance XL7?
Nah, kalau Anda sudah tahu berapa ground clearance Suzuki XL7, maka sekarang waktu yang pas untuk membahas apa sih efek dari ground clearance yang begini?
1. Bisa Buat Lewatin Jalanan Tidak Rata
Pertama, Anda bisa melewati medan jalan yang tidak rata, berlubang, polisi tidur, bahkan juga untuk medan berbatu tanpa adanya risiko terbentur di bagian bawah mobil.
2. Terlindung dari Genangan Air
Air yang menggenang itu sangat berbahaya untuk performa dan mesin serta komponen vital dari kendaraan.
Jadi, jika mobil Anda punya ground clearance tinggi seperti XL7, maka melewati genangan atau banjir yang ringan sama sekali bukan masalah.
Baik untuk perjalanan di area kota, perjalanan jauh, hingga dengan jalanan pedesaan yang konturnya tidak rata, Suzuki XL7 masih bisa melibasnya. Jadi, masih bisa untuk hampir semua medan.
4. Punya Visibilitas Berkendara yang Lebih Baik
Selain itu, ground clearance XL7yang cukup tinggi juga akan memberi Anda keleluasaan dari segi visibilitas.
Maksudnya adalah Anda bisa memiliki pandangan yang lebih luas ketika mengendarainya. Jadi, Anda pun bisa lebih waspada serta lebih responsif sesuai dengan kondisi jalanan yang dilewati.
5. Daya Angkut yang Fleksibel
Lantaran jarak antara bagian terendah mobil dengan tanah cukup tinggi, maka meskipun Anda membawa beban banyak, jaraknya tetap ideal dan tidak akan membuat bagian terendahnya terbentur ke permukaan jalan.
6. Lebih Nyaman ketika Berkendara
Dari beberapa laman otomotif, ada penjelasan jika ground clearance yang tinggi sangat berpengaruh pada kenyamanan. Utamanya ketika Anda melewati jalanan yang tak rata karena guncangan bisa teredam dengan tingginya ground clearance.
Erwin Juntoro memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun di bidang otomotif. Ia menyukai aktivitas memperbaiki, memodifikasi dan tune-up mobil. Selalu update seputar mobil konvensional hingga mobil listrik terbaru.
Ada cukup banyak jenis suspensi yang terpasang pada mobil. Salah satunya adalah suspensi torsion beam.
Kehadiran sistem suspensi ini, adalah untuk menyerap getaran saat mobil berjalan. Ketika ada lubang atau jalanan yang tak rata, misalnya, maka suspensi akan memainkan fungsinya meredam getaran yang muncul.
Jadi, Anda akan merasa tetap nyaman meskipun jalanan yang dilewati memiliki kontur yang tidak rata. Mau tahu lebih detail soal torsion beam? Cek sini!
Jadi, torsion beam adalah jenis suspensi yang memakai balok logam masif sebagai penghubung dua roda di bagian belakang.
Torsion beam ini juga terkenal sebagai suspensi semi-independent. Alasannya karena desain utama dari torsion beam merupakan inovasi dari suspensi rigid.
Nah, suspensi torsion beam sendiri punya bentuk dasar yang menyerupai huruf H. Jadi, ayunan roda kanan dan kiri bisa cukup bebas. Tak heran pula jika mobil dengan jenis suspensi ini bisa lebih nyaman ketika Anda kendarai.
Umumnya, suspensi jenis ini terpakai dalam beberapa tipe mobil sub kompak, kompak, dan juga super mini Eropa yang memiliki penggerak FWD.
Komponen Suspensi Torsion Beam
Dalam suspensi ini, ada beberapa komponen pendukung. Berikut ini komponennya:
1. Torsion Beam
Ini adalah komponen utama dalam sistem suspensi. Bentuknya batang logam dan menghubungkan antara dua roda belakang dan bisa memberi kontrol pada gerakan roda secara vertikal.
Dari segi fungsi, saat ada salah satu roda yang bergerak naik-turun, maka torsion beam akan mengalami torsi yang akan membantu roda lain lebih stabil dan bisa menahan gerakan vertikal.
2. Shock Absorber
Selanjutnya, ada shock absorber atau peredam kejut. Seperti namanya, maka fungsi dari komponen satu ini untuk menyerap serta mengendalikan energi yang timbul karena benturan dan guncangan saat mobil melewati jalanan dengan kontur tidak rata.
3. Karet Bantalan
Kemudian, ada karet bantalan atau bushings. Fungsi utama komponen ini meredam suara dan juga getaran. Bahkan juga untuk mengurangi adanya gesekan dari antar bagian logam serta suspensi.
Komponen satu ini terbuat dari poliuretan atau bahan karet yang sangat mendukung fungsi utamanya.
4. Spring (Pegas)
Selanjutnya, suspensi torsion beamjuga punya komponen berupa pegas atau spring. Fungsi dari pegas itu sendiri untuk menopang berat dari mobil.
Selain itu, juga menyerap energi ketika mobil lewat di permukaan yang kasar maupun tidak rata. Bentuknya bisa berupa coil atau spiral.
Lengan penghubung atau control arm ini menjadi bagian yang menghubungkan antara suspensi dengan bagian sasis mobil.
Nantinya, hadirnya control arm bisa membantu Anda untuk mengarahkan gerakan roda agar bisa tetap seimbang dan stabil.
6. Stabilizer Bar
Kemudian, ada stabilizer bar yang fungsi utamanya untuk mengurangi gerakan yang terlalu banyak untuk kendaraan. Terutama jika Anda sedang membelokkan kendaraan dan saat melewati jalan yang bergelombang.
Selain stabilizer bar, komponen satu ini juga sering disebut sebagai sway bar.
7. Bracket atau Mounting
Torsion beam itu perlu Anda pasang langsung ke rangka kendaraan. Maka dari itu, jenis suspensi satu ini butuh tempat atau bracket.
Nah, nantinya komponen bracket inilah yang menjadi tempat untuk memasang torsion beam.
8. Link (Penghubung)
Selanjutnya, ada link atau penghubung yang dapat menghubungkan shock absorber dan pegas yang akan menjaga keseimbangan dalam sistem suspensi mobil Anda.
Jenis suspensi torsion beamjuga punya kelebihan atau keunggulannya sendiri, yakni:
Memiliki ruang kargo yang lebih besar: tidak menonjol ke bagian dalam kargo dan tidak ada komponen yang akan mengurangi space buat barang bawaan di bagasi mobil.
Lebih kuat secara struktural: bisa memberi tambahan kekuatan tambahan pada struktur karena langsung terhubung dengan kerangka mobil Anda.
Cocok untuk mobil harian: sudah mampu memberikan performa peredaman getaran yang optimal buat mobilitas harian.
Dengan ini, sekarang Anda bisa lebih tahu soal suspensi torsion beam. Kalau butuh mobil buat harian, tinggal pilih saja yang punya jenis suspensi satu ini.
Tapi, kalau Anda ingin unit mobil harian yang kualitas suspensi dan performanya masih optimal, langsung cek ke platform jual beli mobil bekas CarsGallery sekarang juga!
Erwin Juntoro memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun di bidang otomotif. Ia menyukai aktivitas memperbaiki, memodifikasi dan tune-up mobil. Selalu update seputar mobil konvensional hingga mobil listrik terbaru.
Tertarik untuk membeli Toyota Innova Reborn sebagai mobil keluarga Anda? Sebelum membeli, Anda harus tahu apakah konsumsi Innova Reborn bensin maupun diesel ini boros.
Boros tidaknya mesin mobil selalu menjadi bahan pertimbangan Anda tentunya sebelum membeli mobil. Oleh karena itu, kenali dulu apakah Toyota Rush hemat bbm dan cocok menjadi mobil pribadi Anda.
Pada artikel ini kami akan menjelaskan sejauh mana penggunaan bahan bakar untuk Innova dengan mesin bensin atau diesel.
Konsumsi Innova Reborn Bensin Manual dan Otomatis
Mobil Toyota Innova Reborn mesin bensin hadir dengan dua tipe transmisi yaitu manual dan juga otomatis. Keduanya memiliki jumlah konsumsi bahan bakar yang cukup berbeda untuk Anda cermati, yaitu:
1. Konsumsi Bahan Bakar Innova Reborn Bensin Manual
Innova Reborn bensin menggunakan mesin 1TR-FE yang kapasitasnya adalah 2.000 cc. Mesin ini bertahan digunakan Toyota bahkan sejak Innova rilis tahun 2004.
Khusus untuk Innova Reborn dengan mesin bensin ini mobil hadir lebih irit dari pendahulunya. Buktinya, konsumsi bbm Innova Reborn bensin manual hanya sekitar 9,7 km per liter bensin untuk Anda yang berkendara dengan kecepatan 20 km/ jam.
Apabila Anda melewati jalan tol dengan kecepatan yang lebih tinggi, maka akan menghabiskan bensin sekitar 13,6 km per liter. Artinya beda tipis untuk konsumsi bbm area perkotaan dan luar kota.
Iritnya bbm Innova Reborn bensin ini dikarenakan kehadiran Anda bisa berkendara dengan gigi 5 percepatan di kecepatan 100 km/ jam saat di jalan tol. Putaran ini tidak terlalu tinggi sehingga konsumsi BBM cenderung rendah.
2. Konsumsi Bahan Bakar Innova Reborn Bensin Otomatis
Sudah jadi rahasia umum bahwa konsumsi bensin mesin transmisi manual jauh lebih irit. Namun, antara konsumsi Innova Reborn bensin manual dan otomatis bedanya tidak terpaut jauh.
Pada transmisi manual, bensin yang keluar adalah 12,4 km/liternya apabila Anda melaju dengan kecepatan sekitar 22 km/jam. Saat berada di jalan tol mobil akan menggunakan bensin 18,5 km/liternya.
Dengan catatan, Anda harus berkendara sekitar 70 km/jam sesuai standar mengemudi di jalan tol. Apabila Anda meningkatkan hingga 80 km/jam atau lebih maka konsumsinya akan menjadi 20 km/jam.
Apabila membandingkan dengan mobil MPV lain yang sama-sama transmisi otomatis, Innova Reborn masih tergolong irit. Pasalnya, Toyota sudah menggunakan sistem Sport Sequential Switchmatic.
Fitur tersebut membuat mobil seperti menggunakan transmisi tiptronic yang ada pada mobil sport. Selain itu, ada juga teknologi Sport Sequential Shiftmatic yang memudahkan perpindahan gigi lebih presisi.
Fitur kedua inilah yang membuat transmisi tetap terawat dengan baik dan mobil tetap irit BBM.
Hadirnya Innova Reborn diesel adalah terobosan besar dari Toyota yang juga mengklaim bahwa mobil ini irit BBM. Toyota telah menyematkan mesin 2KD-FTV yang mampu memuntahkan tenaga 149 Ps di torsi maksimal 340 Nm.
Konsumsi bensin Innova Reborn diesel sendiri adalah sekitar 12 km/liter untuk perjalanan dalam kota dengan kecepatan standar. Namun, untuk perjalanan luar kota lewat jalan tol konsumsinya menjadi 14,9 liter.
Apabila Anda mengendalikan mobil dengan akselerasi yang tidak sama maka konsumsinya bisa mencapai 19 km/ liter.
Innova Reborn diesel ini masih termasuk irit di kelasnya. Contohnya, jika dibandingkan dengan Toyota Fortuner 2.400 cc yang konsumsinya sampai 12,2 km/ liter sedangkan jalan luar kota sampai 16,4 km/ liter.
Kelebihan ini terjadi karena Toyota Innova Reborn diesel sudah menggunakan teknologi Variable Nozzle Turbocharger. Perawatan mobilnya yang begitu juga juga bisa menjadi keunggulan tersendiri yang patut Anda pertimbangan.
Selain itu, Innova Reborn diesel memiliki tipe mesin yang bandel dan tidak mudah rusak. Anda pun bisa lebih nyaman dan aman untuk berkendara jarak jauh atau melewati jalanan yang cukup terjal.
Mana yang Lebih Irit Innova Reborn Diesel atau Bensin?
Setelah mengetahui konsumsi BBM Innova Reborn bensin vs diesel manakah yang termasuk paling hemat? Ada banyak indikator yang bisa menjadi bahan pembandingnya.
Pertama jika melihat dari penggunaan bahan bakar km per liter, maka Innova Reborn bensin jauh lebih unggul. Karena penggunaan BBM dalam kota saja hanya 9,4 km/liter untuk transmisi manual, sedangkan mesin diesel perlu 12 km/liter.
Jika membandingkan dengan transmisi otomatis dan mesin diesel hasilnya adalah hampir sama rata. Khusus untuk jarak jauh, mesin diesel akan lebih unggul lagi dari transmisi manual karena hanya sekitar 14,9 km/ liter.
Apabila membandingkan soal harga bbm, mesin diesel juga masih unggul. Meskipun solar lebih mahal dari Pertamax, jika mengingat penggunaan km/liternya diesel tetap lebih murah.
Inilah mengapa banyak orang yang mengatakan bahwa konsumsi BBM Reborn Diesel jauh lebih hemat. Jadi, jika Anda mencari mobil Innova akan lebih baik untuk mempertimbangkan mesin diesel.
Mengetahui berapa besar konsumsi Innova Reborn bensin serta diesel menjadi bahan pertimbangan penting Anda selain harga. Begitu juga dengan perawatan yang murah tentunya menjadi prioritas terbaik Anda.
Ketika memilih mobil bekas, sebaiknya Anda mencarinya di platform terpercaya di CarsGallery. Segala macam mobil termasuk Innova Reborn tersedia dan bisa Anda cek langsung.
Semua mobil yang akan Anda temukan memiliki spesifikasi lengkap dan kualitas terbaik dari mesin hingga transmisi. Anda pun bisa segera menemukan mobil yang akan digunakan sehari-hari.
Cek sekarang juga di CarsGallery mobil bekas yang bisa memenuhi kebutuhan Anda.
Erwin Juntoro memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun di bidang otomotif. Ia menyukai aktivitas memperbaiki, memodifikasi dan tune-up mobil. Selalu update seputar mobil konvensional hingga mobil listrik terbaru.
Saat ingin membeli mobil, selalu ada penjelasan soal harganya yang ditambahi dengan istilah OTR. Sebenarnya, apa itu harga OTR dan seperti apa beda harga OTR dan cashserta kredit?
Makin bingung lagi karena seringnya, harga mobil itu berbeda-beda di setiap daerah. Jadi, mengapa ini berbeda dan apa kaitannya dengan OTR?
Kalau tak ingin kebingungan Anda berlanjut, maka simak penjelasan kami soal harga OTR, OTR Cash, hingga OTR Kredit.
OTR singkatan dari On-The Road yang berarti total keseluruhan harga pembelian yang wajib Anda bayar saat ingin meminang mobil, motor, dan kendaraan lainnya.
Kalau Anda membayar dengan harga OTR ini, maka artinya mobil sudah bisa dikendarai secara legal.
Pasalnya, harga OTR adalah total biaya pembelian yang sudah termasuk dengan pembayaran pajak jalan, plat nomor kendaraan, inspeksi sebelum pengiriman, asuransi, biaya pendaftaran kendaraan, biaya penanganan, sampai biaya pengiriman.
Jadi, itulah yang sebenarnya membuat terjadinya beda harga OTR dan cashdi berbagai daerah.
Kalau di Jakarta misalnya, ada mobil dengan keterangan Rp300 juta OTR Jakarta. Tapi, kalau Anda membelinya di tempat lain seperti di Papua, maka harganya bisa berbeda sampai 10% – 15% tergantung biaya pengiriman, pajak, dan lainnya.
Selain itu, harga OTR itu sendiri juga termasuk dengan biaya PPN atau pajak. Kalau Anda menemukan ada perbedaan harga atau lebih terjangkau, maka itu tanda kalau dealer tersebut memberi diskon besar-besaran.
Beda Harga OTR dan Cash serta OTR Kredit
Anda mungkin juga menemukan perbedaan ketika ingin membeli mobil tapi secara kredit. Kadang, harga OTR kredit lebih mahal daripada cash. Sebenarnya, apa yang membuatnya berbeda?
1. Arti Masing-masing Harga
Perbedaannya bisa Anda lihat dari arti dari masing-masing harga tersebut. Kalau OTR Cash itu, merupakan total harga atau biaya pembelian baik motor atau mobil dengan cash atau bayar penuh.
Sedangkan untuk arti OTR kredit itu sendiri adalah total biaya atau harga mobil dan kendaraan jika Anda mengajukan pembelian dengan cara kredit atau mencicilnya.
2. Biaya Tambahan
Anda sangat mungkin mengerti ada beda harga OTR dan cashserta OTR Kredit yang cukup mencolok.
Tapi, itu masuk akal karena OTR Cash memang hanya harga untuk mobil dan legalitas serta urusan administratif saja. Jadi, harganya lebih murah karena Anda tidak dapat beban biaya tambahan sama sekali.
Sedangkan untuk OTR Kredit, Anda harus membayar setidaknya beberapa hal. Misalnya, keperluan pajak, syarat administratif, dan biaya seperti yang ada pada OTR Cash yang masih ditambahkan suku bunga dari lembaga yang membiayai Anda agar mungkin untuk menyicil kendaraan.
Jadi, Anda memang harus membayar ‘biaya jasa’ dari lembaga pembiayaan yang sudah membantu untuk mencicil kendaraan.
Adanya perbedaan harga ini, memang masuk akal karena ada biaya-biaya tambahan yang harus Anda bayar ketika membeli mobil OTR kredit.
Mengapa Harga OTR Mobil dan Kendaraan Berbeda-beda di Setiap Daerah?
Sudah paham apa yang dimaksud dengan harga OTR? Sekarang, mari baca soal mengapa harga OTR di setiap daerah memiliki perbedaan. Berikut alasannya:
1. Beda dari Segi Biaya Distribusi
Pertama, faktor yang mempengaruhinya adalah biaya pengiriman ke seluruh wilayah yang ada di Indonesia. Jika Anda bandingkan, pengiriman mobil ke area Jakarta jelas lebih terjangkau daripada ketika Anda berada di Jawa Timur.
Mengapa? Alasannya karena pusat produksinya juga berada di Jakarta. Apalagi untuk di area-area yang berada di luar pulau Jawa yang pengirimannya jelas butuh proses panjang serta biaya lebih besar.
Jadi, pengiriman mobil dari pusat hingga sampai ke daerah Anda bisa berbeda dan inilah yang mempengaruhi beda harga OTR dan cash.
2. Perbedaan Jumlah Pajak di Daerah
Setiap wilayah yang ada di Indonesia ini punya ketentuan masing-masing untuk urusan pajak. Biaya yang harus Anda bayarkan jelas berbeda buat semua jenis kendaraan bermotor, termasuk mobil.
Biaya ini termasuk pajak SW, PKB, bahkan Jasa Raharja tidak akan sama di setiap daerah.
3. Beda Biaya Non-Pajak
Beli mobil memang tak cuma berurusan dengan pembiayaan pajak, tapi non-pajak juga. Anda pun harus membayar biaya non-pajak seperti STCK, TNKB, STNK, sampai BPKB.
Semua total biaya tersebut memang mempengaruhi total biaya OTR dari kendaraan seperti mobil.
Saat Anda ingin membeli mobil, maka ada beberapa instansi yang menyediakan jasa untuk mengurus bagian legalitas mobil agar Anda bebas berkendara.
Misalnya Samsat, Polri, dan bisa juga Dispenda. Nah, total biaya-biaya untuk mendapatkan izin dan memproses mobil yang baru Anda beli melalui berbagai instansi tersebut juga berbeda di setiap daerah.
Jadi, tak heran kalau harga OTR di masing-masing daerah Indonesia itu berbeda.
Apakah Boleh Beli Mobil Off-The Road?
Lawan kata dari On The Road memang Off The Road. Tapi, apakah boleh untuk membeli mobil dengan harga Off The Road yang lebih terjangkau?
Bisa, tapi jika langsung Anda kendarai di jalanan, maka aktivitas tersebut akan ternilai ilegal. Pasalnya, Anda belum mengantongi dokumen-dokumen legalitas seperti yang tadi disebutkan.
Jadi, masih harus mengurusi legalitasnya dan itu juga butuh biaya. Hasilnya, kemungkinan besar biaya yang Anda keluarkan akan sama.
Soal mana yang lebih untung, tentu saja lebih baik beli On The Road saja karena Anda hanya tinggal pakai. Soal legalitas, sudah dealer yang beresin.
Mau beli mobil yang praktis tanpa pusing-pusing soal beda harga OTR dan cash? Pertimbangkan beli di CarsGallery. Unit di CarsGallery melimpah dan harganya murah! Cek sekarang!
Erwin Juntoro memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun di bidang otomotif. Ia menyukai aktivitas memperbaiki, memodifikasi dan tune-up mobil. Selalu update seputar mobil konvensional hingga mobil listrik terbaru.
Memakai mobil captain seatbisa jadi pilihan terbaik jika Anda ingin berkendara lebih nyaman.
Adanya jok terpisah di bagian tengah ini, memang memberikan kesan kabin yang lebih luas, akses ke bagian belakang lebih mudah, sampai dengan kesan mobil yang terasa lebih mewah.
Tak hanya itu, bagian jok captain seat juga sering terlengkapi dengan hadirnya armrest. Ketika tangan Anda pegal dan butuh ‘sandaran’, maka bisa memakai armrest yang tersedia.
Fitur tersebut tidak akan Anda temukan pada mobil yang menggunakan pilot seat. Berencana mendapatkan mobil captain seat murah dan nyaman? Berikut daftarnya.
Jika Anda ingin memperoleh mobil dengan konfigurasi captain seat, maka bisa mempertimbangkan daftar berikut:
1. Toyota Innova
Pertama, ada MPV yang begitu populer dengan kenyamanannya yakni Innova. Jika Anda ingin dapat konfigurasi captain seat, maka bisa mempertimbangkan Toyota Innova.
Dari laman resmi Tunas Toyota, dikatakan ada 3 tipe Innova yang memiliki Captain Seat. Di antaranya:
Innova G Luxury AT: merupakan tipe basic yang sudah hadir dengan kursi yang bentuknya captain seat dengan bahan kursi Fabric yang memberikan tampilan modern sekaligus nyaman.
Innova V Luxury AT: captain seat di sini juga sudah terlengkapi dengan Seat Back Table. Sama-sama fabric dan bisa jadi pilihan kalau butuh captain seat.
Innova Venturer AT: sebelum Zenix, tipe Innova ini masih jadi yang tertinggi dan sudah menggunakan konfigurasi captain seat. Bahannya juga sudah Leatherette atau kulit, jadi bisa lebih mewah.
2. Hyundai Staria
Selanjutnya, Anda bisa mempertimbangkan Hyundai Staria yang juga sudah menggunakan konfigurasi captain seat.
Dari segi mobilnya, Staria memang terbilang modern dan sudah ada dua tipe: Signature 7 dan Signature 9 untuk seaternya.
Melihatnya pakai bahan nappa dan Premium Relaxation Seats, kesan lega dan modern cukup terasa ketika Anda menggunakannya.
Anda pun bisa memakai Premium Relaxation Seats yang bisa dioperasikan dengan otomatis.
Buat yang ingin menggunakan atau membeli Signature 9 seater, maka ada fitur Swiveling Independent Seat.
Selain itu, di baris keduanya bisa Anda putar 180 derajat. Cocok buat eksekutif yang ingin bekerja atau berdiskusi saling berhadapan dalam satu mobil.
Dari segi harga, memang terbilang pricey yakni Rp896 jutaan untuk Signature 9 dan Rp1,028 miliar untuk Signature 7.
3. Toyota All New Voxy
Masih dengan pabrikan Toyota, kami menyarankan Anda untuk meminang All New Voxy jika ingin memperoleh kenyamanan konfigurasi kursi captain seat.
Posisinya ada di baris kedua, bentuknya juga sangat jelas terpisah seperti konfigurasi captain seat pada umumnya.
Captain seat ini, akan mendukung kenyamanan penumpang yang ada di baris kedua. Dari segi bahan, Voxy memakai First Class Leather yang premium dan memberi kesan cukup mewah.
Bahkan, mobil captain seatini juga bisa Anda atur posisi kursinya agar lebih nyaman.
4. Wuling Confero S
Mau beli mobil bekas captain seat yang cukup terjangkau? Coba pertimbangkan Wuling Confero S. Range harganya masih di Rp200 jutaan dan itu sudah terjangkau buat mobil-mobil dengan captain seat plus MPV yang nyaman.
Memang, bahannya berbeda dengan yang tersedia pada All New Foxy. Pasalnya, Wuling Confero S hanya memakai Synthetic Leather yang jelas standarnya berada di bawah First Class Leather.
Namun, kehadirannya sudah membuat penumpang cukup nyaman, kok. Jadi, mobil captain seatini cocok untuk Anda dengan budget terbatas tapi ingin kenyamanan yang lebih baik.
Selanjutnya, masih dari pabrikan Wuling. Tapi, sekarang untuk tipe Cortez S yang sama dengan Confero S karena memiliki captain seat juga.
Pada model ini, kursi di baris keduanya tidak memakai bentuk yang panjang dan cukup buat tiga orang.
Tapi, di Wuling Cortez S memakai dua kursi terpisah seperti pada mobil-mobil MPV premium.
Justru untuk kursi panjang yang cukup buat tiga orang, ada di baris ketiganya. Buat baris kedua, hanya untuk dua penumpang saja.
Kalau dari penumpang, masih bisa muat tujuh orang termasuk sopir. Menariknya, dari wawancara Kompas dengan Brand Manager Wuling, mengatakan jika Anda masih bisa memesan model captain seat di baris kedua.
Jadi, masih bisa dikonfigurasi untuk captain seat sebanyak 3 orang. Dengan begitu, mobil Wuling Cortez S Anda bisa muat sampai 8 orang.
6. Toyota Sienta Welcab
Kembali lagi ke pabrikan Toyota. Kali ini untuk brand Sienta yang juga punya captain seat. Hanya saja, Anda bisa memperoleh captain seat pada tipe Welcab.
Konsep ini memang direncanakan oleh Toyota buat Anda yang butuh aktivitas bersama orang tua hingga keluarga yang memiliki kebutuhan khusus.
Adanya kursi welcab tersebut, bisa Anda gunakan untuk masuk dan keluar secara otomatis. Anda pun bisa mengoperasikannya melalui remote.
Mobil captain seatini menempatkan fitur tersebut di baris kedua. Tepatnya di sebelah kiri sebagai New Captain Seat Welcab.
Selain itu, Anda juga bisa menemukan sandaran tangan pada bagian kanan kursi, sandaran kaki, lengkap juga dengan sandaran kepala.
Makin nyaman juga karena ada New Rotation dan Side Lift. Jadi, Anda bisa memutar kursi welcab tersebut agar mengarah ke bagian luar pintu.
Namun, memang harganya terbilang pricey karena Anda baru bisa mendapatkannya di harga Rp400 jutaan.
7. Suzuki APV Arena
Mau mobil captain seat di bawah 100 juta? Sebaiknya coba pertimbangkan Suzuki APV Arena.
Benar, ini merupakan mobil legendaris yang mungkin sudah banyak dilupakan. APV, sejak dulu terkenal dan populer karena bisa muat banyak penumpang.
Padahal, model ini masih cocok buat Anda gunakan saat ini karena masuk dalam kategori mobil captain seat.
Namun, Anda cuma bisa menemukannya di tipe tertinggi APV, yakni SGX-MT serta APV New Luxury. Kalau harga barunya, memang bisa Rp238 – Rp258 jutaan. Kalau bekas, mungkin ada yang harganya under Rp100 jutaan.
Tentu saja, mobil yang populer dengan kemewahan dan kesan elegannya ini juga punya captain seat. Taglinenya saja mengutamakan pada kenyamanan.
Jadi, masuk akal kalau Toyota Alphard memiliki captain seat. Bahkan, Anda bisa memperoleh captain seat yang memang didesain agar begitu nyaman.
Letaknya di kursi kedua atau second-row. Anda bisa menggunakannya jika memang butuh captain seat.
Dengan adanya model ini, mobil captain seatAlphard bisa memberi Anda personal space.
Kemewahan juga semakin berpadu dengan kenyamanan karena di Alphard juga punya arm hingga leg rest. Konfigurasi kursinya pun bisa Anda lakukan secara elektrik.
9. Honda Freed
Sudah bosan dengan mobil Toyota dan Wuling? Cobalah Honda Freed. Mobil pabrikan Honda satu ini juga punya captain seat.
Harganya juga lebih terjangkau daripada mobil-mobil lain yang punya captain seat. Desainnya stylish, fiturnya juga lengkap, bahkan sangat mengutamakan kenyamanan karena hadirnya captain seat.
Mobil captain seatini juga jadi semakin nyaman karena kabinnya yang begitu luas. Tak heran, Freed selalu jadi pilihan keluarga Indonesia untuk yang butuh kenyamanan maksimal dalam mobil. Soal harga, masih di Rp250 jutaan.
10. KIA Carnival
Selanjutnya, ada dari pabrikan KIA terutama KIA Carnival. Mobil ini bisa masuk dalam kategori penyedia captain seat terbaik karena hadirnya konfigurasi tersebut.
Benar, ini masih mobil baru karena rilis di tahun 2024 pada bulan Mei yang lalu. Hampir sama dengan mobil-mobil lainnya, ada captain seat pada second-row atau baris kedua.
Tak cuma itu. Mobil captain seatini juga terlengkapi dengan fitur pemanas, pengaturan secara elektrik, dan juga hadirnya sandaran tangan yang menambah kenyamanan.
Itulah referensi dan daftar mobil yang menawarkan captain seat dan bisa Anda pilih. Masih merasa harga barunya terlalu mahal? Temukan berbagai pilihan mobil dengan captain seat yang harganya terjangkau di CarsGallery. Cek sekarang!
FAQ
Mobil apa saja yang menggunakan captain seat?
Ada berbagai mobil dari pabrikan Toyota, Nissan, Wuling, hingga KIA yang bisa Anda pilih.
Apa kursi kapten di dalam mobil?
Merupakan konfigurasi kursi yang umumnya terpasang di baris kursi kedua dan memisahkan antara penumpang bagian kanan dan kiri.
Apa perbedaan captain seat dan pilot seat?
Pilot seat itu konfigurasinya permanen untuk sandaran tangannya. Kalau captain seat, ukurannya lebih kecil, sandaran tangan foldable, dan lebih nyaman.
Erwin Juntoro memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun di bidang otomotif. Ia menyukai aktivitas memperbaiki, memodifikasi dan tune-up mobil. Selalu update seputar mobil konvensional hingga mobil listrik terbaru.
Apakah Anda sudah cukup mengenal berbagai jenis kendaraan darat? Secara umum, Anda mungkin cuma mengenal kendaraan roda dua dan roda empat. Tapi, tahukah kalau ternyata ada banyak kendaraan beroda tiga?
Klasifikasi kendaraan ini memang terbagi jadi tiga yang berdasarkan pada jumlah roda setiap kendaraan. Misalnya, klasifikasi kendaraan roda dua, roda tiga, dan roda empat atau lebih.
Meski begitu, masih jarang ada yang tahun kumpulan kendaraan beroda tiga yang ada di Indonesia maupun di dunia.
Awal Mula dan Sejarah Produksi Kendaraan Beroda Tiga
Banyak pabrikan mobil yang dulunya mempunyai satu kesamaan, yakni pada jumlah roda setiap mobil. Mereka semua memakai kendaraan dengan konfigurasi empat roda.
Namun, awalnya ada yang berinisiasi untuk menggunakan roda tiga untuk alasan biaya produksi yang rendah serta untuk menghemat biaya perawatan. Mari, simak sejarahnya di sini:
1. Awalnya dari Kendaraan Uap Pertama
Nama penemu dari kendaraan beroda tigatersebut yakni Nicolas-Joseph Cugnot, yang merupakan seorang pria dari Prancis.
Di abad 18 lalu, ia menemukan kendaraan dengan self-propelled pertama yang ada di dunia.
Kendaraan yang ia temukan, masih memakai mesin bertenaga uap. Konfigurasi rodanya yakni satu di depan dan dua sisanya di belakang.
Di bagian depannya juga terpasang ketel uap dan juga mekanisme penggerak kendaraan.
Namun, karena persebaran bobotnya kurang merata dan masuk kategori buruk, akhirnya kendaraan beroda tiga tersebut tidak stabil.
Cugnot, yang menemukannya, menabrak dinding batu. Setelah kecelakaan dengan temuan pertamanya, Cugnot dipenjara karena mengemudikan sesuatu yang bisa mengancam nyawa.
2. Karl Benz juga Sempat Produksi
Penemu merek mobil yang terkenal dengan kemewahan dan kenyamanannya, Mercedes-Benz, juga sempat memproduksi ini.
Karl Benz, adalah nama orang tersebut. Sama dengan Cugnot, ia juga merancang kendaraan dengan tiga roda.
Ia meluncurkan mobil pertamanya di 1886 silam. Awalnya, ia membekali mobilnya dengan mesin empat langkah dan satu silinder. Letaknya berada di bagian belakang sasis kendaraan yang beroda tiga.
Walaupun berbeda dengan Mercedes-Benz yang kini Anda gunakan, nama kendaraan beroda tiga Patent-Motorwagen cukup sukses. Setidaknya, ia telah berhasil menjual 25 unit kendaraan di antara tahun 1886 – 1893.
3. Masih Banyak yang Meniru Cugnot dan Benz
Meski kala itu sudah ada mobil beroda empat dan sudah populer, tapi tetap ada orang yang mengikuti metode pendekatan dari Cugnot dan Benz.
Orang tersebut adalah Butler Petrol Cycle yang juga memakai mesin empat langkah guna menjadi penggerak roda belakang tunggal.
Kemudian, konfigurasi dua roda di bagian depan tetap membantunya untuk menikung.
4. Mulai Muncul Kendaraan Beroda Tiga dengan Dua Kursi
Tepat di tahun 1908, Hendry Frederick Stanley Morgan atau HFS membeli mesin dari Peugeot dua silinder dengan 7 HP. Tujuannya adalah membuat motornya sendiri.
Berbeda dengan tiga tokoh di atas, tapi HFS memilih membangun mobil roda tiga dengan dua kursi. Pemilihan dua kursi tersebut tentu beralasan. Alasannya karena banyak pembeli yang mau setidaknya mobil roda tiga punya dua kursi.
Ia pun membangunnya dan memamerkan hasil mobilnya di 1911 Motorcycle Show. Ketika itu, harganya 65 poundsterling.
Morgan juga masih meluncurkan Austin 7 di tahun 1922 meskipun pabrikan lain sudah terus bergerak ke kendaraan roda empat.
Selain mobil, masih banyak pertanyaan mengenai apa saja kendaraan yang beroda tiga? Jika ingin tahu, maka ini jawabannya:
1. Bajaj
Pertama, Anda mungkin sudah sangat mengenal kendaraan satu ini. Benar, Bajaj merupakan salah satu kendaraan beroda tigayang sangat terkenal di Indonesia.
Utamanya buat di area perkotaan. Desainnya unik, bentuknya juga mirip mobil tapi versi lebih kecil. Mesin dari bajaj pun ada di belakang.
Kalau menyimak riwayatnya, kendaraan bajaj adalah hasil produksi dari perusahaan India yang namanya Bajaj Auto. Kemudian, produknya diimpor di tahun 1970-an ke Indonesia.
Bajaj begitu populer tentu karena beberapa alasan. Misalnya, kendaraan ini harganya terjangkau dan bisa melewati area sempit di jalanan perkotaan.
Jangan salah, bajaj yang mungkin pernah Anda lihat itu, banyak yang berbeda karena ada variannya. Misalnya, ada Bajaj RE dan Bajaj Qute.
Untuk Bajaj RE, ini adalah yang paling populer buat angkutan umum di Indonesia. Tapi untuk Bajaj Qute, menjadi varian lebih modern serta ramah buat lingkungan.
Pasalnya, Bajaj Qute sudah memakai mesin bensin yang terbilang lebih rendah emisi.
2. Bemo
Kalau bertanya apa nama mobil beroda tiga? Salah satunya adalah bemo. Kapasitas mesinnya kecil dan daya tampungnya juga terbatas. Jadi, bisa Anda pakai buat angkut penumpang sampai dengan barang-barang kecil saja.
Walaupun begitu, bemo masih bisa jadi pilihan transportasi yang begitu populer pada daerah-daerah yang oleh kendaraan roda empat sukar dijangkau.
Selain ukurannya yang kecil, bemo juga selalu jadi pilihan ekonomis buat banyak masyarakat sebagai kendaraan umum. Terutama karena harganya terjangkau dan bisa membawa hingga ke depan rumah!
3. Becak
Kendaraan beroda tiga apa saja? Kalau yang tradisional, masih ada becak. Bahkan sampai sekarang, kendaraan satu ini juga masih terpakai.
Becak, menjadi kendaraan beroda tigayang menjadi sarana transportasi alternatif agar Anda terhindar dari kemacetan.
Awalnya, konfigurasi becak itu sendiri hanya punya satu roda di bagian depan dan ada dua roda di bagian belakang. Tapi, akhirnya yang populer adalah dua roda di depan dan sisanya menjadi roda belakang.
Sampai sekarang, becak masih seolah tak kehilangan peran dan kompatibilitas dengan zaman. Pasalnya, masih banyak yang memodifikasinya dengan memakai motor sebagai tenaga penggeraknya.
Walaupun populer, tapi pemakaian becak ini juga punya kontroversi. Pasalnya, di sejumlah daerah memang punya aturan pelarangan pemakaian becak.
Alasannya karena ada anggapan becak bisa mengganggu lingkungan dan lalu lintas. Bahkan ada juga alasan kurangnya standar keamanan pada becak ini.
Tapi, untuk area-area yang masih menjadikan pariwisata sebagai ‘cangkul’ utama perekonomiannya seperti Bali dan Yogyakarta, becak masih populer buat wisatawan.
Kehadiran becak di wilayah-wilayah tersebut memang bisa memberi pengalaman maksimal bagi wisatawan buat menjelajahi area kota dengan lebih mendalam.
4. Motor Roda Tiga
Jenis kendaraan beroda tigaterakhir yang bisa Anda tahu adalah motor roda tiga. Motor ini juga punya sebutan, yakni trike.
Kemudian, trike itu sendiri punya konfigurasi roda seperti becak: dua di depan dan satu di belakang.
Menariknya, motor trik umumnya jadi kendaraan buat touring karena alasan stabilitas dan keamanan. Jadi, motornya memang lebih stabil daripada kendaraan roda dua.
Tak hanya itu, tapi kendaraan roda 3 di Indonesia ini juga sering menjadi alat utama membawa banyak orang dan barang yang jauh lebih praktis daripada mobil.
Meski begitu, pemakaiannya masih terbatas. Di beberapa daerah, motor trike dinilai kurang efisien dan kurang aman. Alasannya karena belum ada perlindungan seperti kap pada mobil dan masih berisiko besar mengalami kecelakaan.
Kendaraan yang beroda tiga adalah jenis yang pertama kali ditemukan oleh orang Prancis dan akhirnya produksinya berlanjut. Bahkan Karl Benz sebagai founding fathers Mercedes-Benz, juga ikut memproduksinya.
Menariknya, ternyata hingga era modern atau sekarang ini, Anda masih bisa menemukan beberapa kendaraan beroda tiga. Apa saja? Ini merknya:
1. Carver One
Kendaraan ini pertama kali diperkenalkan tahun 2002. Produsennya adalah Carver Europe yang merupakan pabrikan otomotif asal Belanda.
Kendaraan yang punya roda tiga ini menjadi kendaraan pertama yang geraknya bisa tilt atau memiringkan diri ketika menikung.
Ada dua kursi depan juga belakang. Mesinnya pun cukup besar yakni 660 cc 4-silinder dan sudah terlengkapi dengan turbocharger.
Jadi, tenaganya bisa sampai 68 dk. Dengan mesin yang ada, maka kendaraan ini bisa mencapai 100 km/jam cuma dengan 8 detik saja. Bahkan bisa melaju sampai 185 km/jam.
2. Morgan 3 Wheeler
Sekarang, dari Inggris. Tampilannya klasik, dan merupakan produksi dari Morgan Motor Company.
Mobil ini diperkenalkan di gelaran Geneva Motor Show 2011. Dalam mobil ini, terdapat mesin V-Twin 2.000 cc dengan 2 silinder. Sudah pakai transmisi manual 5-percepatan punya Mazda, dan tenaganya bisa 82dk.
3. Vanderhall Venice Roadster
Lanjut, ada kendaraan beroda tigadari negeri Paman Sam, Amerika Serikat. Nama kendaraannya Vanderhall Venice. Produsennya adalah Vanderhall Motor Works.
Sampai sekarang, telah ada dua generasi. Nah, embel-embel roadster ini merupakan tanda bahwa yang saat ini Anda lihat adalah generasi kedua.
Dari segi bentuk, mirip dengan Morgan 3 Wheeler. Lonjong, punya lampu bulat, tapi lebih futuristik.
Benar, ban yang terpakai pun berukuran seperti mobil biasa atau pada umumnya. Bedanya dengan mobil adalah jumlah ban dan penutup kabin saja.
Mesinnya masih bensin dengan kapasitas 1.400 cc turbocharger. Tenaganya bisa 140 dk dan sudah pakai transmisi otomatis.
4. Campagna T-Rex
Ini sudah menjadi kendaraan beroda tigalawas, yakni Campagna T-Rex. Tepatnya di tahun 1995, pabrik Campagna yang berasal dari Kanada, memang memproduksi mobil yang punya tiga roda.
Konfigurasinya bisa untuk dua penumpang. Menariknya, pada tahun 2016 yang lalu, Campagna meluncurkan versi atau edisi terbatas, yakni T-Rex. Mereka hanya menjual sebanyak 20 unit saja.
Dari segi desain dan bentuk, masih sama dengan roda tiga lamanya. Tapi, memang lebih modern karena pakai rangka aluminium dan bahan karbon fiber. Mesinnya 1.650 cc 6-silinder yang pengembangnya sendiri adalah BMW.
Dari segi penjualan, Campagna hanya menjual mobilnya sebanyak 20 unit karena memang edisi terbatas.
5. Polaris Slingshot
Kalau Polaris, memang terkenal dengan produksi mobil salju serta ATV. Tapi, mereka juga menghadirkan roda tiga Slingshot di tahun 2014. Tenaganya pakai mesin 2.400 cc Ecotec dan pakai transmisi manual.
Jadi, itulah berbagai informasi mengenai kendaraan beroda tigayang bisa Anda tahu. Cukup menarik, ya?
Kalau tertarik beli, mungkin unitnya cukup sukar Anda cari. Tapi, kalau ingin beli mobil beroda empat, di CarsGallery banyak pilihannya. Cek sekarang!
FAQ
Motor roda 3 disebut apa?
Biasa terkenal dengan sebutan trike atau tuk-tuk.
Sepeda roda tiga namanya apa?
Namanya adalah tricycle atau sepeda roda tiga.
Apa kendaraan roda 3 yang pertama?
Kendaraan roda tiga pertama yakni Benz Patent Motorwagen oleh Karl Benz.
Erwin Juntoro memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun di bidang otomotif. Ia menyukai aktivitas memperbaiki, memodifikasi dan tune-up mobil. Selalu update seputar mobil konvensional hingga mobil listrik terbaru.
Pecinta diesel sudah tak bisa berdebat jika Innova, menjadi salah satu kandidat MPV terbaik yang nggak ada lawan. Kabin yang begitu kedap suara, bahkan dari segi konsumsi BBM Innova dieseljuga terbilang irit.
Lantaran fuel consumption Innova diesel inilah, mobil Innova dengan bahan bakar solar tersebut punya banyak peminat.
Selain itu, Innova juga terkenal dengan kenyamanan yang hadir ketika Anda atau siapapun mengendarainya. Tak terkecuali juga bagi para penumpang yang ada di belakang.
Mau tahu lebih lanjut soal konsumsi BBM dari MPV yang begitu nyaman satu ini? Cek!
Berapa Konsumsi BBM Innova Diesel?
Dari berbagai jenis uji coba dan laporan, banyak yang mengatakan jika Multi Purpose Vehicle (MPV) satu ini masuk dalam kategori mobil yang irit.
Sebagai mobil yang irit, Innova bisa melaju hingga 13 km hanya dengan 1 liter bensin. Jika Anda memakainya di jalan tol atau bebas hambatan, maka konsumsinya jadi lebih irit lagi yakni 16 – 18 km/liter.
Konsumsi BBM Innova dieselini bisa lebih irit lagi, kalau Anda memakai solar seperti Dex hingga Dexlite. Bahkan sampai bisa lebih efisien sebanyak 1 – 2 km/liter.
Beda dengan konsumsi Innova bensin yang mungkin hampir dua kali lebih boros daripada mesin solar.
Pasalnya, konsumsi Innova bensin di kisaran 8 – 9 km/liter untuk pemakaian di area kota. Sedangkan buat pemakaian ke luar kota atau ketika Anda melalui jalan bebas hambatan, konsumsi BBM-nya 11 – 12 km/liter.
Penggunaan bahan bakar yang begitu irit tentu memiliki alasan. Termasuk juga dengan pemakaian BBM untuk Innova berbahan bakar solar ini:
1. Hadirnya Eco Mode
Pada mobil Innova, Anda bisa memilih mode berkendara yakni Eco Mode. Hadirnya fitur ini, memang berpengaruh signifikan terhadap penggunaan bahan bakar.
Eco mode, akan membantu Anda ketika mengendarai mobil saat berada di jalanan yang macet.
Meski sering tekan pedal rem-gas, tetap saja tarikan mesinnya akan halus serta lebih nyaman.
Selain itu, tenaga yang akan keluar pun terbatas serta laju Innova bisa semakin halus.
Hadirnya fitur Eco Mode, juga terlengkapi dengan eco indicator lamp yang sangat berguna buat memberi tanda maupun informasi pada Anda sebagai pengemudinya.
Nantinya, indikator yang ada akan memberi tanda berupa peringatan untuk kontrol terhadap permainan antara gas dan rem agar lebih bijak ketika menggunakannya.
Eco indicator lamp tersebut, bisa menyala otomatis ketika putaran mesin telah mencapai 2.000 rpm.
2. Keluaran Torsi Maksimal
Innova diesel konsumsi BBM bisa lebih irit karena keluaran torsi MPV satu ini cukup besar. Jadi, Anda tidak perlu menginjak gas terlalu dalam untuk mengeluarkan performa terbaiknya.
Keluaran torsi tersebut adalah hasil dari mesin 4 silinder dengan kode 2KD-FTV. Hasilnya, torsi mobil ini bisa sebesar 260 Nm di 1.600 – 2.400 rpm.
Selain itu, mobil ini juga memiliki tenaga maksimal 105 dk di 3.600 rpm. Torsi yang tinggi ini juga yang bikin mesinnya jauh lebih bertenaga meski Anda menginjak gas sedikit saja.
Lanjut, iritnya konsumsi BBM Innova diesel karena keluaran torsi yang maksimal ini, juga membuat mesinnya lebih tahan lama alias lebih awet.
Pasalnya, mobil ini tidak butuh RPM tinggi agar keluaran tenaganya bisa maksimal. Lalu, engine brake yang sangat minim tersebut, membuat konsumsi bahan bakar jadi lebih hemat.
Kemudian, faktor yang mempengaruhi hematnya penggunaan bahan bakar yakni dari spesifikasi mesinnya itu sendiri.
Pasalnya, Toyota membekali mobilnya dengan mengawinkan antara mesin 2KD-FTV 2.494 cc dengan mesin 4 silinder.
Jadi, hasilnya bisa lebih maksimal yakni 105 dk di putaran 3.600 rpm. Pada generasi kedua, yaitu Toyota Kijang Innova Reborn, mesinnya mengalami facelift yang kapasitasnya tak jauh berbeda dengan Innova generasi sebelumnya.
Membandingkan Antara Innova Generasi Pertama dan Reborn
Meski sudah terbukti jika generasi pertama Innova irit, tapi kenyataannya justru berkebalikan. Apalagi jika Anda melihat seperti apa konsumsi Innova Reborn.
Memang, Reborn katanya lebih boros daripada generasi pertama. Terutama karena alasan tenaga yang besar, mesin yang semakin responsif, sampai dengan ketangguhan yang lebih baik.
Konsumsi Innova Reborn, untuk dalam kota yakni sekitar 12,2 km/liter. Berapa konsumsi BBM Kijang Innova diesel? Jawabannya 13 km/liter. Jadi, selisihnya bisa 1 kilometer untuk penggunaan bensin yang sama.
Sedangkan buat pemakaian luar kota, bahan bakarnya di kisaran 19 km/liter. Benar, Innova Reborn lebih irit BBM jika Anda mengemudikannya ke luar kota.
Mengapa Konsumsi BBM Innova Reborn Lebih Boros?
Sebenarnya jika sama-sama memakai bensin yang bermesin solar, maka hasilnya tak boros-boros amat. Tapi berbeda jika Anda menggunakan mesin bensin.
Kijang Innova Reborn bensin itu jauh lebih boros lagi dengan penggunaan 9 km/liter. Paling iritnya saja hanya 11 km/liter kalau Anda mengendarainya ke luar kota.
Kalau di dalam kota, maka konsumsinya 6 km/liter. Boros banget. Alasan utamanya karena beratnya yang sudah kelewatan.
Dari laman Jawa Pos, menyebut beratnya di kisaran 1.480 – 1.570 kg. Sedangkan untuk All-New Innova yakni 1.690 – 1.860 kg.
Selain itu, tenaga rata-ratanya juga hanya 139 PS yang artinya, Innova bensin harus menarik bodi berat tapi dengan tenaga yang kurang maksimal.
Jadi, itulah ulasan soal konsumsi BBM Innova dieselyang bisa jadi informasi dan pengetahuan untuk Anda.
Berencana meminangnya? Pertimbangkan beli mobil di CarsGallery. Stok Innova melimpah!
Erwin Juntoro memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun di bidang otomotif. Ia menyukai aktivitas memperbaiki, memodifikasi dan tune-up mobil. Selalu update seputar mobil konvensional hingga mobil listrik terbaru.
Berencana meminang unit Nissan X Trail? Pertimbangkan dulu berbagai poin kelebihan dan kekurangan Nissan X Trailyang ada di sini.
Mobil satu ini memang begitu terkenal dengan kemampuannya yang dapat menembus berbagai medan jalan dengan sangat mudah. Kemampuan ini memang yang jadi kelebihan utamanya.
Di samping itu, Nissan X Trail tetap punya poin kekurangan atau kelemahannya tersendiri. Ingin tahu? Simak seluruh kekurangan dan kelebihan Nissan X Trail di sini.
Secara umum, memang Nissan X Trail hampir sama dengan mobil-mobil lain. Mobil SUV yang generasi pertamanya diproduksi tahun 2000 ini, punya berbagai poin plus dan juga minusnya.
Kalau dari segi kelebihan, misalnya, Nissan X Trail ini sudah terlengkapi dengan velg yang ukurannya cukup besar.
Jadi, dari segi tampilan memang cukup gahar karena ukurannya hingga 19 inch. Eksteriornya jadi tampil sangat unik dan begitu gagah.
Tapi, di balik kelebihan itu, harganya memang relatif tinggi. Apalagi untuk SUV yang terbilang punya ukuran nanggung dan tidak sebesar atau selebar dan sepanjang SUV lainnya.
Itu sekilas soal kelemahan dan kelebihan Nissan X Trail. Kalau mau tahu lebih detail, mari simak lengkapnya!
Kelebihan Nissan X Trail
Pertimbangan untuk membeli Nissan X Trail memang sangat tepat meskipun Anda beli unit bekasnya. Dari poin kelebihan dan kekurangan Nissan X Trail bekas, kami bakal membahas apa yang bagus dari mobil satu ini:
1. Desain Klasik, tapi Kokoh
Kalau Anda memilih buat meminang X-Trail T30, maka jelas ia punya tampilan khas. Bodinya kotak, tapi menampilkan kesan kokoh dan maskulin.
Tak cuma itu, tapi dari laman IDN Times, Anda bisa dapat visibilitas mengemudi yang lebih baik karena posisi duduknya memang cukup tinggi.
Jadi, kalau berkendara di area perkotaan maupun jalan yang lebih menantang, maka mobil ini bisa memberi kenyamanan lebih untuk Anda.
2. Punya Kabin Luas yang Nyaman
Selanjutnya, dari segi dalam mobil ini. Jika Anda menggunakannya untuk mobil keluarga, maka jelas sangat tepat. Pasalnya, kabin mobil ini begitu luas dan mantap buat perjalanan jauh.
Kapasitasnya yang lega, sudah tentu membuat Anda bisa punya ruang gerak yang lebih baik. Entah untuk penumpang di belakang hingga pengemudinya.
Apalagi saat melihat konfigurasi kursi belakangnya yang foldable atau bisa dilipat, sudah pasti tipe X-Trail akan memberikan space yang lebar buat tempat penyimpanan.
3. Mesin Tangguh
Dari beberapa tipe, memang mesinnya berbeda. Buat tipe T30 misalnya, Anda bisa memilih dua opsi mesin yang populer dengan ketangguhan sekaligus keandalannya.
Anda bisa pilih mesin kode QR20DE yang berkapasitas 2.0 liter dan juga QR25DE yang kapasitasnya lebih tinggi, yakni 2.5 liter.
Mesin satu ini terkenal andal baik untuk off-road, apalagi hanya untuk penggunaan di jalan raya.
Dari segi konsumsi BBM memang tak irit-irit banget karena per liternya hanya bisa untuk 8 kilometer saja alias 1:8.
Tapi, dengan performa yang tangguh sekaligus andal buat berbagai medan, konsumsi bensin tersebut adalah hal yang wajar karena sesuai dengan performanya.
Pembahasan soal kekurangan dan kelebihan Nissan X Trail jelas kurang lengkap jika Anda tak melihat sisi kekurangannya. Berikut, kami jabarkan kekurangan dari X Trail:
1. Bagian Kaki-kaki dan Transmisi Cukup Ringkih
Khusus pada X-Trail T31 atau generasi kedua, banyak yang mengatakan jika bagian kaki-kaki untuk mobil ini cukup ringkih. Jadi, tidak setangguh mobil generasi pertama.
Untuk X-Trail T31 memang lebih cocok buat penggunaan di area kota. Alasannya karena kaki-kaki mobil tipe ini memang terancang di Jepang, yang notabene kondisi jalanan di sana lebih baik daripada di negara Indonesia.
Rack Steer T31 kalah kokoh daripada di T30 karena udah pakai electronic power steering, cross membernya pun rumit karena memakai sistem link.
Selain itu, di bushing member depan dan bushing lower arm, kata beberapa orang yang pakai emang gampang pecah. Jadi, sebelum beli baiknya pertimbangkan kekurangan X-Trail satu ini dulu.
2. Transmisi CVT Kurang Tangguh
Selanjutnya, Anda pun wajib waspada untuk kelemahan dari segi transmisi CVT. Banyak pengguna X-Trail yang mengeluh kalau transmisinya tidak bisa maju dan mundur.
Apalagi kalau kamu sering mainin kickdown atau hard braking, jelas kondisinya bisa bikin selip di bagian transmisi. Bahkan ausnya dinding pulley bisa lebih cepat karena tergerus oleh bagian belt baja.
Beltnya rentan putus, pulleynya juga sulit buat memutar belt, bahkan karena sistem pengaturan suhu CVT yang tersambung dengan radiator, biasanya X-Trail memang rentan overheat.
Benar, meski tipe T30 tadi performanya begitu tangguh, tapi ada hal yang harus kamu bayar untuk mendapatkannya. Hal tersebut adalah penggunaan bahan bakar yang begitu boros.
Saking borosnya, per liter cuma bisa buat 8 kilometer perjalanan. Padahal, untuk SUV seperti Toyota Fortuner dengan mesin kapasitas 2.500 cc juga misalnya, per liternya bisa mencapai 11,6 km – 15,4 km. Jadi, selisihnya memang jauh.
Dengan kata lain, Anda harus bersiap-siap dengan budget bahan bakar yang lebih besar daripada pakai SUV lainnya.
Dengan berbagai kelebihan dan kekurangan Nissan X Trail ini, maka sekarang kamu bisa punya pertimbangan utuh sebelum membelinya.
Masih bingung nyari unit yang bagus? Temukan unitnya segera di CarsGallery. Banyak mobil mulai keluaran 2000-an sampai yang terbaru. Penasaran? Cek CarsGallery!
Erwin Juntoro memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun di bidang otomotif. Ia menyukai aktivitas memperbaiki, memodifikasi dan tune-up mobil. Selalu update seputar mobil konvensional hingga mobil listrik terbaru.
Banyak yang memutuskan untuk memilih city car sebagai kendaraan pribadi, khususnya di kalangan muda. Tentu terdapat berbagai alasan memilih city car sangat tepat sebagai mobil perkotaan.
Benar, city car pada dasarnya memang jenis mobil yang dikhususkan untuk lingkungan perkotaan. Jika melihat kemacetan dalam berbagai kota besar, mayoritas dari deretan mobil ternyata berjenis city car.
Lantas, mengapa city car kerap menjadi incaran masyarakat? Tertarik untuk mencari tahu alasannya? Apakah city car tepat bagi Anda yang sibuk dengan kegiatan di perkotaan?
Alasan Memilih City Car sebagai Kendaraan Pribadi
Kami telah menemukan lima alasan mengapa city car cocok sebagai kendaraan pribadi di perkotaan sebagai berikut:
Sedangkan untuk versi terbaru, city car bisa tersedia mulai dari Rp100 juta. Harga tertingginya pun mencapai Rp300 jutaan untuk keluaran mobil terbaru yang menyematkan berbagai teknologi terkini.
Kabar baiknya lagi, harga city car di pasar mobil bekas umumnya cukup stabil. Jadi, Anda bisa lebih mudah untuk memiliki mobil impian tanpa menguras banyak biaya.
Selain hargacity car murah, biaya perawatan dan perbaikan juga cenderung ekonomis. Ukuran jenis mobil ini menjadi keuntungan tersendiri agar biaya perbaikan bisa terjangkau daripada mobil berukuran besar seperti SUV dan MPV.
Fakta bahwa spare part tersedia secara melimpah juga mendukung faktor kelebihan city car ini. Terlebih, alternatif pilihan spare part berkualitas juga tersedia untuk menunjang perawatan.
Pada akhirnya, biaya perbaikan dan perawatan secara keseluruhan tergantung dari brand dan produk mobil yang Anda miliki.
City car paling nyaman tentu memiliki kemampuan bermanuver baik. Itulah yang menjadikan salah satu alasan mengapa masyarakat kota lebih memilih jenis mobil ini, apalagi demi menghadapi kepadatan lalu lintas.
Kemampuan bermanuver ini berkat dimensi dan ukuran yang terbilang mungil dan bobot tidak terlalu berat. Keuntungan ini menjadikannya pas untuk melewati jalan sempit sekalipun.
Terlebih, mobil ini sangat praktis untuk terparkir, terutama di sebuah tempat yang cenderung sempit. Alhasil, city car sangat cocok untuk kebutuhan aktivitas harian di perkotaan.
4. Efisiensi Konsumsi BBM Tinggi
Selanjutnya, city car mampu menghemat konsumsi BBM lebih banyak. Ini menjadi satu lagi keunggulan berkat ukurannya yang compact dan berat yang ringan. Alhasil, untuk menjalankannya tidak membutuhkan tenaga lebih besar.
Biasanya, mayoritas city car memiliki angka konsumsi BBM kurang lebih 14-16 km/liter. Maka, ini menjadikannya pilihan lebih hemat dan bisa bersaing dengan LMPV teririt.
Dengan begitu, Anda bisa lebih menghemat biaya untuk isi bahan bakar mobil. Ini bisa membantu Anda lebih hemat dan praktis, bukan?
Terakhir, alasan city car populer di kalangan muda terdapat pada variasi desain. Akhir-akhir ini, banyak produsen mobil menyediakan jenis mobil ini dengan elemen sporty atau elegan. Tinggal konsumen yang menentukan bagaimana seleranya.
Tidak terbatas sampai di situ, Anda juga sering melihat terdapat variasi warna yang beragam. Mau itu warna yang sudah umum pada mobil seperti hitam, putih, dan silver atau warna yang cerah sekalipun seperti merah, biru, kuning, dan hijau.
Itulah berbagai alasan memilih city car sebagai kendaraan pribadi. Apakah Anda berminat untuk memilih city car sebagai kendaraan impian?
Jika ya,CarsGallery memilih berbagai produk city car murah dan telah lulus inspeksi. Kunjungi laman kami untuk melihat berbagai produk lebih lanjut.
Erwin Juntoro memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun di bidang otomotif. Ia menyukai aktivitas memperbaiki, memodifikasi dan tune-up mobil. Selalu update seputar mobil konvensional hingga mobil listrik terbaru.
City car vs SUV, manakah yang lebih baik? Kedua jenis mobil tersebut memang sangat populer di kalangan masyarakat perkotaan. Tetapi mungkin Anda menjadi salah satu yang kebingungan untuk memilih antara keduanya.
Kedua jenis tersebut memiliki ciri khas yang merepresentasikan kelebihan dan kekurangan. Tentunya, Anda harus memahami setiap ciri khas tersebut agar bisa menyesuaikan dengan kebutuhan.
Jadi, seperti apa perbandingan antara city car dan SUV? Apa saja kelebihan dan kekurangan kedua jenis mobil populer tersebut?
Perbandingan City Car vs SUV
Kami telah menemukan empat aspek yang bisa dibandingkan secara spesifik. Mulai dari definisi sampai efisiensi bahan bakar, berikut adalah pembahasannya.
1. Definisi
Seperti yang terlihat pada namanya, city car adalah mobil yang khusus untuk terpakai di daerah perkotaan. Biasanya, ukuran jenis mobil ini terbilang mungil karena dimensi yang memang kecil, sehingga cocok untuk daerah perkotaan yang begitu padat.
Sementara itu, SUV atau Sports Utility Vehicle ibaratnya merupakan kombinasi antara MPV dan juga mobil off-road. Ciri khasnya terdapat pada ground clearance dan performa tinggi, sehingga cocok untuk melewati setiap medan jalan.
Dari kedua definisi ini, Anda bisa mengetahui bagaimana perbedaan secara spesifik, apalagi untuk tujuan penggunaan mobil. Terlihat bahwa terdapatcity car memiliki harga lebih murah daripada SUV.
Terlihat dari definisinya, city car memiliki ukuran dan dimensi begitu mungil. Memang, desain ini merupakan tujuan agar jenis mobil ini cocok untuk menghadapi jalan perkotaan yang kerap padat dan mengalami kemacetan lalu lintas.
Dengan begitu, beratnya pun tergolong cukup ringan, sehingga memudahkannya untuk bermanuver di jalan perkotaan yang sering macet.
Sementara itu, SUV memiliki ukuran yang lebih besar. Alhasil, ini juga berdampak pada beratnya. Hal ini karena fakta bahwa jenis mobil ini memiliki sistem penggerak 4WD (four wheels drive) yang memudahkannya melewati segala medan.
Untuk kapasitas penumpang, SUV dapat menampung kurang lebih tujuh orang. Bagasinya pun berkapasitas besar dan bisa lebih fleksibel, sehingga mampu menampung cukup banyak beban.
Sebaliknya, kapasitas penumpang dan bagasi city car lebih terbatas. Kebanyakan city car mampu menampung hingga empat orang dan memiliki bagasi yang lebih sempit.
Selanjutnya, performa juga terlihat berbeda antara kedua jenis ini. Karena SUV adalah jenis mobil keluarga yang mampu melewati segala jenis medan, performanya pun sangat tinggi.
Terlihat dari definisi sebelumnya bahwa SUV memiliki ground clearance lebih tinggi daripada city car. Bukan tanpa alasan karena desainnya cukup mengikuti seperti mobil offroad. Dengan begitu, Anda bisa membawanya melewati jalan yang tidak rata.
Sementara itu, city car tidak memiliki kedua keuntungan ini. Memang, city car hanya khusus untuk jalan perkotaan. Maka, mobil ini tidak cocok untuk dibawa ke medan lain seperti jalan berbatu.
Setidaknya, mobil ini memiliki performa yang baik saat menghadapi kemacetan lalu lintas di jalan raya. Sekali lagi, jenis mobil ini tergolong lincah dalam menyalip menuju celah untuk lolos dari kemacetan.
Pasalnya, ini terkait pada tujuan city car itu sendiri, yakni kendaraan untuk jalan perkotaan. Biasanya, jenis mobil ini marak terpakai untuk perjalanan jarak lebih pendek daripada SUV.
Meski SUV memiliki berbagai keuntungan secara performa dan kapasitas, hal ini berimbas pada efisiensi bahan bakar. Maka, SUV cenderung memiliki konsumsi bahan bakar lebih tinggi daripada city car dan kebanyakan jenis mobil lain.
Itulah perbandingan city car vs SUV. Manakah mobil yang paling cocok untuk tujuan Anda?
Jika sudah menentukan,CarsGallery menyediakan berbagai city car dan SUV bekas berkualitas yang pas untuk Anda.
Erwin Juntoro memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun di bidang otomotif. Ia menyukai aktivitas memperbaiki, memodifikasi dan tune-up mobil. Selalu update seputar mobil konvensional hingga mobil listrik terbaru.